TS
monongan
[FanFict] Ragnarok Online - Birth Of The Super Soldier
Prakarta :
Ini adalah Thread FanFict pertama saya sekaligus juga ini Thread pertama yang saya buat semenjak saya daftar di kaskus, jadi mohon maklum kalo masih banyak salah dalam spoiler dan lain-lainnya.
Lalu ini juga pengalaman pertama bagi TS menulis, jadi saya belom pernah nulis-nulis kayak gini gan, sebenernya sih udah cuma ga pernah saya upload kemana pun.
Cerita ini mengambil seting dari dunia di Ragnarok online, agan sekalian akan menemukan kesamaan dalam nama npc atau pun dungeon dan kota. meski ga semuanya original karena akan ada yang berubah di FanFict ini. FanFict ini masih satu universe dengan FanFictnya agan Heilel_Realz012 Heilel_Realz012 FanFict - Die Aegis Schild, agan ini kayak mentor saya deh pokoknya
, buat agan Heilel thanks banget
.
Jadi ya dengan pengalaman yang masih minim dan kemampuan yang masih cupu, saya mencoba untuk menulis. jadi kalo ada salah kata, kritikan atau saran saya sangat berterima kasih kepada agan-agan, dan silahkan membaca.
Ragnarok Online - Birth Of The Super Soldier
![[FanFict] Ragnarok Online - Birth Of The Super Soldier](https://s.kaskus.id/images/2013/05/10/1198843_20130510065932.jpg)
Genre :Shounen, Tragedy, Adventure.
Status : Ongoing
Merasakan malam yang sunyi.
Melihat bulan purnama yang tak tergapai.
Aku memandang sekelilingku, yang ada hanyalah alat-alat operasi dan tabung-tabung berisi cairan kimia.
Ingin sekali aku merasakan bebas dari tabung berisi cairan kimia yang mengurung ku ini.
Aku yang tidak memiliki nama dan ingatan apapun...
Untuk pertama kalinya aku ingin bebas dan keluar dari penjara kaca ini.
Sampai akhirnya tiba malam dimana permintaan ku terkabul.
Ya, penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang berjubah hitam menggunakan senjata api.
Ketika malam itu pecah, kisah perjalanan panjang ku di mulai
Ini adalah Thread FanFict pertama saya sekaligus juga ini Thread pertama yang saya buat semenjak saya daftar di kaskus, jadi mohon maklum kalo masih banyak salah dalam spoiler dan lain-lainnya.
Lalu ini juga pengalaman pertama bagi TS menulis, jadi saya belom pernah nulis-nulis kayak gini gan, sebenernya sih udah cuma ga pernah saya upload kemana pun.
Cerita ini mengambil seting dari dunia di Ragnarok online, agan sekalian akan menemukan kesamaan dalam nama npc atau pun dungeon dan kota. meski ga semuanya original karena akan ada yang berubah di FanFict ini. FanFict ini masih satu universe dengan FanFictnya agan Heilel_Realz012 Heilel_Realz012 FanFict - Die Aegis Schild, agan ini kayak mentor saya deh pokoknya
, buat agan Heilel thanks banget
.Jadi ya dengan pengalaman yang masih minim dan kemampuan yang masih cupu, saya mencoba untuk menulis. jadi kalo ada salah kata, kritikan atau saran saya sangat berterima kasih kepada agan-agan, dan silahkan membaca.

Ragnarok Online - Birth Of The Super Soldier
Quote:
![[FanFict] Ragnarok Online - Birth Of The Super Soldier](https://s.kaskus.id/images/2013/05/10/1198843_20130510065932.jpg)
Genre :Shounen, Tragedy, Adventure.
Status : Ongoing
Spoiler for Prologue:
Prologue
Merasakan malam yang sunyi.
Melihat bulan purnama yang tak tergapai.
Aku memandang sekelilingku, yang ada hanyalah alat-alat operasi dan tabung-tabung berisi cairan kimia.
Ingin sekali aku merasakan bebas dari tabung berisi cairan kimia yang mengurung ku ini.
Aku yang tidak memiliki nama dan ingatan apapun...
Untuk pertama kalinya aku ingin bebas dan keluar dari penjara kaca ini.
Sampai akhirnya tiba malam dimana permintaan ku terkabul.
Ya, penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang berjubah hitam menggunakan senjata api.
