TS
Heilel_Realz012
[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]
prakata:
Ini adalah trit fanfict pertama yang penulis buat setelah cukup 2 tahun menulis kisah fiksi original. Fanfict ini mengisahkan mengenai akibat dari perang besar yang terjadi melibatkan Kerajaan Rune Midgard dan Republik Schwartzwald. Story akan terfokus pada konflik negara yang berada dalam satu continent, bukan hanya mengenai kisah orang-orang dengan berbagai jobclass yang ada di dunia ragnarok online.
Kisah ini mengambil referensi dari Patch Episode yang ada di Game onlinenya. tapi tidak seluruh isi cerita di fict ini serupa.
Mohon tidak menjadi Silent Reader. Jadilah pembaca aktif untuk memberi masukan bagi karya saya. Saya tau tulisan saya masih jauh dari sempurna, masih banyak kesalahan baik EYD maupun tata bahasa yang kurang baik. Saya selalu mengharapkan adanya kritikan yang membangun dari para pembaca.…
selamat membaca
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/rologo%20copy.png)
Die Aegis Schild
by Heilel_Realz012
Another title name : Ragnarok - The Aegis Shield
Status : Ongoing
ahh iya pengumuman kali aja masih ada pembaca yang belum tahu...
wa bikin Prelude Ragnarok - Die Aegis Shilddalam versi komik. menceritakan tentang pertemuan Kiev dan Lucretia ketika masih remaja dan sebelum kematian legendary hero di GH dan pecahnya perang 3 tahun yang lalu di Juno.
cerita yang memulai permulaan dari fanfict ini. silahkan di cek tritnya
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropboxusercontent.com/u/53843587/Ragnarok/250px-Gunslinger_Photo.png)
Terbangun dalam sadar. Langit merah kelabu menjadi latar dari momen itu.
Masa lalu yang terukir dalam ingatan. Ingatan akan kepedihan peperangan.
Perang ketiga yang tidak pernah terbesitkan akan terjadi, membawa Republik Schwartzwald dan Kerajaan Rune midgard untuk bersatu. Para pahlawan berjuang bertumpah darah dan tewas sebagai legenda demi kedamaian, seperti apa yang terjadi dua tahun lalu pada para ksatria rune midgard yang mengorbankan dirinya untuk mencegah kebangkitan Dark Lord di Glast Heim.
War of Juno adalah sebutan untuk peristiwa itu, suatu perang yang terjadi di daerah El Mas Plateau di mana kota yang menjaga gerbang menuju dunia atas Asgard itu berada. Perang untuk mempertahankan Kota Juno yang menyimpan Heart of Ymir merupakan perang terbesar yang pernah terjadi dan tertulis dalam catatan sejarah yang dibuat para Sage.
Telah berlalu tiga tahun sejak masa itu. Republik dan Kerajaan mengalami masa-masa pahit bersama. Kehancuran dan kepedihan yang menyatukan mereka atas nama continent midgard, kini memisahkan mereka kembali karena rasa kehilangan yang teramat sangat besar.
Sisa-sisa dari kehancuran masa lalu masih dapat terlihat di mana-mana sekalipun dunia ini telah mencoba untuk kembali membangun dan menyembuhkan diri. Setiap pahlawan yang bertahan hidup memiliki luka masing-masing yang dibawanya. Seperti apa yang juga kubawa ini.
Luka yang kuberi padanya… Luka yang menyakiti hatinya…
Ini adalah trit fanfict pertama yang penulis buat setelah cukup 2 tahun menulis kisah fiksi original. Fanfict ini mengisahkan mengenai akibat dari perang besar yang terjadi melibatkan Kerajaan Rune Midgard dan Republik Schwartzwald. Story akan terfokus pada konflik negara yang berada dalam satu continent, bukan hanya mengenai kisah orang-orang dengan berbagai jobclass yang ada di dunia ragnarok online.
