- Beranda
- Stories from the Heart
.[[SINCE 2013]]. Kimi ga Katta: Having You (Trilogi)
...
TS
OblOOOOOOO
.[[SINCE 2013]]. Kimi ga Katta: Having You (Trilogi)
![.[[SINCE 2013]]. Kimi ga Katta: Having You (Trilogi)](https://s.kaskus.id/images/2018/01/25/2511688_201801250912110005.png)
Spoiler for Segelas Es Kosong:
Spoiler for Halaman Belakang Buku 1 & 2:
Quote:
Quote:
Quote:
Polling
0 suara
Di Buku terakhir, siapakah yang akan menjadi pendamping Bagas di akhir cerita?
Diubah oleh OblOOOOOOO 15-11-2021 21:40
junti27 dan 14 lainnya memberi reputasi
13
131K
1.1K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
OblOOOOOOO
#73
Into The Battle - Bagian III
"Maksudnya Rin?" Tanya gue pura-pura bingung dengan pertanyaan Karin.
"Nggak….
" Jawabnya menggeleng lalu tersenyum.Otot pipi gue terasa sedikit kaku, mungkin menahan rasa bahagia. Kalau misalnya kulit gue putih macam aktor Korea, mungkin merah di pipi gue sudah terlihat. Mendengar kalimat Karin barusan membuat gue sedikit tambah percaya diri. Mungkin, seperti kata Nino, Karin juga menyukai gue dan cemburu ketika gue dekat dengan Nino. Hal itu yang ada di pikiran gue.
Siang itu Karin memberikan gue harapan. Bibir gue nggak bisa berhenti menahan senyum bahkan ketika kami di jalan. Di atas motor, gue hanya bisa mengintip wajah Karin yang lugu melalui spion.
"Abis ke Kantor Pos kita makan dulu mau nggak, Rin?" Tanya gue yang ingin membuka komunikasi dengannya saat itu.
"Boleh, makan dimana?"
Karin dari tadi memang memeluk pinggang gue, namun saat dia menjawab pertanyaan gue barusan, dia mendempetkan badannya ke punggung gue
dan berbicara dekat sekali."Di Indrayanti aja, mau nggak?" Tanya gue lagi. Kalau kalian lihat ekspresi wajah gue saat itu, kalian mungkin bisa menggambarkan betapa berbunga-bunganya hati gue.

"Hmm, bebas aku mah. Hehe."
Kami pun sampai di Kantor Pos. Gue masuk dan langsung mengisi form untuk pengiriman ekspres. Dari Bandung ke Jakarta, paling putuh beberapa jam untuk sampai. Ibu gue ulang tahun hari ini.
"Itu puisi yang kamu bikin, Gas?"
"Iya, kenapa?"
"Kamu jadi bikin videonya?
""Weits! Jadi dong!
Pakai alunan musik gitu lagi, kan.
”"Hmmm
Kamu jago main musik dong?""Nggak jago sih
paling gitar doang dan itu pun masih belajar... Haha!
""Aku bisa main piano Gas!
" Ujarnya tiba-tiba membanggakan diri."Terus? Gue mesti bilang WOW gitu?
" Tanggap gue meledeknya."Ihhh, kamu itu ya!
Iyaaa! Kamu harus bilang WOW sambil guling-gulingan di aspal.
""Nggak mau ah, entar kamu kehilangan aku lagi kalau aku ditabrak mobil.
" Gombal gue dikit melihat umpan."Masih banyak yang lain, wek!
Banyak yang ngedeketin aku mah.
"Gue mengolah informasi baru itu. Hmm, jadi selama ini banyak yang ngedeketin dia tapi gue nggak tau? Kok, si Nino nggak pernah cerita ya? Apa Karin yang nggak mau cerita? Anyway, berarti dia sadar gitu ya, kalau gue ngedeketin dia?
"Yang lebih mahal banyak, yang berkualitas, kan, cuma gue.
""Ihhh apanya!
" Ujarnya cekikikan lalu melipir pergi."Makasih ya Pak. Kira-kira nanti malam bisa sampai kan Pak?" Tanya gue kepada petugasnya. Pengiriman gue sudah di masukkan ke list.
"Kalau ekspres paling lambat besok, A."
Gue pun mengangguk dan tersenyum memberikan rasa terima kasih melalui mimik wajah dan pergi ke luar, dimana Karin sudah menunggu.
"Udah?" Tanyanya ketika melihat gue keluar dari pintu.
"Sudah. Ayo, makan!" Ajak gue menarik tangannya.
"Oke.
" Dia mencubit perut gue. Mungkin pas dia peluk kemarin, dia merasakan candu terhadap perut gue yang menggemaskan."Genit ahhh.
""
" Dia hanya menyengir lalu duduk di jok belakang. Gue pakaikan helm, lalu tancap gas.Druuummm druuummm... Begitu bunyi motor Revo Ihsan ketika gue geber ngebut ke Indrayanti. Sesampainya di sana, gue ambil bangku untuk dua orang, lalu duduk berhadap hadapan. Ini kedua kalinya gue duduk berhadap-hadapan dengannya di tempat makan. Ya, gue baru sadar gue lebih sering ketemu Nino dibandingkan Karin.
Gue memperhatikan wajahnya dari tadi. Dari mulai poni rambu belah pinggirnya, keningnya yang sedikit berminyak dan memantulkan cahaya, lekukan matanya yang manis, bola matanya dengan sinar pupil coklat yang mempesona, hidungnya yang bulat imut, serta bibirnya yang tipis eksotis. Gue hanya menelan air ludah saja. Terlalu cantik. Sinar matahari yang masuk lalu menyinari wajahnya membuatnya tampak lebih cantik.
Gue langsung membayangkan wajah gue kalau tersinar matahari, pasti, pasti, pasti
GANTENG! 
Gue langsung minder saat itu. Gue mengalihkan pandangan ke tulisan di atas meja. Apa gue cocok menggebet Karin? Dari segi fisik saja, gue udah kebanting. Gue takut suatu hari nanti ada orang yang akan berpikiran kalau Karin mau sama gue karena alasan-alasan tertentu. Banyak duit misalnya, kasihan, pelet atau sebagai macamnya yang menimbulkan fitnah.
Dalam benak gue saat itu muncul sosok Rei. Dengan baju kemejanya yang rapi, berlapis kaos oblong di dalamnya yang menceplak otot-otot badannya, jeans skinny yang cocok dengan postur kakinya, jam tangan kulit warna hitam yang dia selalu pakai, wajahnya yang maskulin, hidungnya yang tajam memancung, matanya yang agak sipit walaupun bukan keturunan Tionghoa, rambutnya yang ikal lebat, dan mobilnya BMW-nya yang elegan.
"Kenapa kamu ngeliatin aku terus?
""Nothing.
" Ujar gue tersenyum sedih sambil menggeleng."Kenapa, ih?
" Ujarnya melebarkan mata dan mendekat."Lu, suka nggak sih sama Rei, Rin?" Tanya gue tiba-tiba.
Aura wajahnya berubah kaget. Ya, gue tau pertanyaan itu memang tiba-tiba dan tidak ada yang menyangka.
"K-k-kenapa emangnya?"
"Enggak apa-apa. Tipe cowok yang lu suka kayak gimana sih?" I want to be someone you like, though.
"Yang bikin aku nyaman, yang bisa tersenyum buat aku walaupun dia sedih, lebih tinggi dari aku…,”
Gue mendengarkan tipenya setengah sadar. Banyak sekali. Apakah dia akan mengucapkan kata-kata terlarang itu? Yup, benar saja, kata-kata terakhirnya adalah
”… dan ganteng!"
"Hahaha
Lengkap BEUD kaya Nasi Goreng!" Ujar gue ngasal. Jantung gue seolah berhenti berdekat, tangan gue, kaki gue, semuanya gemetar. Geraham gue, mungkin nggak kuat lagi menggigit ayam penyet yang gue pesan.Ganteng? Oh My God

