- Beranda
- The Lounge
Cerita Fiksi ' Survive in Jakarta ' Part 1 ( Cerita Zombie ) ( Zombie Lovers Masuk!!!
...
TS
theofelix
Cerita Fiksi ' Survive in Jakarta ' Part 1 ( Cerita Zombie ) ( Zombie Lovers Masuk!!!
Quote:


WELCOME TO MY THREAD


Quote:
Sebelumnya bagi agan yang mau ane adain di cerita ini bisa
ane
aneQuote:
Info : Update tiap Senin atau Selasa Siang 

Quote:
Sebelumnya bagi agan yang mau bikin side story dimari ga usah menuh2 in
ane
langsung aja bikin 
ane
langsung aja bikin 
Quote:
Peraturan bikin side story:
- Zombie nya lari
- Sebutan zombienya infected
- Jangan bikin zombie lebay contoh : zombie anjing, naga, pocong dll
- Usahakan jangan kentang
- Zombie nya lari
- Sebutan zombienya infected
- Jangan bikin zombie lebay contoh : zombie anjing, naga, pocong dll

- Usahakan jangan kentang

Quote:
Quote:
LIST SIDE STORY
SIDE STORY BY AGAN ZACH354
SIDE STORY BY AGAN WIELDERBURGJ
SIDE STORY BY AGAN WIELDERBURGJ 2
SIDE STORY BY AGAN DOXIS
SIDE STORY BY AGAN ZACH354
SIDE STORY BY AGAN WIELDERBURGJ
SIDE STORY BY AGAN WIELDERBURGJ 2
SIDE STORY BY AGAN DOXIS
Quote:
Awalnya ane baca salah satu thread orang yang bikin cerita fiksi zombie, ane jadi tertarik dan pengen bikin juga deh jadinya, 

, langsung aja deh ane mulai, oh iya ane seneng banget kalo ada yang berbaik hati kasih
ato 


, langsung aja deh ane mulai, oh iya ane seneng banget kalo ada yang berbaik hati kasih
ato 
EPISODE 1 : Escape From The Hell
Quote:
Part 1
Senin, 24 Februari 2020
Mampang Prapatan, 05.30
Matahari mulai menampakkan dirinya, ayam - ayam mulai berkokok.
Pagi itu sekitar pukul 05.30 WIB jam wekerku bunyi dan akupun langsung segera bangun mematikannya, aku langsung cuci muka dan membangunkan kedua adikku untuk mengantar mereka sekolah. Namaku Andre, Umurku 19 Tahun, Aku bekerja di sebuah perusahaan obat di Jakarta yang bernama Pika Farma sebagai Office Boy, aku punya 1 kakak yang namanya kak Adi, dia tinggal di Depok dan 2 adikku yang pertama Radit dan yang kedua Timmy, Radit kelas 6 SD sementara Timmy masih kelas 2 SD, Orang tua kami meninggal 3 tahun yang lalu akibat kecelakaan, sejak saat itu aku yang bekerja mengurus kedua adikku dan menghidupi mereka. Paginya dengan motor Jupiter Z ku aku langsung mengantar adikku ke sekolah masing - masing, saat mereka sudah sampai mereka mencium tanganku
Quote:
"Hati2 ya dek" kataku
"Iya kak" jawab mereka serempak lalu aku langsung ke tempat kerja.
"Iya kak" jawab mereka serempak lalu aku langsung ke tempat kerja.
Kalibata, 07.41
Ditempat kerja aku melihat ada petugas biohazard dan beberapa dokter ( kalau tidak salah ) dan beberapa orang sedang sibuk mondar - mandir membawa beberapa sample obat dan memakai masker, akupun langsung disuruh memakai masker sebelum masuk. Akupun bertanya kepada satpam dikantorku
Quote:
"Ini ada apa min??"
"Katanya sih ada virus diare bocor, itu si Angga katanya kena, Noh dia kaga berenti2 ke kamar mandi!" jawabnya
"Virus diare?? sejak kapan diare ada virusnya??" tanyaku lagi penasaran
"Tau ah, gua kan cuma satpam! lu tanya aja Pak Bambang gih!" Jawabnya
"Yee, ditanya malah gitu, ok dah gw masuk ya" kataku sambil masuk ke dalam.
Semua berlangsung dengan normal hari itu, pekerjaan juga tidak terlalu berat. tepat pukul 6 sore, akupun pulang ke rumah,"Katanya sih ada virus diare bocor, itu si Angga katanya kena, Noh dia kaga berenti2 ke kamar mandi!" jawabnya
"Virus diare?? sejak kapan diare ada virusnya??" tanyaku lagi penasaran
"Tau ah, gua kan cuma satpam! lu tanya aja Pak Bambang gih!" Jawabnya
"Yee, ditanya malah gitu, ok dah gw masuk ya" kataku sambil masuk ke dalam.
Mampang Prapatan, 18.34
Dirumah aku melihat tetanggaku mengalami gejala yang sama dengan rekan kerjaku di kantor, aku rasa virusnya mulai menyebar ke pemukiman,
Quote:
"Dek, kakak pulang, kakak bawa capcay goreng kesukaan kalian nih" Kataku
"Tumben kak bawa makanan enak hehehe" jawab Radit
"Yee, kalo bawa salah, kalo ga bawa nagih, gimana sih udah kamu pindahin aja nih ke piring, kakak udah laper, kakak mandi dulu ya",
Kami pun makan bersama, sambil makan kami ngobrol,
"Kak, hari sabtu janji ya kita jalan2 ke rumah Nenek?" Kata Timmy memulai obrolan
"Iya tenang aja, kakak ga bohong kok" jawabku.
Setelah makan kami bertiga nonton TV dan hampir semua isi berita tentang lepasnya virus diare dari Pika Farma, akupun langsung mematikan TV karena tidak ada acara yang enak, akhirnya kami pun tidur."Tumben kak bawa makanan enak hehehe" jawab Radit
"Yee, kalo bawa salah, kalo ga bawa nagih, gimana sih udah kamu pindahin aja nih ke piring, kakak udah laper, kakak mandi dulu ya",
Kami pun makan bersama, sambil makan kami ngobrol,
"Kak, hari sabtu janji ya kita jalan2 ke rumah Nenek?" Kata Timmy memulai obrolan
"Iya tenang aja, kakak ga bohong kok" jawabku.
Mampang Prapatan, 00.28
Tengah malam aku mendapat SMS dari DEPKES yang berisi :
Quote:
"SEMUA WARGA JAKARTA HARAP MENGUNGSI KE BEBERAPA TITIK BERIKUT :
- MONUMEN NASIONAL
- MALL CIJANTUNG
- ATRIUM SENEN
- GELORA BUNG KARNO
- BANDARA HALIM PERDANA KUSUMA
- BANDARA SOEKARNO HATTA
DIKARENAKAN TELAH TERJADI WABAH ANEH YANG MEMBUAT PENDERITANYA MENJADI KANIBAL, VIRUS INI MENYEBAR MELALUI GIGITAN DAN UDARA GEJALANYA : DIARE BERKEPANJANGAN, MATA MERAH, BINTIK MERAH PADA WAJAH. HINDARI ORANG DENGAN GEJALA TERSEBUT KARENA DIPASTIKAN MEREKA SUDAH TERINFEKSI. SEMOGA TUHAN BERSAMA KITA"
aku masih tidak percaya dan shok membaca SMS itu, Troll kah? ah tidak mungkin, tak lama terdengar suara - MONUMEN NASIONAL
- MALL CIJANTUNG
- ATRIUM SENEN
- GELORA BUNG KARNO
- BANDARA HALIM PERDANA KUSUMA
- BANDARA SOEKARNO HATTA
DIKARENAKAN TELAH TERJADI WABAH ANEH YANG MEMBUAT PENDERITANYA MENJADI KANIBAL, VIRUS INI MENYEBAR MELALUI GIGITAN DAN UDARA GEJALANYA : DIARE BERKEPANJANGAN, MATA MERAH, BINTIK MERAH PADA WAJAH. HINDARI ORANG DENGAN GEJALA TERSEBUT KARENA DIPASTIKAN MEREKA SUDAH TERINFEKSI. SEMOGA TUHAN BERSAMA KITA"
Ntar aja lanjutinnya ya gan? kalian tertarik apa ngga dulu, ditunggu
atau
nya dulu ya? kalo banyak baru ane lanjut.


