- Beranda
- The Lounge
BEYOND : Kisah Pilu di Balik Kesuksesan Hongkong Rock Band
...
TS
fanny.flzs
BEYOND : Kisah Pilu di Balik Kesuksesan Hongkong Rock Band
Welcome to My Second Thread Agan and Sista
Pasti agan2 dan sista2 kirain hp Beyond kan??
ternyata bukan gan n sis, Group band beyond adalah grup band asal hong kong di era 90-an dan salah satu band favorit ane juga waktu zaman sd dulu
mungkin yg suka lagu mandarin pasti kenal dengan group band ini, tp kl ada yg belum tau bole deh puterin nih lagu, dijamin bakal suka 
dan sampai sekarang ane kl dengerin lagunya pasti selalu enak dihati..
rata2 semua lagu gw suka, dan salah satu lagu favorit ane judulnya Amani ama Hai Khuo Thien Kong. Ternyata lagu Hai Khuo Thien Kong ada versi acapelanya gan dan suaranya kereenn abis 
Ok berikut ini gan kisah suka duka group band beyond dimasa kejayaannya dulu


Pernah merasa hati tersayat saat mendengar sebuah lagu atau video klip? Anda merasa sedih dan belanjut dengan mata berkaca-kaca.. Bila anda teruskan barangkali bisa-bisa wajah anda berlinang air mata. Mungkin anda bilang, “Ihh, lebayy..!!”. “Ih, cengeng.. kayak cewek aja..!!”. Tapi kenyataannya emang lagi itu menyayat, so mo gimana lagi?? Saat berada di keramaian barangkali nggak begitu “ngefek”, coba dengarkan/tonton saat anda sendiri.. Lagu itu terasa “ngefek”, entah karena lagu itu sendiri atau anda memang memiliki kenangan yang khas atas lagu itu..
Beberapa hari ini saya sering memutar kembali lagu dari sebuah rock band asal Hongkong, BEYOND. Sepuluh tahun lalu (2001), saat pertama kali denger, saya merasa lagu ini punya magnet yang kuat
Lagu ini mirip lagu X Japan yang keluar dari hati, nyentuh, ditambah instrumen piano dan biola.. Jadi emang betul menyayat.. 
Ngintip info di wikipedia, tahun 1983, Beyond ini awalnya tidak diterima publik karena musiknya yang sangat cadas. Lalu sang vokalis mereka mengubah aliran musik menjadi romantic rock, musik mereka yang sebelumnya “keras” menjadi cukup “smooth”. Sejak itu lagu-lagu mereka diterima dan banyak menjadi hits. Sebelum 1994 personil mereka adalah:
Wong Ka Kui (Koma Wong, Lead Vocal)
Wong Ka Keung (Steve Wong, Bassis)
Wong Kwon Chung (Paul Wong, Gitaris)
Yip Sai Wing (Wing Yip, Drummer)
Tragis, tahun 1993 Wong Ka Kui, tewas saat syuting game show di Tokyo Fuji Television game. Wong Ka Kui terjatuh dari ketinggian 2-3 m karena stage yang diduga licin. Setelah koma seminggu, Ka Kui meninggal dunia.. So Tragic.. Bagi orang Hongkong, kecelakaan yang merenggut nyawa Ka Kui bukan sekedar kehilangan seorang artis, tetapi juga tentang hilangnya “seorang revolusioner” dalam dunia musik.
Mengherankan, apa karena nama populer Wong Ka Kui adalah Koma Wong, itu membuatnya bernasib tragis? “Koma” dalam bahasa Indonesia dan Jepang sama artinya dengan “Coma” dalam bahasa Inggris. Koma berarti “keadaan tidak sadar sama sekali dan tidak mampu memberi reaksi terhadap suatu rangsangan karena sakit parah”. Nama memang dipercaya dapat mempengaruhi karakter diri, nasib dan masa depan seseorang (ulasan tentang nama klik di sini) Nama menjadi gambaran diri, visi, dan harapan, juga doa. Pada saat itu media di Jepang memberitakan kalau nama “Koma” yang digunakan ka Kui menjadi sebuah “cursed” atau “kutukan”.