Why does always a beautiful girl like a handsome men?
Yeah, dude. The answer is lying in your heart too. Why did you like a beautiful girl like her?
Should you called it LOVE?
It's not!
Seperti itulah gambaran pertikaian dalam hati gue. Entah apa yang membuat gue merasa down, kecewa dan putus asa.
======
"HAHAHAHAHAHAHAHA!!!

" Nino tertawa terbahak-bahak sore itu, ketika gue ke kosan dia setelah pulang dari makan bareng Karin. Enggak tahan gue ingin melimpahkan semua perasaan gue sama si Cunguk ini. "Karin bilang gitu? HAHAHAHAAHA!
" Dia mengulangi pertanyaannya lagi ketika mendapati gue hanya menyeringai."Ketawa lu, Nyet. Udah puas lo?
""HAH, capek gue ketawa. Gas, lo mesti percaya diri lagi deh. Ya, lo nggak seganteng aktor Korea sih, tapi lo masih dalam kategori good-looking, lah.
"Nino membelai rambut gue, dengan tangan kanannya yang menepuk pundak gue seakan memberi dukungan. Gue masih terdiam sambil memandanginya dengan sebuah senyum kecil.
"Hahaha!
Masih ngakak gue. Lo minder amat sih! Oke, kalau gitu, sekarang tahap kedua dalam PDKT!" Ujar Nino lanjut menyemangati gue."Udahlah! Jangan kasih gue harapan, udah nggak masuk nominasi gue."
"Jiahahaha! Lo mesti PERCAYA DIRI! Kan gue udah bilang lo nggak jelek, kok! Cuma ya, agak rapihan aja. Ajak dia jalan malam minggu ini. Jangan pake boxer doang lo pas jalan sama dia!" Nino melirik celana gue. Ya, gue sangat nyaman tampil apa adanya.
"
Haha, sial!""Mau nggak?" Tanyanya.
"Kapan lagi, tolol!
MALAM MINGGU INI KAN REI NEMBAK KARIN, WOI!" Ujar gue berteriak di depan wajahnya. "
Oh iya, YA! HAHA!""Gimane dong Jendral?
""I have an idea!
""What is that?"
"Kita gagalin kencan mereka!
""
How should we do?
" Gue mulai tertarik dengan akal busuk dan licik si Curut ini."Kita buat kencan mereka jadi TRIPLE DATE! Gue akan paksa mereka, biar kita boleh ikut! Kalau nggak kitaaa...,"
"Apa?"
Diubah oleh OblOOOOOOO 20-11-2021 18:12
0
![.[[SINCE 2013]]. Kimi ga Katta: Having You (Trilogi)](https://s.kaskus.id/images/2019/05/12/2511688_20190512083535.jpg)

Seketika kepala gue ditampol pake sebuah kepalan tangan.
Timbullah sebuah ide, cabe rawit yang gue pegang, semuanya gue masukin ke mulutnya, gue kekep pake tangan dan gue tarik hidungnya. Dan gue langsung ngacir

![.[[SINCE 2013]]. Kimi ga Katta: Having You (Trilogi)](https://s.kaskus.id/images/2018/01/25/2511688_201801250913370673.png)

![.[[SINCE 2013]]. Kimi ga Katta: Having You (Trilogi)](https://s.kaskus.id/images/2019/05/12/2511688_20190512093202.jpg)