- Beranda
- The Lounge
RESIDENT EVIL - History of RE [RE Lover Masuk] - Part 2
...
TS
voslar35
RESIDENT EVIL - History of RE [RE Lover Masuk] - Part 2
Mohon
Jikalau Berkenan
Jikalau BerkenanBudayakan
Sebelum Membaca
![RESIDENT EVIL - History of RE [RE Lover Masuk] - Part 2](https://dl.kaskus.id/cdn-u.kaskus.co.id/32/n3grlift.gif)
Sebelum Membaca![RESIDENT EVIL - History of RE [RE Lover Masuk] - Part 2](https://dl.kaskus.id/cdn-u.kaskus.co.id/32/n3grlift.gif)
Quote:
GAK NYANGKA UDAH PART 2 AJA,
MAKASIH BUAT PARA KASKUSER YANG UDAH SETIA NUNGGU UPDATE-an TS YANG KADANG MEMAKAN WAKTU 1 MINGGU , TANPA KASKUSER SEMUA, THREAD INI BUKAN APA2
MAKASIH BUAT PARA KASKUSER YANG UDAH SETIA NUNGGU UPDATE-an TS YANG KADANG MEMAKAN WAKTU 1 MINGGU , TANPA KASKUSER SEMUA, THREAD INI BUKAN APA2

Quote:
![RESIDENT EVIL - History of RE [RE Lover Masuk] - Part 2](https://dl.kaskus.id/www.relyonhorror.com/wp-content/uploads/2012/04/Resident-Evil-6-logo-11912.jpeg)
Quote:
Spoiler for Hot Thread:
Spoiler for Cendol:
Udah ada 70an Cendol yang masuk dari Thread ini, Makasih buat para Kaskuser yang selalu menunggu Update-an dari TS
History of Resident Evil
Quote:
Quote:
Kali ini ane pengen membahas cerita tentang salah satu game yang terkenal buatan CAPCOM "Resident Evil". Kenapa ane pilih Resident Evil sebagai bahan Diskusi Kita disini, karena Game ini mempunya Story Timeline yang twisted banget dan memang tidak bisa di pungkiri, walaupun cerita nya yang menjelimet, tapi kalo kita ngerti ceritanya ternyata sangat bagus.
Mulai dari pembentukan Perusahaan Umbrela sampai kejadian Virus OutBreak di kota Raccoon City yang menjadi ujung tombaknya kesuksesan game ini. Saking terkenal nya insiden di kota Raccoon City, salah satu perusahaan game selain CAPCOM kembali merilis cerita tentang insiden tersebut, game tersebut tidak lain adalah: Resident Evil Operation Racoon City yang tidak lama lagi akan keluar tahun ini. Oh iyah, tidak lupa bahwa saya menceritakan kejadian kejadian ini berdasarkan situs Resmi nya Resident Evil, jadi ane kagak ngarang cerita gan,....

Courtesy of :http://residentevil.wikia.com/Resident_Evil_Wiki
Okeh gan, dari pada agan agan pada dengerin ane nyeloteh kagak jelas mendingan langsung simak aja nih History of Resident Evil.
