TS
Heilel_Realz012
[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]
prakata:
Ini adalah trit fanfict pertama yang penulis buat setelah cukup 2 tahun menulis kisah fiksi original. Fanfict ini mengisahkan mengenai akibat dari perang besar yang terjadi melibatkan Kerajaan Rune Midgard dan Republik Schwartzwald. Story akan terfokus pada konflik negara yang berada dalam satu continent, bukan hanya mengenai kisah orang-orang dengan berbagai jobclass yang ada di dunia ragnarok online.
Kisah ini mengambil referensi dari Patch Episode yang ada di Game onlinenya. tapi tidak seluruh isi cerita di fict ini serupa.
Mohon tidak menjadi Silent Reader. Jadilah pembaca aktif untuk memberi masukan bagi karya saya. Saya tau tulisan saya masih jauh dari sempurna, masih banyak kesalahan baik EYD maupun tata bahasa yang kurang baik. Saya selalu mengharapkan adanya kritikan yang membangun dari para pembaca.…
selamat membaca
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/rologo%20copy.png)
Die Aegis Schild
by Heilel_Realz012
Another title name : Ragnarok - The Aegis Shield
Status : Ongoing
ahh iya pengumuman kali aja masih ada pembaca yang belum tahu...
wa bikin Prelude Ragnarok - Die Aegis Shilddalam versi komik. menceritakan tentang pertemuan Kiev dan Lucretia ketika masih remaja dan sebelum kematian legendary hero di GH dan pecahnya perang 3 tahun yang lalu di Juno.
cerita yang memulai permulaan dari fanfict ini. silahkan di cek tritnya
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropboxusercontent.com/u/53843587/Ragnarok/250px-Gunslinger_Photo.png)
Terbangun dalam sadar. Langit merah kelabu menjadi latar dari momen itu.
Masa lalu yang terukir dalam ingatan. Ingatan akan kepedihan peperangan.
Perang ketiga yang tidak pernah terbesitkan akan terjadi, membawa Republik Schwartzwald dan Kerajaan Rune midgard untuk bersatu. Para pahlawan berjuang bertumpah darah dan tewas sebagai legenda demi kedamaian, seperti apa yang terjadi dua tahun lalu pada para ksatria rune midgard yang mengorbankan dirinya untuk mencegah kebangkitan Dark Lord di Glast Heim.
War of Juno adalah sebutan untuk peristiwa itu, suatu perang yang terjadi di daerah El Mas Plateau di mana kota yang menjaga gerbang menuju dunia atas Asgard itu berada. Perang untuk mempertahankan Kota Juno yang menyimpan Heart of Ymir merupakan perang terbesar yang pernah terjadi dan tertulis dalam catatan sejarah yang dibuat para Sage.
Telah berlalu tiga tahun sejak masa itu. Republik dan Kerajaan mengalami masa-masa pahit bersama. Kehancuran dan kepedihan yang menyatukan mereka atas nama continent midgard, kini memisahkan mereka kembali karena rasa kehilangan yang teramat sangat besar.
Sisa-sisa dari kehancuran masa lalu masih dapat terlihat di mana-mana sekalipun dunia ini telah mencoba untuk kembali membangun dan menyembuhkan diri. Setiap pahlawan yang bertahan hidup memiliki luka masing-masing yang dibawanya. Seperti apa yang juga kubawa ini.
Luka yang kuberi padanya… Luka yang menyakiti hatinya…
Ini adalah trit fanfict pertama yang penulis buat setelah cukup 2 tahun menulis kisah fiksi original. Fanfict ini mengisahkan mengenai akibat dari perang besar yang terjadi melibatkan Kerajaan Rune Midgard dan Republik Schwartzwald. Story akan terfokus pada konflik negara yang berada dalam satu continent, bukan hanya mengenai kisah orang-orang dengan berbagai jobclass yang ada di dunia ragnarok online.
Kisah ini mengambil referensi dari Patch Episode yang ada di Game onlinenya. tapi tidak seluruh isi cerita di fict ini serupa.
Mohon tidak menjadi Silent Reader. Jadilah pembaca aktif untuk memberi masukan bagi karya saya. Saya tau tulisan saya masih jauh dari sempurna, masih banyak kesalahan baik EYD maupun tata bahasa yang kurang baik. Saya selalu mengharapkan adanya kritikan yang membangun dari para pembaca.…
selamat membaca

Quote:
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/rologo%20copy.png)
Die Aegis Schild
by Heilel_Realz012
Another title name : Ragnarok - The Aegis Shield
Status : Ongoing
Quote:
Quote:
Attention
ahh iya pengumuman kali aja masih ada pembaca yang belum tahu...