Lanjutan
Quote:
Part 2
Pistol yang menyadarkanku dari lamunanku. Dan setelah itu aku mengintip keluar dari jendela dan melihat seorang nenek - nenek seperti dikerumuni orang dan aku sadar bahwa orang2 itu menggigit nenek tersebut, akupun tak percaya saat itu dan tubuhku terasa lemas karena tak percaya bahwa ternyata di dunia nyata akan terjadi hal seperti ini, aku langsung melompat dari tempat tidurku dan membangunkan kedua adikku dan begitu terkejutnya aku melihat Radit sudah menjadi "gila" dan ingin menggigit Timmy, aku langsung melempar guci disebelahku dan langsung mengenai kepala Radit dan pecahan beling guci itu menancap di kepalanya, aku menangis saat itu juga karena tak percaya membunuh adikku sendiri, aku langsung menggendong Timmy yang sudah menangis,
"Cepetan kak!!" teriak Timmy. awalnya aku tidak tahu mau kemana tetapi
Pistol yang menyadarkanku dari lamunanku. Dan setelah itu aku mengintip keluar dari jendela dan melihat seorang nenek - nenek seperti dikerumuni orang dan aku sadar bahwa orang2 itu menggigit nenek tersebut, akupun tak percaya saat itu dan tubuhku terasa lemas karena tak percaya bahwa ternyata di dunia nyata akan terjadi hal seperti ini, aku langsung melompat dari tempat tidurku dan membangunkan kedua adikku dan begitu terkejutnya aku melihat Radit sudah menjadi "gila" dan ingin menggigit Timmy, aku langsung melempar guci disebelahku dan langsung mengenai kepala Radit dan pecahan beling guci itu menancap di kepalanya, aku menangis saat itu juga karena tak percaya membunuh adikku sendiri, aku langsung menggendong Timmy yang sudah menangis,
Quote:
"Kenapa kakak bunuh ka Radit??" kata dia polos sambil menangis
aku tidak menjawabnya dan menyuruhnya diam, lalu aku pergi ke dapur untuk mengambil pisau dapur dan menyuruh Timmy memakai masker dan aku mulai berfikir kalau lebih baik kami lari keluar, kami berdua pun membuka pintu depan dan alangkah kaget kami disambut dua mahkluk kanibal itu didepan pintu, dengan sigap aku langsung menusuk satu kepala mahkluk tersebut lalu aku bergulat dengan yang satu lagi dan dia hampir menggigit ku tetapi aku menahannya, lalu aku mulai tidak tahan menahannya karena tenaganya sangat kuat,Quote:
"Lari Timmy, Lari!!" teriakku kepada Timmy"
tidak kusangka Timmy yang tadi hanya diam langsung menendang kepala mahkluk tersebut hingga terpental, lalu aku berdiri dan mengambil pisau dapur dan menancapkan pada kepalanya, Quote:
"mati lu bangs*t" ucapku
Lalu aku lari keluar, diluar terasa seperti di neraka, ada bunyi teriakan, sirene, pistol, muncratan darah menjadi pelengkap kegilaan itu, semua orang sibuk menyelamatkan diri masing - masing, aku langsung menyambar motor Jupiter Z ku dan tancap gas sekencang - kencangnya, mahkluk itu mengejar kami, mereka berlari sangat kencang seperti atletis. "Cepetan kak!!" teriak Timmy. awalnya aku tidak tahu mau kemana tetapi
UPDATE!!
Ane lanjutin Part 3 nya gan!
Quote:
Part 3
Aku sadar untuk lebih baik pergi ke kantor ku karena mungkin disana ada semacam Antivirus atau Camp perlindungan, di persimpangan jalan saat aku menuju kantorku aku teringat bahwa Virus ini berasal dari kantorku, aku pun berfikir bahwa adalah sebuah hal bodoh jika aku kembali ke sarang virus tersebut. Aku pun kembali berputar balik dan sekarang aku tetapkan untuk pergi ke Camp perlindungan Cijantung, aku berfikir mungkin tidak ada Infeksi di sana.
Camp Mall Cijantung, 01.12
Di perbatasan kota Depok dan Jakarta tepatnya di daerah Cijantung aku melihat banyak orang berkumpul lengkap dengan polisi dan badan kesehatan, mereka berkata ini adalah salah satu tempat aman di Jakarta, akan tetapi kami tidak diperbolehkan keluar kota sampai ditemukan keterangan lanjutan dari pemerintah Jakarta, kami dikarantina dengan tujuan agar virus ini tidak menyebar ke wilayah lain, disana aku bertemu Pacarku, sebut saja Nama Fika, dia memelukku
Quote:
"Ndre, keluarga gua.." katanya sambil terisak tidak mampu meneruskan kata2 nya.
"Iya Fik, gw ngerti perasaan lu sekarang, sabar ya sayang"
. disana kami berbincang - bincang dan tiba - tiba camp kami diserang ratusan mahkluk kanibal itu dari arah ps rebo, kami langsung berhamburan lari kemana - mana tetapi tetap kami tidak boleh masuk kota Depok, mereka langsung memblokade dengan banyak mobil, aku menggendong Timmy karena ia menangis, aku langsung menyambar motor Jupiter Z ku untuk lari karena pertahanan polisi pun tidak sanggup membendung banyaknya mahkluk itu, tapi sialnya bensinnya habis, aku pun mengajak sebanyak - banyaknya orang untuk berlindung di mall cijantung dan "Iya Fik, gw ngerti perasaan lu sekarang, sabar ya sayang"
Sabar lanjutannya ya gan, ditunggu nih
ato
nyaQuote:
PART 4!
Banyak orang yang mengikutiku, tetapi saat itu ada ahli kimia di kantorku dan menyarankanku untuk jangan berlindung di situ karena virus ini menyebar dengan cepat melalui gigitan dan udara dan sebentar lagi kota akan dikarantina, sebut saja namanya Pak Bambang,
Depok Timur, 02.51
Dirumah kakakku Pak Bambang menceritakan panjang lebar tentang kronologi bagaimana kejadian ini bisa terjadi
Aku, Timmy, dan Kakakku hanya terbengong mendengar ceritanya sampai berita di TV mengatakan virus sudah sampai Di Kota Bogor, Depok, dan Tanggerang.
Banyak orang yang mengikutiku, tetapi saat itu ada ahli kimia di kantorku dan menyarankanku untuk jangan berlindung di situ karena virus ini menyebar dengan cepat melalui gigitan dan udara dan sebentar lagi kota akan dikarantina, sebut saja namanya Pak Bambang,
Quote:
"Sebaiknya kita keluar dari kota ini, setidaknya aku pasti punya alasan yang cukup kuat untuk keluar karena aku Ahli Kimia di perusahaan Pika Farma" Katanya. Saat kami diijinkan keluar dengan syarat membayar administrasi sebesar Rp. 50.000, kami dikejutkan oleh jatuhnya helikopter pemerintah didekat kami dan kami melihatnya dengan jelas, tiba2 pikiranku teringat akan Fika,
"Dimana dia?? maafin aku sayang aku ga bisa jaga kamu"
kami langsung pergi kerumah kakakku yg namanya Adi di daerah Depok Timur, ternyata di Depok keadaan bisa dikatakan sangat aman dan normal karena orang beraktivitas seperti biasa, kami nebengmobil pick-up dan kulihat timmy sudah tertidur pulas, saat di pertigaan simpangan, sialnya mobil itu lurus arah Cibinong dan kami pun turun disitu dan meneruskan perjalanan dengan taxi."Dimana dia?? maafin aku sayang aku ga bisa jaga kamu"
Depok Timur, 02.51
Dirumah kakakku Pak Bambang menceritakan panjang lebar tentang kronologi bagaimana kejadian ini bisa terjadi
Quote:
"Sejak 2 Bulan lalu kami berusaha menciptakan obat yang bisa menyembuhkan segala jenis penyakit termasuk HIV tanpa efek samping, dan kami sangat merahasiakan proyek ini dari semua orang termasuk karyawan biasa di Pika Farma dan seluruh negara terutama Amerika. akan tetapi semua sangat sulit dikarenakan setiap obat memiliki efek samping dan banyak obat yang bisa menyembuhkan satu penyakit dan kemudian muncul penyakit baru, maka kami mencoba virus yang menyebabkan bencana dulu untuk mengetes obat ini manjur atau tidak, akan tetapi jika obat ini tidak manjur maka berakibat kematian, oleh karena itu kami mengumpulkan banyak orang untuk menjadi sukarelawan dalam percobaan ini, tetapi salah seorang yang ikut berpartisipasi mengundurkan diri dengan alasan tidak siap, semua tidak bisa dibatalkan karena dia sudah tanda tangan di atas meterai dan siap untuk semua resiko yang dialami, tetapi dia tidak terima dan marah, hingga kemarin malam kami menemukan entah dengan cara apa dia berhasil membawa kabur sample virus itu dan melepaskan virus itu hingga... beginilah jadinya, pada awalnya penderita virus itu hanya diare selama 6 jam lalu ia akan merasa ngantuk dan tertidur, dan setelah ia bangun bola matanya membiru dan yang ada dipikirannya hanya rasa lapar akan daging manusia tanpa merasa dosa"
Aku, Timmy, dan Kakakku hanya terbengong mendengar ceritanya sampai berita di TV mengatakan virus sudah sampai Di Kota Bogor, Depok, dan Tanggerang.
Sori berat nih gan, udah lama ga posting, makanya Part 4nya ane banyakin, ditunggu nih

