- Beranda
- Buat Latihan Posting
tesr
...
TS
korean1993
tesr
Quote:
Kamus
• 0 = zero / rei
• 1 = ichi,
• 2 = ni,
• 3 = san,
• 4 = shi / yon,
• 5 = go,
• 6 = roku,
• 7 = nana / sichi,
• 8 = hachi, ingat
• 9 = kyuu / ku,
• 10 = jyuu,
• 11 = jyuu i
12 = jyuu ni
20 = ni jyuu
25 = ni jyuu go
30 = san jyuu
100 = hyaku
300 = sambyaku
600 = roppyaku
1000 = sen
2000 = ni sen
3000 = sanzen
7000 = nanasen
10.000 = ichi man
100.000 = jyuu man
1.000.000 = hyaku man
10.000.000 = sen man
100.000.000 = oku
A
abunai < 危ない > = berbahaya.
ame < 雨 > = hujan
oniichan < 兄 > = kakak laki-laki
oneechan < 姉 > = kakak perempuan
atarashii < 新しい > = baru
ashita < 明日 > = besok
atsui < 暑い > = panas
B
bengoshi < 弁護士 > = pengacara, lawyer
benri < 便利 > = nyaman (praktis)
biru = gedung
biiru = bir/beer (bedanya cuma ditulis pakai katakana, bukan hiragana)
buta < 豚 > = babi
byooin < 病院 > = rumah sakit
C
chichi < 父 > = bapak (untuk menyebut bapakku. bapak orang lain = otoosan)
Chiisai < 小さい >, Chii = kecil. chibi biasanya dipakai untuk kata imut.
Chikai < 近い > = deket
D
daitouryou < 大統領 > = presiden,
fuku daitouryou< 副大統領 > = wakil presiden
denki < 電気 > = listrik
denwa-bango < 電話番号 > = telpon
doa = pintu
doko < どこ > = di mana
dochira = di mana (synonim nya doko)
douzo = Silahkan. douzo yoroshiku = Senang bertemu denganmu. douzo yoroshiku onegaishimasu = Lebih sopan dari yang di atas, biasanya dipakai pada waktu pertemuan/konferensi.
doushite, doushita, doushita mono ka, doushitemo(pendeknya dari donna koto wo shite mo) = macam-macam "bagaimana". Doushite bisa juag diartikan sebagai "mengapa".
dorayaki = Sejenis kue yang seringkali diterjemahkan sebagai donat (mana bolongnya ya...) di edisi-edisi awal Doraemon.
doya doya = datang dengan ramai, ramai
E
E = Lukisan.
eetoo = tidak ada artinya, biasanya digunakan untuk jeda, sambil mikir mo ngomong apa
eiga = Movie / Film tapi juga bisa dibilang Bioskop
F
furui = Lama / Furui = tua Huruf F hanya ada pada HU, yg selalu di baca Fu. Tedapat pada gunung Fuji. Furui = Tua
G
gohan = nasi (sudah dimasak), makanan
• kata-kata turunan dari gohan:
o asagohan = makan pagi (sarapan)
o hirugohan = makan siang
o bangohan = makan malam
gurai = kira-kira
genki = baik-baik saja / sehat
ginko = bank
H
haha = ibu
hajime = mulai
hajimemashou = mari kita mulai
• [___]mashou = mari kita [___]
Contoh:
• hajimemashou = mari kita mulai (hajime = mulai)
• owarimashou = mari kita akhiri (owari = akhir)
• kaerimashou = mari kita pulang (kaeri = pulang)
• main mashou = main mas yuuuk... (main = play
)heta = tidak mahir
• watashi wa nihongo ga heta desu = bahasa jepangku ga mahir
herikutsu = berkilah, berdalih, mencari-cari alasan, menghindar
hi = api
hiru = kering, siang hari, lintah
hirugohan = siang nasi, makan siang
hirusugi = sore (setelah siang)
hisashiburi = lama tidak berjumpa
hisho = sekretaris
I
ikura = berapa
ima = sekarang
imasu = ada.
imooto = adik perempuan
isha = dokter
itadakimasu = yuk kita makan, kalimat yang diucapkan sebelum makan
itsu = kapan
J
jin = orang.
nihon jin = orang jepang
K
kaeri = pulang kaerimashou = mari kita pulang
kamu =gigit
kaisha = perusahaan
kaishain = karyawan perusahaan
kanai = istri
kantan = mudah, gampang
kasa = Payung
kazoku = keluarga
• kazoku wa gonin desu = keluarga saya lima orang (ada lima orang dalam keluarga saya)
kawai = imut
keitai-denwa = henpon, HP, telepon genggam
kosui = banjir!
kuchi = mulut
[___] kudasai = tolong [___]
• Contoh
o mite kudasai = tolong dilihat (lihatlah)
o kiite kudasai = tolong didengar (dengarlah)
o yonde kudasai = tolong dibaca (bacalah)
o kaite kudasai = tolong ditulis (tulislah)
o itte kudasai = tolong diucapkan (ucapkanlah)
o kotaete kudasai = tolong dijawab (jawablah)
Perhatikan bahwa hampir semua kalimat di atas diakhiri dengan [___]ite kudasai. Untuk menghafal:
• mite: m asosiasikan dengan mata --> lihat
• kiite: k asosiasikan dengan kuping --> dengar
• yonde: transformasikan yonde menjadi konde berhufur Y untuk dibaca --> baca
• kaite: asosiasikan kait dengan bulpen (bulpen berkait untuk menulis) --> tulis
• itte: asosiasikan itte dengan itik yang berbunyi ciap-ciap --> ucap
• kotaete: asosiasikan dengan kotak sulap yang bisa menjawab segala pertanyaan --> jawab
kurushii = susah hati, sedih
kusou = bohong / pembohong , kalau di bagian ditambahkan awalan "chi" menjadi chi-kusoo artinya akan mirip dengan kata "Shit" dalam bahasa inggris.
