Type 59 adalah MBT China yang copy dari MBT T-54 milik Soviet. Type 59 secara eksternal identik dengan desain tank Soviet di masa itu, walaupun untuk desain internal disesuaikan dengan spesifikasi yang dibutuhkan China. Nama produksi tank ini adalah WZ-120. Total, sebanyak 10.000 tank telah diproduksi dalam berbagai versi oleh First Inner Mongolia Machinery Factory (code PLA: 617 Factory) yang berlokasi di Baotou, Inner Mongolia. Produksi dihentikan pada 1980.
PLA mengoperasikan sekitar 5.500 Type 59, sebagian besar adalah varian Type 59-I/II yang telah diupgrade dengan teknologi Barat. Type 59 menjadi tulang punggung pasukan lapis baja PLA hingga awal dekade 2000an, dengan perkiraan 5.000 varian Type 59-I dan Type 59-II beroperasi pada 2002.
Tank pertama diproduksi pada 1958 dan diterima untuk beroperasi pada 1959, sehingga diberinama Type 59. Seri produksi mulai dilaksanakan pada 1963. Model produksi pertama serupa dengan produksi awal T-54 dan tidak dilengkapi dengan peralatan pengkihatan malam infra-merah atau stabiliser untuk meriam utama 100mm. Pada model selanjutnya, Type 59 dilengkapi dengan laser rangefinder yang terpasang di atas meriam.
Kerangka (casis) Type 59 menghasilkan serangkaian varian yang menunjukkan fleksibilitas sistem dasar tank. Variannya termasuk model Type 59 yang diperbaiki, armored recovery vehicle dan model yang memiliki fitur lapis baja reaktif untuk perlindungan awak. Tank ini terlihat beroperasi secara luas di berbagai negaraTimur Tengah dan sekelilingnya.
Type 59 pernah menjadi perhatian dunia ketika digunakan di Tiananman Square, Beijing selama pemberontakan 1989. Seorang pelajar menjadi ikon dunia untuk perdamaian ketika ia berdiri untuk menghambat laju Type 59.
Type 59 dimodifikasi beberapa kali selama pengoperasiannya dengan penggantian meriam rifled Type 59 100mm dengan meriam rifled 105mm. Type 59 merupakan tank pertama yang dibuat China, yang hingga saat ini masih dioperasikan PLA dalam jumah yang cukup besar. Beberapa Type 59 diupgrade sesuai Type 59D, dipersenjatai dengan meriam utama, sistem kontrol penembakan dan observasi. Type 59 juga menjadi dasar beberapa tank desain China selanjutnya seperti Type 69 dan Type 79.
SEJARAH
Spoiler for SEJARAH:
MBT T-54, dasar pengembangan MBT Type 59 (Foto: www.fas.org)
Setelah penandatanganan Sino-Soviet Treaty of Friendship, Alliance, dan Mutual Assistance, Soviets setuju untuk membantu China dalam pembangunan sebuah fasilitas produksi tank untuk memproduksi T-54A MBT pada 1956. Awalnya, tank dirakit dengan suku cadang yang disuplai oleh Soviet, yang secara bertahap digantikan oleh komponen yang dibuat sendiri oleh China. Pada waktu yang bersamaan, fasilitas produksi tank pertama (617 Factory) dibangun di Baotou, Inner Mongolia dengan bantuan teknisi Soviet. Pada 1958, T-54A buatan China pertama yang menggunakan komponen dari Soviet diluncurkan dari lini perakitan. Pada 1959, 617 Factory mulai memproduksi T-54A menggunakan komponen yang dibuat sendiri pleh China. Pada saat parade militer di Beijing, 1 Oktober 1959, untuk memperingati ulang tahun ke-10 RRC, 32 T-54A buatan China pertama kali ditunjukkan kepada masyarakat. Tank mulai beroperasi untuk PLA pada 1959 dan diberi nama Type 59.
