TS
Ariel.Matsuyama
[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/2muchgaming.com/wp-content/uploads/2011/09/All-Kamen-Rider.jpg)
Kamen Rider School
Genre:Action | Drama | Sci-Fi | Fantasy
ATTENTION!
Cerita ini adalah AU dgn "sedikit" bumbu tambahan dari cerita asli masing2 rider, namun tidak merubah tema dan settingnya..
- Semua "rider utama dan rider cewek" Era HEISEI adalah generasi penerus dari user lama, mulai dari Era Kuuga sampai Kiva. Misal: Kuuga yg baru adalah anak dari Godai Yusuke yg diwariskan sabuk arcle olehnya..
Selain itu, sebagai tambahan, KR Accel dan Nadeshiko juga generasi penerus (soalnya gw punya tujuan tertentu pada 2 rider ini).. - Rider Era SHOWA, hanya 3 rider yg merupakan generasi penerus: Black RX, Zo, dan Tackle. Selebihnya, user lama.. Semua akan dijelaskan nanti seiring berjalannya cerita..
WARNING!!!
Code:
This FanFiction has been categorized as 'mature', therefore may contain intense violence, blood/gore and/or strong language that may not be appropriate for underage viewers.
Spoiler for Characters:
Ariel Matsuyama
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/i46.tinypic.com/2q1s361.jpg)
Hairstyle and colour: Raven-Black
Eyestyle and colour: Onyx-Black
Personality: Calm and Confidence
Organization: ZECT
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Shigeru Jo (Kamen Rider Stronger)
Mother: Yuriko Misaki ([old] Human Tackle)
Brother: Souji Tendou ([old] Kamen Rider Kabuto)
Seorang anak laki-laki berusia enam belas tahun yang hidup dengan harta peninggalan orangtuanya yang sudah meninggal. Dia tinggal di asrama bersama para siswa Heishi yang lain.
Satu-satunya tujuan hidup yang dia miliki adalah "balas dendam" pada seseorang yang telah membunuh kedua orangtuanya di depan mata kepalanya sendiri sewaktu kecil. Selain orangtua, dia juga kehilangan orang-orang terdekatnya di organisasi ZECT. Maka dari itu, ia terus menerus menempa fisik serta kemampuan beladiri yang ia miliki agar kelak dapat membunuh orang yang telah merenggut kebahagiaannya dengan kedua tangannya sendiri.
Di Heishi, hampir seluruh murid perempuan menyukai Ariel karena semua bakat yang ia miliki, serta selalu menjadi juara kelas. Ditambah lagi, semua yang dia lakukan selalu sempurna dan tampak benar, serta berjalan sesuai perkiraannya. Mempunyai ciri khas selalu menunjuk ke langit dan mengutip petuah-petuah dari neneknya.
Ryosuke Nakamura
Hairstyle and colour: Short straight-Black
Eyes colour: Black
Personality: Ambitious
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Godai Yusuke ([old] Kamen Rider Kuuga)
Mother: Sakurako Sawatari
Melindungi senyuman semua orang! Membela kebenaran, membasmi kejahatan! Itulah tujuan hidup dan motto yang dimiliki oleh seorang Ryosuke Nakamura: Remaja naif berusia enam belas tahun yang pada awalnya hidup di lingkungan non rider, sebelum akhirnya bertemu dengan Zhandy Yamatake yang memberitahukan siapa dia sebenarnya. Anak dari Godai Yusuke.
Berbeda dari Godai, Ryosuke cenderung pemalas, ceroboh, dan selalu melakukan hal-hal bodoh. Meski begitu, ia adalah orang yang ambisius dan mempunyai keinginan menjadi rider nomor satu.
Takdir memilihnya untuk meneruskan perjuangan Godai sebagai Kamen Rider Kuuga.
Kamen Rider Kuuga
Growing form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/a1.ec-images.myspacecdn.com/images01/89/8b2777e28059cd587f81e93806a9f060/l.jpg)
Perubahan wujud Ryosuke saat berhasil membangkitkan kekuatan Kuuga untuk yang pertama kali. Wujud paling dasar. Kekuatannya hanya cukup untuk melawan monster-monster berlevel rendah.
