- Beranda
- The Lounge
Kisah Anak Malang, 9 Tahun tak Berdaya dalam Ayunan
...
TS
kampuspeduli
Kisah Anak Malang, 9 Tahun tak Berdaya dalam Ayunan
Quote:

Ane minta
&
yah Gan, semoga menjadi perhatian Pemerintah & para dermawan yg ingin membantu
&
yah Gan, semoga menjadi perhatian Pemerintah & para dermawan yg ingin membantu Quote:

Quote:

Quote:




Quote:
Quote:
Mak Rasem(70 tahun) hari itu kembali pergi ke sawah untuk menjadi kuli tandur (buruh tanam padi). Ia merasakan sakit di bagian punggung dan pundaknya. Tapi ia tak punya pilihan lain kecuali tetap menjadi buruh serabutan di sawah untuk menyambung kehidupan keluarganya. Hal ini ia lakukan semenjak setahun silam, ketika pak ekek(70 tahun) suaminya terpaksa berhenti bekerja sebagai penjual kangkung keliling karena kedua matanya yang tiba-tiba buta.
selain bersama Pak Ekek, Mak Rasem tinggal bersama cucu kesayangannya, Yulia. Gadis sembilan tahun ini mulai tinggal bersama Mak Rasem sejak lima tahun lalu, setelah ibu dan ayahnya meninggal didera sakit paru-paru. Yulia datang saat itu dalam kondisi sakit dan kekurangan gizi. Lima tahun bergulir, tubuh mungil yulia tidak banyak berubah. Kini, usia Yulia sudah sembilan tahun, berat badannya hanya 5,2 kilogram. pergelangan tangannya nyaris sebesar satu jari tangan orang dewasa. Tubuhnya kecil, hanya terlihat tonjolan-tonjolan tulang di sana sini berbalut kulit. Ia tak bisa bicara, tak bisa juga bergerak aktif, hanya menghabiskan sepanjang hidupnya dalam sebuah ayunan bayi dari sebuah kain sarung tua.


Sore itu Mak Rasem bergegas pulang dari sawah, pikirannya kacau. Setibanya di rumah ia terkejut melihat darah keluar cukup banyak dari mulut yulia
. Dalam ketidak mengertiannya, ia panik. Mak Rasem membersihkan mulut Yulia. Dengan sedih iapun pergi ke toko obat, mak mersem menceritakan kondisi yulia, ia pun meminta izin untuk berhutang obat karena tak punya uang sepeserpun. Tapi naas, obat yang mak mersem minta tak ada di situ.
Mak Rasem bergegas pulang menemui yulia kembali, tak bisa ku bayangkan bagaimana perasaan mak Rasem saat itu, kalau saja aku jadi dia, mungkin sepanjang jalan pulang akan bercucuran air mata.
Beberapa hari kemudian datanglah seorang calon kepala desa menemui mereka dan memberikan bantuan untuk pengobatan yulia, tak besar, hanya 100rb rupah, tapi dengan uang itu alhamdulillah mak rasem biasa membawa yulia berobat ke seorang bidan. dari sana lah akhirnya proses pengobatan pun di mulai dan informasi tentang yulia mulai menyebar hingga ke telinga relawan Kampus Peduli.
Pada hari Sabtu, tanggal 16 februari 2013, 7 relawan Kampus Peduli kembali berangkat ke lokasi setelah sebulan sebelumnya datang untuk survey.
Agak kaget, rumah bilik kumuh itu kini sudah tak ada, berganti dengan rumah baru yang belum tuntas di bangun, Baru pondasi dan kerangkanya saja yang berdiri. Nampak mak Rasem, pak ekek dan yulia tengah berdiam di depan rumah tetangga yang juga terbuat dari bilik dan berlantai tanah.
dalam percakapan yang mengalir, Spontan Aku bertanya “mak, bagaimana perasaan emak sekarang?”.Mak Rasem pun menjawab “ kalo sedih ya pasti, emak suka ngelamun, bengong, kadang mikir ke depan nya akan bagaimana ya hidup emak, bagaimana kalau emak meninggal, siapa yang mau merawat yulia? Si kakek sudah tidak bisa melihat, ngasih susu aja suka salah ga ke mulut yulia.”
Kami lalu melanjutkan per berbincangan bertanya kabar tentang kondisi emak sekeluarga sekarang. Masya Allah, mereka sekarang bahkan tak memiliki sabun dan yang lain nya untuk mandi, pantas saja badan yulia terlihat kotor dan bau, terutama di bagian kepala. Kami pun membagi tim menjadi dua, 1 tim pergi ke kota untuk mebeli buah, susu, bubur bayi, perlengkapan mandi dan obat, sedangkan tim yang lain mencoba tertawa bersama menghibur mak Rasem sambil membantu menggunting kuku yulia yang panjang dan kotor.

