TS
mabdulkarim
Random world
Dunia random Beta verison:Majapahit modern era

Selesai juga novel ane.. lanjut!

Quote:
Genre:Comedy,Advanture,Action,Parody,School life,Slice of life(bab 1)
Quote:
Sinopsi Bab 1:
alkisah dijaman majapahit direa modern,hiduplah seorang anak bernama kosim yang STMnya sering tawuran dengan 4 sekolah didaerahnya dan ia menghadapi konflik antara dua kampung yang bisa mengakibatkan perang saudara nusantara ke-2,bagaimanakah kosim bisa mencegah terjadinya perang saudara?,bagaimana kosim bisa menghentikan tawuran STMnya dengan sekolah lain?
alkisah dijaman majapahit direa modern,hiduplah seorang anak bernama kosim yang STMnya sering tawuran dengan 4 sekolah didaerahnya dan ia menghadapi konflik antara dua kampung yang bisa mengakibatkan perang saudara nusantara ke-2,bagaimanakah kosim bisa mencegah terjadinya perang saudara?,bagaimana kosim bisa menghentikan tawuran STMnya dengan sekolah lain?
Spoiler for Pronolog:
Quote:
Di dunia random,ada nama negara yang bernama negara nusahindia(nusahindia itu majapahit) yang dipimpin oleh hayam muruk dan perdana menterinya gajah mada.negara nusahindia punya ibukota yang bernama jabar.
dikota jabar ada beberapa distrik yang bernama karawang,cirebon,pasundan,galuh dan banten.
dikota jabar ada beberapa distrik yang bernama karawang,cirebon,pasundan,galuh dan banten.
Quote:
Majapahit menjadi satu negara yang cukup disegani di asia diera perang dingin antara amerika serikat dengan uni soviet.
Quote:
dikota jabar ada 10 kampung utama seperti kampung sparta yang dihuni penduduk sparta,kampung liu bei kampung yang dihuni pengikut liu bei,kampung zulu yang dihuni suku zulu dan kampung betawi yang dihunin orang betawi
Quote:
Bhayangkara adalah polisi yang bertugas untuk menjaga keamanan kota dari kejahataan,mereka berpakaian seperti para tokoh wayang kulit dan membawa kris serta pistol polisi
Spoiler for Bab 1:
Tawuran total war:tawuran yang terjadi antara kampung liu bei dengan kampung sparta yang sudah menjadi tradisi mereka
Quote:
1.dunia Random
Hari minggu ditanggal 28 juli 900 TR
Didunia acak-acakan(Random world),dimana kerajaan-kerajaan masa lalu bercampur dengan kerajaan masa depan menjadikan dunia menjadi aneh.dinegara Nusahindia,kota Jabar,distrik Pasundan dan kampung betawi tepatnya diwarungkopi,ada seorang anak berusia 17 tahun yang bernama kosim yang meminum kopi diwarung tersebut.
“Fuh...!”ujar Kosim sambil meminum kopi diwarung empok edah,”Woi...lu belum bayar kontrakan gue!”ujar Empok Edah sambil membersihkan piring kotor dengan serbetnya ,Empok Edah marah karena Kosim belum membayar uang sewaan kontrakan selama 12 bulan,”sabar empok,gue belum dapat duit dari orang tua gue!!”ujar Kosim lalu menaruh gelas kopinya yang sudah habis.
“Sabar?,kalo lo belum bayar kontrakan,gue...bakal sunatin LO lagi!”ujar empok edah yang marah-marah kepada kosim.kosim menoleh kejalan raya dan melihat para pedagang bersiap menjajakan dagangannya dipinggir jalanan.
“Nasib hidup di kota jabar,apalagi di distrik Pasundan!”ujar kosim sambil mengupil yang tak menghiraukan peringatan empok edah,”WOI...Lo lagi ngomong sama siapa kosim?”tanya empok edah,”ente siapa?”tanya kosim pada empok edah yang ada didalam warungnya dan kosim duduk dibangku warungnya.
Empok edah mengambil golok dari mejanya dan mengadahkan golok kehidung pesek Kosim lalu berteriak “Gue juragan kontrakan dikampung ini dan lo nyewa kontrakan dikontrakan gue dan lo belum bayar kontrakan selama 1 tahun,lo harus bayar Rp 12.000.000 karena lo belum bayar kontrakan,udah 1 tahun gue tunggu tuh duit!”ujar Empok Edah.
"buset...berarti 1 bulan itu 1.000.000 rupiah,fasilitas dikontrakan aja jelek amat cuma ada kamar mandi dan kamar tidur!,masa segitu duit sewaannya!"ujar Kosim dalam hatinya."orang tua gue aja pendapatannya kagak nyampe satu juta sebulan karena orang tua gue petani!"ujar Kosim dalam hatinya.
"pura-pura lupa ingatan ah!"ujar Kosim dalam hatinya,“Uang apa?,siapa kau?”tanya Kosim yang pura-pura lupa ingatan,”Lo jangan jadi orang lupa ingatan ya kayak disinetron-sinetron!”ujar Empok Edah,”ohh.iya empok ane ngerasa lupa sesuatu,apa itu ya?”tanya Kosim pada Empok Edah.
“Gue nggak peduli apa yang lo lupa,sekarang bayar uang kopi yang lo minum,Rp 6.000!”ujar Empok Edah pada Kosim,Kosim melihat jam dinding warung empok edah dan berteriak “GUE LUPA MASUK STM,UDAH JAM 9.00 Nih!”ujar kosim.
Kosim yang berpakaian seragam stm yang bajunya putih dan celananya abu-abu langsung mengambil tasnya dimeja warung dan kabur dari warung empok edah.”WOI BAYAR UANG KOPI,KALO LU KETEMU GUE LAGI,GUE BUNUHLU!”ujar empok edah.”namaku kosim,aku hidup dikota jabar,aku keturunan SULE,sunda bule eh maksudku sunda!!”ujar Kosim dalam hatinya sambil berlari dijalan raya.
"Aku hidup dikota ini untuk bersekolah diSTM Panzer untuk bisa mengubah nasib keluargaku yang perkerjaan kedua orang tuaku dan kakakku adalah petani dan perternak domba!"ujar Kosim dalam hatinya.Kosim melihat puluhan Bhayangkara yang sedang sarapan diwarung angkirngan dijalanan,”woi,tambah lagi nasi kucingnya!”ujar Brigadir Joko tingkir pada pelayan warung Angkirangan,”eh..pak nasi kucingnya udah habis,lagi pula bapak sudah makan 20 nasi kucing tapi kenapa belum kenyang juga?”tanya pelayan warung angkirangan tersebut pada Brigadir Joko Tingkir.
“betul itu pak,kenapa pak Brigadir belum kenyang juga?,saya saja sudah kenyang makan 1 nasi kucing!”ujar Bhayangkara jaka yang duduk disebelah brigadir joko tingkir,”diam kau,kalo tidak,saya bunuh kau!”ujar brigadir Joko Tingkir.
Joko Tingkir tingginya sekitar 170 cm,berbadan sixpack dan kurus,gagah namun tak bagus dalam makannya karena ia rakus dalam makanan,jaka juga sama tingginya dan ia saudara tiri dari joko tingkir serta tak serakus Brigadir dalam hal makanan.
Joko tingkir,Jaka dan 4 bhayangkara duduk dibangku warung angkirang dipinggir jalan.Kosim melihat itu dari trotoar sambil berkata dalam hati “Bhayangkara yang aneh...!”ujar Kosim,”Tapi aku udah telat nih,kan bel masuk STM jam 7 pagi,nah ini jam 9,sebagai anak STM yang baik ane harus masuk sekolah meskipun ane males masuk sekolah!”ujar Kosim dalam hatinya.
Kosim berlari dengan tergesa-gesa dijalan trotoar,ia melihat tawuran antara 200 pasukan Sparta dengan 200 pasukan Liu Bei dijalan raya yang letaknya 300 m dari warung angkirangan yang diada para Bhayangkara polisi yang sedang makan pagi diwarung tersebut.
“waduh,ada tawuran nih,bisa mati aku kalo aku lewat tuh jalan walaupun itu jalan jalan tercepat ke STM gue!,bener nggak ya?”ujar kosim dalam hatinya ketika melihat tawuran itu.”THIS IS SPARTA!”teriak Leonidas,pemimpin kampung Sparta sambil melempar tombak kearah salah satu pasukan liu Bei yang mencoba menyerang leonidas dengan tombaknya.
“oh!”teriak prajurit Liu bei yang tertancap tombak dijantungnya lalu ia meninggal,pasukan sparta yang semuanya infateri bersenjata pedang,tameng sparta dan tombak,mereka semua hanya memakai celana dalam dan jubah merah saja sedangkan pasukan liu bei lengkap memakai seragam zirah han,tombak,pedang,busur dan anak panah,dan crossbow.
“Hiya!!”teriak Zhou Yu yang berlari dari jauh dengan membawa tombak dan mengarahkannya kearah kepala Leonidas namun leonidas menahan serang zhou yu dengan tamengnya,lalu leonidas menyerang Zhou Yu dengan pedangnya namun dia menahannya dengan tombaknya.
”aduh...tawurannya serem,lebih seram dari tawuran sekolah!.ane kabur aja ah!”ujar Kosim,Kosim melewati gang sempit untuk kabur dari tempat terjadinya tawuran tersebut dan ia sampai di STMnya setelah melewati gang tersebut,”harusnya stm lewat jalan raya,kok ane lewat gang bisa cepet sampai?”tanya Kosim pada dirinya sendiri.
“Hoi!”sahut Shaka dari belakang,”Shaka?”tanya kosim yang menoleh kebelakang dan melihat Shaka,”iya,ayo masuk ke stm,gue baru dateng nih!”jawab Shaka.”ente juga telat?”tanya Kosim pada shaka,”iya,gue kagak dibangunin sama bapak gue sih!”jawab Shaka.