kyou = hari ini. (Eg: kyou wa samui desu ne? = hari ini dingin yah?) ("kyo" dan "u" itu beda kanji, tapi tetap cara bacanya kyoo. Meskipun ada juga yang membaca kyou. ) (hati-hati jangan mengucapkan "kyou" saja sebelum tanda baca koma, karena ada 8 macam "kyou" yang bisa digunakan! Untungnya "kyou" yang ini saja yang memakai dua kanji(今日))
kyou = kitab suci budha
kyou = menteri
kyou = hiburan, senang
kyou = malang, sial
kyoukyou = gila
kyou = kuat
M
Minna = Semua
Minna-san = Eh loe pade-pade / Hee penontoon
mizu = air
musuko = anak laki-laki
musume = anak perempuan
muzukashii = sukar, rumit
miriku = susu
N
nani = apa
niku = daging
nomu = minum
O
oini = sangat, amat, besar-besaran
oishii = lezat, enak
okaasan = ibu
onegaishimasu = Tolong
owari / owarimase= selesai
owarimashou = mari kita akhiri
• [___]mashou = mari kita [___]
Contoh:
• hajimemashou = mari kita mulai (hajime = mulai)
• owarimashou = mari kita akhiri (owari = akhir)
• kaerimashou = mari kita pulang (kaeri = pulang)
• main mashou = main mas yuuuk... (main = play
)ookii, hajime, ooini, dai, ta = Gede/Besar
otooto = adik laki-laki
P
pan = kue
R
rou = tua
rika = ilmu pengetahuan (sains)
S
sai = umur
samui = dingin/adem
sensei = suffix untuk guru (e.g. Tokuyou-sensei 德耀先生)
shain = karyawan.
shachoo = direktur, huku shachoo = wakil direktur
shigoto = pekerjaan
shujin = suami
subarashii= wonderful
sugi = setelah
suki = Senang/Suka
suri = tukang copet
susumu = maju
sugoi = luar biasa, keren, hebat
T
taberu = makan
takusan = Banyak
tango = kosakata
taishikan = kedutaan
tanjoubi = Hari Ulang Tahun, Kata Dasar bi berarti Hari
terebi = televisi
tokei = jam
tomodachi = Teman/Kawan.
Tori = Burung(unggas) / Bird
U
uisukii = whisky
ureshii = menyenangkan
Urusai = ribut, berisik, rewel
V
vodoka = Vodka
W
watashi = aku, saya .
atashi = saya (dipakai oleh wanita.).
boku = saya (bahasa gaul, dipakai oleh lelaki biasanya.)
ore = saya (biasanya dipakai oleh pria, tetapi sangat jarang dipakai.)
Y
yasumi = istirahat
yasumimashou = mari kita istirahat
• [___]mashou = mari kita [___]
Contoh:
• hajimemashou = mari kita mulai (hajime = mulai)
• owarimashou = mari kita akhiri (owari = akhir)
• kaerimashou = mari kita pulang (kaeri = pulang)
• main mashou = main mas yuuuk... (main = play
)youkoso = Selamat datang, senang bertemu denganmu.
Z
zaa = Bunyi tiruan hujan zaa-zaa = Bunyi tiruan air zabun = Bunyi tiruan barang jatuh ke air zaku-zaku = Bunyi tiruan menginjak pasir zanbun / zanburi = Bunyi tiruan barang jatuh ke air, bunyi debur
Kuukou Bandara 空港
apaato Apartement アパート
ginkou Bank 銀行
tatemono Bangunan 建物
shinema Bioskop シネマ
resutoran restoran レストラン
eki Stasiun kereta 駅
honya Toko buku 本屋
depaato Departement store デパート
houmu Rumah ホーム
gakkou Sekolah 学校
toshokan Perpustakaan 図書館
byouin Rumah sakit 病院
Hoteru hotel ホテル
Oishii = Enak
Mazui = Tidak enak
Suppai = Asam
Amai = Manis
Karai = Pedas
Nigai = Pahit
Shiokarai = Asin
Koi = Kental
Usui = Tidak Kental
tebemono makanan 食べ物
shio Garam 塩
gula Satou 砂糖
ikan Sakana 魚
jamu haabu ハーブ
lada koshou こしょう
margarina maagarin マーガリン
mentega bataa バター
rempah-rempah, bumbu yakumi 薬味
sayur-sayuran yasai 野菜
tepung kona 粉
memasak ryouri suru koto 料理すること
memanggang guriru de yaku グリルで焼く
memanggang oobun de yaku オーブンデ焼く
memasak ryouri suru 料理する
memasak niru 煮る
mendidih gutsugutsu nieru ぐつぐつ煮える
merebus isi telor di air yang mendidih otoshitamago ni suru 落し卵にする
merebus wakasu 沸かす
mentah nama no 生の
biskuit bisuketto ビスケット
kue (besar) dekoreeshonkeeki デコレーションケーキ
kue (kecil) yougashi 洋菓子
manis dezaato デザート
puding pudingu プヂング
coklat chokoreeto チョコレート
es krim aisukuriimu アイスクリーム
eskrim berisi setrup sandee サンデー
keripik potetochippu ポテトチップ
kue keju chiizukeeki チーズケーキ
kue spons suponjikeeki スポンジケーキ
kue tar taruto タルト
kue kukkii クッキー
madu hachimitsu 蜂蜜, はちみつ
selai jamu ジャム
selai jamu ジャム
sirup shiroppu シロップ
karbonara karibonaara カルボナーラ
lasanya razaaniya ラザーニャ
makaroni makaroni マカロニ
spageti supageti スパゲッティ
ayam panggang roosutokeiniku ロースと鶏肉
babi panggang roosuto butaniku ロースと豚肉
burger baagaa バーガー
daging babi beekon ベーコン
daging panggang roosutobiifu ロースとビーフ
domba panggang roosutoramu ロースとラム
hamburger hanbaagaa ハンバーガー
hotdog hottodoggu ホットドッグ
kari karee カレー
kebab kushisashi no yakiniku くし刺の焼肉
kue kering yougashi 洋菓子
kue pastel pai パイ
makanan ringan sunakku スナック
potongan, irisan choppu, chaapu チョップ, チャーぷ
rebusan, masakan hospot shichuu シチュー
roti isi sandoicchi, sando サンドイッチ, サンド
salad sarada サラダ
sop suupu スープ
stik, bistik, sepotong daging babi suteeki ステーキ
tempat makanan yang ada tutupnya untuk menyajikan makanan kyaserooru キャセロール
tulang iga babi supearibu スペアリブ
zanpan = Sisa makanan
kochira = yang ini
shuu = ___ minggu
senshuu = minggu yang lalu
konshuu = minggu ini
raishuu = minggu depan
saraishuu = dua minggu lagi
Quote:
Bentuk larangan dlm bahasa Jepang...