di ayunan dengan kain butut seperti inilah selama 9 tahun yuliamenghabiskan waktunya..

mak rasemsaat berkisah tentang semua kejadian hidup yang di alami dia, suami dan cucu tercintanya

meski sambil tersenyum dan tertawa, tetap saja mak rasemtak bs menyembunyikan kepedihan hidup dari sorot mata dan raut wajah..

pak ekek, kini tak bisa lagi melihat, tak bisa lagi berjualan kangkung keliling kampung dengan sepedahnya..

selalu menetes air mata melihat foto ini
, semoga Allah mengangkat mereka pada derajat kemuliaan yang lebih tinggi, di dunia dan akhirat..

senyum dan celotehan penghibur inilah yang selalu mak rasemtujukan untuk yulia. hanya itu yang sekarang bisa ia berikan untuk membahagiakan cucunya

ini foto saat mak rasembilang "mak suka ngelamun, bengong, kadang mikir ke depan nya akan bagaimana ya hidup emak, bagaimana kalau emak meninggal, siapa yang mau merawat yulia? Si kakek sudah tidak bisa melihat, ngasih susu aja suka salah ga ke mulut yulia.”

di ayunan ini hampir iatak pernah bergerak, tak bisa juga berucap, hanya mata yang berputar kesana kemari..


selain bersama Pak Ekek, Mak Rasem tinggal bersama cucu kesayangannya, Yulia. Gadis sembilan tahun ini mulai tinggal bersama Mak Rasem sejak lima tahun lalu, setelah ibu dan ayahnya meninggal didera sakit paru-paru. Yulia datang saat itu dalam kondisi sakit dan kekurangan gizi. Lima tahun bergulir, tubuh mungil yulia tidak banyak berubah. Kini, usia Yulia sudah sembilan tahun, berat badannya hanya 5,2 kilogram. pergelangan tangannya nyaris sebesar satu jari tangan orang dewasa. Tubuhnya kecil, hanya terlihat tonjolan-tonjolan tulang di sana sini berbalut kulit. Ia tak bisa bicara, tak bisa juga bergerak aktif, hanya menghabiskan sepanjang hidupnya dalam sebuah ayunan bayi dari sebuah kain sarung tua.



Sore itu Mak Rasem bergegas pulang dari sawah, pikirannya kacau. Setibanya di rumah ia terkejut melihat darah keluar cukup banyak dari mulut yulia
. Dalam ketidak mengertiannya, ia panik. Mak Rasem membersihkan mulut Yulia. Dengan sedih iapun pergi ke toko obat, mak mersem menceritakan kondisi yulia, ia pun meminta izin untuk berhutang obat karena tak punya uang sepeserpun. Tapi naas, obat yang mak mersem minta tak ada di situ.Mak Rasem bergegas pulang menemui yulia kembali, tak bisa ku bayangkan bagaimana perasaan mak Rasem saat itu, kalau saja aku jadi dia, mungkin sepanjang jalan pulang akan bercucuran air mata.