Jika penggunanya terluka parah dalam form ini, maka dia tidak bisa Henshin selama 2 jam.
Mighty form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/images2.wikia.nocookie.net/__cb20110702051026/kamenrider/images/3/3c/Kamen-rider-kuuga.jpg)
Wujud sempurna Kuuga setelah melewati fase Growing form. Wujud/Form yang jauh lebih kuat dibandingkan Growing form. Kekuatan serta kecepatan serangannya pun meningkat, meski tidak "over speed" seperti kecepatan cahaya yang dimiliki Kamen Rider Kabuto.
Spoiler for Pict:
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/i46.tinypic.com/2q1s361.jpg)
Hairstyle and colour: Raven-Black
Eyestyle and colour: Onyx-Black
Personality: Calm and Confidence
Organization: ZECT
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Shigeru Jo (Kamen Rider Stronger)
Mother: Yuriko Misaki ([old] Human Tackle)
Brother: Souji Tendou ([old] Kamen Rider Kabuto)
Seorang anak laki-laki berusia enam belas tahun yang hidup dengan harta peninggalan orangtuanya yang sudah meninggal. Dia tinggal di asrama bersama para siswa Heishi yang lain.
Satu-satunya tujuan hidup yang dia miliki adalah "balas dendam" pada seseorang yang telah membunuh kedua orangtuanya di depan mata kepalanya sendiri sewaktu kecil. Selain orangtua, dia juga kehilangan orang-orang terdekatnya di organisasi ZECT. Maka dari itu, ia terus menerus menempa fisik serta kemampuan beladiri yang ia miliki agar kelak dapat membunuh orang yang telah merenggut kebahagiaannya dengan kedua tangannya sendiri.
Di Heishi, hampir seluruh murid perempuan menyukai Ariel karena semua bakat yang ia miliki, serta selalu menjadi juara kelas. Ditambah lagi, semua yang dia lakukan selalu sempurna dan tampak benar, serta berjalan sesuai perkiraannya. Mempunyai ciri khas selalu menunjuk ke langit dan mengutip petuah-petuah dari neneknya.
Spoiler for Wujud Rider:
Kamen Rider Kabuto
Masked form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/img2.imageshack.us/img2/2599/kamenriderkabutomaskedf.jpg)
Wujud awal Kamen Rider Kabuto, Masked form. Form yang membuat penggunanya memiliki kekuatan besar dan lebih tahan terhadap serangan, namun minim kecepatan, serta tidak bisa bergerak dengan leluasa.
Rider form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/www.gunjap.net/site/wp-content/uploads/2011/07/4165.jpg)
Bentuk kedua dari Masked form setelah melakukan CAST OFF. Dalam wujud ini, si pengguna dapat bergerak jauh lebih leluasa, meski daya tahannya tidak sekuat Masked form. Tapi, beladiri yang dimiliki Ariel selaku pengguna, terbilang sangat luwes tanpa gerakan yang sia-sia, jadi dapat memberi advantage tersendiri ketika bertarung.
Kabuto memiliki ability spesial bernama "Clock Up" yang mampu membuatnya bergerak dengan kecepatan cahaya. Hal ini menjadikan Kabuto rider terkuat di Heishi yang hanya bisa ditandingi oleh rider-rider tertentu.
Masked form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/img2.imageshack.us/img2/2599/kamenriderkabutomaskedf.jpg)
Wujud awal Kamen Rider Kabuto, Masked form. Form yang membuat penggunanya memiliki kekuatan besar dan lebih tahan terhadap serangan, namun minim kecepatan, serta tidak bisa bergerak dengan leluasa.
Rider form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/www.gunjap.net/site/wp-content/uploads/2011/07/4165.jpg)
Bentuk kedua dari Masked form setelah melakukan CAST OFF. Dalam wujud ini, si pengguna dapat bergerak jauh lebih leluasa, meski daya tahannya tidak sekuat Masked form. Tapi, beladiri yang dimiliki Ariel selaku pengguna, terbilang sangat luwes tanpa gerakan yang sia-sia, jadi dapat memberi advantage tersendiri ketika bertarung.