Ketika malam itu pecah, kisah perjalanan panjang ku di mulai
Spoiler for Character:
Quote:
Jean Asker/Bio Chemical Soldier 0.3
Guillotine Cross
Jean adalah kelinci percobaan dari Bio Laboratorium di kota Lighthalzen yang merupakan daerah dari Republik of Schwartzvald. dia berhasil melarikan diri pada saat malam penyergapan yang dilakukan oleh Gunslinger guild atas perintah dari Pemerintahan Republik, dia yang ditemukan oleh Rin sang Assasin cross di ajarkan cara bertarung dan bertahan hidup sebelum akhirnya dia di kirim ke pantiasuhan bernama Chely House di kota alberta oleh Rin. Jean memiliki sifat pendiam tetapi tidak dingin, karena dia tidak pernah mempelajari data tentang emosi manusia pada waktu dia masih tinggal di Lab.
![[FanFict] Ragnarok Online - Birth Of The Super Soldier](https://s.kaskus.id/images/2013/04/05/1198843_20130405090744.png)
Guillotine Cross
Jean adalah kelinci percobaan dari Bio Laboratorium di kota Lighthalzen yang merupakan daerah dari Republik of Schwartzvald. dia berhasil melarikan diri pada saat malam penyergapan yang dilakukan oleh Gunslinger guild atas perintah dari Pemerintahan Republik, dia yang ditemukan oleh Rin sang Assasin cross di ajarkan cara bertarung dan bertahan hidup sebelum akhirnya dia di kirim ke pantiasuhan bernama Chely House di kota alberta oleh Rin. Jean memiliki sifat pendiam tetapi tidak dingin, karena dia tidak pernah mempelajari data tentang emosi manusia pada waktu dia masih tinggal di Lab.
![[FanFict] Ragnarok Online - Birth Of The Super Soldier](https://s.kaskus.id/images/2013/04/05/1198843_20130405090744.png)
Quote:
Leina Thorose
Geneticist
Leina adalah Genetcist yang menangani perkembangan Jean di lab, dia adalah wanita baik yang memperhatikan Jean lebih dari kelinci percobaan yang lain. dia adalah orang yang membebaskan Jean dari Tabung Regenerasi untuk melarikan diri pada saat penyerangan.
![[FanFict] Ragnarok Online - Birth Of The Super Soldier](https://s.kaskus.id/images/2013/04/05/1198843_20130405090936.JPG)
Geneticist
Leina adalah Genetcist yang menangani perkembangan Jean di lab, dia adalah wanita baik yang memperhatikan Jean lebih dari kelinci percobaan yang lain. dia adalah orang yang membebaskan Jean dari Tabung Regenerasi untuk melarikan diri pada saat penyerangan.
Quote:
Kiev Alastor
Adept GunSlinger
Kiev adalah pemimpin pasukan penyergapan Bio lab yang dibentuk oleh republik. dia juga mentor dari GunSlinger Guild yang berada di kota Einbroch, Terkenal dengan julukan Heroes of Republic.
![[FanFict] Ragnarok Online - Birth Of The Super Soldier](https://s.kaskus.id/images/2013/04/05/1198843_20130405091316.jpg)
Adept GunSlinger
Kiev adalah pemimpin pasukan penyergapan Bio lab yang dibentuk oleh republik. dia juga mentor dari GunSlinger Guild yang berada di kota Einbroch, Terkenal dengan julukan Heroes of Republic.
![[FanFict] Ragnarok Online - Birth Of The Super Soldier](https://s.kaskus.id/images/2013/04/05/1198843_20130405091316.jpg)
Quote:
Rin
Assasin Cross
Wanita misterius yang menemukan dan menyelamatkan Jean setelah Jean berhasil lari dari Bio lab facility.
![[FanFict] Ragnarok Online - Birth Of The Super Soldier](https://s.kaskus.id/images/2013/04/05/1198843_20130405091635.jpg)
Assasin Cross
Wanita misterius yang menemukan dan menyelamatkan Jean setelah Jean berhasil lari dari Bio lab facility.