Ada beberapa bentuk untuk membuat kalimat larangan dlm nihongo, here we go ;
[Verb-te + wa + ikemasen]
...
koko wa tabako o sutte wa ikemasen.
Disini dilarang merokok.
[V-nai + de + kudasai]
okoranaide kudasai.
Jangan marah !
Quote:
Pelafalan Huruf Jepang
1.) Apabila huruf ん / ン (n) terletak di depan huruf b,p, dan m, maka huruf ん / ン (n) dibaca m.
Sebagai contoh :
えんぴつ (Enbaik) dibaca (Embaik)
シャンプー (Shanpuu) dibaca (Shampuu)
しんぶん (Shinbun) dibaca (Shimbung)
2.) Apabila huruf ん / ン (n) berada diakhir kata dibaca (ng).
Contoh :
しんぶん (Shinbun) dibaca (Shimbung)
ほん (Hon) dibaca (Hong)
かばん (Kaban) dibaca (Kabang)
すみません (Sumimasen) dibaca (Sumimaseng)
3.) Huruf す (su) di akhir kata dibaca s.
Misalnya :
です (Desu) dibaca (Des)
あります (Arimasu) dibaca (Arimas)
いきます (Ikimasu) dibaca (Ikimas)
4.) Suara Panjang A. Dalam huruf Jepang untuk bunyi panjang a ditulis dengan huruf あ (a). Dan dalam huruf Romaji ditulis dengan huruf a dobel atau diberi tanda garis diatas vokal yang dipanjangkan.
Contoh :
おばあさん (Obaasan) atau (Obāsan)
おかあさん (Okaasan) atau (Okāsan)
5.) Suara Panjang I. Sama dengan suara panjang a, namun ditulis dengan huruf い (i). Begitu juga untuk huruf Romaji ditulis dengan i atau garis diatas vokal.
Contoh :
おいしい (Oishii) atau (Oishī)
おじいさん (Ojiisan) atau (Ojīsan)
6.) Suara Panjang U. Sama dengan suara panjang a, namun ditulis dengan huruf う (u). Begitu juga untuk huruf Romaji ditulis dengan u atau garis diatas vokal.
Contoh :
じゅう (Juu) atau (Jū)
ぎゅうにゅう (Gyuunyuu) atau (Gyūnyū)
7.) Suara Panjang E. Suara panjang e dapat ditulis dengan dua huruf yaitu え (e) dan い (i). Begitu juga untuk huruf Romaji, namun bisa juga diberi garis atas seperti halnya suara panjang a,i,u.
Contoh Suara Panjang E dengan huruf え (e) :
おねえさん (Oneesan) atau (Onēsan)
Contoh Suara Panjang E dengan huruf い (i) :
せんせい (Sensei) dibaca (Sensē)
えいが (Eiga) dibaca (ēga)
8.) Suara Panjang O. Suara panjang o dapat ditulis dengan dua huruf yaitu お (o) dan う (u). Begitu juga untuk huruf Romaji, namun bisa juga diberi garis atas seperti halnya suara panjang a,i,u.
Contoh Suara Panjang O dengan huruf お (o) :
おおきい (Ookii) atau (Ōkī)
とお (Too) atau (Tō)
Contoh Suara Panjang dengan huruf う (u) :
とうきょう (Toukyou) dibaca (Tōkyō)
びょういん (Byouin) dibaca (Byōin)
9.) Suara Panjang dalam Huruf Katakana. Apapun vokalnya bunyi panjang dalam huruf Katakan menggunakan ー. Sedangkan dalam Romaji sama seperti suara panjang Hiragana.
アイスクリーム (Aisukurīmu)
カード (Kādo)
10.) Penulisan Wa sebagai penanda Subjek, contoh "Watashi wa" bukan menggunakan huruf わ (wa) tapi は (ha).
Contoh :
わたし は (Watashi Ha) dibaca (Watashi Wa)
イルカさん は (Iruka-san Ha) dibaca (Iruka-sang Wa)
11.) Penulisan Wo / O sebagai penanda Objek, contoh "Watashi o" bukan menggunakan huruf お (o) tapi menggunakan huruf を (wo/o).
Contoh :
わたし を (Watashi wo) dibaca (Watashi o)
かれ を (Kare wo) dibaca (Kare o)
12.) Penulisan E sebagai penanda Lokasi yang artinya "ke", contoh "Jakaruta " bukan menggunakan huruf え (e) tapi menggunakan huruf へ (he).