Quote:
--==]]★★Index Thread ★★[[==--
Umbrella Founder
Umbrella Management Training facility
Spencer Estate a.k.a Arklay Mansion
James Marcus Revenge
Ozwell E. Spencer and His Project
Bravo Team "Umbrella Facility" Part I
Bravo Team "Umbrella Facility" Part II
Alpha Team at "Arklay Mansion" Part I
Alpha Team at "Arklay Mansion" Part II
Raccon City Virus OutBreak
USS Alpha Team "MR.Death"
"Jill Valentine and Umbrella Operation" Part 1
"Jill Valentine and Umbrella Operation" part 2
"Jill Valentine and Umbrella Operation" Part 3
Raccon City Incident Leon and Jill Part 1
Raccon City Incident "Leon and Jill" Part 2
Raccon city Incident "Leon and Jill" part 3
Raccon City Incident "Last Hope" part 1
Raccon City Incident "Last Hope" Part 2
No Way Out
Raccon City "Nicholai"
Raccon City "Survivor"
Raccoon City Incident
Umbrella Founder
Umbrella Management Training facility
Spencer Estate a.k.a Arklay Mansion
James Marcus Revenge
Ozwell E. Spencer and His Project
Bravo Team "Umbrella Facility" Part I
Bravo Team "Umbrella Facility" Part II
Alpha Team at "Arklay Mansion" Part I
Alpha Team at "Arklay Mansion" Part II
Raccon City Virus OutBreak
USS Alpha Team "MR.Death"
"Jill Valentine and Umbrella Operation" Part 1
"Jill Valentine and Umbrella Operation" part 2
"Jill Valentine and Umbrella Operation" Part 3
Raccon City Incident Leon and Jill Part 1
Raccon City Incident "Leon and Jill" Part 2
Raccon city Incident "Leon and Jill" part 3
Raccon City Incident "Last Hope" part 1
Raccon City Incident "Last Hope" Part 2
No Way Out
Raccon City "Nicholai"
Raccon City "Survivor"
Raccoon City Incident
Quote:
Quote:
Umbrella Founder
![RESIDENT EVIL - History of RE [RE Lover Masuk] - Part 2](https://dl.kaskus.id/t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRBBZP9crRiRphvo3AgfV-kpkW8U2JfCEfZ_VsqMbKcmmWXMoeCP1sG5WoO)
Awal mula dari pengembangan Virus T-Virus adalah Progenitor Virus, Virus ini di teliti dan dikembangkan oleh seorang ahli biologi yang briliant bernama James Marcus, dia sebenar nya adalah seorang guru di salah satu Universitas di Raccon City, tapi dia meninggalkan semua itu, ia tidak lagi mengajar dan hanya menghabiskan waktunya untuk meneliti Virus tersebut.
Lahir pada tahun 1918 ditemani Edwars Ashford teman sekolah nya dulu, mereka berdua melakukan penelitian terhadap Virus baru bernama Progenitor. Karena penelitian yang membutuhkan biaya cukup besar, Ashford meminta bantuan kepada teman dekatnya Ozwell E. Spencer untuk mendanai penelitian mereka.
James dan Spencer yakin bahwa penelitian terhadap virus ini bisa digunakan untuk membuat senjata biologis atau yang biasa kita kenal di Resident Evil, Bio Organic Weapon ( B.O.W ). Berbeda dengan Ashford, yang hanya tertarik untuk meneliti virus ini saja, tidak lebih.
Untuk menutupi kegiatan penelitian mereka (mereka menutupi kegiatan mereka karena Progenitor adalah virus yang berbahaya) maka mereka mendirikan sebuah perusahaan parmasi bernama Umbrella Corporation. Semua penelitian mereka disamarkan oleh citra perusahaan tersebut, karena perusahaan Umbrella menjadi perusahaan yang besar dan yang paling di hormati di Raccon City. Tidak hanya bergerak di bidang parmasi, Umbrella pun mengambil keuntungan di bidang Pertahanan dan Komputer. Tapi itu semua hanya kedok belaka, karena pekerjaan asli Umbrella Corporation adalah membuat Senjata biologi (B.O.W),.
Awal mula dari pengembangan Virus T-Virus adalah Progenitor Virus, Virus ini di teliti dan dikembangkan oleh seorang ahli biologi yang briliant bernama James Marcus, dia sebenar nya adalah seorang guru di salah satu Universitas di Raccon City, tapi dia meninggalkan semua itu, ia tidak lagi mengajar dan hanya menghabiskan waktunya untuk meneliti Virus tersebut.
Lahir pada tahun 1918 ditemani Edwars Ashford teman sekolah nya dulu, mereka berdua melakukan penelitian terhadap Virus baru bernama Progenitor. Karena penelitian yang membutuhkan biaya cukup besar, Ashford meminta bantuan kepada teman dekatnya Ozwell E. Spencer untuk mendanai penelitian mereka.
James dan Spencer yakin bahwa penelitian terhadap virus ini bisa digunakan untuk membuat senjata biologis atau yang biasa kita kenal di Resident Evil, Bio Organic Weapon ( B.O.W ). Berbeda dengan Ashford, yang hanya tertarik untuk meneliti virus ini saja, tidak lebih.
Untuk menutupi kegiatan penelitian mereka (mereka menutupi kegiatan mereka karena Progenitor adalah virus yang berbahaya) maka mereka mendirikan sebuah perusahaan parmasi bernama Umbrella Corporation. Semua penelitian mereka disamarkan oleh citra perusahaan tersebut, karena perusahaan Umbrella menjadi perusahaan yang besar dan yang paling di hormati di Raccon City. Tidak hanya bergerak di bidang parmasi, Umbrella pun mengambil keuntungan di bidang Pertahanan dan Komputer. Tapi itu semua hanya kedok belaka, karena pekerjaan asli Umbrella Corporation adalah membuat Senjata biologi (B.O.W),.