![[FanFict] Ragnarok Online - Birth Of The Super Soldier](https://s.kaskus.id/images/2013/04/05/1198843_20130405091635.jpg)
Daftar Isi
Quote:
ARC I The Journey Begins
Chapter 1-1 Begins night
Chapter 1-2 Another route
Journey 1-4 Begins Night Part 4
Journey 1-5 Begins Night Part 5
Journey 1-6 Begins Night Part 6
Journey 1-7 Begins Night Part 7
Journey 1-8 Begins Night Part 8
Journey 1-9 Begins Night Part 9
Journey 1-10 Begins Night End [This Is Where We Are Apart]
Chapter 1-1 Begins night
Chapter 1-2 Another route
Journey 1-4 Begins Night Part 4
Journey 1-5 Begins Night Part 5
Journey 1-6 Begins Night Part 6
Journey 1-7 Begins Night Part 7
Journey 1-8 Begins Night Part 8
Journey 1-9 Begins Night Part 9
Journey 1-10 Begins Night End [This Is Where We Are Apart]
-FINISH-
Quote:
ARC II Joy And Sorrow
New Character [Port City Alberta]
Journey 2-1 Move Forward
Journey 2-2 Einbroch City Of Industries
Journey 2-3 You Can Call Me...
Journey 2-4 So This Is The Real World
Journey 2-5 This Is All I Can Do For You
Journey 2-6 Iam Sorry
Journey 2-7 Because I Always Want To Be With You
Journey 2-8 Trip To Kingdom
Journey 2-9 Fierce Fighting
Journey 2-10 Guilty
Journey 2-11 The Capital Of Republic Schwartzvald
Journey 2-12 Iam Sorry And Farewell
Journey 2-13 After Dark Part-1
Journey 2-14 After Dark Part-2
Journey 2-15 Will You Become My Sun
Journey 2-16 Family Dinner
Journey 2-17 Don't Be Afraid
Journey 2-18 My Feeling
Journey 2-19 My Feeling Part-2
Journey 2-20 Reunion
Journey 2-21 Doubt
Journey 2-22 Doubt Part-2
Journey 2-23 Resolve
Journey 2-24 Piece Of Puzzle
Journey 2-25 Concerns
Journey 2-26 Singing In The Rain
Journey 2-27 Killer Instinct
Journey 2-28 Within The Darkness, Journey 2-28 B
Journey 2-29 Path Of Thorn
Journey 2-30 Day When I met You And Day When I Leave You, Journey 2-30 B
Journey 2-31 Ambush
Journey 2-32 Weird Girl
Journey 2-33 The Day When Demon Was Born
Journey 2-34 Guillotine Cross
New Character [Port City Alberta]
Journey 2-1 Move Forward
Journey 2-2 Einbroch City Of Industries
Journey 2-3 You Can Call Me...
Journey 2-4 So This Is The Real World
Journey 2-5 This Is All I Can Do For You
Journey 2-6 Iam Sorry
Journey 2-7 Because I Always Want To Be With You
Journey 2-8 Trip To Kingdom
Journey 2-9 Fierce Fighting
Journey 2-10 Guilty
Journey 2-11 The Capital Of Republic Schwartzvald
Journey 2-12 Iam Sorry And Farewell
Journey 2-13 After Dark Part-1
Journey 2-14 After Dark Part-2
Journey 2-15 Will You Become My Sun
Journey 2-16 Family Dinner
Journey 2-17 Don't Be Afraid
Journey 2-18 My Feeling
Journey 2-19 My Feeling Part-2
Journey 2-20 Reunion
Journey 2-21 Doubt
Journey 2-22 Doubt Part-2
Journey 2-23 Resolve
Journey 2-24 Piece Of Puzzle
Journey 2-25 Concerns
Journey 2-26 Singing In The Rain
Journey 2-27 Killer Instinct
Journey 2-28 Within The Darkness, Journey 2-28 B
Journey 2-29 Path Of Thorn
Journey 2-30 Day When I met You And Day When I Leave You, Journey 2-30 B
Journey 2-31 Ambush
Journey 2-32 Weird Girl
Journey 2-33 The Day When Demon Was Born
Journey 2-34 Guillotine Cross
-FINISH-
Diubah oleh monongan 09-08-2014 14:07
0
54.4K
Kutip
678
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•355Anggota
Tampilkan semua post
TS
monongan
#145
Update
Journey 2-16 Family Dinner
Spoiler for Journey 2-16:
Matahari pun akhirnya terbenam dengan perlahan, Cahaya terang yang ia pancarkan kini meredup menghilang. Suara burung-burung camar yang berkicau pun mulai hilang dari pelabuhan ini, Aku mulai berjalan pulang meninggalkan kursi yang terletak di pelabuhan. Berjalan secara perlahan sambil memikirkan keputusan yang akan ku ambil.
Larut dalam pikiran ku sendiri aku berjalan tanpa melihat sekelilingku, Dan ya akibatnya aku menabrak seseorang dan membuatnya terjatuh. Aku langsung tersadar dari lamunan ku dan berusaha membangunkan orang yang ku tabrak barusan, Ternyata aku mengenal orang ini.
