TS
Ariel.Matsuyama
[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/2muchgaming.com/wp-content/uploads/2011/09/All-Kamen-Rider.jpg)
Kamen Rider School
Genre:Action | Drama | Sci-Fi | Fantasy
ATTENTION!
Cerita ini adalah AU dgn "sedikit" bumbu tambahan dari cerita asli masing2 rider, namun tidak merubah tema dan settingnya..
- Semua "rider utama dan rider cewek" Era HEISEI adalah generasi penerus dari user lama, mulai dari Era Kuuga sampai Kiva. Misal: Kuuga yg baru adalah anak dari Godai Yusuke yg diwariskan sabuk arcle olehnya..
Selain itu, sebagai tambahan, KR Accel dan Nadeshiko juga generasi penerus (soalnya gw punya tujuan tertentu pada 2 rider ini).. - Rider Era SHOWA, hanya 3 rider yg merupakan generasi penerus: Black RX, Zo, dan Tackle. Selebihnya, user lama.. Semua akan dijelaskan nanti seiring berjalannya cerita..
WARNING!!!
Code:
This FanFiction has been categorized as 'mature', therefore may contain intense violence, blood/gore and/or strong language that may not be appropriate for underage viewers.
Spoiler for Characters:
Ariel Matsuyama
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/i46.tinypic.com/2q1s361.jpg)
Hairstyle and colour: Raven-Black
Eyestyle and colour: Onyx-Black
Personality: Calm and Confidence
Organization: ZECT
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Shigeru Jo (Kamen Rider Stronger)
Mother: Yuriko Misaki ([old] Human Tackle)
Brother: Souji Tendou ([old] Kamen Rider Kabuto)
Seorang anak laki-laki berusia enam belas tahun yang hidup dengan harta peninggalan orangtuanya yang sudah meninggal. Dia tinggal di asrama bersama para siswa Heishi yang lain.
Satu-satunya tujuan hidup yang dia miliki adalah "balas dendam" pada seseorang yang telah membunuh kedua orangtuanya di depan mata kepalanya sendiri sewaktu kecil. Selain orangtua, dia juga kehilangan orang-orang terdekatnya di organisasi ZECT. Maka dari itu, ia terus menerus menempa fisik serta kemampuan beladiri yang ia miliki agar kelak dapat membunuh orang yang telah merenggut kebahagiaannya dengan kedua tangannya sendiri.
Di Heishi, hampir seluruh murid perempuan menyukai Ariel karena semua bakat yang ia miliki, serta selalu menjadi juara kelas. Ditambah lagi, semua yang dia lakukan selalu sempurna dan tampak benar, serta berjalan sesuai perkiraannya. Mempunyai ciri khas selalu menunjuk ke langit dan mengutip petuah-petuah dari neneknya.
Ryosuke Nakamura
Hairstyle and colour: Short straight-Black
Eyes colour: Black
Personality: Ambitious
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Godai Yusuke ([old] Kamen Rider Kuuga)
Mother: Sakurako Sawatari
Melindungi senyuman semua orang! Membela kebenaran, membasmi kejahatan! Itulah tujuan hidup dan motto yang dimiliki oleh seorang Ryosuke Nakamura: Remaja naif berusia enam belas tahun yang pada awalnya hidup di lingkungan non rider, sebelum akhirnya bertemu dengan Zhandy Yamatake yang memberitahukan siapa dia sebenarnya. Anak dari Godai Yusuke.
Berbeda dari Godai, Ryosuke cenderung pemalas, ceroboh, dan selalu melakukan hal-hal bodoh. Meski begitu, ia adalah orang yang ambisius dan mempunyai keinginan menjadi rider nomor satu.
Takdir memilihnya untuk meneruskan perjuangan Godai sebagai Kamen Rider Kuuga.
Kamen Rider Kuuga
Growing form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/a1.ec-images.myspacecdn.com/images01/89/8b2777e28059cd587f81e93806a9f060/l.jpg)
Perubahan wujud Ryosuke saat berhasil membangkitkan kekuatan Kuuga untuk yang pertama kali. Wujud paling dasar. Kekuatannya hanya cukup untuk melawan monster-monster berlevel rendah.
Jika penggunanya terluka parah dalam form ini, maka dia tidak bisa Henshin selama 2 jam.
Mighty form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/images2.wikia.nocookie.net/__cb20110702051026/kamenrider/images/3/3c/Kamen-rider-kuuga.jpg)
Wujud sempurna Kuuga setelah melewati fase Growing form. Wujud/Form yang jauh lebih kuat dibandingkan Growing form. Kekuatan serta kecepatan serangannya pun meningkat, meski tidak "over speed" seperti kecepatan cahaya yang dimiliki Kamen Rider Kabuto.