wa bikin Prelude Ragnarok - Die Aegis Shilddalam versi komik. menceritakan tentang pertemuan Kiev dan Lucretia ketika masih remaja dan sebelum kematian legendary hero di GH dan pecahnya perang 3 tahun yang lalu di Juno.
cerita yang memulai permulaan dari fanfict ini. silahkan di cek tritnya

Quote:
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropboxusercontent.com/u/53843587/Ragnarok/250px-Gunslinger_Photo.png)
Spoiler for Prologue:
Prologue
Terbangun dalam sadar. Langit merah kelabu menjadi latar dari momen itu.
Masa lalu yang terukir dalam ingatan. Ingatan akan kepedihan peperangan.
Perang ketiga yang tidak pernah terbesitkan akan terjadi, membawa Republik Schwartzwald dan Kerajaan Rune midgard untuk bersatu. Para pahlawan berjuang bertumpah darah dan tewas sebagai legenda demi kedamaian, seperti apa yang terjadi dua tahun lalu pada para ksatria rune midgard yang mengorbankan dirinya untuk mencegah kebangkitan Dark Lord di Glast Heim.
War of Juno adalah sebutan untuk peristiwa itu, suatu perang yang terjadi di daerah El Mas Plateau di mana kota yang menjaga gerbang menuju dunia atas Asgard itu berada. Perang untuk mempertahankan Kota Juno yang menyimpan Heart of Ymir merupakan perang terbesar yang pernah terjadi dan tertulis dalam catatan sejarah yang dibuat para Sage.
Telah berlalu tiga tahun sejak masa itu. Republik dan Kerajaan mengalami masa-masa pahit bersama. Kehancuran dan kepedihan yang menyatukan mereka atas nama continent midgard, kini memisahkan mereka kembali karena rasa kehilangan yang teramat sangat besar.
Sisa-sisa dari kehancuran masa lalu masih dapat terlihat di mana-mana sekalipun dunia ini telah mencoba untuk kembali membangun dan menyembuhkan diri. Setiap pahlawan yang bertahan hidup memiliki luka masing-masing yang dibawanya. Seperti apa yang juga kubawa ini.
Luka yang kuberi padanya… Luka yang menyakiti hatinya…
****
Spoiler for Character:
Quote:
Kiev Alastor
Adept Gunslinger known as Rebellion
Kiev adalah anggota dari 4th squadron Schwartzwald Brigade yang ikut serta berperang mempertahankan Kota Juno 3 tahun yang lalu. Dia mendapatkan bintang kehormatan sharpshooter dari republik juga medali kehormatan dari rune midgard atas jasanya melindungi Kota Geffen dan Aldebaran. Setelah perang berakhir dan wave of darkness lenyap, Kiev kembali ke Republik Schwartzwald dan menjadi mentor para Gunslinger di kota industri Einbroch.
Kiev memiliki kisah masa lalu dengan Lucretia.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/Kiev%20Alastor%20-%20Rebellion%20Class.jpg)
Adept Gunslinger known as Rebellion
Kiev adalah anggota dari 4th squadron Schwartzwald Brigade yang ikut serta berperang mempertahankan Kota Juno 3 tahun yang lalu. Dia mendapatkan bintang kehormatan sharpshooter dari republik juga medali kehormatan dari rune midgard atas jasanya melindungi Kota Geffen dan Aldebaran. Setelah perang berakhir dan wave of darkness lenyap, Kiev kembali ke Republik Schwartzwald dan menjadi mentor para Gunslinger di kota industri Einbroch.
Kiev memiliki kisah masa lalu dengan Lucretia.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/Kiev%20Alastor%20-%20Rebellion%20Class.jpg)
Quote:
Lucretia Valentine
Paladin class Virtue
Lucretia adalah adik dari Gabriel Valentine mentor dari crusader guild yang merupakan satu dari empat pemimpin utama Rune midgard Deffensor. Dia adalah crusader dari 3rd Batalion yang bertugas menjaga wilayah North Rune Midgard ketika Wave of Darkness menyebar. Lucretia adalah bagian dari ratusan ribu anggota pertahanan midgard yang ikut mempertahankan kota Juno dari kejatuhan. Dia mendapatkan medali kehormatan langsung dari Raja Tristan III atas jasanya berperang di Juno dan dilantik secara langsung menjadi bagian dari kesatuan Paladin.
