Kaskus

Story

Torpedo_JoeAvatar border
TS
Torpedo_Joe
7 Sinners - 7 Pendosa
7 Pendosa

Sesuai dengan judulnya, 7 Pendosa bercerita tentang 7 orang yang melakukan dosa-dosa yang mematikan. Suatu hari ada satu orang yang begitu peduli tentang betapa busuknya dosa-dosa ini, sehingga dia berniat untuk menyembuhkan mereka semua dengan cara-caranya. Sialnya, meski orang ini ingin membersihkan 7 dosa tersebut, dia tidak peduli apakah orang lain harus mati. Baginya sembuh atau mati itu pilihan. Tapi jika masih terus busuk, lebih baik mati.


Index:

1. BANGUN - I
2. KEBANGKITAN - II

Mohon saran, kritik, dan komentarnya ya gan/ganwati emoticon-Big Grin
Cerita ini murni buatan ane terinspirasi dari film Limitless, Rumah Dara, SAW,dan Fight Club.
Diubah oleh Torpedo_Joe 29-11-2018 10:34
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
2.1K
5
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread54.2KAnggota
Tampilkan semua post
Torpedo_JoeAvatar border
TS
Torpedo_Joe
#2
KEBANGKITAN - II
Dia terbangun dari tidurnya. Duduk sebentar sambil menyegarkan diri kemudian mematikan lampu yang terlalu terang dalam ruangan itu. Dia merogoh kantung kanan celananya dan menemukan selembar kertas coklat lusuh yang basah oleh keringatnya.

1. Htarw
2. Diarp
3. Dirg
4. Tsel
5. Ivne
6. Inotulg
7. Htols


kaskus-image
source: images1.wikia.nocookie.net

Tersadar akan suatu hal yang harus dikerjakannya, dia berdiri dan meregangkan tubuhnya. Keluar masuk ruangan itu dan ketika melihat ke lantai matanya terfokus ke muntahan manusia yang mulai dikerubungi oleh lalat.

“Bodoh sekali dia sampai terlalu banyak meminum ramuanku,” dia mengeluh, entah kepada siapa dia mengeluh.
“Kini aku lah yang harus membersihkan semua muntahan busuk ini!” keluhnya lagi.

Dia mengambil alat pel dan sebotol cairan pembersih lantai. Hanya perlu 10 menit baginya untuk membersihkan lantai hingga menjadi bersih seperti semula. Selesai membersihkan lantai, dia mempreteli tubuh makhluk hitam di ruangan itu. Tubuh makhluk hitam itu terdiri atas topeng, jubah, besi yang dibentuk seseimbang mungkin untuk membuat jubah hitam itu dapat berdiri tegak, benda elektronik yang dapat diatur untuk mengeluarkan suara pada waktu-waktu tertentu, dan sepatu boot hitam. Barang-barang itu dia masukkan ke dalam tas hitam miliknya, tidak terkecuali kapaknya. Dia merapikan kasur di ruangan itu agar tidak ada yang curiga dengan apa yang telah dilakukannya tadi malam.

Setelah ruangan itu rapi, dia mandi dan kemudian berjalan ke lemari tinggi putih yang terletak di kanan kasur dalam ruangan itu. Dia mengambil baju, jaket, dan celana blue jeans. Di depan kaca, dia merapikan rambutnya lalu memakai topi hitam, kacamata hitam, jaket kulit hitam, celana blue jeans, dan sepatu berwarna coklat.

Kembali ke lemari tersebut, dari tumpukan baju-baju dia mengambil Handycam, satu amplop besar berisi uang, dan kunci mobilnya. Dia menyalakan Handycam itu dan menaruhnya di atas televisi.

“Pasien-pasienku, aku akan datang menjemput kalian malam ini. Sembuh atau mati itu urusan kalian. HAHAHAHAHA!” dia merekam ucapannya dengan ekspresi muka sangat-sangat bahagia.

Suara tertawanya cukup keras dan mungkin bisa didengar oleh orang-orang yang tinggal di sekitar ruangan itu. Untungnya, pagi itu matahari belum muncul dan kemungkinan hanya dia sendiri yang baru terbangun. Setelah merasa puas dengan apa yang dia lakukan di ruangan itu, dia segera mengunci pintu dan keluar sambil membawa dua buah koper hitam besar. Dia berjalan menuju ke tempat di mana dia memarkir mobilnya. Di dalam mobil perak miliknya, terdapat beberapa topeng lain selain topeng serigala: kelinci, babi, tikus, kera, singa, dan sloth. Dia menyalakan mobilnya lalu memacunya dengan kecepatan 60 km/jam. Pergi menuju tempat yang tidak diketahui orang lain selain dia.
Diubah oleh Torpedo_Joe 14-11-2013 09:04
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.