nyaQuote:
UPDATE Part 5

Lalu Kak Adi pun bertanya kepadaku,
Quote:
"Dimana Radit?" Aku hanya diam, lalu ia bertanya lagi dengan suara agak keras.
"Dimana Radit?!!" Aku tetap diam, sepertinya dia mulai mengerti bahwa sebenarnya Radit sudah tiada, sekarang dengan suara setengah teriak dan terisak ia bertanya.
"Dimana Radit???!!! Ia pun menangis dan aku terpaksa berbohong kepadanya.
"Radit jatuh saat kami kabur ka, Maafin aku ya ga bisa jaga Radit ka", Kataku dengan bohong.
Timmy pun pada saat itu menangis juga mengingat kakaknya telah membunuh 'kakak' nya sendiri tetapi tidak tega menceritakan yg sebenarnya kepada kak Adi. Lalu kakak Adi berhenti menangis "Menangis ga ada gunanya, lebih baik kita pergi dari sini sekarang juga sebelum kita jadi korban, kami bergegas secepat mungkin dan pergi dari situ memakai mobil milik kak Adi dan terlihat di Jalan Raya suasananya sama seperti saat aku dan adikku keluar dari rumah pertama kalinya, pisau yang berdarah, jeritan, kerusuhan, penjarahan dimana - mana membuat bulu kudukku merinding, aku jadi ingat perbuatan ku yang kejam membunuh Radit, tetapi aku tahu, jika aku tidak membunuhnya, Timmy akan mati saat itu juga"Dimana Radit?!!" Aku tetap diam, sepertinya dia mulai mengerti bahwa sebenarnya Radit sudah tiada, sekarang dengan suara setengah teriak dan terisak ia bertanya.
"Dimana Radit???!!! Ia pun menangis dan aku terpaksa berbohong kepadanya.
"Radit jatuh saat kami kabur ka, Maafin aku ya ga bisa jaga Radit ka", Kataku dengan bohong.
Quote:
PART 6 ( EPISODE 1 End ) 
Akhirnya kami melanjutkan perjalanan ke Bandung, dirumah Nenek kami, kami mampir dulu ke Indomaret untuk membeli sesuatu untuk bekal perjalanan kami, tapi rupanya indomaret itu sudah kosong dan banyak zombie didalam, kami langsung lari ke mobil untuk melanjutkan perjalanan, saat dipertigaan Bella Casa, tiba - tiba mobil kami ditabrak sisi sampingnya oleh Truk Container dan mobil kami pun terguling ke jurang.
Selasa, 25 Februari 2020
Uknown, 08.23
Pagi itu aku bangun dengan mata yang berkunang - kunang dan badanku rasanya sakit sekali, kupegang dahiku dan terasa sangat perih dan saat kulihat tanganku banyak sekali darah. Kulihat di Mobil, sudah kosong, Kulihat kak Adi dan Pak Bambang sedang berjalan terpincang - pincang diluar dan hal yang membuat ku kaget adalah Timmy tidak ada. Saat aku keluar untuk bertanya pada Pak Bambang dan Kak Adi tentang keberadaan Timmy.
"Kak, Pak, Liat Si Timmy ga??" Akan tetapi mereka langsung ingin menyergapku seakan mereka zombie! saat aku sadar kalau mereka sudah terinfeksi, aku langsung lari sekencang mungkin walaupun kakiku sangat sakit, tiba - tiba terdengar suara tembakan dan kulihat zombie kak Adi dan pak Bambang sudah tergeletak di Tanah, kulihat ada Seorang Polisi membawa pistol seakan baru menembak mereka berdua. Kepalaku tiba - tiba sangat pusing dan tubuhku sangat lemas sehingga aku pingsan
EPISODE 1 END

Akhirnya kami melanjutkan perjalanan ke Bandung, dirumah Nenek kami, kami mampir dulu ke Indomaret untuk membeli sesuatu untuk bekal perjalanan kami, tapi rupanya indomaret itu sudah kosong dan banyak zombie didalam, kami langsung lari ke mobil untuk melanjutkan perjalanan, saat dipertigaan Bella Casa, tiba - tiba mobil kami ditabrak sisi sampingnya oleh Truk Container dan mobil kami pun terguling ke jurang.
Selasa, 25 Februari 2020
Uknown, 08.23
Pagi itu aku bangun dengan mata yang berkunang - kunang dan badanku rasanya sakit sekali, kupegang dahiku dan terasa sangat perih dan saat kulihat tanganku banyak sekali darah. Kulihat di Mobil, sudah kosong, Kulihat kak Adi dan Pak Bambang sedang berjalan terpincang - pincang diluar dan hal yang membuat ku kaget adalah Timmy tidak ada. Saat aku keluar untuk bertanya pada Pak Bambang dan Kak Adi tentang keberadaan Timmy.
"Kak, Pak, Liat Si Timmy ga??" Akan tetapi mereka langsung ingin menyergapku seakan mereka zombie! saat aku sadar kalau mereka sudah terinfeksi, aku langsung lari sekencang mungkin walaupun kakiku sangat sakit, tiba - tiba terdengar suara tembakan dan kulihat zombie kak Adi dan pak Bambang sudah tergeletak di Tanah, kulihat ada Seorang Polisi membawa pistol seakan baru menembak mereka berdua. Kepalaku tiba - tiba sangat pusing dan tubuhku sangat lemas sehingga aku pingsan
EPISODE 1 END
EPISODE 1 udah end gan, Tunggu EPISODE 2 : Fucking Conspiracy
di Thread ini, Mana neh
nya?Quote:
Thread Bermutu Ane Yang Laen
Kenapa Agan Ga Pernah Bersyukur Dengan Yang Agan Miliki? ( HAPPY TERUS, HOKI TERUS )#HT 1
Agan Belajar Motor Waktu Umur Berapa ??
Pilih SR atau Junker Gan?
Inilah Teori Mengenai Segitiga Bermuda
Cerita Fiksi Zombie : Survive In Jakarta
Sesuatu yang aneh dan menarik mengenai komputer anda
Cara Membuat Game RPG + Softwarenya
Komentar Ane tentang Lembaga Sensor Indonesia
Syukuri Hidup Agan, Masih Ada Jutaan Orang Yang Ga Seberuntung Agan
Ternyata Ada Segitiga Bermuda di Indonesia
Surat Dari Anak Yang Kesepian
10 Hal Konyol Yang Pasti Pernah Kamu Lakukan
Orang Ini Rela Menghabiskan Uang Demi Mendirikan Rumah Untuk Hewan
Kenapa Agan Ga Pernah Bersyukur Dengan Yang Agan Miliki? ( HAPPY TERUS, HOKI TERUS )#HT 1
Agan Belajar Motor Waktu Umur Berapa ??
Pilih SR atau Junker Gan?
Inilah Teori Mengenai Segitiga Bermuda
Cerita Fiksi Zombie : Survive In Jakarta
Sesuatu yang aneh dan menarik mengenai komputer anda
Cara Membuat Game RPG + Softwarenya
Komentar Ane tentang Lembaga Sensor Indonesia
Syukuri Hidup Agan, Masih Ada Jutaan Orang Yang Ga Seberuntung Agan
Ternyata Ada Segitiga Bermuda di Indonesia
Surat Dari Anak Yang Kesepian
10 Hal Konyol Yang Pasti Pernah Kamu Lakukan
Orang Ini Rela Menghabiskan Uang Demi Mendirikan Rumah Untuk Hewan