Ini gan vokalisnya


Kembali pada lagu, kita sadari kalau sebuah karya seni yang apresiatif bukan sekedar basa-basi yang mudah datang dan cepat pergi.. easy come and easy go. Sebuah lagu sebagai karya seni adalah curahan hati dan emosi mereka yang menciptakannya. Apa yang mereka rasakan diekspresikan dalam lirik-lirik lagu dan irama yang merepresentasikan perasaan mereka.
Jarang-jarang saya tersentuh oleh sebuah lagu sampai terhanyut dan sangat-sangat berempati pada apa yang dirasakan oleh mereka yang menyanyikannya (alibi
). Barangkali karena lagu itu memang sangat-sangat dahsyat terasa. Membuat perasaan seolah diaduk-aduk dan berguncang.
Lagu dari Beyond dan instrumennya menjadi “pesan” yang sangat universal. Tanpa kita tahu apa makna dari lagu itu, kita seolah dapat merasakan goresan-goresan makna yang ada padanya. Instrumen dari lagu, irama dan visualisasi memperkuat pesan verbal dari lirik lagu yang sesungguhnya kata-katanya belum tentu dipahami oleh pendengarnya..
Video klip di bawah ini adalah saat BEYOND kembali menggelar konsernya tahun 1996, tiga tahun setelah kematian Wong Ka Kui. Saat konser, Wong Ka Keung, sang adik menyanyikan lagu Ho Fut Tin Hung (The Boundless Sea and Sky) dengan cucuran air mata.. SO TOUCHING..

Nada, ekspresi wajah, kesedihan dan tangisan Wong Ka Keung, sang adik, di video live concert di bawah ini menjadi pesan yang begitu mudah dimengerti karena universalitas maknanya.. Seolah dia berkata, “Kakak, semoga kau tenang dan bahagia di surga sana”.
[YOUTUBE]
amani
[YOUTUBE]https://
dan ini versi acapelanya gan
[YOUTUBE]
sumber
http://imultidimensi.wordpress.com/2...-sang-vokalis/
[/youtube][/youtube]

Pasti agan2 dan sista2 kirain hp Beyond kan??
ternyata bukan gan n sis, Group band beyond adalah grup band asal hong kong di era 90-an dan salah satu band favorit ane juga waktu zaman sd dulu
mungkin yg suka lagu mandarin pasti kenal dengan group band ini, tp kl ada yg belum tau bole deh puterin nih lagu, dijamin bakal suka 
dan sampai sekarang ane kl dengerin lagunya pasti selalu enak dihati..
rata2 semua lagu gw suka, dan salah satu lagu favorit ane judulnya Amani ama Hai Khuo Thien Kong. Ternyata lagu Hai Khuo Thien Kong ada versi acapelanya gan dan suaranya kereenn abis 
Ok berikut ini gan kisah suka duka group band beyond dimasa kejayaannya dulu



Pernah merasa hati tersayat saat mendengar sebuah lagu atau video klip? Anda merasa sedih dan belanjut dengan mata berkaca-kaca.. Bila anda teruskan barangkali bisa-bisa wajah anda berlinang air mata. Mungkin anda bilang, “Ihh, lebayy..!!”. “Ih, cengeng.. kayak cewek aja..!!”. Tapi kenyataannya emang lagi itu menyayat, so mo gimana lagi?? Saat berada di keramaian barangkali nggak begitu “ngefek”, coba dengarkan/tonton saat anda sendiri.. Lagu itu terasa “ngefek”, entah karena lagu itu sendiri atau anda memang memiliki kenangan yang khas atas lagu itu..
Beberapa hari ini saya sering memutar kembali lagu dari sebuah rock band asal Hongkong, BEYOND. Sepuluh tahun lalu (2001), saat pertama kali denger, saya merasa lagu ini punya magnet yang kuat
Lagu ini mirip lagu X Japan yang keluar dari hati, nyentuh, ditambah instrumen piano dan biola.. Jadi emang betul menyayat.. 
