- Beranda
- The Lounge
5 tahapan jadi DOKTER
...
TS
minigana
5 tahapan jadi DOKTER

Spoiler for HT:
Alhamdulillah jadi HT. 

Terima kasih buat mimin n momod serta teman-teman Kaskuser semua ya.
oh ya, jgn lupa follow twitter ane ya,, bakal ada kultweet seputar kesehatan
@miniheal


Terima kasih buat mimin n momod serta teman-teman Kaskuser semua ya.

oh ya, jgn lupa follow twitter ane ya,, bakal ada kultweet seputar kesehatan
@minihealJadi DOKTER, profesi ini mungkin merupakan profesi yg banyak di cita2kan orang... karena ingin membantu orang lain, ingin menyalurkan sifat sosial, membahagiakan orang tua, ingin jadi kaya, atau sekedar buat gaya2an... itulah beberapa alasan yg saya temui saat bertanya kepada beberapa teman saya yg merupakan calon dokter.... namun ironisnya kebanyakan orang hanya mengetahui profesi dokter dari hal-hal positifnya saja (red : hal enak2nya saja), padahal banyak hal ‘SULIT’ yg harus ditempuh oleh seorang mahasiswa kedokteran untuk dapat menjadi seorang dokter.
Nah, sebelum agan2 siswa, saudara agan, keponakan atau anak2 agan masuk ke fakultas kedokteran (FK) sebaiknya agan harus tahu beberapa tahapan yg harus ditempuh seorang calon dokter sebelum jadi DOKTER.... cekidoott...
Nah, sebelum agan2 siswa, saudara agan, keponakan atau anak2 agan masuk ke fakultas kedokteran (FK) sebaiknya agan harus tahu beberapa tahapan yg harus ditempuh seorang calon dokter sebelum jadi DOKTER.... cekidoott...
Spoiler for Seleksi masuk FK:
1. Seleksi masuk FK

Proses seleksi masuk fakultas kedokteran tidak jauh berbeda dengan seleksi masuk ke fakultas lainnya,, yang berbeda biasanya hanya passing grade dan biaya awal/uang pembangunan (ada beragam istilahnya)...
Prosesnya sendiri ada yang melalui PBUD (penelusuran bibit unggul daerah), SNMPTN (seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri), jalur khusus, dll.
Nah yang perlu DIKETAHUI bersama, masuk FK itu tidak selalu harus bayar mahal,, karena biaya mahal itu hanya jika kita masuk FK melalui proses Jalur Khusus (kalau di tempat saya UNRI - Universitas Riau istilahnya Bina Lingkungan). Jika melalui proses Jalur Khusus biaya awal yang harus dibayar berkisar 60-200 juta. Namun jika melalui proses PBUD atau SNMPTN biaya awalnya hanya berkisar 10-20 juta.

Proses seleksi masuk fakultas kedokteran tidak jauh berbeda dengan seleksi masuk ke fakultas lainnya,, yang berbeda biasanya hanya passing grade dan biaya awal/uang pembangunan (ada beragam istilahnya)...
Prosesnya sendiri ada yang melalui PBUD (penelusuran bibit unggul daerah), SNMPTN (seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri), jalur khusus, dll.
Nah yang perlu DIKETAHUI bersama, masuk FK itu tidak selalu harus bayar mahal,, karena biaya mahal itu hanya jika kita masuk FK melalui proses Jalur Khusus (kalau di tempat saya UNRI - Universitas Riau istilahnya Bina Lingkungan). Jika melalui proses Jalur Khusus biaya awal yang harus dibayar berkisar 60-200 juta. Namun jika melalui proses PBUD atau SNMPTN biaya awalnya hanya berkisar 10-20 juta.
Spoiler for Kuliah Sarjana:
2. Kuliah Sarjana

Sistem perkuliahan di kedokteran saat ini menggunakan sistem KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi), saat kuliah nantinya calon2 dokter akan mengikuti kuliah pakar, tutorial, skill lab, praktikum, dan ujian.
Tutorial sendiri merupakan suatu metode belajar kelompok (10-15 mahasiswa) yang dibimbing oleh seorang tutor (dosen).
Skill lab merupakan simulasi keterampilan medis yang biasanya dipraktekkan dengan bantuan alat peraga (phantom) atau pasien simulasi. Contohnya skill ‘mengambil darah’, disini biasanya antara 2 orang mahasiswa kedokteran akan saling bertukar peran untuk mempelajari keterampilan ini. A mengambil darah B, dan kemudian sebaliknya.

