Kaskus

Entertainment

  • Beranda
  • ...
  • The Lounge
  • Ridwan Kamil: Tokoh Perubahan Bandung untuk lebih baik dan bermartabat

jurignyingkirAvatar border
TS
jurignyingkir
Ridwan Kamil: Tokoh Perubahan Bandung untuk lebih baik dan bermartabat
Jadi gini agan-agan Kaskus.
Tadi ane pas buka fb sempat buka link video Youtube yang dikirim teman ane.
Tentang seorang tokoh masyarakat di Bandung yang akan mencalonkan jadi Wali Kota Bandung. Awalnya komentar ane pas lihat ini tautan, "ah basi nih. Paling tokoh masyarakat yang pengen jadi politikus jadi-jadian".

Tapi setelah ane buka...

Wow.. Gila! Keren videonya, keren gagasan yang di usung ini tokoh buat bikin Bandung jadi lebih baik. Akhirnya ane searching2 dan nemulah detail tokoh ini, namanya Ridwan Kamil, lulusan S1 Teknik Arsitektur ITB dan S2 Master of Urban Design di University of California, Berkeley.

Ane lihat track record segala macamnya, ternyata Ridwan Kamil ini prestasinya luar biasa. Ternyata ada orang Indonesia prestatif di luar negeri tapi masih luar biasa peduli terhadap kampung halamannya dan memilih berkarya untuk negeri sendiri.

Ini video yang ane tonton tadi:
Spoiler for 1000 Kata untuk Relawan Bandung:


Dan ini Biodata Dari Ridwan Kamil
Ridwan Kamil: Tokoh Perubahan Bandung untuk lebih baik dan bermartabat

Ridwan Kamil merupakan anak kedua dari lima bersaudara, pasangan DR Atje Misbach, SH dan Dra. Tjutju Sukaesih.
Ridwan menuntut pendidikan di SD Banjarsari III pada tahun 1978-1984, kemudian melanjutkan sekolah di SMP Negeri 2 Bandung (1984-1987) dan melanjutkan di SMA Negeri 3 Bandung tahun 1987-1990. Ridwan mengambil pendidikan Arsitektur di Institut Teknologi Bandung mulai dari tahun 1990-1995. Pada 1999-2001 Dia melanjutkan Master of Urban Design di University of California, Berkeley.

Prestasi dan Sosial

Sosial dan Komunitas.
  1. Taman Bermain Babakan Asih Kopo Bandung. Ini adalah program perbaikan kampung dengan cara membeli sepetak tanah untuk menjadi taman bermain anak dan kegiatan lomba mewarnai dinding kampung dengan gambar-gambar kreatif.
  2. Komunitas Bandung Berkebun. Kegiatan ini adalah cara warga Bandung memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk dihijaukan oleh tanaman pertanian seperti sayur-sayuran. Lokasi kebun-kebun ini juga menjadi ruang sosial sebagai alternatif akhir pekan bagi anak-anak. Hasil panen sebagian di jual untuk penghasilan tambahan anggota komunitas.
  3. Gerakan indonesia Bersepeda (Bike Bdg). Kegiatan ini memberikan pilihan kepada warga kota bandung untuk beraktifitas sehari-hari dengan sepeda sewa (Bike Sharing).
  4. Deklarasi Babakan Siliwangi sebagai Hutan Kota Dunia PBB.
  5. Arsitektur.
  6. Bandung Creative Park Project : Taman Cikapayang Dago
  7. Masjid Merapi, merupakan proyek sosial yang menggunakan abu letusan gunung merapi dikonversi menjadi batako.
  8. Rumah Gempa Padang, Proyek sosial ini merupakan pembangunan rumah-rumah tahan gempa dengan material kayu dan bambu lokal.
  9. Lampu Botol (Walking Brain).
  10. Bottle House, rumah yang dirancang dengan konsep ‘courtyard house’ dibangun dengan lebih dari 30000 botol bekas.
  11. Museum Tsunami, Banda Aceh. Museum ini merupakan hasil desain karya sayembara pada tahun 2007 untuk memperingati musibah Tsunami


Penghargaan.