Ngintip info di wikipedia, tahun 1983, Beyond ini awalnya tidak diterima publik karena musiknya yang sangat cadas. Lalu sang vokalis mereka mengubah aliran musik menjadi romantic rock, musik mereka yang sebelumnya “keras” menjadi cukup “smooth”. Sejak itu lagu-lagu mereka diterima dan banyak menjadi hits. Sebelum 1994 personil mereka adalah:
Wong Ka Kui (Koma Wong, Lead Vocal)
Wong Ka Keung (Steve Wong, Bassis)
Wong Kwon Chung (Paul Wong, Gitaris)
Yip Sai Wing (Wing Yip, Drummer)
Tragis, tahun 1993 Wong Ka Kui, tewas saat syuting game show di Tokyo Fuji Television game. Wong Ka Kui terjatuh dari ketinggian 2-3 m karena stage yang diduga licin. Setelah koma seminggu, Ka Kui meninggal dunia.. So Tragic.. Bagi orang Hongkong, kecelakaan yang merenggut nyawa Ka Kui bukan sekedar kehilangan seorang artis, tetapi juga tentang hilangnya “seorang revolusioner” dalam dunia musik.
Mengherankan, apa karena nama populer Wong Ka Kui adalah Koma Wong, itu membuatnya bernasib tragis? “Koma” dalam bahasa Indonesia dan Jepang sama artinya dengan “Coma” dalam bahasa Inggris. Koma berarti “keadaan tidak sadar sama sekali dan tidak mampu memberi reaksi terhadap suatu rangsangan karena sakit parah”. Nama memang dipercaya dapat mempengaruhi karakter diri, nasib dan masa depan seseorang (ulasan tentang nama klik di sini) Nama menjadi gambaran diri, visi, dan harapan, juga doa. Pada saat itu media di Jepang memberitakan kalau nama “Koma” yang digunakan ka Kui menjadi sebuah “cursed” atau “kutukan”.
Ini gan vokalisnya


Kembali pada lagu, kita sadari kalau sebuah karya seni yang apresiatif bukan sekedar basa-basi yang mudah datang dan cepat pergi.. easy come and easy go. Sebuah lagu sebagai karya seni adalah curahan hati dan emosi mereka yang menciptakannya. Apa yang mereka rasakan diekspresikan dalam lirik-lirik lagu dan irama yang merepresentasikan perasaan mereka.
Jarang-jarang saya tersentuh oleh sebuah lagu sampai terhanyut dan sangat-sangat berempati pada apa yang dirasakan oleh mereka yang menyanyikannya (alibi
). Barangkali karena lagu itu memang sangat-sangat dahsyat terasa. Membuat perasaan seolah diaduk-aduk dan berguncang.Lagu dari Beyond dan instrumennya menjadi “pesan” yang sangat universal. Tanpa kita tahu apa makna dari lagu itu, kita seolah dapat merasakan goresan-goresan makna yang ada padanya. Instrumen dari lagu, irama dan visualisasi memperkuat pesan verbal dari lirik lagu yang sesungguhnya kata-katanya belum tentu dipahami oleh pendengarnya..
Video klip di bawah ini adalah saat BEYOND kembali menggelar konsernya tahun 1996, tiga tahun setelah kematian Wong Ka Kui. Saat konser, Wong Ka Keung, sang adik menyanyikan lagu Ho Fut Tin Hung (The Boundless Sea and Sky) dengan cucuran air mata.. SO TOUCHING..

Nada, ekspresi wajah, kesedihan dan tangisan Wong Ka Keung, sang adik, di video live concert di bawah ini menjadi pesan yang begitu mudah dimengerti karena universalitas maknanya.. Seolah dia berkata, “Kakak, semoga kau tenang dan bahagia di surga sana”.