“HAHA!”ujar Kosim yang tertawa akibat penderitaan Shaka,Kosim dan Shaka menaiki pagar belakang sekolah mereka dan mereka turun dari pagar sekolah dan sampai dihalaman belakang sekolah mereka.mereka ketahuan kepala sekolah,Zhung liang.Zhung Liang yang melihat mereka menuruni pagar belakang sekolah.
Zhung Liang yang sedang minum teh dimeja batu dihalaman belakang sekolah meilhat Shaka dan Kosim yang menaiki pagar belakang sekolah.
“Hai kalian!”sahut Zhung Liang pada mereka berdua,”Waduh..Kepsek nih...gimana nasib gue nih!”ujar kosim dalam hatinya,"mampus dah gue,ada kepsek!!.bisa dihukum bersihin empang kalo ngelakuin kesalahan!"ujar Shaka dalam hatinya.
”apa kalian tidak tahu hari ini hari minggu?”tanya Zhung Liang pada mereka berdua yang Kosim dan Shaka sudah gemetaran karena ketahuan kepsek STM masuk sekolah terlambat dan masuk kehalaman sekolah lewat pagar belakang sekolah.
“apa?”tanya Shaka dan Kosim yang terkejut atas penyataan kepsek mereka,”iya,hari ini libur,kenapa kalian masuk?”tanya Zhung Liang pada mereka berdua.mereka berdua menjatuhkan tas mereka dan berteriak “APA,HAMIL?”teriak mereka berdua yang terkejut ini hari minggu namun mereka malah mengucapkan kata yang tidak pas ditempatnya.
"Bukan!,tapi saya bilang ini hari minggu!"ujar Zhung Liang dengan tenang dalam menghadapi dua orang tersebut,"ohh maaf,kami salah ngucapin kata pak kepsek!"ujar mereka berdua."itu kesalah kecil,saya maafkan!"ujar Zhung Liang.
“ohh..gue lupa ini hari minggu!”ujar kosim yang baru sadar ini hari minggu,”itu mah kebiasaan lo sim!”ujar Shaka,”kenapa lo masuk sekolah?,kagak tahu ini hari minggu?”tanya Kosim pada Shaka,”gue lupa ini hari minggu sim!”jawab Shaka yang merupakan anak dari suku Zulu.
“kita senasib!”ujar Kosim,”fuh!”ujar mereka berdua yang mengelahkan nafas mereka,”Ayo,minum teh dulu!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.”baik pak!”ujar Kosim dan Shaka lalu berjalan ketempat Zhung Liang minum teh dimejanya yang ada dihalaman belakang sekolah.
Kosim dan Shaka duduk dibangku meja,Zhung Liang menaruh dua buah gelas dimeja batu tersebut dan menuangkan teh dari panci yang tehnya ia buat sendiri,”permisi pak!”ujar Kosim pada Zhung Liang,”iya?”tanya Zhung Liang yang lalu memberikan dua buah gelas isi teh pada Shaka dan Kosim.
“kenapa kepsek buat teh sendiri?,kan bisa beli yang sudah jadinya disupermarket!”tanya kosim pada Zhung Liang,”saya lebih suka buat teh sendiri langsung dari daun tehnya karena lebih alami!”jawab Zhung Liang.
“aku mau tanya sama kalian,siapa nama kalian wahai murid-muridku!,kita sudah bertemu waktu aku kekelas kaliankan!,kalian murid 11-1kan?”tanya Zhung Liang pada Kosim dan Shaka,”eh..bapak tidak kenal siapa kami ya?”tanya balik kosim pada Zhung Liang,”tidak..banyak murid disekolah ini sehingga bapak tak bisa meningat semuanya!”jawab Zhung Liang.
“namaku Kosim,rumahku ada dikampung betawi!”ujar Kosim pada Zhung Liang,”kampung betawi ya!”ujar zhung liang,”aku Shaka dari Zulu!”ujar Shaka.”kampung Zulu ya yang ada didistrik Karawang.jauh juga,aku sudah tahu kau itu orang Zulu Shaka,aku tahu dari kulit hitammu!”ujar Zhung Liang pada Shaka.
“oohh!”ujar Shaka.tiba-tiba,datang seorang pelayan Zhung Liang yang berbicara pada Zhung Liang dengan bahasa mandarin.setelah berbicara dengan Zhung Liang, dia pergi.”pak..apa yang kalian bicarakan ya,maaf kalo pertanyaan saya itu agak tidak sopan!”tanya Kosim pada Zhung Liang.
“kalian tak bisa bahasa mandarin ya,entar saya buat pelajaraan bahasa mandarin disekolah ini!”ujar Zhung Liang pada Kosim,”JANGAN!!”ujar Kosim dan Shaka,”kenapa?”tanya Zhung Liang pada mereka berdua.
”karena...kami tidak bagus belajar bahasa Inggris dan Jawa yang ada diSTM ini,apalagi bahasa Mandarin,bisa mati kami!”jawab Kosim dan Shaka.
“ohh,wkwkwk!"ketawa zhung liang,"bahasa bisa dipelajari kalo kalian serius dan enak-enak saja dalam mempelajarinya!"ujar Zhung Liang.
"jadi tadi ngomogin apa pak kepsek?"tanya Kosim pada Zhung Liang,"tadi kami berbicara soal tawuran antara kampung Sparta dengan kampungku,Liu Bei!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.
”bapak kampungnya di Liu Bei yang ada didistrik Karawang?”tanya shaka pada zhung liang,”ya..aku itu penasehat dari Liu Bei,pemimpin kampung Liu Bei!”jawab Zhung Liang.
“ohh.. kampung Sparta dengan kampung Liu Bei saya lihat lagi tawuran dijalan raya Gajah mada!”ujar Kosim pada Zhung Liang dan Shaka,”saya tahu,tadi orang yang berbicara denganku memintaku untuk memberi saran pada Zhou Yu yang sedang bertempur dengan Leonidas dijalan raya,aku beri Zhou Yu saran lewat perantara orang tersebut dan orang tersebut pergi meninggalkan tempat ini!”ujar Zhung Liang.
“ohh..bisa bapak ceritakan kenapa kampung Sparta dan kampung Liu Bei sering tawuran?”tanya Kosim pada Zhung Liang,”baiklah..dengan senang hati!”jawab Zhung Liang.
Hari minggu ditanggal 28 juli 900 TR
Didunia acak-acakan(Random world),dimana kerajaan-kerajaan masa lalu bercampur dengan kerajaan masa depan menjadikan dunia menjadi aneh.dinegara Nusahindia,kota Jabar,distrik Pasundan dan kampung betawi tepatnya diwarungkopi,ada seorang anak berusia 17 tahun yang bernama kosim yang meminum kopi diwarung tersebut.
“Fuh...!”ujar Kosim sambil meminum kopi diwarung empok edah,”Woi...lu belum bayar kontrakan gue!”ujar Empok Edah sambil membersihkan piring kotor dengan serbetnya ,Empok Edah marah karena Kosim belum membayar uang sewaan kontrakan selama 12 bulan,”sabar empok,gue belum dapat duit dari orang tua gue!!”ujar Kosim lalu menaruh gelas kopinya yang sudah habis.
“Sabar?,kalo lo belum bayar kontrakan,gue...bakal sunatin LO lagi!”ujar empok edah yang marah-marah kepada kosim.kosim menoleh kejalan raya dan melihat para pedagang bersiap menjajakan dagangannya dipinggir jalanan.
“Nasib hidup di kota jabar,apalagi di distrik Pasundan!”ujar kosim sambil mengupil yang tak menghiraukan peringatan empok edah,”WOI...Lo lagi ngomong sama siapa kosim?”tanya empok edah,”ente siapa?”tanya kosim pada empok edah yang ada didalam warungnya dan kosim duduk dibangku warungnya.
Empok edah mengambil golok dari mejanya dan mengadahkan golok kehidung pesek Kosim lalu berteriak “Gue juragan kontrakan dikampung ini dan lo nyewa kontrakan dikontrakan gue dan lo belum bayar kontrakan selama 1 tahun,lo harus bayar Rp 12.000.000 karena lo belum bayar kontrakan,udah 1 tahun gue tunggu tuh duit!”ujar Empok Edah.
"buset...berarti 1 bulan itu 1.000.000 rupiah,fasilitas dikontrakan aja jelek amat cuma ada kamar mandi dan kamar tidur!,masa segitu duit sewaannya!"ujar Kosim dalam hatinya."orang tua gue aja pendapatannya kagak nyampe satu juta sebulan karena orang tua gue petani!"ujar Kosim dalam hatinya.
"pura-pura lupa ingatan ah!"ujar Kosim dalam hatinya,“Uang apa?,siapa kau?”tanya Kosim yang pura-pura lupa ingatan,”Lo jangan jadi orang lupa ingatan ya kayak disinetron-sinetron!”ujar Empok Edah,”ohh.iya empok ane ngerasa lupa sesuatu,apa itu ya?”tanya Kosim pada Empok Edah.
“Gue nggak peduli apa yang lo lupa,sekarang bayar uang kopi yang lo minum,Rp 6.000!”ujar Empok Edah pada Kosim,Kosim melihat jam dinding warung empok edah dan berteriak “GUE LUPA MASUK STM,UDAH JAM 9.00 Nih!”ujar kosim.
Kosim yang berpakaian seragam stm yang bajunya putih dan celananya abu-abu langsung mengambil tasnya dimeja warung dan kabur dari warung empok edah.”WOI BAYAR UANG KOPI,KALO LU KETEMU GUE LAGI,GUE BUNUHLU!”ujar empok edah.”namaku kosim,aku hidup dikota jabar,aku keturunan SULE,sunda bule eh maksudku sunda!!”ujar Kosim dalam hatinya sambil berlari dijalan raya.