Beberapa hari kemudian datanglah seorang calon kepala desa menemui mereka dan memberikan bantuan untuk pengobatan yulia, tak besar, hanya 100rb rupah, tapi dengan uang itu alhamdulillah mak rasem biasa membawa yulia berobat ke seorang bidan. dari sana lah akhirnya proses pengobatan pun di mulai dan informasi tentang yulia mulai menyebar hingga ke telinga relawan Kampus Peduli.

Pada hari Sabtu, tanggal 16 februari 2013, 7 relawan Kampus Peduli kembali berangkat ke lokasi setelah sebulan sebelumnya datang untuk survey.
Agak kaget, rumah bilik kumuh itu kini sudah tak ada, berganti dengan rumah baru yang belum tuntas di bangun, Baru pondasi dan kerangkanya saja yang berdiri. Nampak mak Rasem, pak ekek dan yulia tengah berdiam di depan rumah tetangga yang juga terbuat dari bilik dan berlantai tanah.
dalam percakapan yang mengalir, Spontan Aku bertanya “mak, bagaimana perasaan emak sekarang?”.Mak Rasem pun menjawab “ kalo sedih ya pasti, emak suka ngelamun, bengong, kadang mikir ke depan nya akan bagaimana ya hidup emak, bagaimana kalau emak meninggal, siapa yang mau merawat yulia? Si kakek sudah tidak bisa melihat, ngasih susu aja suka salah ga ke mulut yulia.”

Kami lalu melanjutkan per berbincangan bertanya kabar tentang kondisi emak sekeluarga sekarang. Masya Allah, mereka sekarang bahkan tak memiliki sabun dan yang lain nya untuk mandi, pantas saja badan yulia terlihat kotor dan bau, terutama di bagian kepala. Kami pun membagi tim menjadi dua, 1 tim pergi ke kota untuk mebeli buah, susu, bubur bayi, perlengkapan mandi dan obat, sedangkan tim yang lain mencoba tertawa bersama menghibur mak Rasem sambil membantu menggunting kuku yulia yang panjang dan kotor.
Quote:
mohon do'a, semoga misi bantuan Kampus Peduliuntuk keluarga ini tercapai, mereka terbantu dengan optimal..
rekening bantuan :
BNI 6248243664, a.n Mochammad Iqbal
Mandiri 1300010894791, a.n Mochammad Iqbal
BCA 7771155344 a.n Mochammad Iqbal
cp : syahri choirini 0877-2200-2556,
confirmasi transfer ke dean 085692111381
alamat mak rasem di kampung cukang galeuh RT 18/05, sindang sari, kutawaluya, karawang.





rekening bantuan :
BNI 6248243664, a.n Mochammad Iqbal
Mandiri 1300010894791, a.n Mochammad Iqbal
BCA 7771155344 a.n Mochammad Iqbal
cp : syahri choirini 0877-2200-2556,
confirmasi transfer ke dean 085692111381
alamat mak rasem di kampung cukang galeuh RT 18/05, sindang sari, kutawaluya, karawang.





Spoiler for kisah anak malang, 9 tahun tak Berdaya dalam Ayunan:

di ayunan dengan kain butut seperti inilah selama 9 tahun yuliamenghabiskan waktunya..
Spoiler for kisah anak malang, 9 tahun tak Berdaya dalam Ayunan:

mak rasemsaat berkisah tentang semua kejadian hidup yang di alami dia, suami dan cucu tercintanya
Spoiler for kisah anak malang, 9 tahun tak Berdaya dalam Ayunan:

meski sambil tersenyum dan tertawa, tetap saja mak rasemtak bs menyembunyikan kepedihan hidup dari sorot mata dan raut wajah..
Spoiler for kisah anak malang, 9 tahun tak Berdaya dalam Ayunan:

pak ekek, kini tak bisa lagi melihat, tak bisa lagi berjualan kangkung keliling kampung dengan sepedahnya..
Spoiler for kisah anak malang, 9 tahun tak Berdaya dalam Ayunan:

selalu menetes air mata melihat foto ini
, semoga Allah mengangkat mereka pada derajat kemuliaan yang lebih tinggi, di dunia dan akhirat..
Spoiler for kisah anak malang, 9 tahun tak Berdaya dalam Ayunan:

senyum dan celotehan penghibur inilah yang selalu mak rasemtujukan untuk yulia. hanya itu yang sekarang bisa ia berikan untuk membahagiakan cucunya
Spoiler for kisah anak malang, 9 tahun tak Berdaya dalam Ayunan:

ini foto saat mak rasembilang "mak suka ngelamun, bengong, kadang mikir ke depan nya akan bagaimana ya hidup emak, bagaimana kalau emak meninggal, siapa yang mau merawat yulia? Si kakek sudah tidak bisa melihat, ngasih susu aja suka salah ga ke mulut yulia.”
Spoiler for kisah anak malang, 9 tahun tak Berdaya dalam Ayunan:
Spoiler for kisah anak malang, 9 tahun tak Berdaya dalam Ayunan:

di ayunan ini hampir iatak pernah bergerak, tak bisa juga berucap, hanya mata yang berputar kesana kemari..


Quote:
mohon do'a, semoga misi bantuan Kampus Peduliuntuk keluarga ini tercapai, mereka terbantu dengan optimal..
rekening bantuan :
BNI 6248243664, a.n Mochammad Iqbal
Mandiri 1300010894791, a.n Mochammad Iqbal
BCA 7771155344 a.n Mochammad Iqbal
cp : syahri choirini 0877-2200-2556,
confirmasi transfer ke dean 085692111381
alamat mak rasem di kampung cukang galeuh RT 18/05, sindang sari, kutawaluya, karawang.





rekening bantuan :
BNI 6248243664, a.n Mochammad Iqbal
Mandiri 1300010894791, a.n Mochammad Iqbal
BCA 7771155344 a.n Mochammad Iqbal
cp : syahri choirini 0877-2200-2556,
confirmasi transfer ke dean 085692111381
alamat mak rasem di kampung cukang galeuh RT 18/05, sindang sari, kutawaluya, karawang.





UPDATEkisah tentang keluarga mereka #1
UPDATE kisah tentang keluarga mereka #2
UPDATE foto-foto keluarga mereka besrta relawan Kampus Peduli
UPDATE kisah tentang keluarga mereka #2
UPDATE foto-foto keluarga mereka besrta relawan Kampus Peduli
[CENTER]SUMBER[/CENTER]
Diubah oleh kampuspeduli 03-03-2013 02:10
0
14.1K
Kutip
238
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•107.1KAnggota
Tampilkan semua post
TS
kampuspeduli
#1
Membawa yulia ke Rumah Sakit, yukkkkk
Quote:
Terimakasih yang sebesar-besarnya untuk Agan&Aganwati yang baik hati 

Quote:
Original Posted By ekoyuono►Ane cuma bisa bantu duit ya gan, ni bntar lagi ane transfer seadanya gan,
ya ampun, itu pejabat daerahnya kemana ya ,
masak iya rakyatnya begitu gk ada bantuan
ya ampun, itu pejabat daerahnya kemana ya ,
masak iya rakyatnya begitu gk ada bantuan Quote:
Original Posted By lapaklucu►udah ane transfer ya gan .. sdikit sih ga banyak, tp smoga bisa membantu


<<UPDATE>>

bantuan logistik tahap 2 untuk membantu memulihkan gizi dan kebersihan keluarga mak rasem-yulia

selain logistik makanan, obat, alat mandi dan obat. pakaian serta perlengkapan ibadah seperti tasbih, mukena, daster, kerudung, baju koko, celana dan sarung pun di berikan untuk pendekatan awal agar terbiasa hidup bersih dan beribadah dengan lebih baik.. :Y)
Quote:
Quote:
gan, mohon do'a ya..
relawan Kampus Pedulihari ini akan ke rumah mak rasem bawa mereka bertiga ke Rumah Sakit. yulia kena gizi buruk dan paru2, mak rasem asam urat, pak ekek tiba2 buta. perkembangan nya nanti di infokan terus.." semangat berbagi gan, biar tambah berkah hidup kita




relawan Kampus Pedulihari ini akan ke rumah mak rasem bawa mereka bertiga ke Rumah Sakit. yulia kena gizi buruk dan paru2, mak rasem asam urat, pak ekek tiba2 buta. perkembangan nya nanti di infokan terus.." semangat berbagi gan, biar tambah berkah hidup kita