Praktikum merupakan pelaksanaan keterampilan biomedis misalnya histologi, mikrobiologi, dan anatomi. Nah untuk anatomi seorang mahasiswa kedokteran harus mempelajari seorang Kadaver “mayat yang diawetkan” untuk dipelajari bentuk dan letak organ2 tubuhnya.
Kuliah sarjana kedokteran ini lamanya bervariasi, paling cepat 3,5 tahun.
Spoiler for Koas:
3. Profesi (Koas)
Setelah lulus sarjana (mendapat gelar S.Ked “sarjana kedokteran”), seorang calon dokter untuk mendapatkan titel dokter (dr.) nya harus melaksanakan profesi atau istilahnya menjadi seorang koas (istilah kerennya dokter muda). Proses ini merupakan proses yang tersulit dan paling berkesan bagi seorang dokter. Proses ini dilaksanakan di rumah sakit pendidikan selama minimal 1,5 tahun (untuk UNRI dilaksanakan di RSUD Arifin Achmad / RSUD AA). Tahap ini merupakan tahap pengaplikasian ilmu kedokteran yg telah dimiliki selama kuliah kepada pasien sebenarnya. Jadi pada tahap ini calon dokter sudah bertindak sebagai dokter namun masih di bawah pengawasan pembimbingnya.
Nah pada tahap ini, pada beberapa bagian tertentu seorang dokter muda akan melaksanakan Jaga Malam, misalnya di bagian IGD (gawat darurat) RSUD AA, jika kita mendapat giliran Jaga Malam, maka artinya kita harus bertugas di Rumah Sakit selama 32 jam, karena harus masuk Shift pagi (Jam 7 - 14.00), ditambah shift jaga (jam 14.00 - 7.00), plus kegiatan pagi besoknya lagi (jam 7 - 14.00). Kebayangkan gimana capeknya ??
Belum lagi saat menghadapi keluarga pasien yang cerewet, pasien yg memiliki sakit menular, serta pasien yang sakratul maut,, jadi gak selalu enak untuk jadi dokter itu gan... hehe
Spoiler for UKDI:
4. Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI)

Setelah menyelesaikan profesi, seorang dokter muda tadi akan di yudisium sebagai tanda sah mengenakan titel dokter (dr.), namun tidak sampai disitu, dokter tadi tidak bisa langsung bebas melaksanakan praktek kedokterannya, terlebih dahulu dokter tersebut harus mengikuti UKDI atau ujian kompetensi dokter indonesia,, ujian ini dilaksakan 4x setahun, dan serentak di seluruh indonesia, jadi sebagai standarisasi bahwa semua dokter dari FK manapun memiliki kompetensi minimal yang sama. Jadi UKDI ini ibarat UN (Ujian Nasional) nya lah kalau bagi anak SMA. UKDI ini terdiri dari ujian teori (disebut CBT) yang berjumlah 200 soal dan ujian praktek (disebut OSCE) yang terdiri dari 12 station. Biaya mengikuti UKDI ini juga cukup besar gan, Rp 1 juta/ujian per orang.
Jika lulus UKDI, dokter tadi akan diperbolehkan mengurus STR “surat tanda registrasi”, sebagai tanda dia sudah legal berpraktek di Indonesia. Nah jika belum lulus UKDI, dokter yg bersangkutan harus mengikuti lagi UKDI ini 3 bulan kemudian, dan tentunya harus membayar lagi gan biaya administrasinya.
updated : UKDI agan berganti dengan EXIT EXAM, dimana pelaksanaan dan pembiayaannya ditanggung oleh pihak kampus dan dilaksanakan pada tingkat akhir setelah selesai koas dan sebelum yudisium dokter. Sehingga tidak ada lagi dokter yang nasibnya tidak jelas (sudah dokter tapi tidak boleh praktek karena tidak lulus ujian kompetensi)