Kisah ini mengambil referensi dari Patch Episode yang ada di Game onlinenya. tapi tidak seluruh isi cerita di fict ini serupa.
Mohon tidak menjadi Silent Reader. Jadilah pembaca aktif untuk memberi masukan bagi karya saya. Saya tau tulisan saya masih jauh dari sempurna, masih banyak kesalahan baik EYD maupun tata bahasa yang kurang baik. Saya selalu mengharapkan adanya kritikan yang membangun dari para pembaca.…
selamat membaca

Quote:
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/rologo%20copy.png)
Die Aegis Schild
by Heilel_Realz012
Another title name : Ragnarok - The Aegis Shield
Status : Ongoing
Quote:
Quote:
Attention
ahh iya pengumuman kali aja masih ada pembaca yang belum tahu...

wa bikin Prelude Ragnarok - Die Aegis Shilddalam versi komik. menceritakan tentang pertemuan Kiev dan Lucretia ketika masih remaja dan sebelum kematian legendary hero di GH dan pecahnya perang 3 tahun yang lalu di Juno.
cerita yang memulai permulaan dari fanfict ini. silahkan di cek tritnya

Quote:
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropboxusercontent.com/u/53843587/Ragnarok/250px-Gunslinger_Photo.png)
Spoiler for Prologue:
Prologue
Terbangun dalam sadar. Langit merah kelabu menjadi latar dari momen itu.
Masa lalu yang terukir dalam ingatan. Ingatan akan kepedihan peperangan.
Perang ketiga yang tidak pernah terbesitkan akan terjadi, membawa Republik Schwartzwald dan Kerajaan Rune midgard untuk bersatu. Para pahlawan berjuang bertumpah darah dan tewas sebagai legenda demi kedamaian, seperti apa yang terjadi dua tahun lalu pada para ksatria rune midgard yang mengorbankan dirinya untuk mencegah kebangkitan Dark Lord di Glast Heim.
War of Juno adalah sebutan untuk peristiwa itu, suatu perang yang terjadi di daerah El Mas Plateau di mana kota yang menjaga gerbang menuju dunia atas Asgard itu berada. Perang untuk mempertahankan Kota Juno yang menyimpan Heart of Ymir merupakan perang terbesar yang pernah terjadi dan tertulis dalam catatan sejarah yang dibuat para Sage.
Telah berlalu tiga tahun sejak masa itu. Republik dan Kerajaan mengalami masa-masa pahit bersama. Kehancuran dan kepedihan yang menyatukan mereka atas nama continent midgard, kini memisahkan mereka kembali karena rasa kehilangan yang teramat sangat besar.
Sisa-sisa dari kehancuran masa lalu masih dapat terlihat di mana-mana sekalipun dunia ini telah mencoba untuk kembali membangun dan menyembuhkan diri. Setiap pahlawan yang bertahan hidup memiliki luka masing-masing yang dibawanya. Seperti apa yang juga kubawa ini.
Luka yang kuberi padanya… Luka yang menyakiti hatinya…
****
Spoiler for Character:
Quote:
Kiev Alastor
Adept Gunslinger known as Rebellion
Kiev adalah anggota dari 4th squadron Schwartzwald Brigade yang ikut serta berperang mempertahankan Kota Juno 3 tahun yang lalu. Dia mendapatkan bintang kehormatan sharpshooter dari republik juga medali kehormatan dari rune midgard atas jasanya melindungi Kota Geffen dan Aldebaran. Setelah perang berakhir dan wave of darkness lenyap, Kiev kembali ke Republik Schwartzwald dan menjadi mentor para Gunslinger di kota industri Einbroch.
Kiev memiliki kisah masa lalu dengan Lucretia.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/Kiev%20Alastor%20-%20Rebellion%20Class.jpg)
Adept Gunslinger known as Rebellion
Kiev adalah anggota dari 4th squadron Schwartzwald Brigade yang ikut serta berperang mempertahankan Kota Juno 3 tahun yang lalu. Dia mendapatkan bintang kehormatan sharpshooter dari republik juga medali kehormatan dari rune midgard atas jasanya melindungi Kota Geffen dan Aldebaran. Setelah perang berakhir dan wave of darkness lenyap, Kiev kembali ke Republik Schwartzwald dan menjadi mentor para Gunslinger di kota industri Einbroch.
