TS
mabdulkarim
Random world
Dunia random Beta verison:Majapahit modern era

Selesai juga novel ane.. lanjut!

Quote:
Genre:Comedy,Advanture,Action,Parody,School life,Slice of life(bab 1)
Quote:
Sinopsi Bab 1:
alkisah dijaman majapahit direa modern,hiduplah seorang anak bernama kosim yang STMnya sering tawuran dengan 4 sekolah didaerahnya dan ia menghadapi konflik antara dua kampung yang bisa mengakibatkan perang saudara nusantara ke-2,bagaimanakah kosim bisa mencegah terjadinya perang saudara?,bagaimana kosim bisa menghentikan tawuran STMnya dengan sekolah lain?
alkisah dijaman majapahit direa modern,hiduplah seorang anak bernama kosim yang STMnya sering tawuran dengan 4 sekolah didaerahnya dan ia menghadapi konflik antara dua kampung yang bisa mengakibatkan perang saudara nusantara ke-2,bagaimanakah kosim bisa mencegah terjadinya perang saudara?,bagaimana kosim bisa menghentikan tawuran STMnya dengan sekolah lain?
Spoiler for Pronolog:
Quote:
Di dunia random,ada nama negara yang bernama negara nusahindia(nusahindia itu majapahit) yang dipimpin oleh hayam muruk dan perdana menterinya gajah mada.negara nusahindia punya ibukota yang bernama jabar.
dikota jabar ada beberapa distrik yang bernama karawang,cirebon,pasundan,galuh dan banten.
dikota jabar ada beberapa distrik yang bernama karawang,cirebon,pasundan,galuh dan banten.
Quote:
Majapahit menjadi satu negara yang cukup disegani di asia diera perang dingin antara amerika serikat dengan uni soviet.
Quote:
dikota jabar ada 10 kampung utama seperti kampung sparta yang dihuni penduduk sparta,kampung liu bei kampung yang dihuni pengikut liu bei,kampung zulu yang dihuni suku zulu dan kampung betawi yang dihunin orang betawi
Quote:
Bhayangkara adalah polisi yang bertugas untuk menjaga keamanan kota dari kejahataan,mereka berpakaian seperti para tokoh wayang kulit dan membawa kris serta pistol polisi
Spoiler for Bab 1:
Tawuran total war:tawuran yang terjadi antara kampung liu bei dengan kampung sparta yang sudah menjadi tradisi mereka
Quote:
1.dunia Random
Hari minggu ditanggal 28 juli 900 TR
Didunia acak-acakan(Random world),dimana kerajaan-kerajaan masa lalu bercampur dengan kerajaan masa depan menjadikan dunia menjadi aneh.dinegara Nusahindia,kota Jabar,distrik Pasundan dan kampung betawi tepatnya diwarungkopi,ada seorang anak berusia 17 tahun yang bernama kosim yang meminum kopi diwarung tersebut.
“Fuh...!”ujar Kosim sambil meminum kopi diwarung empok edah,”Woi...lu belum bayar kontrakan gue!”ujar Empok Edah sambil membersihkan piring kotor dengan serbetnya ,Empok Edah marah karena Kosim belum membayar uang sewaan kontrakan selama 12 bulan,”sabar empok,gue belum dapat duit dari orang tua gue!!”ujar Kosim lalu menaruh gelas kopinya yang sudah habis.
“Sabar?,kalo lo belum bayar kontrakan,gue...bakal sunatin LO lagi!”ujar empok edah yang marah-marah kepada kosim.kosim menoleh kejalan raya dan melihat para pedagang bersiap menjajakan dagangannya dipinggir jalanan.
“Nasib hidup di kota jabar,apalagi di distrik Pasundan!”ujar kosim sambil mengupil yang tak menghiraukan peringatan empok edah,”WOI...Lo lagi ngomong sama siapa kosim?”tanya empok edah,”ente siapa?”tanya kosim pada empok edah yang ada didalam warungnya dan kosim duduk dibangku warungnya.
Empok edah mengambil golok dari mejanya dan mengadahkan golok kehidung pesek Kosim lalu berteriak “Gue juragan kontrakan dikampung ini dan lo nyewa kontrakan dikontrakan gue dan lo belum bayar kontrakan selama 1 tahun,lo harus bayar Rp 12.000.000 karena lo belum bayar kontrakan,udah 1 tahun gue tunggu tuh duit!”ujar Empok Edah.
"buset...berarti 1 bulan itu 1.000.000 rupiah,fasilitas dikontrakan aja jelek amat cuma ada kamar mandi dan kamar tidur!,masa segitu duit sewaannya!"ujar Kosim dalam hatinya."orang tua gue aja pendapatannya kagak nyampe satu juta sebulan karena orang tua gue petani!"ujar Kosim dalam hatinya.
"pura-pura lupa ingatan ah!"ujar Kosim dalam hatinya,“Uang apa?,siapa kau?”tanya Kosim yang pura-pura lupa ingatan,”Lo jangan jadi orang lupa ingatan ya kayak disinetron-sinetron!”ujar Empok Edah,”ohh.iya empok ane ngerasa lupa sesuatu,apa itu ya?”tanya Kosim pada Empok Edah.
“Gue nggak peduli apa yang lo lupa,sekarang bayar uang kopi yang lo minum,Rp 6.000!”ujar Empok Edah pada Kosim,Kosim melihat jam dinding warung empok edah dan berteriak “GUE LUPA MASUK STM,UDAH JAM 9.00 Nih!”ujar kosim.
Kosim yang berpakaian seragam stm yang bajunya putih dan celananya abu-abu langsung mengambil tasnya dimeja warung dan kabur dari warung empok edah.”WOI BAYAR UANG KOPI,KALO LU KETEMU GUE LAGI,GUE BUNUHLU!”ujar empok edah.”namaku kosim,aku hidup dikota jabar,aku keturunan SULE,sunda bule eh maksudku sunda!!”ujar Kosim dalam hatinya sambil berlari dijalan raya.
"Aku hidup dikota ini untuk bersekolah diSTM Panzer untuk bisa mengubah nasib keluargaku yang perkerjaan kedua orang tuaku dan kakakku adalah petani dan perternak domba!"ujar Kosim dalam hatinya.Kosim melihat puluhan Bhayangkara yang sedang sarapan diwarung angkirngan dijalanan,”woi,tambah lagi nasi kucingnya!”ujar Brigadir Joko tingkir pada pelayan warung Angkirangan,”eh..pak nasi kucingnya udah habis,lagi pula bapak sudah makan 20 nasi kucing tapi kenapa belum kenyang juga?”tanya pelayan warung angkirangan tersebut pada Brigadir Joko Tingkir.