“Sister Alma?, Apa yang Sister lakukan?” Tanya ku keheranan karena melihatnya sore hari seperti ini.
“Aduhh, Tolonglah aku dulu..Jika sedang berjalan jangan melamun dong..!!!” Jawabnya dengan nada yang agak marah.
Ku ulurkan tangan kanan ku untuk membantunya bangun, Diapun menangkap tangan ku dan bangun secara perlahan. “Ma..mau sampai kapan kamu memegang tangan ku!!.” Serunya sambil menepis tangan ku.
“Oh Maafkan aku Sister” Seru ku pelan kepadanya.
“Tii..Tidak apa apa kok, Ayo cepat pulang Sister Maria khawatir karena kamu tidak kunjung pulang tahu..” Jawabnya agak gugup.
Jadi Sister Alma diperintahkan untuk mencari ku oleh Sister Maria, Aku jadi merasa merepotkan orang lain sekarang. “Maafkan aku Sister Alma, Hanya ada yang sedang aku pikirkan..Lalu terima kasih telah repot-repot mencari ku.”
“Ti..Ti..tidak perlu berterima kasih kepada ku kok, Aku hanya diperintahkan Sister Maria untuk mencari mu saja..huh..” Jawabnya dengan nada yang lumayan tinggi dan wajah yang aga memerah.
Apa aku berbuat salah kepadanya ya?, Setiap berbicara pada ku wajahnya selalu terliat gugup dan nada bicaranya jadi tidak beraturan. Berbeda saat dia sedang menangani anak-anak panti, Suaranya terdengar begitu merdu dan indah, Sangat cocok dengan wajahnya yang anggun. Mungkin dia tidak terlalu suka dengan kehadiran ku?. Pikir ku dalam hati.
Kami berjalan secara perlahan menyusuri jalan di kota Alberta yang sudah mulai berkurang keramaiannya, Mata para lelaki yang ada di jalan baik pedagang dan pejalan kaki yang kami lalui tertuju ke arah Sister Alma. Hmm, Mungkin ini hal yang sangat wajar karena mengingat wajah Sister Alma yang cantik nan anggun.
Sister Alma berjalan dengan agak cepat, Mungkin saja dia merasa agak risih dan terganggu akibat pandangan-pandangan dari pada pedagang dan kuli angkat yang ada di kota ini. Aku yang melihatnya berjalan dengan agak cepat hanya bisa mengimbanginya dengan menambah kecepatan ku saat berjalan.
Tiba-tiba saja langkah Sister Alma terhenti karena di hadang oleh 2 orang pekerja pelabuhan yang baru saja keluar dari bar. “Heyy cantik!! Mau temani kami minum tidak??, Kamu pasti akan mendapat malam yang indah jika bersama kami..” Seru para pekerja itu menggodannya.
Aku tidak suka ini, Wajah Sister Alma menjadi pucat dan bergetar kecil. Dia terlihat sangat ketakutan. “Maaf Tuan-tuan, Anda mengganggu Sister Alma!!” Teriak ku keras sambil melihat mereka secara tajam.
“Oi..oi santai saja nak kami hanya bercanda, Jangan menatap kami seperti ingin membunuh kami begitu..maaf..maaf” Setelah mengatakan itu mereka langsung buru-buru kabur kedalam bar.
Tanpa ku sadari aku melepaskan aura membunuh yang lumayan besar saat menatap mereka, Wajah kedua pekerja itu saat berlari benar-benar menunjukan ketakutan dan wajah yang terintimidasi. Yang ku khawatirkan bukanlah mereka, Tetapi Sister Alma yang ada di samping ku ini. Setelah melihat ini mungkin saja dia makin takut dan tidak suka kepada ku.
“Terima kasih..” Seru Sister Alma dengan nada yang lemas.
Aku melihat ke arah Sister Alma yang tersenyum lemas dan merasa lega, Apa dia tidak takut dengan yang barusan ku lakukan?. Aku memandang kedua pekerja itu dengan nafsu membunuh yang besar. Apa mungkin sister Alma tidak menyadarinya?, Walaupun penasaran tetapi aku merasakan sedikit lega di hati ku. Mungkin aku benar-benar ingin merahasiakan jati diri ku yang sebenarnya.
“Terima kasih kembali Sister, Ayo kita pulang..” Seru ku kepada Sister Alma.
“I..iya..” Jawabnya pelan dan gugup.
