- Beranda
- The Lounge
[Reborn] Kumpulan cerita yang memiliki makna tersembunyi
...
TS
KamenRideDragon
[Reborn] Kumpulan cerita yang memiliki makna tersembunyi
PERHATIAN : Thread ini adalah versi reborn dari : trid sebelumnya
RULE & FAQ ADA DI POST #2, DAN BISA BERUBAH TANPA ADA PEMBERITAHUAN
CERITA DAN RIDDLE TERBARU ADA DI POST #3
Ane mau nge-share beberapa cerita yang bisa dibilang suatu pertanyaan atau teka-teki, dibalik teka-teki tersebut akan tersirat suatu makna, yang mungkin tidak bisa agan bayangkan sebelumnya. Sempatkan waktu sejenak untuk membacanya dan pikirkan jawabannya.
Kisah-kisah berikut ini mengandung makna yang tersirat di dalamnya. Bisakah kalian menebaknya?
UPDATE Cerita
Cerita 6-10
Cerita 11-15
Cerita 16-18 > Jawaban 16-18
UPDATE! Kumpulan Teka Teki Dari Kaskuser
UPDATE TERBARU bisa dilihat di post#3
JAWABAN dari Kaskuser!
Jawaban dari agan Gurenjou
SUMBER Cerita TS!
ada di sini
RULE & FAQ ADA DI POST #2, DAN BISA BERUBAH TANPA ADA PEMBERITAHUAN
CERITA DAN RIDDLE TERBARU ADA DI POST #3
Ane mau nge-share beberapa cerita yang bisa dibilang suatu pertanyaan atau teka-teki, dibalik teka-teki tersebut akan tersirat suatu makna, yang mungkin tidak bisa agan bayangkan sebelumnya. Sempatkan waktu sejenak untuk membacanya dan pikirkan jawabannya.

Kisah-kisah berikut ini mengandung makna yang tersirat di dalamnya. Bisakah kalian menebaknya?

Spoiler for Cerita 1:
Spoiler for Cerita 2:
Spoiler for Cerita 3:
Spoiler for Cerita 4:
Spoiler for Cerita 5:
UPDATE Cerita
Cerita 6-10
Cerita 11-15
Cerita 16-18 > Jawaban 16-18
UPDATE! Kumpulan Teka Teki Dari Kaskuser
Spoiler for Teka-Teki dari Kaskuser:
UPDATE TERBARU bisa dilihat di post#3
JAWABAN dari Kaskuser!
Jawaban dari agan Gurenjou
SUMBER Cerita TS!
ada di sini
Diubah oleh KamenRideDragon 17-05-2013 01:25
0
563.6K
10K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.6KAnggota
Tampilkan semua post
elloello
#1297
mohon dengan maaf kalau ngga jelas, newbie mencoba meramaikan. jangan ditimpuk bata ya kalau ngga suka 
Aku tinggal disebuah gedung kos-kosan yang cukup besar dan memiliki banyak kamar. Semua kamar yang ada digedung ini berjumlah 30 kamar yang dinomori tidak berurutan, tetapi menyusaikan dengan jumlah kamar yang ada. pemilik tinggal dikamar nomor satu. Berbagai macam orang tinggal didalam gedung ini, mulai dari pekerja lepas, mahasiswa, karyawan sebuah perusahaan ternama, dan banyak lagi manusia dengan pekerjaannya yang beragam. sedangkan aku sendiri adalah mahasiswa yang tinggal didalam kamar nomor 26. Penghuni kamar sebelah ku adalah seorang koki dengan nomor kamar empat belas, dan kamar depan ku diisi oleh seorang karyawan perusahaan ternama yang menurutku dia adalah orang dengan selera humor yang sangat bagus. Kedua orang ini merupakan teman pertama ku dalam gedung ini. Mereka sangat baik dan ramah kepadaku, tak heran mereka langsung menajdi sahabatku.
Pada suatu malam hariku yang tenang dikacaukan oleh semua tragedy yang mengerikan. aku dikejutkan oleh suara sirine mobil polisi. Setelah aku memeriksa keluar ternyata telah terjadi sebuah pembunuhan dengan korban org yang berada didalam kamar nomor 1. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dgn kondisi ditusuk dengan pisau dibagian dadanya. Dirasa tidak memiliki pentujuk yang memadai, polisi pun mencoba untuk menutup kasus ini dan menganggapnya sebagai kasus bunuh diri. Namun kemudian kejadian serupa muncul kembali, korban selanjutnya adalah orang yang tinggal dinomor 2. Polisi kebingungan. Karena kasus yang serupa (seperti kasus kamar 1) terjadi kembali dikamar nomor 2. Beberapa hari berlalu, polisi pun menyerah dan kembali menutup kasus ini. Tetapi tidak sampai disitu saja, kejadian serupa terjadi kembali. Yang menjadi korban adalah kamar dengan nomor 4. Hari berikutnya kamar nomor 3, berikutnya 6, dan 7, dan kemudian sampailah pada kejadian yang membuat aku benar benar sedih. Salah seorang teman pertama dan terbaikku digedung ini (seorang koki) menjadi korban berikutnya. Aku betul betul sedih, karena dia merupakan orang yang baik. dan selama aku mengenal nya, dia tidak memiliki musuh. Hari-hari semakin mencekam, keadaan semakin tidak kondusif didalam gedung ini. Aku berencana untuk pindah mengingat keadaan disini sungguh membuat ku gila. Namun malang, niat hanyalah tinggal sebuah niat. Aku hanya dapat terduduk disudut kamar ku ditemani kedua sahabatku. Tanpa seorang polisi pun mau menjawab, apa yg mereka semua lakukan dikamar ku. Dan aku merasa amat sangat kasihan kepada penghuni kamar 27.
ada yang ane edit dikit. maaf ;p