Quote:
alhamdulillah, kunjungan ke pasien yulia-mak rasem untuk yang ketiga kalinya telah rampung. besok yulia akan kembali di bawa ke RSUD karawang dan rencana akan di rujuk ke RSHS.
rumah baru mak rasem kembali di bangun, kunjungan tadi juga membawa santunan berupa sembako, perlengkapan mandi, perlengkapan ibadah, pakaian yulia-mak rasem-pak ekek dan beberapa obat2an dan makanan pelengkap gizi yulia..
beberapa solusi bagi masalah kehidupan keluarga inipun terdiskusikan panjang lebar dengan tokoh disana. alhamdulillah ..
terimakasih buat rekan2 dari KST yang sudah membantu..
rumah baru mak rasem kembali di bangun, kunjungan tadi juga membawa santunan berupa sembako, perlengkapan mandi, perlengkapan ibadah, pakaian yulia-mak rasem-pak ekek dan beberapa obat2an dan makanan pelengkap gizi yulia..
beberapa solusi bagi masalah kehidupan keluarga inipun terdiskusikan panjang lebar dengan tokoh disana. alhamdulillah ..
terimakasih buat rekan2 dari KST yang sudah membantu..

Quote:
perjalanan tadi di mulai dengan ketemu kang imam KST
, lalu setelah melewati proses tilang menilang yang berhasil di gagalkan
, kami akhirnya ketemu kang cecep. beliau salah satu aktifis sosial dsana, jaringan beliau luas
dengan bantuan kang acep kita dapet jalan pintas menuju rumah yulia, ternyata deket, berangkat dari lampu merah baypass, tertidur, eh bangun2 sudah sampe kampung yulia, cepet banget
sehari sebelumnya kang cecep ini sdh mengunjungi kampung yulia dan menyelesaikan beberapa hal (setelah baca notes kita ttg yulia).
tadi kita kasih bingkisan yg temen2 beli, kumpul dengan pak RW dll untuk diskusikan bantuan untuk keluarga ini baiknya apa. alhamdulillah semua siap bersinergi, bahagia deh jadinya, hehe..
besok pak RW bawa yulia sekeluarga ke dokter cecep (kepala puskesmas) lalu dengan mobil desa yulia akan d bawa k RSUD karawang, disana kang imam dan kang cecep siap menunggu buat beresin semua yg perlu di beresin, target bs dapet rujukan yulia biar bs d rawat di RSHS, kalo sdh d RSHS bs langsung d tangani karyawan kesehatan kita.
tadi sempet d bahas juga bantuan sumber penghidupan untuk keluarga yulia. semoga semuanya lancar ya.. hehe..
, lalu setelah melewati proses tilang menilang yang berhasil di gagalkan
, kami akhirnya ketemu kang cecep. beliau salah satu aktifis sosial dsana, jaringan beliau luas dengan bantuan kang acep kita dapet jalan pintas menuju rumah yulia, ternyata deket, berangkat dari lampu merah baypass, tertidur, eh bangun2 sudah sampe kampung yulia, cepet banget

sehari sebelumnya kang cecep ini sdh mengunjungi kampung yulia dan menyelesaikan beberapa hal (setelah baca notes kita ttg yulia).
tadi kita kasih bingkisan yg temen2 beli, kumpul dengan pak RW dll untuk diskusikan bantuan untuk keluarga ini baiknya apa. alhamdulillah semua siap bersinergi, bahagia deh jadinya, hehe..

