- Beranda
- Stories from the Heart
I will marry you, but not you [based on true story]
...
TS
benedicta33
I will marry you, but not you [based on true story]
Halo Agan-agan, dan Sista-sita.
Saya mau berbagi pengalaman cerita saya selama 3 (tiga) tahun terakhir.
Karena saya newbie, jadi tolong dibantu kalau ada penulisan yang salah.
Saya tidak memberikan banyak peraturan, peraturan yang saya beri adalah
1. JANGAN SARA,
2. JANGAN KOMENTARIN PAKE KATA" KASAR.
3. TOLONG HARGAI PRIVACY SAYA SEBAGAI TS
4. KALAU BELUM DI UPDATE SABAR AJA, SAYA JUGA FOKUS SAMA RL SAYA
Saya membuat cerita per part, dan nama tokoh yang asli disamarkan, kecuali nama saya. Cerita ini mengandung 100% real (maap sedikit lebay hehehe
)
Maaf kalo ada kata" yang salah atau kurang berkenan. Saya sedang belajar menulis, saya sangat membutuhkan dan menghargai komentar kalian.
Terima kasih
Saya mau berbagi pengalaman cerita saya selama 3 (tiga) tahun terakhir.
Karena saya newbie, jadi tolong dibantu kalau ada penulisan yang salah.
Saya tidak memberikan banyak peraturan, peraturan yang saya beri adalah
1. JANGAN SARA,
2. JANGAN KOMENTARIN PAKE KATA" KASAR.
3. TOLONG HARGAI PRIVACY SAYA SEBAGAI TS
4. KALAU BELUM DI UPDATE SABAR AJA, SAYA JUGA FOKUS SAMA RL SAYA
Saya membuat cerita per part, dan nama tokoh yang asli disamarkan, kecuali nama saya. Cerita ini mengandung 100% real (maap sedikit lebay hehehe
)Maaf kalo ada kata" yang salah atau kurang berkenan. Saya sedang belajar menulis, saya sangat membutuhkan dan menghargai komentar kalian.
Terima kasih

Spoiler for Indeks:
Spoiler for New Life:
Spoiler for Why?:
Spoiler for Next Life:
Spoiler for Pergulatan Batin:
Spoiler for Panggilanku dan panggilanmu:
Spoiler for Masa Kelam:
Spoiler for Just you and me:
Diubah oleh benedicta33 12-06-2014 21:14
JabLai cOY dan anasabila memberi reputasi
2
158.9K
998
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
benedicta33
#13
Part 3
Tapi ternyata salah..
3 bulan pertama, memang sangat indah. Banyak hal yang dilalui, walaupun hanya lewat telepon dan SMS aja.
Sampai pada bulan Desember 2009, dia mulai menyakitiku.
(JANGAN MIKIR JOROK YA, SAYA CERITA APA ADANYA)
Kalian tau kan, tentang phonesex? Aku bodoh sekali, karena aku tidak mau kehilangan dia, maka aku mengikuti apa yang dia mau. Intinya pada saat itu dia 'memperawani' aku lewat phonesex, tapi aku sendiri tidak tau, sampai sekarang aku tidak perawan karena aku, atau karena dia. Aku tidak menyesali hal ini (pada saat itu). Setiap hari kita (maaf) ML lewat telepon. Dan aku merasa ada yang salah, tapi aku tetap menikmati berpacaran dengan dia.
Dia selalu berjanji akan datang ke Bandung untuk menemuiku, tapi itu hanya janji belaka.
Setelah merenggut keperawananku, dia mulai memanfaatkan harta milik keluargaku.
Andi ( A ) : Sayang, aku lagi butuh uang 200rb
Aku ( B ) : Buat apa?
A : aku ingin memperbaiki TV ku yang rusak, sudah 1 minggu aku tidak nonton.
B : Wah, aku kan masih SMP, uang masih dipasok orangtua, sayang?
A : Oh ya udah, ga apa". (nada kesal)
Inilah percakapanku dengan Andi di telepon. Aku merasa dia butuh uang, tetapi apa daya, uang jajanku tidak cukup untuk dia.
1 minggu kemudian, team aku di sekolah memenangkan kompetisi membuat film berdurasi pendek. Kami mengalahkan team yang lain dari berbagai daerah di Indonesia. Puji Tuhan, aku mendapatkan sebagian hadiah berupa uang dari perlombaan itu. Ga berpikir panjang lebar, aku sms Andi.
10 menit kemudian, dia membalas smsku
Dan aku langsung mencari bank terdekat untuk mentransfer uang tersebut. Saat itu teman-temanku mengajak nonton Bolt di bioskop. Aku ikut saja, sambil mensiasati mencari bank terdekat.
Aku dan teman"ku membeli tiket. Baru 10 menit berlalu, aku langsung keluar dari bioskop. Aku merasa di kejar waktu.
*Bersambung*
Tapi ternyata salah..
3 bulan pertama, memang sangat indah. Banyak hal yang dilalui, walaupun hanya lewat telepon dan SMS aja.
Sampai pada bulan Desember 2009, dia mulai menyakitiku.
(JANGAN MIKIR JOROK YA, SAYA CERITA APA ADANYA)
Kalian tau kan, tentang phonesex? Aku bodoh sekali, karena aku tidak mau kehilangan dia, maka aku mengikuti apa yang dia mau. Intinya pada saat itu dia 'memperawani' aku lewat phonesex, tapi aku sendiri tidak tau, sampai sekarang aku tidak perawan karena aku, atau karena dia. Aku tidak menyesali hal ini (pada saat itu). Setiap hari kita (maaf) ML lewat telepon. Dan aku merasa ada yang salah, tapi aku tetap menikmati berpacaran dengan dia.
Dia selalu berjanji akan datang ke Bandung untuk menemuiku, tapi itu hanya janji belaka.
Setelah merenggut keperawananku, dia mulai memanfaatkan harta milik keluargaku.
Andi ( A ) : Sayang, aku lagi butuh uang 200rb
Aku ( B ) : Buat apa?
A : aku ingin memperbaiki TV ku yang rusak, sudah 1 minggu aku tidak nonton.
B : Wah, aku kan masih SMP, uang masih dipasok orangtua, sayang?
A : Oh ya udah, ga apa". (nada kesal)
Inilah percakapanku dengan Andi di telepon. Aku merasa dia butuh uang, tetapi apa daya, uang jajanku tidak cukup untuk dia.
1 minggu kemudian, team aku di sekolah memenangkan kompetisi membuat film berdurasi pendek. Kami mengalahkan team yang lain dari berbagai daerah di Indonesia. Puji Tuhan, aku mendapatkan sebagian hadiah berupa uang dari perlombaan itu. Ga berpikir panjang lebar, aku sms Andi.
Spoiler for SMS:
10 menit kemudian, dia membalas smsku
Spoiler for SMS:
Dan aku langsung mencari bank terdekat untuk mentransfer uang tersebut. Saat itu teman-temanku mengajak nonton Bolt di bioskop. Aku ikut saja, sambil mensiasati mencari bank terdekat.
Aku dan teman"ku membeli tiket. Baru 10 menit berlalu, aku langsung keluar dari bioskop. Aku merasa di kejar waktu.
*Bersambung*
0