Kaskus

Entertainment

  • Beranda
  • ...
  • The Lounge
  • [Reborn] Kumpulan cerita yang memiliki makna tersembunyi - Part 2

KamenRideDragonAvatar border
TS
KamenRideDragon
[Reborn] Kumpulan cerita yang memiliki makna tersembunyi - Part 2
PERHATIAN : Thread ini adalah versi reborn dari : trid sebelumnya


JANGAN TANYA KENAPA THREADNYA BALIK KE PART 2
RULE & FAQ ADA DI POST #4, DAN BISA BERUBAH TANPA ADA PEMBERITAHUAN
BIASAKAN MEMBACA RULE TERLEBIH DAHULU
CERITA DAN RIDDLE TERBARU ADA DI POST #5


Spoiler for lain-lain:


Ane mau nge-share beberapa cerita yang bisa dibilang suatu pertanyaan atau teka-teki, dibalik teka-teki tersebut akan tersirat suatu makna, yang mungkin tidak bisa agan bayangkan sebelumnya. Sempatkan waktu sejenak untuk membacanya dan pikirkan jawabannya. emoticon-Bingung (S)

Kisah-kisah berikut ini mengandung makna yang tersirat di dalamnya. Bisakah kalian menebaknya? emoticon-Bingung (S)

Spoiler for Cerita 1-5:


Spoiler for Cerita 6-18:


Spoiler for "Teka-Teki dari Kaskuser":


UPDATE TERBARU bisa dilihat di post#5

SUMBER cerita awal :
scaryforkids
Diubah oleh KamenRideDragon 05-07-2013 16:56
0
266.4K
10K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread105.6KAnggota
Tampilkan semua post
KamenRideDragonAvatar border
TS
KamenRideDragon
#2267
-Minggu Malam-

Aku berbaring di kasurku, bersiap untuk tidur. Beberapa saat kemudian, aku tertidur dan bermimpi. Dalam mimpiku, aku menyadari bahwa aku bermimpi. Di mimpi itu, aku sedang berada di depan rumahku. Hujan mengguyur dengan lebat. Kupikir, jika kuketuk pintu rumah, aku akan terbangun dari mimpi ini. Pintu pun kemudian kuketuk

DOK DOK DOK

Aku tebangun, terkejut mendengar suara ketukan di pintu. Suara itu sangat keras, sangat menakutkan, dan sangat nyata. Keringat deras mengucur dari tubuhku yang kepanasan. Jantungku berdetak kencang. Kupikir aku salah mendengar degup jantungku sendiri sebagai ketukan di pintu. Karena rasanya hampir mustahil ada yang mengetuk pintu jam segini. Aku pun kembali tertidur.

-Senin Malam-

Malam ini, aku bermimpi tentang hal yang sama. Bedanya, kali ini pintu depan terbuka. Aku pun masuk dan entah mengapa menuju dapur. Kubuka laci peralatan dapur, dan kuambil pisau daging paling besar yang kupunya. Kulihat cerminan mataku di pisau itu. Pikiranku dipenuhi oleh bayangan mataku sendiri. Tiba-tiba, melalui cerminan pisau, kulihat ada orang lain di belakangku. Orang itu tersenyum. Dengan keras kututup laci itu.

BRAK

Aku terbangun. Suara gemerincing peralatan logam di laci ketika kututup terdegar dengan jelas dan jernih. Itu bukan mimpi. Dengan ketakutan, aku menuju ke arah dapur. Walau masih setengah tertidur, aku harus memeriksanya. Kubuka laci peralatan dapur. Pisau itu masih ada di sana, Kututup laci, dan kembali ke tempat tidur. Meski memerlukan waktu sedikit lama, aku kembali tertidur.

-Selasa Malam-

Aku bermimpi lagi. Kali ini mimpiku dimulai dengan senyuman yang kulihat di pantulan pisau itu. Dari pandangan matanya, aku tahu dia mengetahui ia sedang melihat seseorang yang ketakutan dan kebingungan. Sekali lagi aku melihat cerminanku di pisau itu, yang entah mengapa sudah ada di tanganku. Luar rumah. Hujan. Pintu depan terbuka. Aku pun masuk ke dalam rumah, menaiki tangga dan menuju kamarku. Kulihat ada seseorang di tempat tidur. Diriku sendiri.

Entah mengapa, kuangkat tanganku ke atas, siap menghunus. Aku terus berpikir "Bangun, bangun, bangun". Aku ketakutan, namun tetap berusaha untuk membangunkan diriku sendiri.

"BANGUN!"

Aku terbangun. Tubuh dan kasurku basah karena keringat. Tapi aku bersyukur karena tidak ada orang yang membawa pisau di kamar itu. Beberapa saat kemudia, kusadari ada sesuatu yang kugenggam di tanganku yang masih berada di balik selimut. Kuangkat tanganku untuk melihatnya. Pisau daging. Dengan cerminan diriku di dalamnya. Kulihat wajahku sendiri yang berubah menjadi ekspresi ketakutan.

Aku tidak bisa tidur. Mungkin untuk selamanya.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.