Lucretia memiliki masa lalu yang indah dengan Kiev namun setelah War of Juno, mereka akhirnya berpisah.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/lucretia.jpg)
Paladin class Virtue
Lucretia adalah adik dari Gabriel Valentine mentor dari crusader guild yang merupakan satu dari empat pemimpin utama Rune midgard Deffensor. Dia adalah crusader dari 3rd Batalion yang bertugas menjaga wilayah North Rune Midgard ketika Wave of Darkness menyebar. Lucretia adalah bagian dari ratusan ribu anggota pertahanan midgard yang ikut mempertahankan kota Juno dari kejatuhan. Dia mendapatkan medali kehormatan langsung dari Raja Tristan III atas jasanya berperang di Juno dan dilantik secara langsung menjadi bagian dari kesatuan Paladin.
Lucretia memiliki masa lalu yang indah dengan Kiev namun setelah War of Juno, mereka akhirnya berpisah.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/lucretia.jpg)
Quote:
Colt and Winchester
Gunslinger Rookie
Colt dan Winchester adalah dua anak didik Kiev yang ikut dalam perjalanan mengunjungi kerajaan rune Midgard.
Colt adalah gunslinger yang memiliki nilai terpayah dari segala segi. Namun dia memiliki kelebihan lain yang potensinya diketahui oleh Kiev. Colt yang tidak mahir menembak, menggunakan senjata black rose yang merupakan shotgun.
Winchester adalah pemilik medali perak dalam ujian menembak. Dia merupakan member Rank B yang mahir menggunakan Rifle. Winchester adalah wanita yang pendiam. Dia selalu terlihat berhati-hati dan memperlakukan dengan baik riflenya yang dia berikan nama 'Stormwind'.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/Colt.jpg)
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/winchester.jpg)
Gunslinger Rookie
Colt dan Winchester adalah dua anak didik Kiev yang ikut dalam perjalanan mengunjungi kerajaan rune Midgard.
Colt adalah gunslinger yang memiliki nilai terpayah dari segala segi. Namun dia memiliki kelebihan lain yang potensinya diketahui oleh Kiev. Colt yang tidak mahir menembak, menggunakan senjata black rose yang merupakan shotgun.
Winchester adalah pemilik medali perak dalam ujian menembak. Dia merupakan member Rank B yang mahir menggunakan Rifle. Winchester adalah wanita yang pendiam. Dia selalu terlihat berhati-hati dan memperlakukan dengan baik riflenya yang dia berikan nama 'Stormwind'.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/Colt.jpg)
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/winchester.jpg)
Diubah oleh Heilel_Realz012 04-05-2013 17:20
0
142K
Kutip
2.1K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•356Anggota
Tampilkan semua post
TS
Heilel_Realz012
#15
Added Act 1.10
Spoiler for Act 1-10:
Act 1.10 Clock Tower Town Aldebaran
Akhirnya kami semua tiba di kota menara jam Aldebaran. Sambutan hangat kami dapatkan di kota ini dari para penduduk kota juga para ksatria yang menunggu kami di gerbang luar kota. Aku tidak pernah menyangka akan semeriah ini. Beberapa ada yang meneriakiku sebagai pahlawan Aldebaran. Sebagian lagi ada yang bercerita mengenai perang yang lalu dengan antusias. Rupanya mereka tidak melupakan momen itu.
“Kau begitu terkenal di sini, Kiev.” Ucap Senator sambil menepuk bahuku dari belakang.
“Tidak seperti itu, Sir. Aku hanya salah satu orang yang mempertahankan kota ini ketika bencana itu tiba.”
“Mungkin kamu menganggapnya sebagai hal yang lumrah, Kiev. Tapi lihatlah mereka. Terlihat wajah mereka seperti sedang melihat idola. Kau tahu? Setelah perang itu, republik dan kerajaan memutus hubungan diplomatis. Mereka rakyat midgard yang ingin melihat para pahlawan yang menyelamatkan kota mereka, hanya bisa mengingat nama pahlawannya itu. Tapi sekarang mereka dapat melihatnya langsung. Mungkin itulah alasan mengapa mereka sebahagia ini.”