Kabuto memiliki ability spesial bernama "Clock Up" yang mampu membuatnya bergerak dengan kecepatan cahaya. Hal ini menjadikan Kabuto rider terkuat di Heishi yang hanya bisa ditandingi oleh rider-rider tertentu.
Ryosuke Nakamura
Spoiler for Pict:
Hairstyle and colour: Short straight-Black
Eyes colour: Black
Personality: Ambitious
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Godai Yusuke ([old] Kamen Rider Kuuga)
Mother: Sakurako Sawatari
Melindungi senyuman semua orang! Membela kebenaran, membasmi kejahatan! Itulah tujuan hidup dan motto yang dimiliki oleh seorang Ryosuke Nakamura: Remaja naif berusia enam belas tahun yang pada awalnya hidup di lingkungan non rider, sebelum akhirnya bertemu dengan Zhandy Yamatake yang memberitahukan siapa dia sebenarnya. Anak dari Godai Yusuke.
Berbeda dari Godai, Ryosuke cenderung pemalas, ceroboh, dan selalu melakukan hal-hal bodoh. Meski begitu, ia adalah orang yang ambisius dan mempunyai keinginan menjadi rider nomor satu.
Takdir memilihnya untuk meneruskan perjuangan Godai sebagai Kamen Rider Kuuga.
Spoiler for Wujud rider:
Kamen Rider Kuuga
Growing form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/a1.ec-images.myspacecdn.com/images01/89/8b2777e28059cd587f81e93806a9f060/l.jpg)
Perubahan wujud Ryosuke saat berhasil membangkitkan kekuatan Kuuga untuk yang pertama kali. Wujud paling dasar. Kekuatannya hanya cukup untuk melawan monster-monster berlevel rendah.
Jika penggunanya terluka parah dalam form ini, maka dia tidak bisa Henshin selama 2 jam.
Mighty form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/images2.wikia.nocookie.net/__cb20110702051026/kamenrider/images/3/3c/Kamen-rider-kuuga.jpg)
Wujud sempurna Kuuga setelah melewati fase Growing form. Wujud/Form yang jauh lebih kuat dibandingkan Growing form. Kekuatan serta kecepatan serangannya pun meningkat, meski tidak "over speed" seperti kecepatan cahaya yang dimiliki Kamen Rider Kabuto.
Spoiler for Supporting Characters:
In process
FanFic ini juga diterbitkan di:
- FanFiction.Net
- Kompasiana
- LautanIndonesia
- Indonesiaamers
- Wordpress.com
Quote:
Diubah oleh Ariel.Matsuyama 04-06-2013 20:05
0
15.4K
Kutip
43
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•350Anggota
Tampilkan semua post
TS
Ariel.Matsuyama
#13
-=Episode 3: First Transformation (Act 3)=-
Spoiler for Act 3:
Karena sedikit letih menjelaskan, Hikari berhenti sebentar. Diambilnya permen karet persegi panjang rasa Strawberry dari dalam dompetnya kemudian memakannya. Sementara murid-murid di kelas ada yang terlihat sudah terkantuk-kantuk dan sesekali menguap. Tapi, Hikari tetap melanjutkan pelajarannya. “Lanjut ya... Pada tahun 2000, akhirnya muncul musuh baru lagi yang menamakan diri mereka Grongi. Grongi ini merupakan kelompok monster yang sangat bengis dan bisa berubah ke wujud manusia. Untunglah seorang pemuda bernama Godai Yusuke terpilih sebagai Kamen Rider Kuuga setelah dia memakai sabuk arcle kuno yang sedang diteliti oleh para peneliti di kota. Godai sebagai Kuuga berjuang melawan Grongi hingga mereka semua terpukul mundur.”
“Wow!!” gumam Ryosuke yang duduk di bangku deretan kedua dari meja guru, tepat di barisan kedua pula. “Ayah hebat sekali... Aku akan meneruskan perjuanganmu, ayah!”