Kiev memiliki kisah masa lalu dengan Lucretia.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/Kiev%20Alastor%20-%20Rebellion%20Class.jpg)
Quote:
Lucretia Valentine
Paladin class Virtue
Lucretia adalah adik dari Gabriel Valentine mentor dari crusader guild yang merupakan satu dari empat pemimpin utama Rune midgard Deffensor. Dia adalah crusader dari 3rd Batalion yang bertugas menjaga wilayah North Rune Midgard ketika Wave of Darkness menyebar. Lucretia adalah bagian dari ratusan ribu anggota pertahanan midgard yang ikut mempertahankan kota Juno dari kejatuhan. Dia mendapatkan medali kehormatan langsung dari Raja Tristan III atas jasanya berperang di Juno dan dilantik secara langsung menjadi bagian dari kesatuan Paladin.
Lucretia memiliki masa lalu yang indah dengan Kiev namun setelah War of Juno, mereka akhirnya berpisah.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/lucretia.jpg)
Paladin class Virtue
Lucretia adalah adik dari Gabriel Valentine mentor dari crusader guild yang merupakan satu dari empat pemimpin utama Rune midgard Deffensor. Dia adalah crusader dari 3rd Batalion yang bertugas menjaga wilayah North Rune Midgard ketika Wave of Darkness menyebar. Lucretia adalah bagian dari ratusan ribu anggota pertahanan midgard yang ikut mempertahankan kota Juno dari kejatuhan. Dia mendapatkan medali kehormatan langsung dari Raja Tristan III atas jasanya berperang di Juno dan dilantik secara langsung menjadi bagian dari kesatuan Paladin.
Lucretia memiliki masa lalu yang indah dengan Kiev namun setelah War of Juno, mereka akhirnya berpisah.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/lucretia.jpg)
Quote:
Colt and Winchester
Gunslinger Rookie
Colt dan Winchester adalah dua anak didik Kiev yang ikut dalam perjalanan mengunjungi kerajaan rune Midgard.
Colt adalah gunslinger yang memiliki nilai terpayah dari segala segi. Namun dia memiliki kelebihan lain yang potensinya diketahui oleh Kiev. Colt yang tidak mahir menembak, menggunakan senjata black rose yang merupakan shotgun.
Winchester adalah pemilik medali perak dalam ujian menembak. Dia merupakan member Rank B yang mahir menggunakan Rifle. Winchester adalah wanita yang pendiam. Dia selalu terlihat berhati-hati dan memperlakukan dengan baik riflenya yang dia berikan nama 'Stormwind'.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/Colt.jpg)
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/winchester.jpg)
Gunslinger Rookie
Colt dan Winchester adalah dua anak didik Kiev yang ikut dalam perjalanan mengunjungi kerajaan rune Midgard.
Colt adalah gunslinger yang memiliki nilai terpayah dari segala segi. Namun dia memiliki kelebihan lain yang potensinya diketahui oleh Kiev. Colt yang tidak mahir menembak, menggunakan senjata black rose yang merupakan shotgun.
Winchester adalah pemilik medali perak dalam ujian menembak. Dia merupakan member Rank B yang mahir menggunakan Rifle. Winchester adalah wanita yang pendiam. Dia selalu terlihat berhati-hati dan memperlakukan dengan baik riflenya yang dia berikan nama 'Stormwind'.
