Geografis
Quote:
Secara geografis Kabupaten Bekasi berada diantara :
- Sebelah Utara : berbatasan dengan Laut Jawa
- Sebelah Selatan : berbatasan dengan Kabupaten Bogor
- Sebelah Barat : berbatasan dengan DKI Jakarta dan Kota Bekasi
- Sebelah Timur : berbatasan dengan Kabupaten Karawang
Kabupaten Bekasi memiliki luas wilayah 1.484,37 Km
· jumlah penduduk
hingga tahun 2007 sebanyak 2,7 juta jiwa, sehingga kepadatan penduduk di Kabupaten Bekasi
sebesar 6465 jiwa/Km.
VISI & Misi
Quote:
- Visi
Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi No: 33 Tahun 2001 dengan memperhatikan Visi Pembangunan Nasional dan Visi Provinsi Jawa Barat, Visi Kabupaten Bekasi adalah : “Manusia Unggul yang Agamis berbasis Agribisbis dan Industri Berkelanjutan”
- Misi:
- Meningkatkan kualitas manusia yang sehat, pinter, dan bener
- Meningkatkan profesionalisme institusi Pemerintah Daerah, DPRD, dan Masyarakat.
- Mendorong terciptanya masyarakat berbudaya, demokratis, dan agamis
- Memberdayakan usaha kecil, menengah, dan besar yang berbasis pada ekonomi kerakyatan
- Menegakkan supremasi hukum dan ketertiban
- Mengembangkan prasarana dan sarana publik secara terpadu
- Mengharmonisasikan tata ruang yang berbasis kepedulian terhadap lingkungan.
Perekonomian
Quote:
Perekonomian Kabupaten Bekasi ditopang oleh sektor pertanian, perdagangan dan perindustrian. Banyak industri manufaktur yang terdapat di Bekasi, diantaranya kawasan industri Jababeka, EJIP, Delta Silicon, MM2100, BIIE dan sebagainya. Kawasan-kawasan industri tersebut kini digabung menjadi sebuah Zona Ekonomi Internasional (ZONI) yang memiliki fasilitas khusus di bidang perpajakan, infrastruktur, keamanan dan fiskal.
Jenis Industri unggulan yang ada di Kabupaten Bekasi:
- Jenis elektronika lokasi kawasan industri
- Jenis tekstil/ pakaian jadi lokasi kawasan industi
- Jenis komponen kendaraan lokasi kawasan industri
- Jenis boneka lokasi kawasan industri
- Jenis kamasan lokasi Kecamatan Setu
- Jenis bordir lokasi Kecamatan Tambun Selatan
- Jenis tas kulit ular lokasi Kecamatan Cabangbungin
Budaya
Quote:
Salah satu teater rakyat yang penyajiannya total dan intim adalah Topeng Bekasi. Total artinya melibatkan beberapa unsur seni seperti seni musik, tari, vokal, sastra, dan seni peran. Intim artinya terjalinnya hubungan yang akrab antara penonton dan pemain ketika pertunjukkan berlangsung.
Tokoh yang berjasa mengembangkan topeng bekasi adalah Kacrit dan Seli. Kedua tokoh ini besar andilnya dalam mempopulerkan seni topeng Bekasi.
Bentuk Pertunjukkan topeng Bekasi susunannya sebagai berikut:
Pemukulan gong sebanyak naktu hari
tatalu
Ijab Kabul
Penyajian tari-tarian
Penyajian lawakan
Penyajian lakon cerita
Pertunjukkan Topeng Bekasi diawali dengan menabuh goong sebanyak naktu (nilai hurup Sunda untuk menghitung hari baik dan buruk). Misalnya bila pertunjukan dilakukan senin goong ditabuh empat kali. Selasa tiga kali, rabu 7 kali, kamis 8 kali, saptu 9 kali, dan minggu 5 kali.
Selanjutnya penyajian tatalu yang diawali dengan bunyi rebab pada lagu oray-orayan. Ijab kabul dilakukan pada pertunjukkan topeng dalam acara hajatan keluarga, tapi jika pertunjukkan dilaksanakan dalam acara hiburan biasanya diisi dengan sambutan-sambutan dari penyelenggara.
Kemudian ditampilkan tari-tarian, tarian pertama ditampilkan tari topeng tunggal. Tari topeng tunggal menampilkan tiga karakter. Setiap karakter digambarkan dengan menggunakan topeng yang berbeda yaitu topeng subadra, kedok satria ladak dan kedok rahwana. Tarian ini dibawakan oleh penari wanita. Berikutnya penampilan lipet gandes dengan bodor. Selanjutnya disajikan pula beberapa tarian seperti enjot-enjotan, kang aji dan tarian oncom lele.
Selesai penyajian tari ditampilkan lakonan dengan cerita yang bertemakan kehidupan sehari-hari dalam keluaraga seperti ngaruju, ngalinter, bodo pinter, ngabongkak dll. Acara ini bisa disebut ngajantuk.