- Beranda
- Sejarah & Xenology
Otto Skorzeny - The Most Dangerous Man in Europe
...
TS
shojogun
Otto Skorzeny - The Most Dangerous Man in Europe
Quote:
Otto Skorzeny

12 Juni 1908 - 5 Juli 1975
My knowledge of pain, learned with the sabre, taught me not to be afraid. And just as in dueling when you must concentrate on your enemy's cheek, so, too, in war. You cannot waste time on feinting and sidestepping. You must decide on your target and go in.
Otto Skorzeny

12 Juni 1908 - 5 Juli 1975
My knowledge of pain, learned with the sabre, taught me not to be afraid. And just as in dueling when you must concentrate on your enemy's cheek, so, too, in war. You cannot waste time on feinting and sidestepping. You must decide on your target and go in.
Otto Skorzeny
Perwira Waffen-SS legendaris, Otto Skorzeny adalah salah satu tokoh paling eksentrik di Perang Dunia II. Pria yang seakan haus ketegangan dan kecanduan akan bahaya ini memiliki karir militer yang dipenuhi intrik dan petualangan yang penuh resiko dan menuntut keberanian yang luar biasa.
Skorzeny adalah orang yang bertanggung jawab atas penyelamatan Benito Mussolini di sebuah penginapan di puncak gunung di Italia. Dia adalah orang yang berada di balik penculikan anak Miklos Horthy, yang mengakibatkan Raja Hungaria tersebut terpaksa menuruti keinginan Jerman. Dia adalah dalang di balik kekacauan internal pasukan Sekutu pada saat Penyerangan Ardennes. Dia adalah orang yang membuat komandan tertinggi Sekutu, Dwight D. Eisenhower tidak dapat beranjak dari markasnya di Versailles pada saat pekan Hari Natal tahun 1944 untuk menghindari pencobaan pembunuhan. Di akhir perang, Skorzeny menyerah kepada pihak Sekutu, hanya untuk melarikan diri beberapa tahun setelah penangkapannya.
Prestasinya sesudah Perang Dunia II mereda juga luar biasa. Dia menjual jasanya sebagai kontraktor perang kepada Amerika Serikat dan Uni Soviet semasa Perang Dingin. Dia bekerja sebagai penasehat untuk pemerintahan Peron di Argentina dan membuat organisasi khusus yang bertujuan membantu rekan sejawatnya saat Perang Dunia II dalam menghindari pengadilan militer. Dia juga dikabarkan memiliki koneksi khusus dengan IRA ( Irish Revolutionary Army ). Dia juga menciptakan sebuah organisasi paramiliter yang berkedok sebagai konsultan keamanan, yang sebenarnya adalah sebuah agensi untuk merekrut dan mengorganisir tentara bayaran demi membantu rezim - rezim fasis di seluruh dunia.
Berikut ini adalah sekelumit kisah dari seorang tentara bengis nan pemberani yang dijuluki "Pria Paling Berbahaya di Eropa."
Quote:
Diubah oleh what_a_joke 27-01-2013 21:30
0
152.5K
Kutip
785
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
6.6KThread•11.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
shojogun
#2
Quote:
III. Operation Oak - The Rescue of Il Duce
Adolf Hitler, yang sedang berada di Wolfsschanze atau Sarang Serigala, sebuah markas militer Jerman di Rastenburg, Prusia Timur mendapatkan berita yang membuatnya geram. Sekutunya, Benito Mussolini, Il Duce, diktator Italia, baru saja digulingkan oleh pengikutnya sendiri.
Rakyat Italia sudah jengah terhadap diktatornya yang megalomania. Dalam empat tahun, Italia kehilangan banyak putranya di medan perang dan wilayah jajahannya di Afrika Utara dan Afrika Timur. Sisilia, sebuah pulau yang cukup besar di selatan Italia akhirnya dikuasai oleh pihak Sekutu dan invasi Sekutu ke Italia pun tak terelakkan.
Pada tanggal 25 Juli 1943, beberapa minggu seusai Invasi Sekutu ke Sisilia, Dewan Agung Fasisme Italia berencana untuk menggulingkan Mussolini dan Pietro Badoglio terpilih untuk menggantikan posisinya sebagai kepala pemerintahan Italia. Mussolini sendiri pun ditangkap atas perintah Raja Victor Emmanuel III. Penggulingan Mussolini berjalan cepat dan tanpa pertumpahan darah.
Kejadian ini pun membuat Hitler cemas. Penangkapan Mussolini bisa saja mengakibatkan Italia memilih untuk berdamai atau bahkan berpihak pada lawan. Pihak Italia tahu bahwa Jerman akan mengirimkan pasukan khusus untuk menyelamatkan Mussolini, sehingga mereka menyembunyikan Mussolini dengan hati - hati dengan memindahkannya dari satu tempat ke tempat lain di Italia.