Aku tinggal disebuah gedung kos-kosan yang cukup besar dan memiliki banyak kamar. Semua kamar yang ada digedung ini berjumlah 30 kamar yang dinomori tidak berurutan, tetapi menyusaikan dengan jumlah kamar yang ada. pemilik tinggal dikamar nomor satu. Berbagai macam orang tinggal didalam gedung ini, mulai dari pekerja lepas, mahasiswa, karyawan sebuah perusahaan ternama, dan banyak lagi manusia dengan pekerjaannya yang beragam. sedangkan aku sendiri adalah mahasiswa yang tinggal didalam kamar nomor 26. Penghuni kamar sebelah ku adalah seorang koki dengan nomor kamar empat belas, dan kamar depan ku diisi oleh seorang karyawan perusahaan ternama yang menurutku dia adalah orang dengan selera humor yang sangat bagus. Kedua orang ini merupakan teman pertama ku dalam gedung ini. Mereka sangat baik dan ramah kepadaku, tak heran mereka langsung menajdi sahabatku.
Pada suatu malam hariku yang tenang dikacaukan oleh semua tragedy yang mengerikan. aku dikejutkan oleh suara sirine mobil polisi. Setelah aku memeriksa keluar ternyata telah terjadi sebuah pembunuhan dengan korban org yang berada didalam kamar nomor 1. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dgn kondisi ditusuk dengan pisau dibagian dadanya. Dirasa tidak memiliki pentujuk yang memadai, polisi pun mencoba untuk menutup kasus ini dan menganggapnya sebagai kasus bunuh diri. Namun kemudian kejadian serupa muncul kembali, korban selanjutnya adalah orang yang tinggal dinomor 2. Polisi kebingungan. Karena kasus yang serupa (seperti kasus kamar 1) terjadi kembali dikamar nomor 2. Beberapa hari berlalu, polisi pun menyerah dan kembali menutup kasus ini. Tetapi tidak sampai disitu saja, kejadian serupa terjadi kembali. Yang menjadi korban adalah kamar dengan nomor 4. Hari berikutnya kamar nomor 3, berikutnya 6, dan 7, dan kemudian sampailah pada kejadian yang membuat aku benar benar sedih. Salah seorang teman pertama dan terbaikku digedung ini (seorang koki) menjadi korban berikutnya. Aku betul betul sedih, karena dia merupakan orang yang baik. dan selama aku mengenal nya, dia tidak memiliki musuh. Hari-hari semakin mencekam, keadaan semakin tidak kondusif didalam gedung ini. Aku berencana untuk pindah mengingat keadaan disini sungguh membuat ku gila. Namun malang, niat hanyalah tinggal sebuah niat. Aku hanya dapat terduduk disudut kamar ku ditemani kedua sahabatku. Tanpa seorang polisi pun mau menjawab, apa yg mereka semua lakukan dikamar ku. Dan aku merasa amat sangat kasihan kepada penghuni kamar 27.
ada yang ane edit dikit. maaf ;p
Diubah oleh elloello 15-05-2013 02:09
0