- Beranda
- B-Log Personal
AMYCONDA POENYA CERITA
...
TS
amyconda
AMYCONDA POENYA CERITA
==========================================================
SELAMAT DATANG DI B-LOG AMYCONDA POENYA CERITA
==========================================================
SELAMAT DATANG DI B-LOG AMYCONDA POENYA CERITA
==========================================================
Quote:
Sebelum melangkah lebih jauh ke dalam B-log ini, ada baiknya agan sista membaca beberapa deskripsi singkat di bawah ini

Quote:
Spoiler for :
Quote:
Spoiler for :
Quote:
Spoiler for :
Quote:
Spoiler for :
Quote:
Spoiler for :
Quote:
Spoiler for :
Quote:
Spoiler for :
Sekian deskripsi singkat B-log ini, semoga dapat dimaklumi dan dimengerti serta dijalankan 

Terima Kasih




Selamat Memasuki Dunia Cerita Yang Penuh Warna
Index tulisan ane (Hanya yang ada setelah page 1)
Quote:
Index tulisan kaskuser
Quote:
Diubah oleh amyconda 10-10-2014 10:00
someshitness dan radetra memberi reputasi
2
11.3K
239
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
B-Log Personal 
6.7KThread•13.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
amyconda
#23
Kau Adalah "Jaelangkung" kehidupanku
Spoiler for Baca dulu:
Masih sangat terpatri dalam ingatanku bagaimana kau yang sebelumnya tidak ada menjadi ada, dan mulai mengisi hari-hariku yang sepi. Saat itu kau memberikan sebuah tali komunikasi agar kita bisa saling berinteraksi walau jarak memisahkan. Dan tali komunikasi itu kusimpan dengan sangat hati-hati selama beberapa hari tanpa berani kusentuh. Sampai akhirnya sore itu aku beranikan diri untuk mencoba pemberianmu, kutuliskan pesanku pada ujung tali itu lalu membiarkan angin membawanya padamu. Sejak saat itu, kita mulai terhubung.
Spoiler for Ilustrasi:
Hari-hari setelahnya adalah masa yang cukup ramai bagiku, karena kehadiranmu. Aku yang sebelumnya selalu merasa sepi, mulai menemukan semangat baru. Semangat itu yang akhirnya kugunakan untuk terus berjalan dalam kehidupan yang fana ini. Dengan gaya khasmu, kau mulai menarik jiwa ini berpetualang kedalam dunia indah yang tervisualisasikan oleh kedua jendela bola matamu. Dari tempat itulah aku melihat dunia lebih luas, lebih berwarna, dan lebih bergairah. Kau memperlihatkan samudra warna yang maha indah, kau memperlihatkan taman cantik yang penuh dengan bunga dan buah, dan tidak lupa kau juga mengajakku ke dunia paling rahasiamu yang kau bilang hanya aku orang pertama yang pernah mengunjunginya. Semua itu masih sangat terpatri kuat dalam otak ini.
Spoiler for Ilustrasi:
Waktu demi waktu kulewatkan dengan terus-menerus mengunjungimu, walau terkadang rasa lelahmu membuatku merasa iba dan akhirnya membuatku beristirahat dari segala keinginan itu. Aku terus setia menunggu hingga kesegaran kembali menguasai dirimu, dan kau bisa mengajakku ke dunia indah itu.
Seiring dengan terus berdetaknya waktu, diriku makin masuk jauh ke dalam duniamu, bahkan membuatku ingin terus berada di situ tanpa pernah mau kembali, dan kau mengijinkannya. Hingga suatu waktu, kau terlihat murung dan gelisah yang membuat semua warna cerah dalam dirimu memudar cepat. Samudra yang dulu indah, menjadi dipenuhi zat hitam menjijikkan dan memuakkan, taman-tamanmu pun mulai kering tak tersentuh air, lalu hal yang paling membuatku tersentak, tempat paling rahasiamu sudah tersegel kuat tanpa bisa kubuka sedikitpun. Aku bertanya-tanya padamu, mengapa? Kau tidak menjawab. Hanya tersenyum pucat lalu pergi meninggalkanku di tempat yang tidak semestinya.
Spoiler for Ilustrasi:
Waktu demi waktu kulalui dengan menunggumu, berharap kau akan kembali datang seperti biasanya, tapi ternyata tidak. Pagi, siang, sore, malam, sampai pagi lagi hanya kuhabiskan dengan menunggumu di cakrawala itu, dengan harapan dan kepercayaan besar bahwa kau akan segera kembali, namun ternyata sia-sia. Hingga aku teringat akan sesuatu, yaitu tali. Ya tali komunikasi yang kau berikan padaku untuk dapat menghubungimu, segera kuberanjak mencarinya di semua tempat rahasiaku dan berhasil kutemukan. Tapi penemuan tali itu menegaskan bahwa kau benar-benar tidak akan pernah lagi datang padaku, sebab kini tali itu telah putus menjadi tiga bagian.
Aku jatuh tersungkur memendam segala rasa yang berkecambuk dalam diri ini, sambil terus mencoba memahami bahwa memang segalanya bisa saja berubah cepat. Kau tiba-tiba datang tanpa pernah kuminta sebelumnya, dan wajar bila kau pun pergi tanpa perlu persetujuan dariku. Segalanya adalah wajar.
Sejak saat itu, aku mencoba kembali menata hidupku dengan bekal api hangat dari dirimu yang masih tertinggal padaku. Dengan api itu, aku berusaha menerangi semua sisi gelapku. Dengan api itu, aku akan membakar semua benda yang mengotori jiwa ragaku, dan dengan api itu, kuteruskan hidup ini. Walau kini tidak pernah ada lagi samudra warna, taman indah, dan tempat rahasia untukku bersembunyi dari hiruk pikuk dunia kelam ini.
Aku mengerti dan memahami bahwa kau hanyalah "Jaelangkung" dalam hidupku. Kau datang, berinteraksi denganku, lalu pergi. Dengan cara itulah aku akan terus mengingatmu, wahai keindahan...
Diubah oleh amyconda 27-07-2013 17:37
0





mau berpuitis sedikit ah