2013
Urban Leadership Award dari Univ Pensylvania, AS

2012
  1. Pikiran Rakyat Award 2012 untuk Tokoh Muda Kreatif
  2. Winner International Young Design Entrepreneur of the Year from British Council Indonesia
  3. Google Chrome l Web Heroes for Indonesia Berkebun
  4. Indonesia Green Awards “Penghargaan Penginspirasi Bumi”, Penggagas Indonesia Berkebun
  5. Indonesia Green Awards “Penghargaan Penginspirasi Bumi”, Green Building Rasuna Epicentrum


2011

  1. Green Leadership Award for Al-Irsyad Mosque from BCI Asia
  2. Top 5, Best Building of The Year 2010 from ArchDaily for Al-Irsyad Mosque


2010
  1. BCI Asia Top Ten Architecture Business Award
  2. Winner third prize : Design Competition Suramadu Mosque
  3. The 6th Winner of The Best Design Architecture Consultant, Citradata Award


2009
  1. Architect of the Year from Elle Décor Magazine.
  2. BCI Asia Top Ten Architecture Business Award
  3. Winner first prize : Design Competition University of Indonesia Cultural Center
  4. 2008
  5. Winner first prize : Design competition for Tangerang Gateway, 2008
  6. BCI Asia Top Ten Architecture Business Award 2007
  7. Winner first prize : International Design competition for Aceh Tsunami Museum
  8. Winner first prize : Design competition Bintaro CBD Master Plan, Jakarta
  9. Winner first prize : Design competition Jakarta Stock Exchange, Jakarta


2007

  1. Winner first prize : International Design competition for Aceh Tsunami Museum
  2. Winner first prize : Design competition Bintaro CBD Master Plan, Jakarta
  3. Winner first prize : Design competition Jakarta Stock Exchange, Jakarta


2006
  1. Winner International Young Design Entrepreneur of the Year from British Council Indonesia
  2. Winner Best Commercial/Superblock Project for Rasuna Epicentrum by Property&Bank Magazine
  3. Winner Mowilex Design Awards (Al-Azhar International School)
  4. Winner first prize : Design competition Kemayoran Urban Gateway
  5. Winner second prize : National design competition - Penabur International School, Jakarta


2005
  1. Winner first prize : International Design competition Waterfront Retail Masterplan, Suzhou, RRC
  2. Winner first prize : International Design competition Kunming Tech Park, Kunming, RRC
  3. Winner first prize : Design competition - IT-Center Pupuk Kaltim, Balikpapan
  4. Winner first prize : National design competition – University of Tarumanagara
  5. Winner second prize : National design competition - Agung Sedayu Club House, Jakarta
  6. Winner third prize : National design competition Jatinegara District Revitalization, Jakarta


2004

  1. Winner first prize : International Design competition - Islamic Center, Beijing, RRC,
  2. Winner second prize : Design competition Senen District Revitalization
  3. Urban Architecture di Universitas Tarumanegara, Rasuna Epicentrum, dan Area Expo Surabaya.
  4. JSX Tower.
  5. Gan and Oil Tower, Jakarta.
  6. Sahid Twin Tower, Jakarta.
  7. Beijing Finance Street superblock.
  8. Masjid Al Irsyad Kota Baru parahyangan, Jawa barat.
  9. Urban Design di Jedah Town, dan Al Noor Ecopolis di Syria.


Spoiler for Galeri Karya Kang Ridwan Kamil:


TESTIMONI TOKOH TENTANG RIDWAN KAMIL

Cerita Mama: Ridwan Kamil, Ayah yang Hebat!

Spoiler for :
Diubah oleh jurignyingkir 15-05-2013 21:20
0
6.8K
22
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread1Anggota
Tampilkan semua post
jurignyingkirAvatar border
TS
jurignyingkir
#15
Cerita Mama: Ridwan Kamil, Ayah yang Hebat!