“Tapi, di sela-sela perjuangan Kuuga melawan Grongi, muncul seorang pria bernama Tsukasa Kadoya. Dia adalah Kamen Rider Decade, rider iblis yang paling ditakuti di dunia. Dia bisa menggunakan kekuatan rider-rider sebelum dia, atau rider yang pernah dia temui. Awalnya, Decade ini baik, dia membantu Kuuga berjuang melawan Grongi. Sampai pada akhirnya, tanpa alasan yang tidak diketahui, Decade bersekutu dengan organisasi teroris baru bernama Dai-Shocker. Organisasi ini, menghidupkan kembali monster-monster yang sudah dikalahkan oleh rider-rider dari jaman Ichigo hingga Kuuga sendiri. Hal inilah yang membuat rider-rider terdahulu kembali berjuang bersama Kuuga untuk menghancurkan Dai-Shocker.
Yang paling tidak disangka, Decade diangkat menjadi pimpinan besar mereka dan menjuluki dirinya Si Penghancur Dunia. Perang Dunia Pertama pun dimulai disini. Di perang besar-besaran itu, dari kubu Dai-Shocker, hanya Decade yang tersisa di medan perang. Yang lainnya, mati, sekarat, dan adapula yang melarikan diri entah kemana. Sedangkan dari kubu Kamen Rider, ada yang mati, sekarat, serta pingsan, tidak ada satupun dari mereka yang melarikan diri. Sampai akhirnya, di medan perang itu hanya tersisa Kuuga dan Decade saja. Pertarungan mereka berakhir dengan penyegelan Decade di gunung Seigi, Kota Setsuna. Sampai sekarang, gunung itu dijaga ketat oleh para rider tangguh kepercayaan Heishi. Selain itu, aura penyegelan yang dimiliki Kuuga juga sangat kuat.”
Semua siswa manggut-manggut mendengar penjelasan Hikari. Tapi ada juga yang sudah menempelkan kepalanya di meja. Tidur? Tentu saja. Untung Hikari tidak tahu.
“Sensei, apakah Decade sekarang sudah lepas.” tanya Ryosuke seraya mengangkat lengannya.
“Belum.” jawab Hikari. “Jika Decade sudah lepas, maka akan timbul kekacauan lebih dari sekarang ini, karena pimpinan sementara Dai-Shocker saat ini, tidak sekuat Kadoya Tsukasa.”
“Kira-kira kapan lepasnya? Dan apa yang membuatnya bisa terlepas?”
“Untuk itu, jika almarhum Godai masih hidup, mungkin aku bisa mengetahui jawabannya.”
Ryosuke mengangguk pelan mendengar jawaban Hikari. Padahal ia masih sangat penasaran dengan Decade. Tapi yasudahlah, pikirnya.
“Oh iya, ngomong-ngomong kalian semua sudah pada tahu cara 'Henshin' masing-masing kan?” tanya Hikari pada seisi kelas.
Semuanya mengangguk serta memberi jawaban positif pada Hikari. Itu artinya mereka semua sudah pada tahu bagaimana caranya Henshin.
Kecuali, anak yang satu ini,,,,
“Ng..., Sensei!” panggil Ryosuke. Hikari pun memutar mata ke arahnya.
“Ya?” tanya Hikari.
“Aku.... Ng.... aku tidak..., aku tidak bisa Henshin!”
Murid-murid terkejut mendengarnya, begitu juga dengan Hikari Sensei. Beberapa murid lain ada juga yang tertawa mengejeknya.
“Apa?? Kau tidak bisa Henshin? Masa iya? Ngomong-ngomong siapa namamu?”
“Aku..., Ryosuke. Nakamura Ryosuke.”
“Na-Nakamura Ryosuke??” Hikari makin terkejut saja mendengarnya. Yang dia tahu Nakamura Ryosuke adalah anak dari Godai Yusuke yang diwarisi belt Kamen Rider Kuuga oleh ayahnya. Masa iya dia tidak bisa Henshin?
“Iya. Aku Nakamura Ryosuke. Memangnya ada apa, Sensei?”
“Tidak, tidak ada apa-apa... Kalau kau tidak bisa Henshin, kau harus belajar. Karena kekuatan rider yang kau miliki adalah modal awal bersekolah disini. Kalau begitu biar aku tunjukkan sebentar.”