“betul itu pak,kenapa pak Brigadir belum kenyang juga?,saya saja sudah kenyang makan 1 nasi kucing!”ujar Bhayangkara jaka yang duduk disebelah brigadir joko tingkir,”diam kau,kalo tidak,saya bunuh kau!”ujar brigadir Joko Tingkir.
Joko Tingkir tingginya sekitar 170 cm,berbadan sixpack dan kurus,gagah namun tak bagus dalam makannya karena ia rakus dalam makanan,jaka juga sama tingginya dan ia saudara tiri dari joko tingkir serta tak serakus Brigadir dalam hal makanan.
Joko tingkir,Jaka dan 4 bhayangkara duduk dibangku warung angkirang dipinggir jalan.Kosim melihat itu dari trotoar sambil berkata dalam hati “Bhayangkara yang aneh...!”ujar Kosim,”Tapi aku udah telat nih,kan bel masuk STM jam 7 pagi,nah ini jam 9,sebagai anak STM yang baik ane harus masuk sekolah meskipun ane males masuk sekolah!”ujar Kosim dalam hatinya.
Kosim berlari dengan tergesa-gesa dijalan trotoar,ia melihat tawuran antara 200 pasukan Sparta dengan 200 pasukan Liu Bei dijalan raya yang letaknya 300 m dari warung angkirangan yang diada para Bhayangkara polisi yang sedang makan pagi diwarung tersebut.
“waduh,ada tawuran nih,bisa mati aku kalo aku lewat tuh jalan walaupun itu jalan jalan tercepat ke STM gue!,bener nggak ya?”ujar kosim dalam hatinya ketika melihat tawuran itu.”THIS IS SPARTA!”teriak Leonidas,pemimpin kampung Sparta sambil melempar tombak kearah salah satu pasukan liu Bei yang mencoba menyerang leonidas dengan tombaknya.
“oh!”teriak prajurit Liu bei yang tertancap tombak dijantungnya lalu ia meninggal,pasukan sparta yang semuanya infateri bersenjata pedang,tameng sparta dan tombak,mereka semua hanya memakai celana dalam dan jubah merah saja sedangkan pasukan liu bei lengkap memakai seragam zirah han,tombak,pedang,busur dan anak panah,dan crossbow.
“Hiya!!”teriak Zhou Yu yang berlari dari jauh dengan membawa tombak dan mengarahkannya kearah kepala Leonidas namun leonidas menahan serang zhou yu dengan tamengnya,lalu leonidas menyerang Zhou Yu dengan pedangnya namun dia menahannya dengan tombaknya.
”aduh...tawurannya serem,lebih seram dari tawuran sekolah!.ane kabur aja ah!”ujar Kosim,Kosim melewati gang sempit untuk kabur dari tempat terjadinya tawuran tersebut dan ia sampai di STMnya setelah melewati gang tersebut,”harusnya stm lewat jalan raya,kok ane lewat gang bisa cepet sampai?”tanya Kosim pada dirinya sendiri.
“Hoi!”sahut Shaka dari belakang,”Shaka?”tanya kosim yang menoleh kebelakang dan melihat Shaka,”iya,ayo masuk ke stm,gue baru dateng nih!”jawab Shaka.”ente juga telat?”tanya Kosim pada shaka,”iya,gue kagak dibangunin sama bapak gue sih!”jawab Shaka.
“HAHA!”ujar Kosim yang tertawa akibat penderitaan Shaka,Kosim dan Shaka menaiki pagar belakang sekolah mereka dan mereka turun dari pagar sekolah dan sampai dihalaman belakang sekolah mereka.mereka ketahuan kepala sekolah,Zhung liang.Zhung Liang yang melihat mereka menuruni pagar belakang sekolah.
Zhung Liang yang sedang minum teh dimeja batu dihalaman belakang sekolah meilhat Shaka dan Kosim yang menaiki pagar belakang sekolah.
“Hai kalian!”sahut Zhung Liang pada mereka berdua,”Waduh..Kepsek nih...gimana nasib gue nih!”ujar kosim dalam hatinya,"mampus dah gue,ada kepsek!!.bisa dihukum bersihin empang kalo ngelakuin kesalahan!"ujar Shaka dalam hatinya.
”apa kalian tidak tahu hari ini hari minggu?”tanya Zhung Liang pada mereka berdua yang Kosim dan Shaka sudah gemetaran karena ketahuan kepsek STM masuk sekolah terlambat dan masuk kehalaman sekolah lewat pagar belakang sekolah.
“apa?”tanya Shaka dan Kosim yang terkejut atas penyataan kepsek mereka,”iya,hari ini libur,kenapa kalian masuk?”tanya Zhung Liang pada mereka berdua.mereka berdua menjatuhkan tas mereka dan berteriak “APA,HAMIL?”teriak mereka berdua yang terkejut ini hari minggu namun mereka malah mengucapkan kata yang tidak pas ditempatnya.
"Bukan!,tapi saya bilang ini hari minggu!"ujar Zhung Liang dengan tenang dalam menghadapi dua orang tersebut,"ohh maaf,kami salah ngucapin kata pak kepsek!"ujar mereka berdua."itu kesalah kecil,saya maafkan!"ujar Zhung Liang.
“ohh..gue lupa ini hari minggu!”ujar kosim yang baru sadar ini hari minggu,”itu mah kebiasaan lo sim!”ujar Shaka,”kenapa lo masuk sekolah?,kagak tahu ini hari minggu?”tanya Kosim pada Shaka,”gue lupa ini hari minggu sim!”jawab Shaka yang merupakan anak dari suku Zulu.
“kita senasib!”ujar Kosim,”fuh!”ujar mereka berdua yang mengelahkan nafas mereka,”Ayo,minum teh dulu!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.”baik pak!”ujar Kosim dan Shaka lalu berjalan ketempat Zhung Liang minum teh dimejanya yang ada dihalaman belakang sekolah.
Kosim dan Shaka duduk dibangku meja,Zhung Liang menaruh dua buah gelas dimeja batu tersebut dan menuangkan teh dari panci yang tehnya ia buat sendiri,”permisi pak!”ujar Kosim pada Zhung Liang,”iya?”tanya Zhung Liang yang lalu memberikan dua buah gelas isi teh pada Shaka dan Kosim.
“kenapa kepsek buat teh sendiri?,kan bisa beli yang sudah jadinya disupermarket!”tanya kosim pada Zhung Liang,”saya lebih suka buat teh sendiri langsung dari daun tehnya karena lebih alami!”jawab Zhung Liang.