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/Colt.jpg)
![[FanFict] Ragnarok - Die Aegis Schild [Ragnarok Online - Anthology]](https://dl.kaskus.id/dl.dropbox.com/u/53843587/Ragnarok/winchester.jpg)
Diubah oleh Heilel_Realz012 04-05-2013 17:20
0
142.1K
Kutip
2.1K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•356Anggota
Tampilkan semua post
TS
Heilel_Realz012
#14
added Act 1.9
Spoiler for Act 1-9:
Act 1.9 Ambassadors Schwartzwald and Arunafeltz Republic
Priestess Nemma duduk melipatkan kedua tangannya. Tidak bersuara tidak juga menghiraukan Leah sang dancer yang berusaha menenangkan perasaanya. Aku dapat melihat tubuhnya sedikit mengigil. Darah monster yang tewas itu mengotori pakaiannya, bercak darah lainnya terlihat mengotori pipi kanannya namun berusaha dibersihkan oleh Leah dengan kain putih.
Tiba-tiba dia terisak. Dia tidak mengucapkan apapun hanya menangis menundukkan kepalanya. Leah memeluk tubuh Priestess Nemma yang masih belia itu cukup erat. Mencoba membuatnya tenang ketika sang priestess mengatakan bahwa seharusnya dirinya tidak pergi dari kota Rachel.
Penduduk lain yang belum mengerti kerasnya dunia. Aku tidak bisa menyalahkan hal itu. Aku dapat menerkanya bahwa Nemma adalah Priestess yang mengabdikan dirinya selama hidupnya di kuil Freya. Seorang perawan yang tidak pernah tahu bahwa di luar dari berkat yang diberikan Dewi Freya sang Istri Odin pada dunia midgard, terdapat banyak hal mengerikan lain yang tidak dirinya ketahui. Dia hanya mengetahui kebaikan, penyembuhan, dan kemurahan hati ketika di luar sana kekejaman dan penindasan itu hidup dan mengerogoti mereka yang lemah yang meminta pertolongan.
“Katakan, Apa benar kamu mengincar sang priestess suci dengan senjata Blasphemy-mu itu?” ucap sang guard yang menenteng golok besar padaku yang telah berada bersama mereka.
Kami para pengembara dari Einbroch kini berada di tempat yang sama dengan kelompok asing ini. Senator terdiam tidak bicara hanya terus memandang sang priestess yang masih shock. Colt terlihat sibuk menjaga Winchester yang sedang bersandar di bebatuan besar.
“Ya benar aku mengincarnya dengan senjata api. Apa itu bermasalah?”
Sang guard yang mendengar perkataan jujur dariku meluapkan amarahnya dengan serta merta menarik golok yang ditentengnya lalu mengarahkannya lurus padaku. “Berani kau membahayakan priestess suci, aku tak akan segan memenggal kepalamu!”
“Melchior!!” Teriak Leah yang sedang memeluk Nemma. “Dapatkah kamu menjaga sikap?! Apa yang kau lakukan hanya membuat Priestess Nemma lebih ketakutan!”
“Jika kau ingin melukaiku, lakukanlah. Tindakan yang kulakukan sebelumnya adalah untuk menyelamatkan hidupnya dibandingkan harus melihatnya jatuh terlempar ke jurang.” Jawabku dengan dingin.
Keadaan menjadi panas namun sunyi untuk beberapa saat. Guard itu tidak berbicara tapi masih juga menatapku dengan penuh kebencian. “Kita seharusnya berterima kasih pada mereka Melchior, bukan mencerca mereka.” Leah berusaha menenangkan kondisi yang sedang terjadi saat ini.
Guard yang bernama Melchior itu perlahan menurunkan goloknya. “Aku mengerti, tapi aku tidak akan berterima kasih atas apa yang telah kau lakukan.” Dia lalu menyarungkannya kembali senjatanya pada scabbard yang tergantung di pinggangnya.
“Maaf bila menyela. Apakah kalian adalah utusan dari Republik Arunafeltz yang sedang menuju ke kerajaan midgard untuk prosesi pencalonan raja yang baru?” ujar Senator Scmidt berbicara pada para penduduk Arunafeltz itu.