Hikari mengarahkan lengan kanan ke kiri badannya secara diagonal. Lengan kirinya juga ikut mengarah ke arah yang sama. Setelah itu ia hempaskan kedua lengannya ke arah yang berlawan, namun posisi diagonal tetap terjaga. “Henshin!!” teriaknya. Dalam sekejap, tubuhnya langsung terbungkus dengan pakaian ketat dan helm berwarna merah. Dia tidak memiliki lensa mata besar seperti rider lain, melainkan kacamata elastis berwarna hitam yang bolong tepat di kedua matanya, sehingga kedua matanya itu terlihat sangat jelas. Motif helm yang ia kenakan mirip dengan serangga bernama 'Kepik'. Sepasang sarung tangan berwarna kuning tidak ketinggalan sebagai pelengkap wujudnya sebagai seorang rider bernama 'Tackle Wave/Human Tackle'.
“Waw!!” gumam Ryosuke, begitu perubahan wujud Hikari sempurna.
“Nah, bagaimana? Itu yang dinamakan Henshin. Tapi tiap orang beda-beda cara Henshin-nya. Kau fikirkan saja cara yang bagus dan efektif itu seperti apa.” ujar Tackle -Hikari-.
“Aku..., tetap tidak bisa! Hehehe..”
“Hah?? Ya ampun...” keluh Tackle. Kemudian matanya melirik ke arah Ariel. “Ariel. Bisa tolong bantu aku ajarkan dia ketika jam istirahat nanti? Kabetulan nanti kami para guru ada rapat penting yang tidak bisa ditunda.”
“Maaf. Tapi aku tidak punya cukup waktu untuk mengajarkan orang macam dia.”
“Biar aku saja!” ujar Nancy, tiga detik setelah Ariel menjawab pertanyaan dari Tackle.
“Nancy? Baiklah kalau begitu,” ucap Tackle. “Mohon bantuannya ya...”
Zhandy keluar dari toko yang besar itu dengan menjinjing kantung kresek hitam di tangannya. Ia baru saja membeli kue bola-bola cokelat untuk cemilan ketika Rapat Guru nanti. Seperti biasa, pakaian Zhandy selalu rapih layaknya orang kantoran, membuatnya terlihat maskulin setiap saat.
Berhubung toko kue itu tidak terlalu jauh, jadi Zhandy tidak mau repot-repot bawa motor.
Selangkah demi selangkah ia lewati dengan senyuman seperti biasanya. Sampai akhirnya, seseorang menyambar sesuatu dari saku jasnya dengan cepat.
Zhandy yang terkejut segera menoleh ke arah orang itu. “Kau...?” ucapnya.
“Zhandy Yamatake. Senang sekali bisa bertemu denganmu lagi. Kelihatannya kali ini aku sedang beruntung,” kata orang itu, seraya menunjukkan sebuah kartu di tangan kanannya. “Lihat siapa yang sudah kehilangan 'Den Pass' nya.”
“Tch. Pencuri Kecil. Sayangnya, itu bukan Den Pass milikku.” ujar Zhandy dengan nada mengejek.
Tiba-tiba, Den Pass di tangan orang tersebut memuai menjadi asap ungu dan menghilang. “Sial. Den Pass palsu.” umpatnya.
“Apa kau menggunakannya untuk kembali ke masa lalu? Untuk menolong boss besarmu? Asal kau tahu, aku selalu melakukan hal seperti tadi untuk menghindari pencuri-pencuri kecil seperti dirimu,”
“Kau.... Kalau begitu, matilah!”
Orang itu mengambil sebuah pistol besar berwarna biru-hitam dari saku celananya, kemudian menembakkan pistol tersebut ke arah Zhandy.
Zhandy yang tubuhnya sudah terlatih jelas saja dapat menghindari setiap peluru yang menuju ke arahnya. Setelah itu, ia maju dan segera mengayunkan tinjunya ke wajah orang tersebut, meskipun dia dapat menepis tinjuan itu dengan punggung tangan kanannya.
