TS
Ariel.Matsuyama
[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/2muchgaming.com/wp-content/uploads/2011/09/All-Kamen-Rider.jpg)
Kamen Rider School
Genre:Action | Drama | Sci-Fi | Fantasy
ATTENTION!
Cerita ini adalah AU dgn "sedikit" bumbu tambahan dari cerita asli masing2 rider, namun tidak merubah tema dan settingnya..
- Semua "rider utama dan rider cewek" Era HEISEI adalah generasi penerus dari user lama, mulai dari Era Kuuga sampai Kiva. Misal: Kuuga yg baru adalah anak dari Godai Yusuke yg diwariskan sabuk arcle olehnya..
Selain itu, sebagai tambahan, KR Accel dan Nadeshiko juga generasi penerus (soalnya gw punya tujuan tertentu pada 2 rider ini).. - Rider Era SHOWA, hanya 3 rider yg merupakan generasi penerus: Black RX, Zo, dan Tackle. Selebihnya, user lama.. Semua akan dijelaskan nanti seiring berjalannya cerita..
WARNING!!!
Code:
This FanFiction has been categorized as 'mature', therefore may contain intense violence, blood/gore and/or strong language that may not be appropriate for underage viewers.
Spoiler for Characters:
Ariel Matsuyama
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/i46.tinypic.com/2q1s361.jpg)
Hairstyle and colour: Raven-Black
Eyestyle and colour: Onyx-Black
Personality: Calm and Confidence
Organization: ZECT
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Shigeru Jo (Kamen Rider Stronger)
Mother: Yuriko Misaki ([old] Human Tackle)
Brother: Souji Tendou ([old] Kamen Rider Kabuto)
Seorang anak laki-laki berusia enam belas tahun yang hidup dengan harta peninggalan orangtuanya yang sudah meninggal. Dia tinggal di asrama bersama para siswa Heishi yang lain.
Satu-satunya tujuan hidup yang dia miliki adalah "balas dendam" pada seseorang yang telah membunuh kedua orangtuanya di depan mata kepalanya sendiri sewaktu kecil. Selain orangtua, dia juga kehilangan orang-orang terdekatnya di organisasi ZECT. Maka dari itu, ia terus menerus menempa fisik serta kemampuan beladiri yang ia miliki agar kelak dapat membunuh orang yang telah merenggut kebahagiaannya dengan kedua tangannya sendiri.
Di Heishi, hampir seluruh murid perempuan menyukai Ariel karena semua bakat yang ia miliki, serta selalu menjadi juara kelas. Ditambah lagi, semua yang dia lakukan selalu sempurna dan tampak benar, serta berjalan sesuai perkiraannya. Mempunyai ciri khas selalu menunjuk ke langit dan mengutip petuah-petuah dari neneknya.
Ryosuke Nakamura
Hairstyle and colour: Short straight-Black
Eyes colour: Black
Personality: Ambitious
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Godai Yusuke ([old] Kamen Rider Kuuga)
Mother: Sakurako Sawatari
Melindungi senyuman semua orang! Membela kebenaran, membasmi kejahatan! Itulah tujuan hidup dan motto yang dimiliki oleh seorang Ryosuke Nakamura: Remaja naif berusia enam belas tahun yang pada awalnya hidup di lingkungan non rider, sebelum akhirnya bertemu dengan Zhandy Yamatake yang memberitahukan siapa dia sebenarnya. Anak dari Godai Yusuke.
Berbeda dari Godai, Ryosuke cenderung pemalas, ceroboh, dan selalu melakukan hal-hal bodoh. Meski begitu, ia adalah orang yang ambisius dan mempunyai keinginan menjadi rider nomor satu.
Takdir memilihnya untuk meneruskan perjuangan Godai sebagai Kamen Rider Kuuga.
Kamen Rider Kuuga
Growing form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/a1.ec-images.myspacecdn.com/images01/89/8b2777e28059cd587f81e93806a9f060/l.jpg)
Perubahan wujud Ryosuke saat berhasil membangkitkan kekuatan Kuuga untuk yang pertama kali. Wujud paling dasar. Kekuatannya hanya cukup untuk melawan monster-monster berlevel rendah.