Setelah berjalan cukup lama akhirnya kami berdua sampai di Panti asuhan, Kami langsung memasuki pintu utama panti, Karena sudah memasuki jam makan malam ruangan utama panti yang biasanya di jadikan tempat belajar kini kosong melompong. Mungkin anak-anak sudah berada di ruang makan untuk menyantap makan malam mereka.
“Oh Jean dan Alma sudah datang rupanya..” Tanya Sister Maria mengejutkan ku.
“Ah, Sister Maria maaf jadi merepotkan Sister karena harus meminta Sister Alma mencari ku..” Jawab ku kepada Sister Maria sambil membungkukan badan.
“Eh? Aku tidak meminta Alma mencari mu kok..? Jawab Sister Maria keheranan.
“He? Jika Sister tidak…” Belum sempat aku menyelesaikan kalimat yang ingin ku katakan, Sister Alma memotong kata-kata ku dengan nada yang agak keras.
“Ah!!..Sister Maria aku melupakan sesuatu!!, Bisa ikut aku sebentar tidak..” Sambil mengatakan hal itu ia menarik tangan Sister Maria dan beranjak pergi meninggalkan ku di ruangan utama panti asuhan ini.
Jika ia tidak di perintahkan Sister Maria, Lalu siapa yang memerintahkan Sister Alma untuk mencari ku? Mungkinkah inisiatif Sister Alma sendiri? Tidak mungkin. Karena sifatnya yang galak jika sedang berada di dekat ku, Menandakan dia tidak terlalu suka dengan adanya aku didekatnya. Tapi ya sudahlah mungkin karena dia memang baik jadi dia mencari ku, Aku harus mengucapkan terima kasih nanti.
Hari ini adalah hari yang tidak biasa buat ku, Hari ini aku berpakaian lebih rapi dari biasanya. Ya malam ini keluarga Nyonya Reyria mengundang ku untuk datang kerumahnya dalam rangka makan malam bersama. Itulah yang di beritahukan oleh Sister Maria kepada ku siang tadi, Setelah pamit kepada Sister Maria, Sister Alma dan Lilia aku berangkat menuju ke kediaman Nyonya Reyria dan Tuan Robert.
Sampai saat ini pun aku belum memutuskan apa yang harus aku katakana kepada mereka berdua, Menerima tawaran meraka untuk menjadi anak angkatnya tanpa memberitahukan asal-usul diriku yang sebenarnya. Atau menolak tawaran mereka dan tetap menyembunyikan siapa diri ku sebenarnya. Seberapa keras aku berfikir aku tidak menemukan jawaban yang ku cari.
Yang muncul hanyalah kebimbangan dan keraguan, Jalan apa pun yang kupilih nanti dan bagaimana hasilnya nanti?.
Rumah Nyonya Reyria dan Tuan Robert ternyata tidak terlalu jauh dari panti asuhan, Hanya berjalan sekitar 6 menit aku sudah sampai pada tujuan. Rumahnya terlihat sederhana tapi besar, Dengan taman bunga yang ada di depan teras rumah dan pohon tinggi yang terlihat rindang. Buat ku rumah ini terlihat sangatlah nyaman untuk ditinggali.
Aku masuk perlahan ke halaman rumah yang di penuhi oleh bunga yang berwarna-warni, Kuketuk pintu berwarna coklat yang ada di depan ku sebanyak 4 kali. Tidak lama setelah ku ketuk pintu pun terbuka dan aku dapat melihat wanita dengan rambut pirang panjang yang berombak di depan ku dengan senyum yang hangat.
“Jeaann.. Kamu sudah datang ternyata, Ayo masuk masuk makananya sudah siap..” Serunya dengan nada yang bersemangat.
Aku di bimbing ke ruang makan oleh Nyonya Reyria, Disana sudah menunggu Tuan Robert yang duduk di kursi dengan memegang garpu dan sendoknya. Melihat tingkahnya itu aku teringat anak-anak panti yang sudah tidak sabar menyantap makanannya, Aku hanya dapat tertawa kecil melihat tingkahnya itu.
“Aku harus mempersiapkan sesuatu dahulu, Kamu bisa ngobrol dulu dengan Robert.” Seru Nyonya Reyria beranjak meninggalkan kami.
“Oi..Bocah silver, Barusan kamu membayangkan yang tidak-tidak ya?” Tanya Tuan Robert kepada ku.
“Ehhm, Tidak ko tidak Tuan..” Jawab ku gugup karena kaget apa yang aku pikirkan bisa terbaca olehnya, Tuan Robert benar-benar hebat bisa membaca pikiran ku.