“Hup!” Zhandy kembali mengayunkan pukulan. Kali ini dengan tangan kiri. Namun lagi-lagi ditepis oleh orang itu, sekarang dengan tangan yang satunya.
“Biar aku tebak, ada seorang pencuri yang tidak kompeten macam dirimu. Dan namanya adalah, Kamen Rider Diend.” kata Zhandy yang posisi serangannya sedang ditahan.
Tidak lama setelah itu, Zhandy menyarangkan tendangan ke perut orang itu, lumayan keras hingga ia dibuat mundur ke belakang.
“Salah. Aku Daiki Kaito.” ujar orang itu, “Sedangkan Kamen Rider Diend, adalah yang ini!” kemudian ia mengambil sebuah kartu dari saku jaketnya, lalu menyelipkan kartu tersebut di samping kiri badan pistol miliknya.
![kaskus-image]()
《KAMENRIDE!》, pistol mengeluarkan suara rekaman digital.
“Henshin!!” seru orang tersebut, Kaito, seraya mengarahkan pistolnya ke atas dan menarik pelatuknya.
《DI,,END!》, pistol pun mengeluarkan suara serta memuntahkan beberapa buah kartu holograpichal berwarna cyan. Pada saat yang sama, bayangan armor warna hitam berbentuk rider muncul dari sisi Kaito, hingga akhirnya menyatu dengan tubuhnya, diikuti dengan jatuhnya kartu holograpichal berwarna cyan tadi ke kepalanya satu persatu, membentuk sebuah helm disana, sekaligus memberi warna cyan memanjang di beberapa bagian tubuhnya.
Sempurna! Wujud Kaito kini berubah menjadi sesosok rider dengan warna biru langit/cyan bercorak hitam, Kamen Rider Diend.
Daiki Kaito
![kaskus-image]()
Kamen Rider Diend
![kaskus-image]()
“Wow!!” gumam Ryosuke yang duduk di bangku deretan kedua dari meja guru, tepat di barisan kedua pula. “Ayah hebat sekali... Aku akan meneruskan perjuanganmu, ayah!”
“Tapi, di sela-sela perjuangan Kuuga melawan Grongi, muncul seorang pria bernama Tsukasa Kadoya. Dia adalah Kamen Rider Decade, rider iblis yang paling ditakuti di dunia. Dia bisa menggunakan kekuatan rider-rider sebelum dia, atau rider yang pernah dia temui. Awalnya, Decade ini baik, dia membantu Kuuga berjuang melawan Grongi. Sampai pada akhirnya, tanpa alasan yang tidak diketahui, Decade bersekutu dengan organisasi teroris baru bernama Dai-Shocker. Organisasi ini, menghidupkan kembali monster-monster yang sudah dikalahkan oleh rider-rider dari jaman Ichigo hingga Kuuga sendiri. Hal inilah yang membuat rider-rider terdahulu kembali berjuang bersama Kuuga untuk menghancurkan Dai-Shocker.
Yang paling tidak disangka, Decade diangkat menjadi pimpinan besar mereka dan menjuluki dirinya Si Penghancur Dunia. Perang Dunia Pertama pun dimulai disini. Di perang besar-besaran itu, dari kubu Dai-Shocker, hanya Decade yang tersisa di medan perang. Yang lainnya, mati, sekarat, dan adapula yang melarikan diri entah kemana. Sedangkan dari kubu Kamen Rider, ada yang mati, sekarat, serta pingsan, tidak ada satupun dari mereka yang melarikan diri. Sampai akhirnya, di medan perang itu hanya tersisa Kuuga dan Decade saja. Pertarungan mereka berakhir dengan penyegelan Decade di gunung Seigi, Kota Setsuna. Sampai sekarang, gunung itu dijaga ketat oleh para rider tangguh kepercayaan Heishi. Selain itu, aura penyegelan yang dimiliki Kuuga juga sangat kuat.”
Semua siswa manggut-manggut mendengar penjelasan Hikari. Tapi ada juga yang sudah menempelkan kepalanya di meja. Tidur? Tentu saja. Untung Hikari tidak tahu.
“Sensei, apakah Decade sekarang sudah lepas.” tanya Ryosuke seraya mengangkat lengannya.