Jika penggunanya terluka parah dalam form ini, maka dia tidak bisa Henshin selama 2 jam.
Mighty form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/images2.wikia.nocookie.net/__cb20110702051026/kamenrider/images/3/3c/Kamen-rider-kuuga.jpg)
Wujud sempurna Kuuga setelah melewati fase Growing form. Wujud/Form yang jauh lebih kuat dibandingkan Growing form. Kekuatan serta kecepatan serangannya pun meningkat, meski tidak "over speed" seperti kecepatan cahaya yang dimiliki Kamen Rider Kabuto.
Spoiler for Pict:
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/i46.tinypic.com/2q1s361.jpg)
Hairstyle and colour: Raven-Black
Eyestyle and colour: Onyx-Black
Personality: Calm and Confidence
Organization: ZECT
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Shigeru Jo (Kamen Rider Stronger)
Mother: Yuriko Misaki ([old] Human Tackle)
Brother: Souji Tendou ([old] Kamen Rider Kabuto)
Seorang anak laki-laki berusia enam belas tahun yang hidup dengan harta peninggalan orangtuanya yang sudah meninggal. Dia tinggal di asrama bersama para siswa Heishi yang lain.
Satu-satunya tujuan hidup yang dia miliki adalah "balas dendam" pada seseorang yang telah membunuh kedua orangtuanya di depan mata kepalanya sendiri sewaktu kecil. Selain orangtua, dia juga kehilangan orang-orang terdekatnya di organisasi ZECT. Maka dari itu, ia terus menerus menempa fisik serta kemampuan beladiri yang ia miliki agar kelak dapat membunuh orang yang telah merenggut kebahagiaannya dengan kedua tangannya sendiri.
Di Heishi, hampir seluruh murid perempuan menyukai Ariel karena semua bakat yang ia miliki, serta selalu menjadi juara kelas. Ditambah lagi, semua yang dia lakukan selalu sempurna dan tampak benar, serta berjalan sesuai perkiraannya. Mempunyai ciri khas selalu menunjuk ke langit dan mengutip petuah-petuah dari neneknya.
Spoiler for Wujud Rider:
Kamen Rider Kabuto
Masked form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/img2.imageshack.us/img2/2599/kamenriderkabutomaskedf.jpg)
Wujud awal Kamen Rider Kabuto, Masked form. Form yang membuat penggunanya memiliki kekuatan besar dan lebih tahan terhadap serangan, namun minim kecepatan, serta tidak bisa bergerak dengan leluasa.
Rider form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/www.gunjap.net/site/wp-content/uploads/2011/07/4165.jpg)
Bentuk kedua dari Masked form setelah melakukan CAST OFF. Dalam wujud ini, si pengguna dapat bergerak jauh lebih leluasa, meski daya tahannya tidak sekuat Masked form. Tapi, beladiri yang dimiliki Ariel selaku pengguna, terbilang sangat luwes tanpa gerakan yang sia-sia, jadi dapat memberi advantage tersendiri ketika bertarung.
Kabuto memiliki ability spesial bernama "Clock Up" yang mampu membuatnya bergerak dengan kecepatan cahaya. Hal ini menjadikan Kabuto rider terkuat di Heishi yang hanya bisa ditandingi oleh rider-rider tertentu.
Masked form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/img2.imageshack.us/img2/2599/kamenriderkabutomaskedf.jpg)
Wujud awal Kamen Rider Kabuto, Masked form. Form yang membuat penggunanya memiliki kekuatan besar dan lebih tahan terhadap serangan, namun minim kecepatan, serta tidak bisa bergerak dengan leluasa.
Rider form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/www.gunjap.net/site/wp-content/uploads/2011/07/4165.jpg)
Bentuk kedua dari Masked form setelah melakukan CAST OFF. Dalam wujud ini, si pengguna dapat bergerak jauh lebih leluasa, meski daya tahannya tidak sekuat Masked form. Tapi, beladiri yang dimiliki Ariel selaku pengguna, terbilang sangat luwes tanpa gerakan yang sia-sia, jadi dapat memberi advantage tersendiri ketika bertarung.