“Ahahaha tenang saja bocah Silver, Aku tidak marah..Cepat duduk di sini dan minum ini. Ini adalah minuman kesukaan ku sehabis bekerja.” Serunya kepada ku sambil memukul-mukul kursi kosong yang ada di sampingnya.
Kini aku memandangi gelas minuman besar yang Tuan Robert suguhkan kepada ku, Warna minuman ini berwarna oranye agak gelap dan terdapat busa-busa di atasnya. Dari sekali lihat saja aku tahu bahwa ini bukan Orange Juice. “Hey ayo diminum, Minuman ini rasanya segar lho hahaha” Seru Tuan Robert kepada ku.
Sebelum aku meminum minuman itu, Tiba-tiba suara Tuan Robert yang kesakitan terdengar jelas di kuping ku.
“Aww.Aww sakit bu jangan tarik jambang ku..” Teriaknya memohon ampun.
“Sudah kubilang untuk tidak megajarkan Jean Hal yang tidak-tidak bukan?, Dia masih dibawah umur jangan kau ajarakan untuk minum minuman beralkohol dong..Lalu Jean jangan mau di perdaya oleh Robert..” Seru Nyonya Reyria kepada kami berdua dengan nada yang tinggi.
Setelah semua persiapan selesai akhirnya makan malam pun di mulai, Makan malam ini terasa berbeda buat ku, Aku tidak tahu kenapa tapi makan malam kali ini benar-benar membuat ku bahagia dan senang.
Mereka mulai bercerita tentang kaluarga kecil mereka, Bagaimana Nyonya Reyria dan Tuan Robert bertemu dan akhirnya jatuh cinta dan menikah.
Suasana hangat ini benar-benar membuat ku nyaman dan bahagia, Tetapi perasaan ini masih tetap terganggu karena aku belum bisa menentukan pilihan. Berbohong ataukah Jujur.
"Nyonya Reyria, Tuan Robert.. Ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian, Tolong tenang dan dengarkan penjelasan ku"
Larut dalam pikiran ku sendiri aku berjalan tanpa melihat sekelilingku, Dan ya akibatnya aku menabrak seseorang dan membuatnya terjatuh. Aku langsung tersadar dari lamunan ku dan berusaha membangunkan orang yang ku tabrak barusan, Ternyata aku mengenal orang ini.
“Sister Alma?, Apa yang Sister lakukan?” Tanya ku keheranan karena melihatnya sore hari seperti ini.
“Aduhh, Tolonglah aku dulu..Jika sedang berjalan jangan melamun dong..!!!” Jawabnya dengan nada yang agak marah.
Ku ulurkan tangan kanan ku untuk membantunya bangun, Diapun menangkap tangan ku dan bangun secara perlahan. “Ma..mau sampai kapan kamu memegang tangan ku!!.” Serunya sambil menepis tangan ku.
“Oh Maafkan aku Sister” Seru ku pelan kepadanya.
“Tii..Tidak apa apa kok, Ayo cepat pulang Sister Maria khawatir karena kamu tidak kunjung pulang tahu..” Jawabnya agak gugup.
Jadi Sister Alma diperintahkan untuk mencari ku oleh Sister Maria, Aku jadi merasa merepotkan orang lain sekarang. “Maafkan aku Sister Alma, Hanya ada yang sedang aku pikirkan..Lalu terima kasih telah repot-repot mencari ku.”
“Ti..Ti..tidak perlu berterima kasih kepada ku kok, Aku hanya diperintahkan Sister Maria untuk mencari mu saja..huh..” Jawabnya dengan nada yang lumayan tinggi dan wajah yang aga memerah.
Apa aku berbuat salah kepadanya ya?, Setiap berbicara pada ku wajahnya selalu terliat gugup dan nada bicaranya jadi tidak beraturan. Berbeda saat dia sedang menangani anak-anak panti, Suaranya terdengar begitu merdu dan indah, Sangat cocok dengan wajahnya yang anggun. Mungkin dia tidak terlalu suka dengan kehadiran ku?. Pikir ku dalam hati.
Kami berjalan secara perlahan menyusuri jalan di kota Alberta yang sudah mulai berkurang keramaiannya, Mata para lelaki yang ada di jalan baik pedagang dan pejalan kaki yang kami lalui tertuju ke arah Sister Alma. Hmm, Mungkin ini hal yang sangat wajar karena mengingat wajah Sister Alma yang cantik nan anggun.