[YOUTUBE]
amani
[YOUTUBE]https://
dan ini versi acapelanya gan
[YOUTUBE]
sumber
http://imultidimensi.wordpress.com/2...-sang-vokalis/
[/youtube][/youtube]
Diubah oleh fanny.flzs 18-08-2013 01:21
1
25.4K
6
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•106.4KAnggota
Tampilkan semua post
slashsy
#6
Tambahan info gan
Band rock Beyond awal terbentuknya di tahun 1983..
ide pencetus band ini sang vokalis (almarhum) Wong Ka Kui yang mengajak teman satu sekolahannya yaitu sang drummer Yip Sai Wing --> dua org inilah yg bole dibilang anggota orisinil pertama grup band Beyond
kemudian bergabung dua gitaris (maap ane dah lupa namanya)..
Saat itu Beyond uda punya beberapa lagu n rencana mau bikin album sendiri, lalu drummer Yip Sai Wing mengenalkan Paul Wong kepada Wong Ka Kui, bukan sbg gitaris melainkan sbg disainer utk mengerjakan sampul album Beyond.. Di sini mulailah Paul Wong terlibat dalam kegiatan Beyond sbg disainer baik itu di album maupun fashion Beyond utk tampil
tidak lama salah satu gitaris wkt itu keluar (alasan lanjut studi ke luar negeri kl gak salah)..
oleh drummer Yip Sai Wing, Paul Wong diminta utk coba mengisi posisi kosong itu krn tau Paul Wong jg hobi main gitar..
kemudian thn 1984 bassist Steve Wong Ka Keung bergabung (Wong Ka Keung sendiri merupakan adik kandung dari sang vokalis Wong Ka Kui)...
awalnya vokalis Wong Ka Kui meminta adiknya Wong Ka Keung utk belajar memainkan alat musik keyboard, tapi sang adik malah lebih memilih alat musik Bass...
jadilah formasi Beyond itu 5 org (1 vokalis/gitaris, 2 gitaris, 1 bassis, 1 drummer) dari tahun 1984 - 1986/1987... kemudian slh satu gitaris keluar (alasannya ane gak tau, bisa jd krn melihat Beyond gak ada prospek, lagu2nya sulit diterima masyarakat.. ato bisa jd jg meninggal mendadak)
mulai tahun 1988 - 1993 formasi Beyond 4 org (1 vokalis/gitaris, 1 gitaris, 1 bassis, 1 drummer)...
pertengahan thn 1993 sang vokalis Wong Ka Kui kecelakaan saat syuting di salah satu acara TV Jepang dan meninggal...
tahun 1994 - 2005 formasi Beyond tinggal 3 org (1 vokalis/gitaris, 1 vokalis/bassis, 1 vokalis/drummer)...
secara ofisial band rock Beyond sudah diumumkan bubar di akhir konser tahun 2005 di Hongkong oleh para personilnya
tahun 2013 ini sebenarnya thn peringatan kematian vokalis Wong Ka Kui yg ke-20 dan perayaan ulang tahun Beyond yg ke-30...
ada 1 produser musik yg menangkap momen ini bagus utk bisnis sekaligus memorial bersejarah... lalu dia mencoba menghubungi mantan personil Beyond utk konser reuni memperingati momen tsb...
Paul Wong dan Steve Wong Ka Keung tertarik, tetapi tidak demikian halnya dgn sang drummer Yip Sai Wing yg menolak ide tersebut.. baginya Beyond sudah bubar secara ofisial di thn 2005 dan tidak ada lagi...
Demikian kira2 drummer Yip Sai Wing berujar :
"Saya tidak antipati dgn rencana reuni Beyond ini, tapi saat ini saya tidak tertarik utk melakukannya. Buat apa kita reuni tetapi kemudian utk berpisah lagi ? Saya tdk mau mengalami masa2 perpisahan itu lg.. bagi saya band ini secara ofisial sudah bubar di thn 2005. Beyond bukan hanya saya seorang saja tetapi msh ada 2 org lagi yg juga Beyond...
Kenapa saya hrs selalu menuruti keinginan yg lain ? Hingga saat ini saya msh tetap menyukai jenis musik metal, dan itu tdk mudah perlu latihan keras..