Contoh :
ジャカルタ へ (Jakaruta He) dibaca (Jakaruta e)
マクドナルド へ (Makudonarudo He) dibaca (Makudonarudo e)
13.) Bunyi Konsonan Dobel. Dalam Hirgana ditulis dengan っ (tsu kecil). Dan dalam Katakana juga ditulis dengan ッ (tsu kecil).
Contoh :
きっぷ (Ki-tsu-pu) dibaca (Kippu)
ジェット (Je-tsu-to) dibaca (Jetto)
Quote:
Bentuk 'boleh' dalam bahasa Jepang...
[Verb-te+mo+ii desu]
Hima na toki ni, terebi o mite mo ii desu.
...
Waktu senggang, menonton TV pun boleh.
[Verb-te+wa+kamaimasen]
Koko wa shasin o totte wa kamaimasen.
Disini, memotret gambar pun boleh (ga papa).
Quote:
Japanese particles...
'mo' = also, too
Hikaru san wa isha desu. Takeda san mo isha desu.
...
Hikaru is a doctor, Takeda is also a doctor.
'V-te + mo' = even, although
Itsuka kokoro ga kowarete mo, daisuki na kimi o kuyamu koto dake wa kesshite shitakunai kara.
Even if my heart break someday, I don't want to hate you whom I love so much.
'to' = and, with
Watashi wa tomodachi to Nagoya e ikimashita.
I went to Nagoya with friends.
Kyoushitsu no naka ni, isu to tsukue ga arimasu.
There are chairs and tables in the classroom.
To express 'but', we can use these following particles, 'ga', 'demo', 'shikashi', 'kedo'.
Watashi wa nihon e ikitai desu ga, okane ga mada arimasen.
Watashi wa nihon e ikitai demo, okane ga mada nai.
Watashi wa nihon e ikitai, shikashi okane ga mada arimasen.
I want to go to Japan, but I still have no money.
Quote:
Using 'mada'
as far as I know, 'mada' has 2 meanings. The first meaning is 'not yet'.
A : mou kusuri o nomimashitaka?
...
Have you drunk the medicine?
B : iie, mada desu / iie mada nomimasen.
Not yet.
And the second meaning of 'mada' is 'still / in progress'.
9ji kara 12ji made, mada shukudai o shimasu.
I'm still doing homework from 9 o'clock, till 12 o'clock.
Note :
if 'mada' followed by negative form, it means 'not yet'
if 'mada' followed by positive form, it means 'still / in progress'
Quote:
Imasu & Arimasu
Dalam kesempatan ini, saya akan membahas penggunaan kata “imasu & arimasu”.. Here we go.!
Fungsi yg pertama yaitu menunjukkan keberadaan. “imasu” untuk benda hidup, sedangkan “arimasu” digunakan untuk menunjukkan keberadaan benda mati.
Contoh
Otousan wa Nihon ni imasu
Ayah ada di Jepang.
Kyoushitsu no naka ni, isu ga arimasu
Di kelas ada kursi.
Fungsi yg lainnya dari kata “arimasu” adalah membentuk kalimat yang menyatakan pernah.
Contoh
Watashi wa Nihon e itta koto ga arimasu
Saya pernah pergi ke Jepang.
Pola intinya adalah ~kata kerja bentuk -ta+ arimasu.
NOTE : pohon dianggap benda mati, jadi pakenya "arimasu"
Quote:
Pola Kalimat Dasar
Belajar struktur pola kalimat dalam Bahasa Jepang. Subjek, predikat, objek, keterangan.
Susunan kalimat dalam Bahasa Jepang berbeda dengan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Dalam Bahasa Jepang, predikat diletakkan di akhir kalimat.
Subjek - Objek - Predikat
Watashi wa hon o yomimasu.
わたし は ほん を よみます。
Saya membaca buku.
Subjek : Watashi. (wa adalah kata bantu. Lihat Tata Bahasa Dasar)
Objek : hon (buku)
Predikat : Yomimasu (membaca)
Partikel を o adalah untuk menghubungkan objek (kt benda) dengan kt kerja (predikat)
Lala-san wa tegami o kakimasu.
ララさん は てがみ を かきます。
Lala menulis surat.
Otoosan wa tabako o suimasu ka.
おとうさんはたばこをすいますか。
Apakah ayahmu menghisap rokok?
Hai, suimasu.
はい、すいます。
Ya, menghisap (rokok).
#Untuk membuat menjadi negatif, rubah akhiran -masu menjadi -masen.
Iie, suimasen.
いいえ、すいません。
Tidak, tidak menghisap (rokok)
Berikut adalah pola kalimat yang lebih lengkap, secara umum :
Subjek - (keterangan waktu) - (keterangan tempat) - Objek - (kt bantu) - Predikat
Okāsan wa asa resutoran de pan o sukoshi tabemasu.
Ibu pagi hari di restoran makan sedikit roti.
Subjek : Okāsan
Ket waktu : asa (pagi)
Ket tempat : resutoran de (di restoran)
Objek : pan (roti)
Kata bantu : sukoshi (sedikit)
Predikat : tabemasu (makan)
Quote:
Kalimat Tanya
Cara membuat kalimat menjadi kalimat tanya dalam Bahasa Jepang sangat mudah. Cukup dengan menambahkan KA か pada akhir kalimat.
Anata wa kaishain desu.
あなた は かいしゃいん です 。
Kamu adalah pegawai perusahaan.
Anata wa kaishain desu ka.
あなたはかいしゃいんですか。
Apakah kamu pegawai perusahaan?
Jawabannya :
Bila benar kita memakai kata "hai" yang berarti "ya"
Hai, sō desu.
はい 、そう です 。
Ya, betul
Bila salah kita memakai kata "iie" yang berarti "tidak" atau "bukan"
Iie, sō dewa/ja arimasen.
いいえ、そう では / じゃ ありません。
Bukan, bukan begitu.