Kabuto memiliki ability spesial bernama "Clock Up" yang mampu membuatnya bergerak dengan kecepatan cahaya. Hal ini menjadikan Kabuto rider terkuat di Heishi yang hanya bisa ditandingi oleh rider-rider tertentu.
Ryosuke Nakamura
Spoiler for Pict:
Hairstyle and colour: Short straight-Black
Eyes colour: Black
Personality: Ambitious
Clasification: Pro Rider
Affilation: Heishi
Father: Godai Yusuke ([old] Kamen Rider Kuuga)
Mother: Sakurako Sawatari
Melindungi senyuman semua orang! Membela kebenaran, membasmi kejahatan! Itulah tujuan hidup dan motto yang dimiliki oleh seorang Ryosuke Nakamura: Remaja naif berusia enam belas tahun yang pada awalnya hidup di lingkungan non rider, sebelum akhirnya bertemu dengan Zhandy Yamatake yang memberitahukan siapa dia sebenarnya. Anak dari Godai Yusuke.
Berbeda dari Godai, Ryosuke cenderung pemalas, ceroboh, dan selalu melakukan hal-hal bodoh. Meski begitu, ia adalah orang yang ambisius dan mempunyai keinginan menjadi rider nomor satu.
Takdir memilihnya untuk meneruskan perjuangan Godai sebagai Kamen Rider Kuuga.
Spoiler for Wujud rider:
Kamen Rider Kuuga
Growing form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/a1.ec-images.myspacecdn.com/images01/89/8b2777e28059cd587f81e93806a9f060/l.jpg)
Perubahan wujud Ryosuke saat berhasil membangkitkan kekuatan Kuuga untuk yang pertama kali. Wujud paling dasar. Kekuatannya hanya cukup untuk melawan monster-monster berlevel rendah.
Jika penggunanya terluka parah dalam form ini, maka dia tidak bisa Henshin selama 2 jam.
Mighty form
![[FanFic] Kamen Rider School (Sekolah Kamen Rider)](https://dl.kaskus.id/images2.wikia.nocookie.net/__cb20110702051026/kamenrider/images/3/3c/Kamen-rider-kuuga.jpg)
Wujud sempurna Kuuga setelah melewati fase Growing form. Wujud/Form yang jauh lebih kuat dibandingkan Growing form. Kekuatan serta kecepatan serangannya pun meningkat, meski tidak "over speed" seperti kecepatan cahaya yang dimiliki Kamen Rider Kabuto.
Spoiler for Supporting Characters:
In process
FanFic ini juga diterbitkan di:
- FanFiction.Net
- Kompasiana
- LautanIndonesia
- Indonesiaamers
- Wordpress.com
Quote:
Diubah oleh Ariel.Matsuyama 04-06-2013 20:05
0
15.4K
Kutip
43
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•355Anggota
Tampilkan semua post
TS
Ariel.Matsuyama
#5
-=Episode 1: Begin (Act 2)=-
Spoiler for Act 2:
Spontan, kedua monster itu menoleh ke atas bangunan yang dipijaki oleh si rider.
“Siapa kau? Apa kau yang bernama Black RX?” tanya monster berwujud kupu-kupu dengan dua sayap di kepalanya, serta sulur di mulutnya, dan pedang tajam di tangan kanannya, dia adalah monster dari suku Fangire, namanya "Moth Fangire", seorang fangire wanita.
“Ya, benar! Aku adalah putra matahari, Kamen Rider Black..., RX!” jawab rider tersebut seraya memasang pose khasnya.
“Bagus! Jadi kami tidak perlu repot-repot lagi mencari dan memancingmu keluar dengan menyerang orang-orang!” timpal monster berwujud serangga yang memiliki dua antena di kepalanya yang memanjang hingga ke belakang, serta memiliki senjata seperti sabit. Namanya "Zenobiter", monster dari ras Mirror Monster.
“Kalau begitu, lepaskan wanita tak berdosa yang kalian serang. Karena lawan kalian adalah aku! ....Hup!!”
Black RX pun bersalto ke bawah, dan mendarat dengan mantap di depan Moth Fangire dan Zenobiter.
“Nona, cepat pergi dari sini! Berbahaya.” ucap Black RX memperingatkan gadis yang ditolongnya. Setelah itu, Black RX langsung menyarangkan pukulan keras di perut Zenobiter hingga membuatnya mundur sejauh beberapa langkah dan terjatuh.