Sister Alma berjalan dengan agak cepat, Mungkin saja dia merasa agak risih dan terganggu akibat pandangan-pandangan dari pada pedagang dan kuli angkat yang ada di kota ini. Aku yang melihatnya berjalan dengan agak cepat hanya bisa mengimbanginya dengan menambah kecepatan ku saat berjalan.
Tiba-tiba saja langkah Sister Alma terhenti karena di hadang oleh 2 orang pekerja pelabuhan yang baru saja keluar dari bar. “Heyy cantik!! Mau temani kami minum tidak??, Kamu pasti akan mendapat malam yang indah jika bersama kami..” Seru para pekerja itu menggodannya.
Aku tidak suka ini, Wajah Sister Alma menjadi pucat dan bergetar kecil. Dia terlihat sangat ketakutan. “Maaf Tuan-tuan, Anda mengganggu Sister Alma!!” Teriak ku keras sambil melihat mereka secara tajam.
“Oi..oi santai saja nak kami hanya bercanda, Jangan menatap kami seperti ingin membunuh kami begitu..maaf..maaf” Setelah mengatakan itu mereka langsung buru-buru kabur kedalam bar.
Tanpa ku sadari aku melepaskan aura membunuh yang lumayan besar saat menatap mereka, Wajah kedua pekerja itu saat berlari benar-benar menunjukan ketakutan dan wajah yang terintimidasi. Yang ku khawatirkan bukanlah mereka, Tetapi Sister Alma yang ada di samping ku ini. Setelah melihat ini mungkin saja dia makin takut dan tidak suka kepada ku.
“Terima kasih..” Seru Sister Alma dengan nada yang lemas.
Aku melihat ke arah Sister Alma yang tersenyum lemas dan merasa lega, Apa dia tidak takut dengan yang barusan ku lakukan?. Aku memandang kedua pekerja itu dengan nafsu membunuh yang besar. Apa mungkin sister Alma tidak menyadarinya?, Walaupun penasaran tetapi aku merasakan sedikit lega di hati ku. Mungkin aku benar-benar ingin merahasiakan jati diri ku yang sebenarnya.
“Terima kasih kembali Sister, Ayo kita pulang..” Seru ku kepada Sister Alma.
“I..iya..” Jawabnya pelan dan gugup.
Setelah berjalan cukup lama akhirnya kami berdua sampai di Panti asuhan, Kami langsung memasuki pintu utama panti, Karena sudah memasuki jam makan malam ruangan utama panti yang biasanya di jadikan tempat belajar kini kosong melompong. Mungkin anak-anak sudah berada di ruang makan untuk menyantap makan malam mereka.
“Oh Jean dan Alma sudah datang rupanya..” Tanya Sister Maria mengejutkan ku.
“Ah, Sister Maria maaf jadi merepotkan Sister karena harus meminta Sister Alma mencari ku..” Jawab ku kepada Sister Maria sambil membungkukan badan.
“Eh? Aku tidak meminta Alma mencari mu kok..? Jawab Sister Maria keheranan.
“He? Jika Sister tidak…” Belum sempat aku menyelesaikan kalimat yang ingin ku katakan, Sister Alma memotong kata-kata ku dengan nada yang agak keras.
“Ah!!..Sister Maria aku melupakan sesuatu!!, Bisa ikut aku sebentar tidak..” Sambil mengatakan hal itu ia menarik tangan Sister Maria dan beranjak pergi meninggalkan ku di ruangan utama panti asuhan ini.
Jika ia tidak di perintahkan Sister Maria, Lalu siapa yang memerintahkan Sister Alma untuk mencari ku? Mungkinkah inisiatif Sister Alma sendiri? Tidak mungkin. Karena sifatnya yang galak jika sedang berada di dekat ku, Menandakan dia tidak terlalu suka dengan adanya aku didekatnya. Tapi ya sudahlah mungkin karena dia memang baik jadi dia mencari ku, Aku harus mengucapkan terima kasih nanti.
>>>>> <<<<<
Hari ini adalah hari yang tidak biasa buat ku, Hari ini aku berpakaian lebih rapi dari biasanya. Ya malam ini keluarga Nyonya Reyria mengundang ku untuk datang kerumahnya dalam rangka makan malam bersama. Itulah yang di beritahukan oleh Sister Maria kepada ku siang tadi, Setelah pamit kepada Sister Maria, Sister Alma dan Lilia aku berangkat menuju ke kediaman Nyonya Reyria dan Tuan Robert.
