TS
raivac
[OriFic] Seven Serpents -Reboot
permisi semua penghuni fanstuff yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik (kalau ada) 
ijinkan saya untuk men-share cerita fiksi saya yang dulu sempet stuck. kali ini setelah menerima masukan yang banyak dari para sepuh fs dan mengkonsep dengan cukup matang ane akan memulai lagi dari awal.
Judul: Seven Serpents (note: judul sementara)
Genre: Misteri dan Fiksi Ilmiah
Inspirasi: Death Note, 20th Century Boys, dan Pluto
Komentar
Cerita ini mengambil tema konspirasi, namun penulis mencoba menuliskan cerita ini menjadi cerita konspirasi yang gak berat.
Mengambil setting utama di Indonesia dan waktunya tahun 2012. jadi kehidupannya ya sama kayak RL nowadays
di cerita ini akan ada unsur yang diambil dari agama samawi, tapi hanya sedikit sekali. dan kalau dibaca sampai tamat, sebenernya sama sekali gak SARA
Penulis berusaha untuk menulis cerita yang mudah dipahami dan gak perlu banyak buka referensi untuk memahaminya.
semoga cerita ini bisa dinikmati
Sinopsis
Nikolai, seorang anak kelas 3 SMA yang sebentar lagi akan menghadapi Ujian Nasional, menemukan hal yang paling menarik dalam hidupnya.
Ia diminta oleh teman satu sekolahnya yang mengaku sebagai agen dari langit untuk membantunya melakukan sebuah misi -menginvestigasi munculnya energi tak dikenal di sekolahnya.
Apakah semuanya semenarik yang dipikirkan Nikolai?
Daftar Isi
Arc 1
Status : Selesai
Bab I - Sebenarnya Bukan Mimpi Buruk, Sih [URL="http://www.kaskus.co.id/show_post/513f10d25b2acfaa2000000b/2/baS E N S O R--sebenarnya-bukan-mimpi-buruk-sih"]1[/URL], 2, 3
Bab II - Diskusi Tak Berguna Dengan Orang Suci 1, 2, 3
Bab III - Malaikat Itu Gemar Menolong, Tapi Jorok 1, 2, 3
Bab IV - Pertempuran Abadi Dua Kerajaan 1, 2
Bab V - Apa Di Surga Tidak Ada Senioritas? 1, 2, 3
Bab VI - Mungkin Dia Perlu Kacamata 1, 2, 3, 4
Bab VII - Laki-laki Telanjang Itu Nyaris Membunuhku! 1, 2, 3, 4

ijinkan saya untuk men-share cerita fiksi saya yang dulu sempet stuck. kali ini setelah menerima masukan yang banyak dari para sepuh fs dan mengkonsep dengan cukup matang ane akan memulai lagi dari awal.
Judul: Seven Serpents (note: judul sementara)
Genre: Misteri dan Fiksi Ilmiah
Inspirasi: Death Note, 20th Century Boys, dan Pluto
Komentar
Spoiler for wew:
Cerita ini mengambil tema konspirasi, namun penulis mencoba menuliskan cerita ini menjadi cerita konspirasi yang gak berat.

Mengambil setting utama di Indonesia dan waktunya tahun 2012. jadi kehidupannya ya sama kayak RL nowadays

di cerita ini akan ada unsur yang diambil dari agama samawi, tapi hanya sedikit sekali. dan kalau dibaca sampai tamat, sebenernya sama sekali gak SARA

Penulis berusaha untuk menulis cerita yang mudah dipahami dan gak perlu banyak buka referensi untuk memahaminya.
semoga cerita ini bisa dinikmati