Di waktu yang bersamaan, gadis tadi segera berlari menyelamatkan diri.
Moth Fangire yang melihat hal itu, dengan cepat mengayunkan pedangnya ke tubuh Black RX. Refleks, Black RX melakukan lompatan rendah ke arah kanan untuk menghindar. Kemudian ia menggunakan tangan kanannya sebagai tumpuan untuk melentingkan badannya menuju Moth Fangire.
“Hiaa!”
DUAKKH!
Black RX berhasil menghantamkan tendangannya tepat di rusuk kiri Moth Fangire. Moth Fangire pun jatuh dan terguling dibuatnya. Sementara Black RX sudah mendarat dengan indah di tanah.
Zenobiter yang membaca keadaan, langsung melemparkan sabitnya ke arah Black RX yang ternyata tak sempat mengelak. Alhasil, sabit pun sukses mengenai dadanya, menimbulkan percikan bunga api di sana. Serangan yang cukup kuat itu juga membuatnya jatuh ke belakang.
“Hiaee!!!” teriak Moth Fangire. Dengan penuh amarah, ia berlari menuju Black RX yang masih terjatuh untuk melakukan serangan balasan.
Bash bash! Bash bash bash! Bash bash! Bash bash bash!
Moth Fangire menebasi tubuh Black RX berulang kali tanpa ampun. Banyak sekali bunga api memercik di tubuhnya, diakhiri dengan asap yang mengepul pada bagian-bagian tubuh yang ditebas.
Terakhir, Moth Fangire mencoba menusukkan pedangnya ke dada Black RX.
Tapi, begitu pedang Moth Fangire mendekat, Black RX berhasil mengapit pedang tersebut dengan kedua telapak tangannya.
Namun, Moth Fangire menambah tenaganya untuk memaksa pedang itu menusuk dada Black RX yang tengah menahannya sekuat tenaga. Perlahan, ujung pedang milik Moth Fangire terus mendekat, hingga akhirnya mencapai satu senti di dada Black RX yang membuat rider tersebut terdesak lebih jauh. Sementara rekan Moth Fangire, Zenobiter tengah berlari menuju Black RX, sudah pasti Miror Monster itu ingin membantu rekannya.
Tidak lama kemudian, Black RX melihat ke arah kaki Moth Fangire yang tanpa pertahanan. Secepat mungkin dimanfaatkannya kesempatan itu dengan menendang kaki Moth Fangire, tepat di tulang keringnya. Akhirnya, Moth Fangire jatuh tersungkur bersamaan dengan terlemparnya pedang miliknya yang tadi mengancam nyawa Black RX.
Pada saat yang bersamaan pula, Zenobiter mengayunkan sabitnya untuk menyerang Black RX yang sedang dalam posisi duduk. Tapi, dengan gerakan yang cepat, Black RX menundukkan kepala untuk menghindari ayunan sabit berbahaya tersebut. Setelah itu ia meninju perut Zenobiter sekuat tenaga sampai mundur sejauh tiga langkah ke belakang.
Menyadari situasi ini, Black RX maju dan kembali meninju tubuh Zenobiter, kali ini bertubi-tubi hingga Zenobiter tidak diberi kesempatan membalas.
Buk buk buak!!
DUAKH!!
“Guhakkh!”
Tiga pukulan terakhir Black RX yang dikombinasikan dengan tendangan keras di dada Zenobiter membuat tubuh monster itu terlempar sejauh dua meter dan menabrak tembok bangunan tua di belakangnya hingga retak.
Namun, Moth Fangire yang sudah kembali berdiri tidak membiarkan hal ini, sekonyong-konyong ia datang dan menebaskan pedangnya ke tubuh Black RX.
Untunglah Black RX cepat menyadari hal itu dengan melakukan backflip ke belakang.
Ketika kakinya sudah kembali menyentuh tanah, Black RX berlari tiga langkah lalu memukul dan menendang tubuh Moth Fangire sebagai serangan balasan. Setelah itu ia mengambil ancang-ancang, lalu melompat tinggi seraya berteriak “Rider Kick!!”