"Aku hidup dikota ini untuk bersekolah diSTM Panzer untuk bisa mengubah nasib keluargaku yang perkerjaan kedua orang tuaku dan kakakku adalah petani dan perternak domba!"ujar Kosim dalam hatinya.Kosim melihat puluhan Bhayangkara yang sedang sarapan diwarung angkirngan dijalanan,”woi,tambah lagi nasi kucingnya!”ujar Brigadir Joko tingkir pada pelayan warung Angkirangan,”eh..pak nasi kucingnya udah habis,lagi pula bapak sudah makan 20 nasi kucing tapi kenapa belum kenyang juga?”tanya pelayan warung angkirangan tersebut pada Brigadir Joko Tingkir.
“betul itu pak,kenapa pak Brigadir belum kenyang juga?,saya saja sudah kenyang makan 1 nasi kucing!”ujar Bhayangkara jaka yang duduk disebelah brigadir joko tingkir,”diam kau,kalo tidak,saya bunuh kau!”ujar brigadir Joko Tingkir.
Joko Tingkir tingginya sekitar 170 cm,berbadan sixpack dan kurus,gagah namun tak bagus dalam makannya karena ia rakus dalam makanan,jaka juga sama tingginya dan ia saudara tiri dari joko tingkir serta tak serakus Brigadir dalam hal makanan.
Joko tingkir,Jaka dan 4 bhayangkara duduk dibangku warung angkirang dipinggir jalan.Kosim melihat itu dari trotoar sambil berkata dalam hati “Bhayangkara yang aneh...!”ujar Kosim,”Tapi aku udah telat nih,kan bel masuk STM jam 7 pagi,nah ini jam 9,sebagai anak STM yang baik ane harus masuk sekolah meskipun ane males masuk sekolah!”ujar Kosim dalam hatinya.
Kosim berlari dengan tergesa-gesa dijalan trotoar,ia melihat tawuran antara 200 pasukan Sparta dengan 200 pasukan Liu Bei dijalan raya yang letaknya 300 m dari warung angkirangan yang diada para Bhayangkara polisi yang sedang makan pagi diwarung tersebut.
“waduh,ada tawuran nih,bisa mati aku kalo aku lewat tuh jalan walaupun itu jalan jalan tercepat ke STM gue!,bener nggak ya?”ujar kosim dalam hatinya ketika melihat tawuran itu.”THIS IS SPARTA!”teriak Leonidas,pemimpin kampung Sparta sambil melempar tombak kearah salah satu pasukan liu Bei yang mencoba menyerang leonidas dengan tombaknya.
“oh!”teriak prajurit Liu bei yang tertancap tombak dijantungnya lalu ia meninggal,pasukan sparta yang semuanya infateri bersenjata pedang,tameng sparta dan tombak,mereka semua hanya memakai celana dalam dan jubah merah saja sedangkan pasukan liu bei lengkap memakai seragam zirah han,tombak,pedang,busur dan anak panah,dan crossbow.
“Hiya!!”teriak Zhou Yu yang berlari dari jauh dengan membawa tombak dan mengarahkannya kearah kepala Leonidas namun leonidas menahan serang zhou yu dengan tamengnya,lalu leonidas menyerang Zhou Yu dengan pedangnya namun dia menahannya dengan tombaknya.
”aduh...tawurannya serem,lebih seram dari tawuran sekolah!.ane kabur aja ah!”ujar Kosim,Kosim melewati gang sempit untuk kabur dari tempat terjadinya tawuran tersebut dan ia sampai di STMnya setelah melewati gang tersebut,”harusnya stm lewat jalan raya,kok ane lewat gang bisa cepet sampai?”tanya Kosim pada dirinya sendiri.
“Hoi!”sahut Shaka dari belakang,”Shaka?”tanya kosim yang menoleh kebelakang dan melihat Shaka,”iya,ayo masuk ke stm,gue baru dateng nih!”jawab Shaka.”ente juga telat?”tanya Kosim pada shaka,”iya,gue kagak dibangunin sama bapak gue sih!”jawab Shaka.
“HAHA!”ujar Kosim yang tertawa akibat penderitaan Shaka,Kosim dan Shaka menaiki pagar belakang sekolah mereka dan mereka turun dari pagar sekolah dan sampai dihalaman belakang sekolah mereka.mereka ketahuan kepala sekolah,Zhung liang.Zhung Liang yang melihat mereka menuruni pagar belakang sekolah.
Zhung Liang yang sedang minum teh dimeja batu dihalaman belakang sekolah meilhat Shaka dan Kosim yang menaiki pagar belakang sekolah.
“Hai kalian!”sahut Zhung Liang pada mereka berdua,”Waduh..Kepsek nih...gimana nasib gue nih!”ujar kosim dalam hatinya,"mampus dah gue,ada kepsek!!.bisa dihukum bersihin empang kalo ngelakuin kesalahan!"ujar Shaka dalam hatinya.
”apa kalian tidak tahu hari ini hari minggu?”tanya Zhung Liang pada mereka berdua yang Kosim dan Shaka sudah gemetaran karena ketahuan kepsek STM masuk sekolah terlambat dan masuk kehalaman sekolah lewat pagar belakang sekolah.
“apa?”tanya Shaka dan Kosim yang terkejut atas penyataan kepsek mereka,”iya,hari ini libur,kenapa kalian masuk?”tanya Zhung Liang pada mereka berdua.mereka berdua menjatuhkan tas mereka dan berteriak “APA,HAMIL?”teriak mereka berdua yang terkejut ini hari minggu namun mereka malah mengucapkan kata yang tidak pas ditempatnya.
"Bukan!,tapi saya bilang ini hari minggu!"ujar Zhung Liang dengan tenang dalam menghadapi dua orang tersebut,"ohh maaf,kami salah ngucapin kata pak kepsek!"ujar mereka berdua."itu kesalah kecil,saya maafkan!"ujar Zhung Liang.
“ohh..gue lupa ini hari minggu!”ujar kosim yang baru sadar ini hari minggu,”itu mah kebiasaan lo sim!”ujar Shaka,”kenapa lo masuk sekolah?,kagak tahu ini hari minggu?”tanya Kosim pada Shaka,”gue lupa ini hari minggu sim!”jawab Shaka yang merupakan anak dari suku Zulu.
“kita senasib!”ujar Kosim,”fuh!”ujar mereka berdua yang mengelahkan nafas mereka,”Ayo,minum teh dulu!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.”baik pak!”ujar Kosim dan Shaka lalu berjalan ketempat Zhung Liang minum teh dimejanya yang ada dihalaman belakang sekolah.
Kosim dan Shaka duduk dibangku meja,Zhung Liang menaruh dua buah gelas dimeja batu tersebut dan menuangkan teh dari panci yang tehnya ia buat sendiri,”permisi pak!”ujar Kosim pada Zhung Liang,”iya?”tanya Zhung Liang yang lalu memberikan dua buah gelas isi teh pada Shaka dan Kosim.
“kenapa kepsek buat teh sendiri?,kan bisa beli yang sudah jadinya disupermarket!”tanya kosim pada Zhung Liang,”saya lebih suka buat teh sendiri langsung dari daun tehnya karena lebih alami!”jawab Zhung Liang.
“aku mau tanya sama kalian,siapa nama kalian wahai murid-muridku!,kita sudah bertemu waktu aku kekelas kaliankan!,kalian murid 11-1kan?”tanya Zhung Liang pada Kosim dan Shaka,”eh..bapak tidak kenal siapa kami ya?”tanya balik kosim pada Zhung Liang,”tidak..banyak murid disekolah ini sehingga bapak tak bisa meningat semuanya!”jawab Zhung Liang.
“namaku Kosim,rumahku ada dikampung betawi!”ujar Kosim pada Zhung Liang,”kampung betawi ya!”ujar zhung liang,”aku Shaka dari Zulu!”ujar Shaka.”kampung Zulu ya yang ada didistrik Karawang.jauh juga,aku sudah tahu kau itu orang Zulu Shaka,aku tahu dari kulit hitammu!”ujar Zhung Liang pada Shaka.
“oohh!”ujar Shaka.tiba-tiba,datang seorang pelayan Zhung Liang yang berbicara pada Zhung Liang dengan bahasa mandarin.setelah berbicara dengan Zhung Liang, dia pergi.”pak..apa yang kalian bicarakan ya,maaf kalo pertanyaan saya itu agak tidak sopan!”tanya Kosim pada Zhung Liang.
“kalian tak bisa bahasa mandarin ya,entar saya buat pelajaraan bahasa mandarin disekolah ini!”ujar Zhung Liang pada Kosim,”JANGAN!!”ujar Kosim dan Shaka,”kenapa?”tanya Zhung Liang pada mereka berdua.
”karena...kami tidak bagus belajar bahasa Inggris dan Jawa yang ada diSTM ini,apalagi bahasa Mandarin,bisa mati kami!”jawab Kosim dan Shaka.
“ohh,wkwkwk!"ketawa zhung liang,"bahasa bisa dipelajari kalo kalian serius dan enak-enak saja dalam mempelajarinya!"ujar Zhung Liang.
"jadi tadi ngomogin apa pak kepsek?"tanya Kosim pada Zhung Liang,"tadi kami berbicara soal tawuran antara kampung Sparta dengan kampungku,Liu Bei!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.
”bapak kampungnya di Liu Bei yang ada didistrik Karawang?”tanya shaka pada zhung liang,”ya..aku itu penasehat dari Liu Bei,pemimpin kampung Liu Bei!”jawab Zhung Liang.