Hitler pun memanggil Skorzeny dan lima pemimpin pasukan khusus lain selain Skorzeny ke Sarang Serigala. Skorzeny yang belum pernah bertemu langsung dengan sang Fuhrer adalah perwira yang memiliki pangkat terrendah. Hitler pun menanyakan dua pertanyaan ke setiap dari mereka. Pertanyaan tersebut adalah:
1. Apakah kau familiar dengan Italia?
2. Bagaimana pendapatmu akan Italia?
Pertanyaan pertama dijawab Skorzeny dengan kata "Iya", karena di tahun 1935, dia pernah berbulan madu bersama istrinya di Italia. "Saya adalah orang Austria, Fuhrer," adalah jawaban atas pertanyaan kedua Hitler. Skorzeny tahu bahwa Hitler yang juga orang Austria tentu mengenal jelas permusuhan yang mendarah daging antara Austria dan Italia yang semakin parah saat Perang Dunia I.
Puas mendengar jawaban Skorzeny, Hitler membubarkan kelima perwira lain selain Skorzeny, lalu memberitahukan berita yang baru saja ia dapatkan kepada Skorzeny. Dia dan 502nd Jaeger Batallion pun ditugaskan untuk menyelamatkan Mussolini sebelum ia diserahkan kepada pihak Sekutu, bagaimanapun caranya.
Adolf Hitler, yang sedang berada di Wolfsschanze atau Sarang Serigala, sebuah markas militer Jerman di Rastenburg, Prusia Timur mendapatkan berita yang membuatnya geram. Sekutunya, Benito Mussolini, Il Duce, diktator Italia, baru saja digulingkan oleh pengikutnya sendiri.
Rakyat Italia sudah jengah terhadap diktatornya yang megalomania. Dalam empat tahun, Italia kehilangan banyak putranya di medan perang dan wilayah jajahannya di Afrika Utara dan Afrika Timur. Sisilia, sebuah pulau yang cukup besar di selatan Italia akhirnya dikuasai oleh pihak Sekutu dan invasi Sekutu ke Italia pun tak terelakkan.
Pada tanggal 25 Juli 1943, beberapa minggu seusai Invasi Sekutu ke Sisilia, Dewan Agung Fasisme Italia berencana untuk menggulingkan Mussolini dan Pietro Badoglio terpilih untuk menggantikan posisinya sebagai kepala pemerintahan Italia. Mussolini sendiri pun ditangkap atas perintah Raja Victor Emmanuel III. Penggulingan Mussolini berjalan cepat dan tanpa pertumpahan darah.
Kejadian ini pun membuat Hitler cemas. Penangkapan Mussolini bisa saja mengakibatkan Italia memilih untuk berdamai atau bahkan berpihak pada lawan. Pihak Italia tahu bahwa Jerman akan mengirimkan pasukan khusus untuk menyelamatkan Mussolini, sehingga mereka menyembunyikan Mussolini dengan hati - hati dengan memindahkannya dari satu tempat ke tempat lain di Italia.
Hitler pun memanggil Skorzeny dan lima pemimpin pasukan khusus lain selain Skorzeny ke Sarang Serigala. Skorzeny yang belum pernah bertemu langsung dengan sang Fuhrer adalah perwira yang memiliki pangkat terrendah. Hitler pun menanyakan dua pertanyaan ke setiap dari mereka. Pertanyaan tersebut adalah:
1. Apakah kau familiar dengan Italia?
2. Bagaimana pendapatmu akan Italia?
Pertanyaan pertama dijawab Skorzeny dengan kata "Iya", karena di tahun 1935, dia pernah berbulan madu bersama istrinya di Italia. "Saya adalah orang Austria, Fuhrer," adalah jawaban atas pertanyaan kedua Hitler. Skorzeny tahu bahwa Hitler yang juga orang Austria tentu mengenal jelas permusuhan yang mendarah daging antara Austria dan Italia yang semakin parah saat Perang Dunia I.
Puas mendengar jawaban Skorzeny, Hitler membubarkan kelima perwira lain selain Skorzeny, lalu memberitahukan berita yang baru saja ia dapatkan kepada Skorzeny. Dia dan 502nd Jaeger Batallion pun ditugaskan untuk menyelamatkan Mussolini sebelum ia diserahkan kepada pihak Sekutu, bagaimanapun caranya.
Diubah oleh what_a_joke 27-01-2013 14:51
0
Kutip
Balas