Spoiler for Pict:
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/i46.tinypic.com/2q1s361.jpg)
Hairstyle and colour: Raven-Black
Eyestyle and colour: Onyx-Black
Personality: Calm and Confidence
Organization: ZECT
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Shigeru Jo (Kamen Rider Stronger)
Mother: Yuriko Misaki ([old] Human Tackle)
Brother: Souji Tendou ([old] Kamen Rider Kabuto)
Seorang anak laki-laki berusia enam belas tahun yang hidup dengan harta peninggalan orangtuanya yang sudah meninggal. Dia tinggal di asrama bersama para siswa Heishi yang lain.
Satu-satunya tujuan hidup yang dia miliki adalah "balas dendam" pada seseorang yang telah membunuh kedua orangtuanya di depan mata kepalanya sendiri sewaktu kecil. Selain orangtua, dia juga kehilangan orang-orang terdekatnya di organisasi ZECT. Maka dari itu, ia terus menerus menempa fisik serta kemampuan beladiri yang ia miliki agar kelak dapat membunuh orang yang telah merenggut kebahagiaannya dengan kedua tangannya sendiri.
Di Heishi, hampir seluruh murid perempuan menyukai Ariel karena semua bakat yang ia miliki, serta selalu menjadi juara kelas. Ditambah lagi, semua yang dia lakukan selalu sempurna dan tampak benar, serta berjalan sesuai perkiraannya. Mempunyai ciri khas selalu menunjuk ke langit dan mengutip petuah-petuah dari neneknya.
Spoiler for Wujud Rider:
Kamen Rider Kabuto
Masked form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/img2.imageshack.us/img2/2599/kamenriderkabutomaskedf.jpg)
Wujud awal Kamen Rider Kabuto, Masked form. Form yang membuat penggunanya memiliki kekuatan besar dan lebih tahan terhadap serangan, namun minim kecepatan, serta tidak bisa bergerak dengan leluasa.
Rider form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/www.gunjap.net/site/wp-content/uploads/2011/07/4165.jpg)
Bentuk kedua dari Masked form setelah melakukan CAST OFF. Dalam wujud ini, si pengguna dapat bergerak jauh lebih leluasa, meski daya tahannya tidak sekuat Masked form. Tapi, beladiri yang dimiliki Ariel selaku pengguna, terbilang sangat luwes tanpa gerakan yang sia-sia, jadi dapat memberi advantage tersendiri ketika bertarung.
Kabuto memiliki ability spesial bernama "Clock Up" yang mampu membuatnya bergerak dengan kecepatan cahaya. Hal ini menjadikan Kabuto rider terkuat di Heishi yang hanya bisa ditandingi oleh rider-rider tertentu.
Masked form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/img2.imageshack.us/img2/2599/kamenriderkabutomaskedf.jpg)
Wujud awal Kamen Rider Kabuto, Masked form. Form yang membuat penggunanya memiliki kekuatan besar dan lebih tahan terhadap serangan, namun minim kecepatan, serta tidak bisa bergerak dengan leluasa.
Rider form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/www.gunjap.net/site/wp-content/uploads/2011/07/4165.jpg)
Bentuk kedua dari Masked form setelah melakukan CAST OFF. Dalam wujud ini, si pengguna dapat bergerak jauh lebih leluasa, meski daya tahannya tidak sekuat Masked form. Tapi, beladiri yang dimiliki Ariel selaku pengguna, terbilang sangat luwes tanpa gerakan yang sia-sia, jadi dapat memberi advantage tersendiri ketika bertarung.
Kabuto memiliki ability spesial bernama "Clock Up" yang mampu membuatnya bergerak dengan kecepatan cahaya. Hal ini menjadikan Kabuto rider terkuat di Heishi yang hanya bisa ditandingi oleh rider-rider tertentu.
Ryosuke Nakamura
Spoiler for Pict:
Hairstyle and colour: Short straight-Black
Eyes colour: Black
Personality: Ambitious
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Godai Yusuke ([old] Kamen Rider Kuuga)
Mother: Sakurako Sawatari
Melindungi senyuman semua orang! Membela kebenaran, membasmi kejahatan! Itulah tujuan hidup dan motto yang dimiliki oleh seorang Ryosuke Nakamura: Remaja naif berusia enam belas tahun yang pada awalnya hidup di lingkungan non rider, sebelum akhirnya bertemu dengan Zhandy Yamatake yang memberitahukan siapa dia sebenarnya. Anak dari Godai Yusuke.