“ohh.. kampung Sparta dengan kampung Liu Bei saya lihat lagi tawuran dijalan raya Gajah mada!”ujar Kosim pada Zhung Liang dan Shaka,”saya tahu,tadi orang yang berbicara denganku memintaku untuk memberi saran pada Zhou Yu yang sedang bertempur dengan Leonidas dijalan raya,aku beri Zhou Yu saran lewat perantara orang tersebut dan orang tersebut pergi meninggalkan tempat ini!”ujar Zhung Liang.
“ohh..bisa bapak ceritakan kenapa kampung Sparta dan kampung Liu Bei sering tawuran?”tanya Kosim pada Zhung Liang,”baiklah..dengan senang hati!”jawab Zhung Liang.
Selesai juga novel ane.. lanjut!
Spoiler for Bab 1:
Quote:
Bab 1
Quote:
2.Asal muasal
3.Taktik zhung liang
4.persiapan pertempuran
5.kenakalan remaja
6.berhati-hatilah dengan shaka
7.cerita dari shaka
8.Sunatan dan Asal-usul tawuran
9.Sira Gajah Mada pepatih amungkubumi
10.Boxing
11.Mucle dan Jackson
12.Boxing Match
12.5 MONTHLY MAGAZINE TIMEZ EDITION JUNE 900
13.Siomay Sparta
14.Aksi Sparta
15.Dukun Jawa
16. Bandar Tanjung Priok
17. Malam hari di bumi Jabar
18. STM PANZER!
19.STM PANZER!! Hilangnya celana dalam kepala sekolah
20.Tawuran...
21.Warrior
22. final
3.Taktik zhung liang
4.persiapan pertempuran
5.kenakalan remaja
6.berhati-hatilah dengan shaka
7.cerita dari shaka
8.Sunatan dan Asal-usul tawuran
9.Sira Gajah Mada pepatih amungkubumi
10.Boxing
11.Mucle dan Jackson
12.Boxing Match
12.5 MONTHLY MAGAZINE TIMEZ EDITION JUNE 900
13.Siomay Sparta
14.Aksi Sparta
15.Dukun Jawa
16. Bandar Tanjung Priok
17. Malam hari di bumi Jabar
18. STM PANZER!
19.STM PANZER!! Hilangnya celana dalam kepala sekolah
20.Tawuran...
21.Warrior
22. final
Spoiler for Char random:
Quote:
Char-char Random
Spoiler for Kosim:
Ganteng tapi mukanya mirip perempuan, coklat kulitnya, rambutnya hitam dan pendek padahal dulunya panjang kayak cewek, tinggi sekitar 164 cm, kemampuan silatnya cukup tinggi, baik hati, rada aneh dan otaku.
Spoiler for Shaka IV:
anak dari Shaka III, galak, keras kepala, suka bertempur, hitam, keriting, berjiwa ksatria, tinggi sekitar 165 cm, dan agak licik namun baik
Spoiler for Zhung Liang:
Kepsek sekaligus asisten Liu Bei, tinggi sekitar 170 cm, pintar, cerdik, suka dengan hal-hal alami, baik, sopan santun, putih dan tampan
Spoiler for Leonidas:
kepala kampung Sparta, tegas, bijaksana, berani, ganteng, berbewok, baik tapi galak, kulit rada coklat, tinggi sekitar 171 cm, dan jago bertempur
Spoiler for Shaka III:
pemimpin kaum Zulu, sangat menakutkan bagi musuh-musunya, bijaksana, mirip Shaka IV, tingginya 167, dan sangat pintar berkelahi
Diubah oleh mabdulkarim 24-12-2013 17:16
0
5.5K
Kutip
29
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•350Anggota
Tampilkan semua post
TS
mabdulkarim
#19
Spoiler for BAB 1:
Quote:
12.Boxing match
“Permisi!”sahut Brigadir pada pemulung tersebut,pemulung tersebut menoleh kearah Brigadir dan ternyata pemulung tersebut adalah seorang kakek-kakek yang berjanggut panjang putih yang kulitnya sawo matangnya,pesek,dan rambut putihnya lurus tapi acak-acakan sampai pinggul.
Ia menatap tajam Brigadir,Brigadir merasakan aura orang hebat darinya “i..ini aura sesepuh pesilat!”ujar Brigadir dalam hatinya yang merasakan aura kakek-kakek itu.”Permisi kakek,siapa namamu?’tanya Brigadir kepada kakek-kakek pemulung tersebut.
“Ki Budi !”jawab kakek-kakek tersebut,”Ki Budi,bolehkah saya meminta kardus-kardus yang ada bawa?”Tanya Brigadir kepada Ki Budi,”ini buat aku jual ke tukang kardus!.kalo kau mau kau harus membelinya!”jawab Ki Budi.
“Tapi jika kau mau membeli kardus-kardus ku,kau harus belikan aku 10 snack toro buat makan soreku!”ujar Ki Budi kepada Brigadir,”dengan senang hati aku akan belikan anda snack toro untuk anda!”ujar Brigadir.
“Jadi,berapa harga semua kardus yang kau bawa?”Tanya Brigadir kepada Ki budi,”60.000,ada 20 kardus yang aku bawa!”jawab Ki budi.”Oke,aku beli!”ujar Brigadir dengan mengeluarkan Rp 60.000 kepada Ki Budi.
“Terima kasih,kau butuh kardusku untuk apa?”Tanya Ki Budi kepada Brigadir,”untuk pertandingan boxing!”jawab Brigadir.”Bo…Bo..BOXING!!.AKU MAU NONTON BOXING!!”teriak Ki budi kepada Brigadir.”Ya,kau bisa ikut bersamaku untuk menonton boxing!”ujar Brigadir kepada Ki budi.
Di tempat lain…
“Lama amat Brigadir!”ujar Kosim yang bosan menunggu kedatangan Brigadir,”MANA MUCLE?,MANA MUCLE?”teriak semua penonton yang kelamaan menunggu kehadiran Mucle.”Sabar!,mucle akan datang!”ujar wasit pertandingan kepada semua penonton .
Wasit yang berdiri ditengah arena pertandingan,Kosim duduk dipojok Ring pertandingan dan ia melihat jam diruangan ini sudah menunjukan jam 3.45 sore.ia bertanya kepada wasit”wasit,berapa menit pertandingan boxing?”Tanya Kosim kepada wasit.
“tak terbatas,sekali main!.siapa yang hancur duluan kardusnya dia yang kalah!”jawab wasit,”ohh!”ujar Kosim.Brigadir datang dengan membawa Ki Budi dan 20 buah kardus yang dibawa Ki budi serta 10 snack toro yang dibawa oleh Brigadir.
“Hoi Kosim,pakai ini!”ujar Brigadir yang melemparkan 20 macam kardus ke dalam arena pertandingan,”Woi,banyak amat kardusnya!”ujar Kosim yang terkejut melihat banyak kardus yang berserakan diarena ring.
“Ambil yang bagus sim!”ujar Brigadir sambil memakan snack toro,Brigadir dan Ki Budi duduk dikursi pelatih dan asisten pelatih kosim.”Woi,kenapa kalian duduk di tempat pelatih?”Tanya Kosim kepada Brigadir.
“Aku akan menjadi pelatihmu sim!.tenang saja,walaupun kau belum pernah main permainan boxing namun aku percaya kau bisa menyelamatkan dunia dari Negara api!”ujar Brigadir.”INI BUKAN AVATAR 4 ELEMEN BRIGADIR!”teriak Kosim kepada Brigadir.
“Maaf,pilih kardus yang bagus sim!”ujar Brigadir kepada Kosim,Kosim melihat ada kakek-kakek disebelah Brigadir yang memakan snack toro.”Brigadir,itu siapa?”Tanya Kosim kepada Brigadir,”Oh ini Ki Budi,dia yang punya Kardus-kardus ini yang aku beli!”jawab Brigadir.
“SEMANGAT ANAK MUDA,BERIKAN AKU PENAMPILAN YANG BAGUS DIPERTANDINGAN BOXING!”teriak Ki Budi,”Iya Ki!”ujar Kosim,”kenapa Brigadir bawa orang aneh bersamanya?,apa karena Brigadir orang aneh jadi temennya orang aneh juga ya?”Tanya Kosim dalam hatinya.
Kosim melihat-lihat kardus yang berserakan dan memilih kardus kulkas,”sepertinya ini bagus!”ujar Kosim.”Sim,coba dulu kardusnya!.takutnya kardusnya kagak muat!”ujar Brigadir sambil memakan snack toro bersama Ki Budi.
Kosim mencoba kardus itu dan muat dengan tubuhnya,ia keluar dari kardus itu dan berkata kepada Brigadir”muat!”ujar Kosim pada Brigadir.”Bagus!”ujar Brigadir,Mucle dan Jackson datang ke arena pertandingan,Mucle membawa Jackson ke atas ring dan ia bertemu dengan Kosim.
“Hei anak muda,kau lawanku ya?”tanya Mucle dengan pandangan sinis kepada Kosim,”ya,namaku kosim dan kenapa kau bawa kambing itu?,kau mau mensatenya ya entar malem?”tanya kosim kepada Mucle,”Sembarangan kau anak muda,ini temanku yang bernama Jackson yang menemaniku siang maupun malam!.dia teman sejatiku!”ujar Mucle.
“Mbek!Mbek!Mbek!,Ekeke!Mbek!(gue dipaksa dia buat nemeni dia!,gue kagak mau hidup ama nih orang karena nih orang mirip kambing dan gue Cuma mau rumput dari nih orang)”ujar Jackson,”tuhkan,si Jackson marah sama kau anak muda!”ujar Mucle,“Mbek..mbek!mbek!(gue marah sama lo,bukan ama dia!)”ujar Jackson.
“Oh ya,kenapa lo namain kambing lo dengan nama Jackson?”tanya Kosim pada Mucle,”Suka-suka gue!,karena nama gue rada kampungan jadinya gue namain nama kambing gue yang rada kerenan dari gue!”jawab Mucle.
