Aku menggigil.
Ya, karena hawa dingin yang menyelimuti sekujur tubuhku di kasur, membuat selimut yang tengah membungkus diriku hanyalah sebagai hiasan semata.
Memang, suasana ini terjadi setiap tahun, dan kata orang awam sesuatu yang dibiasakan akan tidak terasa, tapi... Apa merasakan temperatur 20° celsius dapat dijadikan kebiasaan?
Sialan...
Fallsaja sudah menyebalkan, apalagi merasakan
Winter, ahh... Sepertinya aku ingin pindah saja dari tempat ini.
Dan yah, karena pesta dansa kemarin, sebagian energi badanku menghilang, lenyap, karena berdansa yang pada awalnya tidak ingin kulakukan, meski pada akhirnya aku menikmati hal tersebut.
Sepertinya kesenangan terkadang harus dibayar cukup mahal.
Setelah berguling berkali – kali di kasurku tersayang, aku melempar selimut yang bermotif ikan ke ujung ruangan lainnya, lalu mencoba menggerakkan badanku untuk keluar kamar.
Tanpa mencuci muka serta merapihkan rambut, aku turun tangga menuju ke ruang makan, terpikat oleh aroma yang tercium sangat enak.
Penciumanku memang tidak bisa diragukan, dan itu terlihat dari adikku yang sedang memakai celemek, menyiapkan benda yang sangat digemari saat
Winter di tengah meja makan.
Hotpot.
Ya, sebetulnya itu sih merupakan sebuah panci
Metal biasa, namun sangat spesial, dan itu terlihat dari uapnya yang mengepul ketika adikku menarik tutupnya.
“
Hotpot? Bukannya ini terlalu cepat?”
Adikku yang sedang memasukkan sayuran serta daging ke benda hitam tersebut, menengok ke arahku.
“Iya sih, tapi sekarangkan sudah dingin, dan... Eww, Kakak belum cuci muka ya?”
Aku menggaruk – garuk kepala, memasang wajah yang cengengesan.
“Ya begitulah, habis begitu keluar kamar, langsung tercium aroma yang menggoda, jadi kakak ikuti saja.”
“Ya sudah kalau begitu, lebih baik kakak pergi cuci muka dulu saja.” ucapnya sambil melanjutkan memasukkan bahan makanan, “Sayuran dan dagingnya masih baru dimasukan ke dalam panci.”
Aku mengangguk, menuruti perintah adikku, lalu mencuci mukaku yang terlihat seperti baru pulang setelah mengikuti perang antar-negara.
Yang penting,
Hotpot tersebut telah mengingatkanku bahwa aku memiliki
Shift bekerja hari ini.
Fin