Selama bertahun-tahun, desain Type 59 disempurnakan dengan berbagai macam teknologi yang dikembangkan secara domestik maupun teknologi Barat. Ketika PLA merebut sebuah T-62 Soviet selama konflik perbatasan Sino-Soviet pada 1969, pengembangan yang berdasarkan pada teknologi T-62 digunakan pada desain Type-59 yang kemudian dikenal sebagai MBT Type 69. Type 69 kemudian kembangkan dengan menggunakan teknologi Barat yang kemudian dikenal sebagai MBT Type 79.
Type 59 merupakan tank pertama dalam generasi MBT pertama China, T-72 menjadi MBT generasi pertama yang terakhir. Type 79 digantikan oleh MBT generasi kedua Type 80.
Type 59 juga dikenal sebagai WZ-120 oleh produsennya. Lebih dari 10.000 tank diproduksi antara 1959 hingga pertengahan 1980an. Tank ini memperoleh reputasi dunia yang buruk setelah insiden “Tank Man” pada 1989. Type 59, dan suksesornya Type 69,diekspor secara luas dengan ribuan yang terjual ke luar negeri. Saat ini diperkirakan 5.000 Type 59 masih dalam inventaris PLA, tetapi didukung oleh MBT Type 96 dan Type 99 yang lebih modern.
Upgrade signifikan dilakukan pada Type 59 dari 1979 hingga 1989. No. 617 Factory memasukkan teknologi booster hidrolik baru pada pelindung pintu, sistem kendali penembakan yang lebih simpel, laser rangefinder dan pemadam kebakaran otomatis Type 59-I. Sebuah armored recovery vehicle dasar, tanpa turret dan hanya dapat digunakan dalam operasi penderekan, juga dikembangkan.
Pada pengembangan Type 59 kedua, Type 59-II (yang juga memiliki nama industri WZ-120B) dilengkapi dengan meriam 105mm yang dapat menembakan amunisi APDS, HEAT, dan HESH, sebuah stabiliser dua-axis, sebuah light spot fire control system, pemadam kebakaran otomatis, peralatan komunikasi baru, mesin diesel 580 hp, dan IR-proof coat. NORINCO menawarkan upgrade sistem senjata sebagai sebuah paket terpisah untuk operator Type 59. Sebuah varian yang dilengkapi dengan merian 105mm dengan thermal sleeve dikembangkan dan diberi nama Type 59-IIA. Sebuah Type 59 di UK dilaporkan dipasangi dengan meriam L7A3, dan Casis Type 59 merupakan salah satu yang paling banyak digunakan dalam uji coba turret Marksman AAA.
Sebuah varian eksperimental dilaporkan dibuat untuk uji integrasi teknologi Barat pada tank China, dan berfungsi sebagai testbed persenjataan. Type 59 Gai disebut dilengkapi dengan meriam smoothbore buatan domestik, yang secara kasar memiliki kemampuan yang mirip dengan M256 milik AS.
Type 59 terlibat dalam berbagai konflik dunia di Asia, Afrika dan Timur Tengah. Operator utama MBT ini adalah China, Vietnam, Kamboja, Korea Utara dan Pakistan (lebih dari 1,300). Type 59 milik China juga dijual atau dihibahkan ke Albania, Bangladesh, Kongo, Tanzania, dan Zimbabwe. Iran juga membeli dalam jumlah besar, dan mengembangkan program upgrade domestik bernama Safir-74, hasilnya adalah tank yang kadang disebut sebagai T-72Z.
Sebuah sistem kendali penembakan GEC-Marconi Centaur baru tersedia, dan sistem kendali penembakan British Barr and Stroud berbasis termal dapat digunakan. Sebuah Type 59 di UK dilaporkan dilengkapi dengan sebuah pencitra panas IR18.
Type 59 terus menjadi tulang punggung PLA dibandingkan MBT lain hingga abad ke-21. Pada 2000 dipercaya sekitar 6,000 tank ini dimiliki China, menurut edisi Januari-Mei 2001 Jane's Sentinel Security Assessment: China and Northeast Asia, walaupun Military Balance memberikan angka sekitar 5,500. Pada 2002, angka tersebut dipercaya berkurang menjadi 5,000. IISS memperkirakan jumlahnya masih sama pada 2008.