DUAKKH!!
Tubuh Moth Fangire terpental jauh ke belakang begitu kaki kanan Black RX mendarat persis di dadanya. Ketika tubuhnya jatuh ke tanah, ia pun meledak serta hancur berkeping-keping. Saat itu, Zenobiter tiba-tiba datang untuk membalas serangan Black RX yang tadi. Ia terlihat berlari dengan sabit di tangan kanannya.
Melihat hal itu, Black RX mengepalkan tangannya tepat di depan mata sabuknya. Seketika, keluarlah pedang laser yang bernama "Revolcane", senjata andalan milik Black RX.
Zenobiter yang sudah tiba di hadapan Black RX, saat itu juga langsung mengayunkan sabitnya tepat di kepala rider tersebut. Namun lagi-lagi, Black RX merunduk dengan cepat, kemudian meninju perut Zenobiter dengan tangan kirinya, setelah itu menebas tubuhnya sebanyak tiga kali. Terakhir, Black RX menghujamkan pedangnya tepat di perut Zenobiter hingga tembus ke belakang. Zenobiter terus mengerang kesakitan selagi Black RX menahan hujaman pedangnya. Di saat yang bersamaan, bunga api yang tak terkira jumlahnya memercik dari sana.
Selang beberapa detik, Black RX menarik kembali pedangnya dari perut Zenobiter, dan...
KWAABOOMM!!!
Zenobiter meledak, hancur berkeping-keping, sesaat setelah tubuhnya roboh dan menyentuh tanah. Di dekat ledakan itu, Black RX berdiri dengan pose gagahnya sambil memegang Revolcane.
“Ke-kereeen....” gumam Ryosuke yang daritadi menyaksikan pertarungan Black RX dari balik pohon. Dengan penuh rasa kagum serta penasaran, ia menghampiri rider itu. “Tu-tuan...” panggilnya ketika tiba di belakang Black RX yang membuat sang rider menoleh lalu menatap ke arahnya.
“Ryosuke? Jangan-jangan kau-
“Ya. Aku sudah melihat semuanya, tuan. Itu tadi sangat hebat! Aku baru pertama kali melihatnya seumur hidupku. Darimana kau dapatkan kekuatan itu? Lalu kau itu sebenarnya siapa sih?”
Black RX kembali ke wujud manusianya, kemudian memperkenalkan diri. “Aku Zhandy Yamatake, Kamen Rider Black RX generasi kedua. Senang sekali bisa bertemu denganmu.”
“Kamen Rider??” Ryosuke mengernyitkan dahinya, “Lalu darimana asalmu?? Dan apa hubungannya kau dengan mahluk-mahluk tadi?? Dan apa itu Dai-Shocker??” tanyanya, sangat penasaran.
“Kamen Rider adalah sebutan untuk para 'Ksatria' yang melindungi dunia dari ancaman monster, khususnya Dai-Shocker, dan mahluk-mahluk yang tadi itu merupakan utusan dari organisasi mereka. Entah apa tujuan mahluk-mahluk itu datang kesini dan mencariku, yang jelas mereka ada untuk membantu pekerjaan Dai-Shocker menguasai dunia.” papar Zhandy. “Dan ada satu hal lagi yang ingin kuberitahukan,,,,” Zhandy lantas merogoh kantung jaketnya kemudian menyodorkan sebuah brosur pada Ryosuke.
“Apa ini??”
“Itu brosur Heishi, sekolah yang melatih orang-orang berbakat hingga menjadi rider sejati. Semua siswa disana dilatih oleh tenaga pengajar profesional, sehingga menghasilkan rider berkualitas yang dapat melindungi dunia dari berbagai ancaman.”
“Wah, hebat!!!”
Zhandy lalu tersenyum dan menepuk bahu Ryosuke. “Kau lihat kan aksiku tadi? Kau juga bisa seperti itu jika berlatih di Heishi. Bagaimana, tertarik?”
“Iya, aku tertarik! Kebetulan cita-citaku dari kecil adalah menyelamatkan dunia!” kata Ryosuke setelah mengangguk penuh semangat. “Tapi,,,, bagaimana caranya aku bisa masuk kesana? Sedangkan aku saja tidak punya biaya untuk melanjutkan sekolah.”