Ayo kita mulai pertandingan!”ujar wasit pertandingan,Mucle masuk ke kardus TV dan Kosim masuk ke kardus Kulkas,pertandingan dimulai dan semua penonton senang karena pertandingan dimulai.”Hore,akhirnya dimulai juga!”ujar Gajah mada dalam bahasa jawa kuno saat melihat pertandingan boxing dimulai.
Jackson makan rumput ditempat duduk pelatih Mucle karena Mucle tak mempunyai pelatih dan assisten pelatih sedangkan Brigadir dan Ki Budi memberikan dukungan kepada Kosim sambil memakan snack toro rasa ayam bawang.
“Woi,cara lihat lawannya gimana?”tanya Kosim yang ada didalam kardusnya,”oh ya sekarang udah bisa lihat!.ada lubang kecil disini!”ujar Kosim.Kosim melihat kardus mucle dari lubangnya dan ia mulai mendorong kardusnya kearah kardus Mucle.
Kardus Mucle terdorong beberapa Centimeter dan ia membalasnya dengan mendorong kardusnya kearah lawannya,mereka saling membalas dorong-mendorong sampai salah satu dari kardus mereka mampus atau hancur.
Seluruh penonton bersorak ria,Gilbert dan pasukannya menyanyikan lagu paduan suara untuk mendukung Mucle,para pendukung mucle ikut menyanyikan lagu yang dinyanyikan Gilbert dan pasukan Teuton knigth meskipun tak tahu artinya apa.
Sedangkan,Brigadir dan Ki Budi menyanyikan lagu dangdut Jawa yang membuat beberapa orang dari pendukung Mucle ikut menyanyikan lagu dangdut tersebut.Pertarungan makin memanas yang membuat Mucle dan Kosim saling tabrak-menabrak berkali-laki yang membuat kardus mereka mulai rusak sedikit.
“Triumph!,Triumph!,Triumph! Der Sieg ist nahe!”teriak kubu pendukung Mucle yang dikomandoi Gilbert.
“Bang toyib,bang toyib,kenapa nggak pulang-pulang!”teriak kubu pendukung Kosim yang dikomandoi Brigadir.
“Bring uns Triumph, Bringen Feind verlieren!”teriak Gilbert,”Eh,tuh orang ngomong apa ya?”tanya salah satu orang yang memakai baju kraton Yogyakarta,”entahlah tapi itu yel-yelnya keren buat dukung si Mucle,ikutin aja walaupun kagak tahu artinya!”jawab orang yang ada disebelahnya.
“Kenapa nggak pulang-pulang,anakmu..anakmu...ingin bertemu!”ujar para pendukung Kosim sambil berjoget.
Gilbert mengambil tape recorder dan menyalakan lagu instrumental yang pas instrumennya untuk mengiringi yel-yelnya.Kubu Kosim tak ketinggalan,Brigadir menyalakan lagu dari tape recorder dan lagunya keluar lagu bang toyib yang membuat ruangan ini menjadi kacau.
“Aduh kacau pendukung gue,masa musuh nyanyi lagu jerman kubu gue nyanyi lagu dangdut!”ujar Kosim dalam hatinya.”Aduh,kram kaki gue!”ujar Mucle yang kram kaki kirinya,Mucle susah untuk mengerakan kardusnya yang membuat ia diserang bertubi-tubi oleh Kosim.
Kardus Mucle mulai rusak dan membuat kosim makin bersemangat menyerang kardus Mucle,para penonton makin menyemangati jagoan mereka.”Ayo Kosim,bawa kemenangan !”ujar Brigadir yang memakan snacknya sambil berjoget-joget akibat mendengarkan lagu bang toyib.
“Woi Mucle,ayo serang dia!”ujar para pendukung Mucle,para penonton makin menjadi-jadi dan membuat mereka meningkatkan volume yel-yel mereka.
“..Tiga hari puasa,Tiga hari lebaran,abang nggak pulang-pulang!..”ujar para pendukung Kosim yang meningkatkan volume yel-yel mereka yang membuat tensi pertandingan memanas.
“..OOOOOooooo VICTORY!”teriak Gilbert dan 5 prajurit Teuton knigth,”mereka ngomong apa sih,gue aja kagak ngerti artinya apa!”ujar mucle dalam kardusnya,”Gue harus semangat demi 13 juta!.13 juta lumayan buat bertahan hidup di ibu kota selama 3 bulan dan gue bisa libur dari perkerjaan supir bajaj!”ujar Mucle.
“Oh ya Ki”sahut Brigadir kepada Ki budi,”ada apa?”tanya Ki Budi kepada Brigadir,ia menatap tajam Brigadir yang membuat Brigadir ketakutan.”Nih orang berbahaya,level silatnya kayaknya diatas gue dan kayaknya dia bisa gue jadikan pelatih silat di pedepokan Bhayangkara gue!”ujar Brigadir Joko Tingkir dalam hatinya.
“Kenapa muka anda ditutupi beberapa rambut putih yang membuat anda terlihat menyeramkan!”ujar Brigadir kepada orang tua tersbeut,”APA?”teriak Ki Budi kepada Brigadir.”Oh,tidak!.auranya makin serem aja nih orang!”ujar Brigadir dalam hatinya.
“Ini karena saya belum mandi dari kemarin!”ujar Ki Budi,”kau ini pekerjaan apa?”tanya Brigadir kepada Ki Budi.”Pemulung,pelatih silat di kali codet,dan jawara di kali codet!”ujar Ki Budi,”jadi kau itu orang Betawi?”tanya Brigadir kepada Ki Budi.
“Ya,100% anak betawi asli!”jawab Ki Budi,”tapi kenapa kau jadi pemulung?”tanya Brigadir kepada Ki Budi,”terkadang nasib harus disyukuri,aku sudah bersyukur menjadi pemulung dari pada pengemis!.lebih baik mencari uang dengan mengumpulkan kardus daripada meninta uang dengan duduk dilampu merah tiap hari!”jawab Ki Budi.
“Oh,bagimana kalo anda melatih dipedepokan Bhayangkara saya aja!,gajinya sebulan bisa Rp 3.000.000!,mau tidak?”tanya Brigadir kepada Ki Budi,”ehm boleh saja!.dimana pedepokan Bhayangkara?”tanya Ki Budi kepada Brigadir.
“DI perempatan Pasar Baru!”jawab Brigadir,”Kapan saya bisa kesana?”tanya Ki Budi kepada Brigadir,”1 Agustus 900,jam 10 pagi!”jawab Brigadir.”Oh..AYO KOSIM!.KALAHKAN DIA!”teriak Ki Budi kepada Kosim yang sedang bertarung dengan Mucle dengan saling tabrak-menabrak dengan memakai kardus.
“OOOOOoooo.......AAAA....EEEEE...IIIIII...UUUUUUU!”teriak Girlbet dan 5 prajurit Teuton Knight yang memberikan dukungan kepada Mucle dengan bernyanyi paduan suara,”itu orang kayaknya lagi latihan vokal!,masa nyanyinya AIUEO!”ujar Brigadir kepada Ki Budi,”iya!”ujar Ki Budi.
“tiga kali puasa....tiga kali lebaran....abang tak pulang pulang....sepucuk surat tak datang....sadar-sadarlah abang inget anak istrimu...cepat cepatlah pulang semua rindukanmu...jika dijalan yang benar selamatkanlah ia...jika dijalan yang salah sadarkanlah dirinya!”ujar lagu dangdut dari tape recorder Brigadir yang membuat penonton berjoget-joget.
“AAA.I.III EEEEEOOOO!”teriak Gilbert dan 5 prajurit Teuton Knigth,”eh gue kagak ngerti dia ngomong apa walaupun dia itu kubu Mucle,mending gue joget aja walaupun gue kubu Mucle!”ujar salah satu pendukung Mucle yang berjoget.
“Ooooooooooooooooo...VICTORY!”teriak Gilbert dan 5 prjaurit Teuton Knigth,”itu ngedukung gue main boxing apa ngedukung tim sepak bola?,kok mirip ama supporter yang nyanyi-nyanyi buat tim sepakbola!”ujar mucle dalam hati dari dalam kardusnya.
”Bang toyib,Bang toyib,Kenapa tak pulang pulang,anakmu anakmu,panggil panggil namamu,Bang toyib,Bang toyib,Kenapa tak pulang pulang,anakmu anakmu,panggil panggil namamu”ujar tape recorder yang membuat semua orang keculai Gilbert dan 5 pasukannya didalam ruangan ini berjoget
“Kommandant,kubu Mucle malah berjoget-joget dan tak mengerti kita nyanyi apa sehingga mereka memilih bernyanyi dangdut yang merupakan lagu kubu Kosim!”ujar salah satu Prajurit Teuton Knigth kepada Gilbert dalam bahasa Jerman.
“Eh...mending kita nyanyi lagu paduan suara versi jawa biar kubu Mucle balik ke kita!”ujar Gilbert pada pasukannya dalam bahasa Jerman,”tapi Kommandant!,kita tak bisa bahasa jawa!.kita bisanya bahasa Jerman,Latin,dan bahasa Inggris!”ujar prajurit Teuton kepada Gilbert dalam bahasa Jerman.
“Udah ah nyanyinya,saya sudah serak nih suaranya!”ujar Gilbert pada pasukannya dalam bahasa Jerman dan Gilbert suaranya sudah serak-serak karena terlalu lama bernyanyi,para prajurit Teuton menghentikan bernanyi paduan suara dan memilih diam karena mereka semua sudah serak suaranya.
“Woi mana suara paduan suara?,masa berhenti sampe disini?,mana pedukung gue?,gue Cuma denger suara dangdut yang merupakan lagu pendukung si Kosim!”ujar Mucle dalam hatinya dari dalam kardus.”Saya harus kalahkan dia demi 13 juta untuk membayar kontrakan!”ujar Kosim dalam hatinya dari dalam kardus.