“Belum.” jawab Hikari. “Jika Decade sudah lepas, maka akan timbul kekacauan lebih dari sekarang ini, karena pimpinan sementara Dai-Shocker saat ini, tidak sekuat Kadoya Tsukasa.”
“Kira-kira kapan lepasnya? Dan apa yang membuatnya bisa terlepas?”
“Untuk itu, jika almarhum Godai masih hidup, mungkin aku bisa mengetahui jawabannya.”
Ryosuke mengangguk pelan mendengar jawaban Hikari. Padahal ia masih sangat penasaran dengan Decade. Tapi yasudahlah, pikirnya.
“Oh iya, ngomong-ngomong kalian semua sudah pada tahu cara 'Henshin' masing-masing kan?” tanya Hikari pada seisi kelas.
Semuanya mengangguk serta memberi jawaban positif pada Hikari. Itu artinya mereka semua sudah pada tahu bagaimana caranya Henshin.
Kecuali, anak yang satu ini,,,,
“Ng..., Sensei!” panggil Ryosuke. Hikari pun memutar mata ke arahnya.
“Ya?” tanya Hikari.
“Aku.... Ng.... aku tidak..., aku tidak bisa Henshin!”
Murid-murid terkejut mendengarnya, begitu juga dengan Hikari Sensei. Beberapa murid lain ada juga yang tertawa mengejeknya.
“Apa?? Kau tidak bisa Henshin? Masa iya? Ngomong-ngomong siapa namamu?”
“Aku..., Ryosuke. Nakamura Ryosuke.”
“Na-Nakamura Ryosuke??” Hikari makin terkejut saja mendengarnya. Yang dia tahu Nakamura Ryosuke adalah anak dari Godai Yusuke yang diwarisi belt Kamen Rider Kuuga oleh ayahnya. Masa iya dia tidak bisa Henshin?
“Iya. Aku Nakamura Ryosuke. Memangnya ada apa, Sensei?”
“Tidak, tidak ada apa-apa... Kalau kau tidak bisa Henshin, kau harus belajar. Karena kekuatan rider yang kau miliki adalah modal awal bersekolah disini. Kalau begitu biar aku tunjukkan sebentar.”
Hikari mengarahkan lengan kanan ke kiri badannya secara diagonal. Lengan kirinya juga ikut mengarah ke arah yang sama. Setelah itu ia hempaskan kedua lengannya ke arah yang berlawan, namun posisi diagonal tetap terjaga. “Henshin!!” teriaknya. Dalam sekejap, tubuhnya langsung terbungkus dengan pakaian ketat dan helm berwarna merah. Dia tidak memiliki lensa mata besar seperti rider lain, melainkan kacamata elastis berwarna hitam yang bolong tepat di kedua matanya, sehingga kedua matanya itu terlihat sangat jelas. Motif helm yang ia kenakan mirip dengan serangga bernama 'Kepik'. Sepasang sarung tangan berwarna kuning tidak ketinggalan sebagai pelengkap wujudnya sebagai seorang rider bernama 'Tackle Wave/Human Tackle'.
Spoiler for Human Tackle:
“Waw!!” gumam Ryosuke, begitu perubahan wujud Hikari sempurna.
“Nah, bagaimana? Itu yang dinamakan Henshin. Tapi tiap orang beda-beda cara Henshin-nya. Kau fikirkan saja cara yang bagus dan efektif itu seperti apa.” ujar Tackle -Hikari-.
“Aku..., tetap tidak bisa! Hehehe..”
“Hah?? Ya ampun...” keluh Tackle. Kemudian matanya melirik ke arah Ariel. “Ariel. Bisa tolong bantu aku ajarkan dia ketika jam istirahat nanti? Kabetulan nanti kami para guru ada rapat penting yang tidak bisa ditunda.”
“Maaf. Tapi aku tidak punya cukup waktu untuk mengajarkan orang macam dia.”
“Biar aku saja!” ujar Nancy, tiga detik setelah Ariel menjawab pertanyaan dari Tackle.
“Nancy? Baiklah kalau begitu,” ucap Tackle. “Mohon bantuannya ya...”