Sampai saat ini pun aku belum memutuskan apa yang harus aku katakana kepada mereka berdua, Menerima tawaran meraka untuk menjadi anak angkatnya tanpa memberitahukan asal-usul diriku yang sebenarnya. Atau menolak tawaran mereka dan tetap menyembunyikan siapa diri ku sebenarnya. Seberapa keras aku berfikir aku tidak menemukan jawaban yang ku cari.
Yang muncul hanyalah kebimbangan dan keraguan, Jalan apa pun yang kupilih nanti dan bagaimana hasilnya nanti?.
Rumah Nyonya Reyria dan Tuan Robert ternyata tidak terlalu jauh dari panti asuhan, Hanya berjalan sekitar 6 menit aku sudah sampai pada tujuan. Rumahnya terlihat sederhana tapi besar, Dengan taman bunga yang ada di depan teras rumah dan pohon tinggi yang terlihat rindang. Buat ku rumah ini terlihat sangatlah nyaman untuk ditinggali.
Aku masuk perlahan ke halaman rumah yang di penuhi oleh bunga yang berwarna-warni, Kuketuk pintu berwarna coklat yang ada di depan ku sebanyak 4 kali. Tidak lama setelah ku ketuk pintu pun terbuka dan aku dapat melihat wanita dengan rambut pirang panjang yang berombak di depan ku dengan senyum yang hangat.
“Jeaann.. Kamu sudah datang ternyata, Ayo masuk masuk makananya sudah siap..” Serunya dengan nada yang bersemangat.
Aku di bimbing ke ruang makan oleh Nyonya Reyria, Disana sudah menunggu Tuan Robert yang duduk di kursi dengan memegang garpu dan sendoknya. Melihat tingkahnya itu aku teringat anak-anak panti yang sudah tidak sabar menyantap makanannya, Aku hanya dapat tertawa kecil melihat tingkahnya itu.
“Aku harus mempersiapkan sesuatu dahulu, Kamu bisa ngobrol dulu dengan Robert.” Seru Nyonya Reyria beranjak meninggalkan kami.
“Oi..Bocah silver, Barusan kamu membayangkan yang tidak-tidak ya?” Tanya Tuan Robert kepada ku.
“Ehhm, Tidak ko tidak Tuan..” Jawab ku gugup karena kaget apa yang aku pikirkan bisa terbaca olehnya, Tuan Robert benar-benar hebat bisa membaca pikiran ku.
“Ahahaha tenang saja bocah Silver, Aku tidak marah..Cepat duduk di sini dan minum ini. Ini adalah minuman kesukaan ku sehabis bekerja.” Serunya kepada ku sambil memukul-mukul kursi kosong yang ada di sampingnya.
Kini aku memandangi gelas minuman besar yang Tuan Robert suguhkan kepada ku, Warna minuman ini berwarna oranye agak gelap dan terdapat busa-busa di atasnya. Dari sekali lihat saja aku tahu bahwa ini bukan Orange Juice. “Hey ayo diminum, Minuman ini rasanya segar lho hahaha” Seru Tuan Robert kepada ku.
Sebelum aku meminum minuman itu, Tiba-tiba suara Tuan Robert yang kesakitan terdengar jelas di kuping ku.
“Aww.Aww sakit bu jangan tarik jambang ku..” Teriaknya memohon ampun.
“Sudah kubilang untuk tidak megajarkan Jean Hal yang tidak-tidak bukan?, Dia masih dibawah umur jangan kau ajarakan untuk minum minuman beralkohol dong..Lalu Jean jangan mau di perdaya oleh Robert..” Seru Nyonya Reyria kepada kami berdua dengan nada yang tinggi.
Setelah semua persiapan selesai akhirnya makan malam pun di mulai, Makan malam ini terasa berbeda buat ku, Aku tidak tahu kenapa tapi makan malam kali ini benar-benar membuat ku bahagia dan senang.
Mereka mulai bercerita tentang kaluarga kecil mereka, Bagaimana Nyonya Reyria dan Tuan Robert bertemu dan akhirnya jatuh cinta dan menikah.
Suasana hangat ini benar-benar membuat ku nyaman dan bahagia, Tetapi perasaan ini masih tetap terganggu karena aku belum bisa menentukan pilihan. Berbohong ataukah Jujur.
"Nyonya Reyria, Tuan Robert.. Ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian, Tolong tenang dan dengarkan penjelasan ku"
Diubah oleh monongan 04-05-2013 15:42
0
Kutip
Balas