Kaskus

News

BangSaminAvatar border
TS
BangSamin
[REBORN]Romance of The 3 Kingdom
ORIGINAL THREAD : Romance of The 3 KingdomCredit : berwin

disini saya akan post ulang cerita "Romance of The 3 Kingdom" dari awal lagi. Berhubung karena transmigrasi yang di lakukan kaskus,maka thread thread di forsex sendiri banyak yang terkena imbasnya,thread thread bermutu yang tenggelam di page page belakang forsex tidak bisa ikut bertransmigrasi ke new kaskus.
Cerita ini diketik ulang oleh berwin saya hanya mengcopy paste aja kesini.

Enjoy reading and discussing

3 Kingdom Stuff


Spoiler for peta:


Quote:
Diubah oleh BangSamin 17-04-2013 12:38
0
295K
1.2K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
Sejarah & Xenology
KASKUS Official
6.5KThread11.6KAnggota
Tampilkan semua post
BangSaminAvatar border
TS
BangSamin
#444
Prolog Ver. Shangar part3
Lanjut.....

"panggil rombongan kasus pertama menghadap," perintah Chongxiang

Hakim berteriak lantang, "panggilan untuk rombongan kasus pertama!" Para penggugat, Han Xin, Peng Yue, dan Ying Bu serta terdakwa Liubang dan Permasuri semuanya hadir.
Han Xin dipanggil pertama kali.
"ketika kau bekerja untuk Xiang Yu", kata Chongxiang, "kau hanya laki-laki terhormat yang bekerja didalam dan usulmu selalu diabaikan. begitu berpaling pada Liu Bang, kau menanjak hingga meraih keunggulan dan kemuliaan. kau bahkan dianugerahi bangsawan atas jasamu. bagaimana mungkin kau berbalik melawannya dalam sebuah kosnpirasi yang berakhir dengan kematianmu sendiri? atas dasar apa kau mengajukan keluhan untuk melawan majikanmu?"

Han Xin menjawab, "Yang mulia, izinkan aku menjelaskannya. karena rasa terima kasih yang sangat dalam kepada kaisar Han yang telah mengakui kecakapanku, dan kebaikannya membangun panggung untuk upacara besar dalam penghormatan diriku sebagai panglima besar, aku berupaya keras bersikap sebaik mungkin. aku merancang strategi pembangunan jalan kecil dengan papan tebal diatas batu karang utnuk mengalihkan perhatian Xiang Yu, sementara diam-diam aku memindahkan kekuatan kami ke Chencang. aku membantu tuanku menaklukkan daerah Tiga Qin. aku menyelamatkan hiduonya di Xingyang, menagkap Bao, Raja Wei, menghancurkan angkatan perang negeri Dai, serta menangkap Xie, Raja Zhao. Di utara, aku menyaou bersih wilayah Yan; ke timur aku menelan negeri Qi dan mengambil 70 kota; keselatan aku mengalahkan 20.000 personel elit angkatan perang Chu dan membunuh jendral mashyur, Long Qie; digunung sembilan Li, aku menempatkan 10 jebakan dan menghabisi pasukan Chu hingga habis; aku mengirim 6 jendral untuk mengejar Xiang Yu hingga ia bunuh diri dalam keputus asaan. aku telah membuat 10 Jasa Besar den berharap keturunannku menimati ketenaran serta keberuntungan untuk beberapa generasi. tak disangka setelah bertahta, kaisar menurunkan pangkatku dengan tidak hormat untuk pengabdianku. Permaisuri Lu berkomplot dengan Xiao He mempengaruhi untuk pergi ke Istana Kebahagiaan Abadi. Sebelum sempat memprotes, aku diikat dan dibunuh. aku difitnah atas percobaan pemberontakkan, seluruh anggota keluargaku dihabisi. selama 350 tahun, aku belum sempat membela diri atas ketidakadilan kejam yang telah dilakukan atas diriku, aku tak bersalah. aku memohin keadilan yang Yang Mulia atas putusan perkara ini"
Chongxiang menjawab, "sebagai panglima besar mengapa kau begitu lalai sehingga terbujuk dan masuk perangkap bagai anak kecil? tak adakah seseorang untuk diajakberkonsultasi? siapa yang bisa kau persalahkan sekarang?"
Han Xin menjawab, " aku punya penasihat militer bernama Kuai Tong. awalnya dia baik, namun kemudian dia meninggalkanku ditengah jalan."
Chongxiang memanggil iblis pencatat,"segera bawa Kuai Tong untuk ditanyai."
dalam sekejap Kuai Tong dobawa menghadap.
"sebagaimana tuduhan Han Xin, mengapa kau mengabaikan lewajibanmu sebagai penasihat militer?" tanya Chongxiang
Kuai Tong menjawab, "itu bukan salahku. aku pergi karena Han Xin menolak nasihatku. pada waktu Han Xin mengalahkan Tian Guang, raja Qi, akulah yang mengirimkan surat resmi pada Liu Bang di Luoyang agar Han Xin diberi gelar raja sementara. Raj Han marah. 'dasar keparat hina yang merangkat di antara kaki orang! bagaimana mungkin dia mendambakan gelar gelar sebelum Chu ditaklukkan!' pada saat itu Zhang Liang langsung menasihatinya 'saat ini yang mulia membutuhkan orang-orang cakap. jangan hal sepele menjadi kehilangan besar.' setelah itu Raja mengubah nada bicaranya, 'ketika lelaki terhormat mencari suatu posisi, hendaknya dia tidak mejadi raja sementara, melainkan menjadi raja sesungguhnya!' usai berucap, ia meminta stempel kerajaan, kemudian menganugerahi Han Xin Raja Tiga Qin. Pengamatanku meyakinknku bahwa bahwa Raja Han tetap tidak percaya Han Xin dan aka secepatnya menyingkirkan dia. karena itu, aku menasihati Han Xin agar bangkit melawan dan bersekutu dengan negeri Chu, kemudian kekaisaran terbagi menjadi tiga, menunggu peluang tepat untuk tampil. tapi Han Xin berkata, 'ketika pangeran membangun panggung dan mengangkatku sebagai panglima, aku bersumpah setia selama dia menghormati diriku dengan setimpal. bagaimana mungkin aku berkhianat?' usahaku berulang kali untuk memanfaatkan tindakan itu guna menyelematkan dirinya gagal. sebaliknya ia menuduhku menghasut. karena takuat akan hukuman, aku pura-pura gila dan melarikan ke kampung halaman. tepat dugaanku, dia dibunuh setelah Chu ditaklukkan. namun tidak ada gunanya ia menyesal karena ajal menjemputnya."

