Kaskus

Story

masbadjayAvatar border
TS
masbadjay
PUISI CERPEN - KARYA DONI BASTIAN
PUISI CERPEN - KARYA DONI BASTIAN

Bersama Ayah Diatas Sepeda
Karya : Doni Bastian

ayahku seorang petani kecil didesa
sudah terbiasa hidup dengan sederhana
karena penghasilannya yang pas pasan
kemana-mana bersepeda untuk penghematan

aku gadis kecil umurku tujuh
baru saja selesai jam sekolah
kulihat ayahku sudah menunggu
disamping sepeda kesayangannya

setiap hari kesekolah aku diantar ayah
naik sepeda kuno warnanya hitam pekat
rumahku didesa dan sekolahku dikota
aku berangkat pagi agar tak terlambat

setiap pagi aku menyusuri jalanan desa
dikanan kiriku sawah hijau terbentang
udara yang segar membuat nafasku lega
terdengar suara burung berkicau riang

hingga aku sudah duduk dibangku SMA
ayah tetap saja mengantarku pakai sepeda
sepanjang perjalanan ayahku bercerita
tentang pengalaman hidup yang dilaluinya

aku diajarkan untuk hidup sederhana
tak perlu malu kepada siapapun juga
dalam hidup janganlah berbuat hina
agar kelak bahagia bersama keluarga

waktu trus berjalan dan aku melamar kerja
hari itu aku pergi untuk test wawancara
ayah masih saja mengantarku naik sepeda
hasilnya akupun lolos dan diterima bekerja

tempat kerjaku agak jauh ditengah kota
karna itu akupun memilih naik kereta
tapi tetap saja ayah ingin mengantarku
sampai distasiun tepat didepan pintu

begitu pula pada sore harinya
ayah telah menungguku dengan setia
begitu aku turun dari kereta
kulihat ayahku sudah berada disana

aku pulang bersama ayah naik sepeda
sampai dirumah hari sudah agak gelap
tapi aku seringkali merasa tak tega
kasihan juga mendengar nafasnya megap

itulah ayahku begitu sayang pada anaknya
akupun merasa bahagia punya ayah sepertinya
tiada pernah ayah sekalipun mengeluh
meski perjalananku pulang agak jauh

hingga saatnya aku punya jabatan
aku sudah bisa membeli mobil sedan
maksud hati akan memberinya kejutan
ingin rasanya mengantar ayahku pulang

seperti biasa ayah sudah menjemputku didepan stasiun
dari jauh aku sudah melihat ayah disamping sepedanya
setelah mobil selesai kuparkir akupun segera turun
aku bergegas menuju dimana ayahku sedang berada

sesaat aku mengajaknya naik sedan dan membawanya pulang
tapi apa yang terjadi sungguh tak seperti yang kukira
ayahku menolak dan tetap ingin pulang naik sepeda
aku tak bisa memaksa dan mengikutinya dari belakang

ayah mengayuh sepeda tua itu dengan perlahan
dari dalam mobil aku menitikkan airmata haru
betapa ayahku adalah seorang yang sederhana
meski akupun sudah bisa membeli mobil baru

sesaat ingatanku terbang ke masa kecilku dulu
aku melihat seorang gadis kecil dibelakang ayahku
nampak senyum diwajahnya ketika gadis itu tertawa
Tuhan, betapa indah waktu aku sedang diboncengnya..

.oOo.

www.lumbungpuisi.com
0
1.6K
3
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Poetry
Poetry
KASKUS Official
6.2KThread6.9KAnggota
Tampilkan semua post
masbadjayAvatar border
TS
masbadjay
#1
Sepucuk Surat Dari Yang Digugurkan
kaskus-image

Sepucuk Surat Dari Yang Digugurkan
Puisi Karya : Doni Bastian

untuk ibuku tersayang
ibu, apa kabarmu sekarang
semoga kau baik baik saja
demikian aku baik baik juga

Allah sangat mencintaiku dan menyuruhku menulis surat buatmu
sebagai tanda bahwa aku juga sangat mencintaimu

ingin rasanya aku menyapa seseorang yang memberiku tempat dirahimnya
untukku berlindung walau itu hanya untuk sementara
sesungguhnya aku ingin tinggal dirahim lebih lama
kata Allah sebuah tempat yang paling kokoh dan aman didunia

tapi nampaknya kau tak menginginkan kehadiranku
sebagai anakmu, aku tak bisa berbuat sesuatu
walaupun dulu saat kau menggugurkan aku
betapa seluruh tubuhku terasa ngilu

badanku rasanya terkoyak koyak dan tercabik cabik
hanya berupa gumpalan darah yang membuat orang jijik
apalagi didalam hatiku terasa amat perih
seolah aku ini sama sekali tak dihargai

tapi aku tak juga merasa kecewa
karna kau telah mengirimku ke surga
Allah dan malaikat merawatku disana
dengan kasih sayang tak terhingga

ibu, aku ingin sedikit bercerita
aku pernah menangis saat bertanya kepadaNya
mengapa ibu meluruhkanku saat tubuhku belum tersempurnakan
apakah ibu sama sekali tak punya rasa belas kasihan ?