besok pak RW bawa yulia sekeluarga ke dokter cecep (kepala puskesmas) lalu dengan mobil desa yulia akan d bawa k RSUD karawang, disana kang imam dan kang cecep siap menunggu buat beresin semua yg perlu di beresin, target bs dapet rujukan yulia biar bs d rawat di RSHS, kalo sdh d RSHS bs langsung d tangani karyawan kesehatan kita.

tadi sempet d bahas juga bantuan sumber penghidupan untuk keluarga yulia. semoga semuanya lancar ya.. hehe..

Quote:

bantuan logistik tahap 2 untuk membantu memulihkan gizi dan kebersihan keluarga mak rasem-yulia

selain logistik makanan, obat, alat mandi dan obat. pakaian serta perlengkapan ibadah seperti tasbih, mukena, daster, kerudung, baju koko, celana dan sarung pun di berikan untuk pendekatan awal agar terbiasa hidup bersih dan beribadah dengan lebih baik.. :Y)
Quote:
gan, yulia lagi d bawa dari RSUD karawang menuju RSHS, buat mulai pengobatan di RSHS, minta doanya yaaa semoga lancar pengobatannya 

Quote:
alhamdulillah..
mak rasem, yulia dan pak ekek sedang dalam perjalanan menuju bandung,
besok insya Allah akan di mulai proses pengobatan bagi yulia