Iie, chigaimasu.
いいえ、ちがいます。
Bukan, salah.
Quote:
Partikel "de" dapat berarti 'dengan
nande soba o tabemasuka?
(kamu makan mie menggunakan (pake) apa?)
...-hashi de soba o tabemasu
(makan mie pake sumpit)
Penggunaan agemasu (memberi), moraimasu (mendapatkan), kuremasu (memberi *khusus untuk diri kita sendiri sbg objeknya*)
Watashi wa Eri san ni hana o agemasu.
...[saya memberikan bunga kepada Eri].
Erika san wa Yamamoto san ni purezento o moraimasu
[Erika menerima hadiah dari Yamamoto]
Tomodachi wa watashi ni hon o kuremasu.
[Teman saya memberikan buku kepada saya]
note = partikel "ni" bisa berarti 'kepada' atau 'oleh'.
Penggunaan "dake" dan "shika" , yg memiliki arti "hanya"
'dake' selalu diikuti bentuk positif, 'shika' selalu diikuti bentuk negatif.
Kimi dake ga suki, kimi dake o shinjiru. = I only love you, I only trust you.
...
Kono kanashii ni hontou ni anata ga suki, anata shika mienai. = In this sadness, I really love you, I see only you.
Quote:
Perbedaan 'yo' & 'ne
kalo 'yo' itu digunakan seperti kita ingin orang lain mengetahui hal yg kita bicarakan.
Kono tabemono wa oishii desu yo !
...Makanan ini enak lho !
'ne' digunakan ketika kita menginginkan persetujuan dari pendengar. Mirip question tag in english.
Ryokou wa taihen tanoshikatta desu ne..
Perjalanannya sangat menyenangkan ya..
Quote:
Bentuk "ingin"
ika menginginkan sesuatu (benda), maka gunakan kata "hoshii" yg artinya 'ingin'.
Watashiwa atarashii keitai denwa ga hoshii desu.
...Saya ingin (punya) HP baru.
Jika menginginkan sesuatu untuk dilakukan, maka harus menggunakan bentuk "-tai" *jangan mikir yg jorok*
Caranya adalah dengan mengubah huruf terakhir pd kata kerja bentuk kamus dgn menambahkan "-tai".
Contoh :
Au > aitai : ingin bertemu
nomu > nomitai : ingin minum
oyogu > oyogitai : ingin berenang
taberu > tabetai *kata kerja gol 2* : ingin makan
suru > shitai *kata kerja gol 3* : ingin melakukan
benkyou suru > benkyou shitai : ingin belajar
Quote:
Perubahan bentuk '-tai'.. (jangan mikir jorokk)
*bentuk sekarang.
...Benkyou shitai = ingin belajar
Benkyou shitakunai = tidak ingin belajar
*bentuk lampau.
Benkyou shitakatta = ingin belajar
Benkyou shitakunakatta = tidak ingin belajar :
Diubah oleh korean1993 14-06-2013 20:43
0
48.1K
Kutip
26
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Buat Latihan Posting
35.7KThread•1.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
korean1993
#14
Quote:
dapat dari forum tetangga... "100 commonly used in anime"

1. abunai- dangerous. The term has a broader application in Japanese than a direct translation would suggest, being employed in situations where an English speaker would say "Duck!" or "Look out!" Another common usage is as a euphemism for "deviant," i.e. a "dangerous" relationship (abunai kankei).
2. ai- love. If a native speaker wanted to specify romantic love, he would use the character pronounced koi (or ren, depending on the context).
3. aite- opponent. Be careful, the word has many applications that are counter-intuitive. A more literal reading of the characters would be "the one whom I must face." As a result, the word can also refer to one's dancing partner or the person whom you are addressing in a two-person conversation.
4. akuma- Satan, Devil. As with it's English counterparts, this word can be used figuratively.
5. arigatou- Thanks. The full formula is arigatou gozaimasu.
6. baka- an all-purpose insult denigrating the subject's intelligence. Depending on tone of voice and other factors, it can range in severity from "silly" to "retard." Other similar insults are aho and manuke, although manuke is more specifically "dolt, buffoon."
7. bakemono- monster.
8. be-da!- the sound made by Japanese when they perform akanbe, a gesture of contempt made by sticking out the tongue and bringing down one lower eyelid. The gesture is analogous to a Bronx cheer or "Nyah nyah nyah nyah nyah."
9. bijin- a beautiful woman. In terms of frequency and usage, it's best likened to "babe." However, it's still acceptable in formal speech registers, so is not inherently disrespectful.
10. chigau- a verb meaning "to deviate, be different." In standard Japanese, it's used to declare that someone is wrong. When shouted as an explanation, it's meaning is closer to "No way!" or "Don't be ridiculous!/You are SO off-base!"
11. chikara- strength, power.
12. chikusho- an exclamation of frustration, equivalent to "Damn!" or "****!" Comparable exclamations are kuso (literally "****") and shimatta.
13. chotto- a little. Differs from its English counterpart in that it can only be used as an adverb. (The adjectival form is chiisai.) When exclaimed, it means "Hold it!" or "Cut it out!"
14. daijoubu- O.K. Most often encountered in anime when one character inquires as to another's health.
15. damaru- be still, silent. Most often found in its imperative form, Damare!, meaning "Shut up!/Silence!"
16. damasu- to deceive. Often encountered in its passive form, damasareru, "to be tricked."
17. dame- bad, no good; no can do. One very common usage is dame desu/dame da, uttered when refusing permission or indicating that something is a bad idea.
18. dare- who. Note that certain particles placed after the word will alter its meaning, i.e. dareka-someone, anyone daremo-no one daredemo-everyone.
19. doko- where.
20. fuzakeru- to play games, fool around. It can also be shaded by tone of voice to assume a harsher meaning, like "bullshitting" or "screw/**** around."