tidakkah kau ingin menciumku, bu ?
apakah karena aku yang suka rewel dan merepotkanmu ?
tapi Allah bilang bila kau merasa malu
kenapa kau musti malu, bu ?

kataNya, ibu tak ingin aku dilahirkan jadi anak haram
aku kemudian bertanya kepada Allah, apa itu anak haram

anak haram itu dilahirkan tanpa ayah
aku makin bingung dan tak paham
bukankah setiap anak yang dilahirkan pasti punya ayah
kecuali nabi Isa dan Nabi Adam

kataNya, aku ini hasil perbuatan diluar pernikahan
aku semakin bingung dan lebih baik aku diamkan
ibu, aku malu jika terus-terusan bertanya kepadaNya
dan sekarang aku ingin langsung kepadamu saja

ibu, pernikahan itu apa ?
mengapa ibu tidak menikah dengan ayah saja ?
mengapa ibu membuatku jadi anak haram
dan tega mengusirku dari kandungan ?

mengapa tak kau beri kesempatan buatku hidup didunia
agar aku juga bisa berbakti kepada orang tua ?
maafkan aku, bu yang seakan akan mengguruimu
ya sudah, nanti saja aku bertanya saat kita bertemu

oh ya bu, suatu ketika malaikat mengajakku jalan-jalan
ke sebuah tempat yang diberi nama neraka jahanam
disana itu sungguh sangat menyeramkan
tidak seperti disurga yang penuh keindahan

disana banyak orang dibakar dengan api membara
minumnya nanah, dan makanannya buah yang banyak durinya
yang paling parah, ada perempuan yang dipanggang
seperti sate yang ditusuk dari belakang

aku tak sampai hati, dan tak sanggup melihat
tiba tiba terdengar suara dari malaikat
nak, bila ibumu tak segera bertaubat
kelak disitulah dia disediakan tempat

disitu tempat orang orang yang berzina
dan akan disiksa untuk selama lamanya
seketika akupun menangis berderai airmata
memohon agar ibu dan ayahku jangan dimasukkan kesana

ibu, aku sungguh menyayangimu dan ingin segera bertemu
aku rindu belaian tangan dan hangatnya pelukanmu
dan aku mulai merasa ketakutan
bila melihat kau dan ayah kesakitan

kemudian malaikat dengan lembut berkata
nak, bila kau ingin bertemu kedua orang tuamu disurga
kata Allah, tulislah suratmu sekarang juga
sampaikan kabar baik bahwa disurgalah kini kau berada

ajaklah mereka bertaubat dan sampaikan juga kabar buruknya
bila mereka tak segera bertaubat, dinerakalah tempat mereka

setelah mendengar semua itu
aku menulis surat ini untukmu

manurutku, Allah itu sangat baik dan penuh kasih sayang
Allah akan memaafkan semua makhlukNya yang berbuat dosa
apabila mereka mau bertaubat nasuha
ibu, maukah kau bertaubat sekarang juga ?

jika kau ingin bertaubat, ajak ayah jangan kau lupa
agar kita bisa berkumpul bersama nanti disurga

aku juga akan menjemput ibu dan ayah di padang mahsyar
aku janji akan membawa payung dan minuman segar
kata Allah disana panas dan gersang
juga antrian manusia yang panjang

tapi ibu jangan kuatir, meski disana ditengah keramaian
Allah telah berjanji bahwa aku akan bertemu dengan kalian

ibu, beri kesempatan sekali lagi buatku
agar aku bisa merasakan nikmatnya bertemu denganmu

aku juga ingin berpesan kepadamu
agar adik-adikku tak mengalami nasib seperti aku
biarlah cukup aku saja yang merasakan pedihnya
jadi makhluk yang tersia-sia

aku mohon ibu, beri kesempatan adik adikku lahir didunia
agar kelak bisa merawatmu ketika kau sudah berusia senja

sekian dulu ya bu,
aku mau bermain-main dulu ditaman bunga
sambil menunggu kedatanganmu bersama ayah juga
kita nanti akan bermain bersama disurga

ibu, aku sangat menyayangimu
salam dari anakmu..

.oOo.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.