Spoiler for Cendol:
![RESIDENT EVIL - History of RE [RE Lover Masuk] - Part 2](https://dl.kaskus.id/i1140.photobucket.com/albums/n570/voslar35/untitled-3.jpg)
Udah ada 60 Cendol yang masuk dari Thread ini, Makasih buat para Kaskuser yang selalu menunggu Update-an dari TS
Kaskuser yang baik selalu meninggalkan jejak

Diubah oleh voslar35 30-05-2013 01:13
nite.hime memberi reputasi
1
140.3K
Kutip
1.2K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•106.3KAnggota
Tampilkan semua post
TS
voslar35
#135
#Raccon City Incident "Last Hope" Part 1
Quote:
Raccon City Incident "Last Hope" Part 1
Leon yang masih belum mempunyai pengalaman untuk berhadapan dengan William ternyata sedikit kesulitan saat mencoba melawannya, serangan William yang terus membabi-buta membuat Leon harus bolak-balik melakukan teknik hit and run. Namun hal ini secara kondisi sangat menguntungkan, karena William sendiri pergerakannya tidak terlalu cepat. Leon yang mulai memanfaatkan jarak tembak terhadap William akhirnya dengan mudah dapat mengatasi semua serangannya. William sendiri sudah mengalami mutasi pada level 2, secara teknis hanya sebatas tingkat resistansi serta kemampuan serangan fisik saja yang bertambah, namun kalau urusan kecepatan bergerak nampaknya tidak begitu menggembirakan. Alhasil dengan tembakan terus-menerus dari jarak yang aman, Leon berhasil menjatuhkan William.
![kaskus-image]()
Sesampainya di Underground Research Facility, Leon kembali melanjutkan perjalanannya sendirian, ia-pun terpaksa meninggalkan Ada di elevator untuk beberapa waktu. Didalam ruangan Facility, Leon banyak menemukan temuan-temuan tentang penelitan dan eksperimen makhluk-makhluk BOW, tak hanya itu saja, ia juga harus berhadapan dengan beberapa monster monster lain yang sebelumnya sudah membuat kerusuhan di tempat tersebut. Tak berselang lama Leon kembali bertemu dengan Anette, yang secara mengejutkan berhasil dari maut saat jatuh dari jembatan. Anette mengatakan kepada Leon jika rekannya, Ada adalah seorang mata-mata yang dikirim untuk mencuri sample G-virus, Leon yang lalu tidak serta-merta percaya kepada Anette, berniat mencari tahu sendiri tentang niatan Ada yang sesungguhnya. Diakhir pembicaraan Anette berpesan kepada Leon untuk segera membawa Sherry keluar dari Raccoon City dengan selamat.
RACCOON CITY INCIDENT - Last Hope
30 September, Claire dan Sherry berhasil memasuki Underground Research Facility setelah melalui perjalanan yang cukup panjang. Setibanya di tempat tersebut, Sherry yang sebelumnya terkena infeksi G-virus akhirnya jatuh sakit, ia mulai demam dan mengalami kondisi yang tidak stabil, hal ini disebabkan gara-gara ulah William Birkin yang meng-implant G-embrio kedalam tubuh Sherry saat ia berada di RPD station. Claire yang khawatir akan keadaannya akhirnya bergegas membawa Sherry ke security room untuk diistirahatkan. Setelah menitipkan Sherry ditempat yang aman, Claire kini harus kembali berpetualang untuk menjelajahi seluruh ruangan yang berada di Underground Research Facility. Bertarung head to head dengan makhluk BOW seperti Hunter, Licker dan monster aneh lainnya kini bukan lagi halangan bagi Claire, Claire yang beberapa kali sempat berhadapan dengan T-103 saat di RPD station ternyata dapat menaklukkan monster-monster di Research Facility tanpa kesulitan sedikit-pun. Walau tak memiliki kemampuan bela diri atau penguasaan senjata secara lengkap namun mental Claire yang bisa dibilang lebih baik ketimbang kakaknya ternyata merupakan senjata tersendiri untuk menghadapi situasi kemungkinan terburuk. Tak lama kemudian Claire akhirnya bertemu dengan Anette, Claire menceritakan kepadanya tentang perjalanannya bersama Sherry serta penyakit yang sedang dideritanya. Anette yang sempat terkejut dengan ulah William yang sengaja meng-implant G-embrio kedalam tubuh Sherry, akhirnya memberikan contoh draft kepada Claire untuk digunakan sebagai bahan pembuat penangkalnya, yaitu G-vaccine. Claire-pun segera bergegas untuk membuatnya.