Diubah oleh theofelix 28-05-2014 09:55
0
53.7K
Kutip
375
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
theofelix
#4
Tadinya ane mau bikin episode 2 nya setelah ada yg nimpuk cendol, tapi karena ga ada
yah terpaksa ane bikin daripada para massa ngamuk ga ane update2 
EPISODE 2 : Fucking Conspiracy
Part 2
Part 3
UPDATE PART 4
UPDATE PART 5
SOALNYA BURUH UDAH PADA DEMO 
Update Part 6 ( Episode 2 End )
Tunggu EPISODE 3 : Run
di Thread ini, Mana neh
nya?
CENDOL & KOMENG DULU DONG BARU UPDATE LAGI
yah terpaksa ane bikin daripada para massa ngamuk ga ane update2 
EPISODE 2 : Fucking Conspiracy
Quote:
Part 1
Minggu, 1 Maret 2020
SMPN 1 CILEUNGSI, 11.39
Kepalaku terasa sangat berat, kerongkongan ku pun terasa sangat kering, Aku bangun disebuah kasur, Saat aku sadar sepenuhnya, aku berkata : " Dimana aku?? dimana Timmy?!" Aku bangun dan kurasakan kepalaku pening sekali dan saat kugerakkan kakiku linu dan perih kurasakan pada kakiku, aku merasa sangat familiar dan tidak asing dengan tempat ini, ya ini dulu adalah sekolahku, aku berusaha mengingat tetapi kepalaku sangat sakit, aku berjalan sedikit dan aku mulai ingat, ini.. ini SMP 1 Cileungsi, ya ini SMP ku dulu, tetapi kenapa aku bisa disini dan kenapa seluruh gedung ini ditembok sangat tinggi? Perasaan baru kemarin bencana ini terjadi? Kenapa mereka bisa membuat persiapan secepat ini? Kusimpan pertanyaanku ini untuk nanti. Kumendengar langkah kaki dibelakangku, lalu aku panik, aku mengira itu zombie, aku mulai berlari kecil walaupun kakiku sangat nyeri terasa, lalu aku dikagetkan dengan tangan yang berada dipundakku dari belakang, karena takut secara refleks aku memukul pemilik tangan itu tepat di hidungnya, lalu ia tersungkur dan kesakitan, ternyata dia bukan zombie, dia manusia, dan dia sangat familiar di mataku, aku sangat mengenalnya tetapi aku lupa siapa dia dan siapa namanya, lalu dia menyapaku,
Minggu, 1 Maret 2020
SMPN 1 CILEUNGSI, 11.39
Kepalaku terasa sangat berat, kerongkongan ku pun terasa sangat kering, Aku bangun disebuah kasur, Saat aku sadar sepenuhnya, aku berkata : " Dimana aku?? dimana Timmy?!" Aku bangun dan kurasakan kepalaku pening sekali dan saat kugerakkan kakiku linu dan perih kurasakan pada kakiku, aku merasa sangat familiar dan tidak asing dengan tempat ini, ya ini dulu adalah sekolahku, aku berusaha mengingat tetapi kepalaku sangat sakit, aku berjalan sedikit dan aku mulai ingat, ini.. ini SMP 1 Cileungsi, ya ini SMP ku dulu, tetapi kenapa aku bisa disini dan kenapa seluruh gedung ini ditembok sangat tinggi? Perasaan baru kemarin bencana ini terjadi? Kenapa mereka bisa membuat persiapan secepat ini? Kusimpan pertanyaanku ini untuk nanti. Kumendengar langkah kaki dibelakangku, lalu aku panik, aku mengira itu zombie, aku mulai berlari kecil walaupun kakiku sangat nyeri terasa, lalu aku dikagetkan dengan tangan yang berada dipundakku dari belakang, karena takut secara refleks aku memukul pemilik tangan itu tepat di hidungnya, lalu ia tersungkur dan kesakitan, ternyata dia bukan zombie, dia manusia, dan dia sangat familiar di mataku, aku sangat mengenalnya tetapi aku lupa siapa dia dan siapa namanya, lalu dia menyapaku,
Quote:
"Bentar, lu andre kan? Andre dulu kelas IX-F? Angkatan 2013-2014?" lalu perlahan aku mulai ingat siapa dia, Dia adalah sahabatku dulu saat aku di bangku SMP, "Iya gua Andre, lu Felix? Felix kelas IX-I? kok muka lu ga berubah ya?" Balasku "Wah rupanya bener, kok lu bisa disini?"
laluPart 2