21. gaki- young, immature person. Often translated as "brat" or "punk."
22. ganbaru- a literal reading of the characters would be "to adhere to something with tenacity." A very popular term used when encouraging someone is a difficult task. Some English translations are "Hang in there!," "Don't give up!," "Do your best!," and "Give it your all!" Note: the verb phrase shikkari suru has an overlapping meaning, but slightly different connotations. Apparently, the latter term implies use of innate abilities as opposed to a conscious act of willpower. The two are generally interchangeable, though. The command forms of "gambaru" are "gambatte" and "gambare."
23. hayai- quick, fast, early. The adverbial form hayaku means "Hurry up!" when exclaimed.
24. hen- strange, weird. In compound noun phrases, it assumes an older meaning of "change, transformation." One such compound that's especially popular in anime is henshin, meaning "physical transformation" a la Sailor Moon and Voltron.
25. hentai- although a hen compound, it merits a separate entry. Its classical meaning is "metamorphosis, transformation." It later came to mean "abnormality," and in modern colloquial Japanese is used almost exclusively to mean "pervert" or "perversion." When a woman insults a man in anime, she generally uses on of three terms: hentai, sukebe, and etchi. Sukebe implies "oversexed" rather than "deviant." Etchi can be quite mild in some contexts, comparable to "lewd" or "Fresh!" These three terms are often used interchangeably, especially when someone is stringing together insults. Though not as frequent, the word (o-)kama refers specifically to transvestitism and other gender-bending actions associated with homosexuality.
26. hidoi- severe, harsh. As an exclamation, it means "How terrible!" or "That's harsh/cold!" A spoken variant is "Hide-e!"
27. hime- princess.
28. ii- good. An older variant, still current, is yoi. Yoku is the abverbial form. Yokatta is the familiar past tense. When used as an exclamation, it can mean "That's great!," but is usually better translated as "I'm so glad!"
29. iku- to go. Common conjugated forms are ikimashou, ikou, (Shall we go?/Let's go), ike and ikinasai (Go!/Begone!).
30. inochi- life. There are a couple of words in Japanese which can be translated as "life," but inochi is the proper term in the more dramatic situations common in anime, such as "to stake one's life," "to take a life" and "more important than life."
31. itai- hurt, pain; painful. A common explanation, it's equivalent to "Ouch!" A frequent spoken variant is Ite-e!
32. jigoku- Hell. Hades.
33. joshikousei- a female high school student. That's the literal meaning, anyway. In Japan, it invariably refers specifically to a cute high school girl in a sailor uniform. That Japanese has such a compact, productive phrase for this image implies that it's an important archetype in the Japanese psyche.
34. kamawanai- regardless of. When uttered as an exclamation, it means "I don't care!" Kamawan is a more brusque spoken variant.
35. kami- God, god. This term can also be applied to any supernatural being with a specific domain/charge/sphere.
36. kanarazu- an adverbial prefix indicating something will happen surely and/or inevitably. As an exclamation, it means "I swear it!" or "No matter the cost!"
37. kareshi- boyfriend. Kanojo is the equivalent word for "girlfriend." Koibito can be applied to both sexes, but it implies a more serious relationship.
38. kawaii- cute. More than a mere adjective, kawaii qualifies as an aesthetic and an obsession in Japan. A less common, secondary meaning is "cherished, beloved." Note: kawai sou means "How sad" or "How pitiful." Use caution before calling someone pitiful-looking, as Kawai is not etymologically related to Kawaii.
39. kedo- but, but still. More formal variants are keredo and keredomo. The latter form is generally restricted to writing Japanese nowadays.
40. kega- wound, injury. It's also possible to use this term to refer to a spiritual violation or defilement.
41. keisatsu- Police.
42. ki- this term is used in countless compounds and idioms. Although there are too many to describe in detail, "ki" is generally used in two senses. One is its literal meaning of "air." The other is its figurative meaning of "spiritual essence." Many English speakers know this concept through the Chinese loan word "chi." One common compound is kimochi, the chi one bears, hence "mood."
43. kokoro- heart. Common extensions of this meaning are "sincerity" and "spirit/willpower."
44. korosu- to kill. Often occurring in the passive past tense (korosareta) and imperative tense (Korose).
45. kowai- to be frightful, afraid. The exclamation Kowaii! Can be translated as either "Scary thought!" or "I'm scared!," depending on the context.
46. kuru- to come. It's command form, Koi!, can mean either "Come here!" or "Come on!"
47. mahou- magic, magic spell.
48. makaseru- to place one's trust in someone or something, to count on.
49. makeru- to lose. The phrase Makeru mon ka! Means "I can't/won't give up!" or "I'll never give up!"
50. mamoru- to protect, guard. The inflected form most commonly found in anime is mamotte ageru, "I'll protect you."
51. masaka- Can it be?; It can't be!, No!
52. matsu- to wait. The shouted command "Wait" is "Matte (kudasai)!" or "Machinasai!" Mate! is an abbreviated form of Matte!
53. mochiron- of course, without a doubt.
54. mou- already. As an exclamation of frustration, it means "Enough!" or "Geez!"
55. musume- young woman. As an epithet, ko musume is stronger than a literal translation of "little girl" would suggest. When used in this sense, "girlie" or "bitch" come closer to capturing the meaning.
56. naka- a word referring to one's relations, both familial and platonic. Nakayoku suru means "to get along." "Nakama" means "close friend(s)" or "trusted ally(-ies)."
57. nani- what.
58. naruhodo- I see.; So.
59. nigeru- to flee. Often used in the imperative form, Nigete! or Nigero!, in which case it's best translated as "Run!" or "Get away!"
60. ningen- human; humanity. Refers to mankind as a species, especially when contrasted with alien races, demons, elves, etc.