“aku mau tanya sama kalian,siapa nama kalian wahai murid-muridku!,kita sudah bertemu waktu aku kekelas kaliankan!,kalian murid 11-1kan?”tanya Zhung Liang pada Kosim dan Shaka,”eh..bapak tidak kenal siapa kami ya?”tanya balik kosim pada Zhung Liang,”tidak..banyak murid disekolah ini sehingga bapak tak bisa meningat semuanya!”jawab Zhung Liang.
“namaku Kosim,rumahku ada dikampung betawi!”ujar Kosim pada Zhung Liang,”kampung betawi ya!”ujar zhung liang,”aku Shaka dari Zulu!”ujar Shaka.”kampung Zulu ya yang ada didistrik Karawang.jauh juga,aku sudah tahu kau itu orang Zulu Shaka,aku tahu dari kulit hitammu!”ujar Zhung Liang pada Shaka.
“oohh!”ujar Shaka.tiba-tiba,datang seorang pelayan Zhung Liang yang berbicara pada Zhung Liang dengan bahasa mandarin.setelah berbicara dengan Zhung Liang, dia pergi.”pak..apa yang kalian bicarakan ya,maaf kalo pertanyaan saya itu agak tidak sopan!”tanya Kosim pada Zhung Liang.
“kalian tak bisa bahasa mandarin ya,entar saya buat pelajaraan bahasa mandarin disekolah ini!”ujar Zhung Liang pada Kosim,”JANGAN!!”ujar Kosim dan Shaka,”kenapa?”tanya Zhung Liang pada mereka berdua.
”karena...kami tidak bagus belajar bahasa Inggris dan Jawa yang ada diSTM ini,apalagi bahasa Mandarin,bisa mati kami!”jawab Kosim dan Shaka.
“ohh,wkwkwk!"ketawa zhung liang,"bahasa bisa dipelajari kalo kalian serius dan enak-enak saja dalam mempelajarinya!"ujar Zhung Liang.
"jadi tadi ngomogin apa pak kepsek?"tanya Kosim pada Zhung Liang,"tadi kami berbicara soal tawuran antara kampung Sparta dengan kampungku,Liu Bei!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.
”bapak kampungnya di Liu Bei yang ada didistrik Karawang?”tanya shaka pada zhung liang,”ya..aku itu penasehat dari Liu Bei,pemimpin kampung Liu Bei!”jawab Zhung Liang.
“ohh.. kampung Sparta dengan kampung Liu Bei saya lihat lagi tawuran dijalan raya Gajah mada!”ujar Kosim pada Zhung Liang dan Shaka,”saya tahu,tadi orang yang berbicara denganku memintaku untuk memberi saran pada Zhou Yu yang sedang bertempur dengan Leonidas dijalan raya,aku beri Zhou Yu saran lewat perantara orang tersebut dan orang tersebut pergi meninggalkan tempat ini!”ujar Zhung Liang.
“ohh..bisa bapak ceritakan kenapa kampung Sparta dan kampung Liu Bei sering tawuran?”tanya Kosim pada Zhung Liang,”baiklah..dengan senang hati!”jawab Zhung Liang.
Hari minggu ditanggal 28 juli 900 TR
Didunia acak-acakan(Random world),dimana kerajaan-kerajaan masa lalu bercampur dengan kerajaan masa depan menjadikan dunia menjadi aneh.dinegara Nusahindia,kota Jabar,distrik Pasundan dan kampung betawi tepatnya diwarungkopi,ada seorang anak berusia 17 tahun yang bernama kosim yang meminum kopi diwarung tersebut.
“Fuh...!”ujar Kosim sambil meminum kopi diwarung empok edah,”Woi...lu belum bayar kontrakan gue!”ujar Empok Edah sambil membersihkan piring kotor dengan serbetnya ,Empok Edah marah karena Kosim belum membayar uang sewaan kontrakan selama 12 bulan,”sabar empok,gue belum dapat duit dari orang tua gue!!”ujar Kosim lalu menaruh gelas kopinya yang sudah habis.
“Sabar?,kalo lo belum bayar kontrakan,gue...bakal sunatin LO lagi!”ujar empok edah yang marah-marah kepada kosim.kosim menoleh kejalan raya dan melihat para pedagang bersiap menjajakan dagangannya dipinggir jalanan.
“Nasib hidup di kota jabar,apalagi di distrik Pasundan!”ujar kosim sambil mengupil yang tak menghiraukan peringatan empok edah,”WOI...Lo lagi ngomong sama siapa kosim?”tanya empok edah,”ente siapa?”tanya kosim pada empok edah yang ada didalam warungnya dan kosim duduk dibangku warungnya.
Empok edah mengambil golok dari mejanya dan mengadahkan golok kehidung pesek Kosim lalu berteriak “Gue juragan kontrakan dikampung ini dan lo nyewa kontrakan dikontrakan gue dan lo belum bayar kontrakan selama 1 tahun,lo harus bayar Rp 12.000.000 karena lo belum bayar kontrakan,udah 1 tahun gue tunggu tuh duit!”ujar Empok Edah.
"buset...berarti 1 bulan itu 1.000.000 rupiah,fasilitas dikontrakan aja jelek amat cuma ada kamar mandi dan kamar tidur!,masa segitu duit sewaannya!"ujar Kosim dalam hatinya."orang tua gue aja pendapatannya kagak nyampe satu juta sebulan karena orang tua gue petani!"ujar Kosim dalam hatinya.
"pura-pura lupa ingatan ah!"ujar Kosim dalam hatinya,“Uang apa?,siapa kau?”tanya Kosim yang pura-pura lupa ingatan,”Lo jangan jadi orang lupa ingatan ya kayak disinetron-sinetron!”ujar Empok Edah,”ohh.iya empok ane ngerasa lupa sesuatu,apa itu ya?”tanya Kosim pada Empok Edah.
“Gue nggak peduli apa yang lo lupa,sekarang bayar uang kopi yang lo minum,Rp 6.000!”ujar Empok Edah pada Kosim,Kosim melihat jam dinding warung empok edah dan berteriak “GUE LUPA MASUK STM,UDAH JAM 9.00 Nih!”ujar kosim.
Kosim yang berpakaian seragam stm yang bajunya putih dan celananya abu-abu langsung mengambil tasnya dimeja warung dan kabur dari warung empok edah.”WOI BAYAR UANG KOPI,KALO LU KETEMU GUE LAGI,GUE BUNUHLU!”ujar empok edah.”namaku kosim,aku hidup dikota jabar,aku keturunan SULE,sunda bule eh maksudku sunda!!”ujar Kosim dalam hatinya sambil berlari dijalan raya.