Quote:
Part 2
Aku menjawab :
Aku menjawab :
Quote:
"Ga tau gua lix, kemaren gw kecelakaan trus tiba2 gw bangun disini" lalu aku meneruskan :
"Lix bagi minum dong, kerongkongan gua kering nih, ngomong - ngomong kok lu bisa disini lix?" lalu dia menjawab :
" Semenjak bencana ini terjadi, gua ama Tarjo direkrut ama Guru IPA di satoe ( sebutan sekolah kami dulu ) buat nyelidikin virus ini untuk nyari penawarnya. lalu ia pergi dari sini untuk mengambil minum untukku, Lalu aku bicara sendiri,
" Ngomong - ngomong sekarang hari apa ya? Oh iya si Timmy kemana ya?! Aduh Tuhan tolong selamatin dia! lalu Felix datang membawa air dan satu teko kecil untuk jaga2 kalau aku mau tambah, aku langsung minum sampai 5 gelas, lalu Felix melihat aku dengan tatapan heran,
" Woy ndre! mabok lu? udah berapa tahun ga minum lu?" katanya dia bertanya, selesai minum aku langsung bertanya kepada dia
"Lix, lu liat adek gw ga? Namanya Timmy masih kecil, udah SD kelas 2, dia kemaren ngilang pas kecelakaan, Trus sekarang hari apa?
dia menjawab :
" Sekarang hari minggu " Aku langsung bertanya lagi :
" Berarti gw dah pingsan 5 hari dong, Trus lu liat si Timmy ga?
" lalu ia menjawab : "kayaknya sih di data pengungsian ga ada nama timmy deh, tapi lu cek aja lagi kesana" lalu aku menjawab : " Ok thanks bro " lalu aku langsung lari sekencang kencangnya ketempat pengungsian
"Lix bagi minum dong, kerongkongan gua kering nih, ngomong - ngomong kok lu bisa disini lix?" lalu dia menjawab :
" Semenjak bencana ini terjadi, gua ama Tarjo direkrut ama Guru IPA di satoe ( sebutan sekolah kami dulu ) buat nyelidikin virus ini untuk nyari penawarnya. lalu ia pergi dari sini untuk mengambil minum untukku, Lalu aku bicara sendiri,
" Ngomong - ngomong sekarang hari apa ya? Oh iya si Timmy kemana ya?! Aduh Tuhan tolong selamatin dia! lalu Felix datang membawa air dan satu teko kecil untuk jaga2 kalau aku mau tambah, aku langsung minum sampai 5 gelas, lalu Felix melihat aku dengan tatapan heran,
" Woy ndre! mabok lu? udah berapa tahun ga minum lu?" katanya dia bertanya, selesai minum aku langsung bertanya kepada dia
"Lix, lu liat adek gw ga? Namanya Timmy masih kecil, udah SD kelas 2, dia kemaren ngilang pas kecelakaan, Trus sekarang hari apa?
dia menjawab :
" Sekarang hari minggu " Aku langsung bertanya lagi :
" Berarti gw dah pingsan 5 hari dong, Trus lu liat si Timmy ga?
" lalu ia menjawab : "kayaknya sih di data pengungsian ga ada nama timmy deh, tapi lu cek aja lagi kesana" lalu aku menjawab : " Ok thanks bro " lalu aku langsung lari sekencang kencangnya ketempat pengungsian
Part 3
Quote:
Part 3
Saat aku sampai disana aku langsung melapor dan bertanya pada salah satu pengurus pengungsian disitu,
Aku langsung lemas saat itu, pikiranku mulai kemana - mana dan tidak karuan. Aku keluar dari tempat pengungsian menuju ketempat aku dan Felix ketemu. Tapi dia sudah tidak ada disitu, aku mencarinya tapi tidak ketemu, sampai aku menemukan sebuah lorong yg sangat gelap dan sepi, aku ingat dulu ini adalah kantin, aku berjalan pelan lalu melihat sebuah pintu, aku ingin masuk tapi perasaan ragu dan takut mulai menyelimutiku, tapi karena rasa penasaranku sangat tinggi aku membuka perlahan pintu itu,
"Ngga dikunci" dalam hatiku, aku masuk ke sebuah ruangan yang besar, aku melihat Felix, Tarjo, beberapa guru dan ilmuwan disana, Aku heran kenapa mereka ada disini? dan kenapa ruangan ini tersembunyi? Apa ada yg mereka sembunyikan? berbagai pertanyaan negatif muncul dibenakku, aku pun memanggil Felix lalu dia dan beberapa orang disitu menoleh kearahku dengan ekspresi kaget
Saat aku sampai disana aku langsung melapor dan bertanya pada salah satu pengurus pengungsian disitu,
Quote:
"Ada yg bisa dibantu mas?" lalu aku menjawab
"Bisa tolong cari nama Timmy Ardian?"
"Sebentar ya mas" balasnya. Sekitar 5 menit aku menunggu dan
" Maaf mas, dalam daftar nama pengungsi nggak ada nama Timmy Ardian"
"Bisa tolong cari nama Timmy Ardian?"
"Sebentar ya mas" balasnya. Sekitar 5 menit aku menunggu dan
" Maaf mas, dalam daftar nama pengungsi nggak ada nama Timmy Ardian"
Aku langsung lemas saat itu, pikiranku mulai kemana - mana dan tidak karuan. Aku keluar dari tempat pengungsian menuju ketempat aku dan Felix ketemu. Tapi dia sudah tidak ada disitu, aku mencarinya tapi tidak ketemu, sampai aku menemukan sebuah lorong yg sangat gelap dan sepi, aku ingat dulu ini adalah kantin, aku berjalan pelan lalu melihat sebuah pintu, aku ingin masuk tapi perasaan ragu dan takut mulai menyelimutiku, tapi karena rasa penasaranku sangat tinggi aku membuka perlahan pintu itu,
"Ngga dikunci" dalam hatiku, aku masuk ke sebuah ruangan yang besar, aku melihat Felix, Tarjo, beberapa guru dan ilmuwan disana, Aku heran kenapa mereka ada disini? dan kenapa ruangan ini tersembunyi? Apa ada yg mereka sembunyikan? berbagai pertanyaan negatif muncul dibenakku, aku pun memanggil Felix lalu dia dan beberapa orang disitu menoleh kearahku dengan ekspresi kaget
UPDATE PART 4