Leah satu-satunya orang yang cukup tenang dan terlihat bersahabat, menjawab pertanyaan itu. “Benar, kami adalah duta dari Republik Arunafeltz yang dikirim untuk acara itu. Pope tidak bisa datang menuju midgard karena sakit. Karenanya kami membawa Priestess Nemma sebagai perwakilannya. Namun dalam perjalanan, kereta kami diserang oleh para perampok. Rekan-rekan kami tewas, hanya tinggal menyisakan kami berdua untuk melindungi sang priestess suci.”
Jadi mereka mengalami kejadian yang serupa dengan kami, ujarku dalam hati. Tapi itu memang suatu kebenaran bahwa di perbatasan republik dan kerajaan adalah zona merah para bandit yang bersembunyi untuk menyerang karavan pedagang. Salah satu alasan mengapa balon udara dibangun sebagai transportasi via udara adalah karena hal itu.
Senator mengangguk pelan. “Aku mengerti dengan apa yang terjadi pada kalian. Rombongan kami pun mengalami hal yang sama. Lihatlah gadis yang terbaring itu. Dia terluka ketika berusaha melindungiku.”
“Anda?” tanya heran Leah pada Senator.
“Maafkan aku yang tidak sopan karena belum memperkenalkan diri. Namaku adalah Scmidt aku adalah Senator Lighthalzen duta besar yang dikirim Republik Scwartzwald.”
“Scwartzwald…” Melchior memegang kembali gagang pedangnya setelah mendengar hal itu. Hal yang sama kulakukan pula dengan bersiap mengambil salah satu garrison yang tersimpan di holster belakang pinggangku, menunggu kemungkinan buruk yang akan terjadi.
Senator Scmidt mengangkat tangannya dan kemudian berbicara. “Bisakah kita semua tenang? Walaupun negara kita sedang dalam masalah, aku tidak ingin kita bertikai secara personal karena itu. kami datang ke rune midgard sama seperti kalian yang diundang oleh kerajaan. Kami tidak berniat untuk melakukan hal buruk.”
“Katakan itu pada para senatmu dan para pengusaha industri yang mencemari republik kami.” Geram Melchior.
“Cukup Melchior!!” Leah beranjak dari tempat duduknya melepaskan pelukannya pada Nemma. “Ini bukan saat yang tepat untuk saling bertikai. Bisakah kita semua sementara mengesampingkan masalah negara dan memikirkan apa yang terjadi pada rekan-rekan kita saat ini?”
Leah berupaya mendinginkan suasana. Ketika para pria seperti kami hendak mengobarkan perang, dia yang seorang wanita dapat berpikir lebih jernih dan tenang. Leah melirik Nemma yang sedang memandang Winchester yang terbaring. “Dia terluka?”
“Priestess Nemma?”
Nemma berdiri pelan dan kemudian berjalan mendekati Winchester. Leah hanya bisa melihat orang yang harus dia lindungi berjalan pergi seperti penasaran akan sesuatu.
Colt terpana melihat wajah cantik priestess itu untuk sejenak. “Dia terluka akibat panah yang mengenai kakinya.” Ucapnya agak terbata.
Priestess Nemma duduk pelan di samping Winchester, mengamatinya dan menyentuh dahi anak didikku itu menggunakan punggung telapak tangannya. Dia terlihat seperti mengerti akan sesuatu.
“Kamu bisa menyembuhkannya?” tanya Colt.
“Aku rasa…” Priestess Nemma menggerakan kedua lengannya ke atas luka yang di derita Winchester. Dia merenggangkan jari-jarinya seraya menunduk seperti sedang berdoa.
Tiba-tiba cahaya terang muncul pada luka itu. Dari percikan sinar yang kecil dan kemudian membesar perlahan lalu hilang lenyap begitu saja. Itu adalah magis penyembuhan. Kekuatan yang dimiliki priestess yang diberkati oleh para dewa dan dewi asgard.