Berbeda dari Godai, Ryosuke cenderung pemalas, ceroboh, dan selalu melakukan hal-hal bodoh. Meski begitu, ia adalah orang yang ambisius dan mempunyai keinginan menjadi rider nomor satu.
Takdir memilihnya untuk meneruskan perjuangan Godai sebagai Kamen Rider Kuuga.
Spoiler for Wujud rider:
Kamen Rider Kuuga
Growing form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/a1.ec-images.myspacecdn.com/images01/89/8b2777e28059cd587f81e93806a9f060/l.jpg)
Perubahan wujud Ryosuke saat berhasil membangkitkan kekuatan Kuuga untuk yang pertama kali. Wujud paling dasar. Kekuatannya hanya cukup untuk melawan monster-monster berlevel rendah.
Jika penggunanya terluka parah dalam form ini, maka dia tidak bisa Henshin selama 2 jam.
Mighty form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/images2.wikia.nocookie.net/__cb20110702051026/kamenrider/images/3/3c/Kamen-rider-kuuga.jpg)
Wujud sempurna Kuuga setelah melewati fase Growing form. Wujud/Form yang jauh lebih kuat dibandingkan Growing form. Kekuatan serta kecepatan serangannya pun meningkat, meski tidak "over speed" seperti kecepatan cahaya yang dimiliki Kamen Rider Kabuto.
Spoiler for Supporting Characters:
In process
FanFic ini juga diterbitkan di:
- FanFiction.Net
- Kompasiana
- LautanIndonesia
- Indonesiaamers
- Wordpress.com
Quote:
Diubah oleh Ariel.Matsuyama 04-06-2013 20:05
0
15.4K
Kutip
43
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•350Anggota
Tampilkan semua post
TS
Ariel.Matsuyama
#14
-=Episode 3: First Transformation (Act 4)=-
Spoiler for Act 4:
“Baiklah kalau begitu.” ucap Zhandy. Kemudian ia mengambil posisi untuk berubah seperti biasa. Diangkatnya lengan kanannya ke atas, dan perlahan menurunkannya ke bawah. Sementara lengan kirinya ia kepalkan tepat di samping pinggangnya. Begitu lengan kanannya sejajar di depan pinggangnya, ia menarik kepalan tangan kirinya ke arah kiri hingga membentuk sudut siku-siku. 'Ia melakukan semuanya' sembari mengucapkan sebuah kalimat, “Hen..., shin!” dengan nada menggeram, hingga muncullah secercah sinar menyilaukan yang segera membungkus badannya.
Sebuah sabuk bermata dua pun muncul di pinggang Zhandy, mengeluarkan sinar terang yang seolah memberikan kekuatan padanya.
Tak berapa lama, sinar meredup. Tubuh Zhandy telah berubah menjadi sesosok rider berwarna kehijauan dengan corak hitam, Kamen Rider Black RX.
“Hoo.. Putra Matahari, Kamen Rider Black RX. Rider Showa itu berubahnya selalu lama ya? Tak tahukah kau kalau gerakanmu itu hanya membuang-buang waktu?” cemooh Diend.
“Tak usah banyak bicara, boneka mainan Dai-Shocker!” balas Black RX. “Revolcane.” diambilnya sebuah pedang laser dari perutnya, seperti yang pernah ia lakukan sebelum ini. Tanpa banyak bicara lagi, ia segera berlari untuk menyarangkan tebasan pedangnya ke tubuh Diend.
Tapi Diend langsung mengarahkan moncong pistolnya ke depan. Pistol tersebut mengeluarkan lima butir peluru yang mengarah ke tubuh Black RX.
Dengan sigap, Black RX menebasi setiap peluru yang menghujaninya tanpa ada yang tersisa sedikitpun.[
DZIUNG DZIUNG!! DZIUNG DZIUNG DZIUNG DZIUNG...DZIUNG!!
Diend kembali menembaki Black RX, kali ini amunisi yang keluar jauh lebih banyak dari yang tadi. Tembakannya pun bertubi-tubi. Black RX makin kesulitan menghadapinya.
Namun, bukan Black RX namanya jika menyerah cuma dengan serangan seperti itu saja. Hujan peluru yang ditembakkan Diend terus menerus ia tebas dengan Revolcane sembari berjalan menuju ke hadapan rider cyan tersebut, meski ada satu peluru yang sempat menghantam pundak sebelah kirinya, tapi itu tidak membuatnya gentar.