Quote:
Part 4
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Quote:
"Andre? lu ngapain kesini?!" katanya setengah membentak
"Ini maksudnya apaan lix? kenapa kalian disini? dan kenapa ruangan ini terpencil dan kesannya sangat disembunyikan? kenapa??" Kataku, lalu Felix mendekatiku dan mendorongku keluar sambil berbisik kepadaku
"Nanti akan gw jelaskan ndre, lu keluar dulu" lalu aku menurut dan keluar dari ruangan itu. Namun karena penasaran aku menguping dari pintu dan samar2 Felix bilang :
"Pak, saya tidak mau lagi bergabung dalam proyek gelap ini, hati nurani saya terluka, adik teman saya, kerabat bahkan keluarganya meninggal akibat proyek ini, dan bukan hanya dia, semua orang berduka karena ditinggal orang terdekatnya" saat lagi asyik2 nguping tiba2 aku dibentak oleh 2 orang berbadan tegap,
"Woi! lagi ngapain lu disitu??! nyari mati lu??!" aku menjawab dengan sedikit gemetar
"Eh, anu enggak bang saya mau nyari toilet tapi nyasar, hehehe misi bang" kataku sambil lari taku kena bogem oleh dua orang tegap itu, tapi aku tak hentinya berpikir,
"Apa yg dimaksud felix tadi ya? Dia seperti merahasiakan sesuatu dari gua? blom lagi proyek gelap yg dia omongin tadi? maksudnya apa ya? "kataku dengan penuh penasaran.
"Ini maksudnya apaan lix? kenapa kalian disini? dan kenapa ruangan ini terpencil dan kesannya sangat disembunyikan? kenapa??" Kataku, lalu Felix mendekatiku dan mendorongku keluar sambil berbisik kepadaku
"Nanti akan gw jelaskan ndre, lu keluar dulu" lalu aku menurut dan keluar dari ruangan itu. Namun karena penasaran aku menguping dari pintu dan samar2 Felix bilang :
"Pak, saya tidak mau lagi bergabung dalam proyek gelap ini, hati nurani saya terluka, adik teman saya, kerabat bahkan keluarganya meninggal akibat proyek ini, dan bukan hanya dia, semua orang berduka karena ditinggal orang terdekatnya" saat lagi asyik2 nguping tiba2 aku dibentak oleh 2 orang berbadan tegap,
"Woi! lagi ngapain lu disitu??! nyari mati lu??!" aku menjawab dengan sedikit gemetar
"Eh, anu enggak bang saya mau nyari toilet tapi nyasar, hehehe misi bang" kataku sambil lari taku kena bogem oleh dua orang tegap itu, tapi aku tak hentinya berpikir,
"Apa yg dimaksud felix tadi ya? Dia seperti merahasiakan sesuatu dari gua? blom lagi proyek gelap yg dia omongin tadi? maksudnya apa ya? "kataku dengan penuh penasaran.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Quote:
"Tetapi jika kamu keluar, kamu sudah siap dengan semua konsekuensinya? dan resiko yg akan kamu terima jika sampai hal ini bocor ke muka umum??" kata salah seorang guru "Saya bersumpah tidak akan menyebarluaskan hal ini, tetapi saya ingin berhenti dari pekerjaan berdosa ini karena saya sudah membuat banyak orang bersedih dan berduka akibat kehilangan kerabat mereka, dan tak jauh semua itu kesalahan saya" kata Felix. Baiklah jika keputusanmu sudah bulat, kamu boleh angkat kaki dari ruangan ini sekarang juga!!" jawab seorang guru tersebut "BAIK!" jawab Felix
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Quote:
"Maaf anda orang baru disini ya?? kata seorang wanita didepanku
"Iya, ada apa ya mbak?" jawabku
"Tolong anda daftarkan nama anda dulu di data pengungsi, karena sebentar lagi kita akan dievakuasi ke bandara Halim PK untuk diterbangkan ke Ternate
"Iya, ada apa ya mbak?" jawabku
"Tolong anda daftarkan nama anda dulu di data pengungsi, karena sebentar lagi kita akan dievakuasi ke bandara Halim PK untuk diterbangkan ke Ternate
UPDATE PART 5
SOALNYA BURUH UDAH PADA DEMO 
Quote:
Mulai Episode ini, Cerita diambil dari sisi pandang Felix
"Si Andre mana?? tadi katanya tunggu diluar??" Aku berjalan menyusuri tempat itu, aku mencari Andre, aku ingin menceritakan yang sebenarnya kepadanya. Aku lalu pergi ke tempat pengungsian di lapangan, lalu seseorang memanggilku dari belakang, ya wanita
Nama perempuan itu Dedeh, dia anak pemilik kantin disekolah ini, dulu dia juga sekelas denganku, sebelum wabah ini terjadi, dia bekerja sebagai guru IPS di sekolah ini.
Dia tidak menjawab, percakapan kami dihentikan karena 45 helikpter sudah melayang2 diudara untuk menjemput para pengungsi tetapi
"Si Andre mana?? tadi katanya tunggu diluar??" Aku berjalan menyusuri tempat itu, aku mencari Andre, aku ingin menceritakan yang sebenarnya kepadanya. Aku lalu pergi ke tempat pengungsian di lapangan, lalu seseorang memanggilku dari belakang, ya wanita
Quote:
"Mas Felix mau kemana?? kok nggak di Lab?? sekalian kasihtau Pak Bambang sama yg lainnya, kita mau dijemput Panzer mau berangkat ke Bandara Halim PK"
"Emangnya mau kemana mbak?"
"Kita mau diterbangin ke Ternate, soalnya disana belum ada infeksi mas"