Mungkin benar perkataan itu. Kurasa kemeriahan ini serupa ketika aku pertama kali menginjakan kaki lagi ke kota Einbroch setelah perang di Juno. Kemeriahan yang serupa yang kami para gunslinger dapatkan dari para penduduk republik. Namun kemudian semuanya berubah, pandangan itu berubah. Aku cukup terkejut ketika hal itu tidak terjadi pada penduduk Aldebaran.
Aku melihat Senator berbicara dengan salah satu kavaleri knight. Hal serius pula sepertinya sedang terjadi dengan Priestess Nemma dan pengikutnya yang sedang berbicang-bincang dengan beberapa alchemist.
Aldebaran adalah kota yang ramah. Itu adalah hal yang kurasakan pula dahulu kala ketika pertama kali menginjakan kaki ke daerah kerajaan ini. Kota yang tenang dan setiap satu jamnya terdengar suara lonceng berdentang karena memang di tengah kota ini terdapat menara jam tua yang begitu besar.
Untuk mencapai tengah kota harus melalui empat jembatan yang dibangun sesuai posisi mata angin, daerah barat, timur, utara, selatan. Di bawah jembatan terdapat kanal-kanal kecil dengan para pemilik perahu yang bisa mengantarkan kita ke bagian daerah lain menggunakan perahu mereka. Itu cukup mengasyikan dan juga romantis apabila dilakukan oleh pasangan yang sedang jatuh cinta. Sedikit mengingatkanku pada ingatan di masa lalu ketika aku tercebur ke kanal karena ingin meminta Lucretia naik perahu bersamaku.
Kota ini adalah kota yang indah. Tapi dahulu ketika penyerangan terjadi, kota ini cukup mengalami kehancuran besar namun bisa tetap bertahan. Ketika itu menara jam tua yang merupakan simbol kota masih tetap utuh berdiri kokoh. Tidak kusangka setelah melewati tiga tahun, renovasi berhasil dilakukan dan kulihat keindahan kota ini telah kembali sebagaimana aku pertama kali mendatangi kota ini.
“Mentor apa yang harus kita lakukan sekarang?” Colt bertanya padaku yang terlihat sedikit melamun sejak tadi.
“Tunggu apa yang akan senator katakan. Kita datang ke tempat ini untuk mendampinginya. Kalian mengerti?” Colt mengerti mengiyakan. Kulihat Winchester yang telah pulih sejak tadi, hanya memeluk erat rifle tua miliknya memandang bagian sisi lain kota. Seperti ada yang sedang dia pikirkan tapi entah apa.
“Sepertinya kita harus berpisah di sini Mentor Kiev.”
Suara seseorang memanggilku di dalam keramaian. Ternyata Leah adalah wanita yang memanggilku tadi. “Kamu akan melanjutkan perjalanan?” tanyaku padanya. “Ya, kami harus segera pergi ke Prontera. Ada hal yang harus kami lakukan selain menghadiri prosesi kerajaan.”
“Berhati-hatilah.” Jawabku. Leah mengangguk dan kemudian membalikan badannya menarik tangan Priestess Nemma yang sejak tadi berdiri di belakangnya. “Priestess ingin mengatakan sesuatu padamu Kiev.”
Wanita pemilik rambut panjang berwarna biru tua itu terlihat sedikit bingung dan tidak tenang. “Terima kasih…” kata-kata yang dia ucapkan seraya menatapku namun mengalihkan pandangan ketika kami berdua saling menatap. “Terima kasih telah menyelamatkan hidupku sebelumnya.”
Aku hanya mengangguk pelan untuk menjawab ucapannya. Aku tahu dia sedikit malu untuk mengucapkan kata-kata itu. Tapi dia berhasil menyelesaikan kata-katanya sekalipun wajahnya terlihat menjadi sedikit memerah.
“Priestess…” terdengar suara lain yang mencampuri pembicaraan kami.
Winchester berjalan melangkah mendekati kami. Dia yang terlihat dingin tanpa ekspresi kemudian membungkukkan badannya. “Terima kasih telah menyembuhkan lukaku.”
Momen persahabatan ini sedikit membuatku tercengang. Priestess Nemma memegang kedua pundak Winchester dan kemudian mengangkat tubuhnya agar tidak membungkuk. “Lain kali, jagalah dirimu baik-baik.”