Kosim langsung mendorong kardusnya kearah kardus Mucle dan menyebabkan kardus Mucle rusak.akhirnya kardus mucle rusak juga,Wasit menghentikan pertandingan dan Kosim keluar sebagai juara di pertandingan ini.
Lagu dangdut dihentikan dan para pendukung Kosim langsung bergembira karena Kosim menang,”Pemenang pertandingan ini adalah KOSIM!”ujar wasit sambil mengangkat tangan kiri Kosim,”YEEEE Horeeeee!!”teriak semua penonton.
“Tidak!!!”teriak Gajah Mada yang menyaksikan Mucle Kalah dari Tvnya,”Sepertinya aku harus melanjutkan meditasi!”ujar Gajah Mada.
“Oh tidak,gue kalah!”ujar Mucle dalam hatinya ,Mucle langsung menangis dan turun dari Ring pertandingan dan disambut Jackson.”Mbek!!(rasain!)”ujar jackson,”Jackson,maaf aku gagal mempersembahkan kemenangan dan 13 juta kepadamu!”ujar Mucle.
“Mbek-mbek(gue kagak peduli lo menang apa kagak yang penting lo kasih gue rumput tiap hari!”ujar Jackson,”ya aku mengerti,maafkan aku Jackson!”ujar Mucle sambil memeluk kambing tersebut.”Mbek-mbek-mbek!Woi,jangan main peluk-peluk apa!.gue masih normal!,gue masih suka ama kambing betina!”ujar Jackson.
“Iya,aku sayang kepadamu Jackson!”ujar Mucle,”mbek!!!(tidak!!)”ujar Jackson.Gilbert dan 5 prajurit Teuton Knigth meninggalkan gedung itu,”Masih lebih bagus pertandingan boxing diTumasik daripada dikota Jabar!”ujar Gilbert dalam bahasa Jerman.
Panitia penyelenggara langsung memberikan Kosim uang tunai sebesar Rp 13.000.000,Kosim terkejut ketika melihat uang sebanyak itu ada ditangannya,ia tersenyum karena akhirnya ia bisa membayar uang kontrakannya dan bisa bertahan hidup tanpa perlu menunggu uang dari orang tuanya.
“12 juta buat bayar kontrakan dan 1 juta buat bertahan hidup selama 3 bulan!”ujar Kosim,ia melihat Mucle tepar di lantai dan membuat Kosim merasa kasihan kepada orang tersebut.”Kasihan tuh kambing,pasti hidupnya nggak enak ama nih oran(Mucle)!”ujar Kosim dalam hatinya ketika melihat Jackson menaiki badan Mucle yang tepar di lantai.
“Gue bagi aja Rp 500.000 ke dia buat nggak merana terus,kalo merana terus udah kayak orang mati nih orang!”ujar Kosim dalam hatinya,Kosim meletakan uang sebesar Rp 500.000 diatas pantat Mucle dan Kosim pergi meninggalkan Mucle.
“Brigadir,aku mau pulang!”ujar Kosim,”Aku akan antarkan kau pulang ke rumahmu!”ujar Brigadir,”nggak usah repot-repot Brigadir!.mau uang kagak Brigadir?”tanya Kosim sambil menghitung uangnya.”Tidak kosim,aku tulus membantumu!.aku akan antarkan kau pulang karena aku takut ada apa-apa dijalan seperti kau diserang banyak preman karena membawa uang besar!”jawab Brigadir.
“Makasih Brigadir,aku bisa silat kok!.oh ya,yang disana!,siapa namamyu?”tanya Kosim kepada Ki Budi,”Ki Budi!”jawab KI Budi sambil merapihkan kardus-kardus yang tidak dipakai Kosim.”Mau uang tidak?”tanya Kosim kepada Ki Budi,”tidak,terima kasih!.aku tak mau menerima uang tanpa memberikan balasan kepada orang yang memberikan uang kepadaku!”jawab Ki Budi.
“Ohh,makasih Ki Budi!”ujar Kosim,”bagus,duit gue kagak habis buat dibagi-bagi ke nih orang!”ujar Kosim dalam hatinya,Kosim dan Brigadir meninggalkan ruang ini,Brigadir memberikan Tape Recorder kepada panitia pertandingan.
“Nih gue balikin!”ujar Brigadir dengan menyerahkan Tape Recorder kepada panitia pertandingan,Brigadir dan Kosim meninggalkan tempat tersebut.Panitia pertandingan bertanya “nih Tape Recorder siapa ya?,perasaan kami tak punya tape recorder!”ujar panita pertandingan.
Ki Budi mengumpulkan kardus-kardus dan mengikatkannya dengna tali lalu membawanya dengan mengikatkan tali kebadannya,ia pergi meninggalkan tempat pertandingan.Jackson melihat uang sebesar Rp 500.000 diatas pantat Mucle,”Mbek!!(makan ahh nih duit!)”ujar Jackson.
Mucle bangun dan Jackson terjatuh dari atas punggung Mucle,”MBEK!!(sakit!)”ujar Jackson.”Oh,maafkan aku Jackson!.eh ada duit,lumayan buat bertahan hidup sambil nyetir bajaj!”ujar Mucle sambil menghitung uang yang ia temukan.
“Mbek!,Mbek!(rumput!,jangan lupa ya!)”ujar Jackson,”yaya Jackson!”ujar Mucle sambil memasukan uang tersebut ke jaketnya.Brigadir dan Kosim keluar dari ruangan pertandingan,”ehm jam berapa sekarang?”tanya Kosim kepada Brigadir.
“Eh jam 5 sore sim!”jawab Brigadir sambil melihat jam tangannya yang ada ditangan kirinya,”JAM 5,KITA BELUM SHOLAT!”ujar Kosim,”CEPAT!,AMBIL BAJU KOKO DAN SARUNG DIMOBIL ENTE!”teriak Kosim,”i..iya sim!”ujar Brigadir yang terkejut karena teriakan Kosim.
Kosim dan Brigadir pergi kemobil,Brigadir Joko mengambil dua baju koko dan dua sarung yang ada dibelakang bagasi mobil.Shaka dan Jaka baru datang mendatangi mereka,”Ah..lega!”ujar Shaka,”kita kayaknya telat gara-gara cebok bergiliran!”ujar Jaka.
“Woi Jaka,ayo ikut kita ke masjid!”ujar Brigadir sambil menarik tangan kiri Jaka dengna membawa dua baju koko dan sarung,mereka bertiga pergi dari lapangan parkiran untuk mencari masjid untuk sholat,Shaka melihat matahari dan berkata “hari ini banyak kejadian tak terduga ya!”ujar Shaka.
Bersambung...
“Permisi!”sahut Brigadir pada pemulung tersebut,pemulung tersebut menoleh kearah Brigadir dan ternyata pemulung tersebut adalah seorang kakek-kakek yang berjanggut panjang putih yang kulitnya sawo matangnya,pesek,dan rambut putihnya lurus tapi acak-acakan sampai pinggul.
Ia menatap tajam Brigadir,Brigadir merasakan aura orang hebat darinya “i..ini aura sesepuh pesilat!”ujar Brigadir dalam hatinya yang merasakan aura kakek-kakek itu.”Permisi kakek,siapa namamu?’tanya Brigadir kepada kakek-kakek pemulung tersebut.
“Ki Budi !”jawab kakek-kakek tersebut,”Ki Budi,bolehkah saya meminta kardus-kardus yang ada bawa?”Tanya Brigadir kepada Ki Budi,”ini buat aku jual ke tukang kardus!.kalo kau mau kau harus membelinya!”jawab Ki Budi.
“Tapi jika kau mau membeli kardus-kardus ku,kau harus belikan aku 10 snack toro buat makan soreku!”ujar Ki Budi kepada Brigadir,”dengan senang hati aku akan belikan anda snack toro untuk anda!”ujar Brigadir.
“Jadi,berapa harga semua kardus yang kau bawa?”Tanya Brigadir kepada Ki budi,”60.000,ada 20 kardus yang aku bawa!”jawab Ki budi.”Oke,aku beli!”ujar Brigadir dengan mengeluarkan Rp 60.000 kepada Ki Budi.
“Terima kasih,kau butuh kardusku untuk apa?”Tanya Ki Budi kepada Brigadir,”untuk pertandingan boxing!”jawab Brigadir.”Bo…Bo..BOXING!!.AKU MAU NONTON BOXING!!”teriak Ki budi kepada Brigadir.”Ya,kau bisa ikut bersamaku untuk menonton boxing!”ujar Brigadir kepada Ki budi.
Di tempat lain…
“Lama amat Brigadir!”ujar Kosim yang bosan menunggu kedatangan Brigadir,”MANA MUCLE?,MANA MUCLE?”teriak semua penonton yang kelamaan menunggu kehadiran Mucle.”Sabar!,mucle akan datang!”ujar wasit pertandingan kepada semua penonton .
Wasit yang berdiri ditengah arena pertandingan,Kosim duduk dipojok Ring pertandingan dan ia melihat jam diruangan ini sudah menunjukan jam 3.45 sore.ia bertanya kepada wasit”wasit,berapa menit pertandingan boxing?”Tanya Kosim kepada wasit.
“tak terbatas,sekali main!.siapa yang hancur duluan kardusnya dia yang kalah!”jawab wasit,”ohh!”ujar Kosim.Brigadir datang dengan membawa Ki Budi dan 20 buah kardus yang dibawa Ki budi serta 10 snack toro yang dibawa oleh Brigadir.
“Hoi Kosim,pakai ini!”ujar Brigadir yang melemparkan 20 macam kardus ke dalam arena pertandingan,”Woi,banyak amat kardusnya!”ujar Kosim yang terkejut melihat banyak kardus yang berserakan diarena ring.