"Kita mau berangkat kapan?? Oh iya mbak liat temenku ga? Namanya Andre, dia agak tinggi muka agak oriental??"
"Ooh, yang putih itu?? dia udah aku suruh ke depan, dia udah daftar nama di pengungsian biar ntar ikut ke Halim"
"Ooh, ok deh mba aku cari dia dulu ya"
"Ok"
"Emangnya mau kemana mbak?"
"Kita mau diterbangin ke Ternate, soalnya disana belum ada infeksi mas"
"Kita mau berangkat kapan?? Oh iya mbak liat temenku ga? Namanya Andre, dia agak tinggi muka agak oriental??"
"Ooh, yang putih itu?? dia udah aku suruh ke depan, dia udah daftar nama di pengungsian biar ntar ikut ke Halim"
"Ooh, ok deh mba aku cari dia dulu ya"
"Ok"
Nama perempuan itu Dedeh, dia anak pemilik kantin disekolah ini, dulu dia juga sekelas denganku, sebelum wabah ini terjadi, dia bekerja sebagai guru IPS di sekolah ini.
Quote:
"Lix!!" Ternyata itu Andre
"Sini! katanya lu mau cerita?!"
"Ok, gw akan cerita" Jawabku sambil menghela nafas panjang
"Lix, sebelum gw cerita, gw mau lu tenang ya? jangan marah atau shok??!"
"Ok!"
"Sebenarnya gw tau dimana adek lu, gw tau dimana dia, dia ada di Pulau Peniki di Kep. Seribu, karena.." belum sempat aku selesai cerita Andre memotong pembicaraan
"Lu tau dari mana??!! Kenapa lu gak bilang dari awal hah??! Kenapa.." Katanya dengan nada marah tapi aku potong
"Gw udah bilang lu tenang dulu!!" Kataku dengan nada agak tinggi, lalu aku melanjutkan
"Darah adiklu diperkirakan mengandung zat P32, itu semacam zat yg menghambat pertumbuhan virus ini di tubuh manusia, ciri2 zat itu ada sama adeklu soalnya darah yg keluar dari adeklu berwarna agak kehijauan saat gw temukan! gw dan rekan gw lah yg nemuin elu! gw sengaja ga bilang ke elu karena gw sangat merasa bersalah misahin elu dari adek lu! dan Ahli virus di kantorlu itu?? dia bilang penyebab virus ini karena obat? SALAH BESAR NDRE!!! ini karena kegagalan dalam pembuatan senjata biologis! Negara Rusia dan Israel sedang dalam masa perang?? dan Israel memesan senjata biologis ke kita indonesia! dan parahnya lagi! zat di tubuh adeklu itu digunakan bukan untuk menemukan antivirus! tetapi untuk membuat kekuatan virus ini lebih besar!!"
Dia hanya terdiam, sedetik kemudian dia memukul wajahku, sangat kencang hingga hidungku berdarah
"Dan elu??!! Malah membantu mereka?? bukannya mencegah mereka??" katanya dengan nada marah
"Bukannya gw ga mau ndre, gw diancam agar harus membantu mereka, mereka bialng akan menghabisi gw dan seluruh keluarga gw"
Lalu lanjut gw "Tapi sekarang gw sadar gw salah, gw sekarang sudah memutuskan untuk berhenti dari proyek gelap ini, dan kalau mereka tahu gw nyeritain ini ke elu, mungkin gw udah mati Ndre, jadi tolong lu bisa jaga rahasia kan??
"Sini! katanya lu mau cerita?!"
"Ok, gw akan cerita" Jawabku sambil menghela nafas panjang
"Lix, sebelum gw cerita, gw mau lu tenang ya? jangan marah atau shok??!"
"Ok!"
"Sebenarnya gw tau dimana adek lu, gw tau dimana dia, dia ada di Pulau Peniki di Kep. Seribu, karena.." belum sempat aku selesai cerita Andre memotong pembicaraan
"Lu tau dari mana??!! Kenapa lu gak bilang dari awal hah??! Kenapa.." Katanya dengan nada marah tapi aku potong
"Gw udah bilang lu tenang dulu!!" Kataku dengan nada agak tinggi, lalu aku melanjutkan
"Darah adiklu diperkirakan mengandung zat P32, itu semacam zat yg menghambat pertumbuhan virus ini di tubuh manusia, ciri2 zat itu ada sama adeklu soalnya darah yg keluar dari adeklu berwarna agak kehijauan saat gw temukan! gw dan rekan gw lah yg nemuin elu! gw sengaja ga bilang ke elu karena gw sangat merasa bersalah misahin elu dari adek lu! dan Ahli virus di kantorlu itu?? dia bilang penyebab virus ini karena obat? SALAH BESAR NDRE!!! ini karena kegagalan dalam pembuatan senjata biologis! Negara Rusia dan Israel sedang dalam masa perang?? dan Israel memesan senjata biologis ke kita indonesia! dan parahnya lagi! zat di tubuh adeklu itu digunakan bukan untuk menemukan antivirus! tetapi untuk membuat kekuatan virus ini lebih besar!!"
Dia hanya terdiam, sedetik kemudian dia memukul wajahku, sangat kencang hingga hidungku berdarah
"Dan elu??!! Malah membantu mereka?? bukannya mencegah mereka??" katanya dengan nada marah
"Bukannya gw ga mau ndre, gw diancam agar harus membantu mereka, mereka bialng akan menghabisi gw dan seluruh keluarga gw"
Lalu lanjut gw "Tapi sekarang gw sadar gw salah, gw sekarang sudah memutuskan untuk berhenti dari proyek gelap ini, dan kalau mereka tahu gw nyeritain ini ke elu, mungkin gw udah mati Ndre, jadi tolong lu bisa jaga rahasia kan??
Dia tidak menjawab, percakapan kami dihentikan karena 45 helikpter sudah melayang2 diudara untuk menjemput para pengungsi tetapi
Update Part 6 ( Episode 2 End )