“Ah.., tenang saja. Khusus untukmu, semua biaya aku yang tanggung!”
“Benarkah??”
“Kalau aku bercanda untuk apa aku repot-repot mencarimu kemari,”
“Baik! Tapi aku minta izin pada ibuku dulu ya?”
“Oke! Dimana rumahmu? Biar kuantar.”
“Disebrang sana!” jawab Ryosuke, seraya menunjuk ke ujung jalan yang ada di sebelah kanannya.
Singkat cerita, setelah Zhandy sampai di rumah Ryosuke, dia meminta izin pada ibu Ryosuke untuk membawa anaknya melanjutkan sekolah di Heishi High School dan tinggal di asrama sana. Tentu saja Zhandy mengatakan kalau itu hanya sekolah biasa. Awalnya, ibu Ryosuke menolak. Tapi, setelah Zhandy berjanji akan menjaga Ryosuke selama disana dan melihat semangat Ryosuke yang begitu besar, akhirnya ibu Ryosuke memberikan izin juga. Lagipula semua biaya ditanggung oleh Zhandy.
Setelah berpamitan dengan ibunya, Ryosuke yang sudah mendapat izin pun pergi bersama Zhandy. Mereka berdua pergi ke gunung Hokkaido. Kebetulan sekali tempat tinggal Ryosuke tidak jauh dari sana.
“Siapa kau? Apa kau yang bernama Black RX?” tanya monster berwujud kupu-kupu dengan dua sayap di kepalanya, serta sulur di mulutnya, dan pedang tajam di tangan kanannya, dia adalah monster dari suku Fangire, namanya "Moth Fangire", seorang fangire wanita.
Spoiler for Moth fangire:
“Ya, benar! Aku adalah putra matahari, Kamen Rider Black..., RX!” jawab rider tersebut seraya memasang pose khasnya.
Spoiler for Kamen Rider Black RX:
“Bagus! Jadi kami tidak perlu repot-repot lagi mencari dan memancingmu keluar dengan menyerang orang-orang!” timpal monster berwujud serangga yang memiliki dua antena di kepalanya yang memanjang hingga ke belakang, serta memiliki senjata seperti sabit. Namanya "Zenobiter", monster dari ras Mirror Monster.
Spoiler for Zenobiter:
“Kalau begitu, lepaskan wanita tak berdosa yang kalian serang. Karena lawan kalian adalah aku! ....Hup!!”
Black RX pun bersalto ke bawah, dan mendarat dengan mantap di depan Moth Fangire dan Zenobiter.
“Nona, cepat pergi dari sini! Berbahaya.” ucap Black RX memperingatkan gadis yang ditolongnya. Setelah itu, Black RX langsung menyarangkan pukulan keras di perut Zenobiter hingga membuatnya mundur sejauh beberapa langkah dan terjatuh.
Di waktu yang bersamaan, gadis tadi segera berlari menyelamatkan diri.
Moth Fangire yang melihat hal itu, dengan cepat mengayunkan pedangnya ke tubuh Black RX. Refleks, Black RX melakukan lompatan rendah ke arah kanan untuk menghindar. Kemudian ia menggunakan tangan kanannya sebagai tumpuan untuk melentingkan badannya menuju Moth Fangire.
“Hiaa!”
DUAKKH!
Black RX berhasil menghantamkan tendangannya tepat di rusuk kiri Moth Fangire. Moth Fangire pun jatuh dan terguling dibuatnya. Sementara Black RX sudah mendarat dengan indah di tanah.
Zenobiter yang membaca keadaan, langsung melemparkan sabitnya ke arah Black RX yang ternyata tak sempat mengelak. Alhasil, sabit pun sukses mengenai dadanya, menimbulkan percikan bunga api di sana. Serangan yang cukup kuat itu juga membuatnya jatuh ke belakang.
“Hiaee!!!” teriak Moth Fangire. Dengan penuh amarah, ia berlari menuju Black RX yang masih terjatuh untuk melakukan serangan balasan.
Bash bash! Bash bash bash! Bash bash! Bash bash bash!