61. ohayou- abbreviated form of ohayou gozaimasu, "good morning." Men have the option of using the reduced form ossu in casual speech.
62. okoru- to get angry.
63. onegai- truncated form of onegai shimasu, "I beg of you," "Please" or "Pretty please." Without the o- prefix, it means "wish."
64. oni- demon, ogre, or any other supernatural life form inimical to mankind.
65. Ryoukai!- message received and understood-"Roger!"
66. Saa- a noncommittal reply indicating that one has understood a statement and given it serious thought. Some possible translations are "So!," "Well!," and "Beats me!" (A good English equivalent might be the British "Innit?")
67. sasuga- a person is living up to his reputation or the speaker's personal expectations. "Yahari," on the other hand, refers to situations proceeding as expected or dreaded. (Yahari is often translated as "I knew it!" when used in exclamatory mode.) Yappari is a more casual variant of yahari. Other like terms are aikawarazu, "the same as always," and Sono touri, which means just so when employed as a response to a question.
68. sempai- anyone who is one's senior in a hierarchical organization. The term cuts across all classes and occupations, and must be translated according to context.
69. shikashi- however, but, nevertheless.
70. shikata ga nai- an expression meaning "No help for it," "No way to avoid it," "Nothing left but to deal with it." Shou ga nai is an abbreviated form.
71. shinjiru- to believe in. The inflected form most frequently encountered in anime is shinjirarenai, "I can't believe it!"
72. shinu- to die. The most common inflected forms are Shinda, "Dead.", Shinanaide!, "Don't die!", and Shi'ne!, "Die!"
73. shitsukoi- persistent, relentless, tenacious-at the very least a constant pain in the ass.
74. sugoi- one of three common superlatives that all happen to begin with su-. The other two are suteki and subarashii. The three are generally interchangeable. However, sugoi often expresses an admiration for someone else's power or talent, and may be mixed with a sense of dread. It can straddle the line between "awesome" and "awful." Suteki is most often applied to physical appearance. It's used most often by women, but it can be applied to both genders. Subarashii is more neutral and can be translated as "great." Although lacking the su- beginning, kakkoi is a superlative used mostly in describing people-"Cool!" Note: A spoken variant of sugoi is Suge-e!
75. suki- affection, liking. Also used to signify "love." If anything, the phrase "Suki da." is even more ambiguous than the English "I like you."
76. suru- to do. A frequently occurring phrase is "Dou shiyou?," meaning "(Oh,) What shall I do!"
77. taihen- when modifying an adjective, it means "extremely." When it describes a situation without any other adjectives, it means "terrible."
78. tasukeru- to aid. The exclamation "Tasukete kure!" = "Help me!/Save me!"
79. tatakau- to fight, do battle.
80. teki- enemy.
81. tomodachi- friend.
82. totemo- very, extremely. It can be pronounced tottemo to indicate extra enthusiasm.
83. unmei- fate, destiny.
84. uragirimono- traitor.
85. ureshii- happy. As an exclamation, Ureshii! Can be translated as "I'm so happy!" or even "Whee!"
86. urusai- noisy. When used as an exclamation, it's best translated as "Be quiet!" and occasionally "Shut up!" Usse-e! is a spoken variant.
87. uso- a lie. As an exclamation, it can mean "You must be kidding!," "You lie!," or "No way!" Spoken variants are Usso! and Ussou. The word usotsuki means "liar."
88. uwasa- rumor.
89. wakaru- to understand. Common inflections are wakatta (understood) and wakaranai (don't understand). Note that the abbreviated forms of wakaranai are gender specific, with women favoring wakannai and men likely to say wakaran or wakanne-e.
90. wana- trap, snare.
91. yabai- miserable, wretched (situation). As an exclamation, this can be translated as "This is bad!" or an emphatic "Uh-oh."
92. yakusoku- promise, oath. Also used as "appointment."
93. yameru- to stop, quit, terminate. The exclamation Yamero! can be translated as "Stop (it)!" or "Enough!"
94. yaru- this verb has several meanings. It's a deferential form of the verb "to do." It's also a form of the verb "to give" reserved for gifts made to social inferiors (and plants and animals). Finally, it can mean "to try, attempt."
95. yasashii- although pronounced the same as the Japanese word for "easy," in anime it's more likely to refer to the character for "splendid, exceptional." For example, yasashii seikaku means "good-natured" and yasashii hito means "a great guy."
96. yatta- probably originated as the past tense of yaru, but has long since taken on an independent meaning. Used to proclaim victory or good fortune. Possible translations include "Hooray!," "Banzai!," "I did it!," and "Yay!"
97. yoshi- an exclamation used when readying oneself to take an important action. Possible translations include "Here I come!," "All right (,then)!" Spoken variants are yosshi and yo-oshi!
98. youkai- an occult monster. Sometimes used as a general term for occult phenomena.
99. yume- dream.
100. yurusu- to forgive, pardon. Forms of this verb commonly found in anime are O-yurushi kudasai or Yurushite kudasai, meaning "Forgive me!" Even more common is yurusanai/yurusenai. This phrase can be literally translated as "I won't/can't forgive you!," but an idiomatic translation generally requires that attention be paid to the specific circumstances in which the exclamation is shouted or growled. "I will grant no quarter!" might work in some historical periods, but "You're finished!" would work better in most contemporary settings. Other possibilities which work in certain circumstances are "Your day is done!," "It's curtains for you!," "You're through!"...you get the idea.
Quote:
Bilangan untuk binatang besar(gajah,badak,sapi dll)
ittô : satu
nitô : dua
sanô : tiga
yonô : empat
gotô : lima
rokutô : enam
nanatô : tujuh
hattô : delapan
kyutô : sembilan
juttô : sepuluh
nantô : berapa banyak?