"Aku hidup dikota ini untuk bersekolah diSTM Panzer untuk bisa mengubah nasib keluargaku yang perkerjaan kedua orang tuaku dan kakakku adalah petani dan perternak domba!"ujar Kosim dalam hatinya.Kosim melihat puluhan Bhayangkara yang sedang sarapan diwarung angkirngan dijalanan,”woi,tambah lagi nasi kucingnya!”ujar Brigadir Joko tingkir pada pelayan warung Angkirangan,”eh..pak nasi kucingnya udah habis,lagi pula bapak sudah makan 20 nasi kucing tapi kenapa belum kenyang juga?”tanya pelayan warung angkirangan tersebut pada Brigadir Joko Tingkir.
“betul itu pak,kenapa pak Brigadir belum kenyang juga?,saya saja sudah kenyang makan 1 nasi kucing!”ujar Bhayangkara jaka yang duduk disebelah brigadir joko tingkir,”diam kau,kalo tidak,saya bunuh kau!”ujar brigadir Joko Tingkir.
Joko Tingkir tingginya sekitar 170 cm,berbadan sixpack dan kurus,gagah namun tak bagus dalam makannya karena ia rakus dalam makanan,jaka juga sama tingginya dan ia saudara tiri dari joko tingkir serta tak serakus Brigadir dalam hal makanan.
Joko tingkir,Jaka dan 4 bhayangkara duduk dibangku warung angkirang dipinggir jalan.Kosim melihat itu dari trotoar sambil berkata dalam hati “Bhayangkara yang aneh...!”ujar Kosim,”Tapi aku udah telat nih,kan bel masuk STM jam 7 pagi,nah ini jam 9,sebagai anak STM yang baik ane harus masuk sekolah meskipun ane males masuk sekolah!”ujar Kosim dalam hatinya.
Kosim berlari dengan tergesa-gesa dijalan trotoar,ia melihat tawuran antara 200 pasukan Sparta dengan 200 pasukan Liu Bei dijalan raya yang letaknya 300 m dari warung angkirangan yang diada para Bhayangkara polisi yang sedang makan pagi diwarung tersebut.
“waduh,ada tawuran nih,bisa mati aku kalo aku lewat tuh jalan walaupun itu jalan jalan tercepat ke STM gue!,bener nggak ya?”ujar kosim dalam hatinya ketika melihat tawuran itu.”THIS IS SPARTA!”teriak Leonidas,pemimpin kampung Sparta sambil melempar tombak kearah salah satu pasukan liu Bei yang mencoba menyerang leonidas dengan tombaknya.
“oh!”teriak prajurit Liu bei yang tertancap tombak dijantungnya lalu ia meninggal,pasukan sparta yang semuanya infateri bersenjata pedang,tameng sparta dan tombak,mereka semua hanya memakai celana dalam dan jubah merah saja sedangkan pasukan liu bei lengkap memakai seragam zirah han,tombak,pedang,busur dan anak panah,dan crossbow.
“Hiya!!”teriak Zhou Yu yang berlari dari jauh dengan membawa tombak dan mengarahkannya kearah kepala Leonidas namun leonidas menahan serang zhou yu dengan tamengnya,lalu leonidas menyerang Zhou Yu dengan pedangnya namun dia menahannya dengan tombaknya.
”aduh...tawurannya serem,lebih seram dari tawuran sekolah!.ane kabur aja ah!”ujar Kosim,Kosim melewati gang sempit untuk kabur dari tempat terjadinya tawuran tersebut dan ia sampai di STMnya setelah melewati gang tersebut,”harusnya stm lewat jalan raya,kok ane lewat gang bisa cepet sampai?”tanya Kosim pada dirinya sendiri.
“Hoi!”sahut Shaka dari belakang,”Shaka?”tanya kosim yang menoleh kebelakang dan melihat Shaka,”iya,ayo masuk ke stm,gue baru dateng nih!”jawab Shaka.”ente juga telat?”tanya Kosim pada shaka,”iya,gue kagak dibangunin sama bapak gue sih!”jawab Shaka.
“HAHA!”ujar Kosim yang tertawa akibat penderitaan Shaka,Kosim dan Shaka menaiki pagar belakang sekolah mereka dan mereka turun dari pagar sekolah dan sampai dihalaman belakang sekolah mereka.mereka ketahuan kepala sekolah,Zhung liang.Zhung Liang yang melihat mereka menuruni pagar belakang sekolah.
Zhung Liang yang sedang minum teh dimeja batu dihalaman belakang sekolah meilhat Shaka dan Kosim yang menaiki pagar belakang sekolah.
“Hai kalian!”sahut Zhung Liang pada mereka berdua,”Waduh..Kepsek nih...gimana nasib gue nih!”ujar kosim dalam hatinya,"mampus dah gue,ada kepsek!!.bisa dihukum bersihin empang kalo ngelakuin kesalahan!"ujar Shaka dalam hatinya.
”apa kalian tidak tahu hari ini hari minggu?”tanya Zhung Liang pada mereka berdua yang Kosim dan Shaka sudah gemetaran karena ketahuan kepsek STM masuk sekolah terlambat dan masuk kehalaman sekolah lewat pagar belakang sekolah.
“apa?”tanya Shaka dan Kosim yang terkejut atas penyataan kepsek mereka,”iya,hari ini libur,kenapa kalian masuk?”tanya Zhung Liang pada mereka berdua.mereka berdua menjatuhkan tas mereka dan berteriak “APA,HAMIL?”teriak mereka berdua yang terkejut ini hari minggu namun mereka malah mengucapkan kata yang tidak pas ditempatnya.
"Bukan!,tapi saya bilang ini hari minggu!"ujar Zhung Liang dengan tenang dalam menghadapi dua orang tersebut,"ohh maaf,kami salah ngucapin kata pak kepsek!"ujar mereka berdua."itu kesalah kecil,saya maafkan!"ujar Zhung Liang.
“ohh..gue lupa ini hari minggu!”ujar kosim yang baru sadar ini hari minggu,”itu mah kebiasaan lo sim!”ujar Shaka,”kenapa lo masuk sekolah?,kagak tahu ini hari minggu?”tanya Kosim pada Shaka,”gue lupa ini hari minggu sim!”jawab Shaka yang merupakan anak dari suku Zulu.
“kita senasib!”ujar Kosim,”fuh!”ujar mereka berdua yang mengelahkan nafas mereka,”Ayo,minum teh dulu!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.”baik pak!”ujar Kosim dan Shaka lalu berjalan ketempat Zhung Liang minum teh dimejanya yang ada dihalaman belakang sekolah.