Moth Fangire menebasi tubuh Black RX berulang kali tanpa ampun. Banyak sekali bunga api memercik di tubuhnya, diakhiri dengan asap yang mengepul pada bagian-bagian tubuh yang ditebas.
Terakhir, Moth Fangire mencoba menusukkan pedangnya ke dada Black RX.
Tapi, begitu pedang Moth Fangire mendekat, Black RX berhasil mengapit pedang tersebut dengan kedua telapak tangannya.
Namun, Moth Fangire menambah tenaganya untuk memaksa pedang itu menusuk dada Black RX yang tengah menahannya sekuat tenaga. Perlahan, ujung pedang milik Moth Fangire terus mendekat, hingga akhirnya mencapai satu senti di dada Black RX yang membuat rider tersebut terdesak lebih jauh. Sementara rekan Moth Fangire, Zenobiter tengah berlari menuju Black RX, sudah pasti Miror Monster itu ingin membantu rekannya.
Tidak lama kemudian, Black RX melihat ke arah kaki Moth Fangire yang tanpa pertahanan. Secepat mungkin dimanfaatkannya kesempatan itu dengan menendang kaki Moth Fangire, tepat di tulang keringnya. Akhirnya, Moth Fangire jatuh tersungkur bersamaan dengan terlemparnya pedang miliknya yang tadi mengancam nyawa Black RX.
Pada saat yang bersamaan pula, Zenobiter mengayunkan sabitnya untuk menyerang Black RX yang sedang dalam posisi duduk. Tapi, dengan gerakan yang cepat, Black RX menundukkan kepala untuk menghindari ayunan sabit berbahaya tersebut. Setelah itu ia meninju perut Zenobiter sekuat tenaga sampai mundur sejauh tiga langkah ke belakang.
Menyadari situasi ini, Black RX maju dan kembali meninju tubuh Zenobiter, kali ini bertubi-tubi hingga Zenobiter tidak diberi kesempatan membalas.
Buk buk buak!!
DUAKH!!
“Guhakkh!”
Tiga pukulan terakhir Black RX yang dikombinasikan dengan tendangan keras di dada Zenobiter membuat tubuh monster itu terlempar sejauh dua meter dan menabrak tembok bangunan tua di belakangnya hingga retak.
Namun, Moth Fangire yang sudah kembali berdiri tidak membiarkan hal ini, sekonyong-konyong ia datang dan menebaskan pedangnya ke tubuh Black RX.
Untunglah Black RX cepat menyadari hal itu dengan melakukan backflip ke belakang.
Ketika kakinya sudah kembali menyentuh tanah, Black RX berlari tiga langkah lalu memukul dan menendang tubuh Moth Fangire sebagai serangan balasan. Setelah itu ia mengambil ancang-ancang, lalu melompat tinggi seraya berteriak “Rider Kick!!”
DUAKKH!!
Tubuh Moth Fangire terpental jauh ke belakang begitu kaki kanan Black RX mendarat persis di dadanya. Ketika tubuhnya jatuh ke tanah, ia pun meledak serta hancur berkeping-keping. Saat itu, Zenobiter tiba-tiba datang untuk membalas serangan Black RX yang tadi. Ia terlihat berlari dengan sabit di tangan kanannya.
Melihat hal itu, Black RX mengepalkan tangannya tepat di depan mata sabuknya. Seketika, keluarlah pedang laser yang bernama "Revolcane", senjata andalan milik Black RX.
Zenobiter yang sudah tiba di hadapan Black RX, saat itu juga langsung mengayunkan sabitnya tepat di kepala rider tersebut. Namun lagi-lagi, Black RX merunduk dengan cepat, kemudian meninju perut Zenobiter dengan tangan kirinya, setelah itu menebas tubuhnya sebanyak tiga kali. Terakhir, Black RX menghujamkan pedangnya tepat di perut Zenobiter hingga tembus ke belakang. Zenobiter terus mengerang kesakitan selagi Black RX menahan hujaman pedangnya. Di saat yang bersamaan, bunga api yang tak terkira jumlahnya memercik dari sana.
Selang beberapa detik, Black RX menarik kembali pedangnya dari perut Zenobiter, dan...
KWAABOOMM!!!