Anette yang tidak terima atas perlakuan William terhadap Sherry berniat menghancurkan seluruh Facility dengan menggunakan sistem auto-destruct. Ia berniat mengakhiri semua perjalanana Umbrella di Raccoon City bersamaan dengan akhir hidupnya. Walau keputusan yang dibuatnya terlihat sangat sembrono, Toh, Sherry sendiri sudah berada ditangan yang aman bersama Leon dan Claire. Dengan berharap kepada mereka berdua, Anette kini tak lagi mengkhawatirkan keadaan putrinya. Setelah mengaktifkan kode auto-destruct, Anette kembali bertemu dengan William disebuah koridor laboratorium. Dihadapannya kini, William bukan lagi seorang pria yang pernah ia kenal selama ini, melainkan hanyalah sesosok monster yang akan haus darah. William yang saat itu sudah tak lagi mengenali istrinya, langsung menghabisi Anette dengan tikaman terakhirnya.
Hitung-hitung kondisi Underground Research Facility hampir diambang kehancuran, Leon dan Claire mulai sibuk dikejar dengan waktu. Claire yang berhasil menyembuhkan Sherry setelah membuat G-vaccine akhirnya segera mencari rute tercepat menuju basement underground train. Namun tidak dengan Leon, dipelarian terakhirnya ia malah dihadang BOW Tyrant T-103 yang berhasil masuk Facility, kesialan-pun terjadi. Leon yang tidak siap berhadapan dengannya dalam situasi genting tersebut berusaha mencoba menghindar dari kejaran T-103, kejar-kejaran sempat terjadi dikoridor ruang utama sampai pintu masuk elevator, Leon yang mencoba melumpuhkan T-103 ternyata belum mendapatkan hasil, ia-pun mulai terpojok, disaat itulah Ada tiba-tiba kembali muncul berusaha untuk mengalihkan perhatian T-103 dari hadapan Leon. Pertolongan yang ia lakukan saat itu ternyata harus dibayar mahal, T-103 yang sempat teralihkan perhatiannya akhirnya berbalik mengincar Ada. Dengan gerakan cepat, sedetik kemudian T-103 berhasil menangkap Ada dan melemparkannya hingga menghantam dinding ruangan, alhasil Ada-pun pingsan tak sadarkan diri. Leon yang terkejut dengan kejadian itu berusaha menolong Ada, namun hal tersebut sia-sia, T-103 yang sudah berada dihadapan Leon kini tidak bisa lagi dihentikan, pertarungan satu lawan satu kembali berlanjut.
Tembak-menembak dan saling kejar-mengejar terjadi ruang utama Facility, T-103 yang kembali beringas ternyata tidak mengendurkan serangan Leon, sesaat kemudian ia mencoba menarik monster tersebut ke arah jembatan yang berada di turntable room, disana Leon berencana untuk menjatuhkannya dari jembatan. Anyway hal itu akhirnya berjalan sesuai dengan harapannya, T-103 yang berjalan disalah satu jembatan turntable, langsung dilumpuhkan pergerakannya oleh Leon, dengan sekali tembakan pamungkas saja, akhirnya monster tersebut terjatuh.
Leon yang mengira bahwa Ada telah tewas dengan terpaksa kini harus meninggalkannya sendirian, ia mulai bergegas menuju elevator untuk mengakses underground train yang berada dibasement. Sesampainya di lantai dasar, ia kembali dihadang T-103 yang telah bermutasi menjadi lebih kuat (T-103R), Leon yang sudah kehabisan cara untuk mengalahkannya, berusaha sebisanya untuk melumpuhkan monster tersebut, ia-pun merasa tidak ada jalan lagi untuk keluar dari Underground Research Facility. Tak lama berselang, Leon menemukan sebuah senjata Rocket Launcher yang tiba-tiba terjatuh dari elevator lantai 2. Tanpa membuang-buang waktu lagi, Leon segera mengambil senjata tersebut dan menembakkannya ke arah T-103, dan alhasil !!BANG!! separuh tubuh monster itu langsung hancur berkeping-keping. Meski terluka parah, T-103 masih sanggup untuk berdiri walau kelihatannya ia sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, dengan cepat Leon langsung mendorongnya hingga terjatuh dalam kobaran api. At least monster itu-pun akhirnya berhasil dikalahkan.