*Dicopas dari blog seorang Ibu yang anaknya berteman dengan anak Ridwan Kamil

Pada suatu Jumat sore di akhir Desember 2012 anak sulungku mengirim message via whatsapp messenger mengabarkan bahwa weekend ini dia gak pulang. Just fyi anakku ini tinggal di asrama dan biasa pulang seminggu sekali. Katanya, dia harus ikut olimpiade matematika dan lomba karya tulis biologi di Al Irsyad Satya Islamic School mewakili sekolah.

Setelahnya kutanya dia seputar lomba.

M: Gimana kak, menang gak lombanya?
K: Ya belum tau lah, kan tadi baru pengarahan. Kakak harus bikin penelitian dulu, terus dibikin karya tulis. Nanti dipresentasikan.
M: Oo.. gitu. Itu yang ngerjain Kakak sendiri atau kerja tim?
K: Tim, tapi cuma berdua.
M: Sama siapa? Temen sekelas?
K: Bukan, tapi anak kelas 8 juga.
M: Cuma pengarahan aja kok sampai sore Kak?
K: Iiih mama, kan sekalian olimpiade matik..
M: O iya lupa hihi.. Menang gak Kak?
K: Enggak hehehe....
M: Di Sekolah Al Irsyad itu kan mesjidnya bagus Kak, Kakak sholat di sana gak kemarin?


Sewaktu masih berkantor di Cimareme, di daerah Padalarang, aku pernah makan siang bersama teman-teman seseksi di komplek perumahan Kota Baru Parahyangan dan mampir sholat di Masjid Al Irsyad. Masjidnya sungguh bagus. Unik. Konon rancangan masjid Al-Irsyad mendapat penghargaan Top 5 Best Building of The Year 2010 oleh ArchDaily, dan menjadi satu dari 25 masjid terindah di dunia versi Complex Magazine.Tentu saja kami menyempatkan diri berfoto-foto di situ emoticon-Smilie

K: Ya sholat lah, kan Kakak di sana sampai sore. Kata temen Kakak, "Eta Masjid bapa urang nu nyieun". Kan bapaknya arsitek terkenal Ma katanya.
M: O ya? Temen Kakak siapa? Dia anaknya Ridwan Kamil dong?
K: Eril, temen satu tim Kakak di lomba karya tulis. Kok Mama kenal sama bapaknya?
M: Heheh.. bukan kenal Kak, tapi tau. Kan dia emang ngetop.
K: Iya sih, suka ngisi acara di TV Bandung kan?

Siapa yang gak kenal Ridwan Kamil? Arsitek terkenal dengan segudang prestasi. Karya-karyanya banyak mendapat penghargaan di dalam maupun luar negeri. Konsep arsitekturnya mengedepankan “green system”, responsif terhadap lingkungan dan nilai artistik. Melalui firma arsitektur Urbane, karya Ridwan Kamil tersebar di berbagai daerah Indonesia dan mancanegara. Dari rumah pribadinya yang terbuat dari puluhan ribu botol bekas, masjid yang terbuat dari batako yang terbuat dari abu letusan gunung merapi, Museum Tsunami di Aceh, Sekolah anti gempa di Pangalengan, Rasuna Epicentrum, Marina Bay Waterfront Master Plan di Singapora, superblok di Cina, rancangan kawasan di Syria dll.

M: Mau bikin tentang apa Kak karya tulisnya?
K: Belum tau Ma. Kayanya sih tentang pemanfaatan limbah kulit pisang.
M: Bikin penelitiannya di mana?
K: Di sekolah.
M: Minta dibimbing sama bapaknya Eril aja Kak, kan dia itu ahli lingkungan, pasti tau banyak tentang pemnafaatan limbah.
K: Ih mana bisa. Pasti sibuk banget lah... Lagian Kakak nanti dibimbing sama guru biologi kok.