Quote:
Pada saat kami ingin kelapangan menunggu nama kami dipanggil untuk naik ke helikopter, beberapa tangan segera membekap kami dan menyeret kami kesebuah ruangan, mata kami ditutup kami tidak bisa melihat apa - apa, setelah sampai disebuah ruangan, mata kami dibuka, kami melihat beberapa orang berbadan besar berbicara ke[ada kami
Ya, aku tahu ruangan itu, itu gudang sekolah, kami dikurung disitu, kami tidak bisa pergi dan terjebak disitu. Andre tidak tinggal diam, di lalu menggedor dan mendobrak pintu tersebut dengan sangat kencang dan berteriak seperti orang kesetanan
Tak lama setelah dia menggedor pintu tersebut, kami mendengar suara orang dari luar sambil meminta tolong, lalu dengan semangat Andre menggedor lagi dengan sangat kuat, berharap orang tersebut mendengarnya, tak lama kemudian bukannya ada yang membukakan pintu tapi ada suara gedoran dari luar, kami pun kaget
EPISODE 2 END
Quote:
"Jangan harap lu pada ikut heli ke halim, Lix, lu udah keluar dari anggota peneliti dan ngebocorin rahasia kita!" Kata mereka seraya menutup pintu dan mengunci rapat pintu itu
Ya, aku tahu ruangan itu, itu gudang sekolah, kami dikurung disitu, kami tidak bisa pergi dan terjebak disitu. Andre tidak tinggal diam, di lalu menggedor dan mendobrak pintu tersebut dengan sangat kencang dan berteriak seperti orang kesetanan
Quote:
"Woy buka!! siapa aja yang diluar tolong bukain!!"
"Percuma Ndre, pintunya dikunci rapet, belom lagi sini sepi banget"
Dia lalu memelototi ku dengan pandangan marah
"Eh anj*ng!! lu udah bawa semua orang termasuk gw ke masalah ini ta*!!
lu harus tanggung jawab!!" katanya seraya menggedor terus pintu tersebut
"Percuma Ndre, pintunya dikunci rapet, belom lagi sini sepi banget"
Dia lalu memelototi ku dengan pandangan marah
"Eh anj*ng!! lu udah bawa semua orang termasuk gw ke masalah ini ta*!!
lu harus tanggung jawab!!" katanya seraya menggedor terus pintu tersebut
Tak lama setelah dia menggedor pintu tersebut, kami mendengar suara orang dari luar sambil meminta tolong, lalu dengan semangat Andre menggedor lagi dengan sangat kuat, berharap orang tersebut mendengarnya, tak lama kemudian bukannya ada yang membukakan pintu tapi ada suara gedoran dari luar, kami pun kaget
EPISODE 2 END
Tunggu EPISODE 3 : Run
di Thread ini, Mana neh
nya?CENDOL & KOMENG DULU DONG BARU UPDATE LAGI

Diubah oleh theofelix 30-03-2014 11:18
0
Kutip
Balas