Bilangan untuk binatang kecil(kucing,tikus,ikan dll)
ippiki : 1
nihiki : 2
sanbiki : 3
yonhiki : 4
gohiki : 5
roppiki : 7
nanahiki : 8
happiki : 8
kyûhiki : 9
juppiki : 10
nanbiki : berapa banyak?
Bilangan untuk umur
issai : 1th
nisai : 2th
yonsai : 3th
gosai : 5th
rokusai : 6th
nanasai : 7th
hassai : 8th
kyûsai : 9th
jûssai : 10th
nansai : umurnya berapa?
untuk penambahan jumlahnya silahkan lihat bilangan dasar pokok yg sudah di beritahu
untuk ratusan menggunakan hyaku cth :
100 : hyaku
200 :nihyaku
dst...
penambahan jumlahnya berdasarkan bilangan dasar (ichi,ni san,yon,go,ro,nana,ha,kyu)
untuk ribuan menggunakan sen cth:
1000 : sen
2000 : ni sen
3000 : san sen
dst.. berdasarkan ichi,ni san,yon,go,ro,nana,ha,kyu
untuk puluhan ribuan menggunakan sen cth:
10.000 : sen
20.000 : ni sen
30.000 : san sen
dst..
untuk belasan atau puluhan tinggal di gabung aja cth:
57000 : go man nana sen
untuk puluhan ribuan menggunakan jû man cth:
200.000 : ni jû man
dst..
untuk jutaan menggunakan hyaku man cth:
2.000.000 : ni hyaku man
dst..
untuk ratusan juta menggunakan oku cth:
100.000.000 : ichi oku
1.000.000.000 : jû oku
10.000.000.000 : hyaku oku
100.000.000.000 : sen oku
1.000.000.000.000 : icchô
bilangan penyebut orang
hitori : 1 orang
futari : 2 orang
sannin : 3 orang
yonin : 4 orang
gonin : 5 orang
rokunin : 6 orang
nananin/sichhinin : 7 orang
hachinin : 8 orang
kyûnin : 9 orang
jûnin :10 orang
mata angin
utara : kita
timur : higashi
selatan : minami
barat : nishi
timur laut : hokutô
tenggara : tônan
barat daya : seinan
barat laut : hokusei
myoji (nama keluarga) di ichigo 100% berdasarkan mata angin loh.... nishino tsukasa, kitaoji satsuki
makanya pas di ovanya ada lambang mata angin
Musim/cuaca
musim semi :haru
musim panas : natsu
musim gugur : aki
musim dingin : fuyu
musim hujan : uki/suyu
musim kemarau: kanki
sekarang kata yang berhubungan dengan CINTA
cinta monyet : renaigokko
ciuman : kissu
cemburu : shitto/yakimochi
cinta buta : momoku no koi
cinta semu : itsuwari no ai
nafsu : yokubo
pacar : koibito
kekasih : itoshii hito (kadang ii hito)
malu : hazukashii
jujur : shojiki
kimpoi lari : kakeochi [keitaro&naru banget]
kecewa : gakkarisuru
ditolak : furareta
keren : kakkoii
putus cinta : wakareru
rindu : koishii
sayang : ai suru
rayuan : oseji
pelukan : dakukoto
panah cinta : kyupitto no ya
menikah : kekon
simpatik : dojoteki
suami istri : fufu
cuek : mushi suru
dendam : urami
gelisah : fuan
kata sambung
begitu saja : sono mama
begini saja : kono mama
dahulu kala : izen mae
ini itu : are ya kore ya
jika,kalau : moshi ....tara
kalau begitu : sore dewa, dewa
kemudian : soshite
berikut : tsugi ni
bagaimanapun : ikura nandemo
kalau tak salah : tashika
mulai sekarang : kokrekara
nanti : ato de
apa pun lah : nanto itte mo
terakhir kali.. : kono mae
pd wkt itu : sono koro
serupa dengan : nite iru
sekarang ini pun: ima demo
sekitar situ : sono hen
sekitar sini : kono hen
secepat mungkin : dekiru kagiri hayaku
berulang ulang ; kurikaeshi
selama lamanya : itsumademo /zutto
tentu saja : mochiron
Quote:
nani wo mitan daio = apa loe liat2

naze = kenapa
daijoubu = ga papa
boku = gw
kimi = elo
kisu = cium
atarashi = baru
omedeto = untuk mengucapkan selamat kpd seseorang
chan = akhiran yg biasa dipakai untuk wanita saja contoh hikaru chan
soba = disamping
itsumademo = kapan saja
dekinai = ga bisa
shikashi = karena
jidosha = mobil
Quote:
nama-nama anggota tubuh
atama = kepala
kubi = leher
kata = bahu
ude = lengan
hiji = sikut
te = tangan
tekubi = pergelangan tangan
oyayubi = ibu jari (jempol)
hitosashiyubi = jari telunjuk
nakayubi = jari tengah
kusuriyubi = jari manis
koyubi = jari kelingking
momo = paha
hiza = lutut
ashi = kaki
fukurahagi = betis
ashikubi = pergelangan kaki
kakato = tumit
tsumasaki = ujung kaki
mune = dada
hara = perut
senaka = punggung
koshi = pinggang
shiri = pantat
tsume = kuku
nou = otak
ketsukan = pembuluh darah
me = mata
hana = hidung
mimi = telinga
kuchi = mulit
kuchibiru = bibir
ha = gigi
shita = lidah
hitai = dahi
hige = kumis
nodo = tenggorokan
hokuro = tahi lalat
mafuta = kelopak mata
matsuge = bulu mata
gankiyuu = bola mata
shizou = jantung
hai = paru-paru
kanzou = hati
suizou = pankreas
Diubah oleh korean1993 03-10-2013 10:37
0
Kutip
Balas