“Ambil yang bagus sim!”ujar Brigadir sambil memakan snack toro,Brigadir dan Ki Budi duduk dikursi pelatih dan asisten pelatih kosim.”Woi,kenapa kalian duduk di tempat pelatih?”Tanya Kosim kepada Brigadir.
“Aku akan menjadi pelatihmu sim!.tenang saja,walaupun kau belum pernah main permainan boxing namun aku percaya kau bisa menyelamatkan dunia dari Negara api!”ujar Brigadir.”INI BUKAN AVATAR 4 ELEMEN BRIGADIR!”teriak Kosim kepada Brigadir.
“Maaf,pilih kardus yang bagus sim!”ujar Brigadir kepada Kosim,Kosim melihat ada kakek-kakek disebelah Brigadir yang memakan snack toro.”Brigadir,itu siapa?”Tanya Kosim kepada Brigadir,”Oh ini Ki Budi,dia yang punya Kardus-kardus ini yang aku beli!”jawab Brigadir.
“SEMANGAT ANAK MUDA,BERIKAN AKU PENAMPILAN YANG BAGUS DIPERTANDINGAN BOXING!”teriak Ki Budi,”Iya Ki!”ujar Kosim,”kenapa Brigadir bawa orang aneh bersamanya?,apa karena Brigadir orang aneh jadi temennya orang aneh juga ya?”Tanya Kosim dalam hatinya.
Kosim melihat-lihat kardus yang berserakan dan memilih kardus kulkas,”sepertinya ini bagus!”ujar Kosim.”Sim,coba dulu kardusnya!.takutnya kardusnya kagak muat!”ujar Brigadir sambil memakan snack toro bersama Ki Budi.
Kosim mencoba kardus itu dan muat dengan tubuhnya,ia keluar dari kardus itu dan berkata kepada Brigadir”muat!”ujar Kosim pada Brigadir.”Bagus!”ujar Brigadir,Mucle dan Jackson datang ke arena pertandingan,Mucle membawa Jackson ke atas ring dan ia bertemu dengan Kosim.
“Hei anak muda,kau lawanku ya?”tanya Mucle dengan pandangan sinis kepada Kosim,”ya,namaku kosim dan kenapa kau bawa kambing itu?,kau mau mensatenya ya entar malem?”tanya kosim kepada Mucle,”Sembarangan kau anak muda,ini temanku yang bernama Jackson yang menemaniku siang maupun malam!.dia teman sejatiku!”ujar Mucle.
“Mbek!Mbek!Mbek!,Ekeke!Mbek!(gue dipaksa dia buat nemeni dia!,gue kagak mau hidup ama nih orang karena nih orang mirip kambing dan gue Cuma mau rumput dari nih orang)”ujar Jackson,”tuhkan,si Jackson marah sama kau anak muda!”ujar Mucle,“Mbek..mbek!mbek!(gue marah sama lo,bukan ama dia!)”ujar Jackson.
“Oh ya,kenapa lo namain kambing lo dengan nama Jackson?”tanya Kosim pada Mucle,”Suka-suka gue!,karena nama gue rada kampungan jadinya gue namain nama kambing gue yang rada kerenan dari gue!”jawab Mucle.
Ayo kita mulai pertandingan!”ujar wasit pertandingan,Mucle masuk ke kardus TV dan Kosim masuk ke kardus Kulkas,pertandingan dimulai dan semua penonton senang karena pertandingan dimulai.”Hore,akhirnya dimulai juga!”ujar Gajah mada dalam bahasa jawa kuno saat melihat pertandingan boxing dimulai.
Jackson makan rumput ditempat duduk pelatih Mucle karena Mucle tak mempunyai pelatih dan assisten pelatih sedangkan Brigadir dan Ki Budi memberikan dukungan kepada Kosim sambil memakan snack toro rasa ayam bawang.
“Woi,cara lihat lawannya gimana?”tanya Kosim yang ada didalam kardusnya,”oh ya sekarang udah bisa lihat!.ada lubang kecil disini!”ujar Kosim.Kosim melihat kardus mucle dari lubangnya dan ia mulai mendorong kardusnya kearah kardus Mucle.
Kardus Mucle terdorong beberapa Centimeter dan ia membalasnya dengan mendorong kardusnya kearah lawannya,mereka saling membalas dorong-mendorong sampai salah satu dari kardus mereka mampus atau hancur.
Seluruh penonton bersorak ria,Gilbert dan pasukannya menyanyikan lagu paduan suara untuk mendukung Mucle,para pendukung mucle ikut menyanyikan lagu yang dinyanyikan Gilbert dan pasukan Teuton knigth meskipun tak tahu artinya apa.
Sedangkan,Brigadir dan Ki Budi menyanyikan lagu dangdut Jawa yang membuat beberapa orang dari pendukung Mucle ikut menyanyikan lagu dangdut tersebut.Pertarungan makin memanas yang membuat Mucle dan Kosim saling tabrak-menabrak berkali-laki yang membuat kardus mereka mulai rusak sedikit.
“Triumph!,Triumph!,Triumph! Der Sieg ist nahe!”teriak kubu pendukung Mucle yang dikomandoi Gilbert.
“Bang toyib,bang toyib,kenapa nggak pulang-pulang!”teriak kubu pendukung Kosim yang dikomandoi Brigadir.
“Bring uns Triumph, Bringen Feind verlieren!”teriak Gilbert,”Eh,tuh orang ngomong apa ya?”tanya salah satu orang yang memakai baju kraton Yogyakarta,”entahlah tapi itu yel-yelnya keren buat dukung si Mucle,ikutin aja walaupun kagak tahu artinya!”jawab orang yang ada disebelahnya.
“Kenapa nggak pulang-pulang,anakmu..anakmu...ingin bertemu!”ujar para pendukung Kosim sambil berjoget.
Gilbert mengambil tape recorder dan menyalakan lagu instrumental yang pas instrumennya untuk mengiringi yel-yelnya.Kubu Kosim tak ketinggalan,Brigadir menyalakan lagu dari tape recorder dan lagunya keluar lagu bang toyib yang membuat ruangan ini menjadi kacau.
“Aduh kacau pendukung gue,masa musuh nyanyi lagu jerman kubu gue nyanyi lagu dangdut!”ujar Kosim dalam hatinya.”Aduh,kram kaki gue!”ujar Mucle yang kram kaki kirinya,Mucle susah untuk mengerakan kardusnya yang membuat ia diserang bertubi-tubi oleh Kosim.
Kardus Mucle mulai rusak dan membuat kosim makin bersemangat menyerang kardus Mucle,para penonton makin menyemangati jagoan mereka.”Ayo Kosim,bawa kemenangan !”ujar Brigadir yang memakan snacknya sambil berjoget-joget akibat mendengarkan lagu bang toyib.
“Woi Mucle,ayo serang dia!”ujar para pendukung Mucle,para penonton makin menjadi-jadi dan membuat mereka meningkatkan volume yel-yel mereka.
“..Tiga hari puasa,Tiga hari lebaran,abang nggak pulang-pulang!..”ujar para pendukung Kosim yang meningkatkan volume yel-yel mereka yang membuat tensi pertandingan memanas.
“..OOOOOooooo VICTORY!”teriak Gilbert dan 5 prajurit Teuton knigth,”mereka ngomong apa sih,gue aja kagak ngerti artinya apa!”ujar mucle dalam kardusnya,”Gue harus semangat demi 13 juta!.13 juta lumayan buat bertahan hidup di ibu kota selama 3 bulan dan gue bisa libur dari perkerjaan supir bajaj!”ujar Mucle.
“Oh ya Ki”sahut Brigadir kepada Ki budi,”ada apa?”tanya Ki Budi kepada Brigadir,ia menatap tajam Brigadir yang membuat Brigadir ketakutan.”Nih orang berbahaya,level silatnya kayaknya diatas gue dan kayaknya dia bisa gue jadikan pelatih silat di pedepokan Bhayangkara gue!”ujar Brigadir Joko Tingkir dalam hatinya.
“Kenapa muka anda ditutupi beberapa rambut putih yang membuat anda terlihat menyeramkan!”ujar Brigadir kepada orang tua tersbeut,”APA?”teriak Ki Budi kepada Brigadir.”Oh,tidak!.auranya makin serem aja nih orang!”ujar Brigadir dalam hatinya.
“Ini karena saya belum mandi dari kemarin!”ujar Ki Budi,”kau ini pekerjaan apa?”tanya Brigadir kepada Ki Budi.”Pemulung,pelatih silat di kali codet,dan jawara di kali codet!”ujar Ki Budi,”jadi kau itu orang Betawi?”tanya Brigadir kepada Ki Budi.
“Ya,100% anak betawi asli!”jawab Ki Budi,”tapi kenapa kau jadi pemulung?”tanya Brigadir kepada Ki Budi,”terkadang nasib harus disyukuri,aku sudah bersyukur menjadi pemulung dari pada pengemis!.lebih baik mencari uang dengan mengumpulkan kardus daripada meninta uang dengan duduk dilampu merah tiap hari!”jawab Ki Budi.
“Oh,bagimana kalo anda melatih dipedepokan Bhayangkara saya aja!,gajinya sebulan bisa Rp 3.000.000!,mau tidak?”tanya Brigadir kepada Ki Budi,”ehm boleh saja!.dimana pedepokan Bhayangkara?”tanya Ki Budi kepada Brigadir.
“DI perempatan Pasar Baru!”jawab Brigadir,”Kapan saya bisa kesana?”tanya Ki Budi kepada Brigadir,”1 Agustus 900,jam 10 pagi!”jawab Brigadir.”Oh..AYO KOSIM!.KALAHKAN DIA!”teriak Ki Budi kepada Kosim yang sedang bertarung dengan Mucle dengan saling tabrak-menabrak dengan memakai kardus.