mak rasem, yulia dan pak ekek sedang dalam perjalanan menuju bandung,
besok insya Allah akan di mulai proses pengobatan bagi yulia
Quote:
yulia, mak rasem dan pak ekek sdh d bandung. 2 minggu lagi pak ekek menjalani operasi mata, sedang yulia akan mulai pemeriksaan lagi di RSHS hari senin pagi. untuk sementara mereka tinggal di kosan dekat RSHS. berat badan nya sdh naik 0,5 kg gan sejak pertama di temukan..
Quote:
(yulia update)
dari jam 4 pagi relawan kampus peduli sudah mulai ngantri di loket pendaftaran RSHS. yulia pada awalnya di konsulkan ke bagian syaraf dan gizi.
di poli syaraf yulia menjalani pemeriksaan dari 3 orang dokter. dari hasil pemeriksaan dokter dan perbincangan dengan nenek yulia, kemungkinan yulia menderita 3 penyakit. pertama gizi buruk, kedua paru2 dan ketiga Cerebral Palsy (masalah perkembangan motorik, bagian kaki dan tangan tidak bisa bergerak sempurna).
penyakit yang berhubungan dengan gizi dan paru-paru bisa di sembuhkan, tapi kelainan cerebral palsy nya sudah tidak bisa/sulit di perbaiki lagi. sulit mendeteksi penyebab cerebral palsy nya yulia karena tidak ada informasi riwayat yulia ketika dalam kandungan atau ketika di lahirkan. seperti di ketahui sang nenek baru menerima yulia di usia 4 tahun dan sudah dalam kondisi seperti itu. tapi perkiraan dokter cerebral palsy yulia di sebabkan karena infeksi saat di kandungan atau ketika melahirkan dan tidak langsung di tangani.
dari poli syaraf yulia langsung menuju bagian anak untuk penanganan penyakitnya lebih lanjut terutama yang terkait dengan gizi. Seharusnya yulia langsung di rawat inap, tapi karena ruangan penuh maka proses rawat inap di tunda sampai ada ruangan yang kosong
dari jam 4 pagi relawan kampus peduli sudah mulai ngantri di loket pendaftaran RSHS. yulia pada awalnya di konsulkan ke bagian syaraf dan gizi.
di poli syaraf yulia menjalani pemeriksaan dari 3 orang dokter. dari hasil pemeriksaan dokter dan perbincangan dengan nenek yulia, kemungkinan yulia menderita 3 penyakit. pertama gizi buruk, kedua paru2 dan ketiga Cerebral Palsy (masalah perkembangan motorik, bagian kaki dan tangan tidak bisa bergerak sempurna).
penyakit yang berhubungan dengan gizi dan paru-paru bisa di sembuhkan, tapi kelainan cerebral palsy nya sudah tidak bisa/sulit di perbaiki lagi. sulit mendeteksi penyebab cerebral palsy nya yulia karena tidak ada informasi riwayat yulia ketika dalam kandungan atau ketika di lahirkan. seperti di ketahui sang nenek baru menerima yulia di usia 4 tahun dan sudah dalam kondisi seperti itu. tapi perkiraan dokter cerebral palsy yulia di sebabkan karena infeksi saat di kandungan atau ketika melahirkan dan tidak langsung di tangani.
dari poli syaraf yulia langsung menuju bagian anak untuk penanganan penyakitnya lebih lanjut terutama yang terkait dengan gizi. Seharusnya yulia langsung di rawat inap, tapi karena ruangan penuh maka proses rawat inap di tunda sampai ada ruangan yang kosong
Quote:
Update terbaru : alhamdulillah Yulia dan keluarga sekarang sudah ada di kosan dekat RSHS. Pak Ekek ( kakek Yulia ) akan operasi mata 2 minggu lagi. Yulia besok pagi periksa ke RSHS. Bantuan masih diterima. Bisa berupa : jaket, susu, biskuit, roti, milna, madu, popok anak, dll
Nuhun ya teman2 Kampus Peduli , serta teman2 yang sudah membantu Yulia dalam doa maupun dalam bentuk materi
insyaAllah, Allah yang akan membalas semua kebaikan teman2 :-D
salam 551 !!
Nuhun ya teman2 Kampus Peduli , serta teman2 yang sudah membantu Yulia dalam doa maupun dalam bentuk materi
insyaAllah, Allah yang akan membalas semua kebaikan teman2 :-D
salam 551 !!
Quote:
ada info baik : berat badan yulia naik menjadi 6 kg, bertambah 1 kg sejak bertemu dengan kampus peduli. alhamdulillah..
Quote:
kisah yulia di media :
okezonenews -- > http://news.okezone.com/read/2013/02...ita-gizi-buruk
lintas.me --> http://nasional.lintas.me/article/m....ita-gizi-buruk
sindikasinet --> http://sindikasi.net/warta/tolong-bo...ita-gizi-buruk
inagist --> http://inagist.com/all/306080465654280193/
detik --> baru wawancara, belum muncul.
semoga semakin banyak yang peduli, membantu dan terasah hatinya dengan ini..
okezonenews -- > http://news.okezone.com/read/2013/02...ita-gizi-buruk