Priestess adalah kelas penyembuhan. Seperti para alchemist yang juga meramu potion untuk pengobatan. Mereka dipercayai memiliki kemampuan untuk meminjam kekuatan rune cahaya. Suatu serpihan cahaya yang diciptakan valkyrie untuk membangkitkan para Einherjar yang tertidur.
Colt melihat Winchester perlahan membuka matanya. Dia tersenyum melihat rekannya telah kembali pulih. “Oh para dewa terima kasih.” Ucapnya begitu girang. “Terima kasih priestess kau telah menyembuhkan rekanku yang terluka.”
Nemma tersenyum kecil dan kemudian mengangguk pelan. Dia kemudian berdiri dan memandang ke arah kami yang sebelumnya sedang bertikai.
“Dapatkah kita pergi bersama menuju Aldebaran tanpa bertengkar?”
Leah tersenyum lega mendengar ucapan itu. Melchior pun menjauhkan tangannya dari pedang yang ada dipinggangnya. Wajah yang masih belia itu dan hati yang masih suci yang mungkin bisa kukatakan. Umur priestess dapat kuterka tidak jauh dengan umur kedua anak didikku ini. Tidak kusangka dia akan menangis terisak lalu kemudian bangkit menyembuhkan orang dan tersenyum pada akhirnya.
Priestess adalah kelas terpuji yang tidak republik kami miliki. Sekalipun mereka menggunakan kekuatan rune yang bagi kami seharusnya hanya boleh dipergunakan para Sage, tapi aku memberikan rasa hormatku pada mereka.
Tiga tahun yang lalu, para batalion tentara kerajaan juga squadron republik diselamatkan oleh mereka para Priest. Walaupun Arunafeltz tidak ingin ikut campur dengan kemungkinan terjadinya ragnarok pada tiga tahun yang lalu, tapi mereka mengirimkan para Priest dan Priestess Rachel untuk membantu kami di saat-saat terakhir.
Aku mengingat masa-masa ketika kami semua bersatu. Kerajaan Rune Midgard, Republic Scwartzwald , dan Republik Arunafeltz. Bukan atas nama negara masing-masing, tapi atas nama manusia.
Priestess Nemma duduk melipatkan kedua tangannya. Tidak bersuara tidak juga menghiraukan Leah sang dancer yang berusaha menenangkan perasaanya. Aku dapat melihat tubuhnya sedikit mengigil. Darah monster yang tewas itu mengotori pakaiannya, bercak darah lainnya terlihat mengotori pipi kanannya namun berusaha dibersihkan oleh Leah dengan kain putih.
Tiba-tiba dia terisak. Dia tidak mengucapkan apapun hanya menangis menundukkan kepalanya. Leah memeluk tubuh Priestess Nemma yang masih belia itu cukup erat. Mencoba membuatnya tenang ketika sang priestess mengatakan bahwa seharusnya dirinya tidak pergi dari kota Rachel.
Penduduk lain yang belum mengerti kerasnya dunia. Aku tidak bisa menyalahkan hal itu. Aku dapat menerkanya bahwa Nemma adalah Priestess yang mengabdikan dirinya selama hidupnya di kuil Freya. Seorang perawan yang tidak pernah tahu bahwa di luar dari berkat yang diberikan Dewi Freya sang Istri Odin pada dunia midgard, terdapat banyak hal mengerikan lain yang tidak dirinya ketahui. Dia hanya mengetahui kebaikan, penyembuhan, dan kemurahan hati ketika di luar sana kekejaman dan penindasan itu hidup dan mengerogoti mereka yang lemah yang meminta pertolongan.
“Katakan, Apa benar kamu mengincar sang priestess suci dengan senjata Blasphemy-mu itu?” ucap sang guard yang menenteng golok besar padaku yang telah berada bersama mereka.
Kami para pengembara dari Einbroch kini berada di tempat yang sama dengan kelompok asing ini. Senator terdiam tidak bicara hanya terus memandang sang priestess yang masih shock. Colt terlihat sibuk menjaga Winchester yang sedang bersandar di bebatuan besar.