Leah melirikku dengan mata biru sapphirenya yang indah seperti mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja. Aku hanya tersenyum sembari memejamkan mata. Orang-orang Arunafeltz ini adalah orang-orang yang baik, termasuk Melchior guard yang cukup kasar itu. Leah adalah wanita cantik dalam perkataan juga sikap. Walaupun wajahnya ditutupi oleh cadar, aku yakin apa yang ditutupinya itu sama cantiknya dengan sikapnya.
Duta Republik Arunafeltz pamit pada kami. Mereka semua pergi lebih dahulu ke Prontera sedangkan aku dan rombongan masih di sini karena kulihat Senator masih sibuk berbincang dengan penghulu knight. Apakah memang ada suatu masalah? Atau apa yang mereka perbincangkan adalah perbincangan teman lama? Aku tidak ingin mengganggu hal itu.
Aku menyukai Kota Aldebaran ini. Tapi aku tidak ingin berlama-lama di sini. Sebab terlalu banyak kenangan yang ada yang tidak aku inginkan lagi untuk muncul ke permukaan.
Tempat ini adalah tempat di mana kami pertama kali saling bertemu.
Kami tidak menyukai satu sama lain pada awalnya. Aku percaya bahwa senjata api adalah senjata terkuat yang pernah ada. Sedangkan dia, Lucretia percaya bahwa perisai dan pedang adalah senjata terkuat dan pelindung yang pernah diciptakan. Kami tidak memiliki kesamaan. Kusadari bahwa kami memiliki banyak perbedaan. Namun entah kenapa cinta itu tumbuh secara perlahan.
Aku menghancurkan oath yang kupegang sebagai pasukan yang berada di lini belakang. Aku maju ke lini depan secara frontal sendirian hanya demi melindunginya. Saat itu legenda lahir. Kisah mengenai Gunslinger yang maju ke garis depan menghadapi langsung The Lord of The Death.
Aku tidak pernah percaya bahwa perisai dapat melindungi dirinya. Aku percaya bahwa senjata api yang kumilikilah yang dapat melindunginya. Namun, aku ternyata melukai dirinya. Aku menghancurkan apa yang dirinya pegang.
Lucretia memiliki mimpi yang begitu besar yang tidak bisa kuberi dan kucapai dengan tanganku ini. Aku meninggalkannya bukan karena aku membencinya. Tapi karena aku mencintainya.
Senator selesai melakukan pembicaraan. Dia mengatakan padaku bahwa kami akan menginap malam ini di Kota Aldebaran sebab dia memiliki meeting malam di kota ini. Selain itu dia ingin agar rombongan bisa beristirahat sejenak sebelum akhirnya melakukan perjalanan lagi menuju Prontera. Terlebih Winchester yang baru saja pulih dari lukanya.
Aku tidak mempermasalahkan itu. Aku ada di tempat ini untuk mendampingi senator. Tidak ada masalah apabila terjadi delay sebab yang harus kulakukan adalah untuk melindunginya hingga kami kembali ke republik.
Sebelum akhirnya aku pamit diri, senator mengatakan padaku bahwa pemimpin kavaleri yang sedang berada di kota Aldebaran dan akan menjadi pendamping perjalanan kami menuju kota besar Prontera ingin menemuiku secara personal. Ini berkaitan dengan apa yang kulakukan ketika itu di Aldebaran.
Sedikit mencurigakan bagiku? Apakah ini mengenai perang ketika mempertahankan Aldebaran?
Tidak ada yang bisa kulakukan selain hanya menemui jenderal itu. Jika aku melakukan kesalahan yang tidak aku rasakan dahulu kala, aku akan menerimanya dan bertanggung jawab untuk itu.
Akhirnya kami semua tiba di kota menara jam Aldebaran. Sambutan hangat kami dapatkan di kota ini dari para penduduk kota juga para ksatria yang menunggu kami di gerbang luar kota. Aku tidak pernah menyangka akan semeriah ini. Beberapa ada yang meneriakiku sebagai pahlawan Aldebaran. Sebagian lagi ada yang bercerita mengenai perang yang lalu dengan antusias. Rupanya mereka tidak melupakan momen itu.
“Kau begitu terkenal di sini, Kiev.” Ucap Senator sambil menepuk bahuku dari belakang.
“Tidak seperti itu, Sir. Aku hanya salah satu orang yang mempertahankan kota ini ketika bencana itu tiba.”