Angka dari IISS tidak menggambarkan berapa banyak tank yang diupgrade ke standar Type 59D/D-I, dikembangkan selama 1990an dan pertama kali dioperasikan pada 1995. Kedua tank memiliki sejumlah penyempurnaan dasar, yang paling menonjol adalah penggunaan set ERA FY pada turret dan hull bagian depan. Komponen kontrol penembakan yang awalnya digunakan Type 80 juga akhirnya digunakan pada seri Type 59D, dan mereka juga dapat menembakkan misil domestik, yang diturunkan dari misil 9K116 (AT-10 Stabber) milik Rusia. Perbedaan utama antara Type 59D dan D-I adalah meriam utama. Type 59D memiliki meriam Type 79 105mm yang lebih tua, sementara Type 59D-I memiliki meriam Type 83A 105mm.
Dari luar, Type 59 identik dengan produksi awal T-54A milik Soviet, walaupun memiliki beberapa perbedaan pokok. Type 59 pada awalnya tidak dilengkapi dengan penglihatan malam infra-merah dan stabilisator meriam utama milik T-54.
Type 59 memiliki layout konvensional pasca-perang, dengan kompartemen tempur di bagian depan, mesin di belakang dan turret meriam berbentuk-kubah di bagian tengah hull. Hull-nya merupakan baja terpatri dengan ketebalan bervariasi antara 99mm pada bagian depan bawah glasis hingga 20mm di bagian bawah lantai hull. Sementara, turret memiliki ketebalan bervarias dari 39-100mm.
Desain
Driver duduk di bagian depan kiri hull dan beberapa amunisi siap-pakai berada di sisi kanannya. Driver memiliki palka tepat di atas tempat duduknya, yang terbuka ke kiri. Driver memiliki dua vision blocks pop-up yang memberikan cakupan penglihatan ke depan dan sedikit ke kanan. Komandan tank duduk dalam turret bersama dengan penembak dan loader. Palka komandan berada di sisi kiri turret, dengan penembak duduk di depan-bawah komandan. Loader duduk di sisi kanan turret dengan palka di atasnya. Turret memiliki lantai yang tidak ikut berputar sehingga mempersulit awak dalam bertugas.
Persenjataan
Varian awal Type 59 dilengkapi dengan sebuah meriam rifled Type 59 (copy dari meriam D-10T2S) 100mm dengan amunisi sebanyak 34 buah termasuk amunisi berdaya ledak tinggi dan penembus lapis baja.
Type 59-I dilengkapi dengam meriam rifled modifikasi dari Type 69-II (copy dari D-10TG) 100 mm. Amunisinya sebanyak 44 buah termasuk amunisi berdaya ledak tinggi, fragmentasi berdaya ledak tinggi dan armour piercing discarding sabot dengan inti tungsten.
Type 59-II dilengkapi dengan meriam rifled Type 81 105 mm , yang merupakan produk berlisensi dari merial L7 Israel. Amunisinya sebanyak 44 buah termasuk amunisi berdaya ledak tinggi, fragmentasi berdaya ledak tinggi dan APFSDS.
Type 59D1 dilengkapi dengan meriam rifled Type 79 105 mm dengan selongsong termal komposit aluminium. Amunisi APFSDSnya mampu menembus lapis baja dengan kedalaman antara 460-510mm.
Type 59D dilengkapi dengan meriam rifled Type 83-I (juga dikenal dengan Type 83A), yang juga dapat dijumpai pada MBT Type 88. Amunisi APFSDSnya mampu menembus lapis baja dengan kedalaman antara 460-510mm. Jika memakai amunisi spesial (depleted uranium), daya tembus amunisis dapat mendekati 600mm, yang mana lebih baik dari pada T-90 milik Rusia dan Type 90 milik Jepang.
Type 59D/D1 dapat juga menembakan misil 105mm. Misil ini memiliki jarak jangkau maksimum 5,2 km, dan dengan daya tembus lapis baja hingga 700mm. Misil ini juga dapat digunakan untuk menyerang helikopter yang terbang rendah. Pada uji coba, misil dapat menembak jatuh UAV pada jarak 4,8 km.