“Ya benar aku mengincarnya dengan senjata api. Apa itu bermasalah?”
Sang guard yang mendengar perkataan jujur dariku meluapkan amarahnya dengan serta merta menarik golok yang ditentengnya lalu mengarahkannya lurus padaku. “Berani kau membahayakan priestess suci, aku tak akan segan memenggal kepalamu!”
“Melchior!!” Teriak Leah yang sedang memeluk Nemma. “Dapatkah kamu menjaga sikap?! Apa yang kau lakukan hanya membuat Priestess Nemma lebih ketakutan!”
“Jika kau ingin melukaiku, lakukanlah. Tindakan yang kulakukan sebelumnya adalah untuk menyelamatkan hidupnya dibandingkan harus melihatnya jatuh terlempar ke jurang.” Jawabku dengan dingin.
Keadaan menjadi panas namun sunyi untuk beberapa saat. Guard itu tidak berbicara tapi masih juga menatapku dengan penuh kebencian. “Kita seharusnya berterima kasih pada mereka Melchior, bukan mencerca mereka.” Leah berusaha menenangkan kondisi yang sedang terjadi saat ini.
Guard yang bernama Melchior itu perlahan menurunkan goloknya. “Aku mengerti, tapi aku tidak akan berterima kasih atas apa yang telah kau lakukan.” Dia lalu menyarungkannya kembali senjatanya pada scabbard yang tergantung di pinggangnya.
“Maaf bila menyela. Apakah kalian adalah utusan dari Republik Arunafeltz yang sedang menuju ke kerajaan midgard untuk prosesi pencalonan raja yang baru?” ujar Senator Scmidt berbicara pada para penduduk Arunafeltz itu.
Leah satu-satunya orang yang cukup tenang dan terlihat bersahabat, menjawab pertanyaan itu. “Benar, kami adalah duta dari Republik Arunafeltz yang dikirim untuk acara itu. Pope tidak bisa datang menuju midgard karena sakit. Karenanya kami membawa Priestess Nemma sebagai perwakilannya. Namun dalam perjalanan, kereta kami diserang oleh para perampok. Rekan-rekan kami tewas, hanya tinggal menyisakan kami berdua untuk melindungi sang priestess suci.”
Jadi mereka mengalami kejadian yang serupa dengan kami, ujarku dalam hati. Tapi itu memang suatu kebenaran bahwa di perbatasan republik dan kerajaan adalah zona merah para bandit yang bersembunyi untuk menyerang karavan pedagang. Salah satu alasan mengapa balon udara dibangun sebagai transportasi via udara adalah karena hal itu.
Senator mengangguk pelan. “Aku mengerti dengan apa yang terjadi pada kalian. Rombongan kami pun mengalami hal yang sama. Lihatlah gadis yang terbaring itu. Dia terluka ketika berusaha melindungiku.”
“Anda?” tanya heran Leah pada Senator.
“Maafkan aku yang tidak sopan karena belum memperkenalkan diri. Namaku adalah Scmidt aku adalah Senator Lighthalzen duta besar yang dikirim Republik Scwartzwald.”
“Scwartzwald…” Melchior memegang kembali gagang pedangnya setelah mendengar hal itu. Hal yang sama kulakukan pula dengan bersiap mengambil salah satu garrison yang tersimpan di holster belakang pinggangku, menunggu kemungkinan buruk yang akan terjadi.
Senator Scmidt mengangkat tangannya dan kemudian berbicara. “Bisakah kita semua tenang? Walaupun negara kita sedang dalam masalah, aku tidak ingin kita bertikai secara personal karena itu. kami datang ke rune midgard sama seperti kalian yang diundang oleh kerajaan. Kami tidak berniat untuk melakukan hal buruk.”
“Katakan itu pada para senatmu dan para pengusaha industri yang mencemari republik kami.” Geram Melchior.