Kosim dan Shaka duduk dibangku meja,Zhung Liang menaruh dua buah gelas dimeja batu tersebut dan menuangkan teh dari panci yang tehnya ia buat sendiri,”permisi pak!”ujar Kosim pada Zhung Liang,”iya?”tanya Zhung Liang yang lalu memberikan dua buah gelas isi teh pada Shaka dan Kosim.
“kenapa kepsek buat teh sendiri?,kan bisa beli yang sudah jadinya disupermarket!”tanya kosim pada Zhung Liang,”saya lebih suka buat teh sendiri langsung dari daun tehnya karena lebih alami!”jawab Zhung Liang.
“aku mau tanya sama kalian,siapa nama kalian wahai murid-muridku!,kita sudah bertemu waktu aku kekelas kaliankan!,kalian murid 11-1kan?”tanya Zhung Liang pada Kosim dan Shaka,”eh..bapak tidak kenal siapa kami ya?”tanya balik kosim pada Zhung Liang,”tidak..banyak murid disekolah ini sehingga bapak tak bisa meningat semuanya!”jawab Zhung Liang.
“namaku Kosim,rumahku ada dikampung betawi!”ujar Kosim pada Zhung Liang,”kampung betawi ya!”ujar zhung liang,”aku Shaka dari Zulu!”ujar Shaka.”kampung Zulu ya yang ada didistrik Karawang.jauh juga,aku sudah tahu kau itu orang Zulu Shaka,aku tahu dari kulit hitammu!”ujar Zhung Liang pada Shaka.
“oohh!”ujar Shaka.tiba-tiba,datang seorang pelayan Zhung Liang yang berbicara pada Zhung Liang dengan bahasa mandarin.setelah berbicara dengan Zhung Liang, dia pergi.”pak..apa yang kalian bicarakan ya,maaf kalo pertanyaan saya itu agak tidak sopan!”tanya Kosim pada Zhung Liang.
“kalian tak bisa bahasa mandarin ya,entar saya buat pelajaraan bahasa mandarin disekolah ini!”ujar Zhung Liang pada Kosim,”JANGAN!!”ujar Kosim dan Shaka,”kenapa?”tanya Zhung Liang pada mereka berdua.
”karena...kami tidak bagus belajar bahasa Inggris dan Jawa yang ada diSTM ini,apalagi bahasa Mandarin,bisa mati kami!”jawab Kosim dan Shaka.
“ohh,wkwkwk!"ketawa zhung liang,"bahasa bisa dipelajari kalo kalian serius dan enak-enak saja dalam mempelajarinya!"ujar Zhung Liang.
"jadi tadi ngomogin apa pak kepsek?"tanya Kosim pada Zhung Liang,"tadi kami berbicara soal tawuran antara kampung Sparta dengan kampungku,Liu Bei!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.
”bapak kampungnya di Liu Bei yang ada didistrik Karawang?”tanya shaka pada zhung liang,”ya..aku itu penasehat dari Liu Bei,pemimpin kampung Liu Bei!”jawab Zhung Liang.
“ohh.. kampung Sparta dengan kampung Liu Bei saya lihat lagi tawuran dijalan raya Gajah mada!”ujar Kosim pada Zhung Liang dan Shaka,”saya tahu,tadi orang yang berbicara denganku memintaku untuk memberi saran pada Zhou Yu yang sedang bertempur dengan Leonidas dijalan raya,aku beri Zhou Yu saran lewat perantara orang tersebut dan orang tersebut pergi meninggalkan tempat ini!”ujar Zhung Liang.
“ohh..bisa bapak ceritakan kenapa kampung Sparta dan kampung Liu Bei sering tawuran?”tanya Kosim pada Zhung Liang,”baiklah..dengan senang hati!”jawab Zhung Liang.
Selesai juga novel ane.. lanjut!
Spoiler for Bab 1:
Quote:
Bab 1
Quote:
2.Asal muasal
3.Taktik zhung liang
4.persiapan pertempuran
5.kenakalan remaja
6.berhati-hatilah dengan shaka
7.cerita dari shaka
8.Sunatan dan Asal-usul tawuran
9.Sira Gajah Mada pepatih amungkubumi
10.Boxing
11.Mucle dan Jackson
12.Boxing Match
12.5 MONTHLY MAGAZINE TIMEZ EDITION JUNE 900
13.Siomay Sparta
14.Aksi Sparta
15.Dukun Jawa
16. Bandar Tanjung Priok
17. Malam hari di bumi Jabar
18. STM PANZER!
19.STM PANZER!! Hilangnya celana dalam kepala sekolah
20.Tawuran...
21.Warrior
22. final
3.Taktik zhung liang
4.persiapan pertempuran
5.kenakalan remaja
6.berhati-hatilah dengan shaka
7.cerita dari shaka
8.Sunatan dan Asal-usul tawuran
9.Sira Gajah Mada pepatih amungkubumi
10.Boxing
11.Mucle dan Jackson
12.Boxing Match
12.5 MONTHLY MAGAZINE TIMEZ EDITION JUNE 900
13.Siomay Sparta
14.Aksi Sparta
15.Dukun Jawa
16. Bandar Tanjung Priok
17. Malam hari di bumi Jabar
18. STM PANZER!
19.STM PANZER!! Hilangnya celana dalam kepala sekolah
20.Tawuran...
21.Warrior
22. final
Spoiler for Char random:
Quote:
Char-char Random
Spoiler for Kosim:
Ganteng tapi mukanya mirip perempuan, coklat kulitnya, rambutnya hitam dan pendek padahal dulunya panjang kayak cewek, tinggi sekitar 164 cm, kemampuan silatnya cukup tinggi, baik hati, rada aneh dan otaku.
Spoiler for Shaka IV:
anak dari Shaka III, galak, keras kepala, suka bertempur, hitam, keriting, berjiwa ksatria, tinggi sekitar 165 cm, dan agak licik namun baik
Spoiler for Zhung Liang:
Kepsek sekaligus asisten Liu Bei, tinggi sekitar 170 cm, pintar, cerdik, suka dengan hal-hal alami, baik, sopan santun, putih dan tampan
Spoiler for Leonidas:
kepala kampung Sparta, tegas, bijaksana, berani, ganteng, berbewok, baik tapi galak, kulit rada coklat, tinggi sekitar 171 cm, dan jago bertempur
Spoiler for Shaka III:
pemimpin kaum Zulu, sangat menakutkan bagi musuh-musunya, bijaksana, mirip Shaka IV, tingginya 167, dan sangat pintar berkelahi
Diubah oleh mabdulkarim 24-12-2013 17:16
0
5.6K
Kutip
29
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•356Anggota
Tampilkan semua post
TS
mabdulkarim
#4
Spoiler for Bab 1:
Quote:
2.asal muasal konflik...