Zenobiter meledak, hancur berkeping-keping, sesaat setelah tubuhnya roboh dan menyentuh tanah. Di dekat ledakan itu, Black RX berdiri dengan pose gagahnya sambil memegang Revolcane.
“Ke-kereeen....” gumam Ryosuke yang daritadi menyaksikan pertarungan Black RX dari balik pohon. Dengan penuh rasa kagum serta penasaran, ia menghampiri rider itu. “Tu-tuan...” panggilnya ketika tiba di belakang Black RX yang membuat sang rider menoleh lalu menatap ke arahnya.
“Ryosuke? Jangan-jangan kau-
“Ya. Aku sudah melihat semuanya, tuan. Itu tadi sangat hebat! Aku baru pertama kali melihatnya seumur hidupku. Darimana kau dapatkan kekuatan itu? Lalu kau itu sebenarnya siapa sih?”
Black RX kembali ke wujud manusianya, kemudian memperkenalkan diri. “Aku Zhandy Yamatake, Kamen Rider Black RX generasi kedua. Senang sekali bisa bertemu denganmu.”
“Kamen Rider??” Ryosuke mengernyitkan dahinya, “Lalu darimana asalmu?? Dan apa hubungannya kau dengan mahluk-mahluk tadi?? Dan apa itu Dai-Shocker??” tanyanya, sangat penasaran.
“Kamen Rider adalah sebutan untuk para 'Ksatria' yang melindungi dunia dari ancaman monster, khususnya Dai-Shocker, dan mahluk-mahluk yang tadi itu merupakan utusan dari organisasi mereka. Entah apa tujuan mahluk-mahluk itu datang kesini dan mencariku, yang jelas mereka ada untuk membantu pekerjaan Dai-Shocker menguasai dunia.” papar Zhandy. “Dan ada satu hal lagi yang ingin kuberitahukan,,,,” Zhandy lantas merogoh kantung jaketnya kemudian menyodorkan sebuah brosur pada Ryosuke.
“Apa ini??”
“Itu brosur Heishi, sekolah yang melatih orang-orang berbakat hingga menjadi rider sejati. Semua siswa disana dilatih oleh tenaga pengajar profesional, sehingga menghasilkan rider berkualitas yang dapat melindungi dunia dari berbagai ancaman.”
“Wah, hebat!!!”
Zhandy lalu tersenyum dan menepuk bahu Ryosuke. “Kau lihat kan aksiku tadi? Kau juga bisa seperti itu jika berlatih di Heishi. Bagaimana, tertarik?”
“Iya, aku tertarik! Kebetulan cita-citaku dari kecil adalah menyelamatkan dunia!” kata Ryosuke setelah mengangguk penuh semangat. “Tapi,,,, bagaimana caranya aku bisa masuk kesana? Sedangkan aku saja tidak punya biaya untuk melanjutkan sekolah.”
“Ah.., tenang saja. Khusus untukmu, semua biaya aku yang tanggung!”
“Benarkah??”
“Kalau aku bercanda untuk apa aku repot-repot mencarimu kemari,”
“Baik! Tapi aku minta izin pada ibuku dulu ya?”
“Oke! Dimana rumahmu? Biar kuantar.”
“Disebrang sana!” jawab Ryosuke, seraya menunjuk ke ujung jalan yang ada di sebelah kanannya.
Singkat cerita, setelah Zhandy sampai di rumah Ryosuke, dia meminta izin pada ibu Ryosuke untuk membawa anaknya melanjutkan sekolah di Heishi High School dan tinggal di asrama sana. Tentu saja Zhandy mengatakan kalau itu hanya sekolah biasa. Awalnya, ibu Ryosuke menolak. Tapi, setelah Zhandy berjanji akan menjaga Ryosuke selama disana dan melihat semangat Ryosuke yang begitu besar, akhirnya ibu Ryosuke memberikan izin juga. Lagipula semua biaya ditanggung oleh Zhandy.
Setelah berpamitan dengan ibunya, Ryosuke yang sudah mendapat izin pun pergi bersama Zhandy. Mereka berdua pergi ke gunung Hokkaido. Kebetulan sekali tempat tinggal Ryosuke tidak jauh dari sana.
0
Kutip
Balas