Prinsip desain pengembangan keluarga tank Merkava telah diaplikasikan lagi di Merkava Mark IV. Prioritasnya adalah proteksi dan survivabilitas, menggunakan sistem tank untuk melindungi awak (mesin dipasang di bagian depan tank), dengan penyimpanan amunisi di dalam kontainer terlindungi, sistem pemadam kebakaran otomatis, sistem NBC overpressure dan yang lainnya.
Unik dibandingkan MBT lain, Merkava mempunyai powerpack yang dipasang di bagian depan, yang memberikan massa berat di area deoan, melindungi awak dari serangan musuh. Tembakan musuh yang menghantam langsung bagian depan tank, akan diserap oleh massa blok mesin. Konfigurasi ini juga membuat bagian belakang “bersih” untuk pintu keluar yang aman dan terdapat ruang yang cukup beberapa pasukan infantri bersenjata lengkap. Palka akses belakang memungkinkan awak yang teluka untuk keluar dengan aman dan cepat atau mengangkut pasukan yang cidera untuk evakuasi.
Merkava adalah salah satu tank dengan proteksi terbaik di dunia. Sistem proteksi canggihnya memberikan proteksi yang lebih baik terhadap penetrasi APFSDS dan semua ATGM yang diketahui. Sensornya dapat mendeteksi peluncuran misil, termasuk misil berpemandu-laser. Tank dipasangi dengan Amcoram LWS-2 sistem peringatan laser, dengan display yang dipasang di kompartemen komandan.
Foto Lapis Baja bagian atas Merkava Mk. IV (foto: [url]www.fprado.com[/url])
Pada Merkava Mk.IV, proteksi balistiknya adalah modular dan memberikan proteksi yang lebih efektif terhadap ancaman modern, melibatkan baik efisiensi proteksi dan area perlindungan. Di atas semua itu, proteksi balistiknya termasuk proteksi atap, yang memberikan proteksi terhadap serangan dari atas. Sistem peringatan identifikasi ancaman elektromagnetik adalah generasi yang lebih canggih dari pendahulunya pada Merk III. Turret dan hullnya dipasaingi dengan sistem lapis baja modular yang dapat diganti di lapangan. Bagian depan turret dipasangi dengan blok lapis baja tambahan yang memberikan proteksi ekstra terhadap serangan misil anti-tank generasi terbaru. Skirt rantai dengan bola pemberat dipasang di bagian bawah turret bustle. Proyektil HEAT yang datang terdetonasi pada benturan dengan rantai daripada berpenetrasi ke ring turret. Sprung armor di skirt samping melindungi roda dan track.
Spoiler for Daya Tembak:
Daya Tembak
Tang dilengkapi dengan meriam 120mm generasi canggih dari tipe yang dikembangkan untuk Merkava Mark III. Meriam ini juga dimodifikasi untuk menahan tekanan yang lebih besar, menghasilkan jarak tembak yang lebih jauh dan performa penetrasi yang lebih baik. Meriam baru dapat digunakan untuk menembakkan amunisi bertenaga-tinggi dengan kemampuan penetrasi yang lebih baik. Amunisi yang siap-untuk-ditembakkan disimpan di dalam kompartemen terlindungi. Sistemnya membuat loader dapat memilih secara semi-otomatis tipe amunisi yang akan digunakan.
Tank juga mempunyai 10p Revolving Magazine 120mm yang dikontrol oleh mikroprosesor, bekerja secara otomatis dan bekerja secara elektrik. Sistem ini berlokasi di ruang terisolasi di dalam turret dan didesain untuk melindungi awak jika amunisi meledak. Sistem ini mudah dioperasikan dari kompartemen awak. Loader dapat memilih amunisi yang dibutuhkan dari empat tipe berbeda dan total 10 amunisi.
10P Revolving Magazine milik Merkava Mk. 4 (Foto: [url]www.fprado.com[/url])
Sistem kontrol penembakan baru tank memiliki komponen-komponen modern, yang memiliki kemampuan tinggi dalam mendeteksi jarak dan penguncian target. Sistem visi malam dibuat dengan teknologi thermal terbaik di dunia. Kemampuan pelacak otomatis telah dikembangkan dengan semaksimal mungkin. Sistem ini dibuat untuk implementasi dari doktrin tempur efektif dalam penguncian, pelacakan dan penghancuran target oleh komandan dan gunner.
Tank dilengkapi dengan kontrol penembakan dan sistem pembidik modern yang terdiri dari kalkulasi dan kompensasi balistik terkomputerisasi, pembidik dual axis stabilized milik gunner dan pembidik panoramik dual axis stabilized milik komandan, keduanya dilengkapi dengan FLIR dan saluran TV canggih untuk operasi siang dan malam.