“70 tahun lalu,setelah Perang Dunia Random pertama!”ujar Zhung Liang pada Shaka dan Kosim,”Tunggu,apa kalian tahu Perang Dunia Random pertama?”tanya Zhung Liang pada Shaka dan Kosim.
Kosim dan Shaka menggeleng-geleng kepalanya,”fuh…kalian harus sering belajar sejarah lagi!”ujar Zhung Liang dengna muka kecewa karena kedua murid sekolahnya limu sejarahnya tidak bagus.
“Oke,Perang Dunia Random satu perang dunia antara Imperium Mongol dan Kekaisaran Brazil atau faksi hitam karena sebutan faksi musuh mereka dengan Holy Persian Empire,Untied State,Dinati Qing,Keshugonan Edo,Kekaisaran Inggris,Uni Soviet ,Holy Roman Empire,Roman Empire jilid 2 atau faksi sekutu yang Perang Dunia Random 1 dimenangkan oleh Faksi Sekutu!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.
“Oh..!”ujar mereka dengan muka polos mereka,”penyebab kampungku atau kaumku konflik dengan kaum Sparta akibat perebutan lahan!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua,”kok bisa pak?”tanya mereka berdua dengan muka polos mereka.
“kampung Liu Bei mempeluas kampung mereka sampai akhirnya batas kampung Liu Bei sampai disungai citarum dan kampung sparta ikut mempeluas wilayah mereka sampai disungai Citarum.pemimpin Liu Bei saat itu,Liu Bei dengan 100 bodyguardnya dan pemimpin Sparta menelaus dengan 20 bodyguardnya bertemu ditepi sungai citarum untuk membahas wilayah sungai Citarum akan masuk kampung mana,liu bei atau sparta!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.
Zhung Liang meminum tehnya sebelum melanjutkan menerangkan asal muasal konflik Liu Bei-Sparta,Zhung Liang menghirup aroma tehnya sebelum meminumnya dan Shaka bertanya kepada Zhung Liang”kenapa anda menghirup aroma teh anda sebelum anda meminumnya?”tanya Shaka pada Zhung Liang.
“karena saya tak mau meminum teh tanpa menikmati bau harum teh ini!”jawab Zhung Liang,Shaka terdiam setelah Zhung Liang menjawab pertanyaan Shaka.Zhung Liang meminum tehnya dan setelah itu,ia melanjutkan menjelaskan asal muasal konflik liu Bei-Sparta.
“Dengan perwaklian dari kerajaan Nusahindia atau Majapahit yang menjadi pihak netral di pertemuan itu,pertempuan itu awalnya berlangsung damai!”ujar Zhung Liang,”Namun,ketika Liu Bei menyatakan bahwa pihaknya akan mengambil pesisir sungai Citarum dan pihak Sparta menggambil wilayah pasar baru yang sekarang mereka sedang tawuran itu di jalanan Gajah Mada,Pasar Baru!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.
“Menelus marah karena tawaran dari Liu Bei tersebut,ia mengeluarkan pedangnya dan mengarahkannya ke arah wajah Liu Bei,itu membuat perundingan tersebut menjadi memanas dan pihak kerajaan Nusa Hindia mencoba menenangkan kedua pihak yang sedang memanas namun Menelus langsung mengarahkan pedangnya kearah utusan pihak kerajaan Nusa Hinda sambil berkata kalo anda ikut campur dengan masalah kami,kami akan menarik dukungan kami pada kalian diperang Melayu Raya!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.
“Permisi pak Zhung Liang!”ujar Kosim pada Zhung Liang,”ada apa?”tanya Zhung Liang pada Kosim,”apa itu perang Melayu Raya?”tanya Kosim pada Zhung Liang,Zhung Liang menghela nafas dan kecewa karena murid sekolahnya tidak mengetahui perang Melayu Raya.
“Oke..akan saya jelaskan sedikit perang Melayu Raya!”jawab Zhung Liang,”perang Melayu Raya perang yang terjadi antara kerajaan Nusahindia yang saat itu dipimpin Raden Wijaya dengan kerajaan Melayu diselat malaka yang akhirnya dimenangkan pihak Nusahindia.tahukah kalian bahwa kerajaan Melayu sebenarnya dibantu pihak Inggris untuk memenangkan perang tersebut namun berkat dukungan Menelus yang memberikan separuh pasukannya untuk mendukung pasukan Bhayangkara diperang ini,perang Melayu Raya dimenangkan pihak Nusa Hindia dan kerajaan Melayu jatuh ketangan kerajaan Nusa Hindia!.itulah sebabnya kenapa dukungan dari Menelus sangat besar diperang Melayu Raya sehingga pihak Istana atau Keraton akan berfikir 2x untuk melawannya!”ujar Zhung Liang.
“Ohh!”ujar mereka berdua yang mendengarkan penjelasan Zhung Liang,”saya kecewa dengan kalian,kenapa kalian tidak tahu perang Melayu Raya padahal itu ada dipelajaran STM ini!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.
“hehehe!”ujar Kosim yang berpura-pura polos,”ini gara-gara sering bolos sekolah karena gue sering main warnet!”ujar Kosim dalam hatinya,”oke,saya akan lanjutkan menerangkan asal muasal konlifk Liu Bei dengan Sparta!”ujar Zhung Liang.
“Pihak Istana langsung terdiam dan pasukan Liu Bei langsung mencoba melindungi Liu Bei dari kemarahan Menelus,pasukan Sparta menelus langsung mengeluarkan senjata dan bersiap bertempur melawan pasukan Liu Bei kapan saja dan akhirnya terjadi pertempuran antara mereka.Pihak Istana langsung melarikan diri karena takut terlibat akan pertempuran itu!”ujar Zhung Liang.
“Pada akhirnya 80 prajurit Liu Bei tewas dan Liu Bei bersama prajuit yang tersisanya mundur dari pertempuran tersebut,sebanyak 13 prajurit Sparta tewas dan Menelus sendiri pulang kekampungnya!”ujar Zhung Liang.
“Keesokan harinya,perang Liu Bei dengan Sparta dimulai dan sering terjadi genjataan senjata pada hari-hari penting antara kedua kubu,mereka terus berperang hingga saat ini!”ujar Zhung Liang,”Masyarakat sering menyebut mereka melakukan tawuran karena mereka sering lempar-lemparan batu dijalanan antara penduduk sparta dengan liu bei!”Ujar Zhung Liang.
