Kaskus

Story

jumpingwormAvatar border
TS
jumpingworm
• •• •• •
emoticon-Hot Newsemoticon-rainbowemoticon-rainbowemoticon-rainbowemoticon-rainbowemoticon-rainbow 6th Story emoticon-rainbowemoticon-rainbowemoticon-rainbowemoticon-rainbowemoticon-rainbow
Spoiler for "The Menu":


emoticon-Matahariemoticon-Matahariemoticon-Matahariemoticon-Matahariemoticon-Matahari5th Story : Wrap Your Heartemoticon-Matahariemoticon-Matahariemoticon-Matahariemoticon-Matahariemoticon-Matahari
Spoiler for "The Menu":


emoticon-kucingemoticon-kucingemoticon-kucingemoticon-kucingemoticon-kucing4th Story : Irreplaceable emoticon-kucingemoticon-kucingemoticon-kucingemoticon-kucingemoticon-kucing
Spoiler for The Menu:
Diubah oleh jumpingworm 16-07-2017 00:41
anasabilaAvatar border
samsung66Avatar border
samsung66 dan anasabila memberi reputasi
2
102.7K
1.3K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.7KAnggota
Tampilkan semua post
jumpingwormAvatar border
TS
jumpingworm
#921
9. Dear Senior
Kalau di sinetron remaja, yang namanya orientasi mahasiswa baru itu seru.
Banyak 'scene' perloncoannya dan senior-seniornya ganteng seperti artis korea.
Vega yakin membulatkan tekad untuk mengirim surat kepada sutradara sinetron yang isinya protes pembodohan massal.

"Sebagai mahasiswa fakultas seni, kita harus kreatif! Setuju?!" salah satu anggota Badan Eksekutif Mahasiswa atau biasa disebut BEM mengumandangkan semangatnya.

Handphone Vega bergetar.
Sebuah pesan masuk dan segera dibacanya.

"Kalo mau bete, pasang muka kerenan dikit dong. Jangan blo'on2 amat!"

Vega langsung menoleh ke asal pengirim pesan itu, Chery.
Sambil tertawa cekikikan Vega memberi ancaman palsu dengan tangan dikepalkan di depan wajahnya.
Sejak lulus SMP hingga masuk kuliah sekarang ini, Chery resmi menjadi sohib Vega.

Dulu, Vega yang serba sendiri sekarang terinfeksi atmosfir ceria dari Chery.
Satu perubahan yang pasti adalah Vega tidak lagi sendirian.
Dia melewati hampir setiap momennya bareng Chery.

"Rese lo! Hangout yuk abis ini!" Vega membalas pesan singkat di handphonenya itu.

Belum sempat menyimpan handphonenya di saku, tampak ujung sepatu berhenti di sebelahnya.

"Mahasiswa baru...handphonenya dikantongin dulu ya."

Suara alto itu membuat Vega mengangkat kepala.
TIngginya mungkin sekitar 170cm lebih.
Rambut ikal hasil curling iron yang jelas terlihat bouncy itu menambah volume diantara kedua pipinya yang tirus.
Jas almamater yang kebesaran tapi mempertegas sepasang paha kurus dan jenjang dibawah almamater tersebut.

"Maaf..kak." refleks Vega meminta maaf dan mengantongi handphonenya.

Seniornya berjongkok di samping Vega dan mendekatkan wajahnya yang putih kinclong nyaris terlihat tanpa pori-pori tersebut.

"Aku tahu, orientasinya ngebosenin. Tapi sabar yaa..2 jam lagi kok."

Vega pasti sudah tidak normal karena grogi seperti ini ditatap oleh sesama wanita.
Tapi, dengan mata secemerlang porselen itu, mungkin benda mati juga akan berkeringat dingin ditatap sedekat ini.
Seniornya bangkit dan kembali melenggang keluar dari barisan, berkumpul dengan anggota BEM.

"GIla...! Untung elo nggak di apa-apa in!" Chery heboh sendiri saat orientasi dibubarkan.

"Emangnya bakal diapain?" Vega balik bertanya. "Ini privilege-nya anak kuliahan. No more setrap-setrap an."

Chery mengangguk-angguk saja melihat tingkah Vega yang begini.

"Tapi Ve,...senior tadi cakep banget ya!"

"Masih dibahas juga? Ganti topik aja ah." Vega menggerutu.

"Kan' tadi kita bahas bodinya, sekarang mukanya."

"Ih, lama-lama gue ngeri sama elo." Vega bergaya sok geli. "Jangan-jangan elo doyan cewek!?"

Gantian Chery melotot menerima tuduhan temannya.
Vega menimpali dengan tawa usil.

Sambil mengobrol seru, Vega menuju kantin kampus.
Nuansa oranye memenuhi kantin yang padat oleh mahasiswa itu.

"Eh liat, ada ayam bakar!" Chery menarik lengan Vega.

Si penggemar ayam itu...atau yang dijuluki Vega seorang chikomania, memang selalu mencari masakan bertema 'ayam'.
Kadang Vega tergoda mencari di Google apakah ada penyakit orang kecanduan ayam.
Kalau ditanya, Chery pasti menjabarkan sejuta alasan dibalik itu.

"Ayam itu banyak protein. Dagingnya nggak berserat kayak sapi. Dan menurut penelitian, bisa bikin otak jadi pinter!"

"Penelitian siapa? Buktinya pagi sore makan ayam, nggak pernah elo juara kelas." Vega mencibir.

"Penelitian nyokap gue." Chery menjawab enteng.

Dan terjawablah misteri dibalik kecanduan ayam Chery...ternyata diwariskan dari mamanya.
Diubah oleh jumpingworm 12-07-2013 21:27
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.