Sebuah senapan mesin Type 59T 7.62 mm terpasang koaksial dengan meriam utama dioperasikan oleh penembak. Sebuah senapan mesin atnti-pesawat Type 54 12.7 mm (copy dari M1938/46 DShKM 12,7 mm milik Rusia) dipasang di atas palka penembak, dengan amunisi seanyak 200 buah, dioperasikan oleh loader. Sebagai tambahan, sebuah senapan mesin Type 59T 7.62 mm dipasang untuk pengemudi, yang ditembakkan melalui lobang kecil di bagian tengah glasis. Sebanyak 3.500 amunisi 7.62 mm dapat dibawa.
Turet tank ini memiliki mekanisme tranversal yang mungkin setara dengan mekanisme transversal milik T-54, yang dapat berputar 360 derajat dalam 21 detik. Model awal meriam Type 59 memiliki gigi elevasi manual, yang kemudian diganti dengan sistem otomatis yang memungkinkan meriam dibidik pada kemiringan antara +17 dan -4 derajat (kemiringan rata-rata tank Barat adalah -10 derajat yang memungkinkan penggunaan taktik hull-down yang lebih baik). Model selanjutnya dilengkapi dengan stabilisator vertikal yang membuat penembakan pada saat bergerak lebih praktis. Sistem penglihatan malam inframerah dipasang dengan periskop infra merah untuk komandan, penembak dan driver.
Akurasi penembakan diproses oleh sistem kontrol penembakan terkomputerisasi, yang terdiri dari komputer kontrol penembakan, ight spot FCS dengan input laser rangefinder, dan light spot gunner sight dengan penglihatan malam pasif. Beberapa Type 59D juga dilengkapi dengan penglihatan malam citra termal.
Propulsi
Type 59/59-I/59-II/59-IIA memiliki sebuah mesin diesel berpendingin cairan Model 12150L V-12, yang dapat menghasilkan 520hp pada 2.000 rpm. Mesin ini menggerakkan sebuah manual gearbox dengan gigi lima gigi maju dan satu mundur. Total 815 liter bahan bakar dapat dibawa pada tangki internal, dengan tambahan 400 liter pada tangki eksternal yang memberikan jarak tempuh maksimal hingga 600 km, atau sekitar 430 km jika hanya menggunakan tangki internal. Tank memiliki lima road wheels pada setiap sisi dengan jarak menonjol antara roda pertama dengan kedua. Track-nya digerakkan oleh sebuah drive sprocket di bagian belakang, dengan sebuah idler di depan. Perlu dicatat bahwa tidak terdapat return roller. Suspensinya merupakan sistem batang torsi. Exhaust mesin berada di spatboar kiri.
Type 59D memiliki mesin 12150L7 yang dimodifikasi yang menghasilkan 580 hp.
Proteksi
Varian awal Type 59 memiliki lapis baja yang relatif tipis dan sangat rentan terhadap ATGM dan tembakan tank kaliber besar. Lapis baja hull dan turret bagian depan memiliki tebal 100mm dan 220mm.
Pada Type 59D, roda dan track dilindungi oleh rubber hull skirts. Turret dikelilingi oleh rak penyimpanan untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap proyektil HEAT. Turret dan hull juga dilindungi oleh plat-plat lapis baja reaktif-eksplosif (ERA) FY di bagian depan, yang disebut mampu menahan tembakan meriam 105mm dari jarak 2.000m.
Variant dasar Type 59 tidak memiliki sistem pertahanan NBC kolektif, dan hanya dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran semi otomatis atau bahkan manual. Type 59-I dan selanjutnya memiliki sistem pemadam kebakaran otomatis.
Terdapat empat pelontar granat asap pada setiap sisi turret Type 59D. Asap tambahan dapat dihasilkan dengan menginjeksi bahan bakar diesel ke exhaust. Awak Type 59D dilindungi dengan sistem deteksi dan pemadam kebakaran otomatis.
Amunisi Type 59 disimpan di dalam turrt yang meningkatkan kemungkinan ledakan sekunder hebat jika interior tank tertembus tembakan musuh. Oleh karena itu, survivabilitas awak rendah.