Chongxiang berpaling pada Han Xin, "apa yang membuat mu tak mendengarkan nasihat Kuai Tong?"

Han Xin menjawab, "Seorang peramal bernama Xu Fu mengatakan bahwa aku takkan mati sebelum usia 72, dipuncak ketenaran dan keberuntungan. karena itu aku memilih setia pada Raja Han. ternyata aku mati 40 tahun lebih cepat, diusia 32"

Kemudian Chongxiang memanggil Xu Fu si peramal. "bagaimana mungkin kau menjanjikan hidup 72 tahuhn kepada Han Xin ketika ia hanya diberi 32 tahun? bagaimana meungkin peramal memberikan ramalan palsu? kau hanya menguras dopet pelangganmu, sama sekali tak mengindahkan kemalangan atas kata-katamu. Sungguh hina!"

Xu Fu memprotes, "tolong dengar yang Mulia. sering dikatakan 'hidup yang diberikankepada kita dapat diperpanjang ataupn sebaliknya'. karena itu, panjan usia orang dapat membingungkan peramal. Han Xin hidup sampai usia 72, itu kuperoled dari perhitunganku. aku tidak tahu dosa atas pembunuhan dan pemborosan jasanya akan membawa kematian sebelum waktunya. jadi, itu bukan karena ramalannya yang salah

Chongxiang bertanya, "dosa apa yang memotong umurnya hingga 40 tahun? katakan secara rinci"

Xu Fu menjawab, "setelah meninggalkan Chu, Han Xin ditengah perjalanan untuk megabdi pada Han. ketika ia tersesat, ia beruntung bertemu dengan 2 pencari kayu tang menunjukkan jalan kecil menuju Zheng selatan. karena takut Raja Chu mengutus orang untuk menagnkapnya dan mengetahui tujuannya dari 2 orang tersebut, dia menghunus pedang dan membunuh 2 orang tersebut. namun keduanya telah menolong Han Xin dan dewa akan menghukum berat orang yang tak tahu terima kasih. 10 tahun usianya pun hilang"