Leon yang masih belum mempunyai pengalaman untuk berhadapan dengan William ternyata sedikit kesulitan saat mencoba melawannya, serangan William yang terus membabi-buta membuat Leon harus bolak-balik melakukan teknik hit and run. Namun hal ini secara kondisi sangat menguntungkan, karena William sendiri pergerakannya tidak terlalu cepat. Leon yang mulai memanfaatkan jarak tembak terhadap William akhirnya dengan mudah dapat mengatasi semua serangannya. William sendiri sudah mengalami mutasi pada level 2, secara teknis hanya sebatas tingkat resistansi serta kemampuan serangan fisik saja yang bertambah, namun kalau urusan kecepatan bergerak nampaknya tidak begitu menggembirakan. Alhasil dengan tembakan terus-menerus dari jarak yang aman, Leon berhasil menjatuhkan William.
.jpg)
Sesampainya di Underground Research Facility, Leon kembali melanjutkan perjalanannya sendirian, ia-pun terpaksa meninggalkan Ada di elevator untuk beberapa waktu. Didalam ruangan Facility, Leon banyak menemukan temuan-temuan tentang penelitan dan eksperimen makhluk-makhluk BOW, tak hanya itu saja, ia juga harus berhadapan dengan beberapa monster monster lain yang sebelumnya sudah membuat kerusuhan di tempat tersebut. Tak berselang lama Leon kembali bertemu dengan Anette, yang secara mengejutkan berhasil dari maut saat jatuh dari jembatan. Anette mengatakan kepada Leon jika rekannya, Ada adalah seorang mata-mata yang dikirim untuk mencuri sample G-virus, Leon yang lalu tidak serta-merta percaya kepada Anette, berniat mencari tahu sendiri tentang niatan Ada yang sesungguhnya. Diakhir pembicaraan Anette berpesan kepada Leon untuk segera membawa Sherry keluar dari Raccoon City dengan selamat.
RACCOON CITY INCIDENT - Last Hope
30 September, Claire dan Sherry berhasil memasuki Underground Research Facility setelah melalui perjalanan yang cukup panjang. Setibanya di tempat tersebut, Sherry yang sebelumnya terkena infeksi G-virus akhirnya jatuh sakit, ia mulai demam dan mengalami kondisi yang tidak stabil, hal ini disebabkan gara-gara ulah William Birkin yang meng-implant G-embrio kedalam tubuh Sherry saat ia berada di RPD station. Claire yang khawatir akan keadaannya akhirnya bergegas membawa Sherry ke security room untuk diistirahatkan. Setelah menitipkan Sherry ditempat yang aman, Claire kini harus kembali berpetualang untuk menjelajahi seluruh ruangan yang berada di Underground Research Facility. Bertarung head to head dengan makhluk BOW seperti Hunter, Licker dan monster aneh lainnya kini bukan lagi halangan bagi Claire, Claire yang beberapa kali sempat berhadapan dengan T-103 saat di RPD station ternyata dapat menaklukkan monster-monster di Research Facility tanpa kesulitan sedikit-pun. Walau tak memiliki kemampuan bela diri atau penguasaan senjata secara lengkap namun mental Claire yang bisa dibilang lebih baik ketimbang kakaknya ternyata merupakan senjata tersendiri untuk menghadapi situasi kemungkinan terburuk. Tak lama kemudian Claire akhirnya bertemu dengan Anette, Claire menceritakan kepadanya tentang perjalanannya bersama Sherry serta penyakit yang sedang dideritanya. Anette yang sempat terkejut dengan ulah William yang sengaja meng-implant G-embrio kedalam tubuh Sherry, akhirnya memberikan contoh draft kepada Claire untuk digunakan sebagai bahan pembuat penangkalnya, yaitu G-vaccine. Claire-pun segera bergegas untuk membuatnya.