lintas.me --> http://nasional.lintas.me/article/m....ita-gizi-buruk
sindikasinet --> http://sindikasi.net/warta/tolong-bo...ita-gizi-buruk
inagist --> http://inagist.com/all/306080465654280193/
detik --> baru wawancara, belum muncul.
semoga semakin banyak yang peduli, membantu dan terasah hatinya dengan ini..
Quote:
di detik..com ternyata sudah muncul 3 kali
--> [url]http://news.detik..com/bandung/read/2013/02/26/161054/2180232/486/yulia-bocah-gizi-buruk-ini-juga-alami-gangguan-motorik[/url]
--> [url]http://news.detik..com/bandung/kanal/486/berita[/url]
--> [url]http://news.detik..com/bandung/comment/2013/02/26/161054/2180232/486/yulia-bocah-gizi-buruk-ini-juga-alami-gangguan-motorik[/url]
--> [url]http://news.detik..com/bandung/read/2013/02/26/161054/2180232/486/yulia-bocah-gizi-buruk-ini-juga-alami-gangguan-motorik[/url]
--> [url]http://news.detik..com/bandung/kanal/486/berita[/url]
--> [url]http://news.detik..com/bandung/comment/2013/02/26/161054/2180232/486/yulia-bocah-gizi-buruk-ini-juga-alami-gangguan-motorik[/url]
Quote:
(yulia dan hani up date) :
yulia 9 th (gizi buruk, paru2, cerebral palsy dari karawang) pagi ini kembali menjalani pemeriksaan di RSHS, insya Allah mulai cek darah jam 9 pagi ini. jika tak ada halangan insya Allah langsung rawat inap..
hayu ramai2 jadi bagian dari ladang amal ini. baik dengan menyantuni, mengunjungi atau mendo'akan kebaikan mereka dengan tulus. barokallah..
yulia 9 th (gizi buruk, paru2, cerebral palsy dari karawang) pagi ini kembali menjalani pemeriksaan di RSHS, insya Allah mulai cek darah jam 9 pagi ini. jika tak ada halangan insya Allah langsung rawat inap..
hayu ramai2 jadi bagian dari ladang amal ini. baik dengan menyantuni, mengunjungi atau mendo'akan kebaikan mereka dengan tulus. barokallah..
Quote:
yulia sudah di rawat di ruang teratai RSHS. hari ini menjalani pemeriksaan darah. sedang neng hani sudah menjalani pemeriksaan darah dan kromosom juga. besok insya Allah mengambil hasil nya.
terimakasih banyak buat jajaran dokter dan perawat RSHS, terenyuh dengan kesigapan dan kesungguhan menangani yulia dan hani. optimal insya Allah..
terimakasih banyak buat jajaran dokter dan perawat RSHS, terenyuh dengan kesigapan dan kesungguhan menangani yulia dan hani. optimal insya Allah..
Quote:
(klarifikasi Yulia) :
kemarin muncul berita di salah satu TV swasta tentang yulia, di ceritakan bahwa (kurang lebih) RSHS melakukan penolakan terhadap yulia.
info nya perlu di luruskan.
sejak awal ke RSHS hari senin, RSHS memberikan pelayanan yang sigap dan sangat baik. mulai dari bagian pendaftaran, saat Kartu keluarga yulia tertinggal di karawang kepala pendaftaran sendiri yang mengurus dan kami di izinkan berobat. di bagian syaraf dan anak pun mereka melayani dengan baik. hingga hari ini.
hari senin memang seharusnya di rawat inap, tapi tak ada ruangan yang kosong, baru rabu pagi ini alhamdulillah yulia bs di tempatkan di ruangan dan mendapatkan pelayanan yang baik.
begitu pula dengan dinas kesehatan jawa barat, mereka memantau proses pengobatan dari (bahkan) karawang sampai saat ini dan membantu menyelesaikan permasalahan2 yang kami hadapi di lapangan..
tapi alhamdulillah, beritanya sudah di perbaiki di beberapa TV swasta melalui berita hari ini.
kemarin muncul berita di salah satu TV swasta tentang yulia, di ceritakan bahwa (kurang lebih) RSHS melakukan penolakan terhadap yulia.
info nya perlu di luruskan.
sejak awal ke RSHS hari senin, RSHS memberikan pelayanan yang sigap dan sangat baik. mulai dari bagian pendaftaran, saat Kartu keluarga yulia tertinggal di karawang kepala pendaftaran sendiri yang mengurus dan kami di izinkan berobat. di bagian syaraf dan anak pun mereka melayani dengan baik. hingga hari ini.
hari senin memang seharusnya di rawat inap, tapi tak ada ruangan yang kosong, baru rabu pagi ini alhamdulillah yulia bs di tempatkan di ruangan dan mendapatkan pelayanan yang baik.
begitu pula dengan dinas kesehatan jawa barat, mereka memantau proses pengobatan dari (bahkan) karawang sampai saat ini dan membantu menyelesaikan permasalahan2 yang kami hadapi di lapangan..
tapi alhamdulillah, beritanya sudah di perbaiki di beberapa TV swasta melalui berita hari ini.
Diubah oleh kampuspeduli 27-02-2013 20:24
0
Kutip
Balas