Begitu ia mencapai jarak yang dapat dijangkaunya, Black RX pun mengayunkan Revolcane ke dada Diend.
“Ups!” Diend yang sadar akan hal itu segera melakukan elakan ke samping kiri yang dilanjutkan dengan memutar tubuhnya ke belakang Black RX.
Merasa posisinya kali ini sangat menguntungkan, Diend kembali menembak Black RX yang posisinya masih membelakang.
DZIUNG DZIUNG DZIUNG!!
Tiga amunisi sudah keluar dari mulut Diendriver secara beruntun.
Akan tetapi, tepat ketika amunisi-amunisi itu hampir mencapai punggung Black RX, rider tersebut seketika berubah menjadi gumpalan cairan biru yang langsung melesat menuju Diend, lalu melilit tubuhnya dengan sangat kuat.
“Sial!” keluh Diend.
Tidak lama kemudian, Black RX melepas lilitannya dan muncul dihadapan Diend dengan wujud yang berbeda. Rupanya Black RX telah berubah menjadi RX Bio, lengkap dengan pedang runcing di tangan kanannya.
BASH! BASH!
Pedang tersebut ia tebaskan dua kali tepat di tubuh Diend, menyebabkan percikan konsleting yang cukup serius disana. Bukan hanya itu, RX Bio juga menendang perut Diend hingga ia terlempar serta terguling ke belakang.
Belum puas sampai disitu, RX Bio kembali ke wujud Black RX dan segera melompat ke atas. “Rider Kick!!” teriaknya, seraya meluncur ke bawah dengan posisi menendang, menuju ke arah Diend.
“Ini tidak bisa dibiarkan.” ujar Diend. Diambilnya sebuah kartu bertuliskan 'Attackride Barrier' dari dalam kotak berwarna hitam yang menggantung di sebelah kiri sabuknya, kemudian menyelipkan kartu tersebut di samping kiri badan pistolnya.
Spoiler for Attackride Barrier (Card):
Begitu pistol diarahkan ke atas secara diagonal, dan dipantik pelatuknya, pistol pun mengeluarkan suara, 《ATTACKRIDE - BARRIER!!》, sekaligus mengeluarkan cahaya biru berbentuk pelindung tebal yang serta merta menghantam tubuh Black RX hingga terjengkal ke belakang, lalu jatuh ke tanah.
Diend yang merasa tenaganya sudah terkuras banyak dan malas bertarung mengambil kartu lagi dari kotak hitam mirip buku yang menggantung ada disamping kiri sabuknya. Kali ini tiga kartu dengan gambar tiga rider yang berbeda.
Spoiler for Card:
1:
![kaskus-image]()
2:
![kaskus-image]()
3:
2:

3:
《KAMENRIDE: PUNCH HOPPER! - GILLS! - KICK HOPPER!》, suara yang berasal dari pistol milik Diend, Diendriver, tepat ketika kartu-kartu tersebut ia selipkan satu persatu ke badan sebelah kiri pistolnya.
Begitu pistol dipantik, keluarlah tiga sosok rider dengan bentuk yang berbeda, dan memiliki "ciri khas" masing-masing: Punch Hopper, Gills, Kick Hopper.
Spoiler for Punch Hopper& Kick Hopper:
Punch Hopper&Kick Hopper
![kaskus-image]()
(Hijau Kick Hopper, Coklat Punch Hopper)

(Hijau Kick Hopper, Coklat Punch Hopper)
Spoiler for Gills:
“Baiklah. Selamat bersenang-senang ya... Lain kali kita ketemu lagi.” ejek Diend yang kemudian menyelipkan sebuah kartu lagi di Diendriver.
Spoiler for Attackride Invisible (card):
《ATTACKRIDE: INVISIBLE!》
Tepat ketika Diendriver mengeluarkan suara rekaman digital, tubuh Diend berubah menjadi samar-samar, kemudian terbelah menjadi enam bagian, tiga di kanan dan tiga di kiri, sebelum akhirnya menghilang tanpa jejak, dengan harapan rider-rider yang ia panggil dapat mengalahkan Black RX serta merebut Den-Pass nya.
“Kau...” geram Black RX. Bersamaan dengan itu, tiga sosok rider yang dipanggil oleh Diend tadi berlari menyerangnya. Mau tidak mau, suka tidak suka, Black RX harus kembali melanjutkan pertarungan.
----
#Lapangan olahraga Heishi, pukul 09:30 pagi...
"I want you!
I need you!
I love you!
Atama no naka..