Anette yang tidak terima atas perlakuan William terhadap Sherry berniat menghancurkan seluruh Facility dengan menggunakan sistem auto-destruct. Ia berniat mengakhiri semua perjalanana Umbrella di Raccoon City bersamaan dengan akhir hidupnya. Walau keputusan yang dibuatnya terlihat sangat sembrono, Toh, Sherry sendiri sudah berada ditangan yang aman bersama Leon dan Claire. Dengan berharap kepada mereka berdua, Anette kini tak lagi mengkhawatirkan keadaan putrinya. Setelah mengaktifkan kode auto-destruct, Anette kembali bertemu dengan William disebuah koridor laboratorium. Dihadapannya kini, William bukan lagi seorang pria yang pernah ia kenal selama ini, melainkan hanyalah sesosok monster yang akan haus darah. William yang saat itu sudah tak lagi mengenali istrinya, langsung menghabisi Anette dengan tikaman terakhirnya.
Hitung-hitung kondisi Underground Research Facility hampir diambang kehancuran, Leon dan Claire mulai sibuk dikejar dengan waktu. Claire yang berhasil menyembuhkan Sherry setelah membuat G-vaccine akhirnya segera mencari rute tercepat menuju basement underground train. Namun tidak dengan Leon, dipelarian terakhirnya ia malah dihadang BOW Tyrant T-103 yang berhasil masuk Facility, kesialan-pun terjadi. Leon yang tidak siap berhadapan dengannya dalam situasi genting tersebut berusaha mencoba menghindar dari kejaran T-103, kejar-kejaran sempat terjadi dikoridor ruang utama sampai pintu masuk elevator, Leon yang mencoba melumpuhkan T-103 ternyata belum mendapatkan hasil, ia-pun mulai terpojok, disaat itulah Ada tiba-tiba kembali muncul berusaha untuk mengalihkan perhatian T-103 dari hadapan Leon. Pertolongan yang ia lakukan saat itu ternyata harus dibayar mahal, T-103 yang sempat teralihkan perhatiannya akhirnya berbalik mengincar Ada. Dengan gerakan cepat, sedetik kemudian T-103 berhasil menangkap Ada dan melemparkannya hingga menghantam dinding ruangan, alhasil Ada-pun pingsan tak sadarkan diri. Leon yang terkejut dengan kejadian itu berusaha menolong Ada, namun hal tersebut sia-sia, T-103 yang sudah berada dihadapan Leon kini tidak bisa lagi dihentikan, pertarungan satu lawan satu kembali berlanjut.
Tembak-menembak dan saling kejar-mengejar terjadi ruang utama Facility, T-103 yang kembali beringas ternyata tidak mengendurkan serangan Leon, sesaat kemudian ia mencoba menarik monster tersebut ke arah jembatan yang berada di turntable room, disana Leon berencana untuk menjatuhkannya dari jembatan. Anyway hal itu akhirnya berjalan sesuai dengan harapannya, T-103 yang berjalan disalah satu jembatan turntable, langsung dilumpuhkan pergerakannya oleh Leon, dengan sekali tembakan pamungkas saja, akhirnya monster tersebut terjatuh.
Leon yang mengira bahwa Ada telah tewas dengan terpaksa kini harus meninggalkannya sendirian, ia mulai bergegas menuju elevator untuk mengakses underground train yang berada dibasement. Sesampainya di lantai dasar, ia kembali dihadang T-103 yang telah bermutasi menjadi lebih kuat (T-103R), Leon yang sudah kehabisan cara untuk mengalahkannya, berusaha sebisanya untuk melumpuhkan monster tersebut, ia-pun merasa tidak ada jalan lagi untuk keluar dari Underground Research Facility. Tak lama berselang, Leon menemukan sebuah senjata Rocket Launcher yang tiba-tiba terjatuh dari elevator lantai 2. Tanpa membuang-buang waktu lagi, Leon segera mengambil senjata tersebut dan menembakkannya ke arah T-103, dan alhasil !!BANG!! separuh tubuh monster itu langsung hancur berkeping-keping. Meski terluka parah, T-103 masih sanggup untuk berdiri walau kelihatannya ia sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, dengan cepat Leon langsung mendorongnya hingga terjatuh dalam kobaran api. At least monster itu-pun akhirnya berhasil dikalahkan.
Diubah oleh voslar35 30-05-2013 01:05
0
Kutip
Balas