“Pihak istana belum pernah ikut campur atas masalah ini,Bhayangkara pun sendiri ikut campur namun hanya ikut campur untuk membubarkan tawuran antara penduduk dijalanan tapi jika tawuran seperti adu pedang,tembak-menembak dengan panah,mereka tak berani ikut campur!”ujar Zhung Liang.
“Wilayah sengketa tak pernah berubah dan tak pernah jatuh antara dua pihak ini dikarenakan mereka sering serang-menyerang sehingga wilayah sengketa susah untuk ditaklukan!”ujar Zhung Liang.”Liu Bei yang hari ini masih hidup memerintahkan Zhou Yu dan pasukannya untuk menyerang iring-iringan pasukan sparta di jalanan Gajah Mada!”ujar Zhung Liang.
“Ketahuilah bahwa pasukan Sparta itu menakutkan dipertempuran daratan namun Zhou Yu sama menakutkan dengan pasukan Sparta sehingga Liu Bei yakin bahwa konflik ini bisa dimenangkan pihak Liu Bei dengan kekuatan Zhou Yu,Guan Yu dan Zhang Fei walaupun dipihak Sparta ada pemimpin kampung Sparta,Leonidas,Achiles,Aristodemus dan Dienekes sehingga agak susah pihak kami untuk memenangkan konflik ini!”ujar Zhung Liang.
“Ohh!”ujar mereka berdua,Zhung Liang menatap tajam mereka berdua lalu bertanya “apa kalian mau membantuku untuk memenangkan konflik ini?”tanya Zhung Liang pada mereka berdua,”tidak..kami tak mau ikut campur dengan masalah antara dua kelompok itu,benarkan Shaka?”tanya Kosim pada Shaka.
“Iya,lagi pula saya ini anak pemimpin Kampung Zulu,Shaka Kasenzanga!”jawab Shaka,”ohh…bapak mu yang punya 10.000 impi ya dari total penduduk zulu 70.000 orang ya?”tanya Zhung Liang,”iya!”jawab Shaka.
“Mungkin nanti sore,saya akan bertemu dengannya!”ujar Zhung Liang,”eh!”ujar Shaka yang terkejut.”Jangan-jangan Kepsek mau datengi bapaknya Shaka buat ngelapor kelakukan Shaka yang buruk kayak ane wkwkw!”ujar Kosim dalam hatinya.
“Ma..mau ngapain pak ketemu bapak saya?”tanya Shaka pada Zhung Liang,”rahasia!”jawab Zhung Liang.Kosim melihat matahari sudah teriak dan memegang pundak kanan Shaka”Shaka,ayo kita pulang!”ujar Kosim pada Shaka.
“Ayo!”ujar Shaka,”pak kami mau pulang dulu ya!”ujar kosim kepada Zhung Liang,”ohh iya baiklah!”ujar Zhung Liang.mereka berdua pergi keluar dari halaman belakang lewat pintu depan sekolah mereka.
Zhung Liang membuka kipasnya dan mengipas-ngipasi dirinya karena kepanas,ia berkata “sepertinya kaum Liu Bei harus beraliansi dengan kampung lain agar bisa memenangkan konflik ini,kenapa aku tak terfikir dari dulu ya?”tanya Zhung Liang yang sendirian dihalaman belakang sekolah dimana tempat taman sekolah berada.
Bersambung…
“70 tahun lalu,setelah Perang Dunia Random pertama!”ujar Zhung Liang pada Shaka dan Kosim,”Tunggu,apa kalian tahu Perang Dunia Random pertama?”tanya Zhung Liang pada Shaka dan Kosim.
Kosim dan Shaka menggeleng-geleng kepalanya,”fuh…kalian harus sering belajar sejarah lagi!”ujar Zhung Liang dengna muka kecewa karena kedua murid sekolahnya limu sejarahnya tidak bagus.
“Oke,Perang Dunia Random satu perang dunia antara Imperium Mongol dan Kekaisaran Brazil atau faksi hitam karena sebutan faksi musuh mereka dengan Holy Persian Empire,Untied State,Dinati Qing,Keshugonan Edo,Kekaisaran Inggris,Uni Soviet ,Holy Roman Empire,Roman Empire jilid 2 atau faksi sekutu yang Perang Dunia Random 1 dimenangkan oleh Faksi Sekutu!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.
“Oh..!”ujar mereka dengan muka polos mereka,”penyebab kampungku atau kaumku konflik dengan kaum Sparta akibat perebutan lahan!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua,”kok bisa pak?”tanya mereka berdua dengan muka polos mereka.
“kampung Liu Bei mempeluas kampung mereka sampai akhirnya batas kampung Liu Bei sampai disungai citarum dan kampung sparta ikut mempeluas wilayah mereka sampai disungai Citarum.pemimpin Liu Bei saat itu,Liu Bei dengan 100 bodyguardnya dan pemimpin Sparta menelaus dengan 20 bodyguardnya bertemu ditepi sungai citarum untuk membahas wilayah sungai Citarum akan masuk kampung mana,liu bei atau sparta!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.
Zhung Liang meminum tehnya sebelum melanjutkan menerangkan asal muasal konflik Liu Bei-Sparta,Zhung Liang menghirup aroma tehnya sebelum meminumnya dan Shaka bertanya kepada Zhung Liang”kenapa anda menghirup aroma teh anda sebelum anda meminumnya?”tanya Shaka pada Zhung Liang.
“karena saya tak mau meminum teh tanpa menikmati bau harum teh ini!”jawab Zhung Liang,Shaka terdiam setelah Zhung Liang menjawab pertanyaan Shaka.Zhung Liang meminum tehnya dan setelah itu,ia melanjutkan menjelaskan asal muasal konflik liu Bei-Sparta.
“Dengan perwaklian dari kerajaan Nusahindia atau Majapahit yang menjadi pihak netral di pertemuan itu,pertempuan itu awalnya berlangsung damai!”ujar Zhung Liang,”Namun,ketika Liu Bei menyatakan bahwa pihaknya akan mengambil pesisir sungai Citarum dan pihak Sparta menggambil wilayah pasar baru yang sekarang mereka sedang tawuran itu di jalanan Gajah Mada,Pasar Baru!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.
“Menelus marah karena tawaran dari Liu Bei tersebut,ia mengeluarkan pedangnya dan mengarahkannya ke arah wajah Liu Bei,itu membuat perundingan tersebut menjadi memanas dan pihak kerajaan Nusa Hindia mencoba menenangkan kedua pihak yang sedang memanas namun Menelus langsung mengarahkan pedangnya kearah utusan pihak kerajaan Nusa Hinda sambil berkata kalo anda ikut campur dengan masalah kami,kami akan menarik dukungan kami pada kalian diperang Melayu Raya!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.