Sistem dilengkapi dengan sistem pelacak yang sudah diupgrade yang dapat melacak target bergerak seperti tank, helikopter, kendaraan dan pasukan. Sistem juga dapat mengunci pembidik dan meriam pada target ketika tank sedang bergerak, menggunakan sistem stabilisasi meriam ultra-cepat dan electrical turret drive. Merkava Mark IV dipercaya dilindungi dengan tipe lapis baja hibrida baru, yang dapat disesuaikan dari elemen modular, untuk menyesuaikan ancaman spesifik. Mark IV mempertahankan desain hull dari versi Merkava sebelumnya.
Tank juga menggunakan Battle Management System (BMS) yang didesain oleh ElOp milik Elbit System. Sistem ini memberikan jaringan komunikasi cepat antara komandan dan unit di bawahnya, dan membuat awak dapat merencanakan misi, menavigasi dan melakukan update kewaspadaan situasi secara terus menerus. Sistem juga mengijinkan perekaman dan mendiskusikan operasi, dengan menggunakan perekam digital milik tank. Merkava Mark IV dilengkapi dengan perekam data digital VDS-60 yang diproduksi oleh Vectop. Sistem ini merekam dan menampilkan kembali gambar pembidikan dan data observasi yang diperoleh selama misi. Gambar-gambar yang diambil dapat dibagikan ke elemen lain yang terhubung dalam jaringan BMS, untuk pelaporan target musuh. Konsep ini secara cepat menjadi bagian sangat penting dalam konsep medan-tempur terintegrasi "digitized land forces", tank yang bervariasi, anti-tank dan helikopter tempur dalam satuan tugas yang terkombinasi pada berbagai level.
Setiap awak memiliki diplay berwarna panel-datar individual yang memperlihatkan status sistem yang menjadi tanggung jawab masing-masing awak. Gunner dan komandan juga dapat melihat gambar yang ditangkap pembidik pada layar individual. Komandan dapat menggunakan gambar tersebut untuk peta navigasi, orientasi dan pelaporan.
Sebagai contoh, pengemudi dapat melihat belakang dan samping tank dari kompartemen tertutup. Kemmapuan ini dihasilkan dari sistem baru dan unik yang disebut Tank Sight System, yang dikembangkan oleh Vectop. Sistem memberikan cakupan video di sekitar tank pada siang dan malam. Hal ini meningkatkan keselamatan, khususnya ketika berjalan mundur dan pada kondisi di mana visibilitas pengemudi terganggu. Merkava Mark IV menggunakan empat kamera yang dipasang di dalam hardened cases embedded di luar tank. Kamera-kamera ini memberikan penglihatan periperal penuh yang ditampilkan di monitor resolusi tinggi yang dipasang di posisi pengemudi dan kompartemen tempur.
Fitur lain dihasilkan oleh “komputerisasi” Merkava Mark IV adalah pengenalan “integrated training capability”, menyediakan awak an unit sebuah lingkungan latihan canggih yang berdasar pada tank-tank mereka dan tersedia di lapangan. Kemampuan ini akan diintegrasikan dengan skenario virtual, sebuah set fitur medan virtual, elemen bersahabat dan musuh, serta perilaku ”cerdas” yang berdasar pada manuever pre-set, konsep doctrinal dll. Semua akan dipresentasikan kepada awak tank dan anggota unit melalui sistem observasi, pembidik dan sensor mereka, untuk mendukung suasana pelatihan komprehensifdi lapangan.
Sistem yang mendukung daya tembak dikontrol dengan display dan sistem operasi canggih, membantu komandan dengan komunikasi data dan manajemen tempur yang efektif.
Tank membawa amunisi 120mm sebanyak 50 buah. Tank juga dilengkapi dengan dengan tiga senapan mesin 7,62mm, dua terpasang di atap dan satu ko-aksial dengan meriam utama. Tank membawa 10.000 amunisi 7,62mm.
Sistem mortar 60mm, yang merupakan senapan dengan kaliber besar dengan velositas laras rendah, dapat menembakkan amunisi berdaya ledak tinggi dan bom cahaya. Awak dapat mengisi, membidik dan menembakkan sistem mortar dari dalam turret. Sistem mortar ini dikembangkan oleh Soltam Limited dari Haifa.