“Mungkin kamu menganggapnya sebagai hal yang lumrah, Kiev. Tapi lihatlah mereka. Terlihat wajah mereka seperti sedang melihat idola. Kau tahu? Setelah perang itu, republik dan kerajaan memutus hubungan diplomatis. Mereka rakyat midgard yang ingin melihat para pahlawan yang menyelamatkan kota mereka, hanya bisa mengingat nama pahlawannya itu. Tapi sekarang mereka dapat melihatnya langsung. Mungkin itulah alasan mengapa mereka sebahagia ini.”
Mungkin benar perkataan itu. Kurasa kemeriahan ini serupa ketika aku pertama kali menginjakan kaki lagi ke kota Einbroch setelah perang di Juno. Kemeriahan yang serupa yang kami para gunslinger dapatkan dari para penduduk republik. Namun kemudian semuanya berubah, pandangan itu berubah. Aku cukup terkejut ketika hal itu tidak terjadi pada penduduk Aldebaran.
Aku melihat Senator berbicara dengan salah satu kavaleri knight. Hal serius pula sepertinya sedang terjadi dengan Priestess Nemma dan pengikutnya yang sedang berbicang-bincang dengan beberapa alchemist.
Aldebaran adalah kota yang ramah. Itu adalah hal yang kurasakan pula dahulu kala ketika pertama kali menginjakan kaki ke daerah kerajaan ini. Kota yang tenang dan setiap satu jamnya terdengar suara lonceng berdentang karena memang di tengah kota ini terdapat menara jam tua yang begitu besar.
Untuk mencapai tengah kota harus melalui empat jembatan yang dibangun sesuai posisi mata angin, daerah barat, timur, utara, selatan. Di bawah jembatan terdapat kanal-kanal kecil dengan para pemilik perahu yang bisa mengantarkan kita ke bagian daerah lain menggunakan perahu mereka. Itu cukup mengasyikan dan juga romantis apabila dilakukan oleh pasangan yang sedang jatuh cinta. Sedikit mengingatkanku pada ingatan di masa lalu ketika aku tercebur ke kanal karena ingin meminta Lucretia naik perahu bersamaku.
Kota ini adalah kota yang indah. Tapi dahulu ketika penyerangan terjadi, kota ini cukup mengalami kehancuran besar namun bisa tetap bertahan. Ketika itu menara jam tua yang merupakan simbol kota masih tetap utuh berdiri kokoh. Tidak kusangka setelah melewati tiga tahun, renovasi berhasil dilakukan dan kulihat keindahan kota ini telah kembali sebagaimana aku pertama kali mendatangi kota ini.
“Mentor apa yang harus kita lakukan sekarang?” Colt bertanya padaku yang terlihat sedikit melamun sejak tadi.
“Tunggu apa yang akan senator katakan. Kita datang ke tempat ini untuk mendampinginya. Kalian mengerti?” Colt mengerti mengiyakan. Kulihat Winchester yang telah pulih sejak tadi, hanya memeluk erat rifle tua miliknya memandang bagian sisi lain kota. Seperti ada yang sedang dia pikirkan tapi entah apa.
“Sepertinya kita harus berpisah di sini Mentor Kiev.”
Suara seseorang memanggilku di dalam keramaian. Ternyata Leah adalah wanita yang memanggilku tadi. “Kamu akan melanjutkan perjalanan?” tanyaku padanya. “Ya, kami harus segera pergi ke Prontera. Ada hal yang harus kami lakukan selain menghadiri prosesi kerajaan.”
“Berhati-hatilah.” Jawabku. Leah mengangguk dan kemudian membalikan badannya menarik tangan Priestess Nemma yang sejak tadi berdiri di belakangnya. “Priestess ingin mengatakan sesuatu padamu Kiev.”
Wanita pemilik rambut panjang berwarna biru tua itu terlihat sedikit bingung dan tidak tenang. “Terima kasih…” kata-kata yang dia ucapkan seraya menatapku namun mengalihkan pandangan ketika kami berdua saling menatap. “Terima kasih telah menyelamatkan hidupku sebelumnya.”
Aku hanya mengangguk pelan untuk menjawab ucapannya. Aku tahu dia sedikit malu untuk mengucapkan kata-kata itu. Tapi dia berhasil menyelesaikan kata-katanya sekalipun wajahnya terlihat menjadi sedikit memerah.
“Priestess…” terdengar suara lain yang mencampuri pembicaraan kami.
Winchester berjalan melangkah mendekati kami. Dia yang terlihat dingin tanpa ekspresi kemudian membungkukkan badannya. “Terima kasih telah menyembuhkan lukaku.”