“Permisi pak Zhung Liang!”ujar Kosim pada Zhung Liang,”ada apa?”tanya Zhung Liang pada Kosim,”apa itu perang Melayu Raya?”tanya Kosim pada Zhung Liang,Zhung Liang menghela nafas dan kecewa karena murid sekolahnya tidak mengetahui perang Melayu Raya.
“Oke..akan saya jelaskan sedikit perang Melayu Raya!”jawab Zhung Liang,”perang Melayu Raya perang yang terjadi antara kerajaan Nusahindia yang saat itu dipimpin Raden Wijaya dengan kerajaan Melayu diselat malaka yang akhirnya dimenangkan pihak Nusahindia.tahukah kalian bahwa kerajaan Melayu sebenarnya dibantu pihak Inggris untuk memenangkan perang tersebut namun berkat dukungan Menelus yang memberikan separuh pasukannya untuk mendukung pasukan Bhayangkara diperang ini,perang Melayu Raya dimenangkan pihak Nusa Hindia dan kerajaan Melayu jatuh ketangan kerajaan Nusa Hindia!.itulah sebabnya kenapa dukungan dari Menelus sangat besar diperang Melayu Raya sehingga pihak Istana atau Keraton akan berfikir 2x untuk melawannya!”ujar Zhung Liang.
“Ohh!”ujar mereka berdua yang mendengarkan penjelasan Zhung Liang,”saya kecewa dengan kalian,kenapa kalian tidak tahu perang Melayu Raya padahal itu ada dipelajaran STM ini!”ujar Zhung Liang pada mereka berdua.
“hehehe!”ujar Kosim yang berpura-pura polos,”ini gara-gara sering bolos sekolah karena gue sering main warnet!”ujar Kosim dalam hatinya,”oke,saya akan lanjutkan menerangkan asal muasal konlifk Liu Bei dengan Sparta!”ujar Zhung Liang.
“Pihak Istana langsung terdiam dan pasukan Liu Bei langsung mencoba melindungi Liu Bei dari kemarahan Menelus,pasukan Sparta menelus langsung mengeluarkan senjata dan bersiap bertempur melawan pasukan Liu Bei kapan saja dan akhirnya terjadi pertempuran antara mereka.Pihak Istana langsung melarikan diri karena takut terlibat akan pertempuran itu!”ujar Zhung Liang.
“Pada akhirnya 80 prajurit Liu Bei tewas dan Liu Bei bersama prajuit yang tersisanya mundur dari pertempuran tersebut,sebanyak 13 prajurit Sparta tewas dan Menelus sendiri pulang kekampungnya!”ujar Zhung Liang.
“Keesokan harinya,perang Liu Bei dengan Sparta dimulai dan sering terjadi genjataan senjata pada hari-hari penting antara kedua kubu,mereka terus berperang hingga saat ini!”ujar Zhung Liang,”Masyarakat sering menyebut mereka melakukan tawuran karena mereka sering lempar-lemparan batu dijalanan antara penduduk sparta dengan liu bei!”Ujar Zhung Liang.
“Pihak istana belum pernah ikut campur atas masalah ini,Bhayangkara pun sendiri ikut campur namun hanya ikut campur untuk membubarkan tawuran antara penduduk dijalanan tapi jika tawuran seperti adu pedang,tembak-menembak dengan panah,mereka tak berani ikut campur!”ujar Zhung Liang.
“Wilayah sengketa tak pernah berubah dan tak pernah jatuh antara dua pihak ini dikarenakan mereka sering serang-menyerang sehingga wilayah sengketa susah untuk ditaklukan!”ujar Zhung Liang.”Liu Bei yang hari ini masih hidup memerintahkan Zhou Yu dan pasukannya untuk menyerang iring-iringan pasukan sparta di jalanan Gajah Mada!”ujar Zhung Liang.
“Ketahuilah bahwa pasukan Sparta itu menakutkan dipertempuran daratan namun Zhou Yu sama menakutkan dengan pasukan Sparta sehingga Liu Bei yakin bahwa konflik ini bisa dimenangkan pihak Liu Bei dengan kekuatan Zhou Yu,Guan Yu dan Zhang Fei walaupun dipihak Sparta ada pemimpin kampung Sparta,Leonidas,Achiles,Aristodemus dan Dienekes sehingga agak susah pihak kami untuk memenangkan konflik ini!”ujar Zhung Liang.
“Ohh!”ujar mereka berdua,Zhung Liang menatap tajam mereka berdua lalu bertanya “apa kalian mau membantuku untuk memenangkan konflik ini?”tanya Zhung Liang pada mereka berdua,”tidak..kami tak mau ikut campur dengan masalah antara dua kelompok itu,benarkan Shaka?”tanya Kosim pada Shaka.
“Iya,lagi pula saya ini anak pemimpin Kampung Zulu,Shaka Kasenzanga!”jawab Shaka,”ohh…bapak mu yang punya 10.000 impi ya dari total penduduk zulu 70.000 orang ya?”tanya Zhung Liang,”iya!”jawab Shaka.
“Mungkin nanti sore,saya akan bertemu dengannya!”ujar Zhung Liang,”eh!”ujar Shaka yang terkejut.”Jangan-jangan Kepsek mau datengi bapaknya Shaka buat ngelapor kelakukan Shaka yang buruk kayak ane wkwkw!”ujar Kosim dalam hatinya.
“Ma..mau ngapain pak ketemu bapak saya?”tanya Shaka pada Zhung Liang,”rahasia!”jawab Zhung Liang.Kosim melihat matahari sudah teriak dan memegang pundak kanan Shaka”Shaka,ayo kita pulang!”ujar Kosim pada Shaka.
“Ayo!”ujar Shaka,”pak kami mau pulang dulu ya!”ujar kosim kepada Zhung Liang,”ohh iya baiklah!”ujar Zhung Liang.mereka berdua pergi keluar dari halaman belakang lewat pintu depan sekolah mereka.
Zhung Liang membuka kipasnya dan mengipas-ngipasi dirinya karena kepanas,ia berkata “sepertinya kaum Liu Bei harus beraliansi dengan kampung lain agar bisa memenangkan konflik ini,kenapa aku tak terfikir dari dulu ya?”tanya Zhung Liang yang sendirian dihalaman belakang sekolah dimana tempat taman sekolah berada.
Bersambung…
Diubah oleh mabdulkarim 03-08-2013 10:51
0
Kutip
Balas