Gangan natteru music..
Heavy Rotation!
Poppukoon ga..
Hajikeru you ni..
Suki to iu moji ga odoru..
Kao ya koe wo..
Omou dake de..
Ite mo tatte mo irarenai..
Konna kimochi ni nareru tte..
Boku wa tsuite iru ne..
I want you!
I need you!
I love you!
Kimi ni aete..
Dondon chikadzuku sono kyori ni
Max hai tenshon..
I want you!
I need you!
I love you!
Haato no oku..
Janjan afureru itoshisa wa
Heavy rotation!"
#Lapangan olahraga Heishi, pukul 09:30 pagi...
"I want you!
I need you!
I love you!
Atama no naka..
Gangan natteru music..
Heavy Rotation!
Poppukoon ga..
Hajikeru you ni..
Suki to iu moji ga odoru..
Kao ya koe wo..
Omou dake de..
Ite mo tatte mo irarenai..
Konna kimochi ni nareru tte..
Boku wa tsuite iru ne..
I want you!
I need you!
I love you!
Kimi ni aete..
Dondon chikadzuku sono kyori ni
Max hai tenshon..
I want you!
I need you!
I love you!
Haato no oku..
Janjan afureru itoshisa wa
Heavy rotation!"
“Waahh cantiknyaaa....” kata Ryosuke dengan mata berbinar kagum sembari memperhatikan para personil idol grup Kota Setsuna itu menyanyi dan menari di lapangan basket. Bahkan sesekali Ryosuke berjoget mengikuti gerakan-gerakan mereka dengan gaya yang sangat konyol. Hidungnya pun sudah mimisan berkali-kali. “I want you! I need you! I love you! Atama no naka.. Gangan natteru music..
Heavy Rotation!! Wah kereenn!!! Kawaii!!!” teriaknya. Kemudian ia melangkahkan kaki hendak menuju ke sana.
Akan tetapi, baru lima langkah ia berjalan, tiba-tiba.....
“Eit eit eit eit! Mau kemana??” seorang gadis tiba-tiba menjewer kuping Ryosuke hingga ia dibuat mundur ke belakang, bahkan hampir kehilangan keseimbangan.
“Mau melihat paha,,eh melihat dance,” jawab Ryosuke, masih dalam posisi dijewer.
“Apa katamu??? Dasar mesum! Tidak boleh!”
“Tapi kenapa mereka boleh?” protes Ryosuke setengah mengeluh, seraya menunjuk ke arah Momo cs (Momotaros, Urataros, Kintaros, Ryutaros) yang sedang bernyanyi dan berjoget mengikuti idol grup tersebut tepat di belakangnya. Tapi sesekali Imagin-imagin itu memukuli kepala temannya yang gerakannya salah (apalagi Momotaros) sambil berkata: “Bodoh! Bodoh! Bodoh!”
“Kau ini lupa ya?? Kau kuajak kesini untuk berlatih Henshin, bukan untuk main-main!”
“Memangnya tidak boleh ya mengikuti Imagin-imagin itu? Sebentaaar saja.”
“Tidak boleh! Lagipula kau ini kan bukan Imagin. Apa jadinya kalau kau berjoget-joget konyol mengikuti mereka? Memalukan nama Heishi saja.”
“Iya deh iya...” Ryosuke akhirnya pasrah. “Eh iya, ngomong-ngomong mereka itu grup musik apa sih, Nancy? Koq bisa ada disini?” tanyanya pada gadis itu.
“Mereka itu AKB48,” jawab Nancy. “Idol grup dari Kota Setsuna yang diundang kesini untuk mengisi acara tanding basket sekolah kita. Dan mereka juga turut serta dalam tim cheer-
Ucapan Nancy berhenti secara mendadak begitu matanya menangkap sosok laki-laki berambut raven sedang mendrible bola basket. Dengan piawainya, laki-laki itu terus menghindari terjangan lawan yang hendak merebut basket dari tangannya. Gerakannya sungguh lincah dan gesit. Kecepatannya tidak bisa diragukan lagi. Kebetulan pada saat itu ia sempat lewat, meski jaraknya jauh dan di lapangan yang berbeda dengan Nancy. Lapangan tersebut dipisahkan oleh sebuah garis merah memanjang sampai dua puluh meter.
“Ariel...” gumam Nancy. Naluri kewanitaannya menyeret gadis itu untuk terus melihat pemandangan dihadapannya tanpa berkedip sedetik pun.
Diubah oleh Ariel.Matsuyama 28-05-2013 16:40
0
Kutip
Balas