“OOOOOoooo.......AAAA....EEEEE...IIIIII...UUUUUUU!”teriak Girlbet dan 5 prajurit Teuton Knight yang memberikan dukungan kepada Mucle dengan bernyanyi paduan suara,”itu orang kayaknya lagi latihan vokal!,masa nyanyinya AIUEO!”ujar Brigadir kepada Ki Budi,”iya!”ujar Ki Budi.
“tiga kali puasa....tiga kali lebaran....abang tak pulang pulang....sepucuk surat tak datang....sadar-sadarlah abang inget anak istrimu...cepat cepatlah pulang semua rindukanmu...jika dijalan yang benar selamatkanlah ia...jika dijalan yang salah sadarkanlah dirinya!”ujar lagu dangdut dari tape recorder Brigadir yang membuat penonton berjoget-joget.
“AAA.I.III EEEEEOOOO!”teriak Gilbert dan 5 prajurit Teuton Knigth,”eh gue kagak ngerti dia ngomong apa walaupun dia itu kubu Mucle,mending gue joget aja walaupun gue kubu Mucle!”ujar salah satu pendukung Mucle yang berjoget.
“Ooooooooooooooooo...VICTORY!”teriak Gilbert dan 5 prjaurit Teuton Knigth,”itu ngedukung gue main boxing apa ngedukung tim sepak bola?,kok mirip ama supporter yang nyanyi-nyanyi buat tim sepakbola!”ujar mucle dalam hati dari dalam kardusnya.
”Bang toyib,Bang toyib,Kenapa tak pulang pulang,anakmu anakmu,panggil panggil namamu,Bang toyib,Bang toyib,Kenapa tak pulang pulang,anakmu anakmu,panggil panggil namamu”ujar tape recorder yang membuat semua orang keculai Gilbert dan 5 pasukannya didalam ruangan ini berjoget
“Kommandant,kubu Mucle malah berjoget-joget dan tak mengerti kita nyanyi apa sehingga mereka memilih bernyanyi dangdut yang merupakan lagu kubu Kosim!”ujar salah satu Prajurit Teuton Knigth kepada Gilbert dalam bahasa Jerman.
“Eh...mending kita nyanyi lagu paduan suara versi jawa biar kubu Mucle balik ke kita!”ujar Gilbert pada pasukannya dalam bahasa Jerman,”tapi Kommandant!,kita tak bisa bahasa jawa!.kita bisanya bahasa Jerman,Latin,dan bahasa Inggris!”ujar prajurit Teuton kepada Gilbert dalam bahasa Jerman.
“Udah ah nyanyinya,saya sudah serak nih suaranya!”ujar Gilbert pada pasukannya dalam bahasa Jerman dan Gilbert suaranya sudah serak-serak karena terlalu lama bernyanyi,para prajurit Teuton menghentikan bernanyi paduan suara dan memilih diam karena mereka semua sudah serak suaranya.
“Woi mana suara paduan suara?,masa berhenti sampe disini?,mana pedukung gue?,gue Cuma denger suara dangdut yang merupakan lagu pendukung si Kosim!”ujar Mucle dalam hatinya dari dalam kardus.”Saya harus kalahkan dia demi 13 juta untuk membayar kontrakan!”ujar Kosim dalam hatinya dari dalam kardus.
Kosim langsung mendorong kardusnya kearah kardus Mucle dan menyebabkan kardus Mucle rusak.akhirnya kardus mucle rusak juga,Wasit menghentikan pertandingan dan Kosim keluar sebagai juara di pertandingan ini.
Lagu dangdut dihentikan dan para pendukung Kosim langsung bergembira karena Kosim menang,”Pemenang pertandingan ini adalah KOSIM!”ujar wasit sambil mengangkat tangan kiri Kosim,”YEEEE Horeeeee!!”teriak semua penonton.
“Tidak!!!”teriak Gajah Mada yang menyaksikan Mucle Kalah dari Tvnya,”Sepertinya aku harus melanjutkan meditasi!”ujar Gajah Mada.
“Oh tidak,gue kalah!”ujar Mucle dalam hatinya ,Mucle langsung menangis dan turun dari Ring pertandingan dan disambut Jackson.”Mbek!!(rasain!)”ujar jackson,”Jackson,maaf aku gagal mempersembahkan kemenangan dan 13 juta kepadamu!”ujar Mucle.
“Mbek-mbek(gue kagak peduli lo menang apa kagak yang penting lo kasih gue rumput tiap hari!”ujar Jackson,”ya aku mengerti,maafkan aku Jackson!”ujar Mucle sambil memeluk kambing tersebut.”Mbek-mbek-mbek!Woi,jangan main peluk-peluk apa!.gue masih normal!,gue masih suka ama kambing betina!”ujar Jackson.
“Iya,aku sayang kepadamu Jackson!”ujar Mucle,”mbek!!!(tidak!!)”ujar Jackson.Gilbert dan 5 prajurit Teuton Knigth meninggalkan gedung itu,”Masih lebih bagus pertandingan boxing diTumasik daripada dikota Jabar!”ujar Gilbert dalam bahasa Jerman.
Panitia penyelenggara langsung memberikan Kosim uang tunai sebesar Rp 13.000.000,Kosim terkejut ketika melihat uang sebanyak itu ada ditangannya,ia tersenyum karena akhirnya ia bisa membayar uang kontrakannya dan bisa bertahan hidup tanpa perlu menunggu uang dari orang tuanya.
“12 juta buat bayar kontrakan dan 1 juta buat bertahan hidup selama 3 bulan!”ujar Kosim,ia melihat Mucle tepar di lantai dan membuat Kosim merasa kasihan kepada orang tersebut.”Kasihan tuh kambing,pasti hidupnya nggak enak ama nih oran(Mucle)!”ujar Kosim dalam hatinya ketika melihat Jackson menaiki badan Mucle yang tepar di lantai.
“Gue bagi aja Rp 500.000 ke dia buat nggak merana terus,kalo merana terus udah kayak orang mati nih orang!”ujar Kosim dalam hatinya,Kosim meletakan uang sebesar Rp 500.000 diatas pantat Mucle dan Kosim pergi meninggalkan Mucle.
“Brigadir,aku mau pulang!”ujar Kosim,”Aku akan antarkan kau pulang ke rumahmu!”ujar Brigadir,”nggak usah repot-repot Brigadir!.mau uang kagak Brigadir?”tanya Kosim sambil menghitung uangnya.”Tidak kosim,aku tulus membantumu!.aku akan antarkan kau pulang karena aku takut ada apa-apa dijalan seperti kau diserang banyak preman karena membawa uang besar!”jawab Brigadir.
“Makasih Brigadir,aku bisa silat kok!.oh ya,yang disana!,siapa namamyu?”tanya Kosim kepada Ki Budi,”Ki Budi!”jawab KI Budi sambil merapihkan kardus-kardus yang tidak dipakai Kosim.”Mau uang tidak?”tanya Kosim kepada Ki Budi,”tidak,terima kasih!.aku tak mau menerima uang tanpa memberikan balasan kepada orang yang memberikan uang kepadaku!”jawab Ki Budi.
“Ohh,makasih Ki Budi!”ujar Kosim,”bagus,duit gue kagak habis buat dibagi-bagi ke nih orang!”ujar Kosim dalam hatinya,Kosim dan Brigadir meninggalkan ruang ini,Brigadir memberikan Tape Recorder kepada panitia pertandingan.
“Nih gue balikin!”ujar Brigadir dengan menyerahkan Tape Recorder kepada panitia pertandingan,Brigadir dan Kosim meninggalkan tempat tersebut.Panitia pertandingan bertanya “nih Tape Recorder siapa ya?,perasaan kami tak punya tape recorder!”ujar panita pertandingan.
Ki Budi mengumpulkan kardus-kardus dan mengikatkannya dengna tali lalu membawanya dengan mengikatkan tali kebadannya,ia pergi meninggalkan tempat pertandingan.Jackson melihat uang sebesar Rp 500.000 diatas pantat Mucle,”Mbek!!(makan ahh nih duit!)”ujar Jackson.
Mucle bangun dan Jackson terjatuh dari atas punggung Mucle,”MBEK!!(sakit!)”ujar Jackson.”Oh,maafkan aku Jackson!.eh ada duit,lumayan buat bertahan hidup sambil nyetir bajaj!”ujar Mucle sambil menghitung uang yang ia temukan.
“Mbek!,Mbek!(rumput!,jangan lupa ya!)”ujar Jackson,”yaya Jackson!”ujar Mucle sambil memasukan uang tersebut ke jaketnya.Brigadir dan Kosim keluar dari ruangan pertandingan,”ehm jam berapa sekarang?”tanya Kosim kepada Brigadir.
“Eh jam 5 sore sim!”jawab Brigadir sambil melihat jam tangannya yang ada ditangan kirinya,”JAM 5,KITA BELUM SHOLAT!”ujar Kosim,”CEPAT!,AMBIL BAJU KOKO DAN SARUNG DIMOBIL ENTE!”teriak Kosim,”i..iya sim!”ujar Brigadir yang terkejut karena teriakan Kosim.
Kosim dan Brigadir pergi kemobil,Brigadir Joko mengambil dua baju koko dan dua sarung yang ada dibelakang bagasi mobil.Shaka dan Jaka baru datang mendatangi mereka,”Ah..lega!”ujar Shaka,”kita kayaknya telat gara-gara cebok bergiliran!”ujar Jaka.
“Woi Jaka,ayo ikut kita ke masjid!”ujar Brigadir sambil menarik tangan kiri Jaka dengna membawa dua baju koko dan sarung,mereka bertiga pergi dari lapangan parkiran untuk mencari masjid untuk sholat,Shaka melihat matahari dan berkata “hari ini banyak kejadian tak terduga ya!”ujar Shaka.
Bersambung...
0
Kutip
Balas