Sinopsis
Quote:
Nikolai, seorang anak kelas 3 SMA yang sebentar lagi akan menghadapi Ujian Nasional, menemukan hal yang paling menarik dalam hidupnya.
Ia diminta oleh teman satu sekolahnya yang mengaku sebagai agen dari langit untuk membantunya melakukan sebuah misi -menginvestigasi munculnya energi tak dikenal di sekolahnya.
Apakah semuanya semenarik yang dipikirkan Nikolai?
Daftar Isi
Quote:
Arc 1
Status : Selesai
Bab I - Sebenarnya Bukan Mimpi Buruk, Sih [URL="http://www.kaskus.co.id/show_post/513f10d25b2acfaa2000000b/2/baS E N S O R--sebenarnya-bukan-mimpi-buruk-sih"]1[/URL], 2, 3
Bab II - Diskusi Tak Berguna Dengan Orang Suci 1, 2, 3
Bab III - Malaikat Itu Gemar Menolong, Tapi Jorok 1, 2, 3
Bab IV - Pertempuran Abadi Dua Kerajaan 1, 2
Bab V - Apa Di Surga Tidak Ada Senioritas? 1, 2, 3
Bab VI - Mungkin Dia Perlu Kacamata 1, 2, 3, 4
Bab VII - Laki-laki Telanjang Itu Nyaris Membunuhku! 1, 2, 3, 4
Diubah oleh raivac 14-04-2013 21:20
0
4.2K
Kutip
42
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•347Anggota
Tampilkan semua post
TS
raivac
#10
Spoiler for chapter 3 part 2:
“Adam dan Hawa?” tanyaku sambil mengambil posisi duduk di sebuah bangku kayu.
“Ya, cerita tentang mereka dan pohon yang terlarang,”
“Aku tahu. Walaupun tidak percaya tapi aku tahu banyak tentang cerita-cerita mitologi dan lainnya walau hanya sekilas,” jawabku lagi sambil menyilangkan kaki.
“Bagus. Seperti yang kau ketahui, Adam adalah ciptaan pertama Tuhan dan Hawa diciptakan dari rusuk Adam. Mereka ditempatkan di Taman Eden yang subur dan makmur. Mereka boleh makan apa saja kecuali buah dari pohon yang terlarang. Pohon pengetahuan dan pohon kehidupan,”
“Ya, aku ingat itu. Lalu?”
“Kemudian akhirnya mereka tergoda oleh Iblis yang berwujud ular dan memakan buah dari pohon pengetahuan sehingga akhirnya diusir oleh Tuhan. Iblis yang berwujur ular itu juga dikutuk untuk terus berjalan dengan perutnya dan hanya bisa makan debu tanah seumur hidup. Setelah itu agar tidak ada yang memakan buah dari pohon kehidupan Tuhan mengutus malaikat kerub dengan pedang bernyala-nyala untuk menjagai pohon itu. Nah, akulah malaikat itu,”
Aku terdiam setelah dia mengakhiri ceritanya. Sebelumnya aku berkhayal bahwa dia adalah seorang ilmuwan yang ingin mengajakku berpetualang dalam sebuah ekspedisi mencari Taman Eden yang hilang, tetapi ternyata dia mengatakan hal yang lebih konyol dari khayalanku tadi.
“Tuh, kau pasti tidak percaya kan?” dia bertanya lalu menyenderkan kepalanya sambil menopang kepalanya dengan kedua tangan di belakang. Aku memalingkan pandanganku ke arah meja dan mengambil sebuah buku lainnya. Buku tentang mitologi Yunani.
“Jadi alasan kenapa kau bisa memanipulasi mimpi orang adalah karena kau seorang malaikat?” tanyaku tanpa mengalihkan perhatian dari lembaran buku.
“Ya, benar. Malaikat sering sekali menyampaikan pesan lewat mimpi, lebih sering dari pada menampakan diri secara langsung. Resikonya hampir tidak ada. Kalau kami menampakkan diri ke orang yang ternyata imannya lemah, bisa-bisa mereka malah pingsan atau bahkan cacat sementara seperti bisu, buta, dan lainnya,” lanjutnya lagi.
“Kau tidak memintaku untuk membuktikan ke-malaikat-anku?” tanyanya lagi.
“Tidak, percuma saja. Kalau kau menggunakan semacam teknologi, pasti kau memang mempunyai peralatan yang sangat canggih. Kau pasti bisa menunjukkan berbagai macam trik seperti terbang, menembus pintu, makan paku, dan lain-lain dengan mudah,”
“Hei, kau kira malaikat itu tukang sulap apa, buat apa kami melakukan hal seperti itu,”
“Itu hanya contoh. Intinya, aku tidak tertarik untuk melihat kekuatan supranatural yang bisa memberi kesan kalau kau memang malaikat atau mahkluk halus lainnya.”
“Hahaha, kau memang tidak pernah berpikir pendek. Jadi untuk sementara ini kau menganggap bahwa kau mempercayaiku sebagai malaikat?”
Sebenarnya bukan itu maksudku. Aku hanya mengharapkan sesuatu yang lebih, bukan sekedar cerita aneh semacam itu. Diam-diam aku menyimpan rasa tertarik kepada ceritanya. Apa boleh buat, hidupku ini sudah terlalu membosankan. Tidak ada yang menarik, semua berlalu begitu saja. Bumi ini hancur besok pun tidak akan membuatku antusias.
“Hm, sebenarnya aku ingin sekali percaya. Rasanya konyol juga melihatmu mati-matian membuntutiku dan kemudian menyelamatkan nyawaku hanya untuk membuatku tampak bodoh,” ujarku padanya.
“Oke, begini saja. Aku tahu sebenarnya kau penasaran, Niko. Jadi izinkan aku untuk melakukan ini,”
“Hei, kau mau apa?” tanyaku heran saat dia mendekat dan memegang wajahku selama beberapa detik.
“Nah, coba kau lihat ke belakang.”
Aku memutar poros tubuhku untuk mengetahui apa tujuan dari semua ini. Entah apa aku menyesalinya atau tidak, yang pasti aku sangat terkejut saat melihat ada dua sosok besar asing yang berdiri di hadapanku sekarang. Mereka diliputi dua aura yang berbeda, yang satu hitam dan satu lagi putih. Wajah mereka tidak dapat terlihat dengan jelas.
“Kau gila, Afa.” ujar sosok yang berwarna putih. Suara terasa merasuk ke dalam jiwaku. Ia memanggil Tony dengan sebutan 'Afa'. Mungkinkah itu nama malaikatnya?
“Menarik, kita lihat apakah anak ini akan buta atau bisu,” ujar yang satunya lagi.
“Tenanglah, tuan dan nyonya. Aku tahu jumlah catatan kebaikannya masih sedikit, jadi ia tidak akan kenapa-kenapa. Niko, inilah penguntit abadimu, para pencatat kebaikan dan kejahatan”
Diubah oleh raivac 01-04-2013 12:09
0
Kutip
Balas