Sibuk. Itu pasti. Selain berkarya profesional di bidang arsitektur, pendidikan dan kewirausahaan Riwan Kamil mendirikan banyak komunitas sosial di masyarakat seperti Bandung Creative City Forum (BCCF), gerakan Indonesia Berkebun, Bandung Citizen Journal, Konsep One Village One Playground dll. Mengabdikan diri untuk sesama. Berbuat nyata untuk Bandung. Aku pernah memimpikan Bandung dipimpin oleh orang seperti Ridwan kamil ini. Dan mimpiku hampir menjadi nyata. Ternyata Riwan Kamil mencalonkan diri untuk menjadi walikota Bandung periode 2013-2018 bersama Oded M Danial dari PKS. Kota Bandung menjadi kota yang terhormat baik di Indonesia maupun luar negeri, mengembalikan kota Bandung menjadi nyaman, dan Bandung Juara, itu mimpinya.


Minggu-minggu selanjutnya anakku beberapa kali ijin tidak pulang karena ada tugas mengerjakan proyek karya tulisnya itu di hari Sabtu-Minggu.

M: Lagi di mana Kak?
K: Masih di sekolah Ma, belum beres penelitiannya.
M: Oo.. gimana mie kulit pisangnya? Enak gak?
K: Kakak gak jadi bikin mie kulit pisang Ma. Gagal. Kemarin pas percobaan bikin tepung malah gak ada matahari, jadi tepungnya gagal.
M: Terus Kakak ganti bikin apa?
K: Bikin yogurt kulit pisang.
M: Enak gitu?
K: Ya ini lagi dicoba hehe....
M: Kakak sama siapa aja di sekolah?
K: Banyakan. Kan lagi pada ekskul.
M: Eril dateng gak Kak?
K: Dateng lah, kalo gak dateng masa kakak ngerjain sendiri?
M: Eh Eril kalau ke sekolah dianter siapa Kak? Sopir, atau mamanya?
K: Eril? Gak pernah dianter dia mah. Naik sepeda. Ke mana-mana juga pake sepeda aja.
M: Wah.. pake sepeda? Kereen...
K: Iya. Anaknya biasa aja kok, gak kaya anak orang kaya atau ngetop gitu.
M: Gak sombong maksudnya?
K: Iya. Baik banget malah. Temen kakak aja pernah nitip hape ke dia, terus dia lupa kebawa pulang hapenya. Eril mau tuh nganterin hapenya temen kakak ke rumahnya. Pake sepeda. Padahal udah malem.
M: Bagus itu Kak, bertanggung jawab. Pinter juga ya dia?
K: Mmm.. lumayan. Masih pinteran kakak dikit, hahaha..... Pinterlah, terutama Bahasa Inggris. Dia kan lahir di Amrik.
M: Udah punya pacar belum Kak?
K: Iiih... Mana Kakak tau? Mama kepo ih.
M: Hahahha....

Rupanya sebelum mengajarkan ke dunia luar, Ridwan Kamil terlebih dahulu menerapkan ajarannya di rumah, pada keluarganya. Dan semangat 'green living' Ridwan Kamil pun menurun ke anaknya. Jarak dari Cigadung ke Dago (dari rumah Eril ke sekolah) sebenarnya jarak yang sangat 'normal' untuk diantar naik mobil. Jaman sekarang, tinggal di kota besar, fasilitas pun ada. Tapi toh Eril memilih bersepeda ke sekolah.

Terlahir dari keluarga akademisi yang nyantri, Ridwan Kamil terdidik dengan baik. Nilai-nilai moral dan etika menjadi nilai utama yang diajarkan keluarganya. Dan kini nampaknya Ridwan Kamil pun berhasil mendidik anaknya dengan nilai-nilai moral dan etika. Ridwan kamil ternyata bukan hanya arsitek, dosen dan aktivis sosial yang hebat, dia juga seorang ayah yang hebat.
Sungguh, sebagai sesama orang tua yang memiliki anak ABG, aku salut. Bukan perkara mudah mendidik anak ABG di jaman sekarang, di lingkungan yang serba praktis, permisif dan hedonis. Tapi Ridwan Kamil berhasil.

Mudah-mudahan impianku terwujud, memiliki Ridwan Kamil sebagai Wali Kota Bandung.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.