Momen persahabatan ini sedikit membuatku tercengang. Priestess Nemma memegang kedua pundak Winchester dan kemudian mengangkat tubuhnya agar tidak membungkuk. “Lain kali, jagalah dirimu baik-baik.”
Leah melirikku dengan mata biru sapphirenya yang indah seperti mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja. Aku hanya tersenyum sembari memejamkan mata. Orang-orang Arunafeltz ini adalah orang-orang yang baik, termasuk Melchior guard yang cukup kasar itu. Leah adalah wanita cantik dalam perkataan juga sikap. Walaupun wajahnya ditutupi oleh cadar, aku yakin apa yang ditutupinya itu sama cantiknya dengan sikapnya.
Duta Republik Arunafeltz pamit pada kami. Mereka semua pergi lebih dahulu ke Prontera sedangkan aku dan rombongan masih di sini karena kulihat Senator masih sibuk berbincang dengan penghulu knight. Apakah memang ada suatu masalah? Atau apa yang mereka perbincangkan adalah perbincangan teman lama? Aku tidak ingin mengganggu hal itu.
Aku menyukai Kota Aldebaran ini. Tapi aku tidak ingin berlama-lama di sini. Sebab terlalu banyak kenangan yang ada yang tidak aku inginkan lagi untuk muncul ke permukaan.
Tempat ini adalah tempat di mana kami pertama kali saling bertemu.
Kami tidak menyukai satu sama lain pada awalnya. Aku percaya bahwa senjata api adalah senjata terkuat yang pernah ada. Sedangkan dia, Lucretia percaya bahwa perisai dan pedang adalah senjata terkuat dan pelindung yang pernah diciptakan. Kami tidak memiliki kesamaan. Kusadari bahwa kami memiliki banyak perbedaan. Namun entah kenapa cinta itu tumbuh secara perlahan.
Aku menghancurkan oath yang kupegang sebagai pasukan yang berada di lini belakang. Aku maju ke lini depan secara frontal sendirian hanya demi melindunginya. Saat itu legenda lahir. Kisah mengenai Gunslinger yang maju ke garis depan menghadapi langsung The Lord of The Death.
Aku tidak pernah percaya bahwa perisai dapat melindungi dirinya. Aku percaya bahwa senjata api yang kumilikilah yang dapat melindunginya. Namun, aku ternyata melukai dirinya. Aku menghancurkan apa yang dirinya pegang.
Lucretia memiliki mimpi yang begitu besar yang tidak bisa kuberi dan kucapai dengan tanganku ini. Aku meninggalkannya bukan karena aku membencinya. Tapi karena aku mencintainya.
***
Senator selesai melakukan pembicaraan. Dia mengatakan padaku bahwa kami akan menginap malam ini di Kota Aldebaran sebab dia memiliki meeting malam di kota ini. Selain itu dia ingin agar rombongan bisa beristirahat sejenak sebelum akhirnya melakukan perjalanan lagi menuju Prontera. Terlebih Winchester yang baru saja pulih dari lukanya.
Aku tidak mempermasalahkan itu. Aku ada di tempat ini untuk mendampingi senator. Tidak ada masalah apabila terjadi delay sebab yang harus kulakukan adalah untuk melindunginya hingga kami kembali ke republik.
Sebelum akhirnya aku pamit diri, senator mengatakan padaku bahwa pemimpin kavaleri yang sedang berada di kota Aldebaran dan akan menjadi pendamping perjalanan kami menuju kota besar Prontera ingin menemuiku secara personal. Ini berkaitan dengan apa yang kulakukan ketika itu di Aldebaran.
Sedikit mencurigakan bagiku? Apakah ini mengenai perang ketika mempertahankan Aldebaran?
Tidak ada yang bisa kulakukan selain hanya menemui jenderal itu. Jika aku melakukan kesalahan yang tidak aku rasakan dahulu kala, aku akan menerimanya dan bertanggung jawab untuk itu.
************
Quote:
Spoiler for character image:
Kiev Alastor and Lucretia Valentine 3 years ago
![kaskus-image]()
![kaskus-image]()
Gunslinger and Crusader


Gunslinger and Crusader
Spoiler for monster image:
The Lord of The Death
![kaskus-image]()

Diubah oleh Heilel_Realz012 20-02-2013 17:25
0
Kutip
Balas