Merkava Mk.3 firing a LAHAT 120mm missile from a hull-down position. (Foto: [url]www.fprado.com[/url])
Sebuah seri uji penembakan live dari LAHAT – misil anti-tank berpemandu laser yang dikembangkan oleh IAI/MBT (Israel Aircraft Industries-MBT Division) termasuk penembakan misil 120mm yang diadaptasikan untuk meriam smooth-bore yang digunakan pada Merkava Mark III, mark IV, Leopard 2A5/6 dan M1A1/A2. Misil juga didesain untuk ditembakkan dari tabung peluncuran, yang dapat dipakai pada posisi tetap, kendaran ringan atau APC. Lintasan misil dapat diset menandingi engagement tank (top attack) maupun helikopter (serangan langsung). Akhirnya, misil menggunakan hulu ledak tandem yang dapat mengalahkan lapis baja modern dan panel reaktif. Hulu ledak utama memiliki kemampuan penetrasi tinggi, mengalahkan semua kendaraan lapis baja yang diketahui, pada sudut impact tinggi yang merupakan ciri dari lintasan misil top attack (top attack trajectory).
Spoiler for Mobilitas:
Mobilitas
Merkava Mark IV menggunakan mesin diesel modern yang menghasilkan 1.500 tenaga kuda, mesin diesel direct injection, berpendingin liquid, General Dynamic GD833 yang dikembangkan bersama antara General Dynamics dan MTU. Pack mesin dapat dengan mudah diganti. Mesin dikontrol oleh sebuah komputer yang terhubung dengan panel pengemudi dan sistem transmisi otomatis modern, memberikan tank tenaga yang lebih besar dari pada pendahulunya, yang hanya memiliki mesin dengan 1.200 tenaga kuda. Beberapa model baru telah menghasilkan jarak tempuh lebih dari 10.000 km dalam uji lapangan. Mesin dan transmisinya merupakan powerpack yang dianggap terbaik di dunia. Tenaga yang besar dari mesin, didukung dengan suspensi yang kuat yang berdasar pada Merkava Mark III, memberikan tank mobilitas dan manuverabilitas yang tinggi. Pemasangan powerpack baru pada Merkava mengijinkan desain ulang hull yang justru meningkatkan proteksi frontal dan visibilitas pengemudi. Untuk mempermudah tank dalam berjalan mundur, kamera telah dikembangkan yang membuat pengemudi dapat melihat ke belakang, tanpa arahan dari komandan.
Spoiler for Proteksi:
Proteksi
Merkava Mark IV dilengkapi dengan pertahanan perimeter penuh aktif, yang menggunakan sistem peringatan ancaman perpemandu-laser. Merkava Mark IV juga dilengkapi dengan sistem filter udara central yang didesain oleh Kinetics seperti pendahulunya, yang menjaga tekanan udara positif pada kompartemen tempur, untuk proteksi lingkungan chemical biological dan radiological (CBR). Sistem juga menyediakan pengkondisian udara untuk masing-masing awak (micro-cooling) dan untuk keseluruhan kabin. Tank memiliki tenaga cadangan/tambahan yang digunakan pada posisi “silent watch” untuk pengisian ulang battery
Menurut desainer tank, generasi keempat tank ini membuat lompatan kuantum ke depan. Bagian dari revolusi yang terdapat dalam fakta bahwa tank untuk pertama kali memiliki pertahanan perimeter penuh, baik horizontal maupun vertikal. Hal ini dikombinasikan dengan sistem observasi dan kontrol canggih, yang membuat komandan tank dapat bekerja dari dalam turret dengan proteksi penuh dari ancaman eksternal seperti misil anti-tank.
Merkava telah digunakan secara luas selama Perang Lebanon 1982. Merkava mengungguli tank Suriah (terutama T-62) dan terbukti kebal terhadap persenjataan anti-tank saat itu (AT-3 Sagger dan RPG-7). Tank ini merupakan pengembangan signifikan dibandingkan MBT paling efektif saat itu, Tank Centurion.
Pada Februari 2002, sebuah Merkava III dihancurkan oleh bom jalanan di dekat Netzarim, pemukiman di jalur Gaza. Tank terpancing oleh serangan konvoy musuh. Ketika tank berjalan di atas ranjau berat, ranjau didetonasi dan tank hancur total. Empat pasukan tewas dalam ledakan. Ini adalah pertama kalinya tank berat hancur selama Intifada Kedua. Tank Israel kedua, Merkava II atau III, dihancurkan sebulan kemudian di area yang sama, tiga pasukan tewas. Merkava ketiga dihancurkan di dekat Kissufim Crossing, satu pasukan tewas, dua terluka.
Merkava ketika dihancurkan pada Februari 2003, ketika berjalan di atas ranjau di dekat pemukiman Yahudi di Dugit. Empat awak tewas.