----
#Toko Kue pinggir kota, pukul 09:30
#Toko Kue pinggir kota, pukul 09:30
Zhandy keluar dari toko yang besar itu dengan menjinjing kantung kresek hitam di tangannya. Ia baru saja membeli kue bola-bola cokelat untuk cemilan ketika Rapat Guru nanti. Seperti biasa, pakaian Zhandy selalu rapih layaknya orang kantoran, membuatnya terlihat maskulin setiap saat.
Berhubung toko kue itu tidak terlalu jauh, jadi Zhandy tidak mau repot-repot bawa motor.
Selangkah demi selangkah ia lewati dengan senyuman seperti biasanya. Sampai akhirnya, seseorang menyambar sesuatu dari saku jasnya dengan cepat.
Zhandy yang terkejut segera menoleh ke arah orang itu. “Kau...?” ucapnya.
“Zhandy Yamatake. Senang sekali bisa bertemu denganmu lagi. Kelihatannya kali ini aku sedang beruntung,” kata orang itu, seraya menunjukkan sebuah kartu di tangan kanannya. “Lihat siapa yang sudah kehilangan 'Den Pass' nya.”
“Tch. Pencuri Kecil. Sayangnya, itu bukan Den Pass milikku.” ujar Zhandy dengan nada mengejek.
Tiba-tiba, Den Pass di tangan orang tersebut memuai menjadi asap ungu dan menghilang. “Sial. Den Pass palsu.” umpatnya.
“Apa kau menggunakannya untuk kembali ke masa lalu? Untuk menolong boss besarmu? Asal kau tahu, aku selalu melakukan hal seperti tadi untuk menghindari pencuri-pencuri kecil seperti dirimu,”
“Kau.... Kalau begitu, matilah!”
Orang itu mengambil sebuah pistol besar berwarna biru-hitam dari saku celananya, kemudian menembakkan pistol tersebut ke arah Zhandy.
Zhandy yang tubuhnya sudah terlatih jelas saja dapat menghindari setiap peluru yang menuju ke arahnya. Setelah itu, ia maju dan segera mengayunkan tinjunya ke wajah orang tersebut, meskipun dia dapat menepis tinjuan itu dengan punggung tangan kanannya.
“Hup!” Zhandy kembali mengayunkan pukulan. Kali ini dengan tangan kiri. Namun lagi-lagi ditepis oleh orang itu, sekarang dengan tangan yang satunya.
“Biar aku tebak, ada seorang pencuri yang tidak kompeten macam dirimu. Dan namanya adalah, Kamen Rider Diend.” kata Zhandy yang posisi serangannya sedang ditahan.
Tidak lama setelah itu, Zhandy menyarangkan tendangan ke perut orang itu, lumayan keras hingga ia dibuat mundur ke belakang.
“Salah. Aku Daiki Kaito.” ujar orang itu, “Sedangkan Kamen Rider Diend, adalah yang ini!” kemudian ia mengambil sebuah kartu dari saku jaketnya, lalu menyelipkan kartu tersebut di samping kiri badan pistol miliknya.
《KAMENRIDE!》, pistol mengeluarkan suara rekaman digital.
“Henshin!!” seru orang tersebut, Kaito, seraya mengarahkan pistolnya ke atas dan menarik pelatuknya.
《DI,,END!》, pistol pun mengeluarkan suara serta memuntahkan beberapa buah kartu holograpichal berwarna cyan. Pada saat yang sama, bayangan armor warna hitam berbentuk rider muncul dari sisi Kaito, hingga akhirnya menyatu dengan tubuhnya, diikuti dengan jatuhnya kartu holograpichal berwarna cyan tadi ke kepalanya satu persatu, membentuk sebuah helm disana, sekaligus memberi warna cyan memanjang di beberapa bagian tubuhnya.
Sempurna! Wujud Kaito kini berubah menjadi sesosok rider dengan warna biru langit/cyan bercorak hitam, Kamen Rider Diend.
Spoiler for Transform:
Daiki Kaito

Kamen Rider Diend

Diubah oleh Ariel.Matsuyama 21-05-2013 02:10
0
Kutip
Balas