Biarkanlah di sisa hidup saya yg lbh kurang 30 thn lg ini menggapai apa yang sudah selama ini saya impikan dan sedang kerjakan."
ide pencetus band ini sang vokalis (almarhum) Wong Ka Kui yang mengajak teman satu sekolahannya yaitu sang drummer Yip Sai Wing --> dua org inilah yg bole dibilang anggota orisinil pertama grup band Beyond
kemudian bergabung dua gitaris (maap ane dah lupa namanya)..
Saat itu Beyond uda punya beberapa lagu n rencana mau bikin album sendiri, lalu drummer Yip Sai Wing mengenalkan Paul Wong kepada Wong Ka Kui, bukan sbg gitaris melainkan sbg disainer utk mengerjakan sampul album Beyond.. Di sini mulailah Paul Wong terlibat dalam kegiatan Beyond sbg disainer baik itu di album maupun fashion Beyond utk tampil
tidak lama salah satu gitaris wkt itu keluar (alasan lanjut studi ke luar negeri kl gak salah)..
oleh drummer Yip Sai Wing, Paul Wong diminta utk coba mengisi posisi kosong itu krn tau Paul Wong jg hobi main gitar..
kemudian thn 1984 bassist Steve Wong Ka Keung bergabung (Wong Ka Keung sendiri merupakan adik kandung dari sang vokalis Wong Ka Kui)...
awalnya vokalis Wong Ka Kui meminta adiknya Wong Ka Keung utk belajar memainkan alat musik keyboard, tapi sang adik malah lebih memilih alat musik Bass...
jadilah formasi Beyond itu 5 org (1 vokalis/gitaris, 2 gitaris, 1 bassis, 1 drummer) dari tahun 1984 - 1986/1987... kemudian slh satu gitaris keluar (alasannya ane gak tau, bisa jd krn melihat Beyond gak ada prospek, lagu2nya sulit diterima masyarakat.. ato bisa jd jg meninggal mendadak)
mulai tahun 1988 - 1993 formasi Beyond 4 org (1 vokalis/gitaris, 1 gitaris, 1 bassis, 1 drummer)...
pertengahan thn 1993 sang vokalis Wong Ka Kui kecelakaan saat syuting di salah satu acara TV Jepang dan meninggal...
tahun 1994 - 2005 formasi Beyond tinggal 3 org (1 vokalis/gitaris, 1 vokalis/bassis, 1 vokalis/drummer)...
secara ofisial band rock Beyond sudah diumumkan bubar di akhir konser tahun 2005 di Hongkong oleh para personilnya
tahun 2013 ini sebenarnya thn peringatan kematian vokalis Wong Ka Kui yg ke-20 dan perayaan ulang tahun Beyond yg ke-30...
ada 1 produser musik yg menangkap momen ini bagus utk bisnis sekaligus memorial bersejarah... lalu dia mencoba menghubungi mantan personil Beyond utk konser reuni memperingati momen tsb...
Paul Wong dan Steve Wong Ka Keung tertarik, tetapi tidak demikian halnya dgn sang drummer Yip Sai Wing yg menolak ide tersebut.. baginya Beyond sudah bubar secara ofisial di thn 2005 dan tidak ada lagi...
Demikian kira2 drummer Yip Sai Wing berujar :
"Saya tidak antipati dgn rencana reuni Beyond ini, tapi saat ini saya tidak tertarik utk melakukannya. Buat apa kita reuni tetapi kemudian utk berpisah lagi ? Saya tdk mau mengalami masa2 perpisahan itu lg.. bagi saya band ini secara ofisial sudah bubar di thn 2005. Beyond bukan hanya saya seorang saja tetapi msh ada 2 org lagi yg juga Beyond...
Kenapa saya hrs selalu menuruti keinginan yg lain ? Hingga saat ini saya msh tetap menyukai jenis musik metal, dan itu tdk mudah perlu latihan keras..
Biarkanlah di sisa hidup saya yg lbh kurang 30 thn lg ini menggapai apa yang sudah selama ini saya impikan dan sedang kerjakan."
0