Banyak pasukan Israel yang tewas pada Perang Lebanon 2006 adalah awak tank Merkava. Hanya sedikit tank yang digunakan di mana Merkava Mark IV pada 2006 masih sedikit yang sudah beroperasi. Misil anti-tank Hizbullah menembus lapis baja lima Merkava Mark IV dan menewaskan 10 awak. Penetrasi itu disebabkan oleh misil berhulu-ledak tandem. Persenjataan Hizbullah dipercaya terdiri dari RPG-29 “Vampir”, AT-5 “Konkurs”, AT-13 “Metis-M dan misil HEAT AT-14 “Kornet” berpemandu-laser. IDF melaporkan penemuan Kornet ATGM canggih di posisi Hizbullah di desa Ghandouriyeh. Beberapa bulan setelah gencatan senjata, laporan dengan foto detail membuktikan bahwa Kornet ATGM digunakan oleh Hizbullah pada area tersebut.
Roket berhulu-ledak tandem (Foto: world.guns.ru)
Awak tank Merkava IV tewas lagi ketika tank berjalan di atas alat ledak improvisasi (IED=Improvised Explosive Device). Tank memiliki lapis baja berbentuk V di bagian bawah hull, mengurangi kematian menjadi satu dari tujuh personil (empat awak dan tiga pasukan infantri).
Secara total, 50 Merkava rusakm delapan di antaranya masih dapat dioperasikan. Dua Merkava IV rusak, satu karena IED dan yang lain karena misil AT-14 Kornet Rusia. Tetapi keduanya dapat diperbaiki dan kembali beroperasi dengan IDF. Pihak Militer Israel dikatakan puas dengan performa Merkava IV, dan menyalahkan kurangnya latihan sebelum perang.
Setelah perang 2006, dan setelah IDF semakin sering terlibat dalam peperangan non-konvensional dan gerilya, beberapa analis menyatakan bahwa Merkava terlalu rentan terhadap misil anti-tank modern, yang bertipe man-portabel yang digunakan oleh musuh melalui perang gerilya. Analis pasca-perang lain tidak setuju dengan pendapat tersebut. Berdasarkan data, rata-rata awak tank yang terbunuh cenderung menurun, dari 2 per tank pada Perang yom Kippur, menjadi 1,5 per tang selama Perang Lebanon 1982, dan menjadi 1 per tank pada Perang Lebanon 2006. Data ini membuktikan, walaupun menghadapi senjata anti-tank yang terus berkembang, Merkava mark IV memiliki proteksi yang lebih baik bagi awak-awaknya. IDF berharap dapat meambah pesanan Merkava Mark IV, dan berencana untuk menambahkan sistem proteksi aktif Trophy pada Merkava Mark IV, untuk meningkatkan latihan gabungan antara awak tank dengan pasukan anti-tank Israel.
Merkava IV digunakan secara lebih ekstensif selama Perang Gaza, setelah IDF menerima tank dengan jumlah besar sejak 2006, menggantikan Merkava II dan III. Satu brigade Tank Merkava IV beroperasi di Jalur Gaza selama lima jam tanpa korban jiwa. Komandan brigade menyatakan bahwa taktik di medan pertempuran telah direvisi secara besar-besaran sejak 2006, dengan IDF meningkatkan fokus pada agresifitas, daya tembak terkonsentrasi, mengkombinasikan serangan udara dan darat, dan penggunaan manuver blitzkrieg. Taktik juga telah dimodifikasi untuk ancaman perang asimetis dan gerilya, sebagai tambahan perang konvensional di mana Merkava didesain untuk menghadapinya. Pada Oktober 2010, IDF mulai melengkapi Merkava IV dengan sistem proteksi aktif Trophy untuk meningkatkan proteksi tank terhadap misil anti-tank canggih yang menggunakan hulu ledak HEAT tandem. Sistem proteksi tambahan lain termasuk sistem peringatan-laser Elbit dan granat asap IMI.
Pada Desember 2010, Hamas di Gaza menembakkan misil anti-tank AT-14 Kornet ke arah Merkava Mark III di dekat Al-Bureij. Misil menembus lapis baja tank tetapui tidak menimbulkan korban jiwa. Setelah serangan itu, Israel memutuskan untuk mengoperasikan batalion tank Merkava IV pertama yang dilengkapi dengan sistem proteksi aktif Trophy. Pada Maret 2011, sebuah Merkava mark IV yang dilengkapi dengan sistem tersebut, yang sedang berada di perbatasan Gaza, sukses menggagalkan serangan misil yang dibidik ke arahnya dan menjadi kesuksesan operasional pertama sistem proteksi ini.