“Cukup Melchior!!” Leah beranjak dari tempat duduknya melepaskan pelukannya pada Nemma. “Ini bukan saat yang tepat untuk saling bertikai. Bisakah kita semua sementara mengesampingkan masalah negara dan memikirkan apa yang terjadi pada rekan-rekan kita saat ini?”
Leah berupaya mendinginkan suasana. Ketika para pria seperti kami hendak mengobarkan perang, dia yang seorang wanita dapat berpikir lebih jernih dan tenang. Leah melirik Nemma yang sedang memandang Winchester yang terbaring. “Dia terluka?”
“Priestess Nemma?”
Nemma berdiri pelan dan kemudian berjalan mendekati Winchester. Leah hanya bisa melihat orang yang harus dia lindungi berjalan pergi seperti penasaran akan sesuatu.
Colt terpana melihat wajah cantik priestess itu untuk sejenak. “Dia terluka akibat panah yang mengenai kakinya.” Ucapnya agak terbata.
Priestess Nemma duduk pelan di samping Winchester, mengamatinya dan menyentuh dahi anak didikku itu menggunakan punggung telapak tangannya. Dia terlihat seperti mengerti akan sesuatu.
“Kamu bisa menyembuhkannya?” tanya Colt.
“Aku rasa…” Priestess Nemma menggerakan kedua lengannya ke atas luka yang di derita Winchester. Dia merenggangkan jari-jarinya seraya menunduk seperti sedang berdoa.
Tiba-tiba cahaya terang muncul pada luka itu. Dari percikan sinar yang kecil dan kemudian membesar perlahan lalu hilang lenyap begitu saja. Itu adalah magis penyembuhan. Kekuatan yang dimiliki priestess yang diberkati oleh para dewa dan dewi asgard.
Priestess adalah kelas penyembuhan. Seperti para alchemist yang juga meramu potion untuk pengobatan. Mereka dipercayai memiliki kemampuan untuk meminjam kekuatan rune cahaya. Suatu serpihan cahaya yang diciptakan valkyrie untuk membangkitkan para Einherjar yang tertidur.
Colt melihat Winchester perlahan membuka matanya. Dia tersenyum melihat rekannya telah kembali pulih. “Oh para dewa terima kasih.” Ucapnya begitu girang. “Terima kasih priestess kau telah menyembuhkan rekanku yang terluka.”
Nemma tersenyum kecil dan kemudian mengangguk pelan. Dia kemudian berdiri dan memandang ke arah kami yang sebelumnya sedang bertikai.
“Dapatkah kita pergi bersama menuju Aldebaran tanpa bertengkar?”
Leah tersenyum lega mendengar ucapan itu. Melchior pun menjauhkan tangannya dari pedang yang ada dipinggangnya. Wajah yang masih belia itu dan hati yang masih suci yang mungkin bisa kukatakan. Umur priestess dapat kuterka tidak jauh dengan umur kedua anak didikku ini. Tidak kusangka dia akan menangis terisak lalu kemudian bangkit menyembuhkan orang dan tersenyum pada akhirnya.
Priestess adalah kelas terpuji yang tidak republik kami miliki. Sekalipun mereka menggunakan kekuatan rune yang bagi kami seharusnya hanya boleh dipergunakan para Sage, tapi aku memberikan rasa hormatku pada mereka.
Tiga tahun yang lalu, para batalion tentara kerajaan juga squadron republik diselamatkan oleh mereka para Priest. Walaupun Arunafeltz tidak ingin ikut campur dengan kemungkinan terjadinya ragnarok pada tiga tahun yang lalu, tapi mereka mengirimkan para Priest dan Priestess Rachel untuk membantu kami di saat-saat terakhir.
Aku mengingat masa-masa ketika kami semua bersatu. Kerajaan Rune Midgard, Republic Scwartzwald , dan Republik Arunafeltz. Bukan atas nama negara masing-masing, tapi atas nama manusia.
*********
0
Kutip
Balas