Chongxiang mendesak lebih jauh, "bagaiman sisa 30 tahun yang ia miliki?" Xu Fu menjawab, "untuk menghormati secara tinggi pada Han Xin-lelaki dengan tiga kali rekomendasi dari Perdana Menteri Xiao He-Kaisar Han membangun panggung tinggi dimana ia menempatkan Han Xin lebih tinggi dari dirinya dan membungkuk terhormat. Han Xin menerima semua itu tanpa sungkan sama sekali dan puas. Perlakuan hormat dari kaisar tersebut tidak pantas, ia seharusnya sebagai abdi menolalnya tetapi ia malah merasa puas. 10 tahun lagi hilang karena sikap sombongnya"

Chongxiang berkata, "seseorang yang menerima begitu saja hormat dari atasannya memang harus menerima kosekuensinya. bagaimana dengan 20 tahun lagi?"

Xu Fu menjawab, "ada seorang cendekiawan bernama Li Xiangru yang berprofesi sebagai penasihat, ia membujuk Tian Guan, raja Qi, untuk menyerah pada Han. sejak itu ia melewatkan hari-harinya minum arak bersama Li Xiangru. Han Xin mengambil keuntungan dari ketidak siapan Tian Guang dan menyerang Qi secara tiba-tiba. Tian Guang menuduh Li Xiangru berkhianat dan melempar kedalam air mendidih. Han Xin mencatat kemenangan besar bagi jasanya, namun ia mengkhianati negara yang siap menyerah, walaupun sudah diberi tahu sebelumnya, dan mengambil jasa yang harusnya milik Li Xiangru, menyebabkan dirinya terbunuh dengan kejam ditangan majikannya. 10 tahun usia nya terpotong karena berkhianat dan merebut jasa orang lain"

Chongxiang berkomentar, "Masuk akal apa yang kau katakan. Tapi bagaimana dengan sisa 10 tahun yang terakhir?"

"Itu disebabkan dosanya yang terbesar. Ketika mengejar Xiang Yu ke Guling, pasukan Han sangat sedikit dibandingkan Chu. Terlebih Xiang Yu seorang lelaki yang cukup kuat untuk mencabut bukit dan mengangkat ketel besar. dalam keadaan putus asa, Han Xin menggelar formasi tempur penghabisan dengan memasang jebakan di sisi Gunung Sembilan Li(Gaixia), dan menggunakan istri Xiang Yu sebagai umpan dari jebakan tersebut. pasukan Chu terjebak. dalam keadaan kacau mereka siap menyerah akan tetapi Han Xin terus membunuhi 1 juta tentara chu dan 1000 perwira tewas ditangannya. Xiang Yu, raja Chu, dipaksa melarikan Diri sendirian sampai penyebrangan sungai Wu, dimana ia bunuh diri. penggunaan strategi dan pembunuhan kejam atas prajurit yang menyerah melanggar hukum langit. 10 tahun usianya pun terpotong"

"Memenangkan perang memang penting, tetapi membunuh prajurit yang menyerah melanggar hukum Langit. karma yang sama telah menimpa Bai Qi" Ujar Chnoxiang."tapi, apakah kau, Xu Fu, mengetahui semua perkara tersebut?"

"ya, tapi hanya terbatas bahwa dosa besar dapat mengurangi umurnya" Jawab Xu Fu. "Lantas, kenapa kau tidak memberi peringatan terlebih padanya?" Balas Chongxiang. Xu Fu berkata, "apabila aku mengatakannya, aku akan disangka sebagai peramal palsu dan reputasiku akan jatuh." "tidak pantas bagi seorang Peramal menyampaikan ramalan hanya setengahnya! hal tersebut sama hinanya dengan memberikan ramalan palsu!" Balas Chongxiang. mendengar itu, Xu Fu pun terdiam.

Han Xin terdiam mendengar ucapan Xu Fu yang sebelumnya. Chongxiang pun bertanya "Han Xin, apa yang ingin kau katakan dalam pembelaanmu?"

Han Xin menjawab, "aku menjadi panglima besar atas rekomendasi Xiao He. dia jugalah yang belakangan menjebakku. Xiao He bertanggung jawab atas kematian ku, sebagaimana ia berjasa atas keberhasilanku. itulah keluhanku yang kupendam hingga hari ini."

"baiklah," ujar Chongxiang. "aku akan memanggilnya untuk mengetahui kebenaran dari dirinya"

Tak lama kemudian, Xiao He dipanggil untuk menghadap......

Bersambung
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.