Setelah menyelesaikan profesi, seorang dokter muda tadi akan di yudisium sebagai tanda sah mengenakan titel dokter (dr.), namun tidak sampai disitu, dokter tadi tidak bisa langsung bebas melaksanakan praktek kedokterannya, terlebih dahulu dokter tersebut harus mengikuti UKDI atau ujian kompetensi dokter indonesia,, ujian ini dilaksakan 4x setahun, dan serentak di seluruh indonesia, jadi sebagai standarisasi bahwa semua dokter dari FK manapun memiliki kompetensi minimal yang sama. Jadi UKDI ini ibarat UN (Ujian Nasional) nya lah kalau bagi anak SMA. UKDI ini terdiri dari ujian teori (disebut CBT) yang berjumlah 200 soal dan ujian praktek (disebut OSCE) yang terdiri dari 12 station. Biaya mengikuti UKDI ini juga cukup besar gan, Rp 1 juta/ujian per orang.
Jika lulus UKDI, dokter tadi akan diperbolehkan mengurus STR “surat tanda registrasi”, sebagai tanda dia sudah legal berpraktek di Indonesia. Nah jika belum lulus UKDI, dokter yg bersangkutan harus mengikuti lagi UKDI ini 3 bulan kemudian, dan tentunya harus membayar lagi gan biaya administrasinya.
updated : UKDI agan berganti dengan EXIT EXAM, dimana pelaksanaan dan pembiayaannya ditanggung oleh pihak kampus dan dilaksanakan pada tingkat akhir setelah selesai koas dan sebelum yudisium dokter. Sehingga tidak ada lagi dokter yang nasibnya tidak jelas (sudah dokter tapi tidak boleh praktek karena tidak lulus ujian kompetensi)
Spoiler for Internship:
5. Internship

Yang kelima ini merupakan program baru bagi dokter lulusan sistem KBK, jadi setelah mendapat STR, walaupun sudah diperbolehkan melaksanakan praktek kedokteran dengan mandiri, tempat melaksanakan prakteknya masih dibatasi. Kita belum diperbolehkan membuka praktek pribadi, dokter internship hanya diperbolehkan melaksanakan praktek pada wahana tempat dia mendapat SIP (Surat Izin Praktek) Intersnhip. Program ini wajib diikuti selama minimal 1 tahun. Wahana pelaksanaan internship ini pun terbatas pada Rumah Sakit tipe C (kabupaten) dan Puskesmas se – Indonesia. Jadi dokter baru tadi harus bersedia diletakkan dimana saja di wilayah Indonesia.
Namun yg jadi perhatian adalah masalah insentifnya, berdasarkan Peraturannya dokter Internship hanya mendapat bantuan hidup sebesar 1,2 juta/bulannya. Dan alhamdulillah, TS sendiri juga sudah melewati tahapan ke 5 ini gan
....
updated : gaji internship sekarang sudah naik gan, jadi 2,5 juta/bulan, semoga ke depan tambah layak lagi

Yang kelima ini merupakan program baru bagi dokter lulusan sistem KBK, jadi setelah mendapat STR, walaupun sudah diperbolehkan melaksanakan praktek kedokteran dengan mandiri, tempat melaksanakan prakteknya masih dibatasi. Kita belum diperbolehkan membuka praktek pribadi, dokter internship hanya diperbolehkan melaksanakan praktek pada wahana tempat dia mendapat SIP (Surat Izin Praktek) Intersnhip. Program ini wajib diikuti selama minimal 1 tahun. Wahana pelaksanaan internship ini pun terbatas pada Rumah Sakit tipe C (kabupaten) dan Puskesmas se – Indonesia. Jadi dokter baru tadi harus bersedia diletakkan dimana saja di wilayah Indonesia.
Namun yg jadi perhatian adalah masalah insentifnya, berdasarkan Peraturannya dokter Internship hanya mendapat bantuan hidup sebesar 1,2 juta/bulannya. Dan alhamdulillah, TS sendiri juga sudah melewati tahapan ke 5 ini gan
....updated : gaji internship sekarang sudah naik gan, jadi 2,5 juta/bulan, semoga ke depan tambah layak lagi

Nah itu dia gan beberapa tahapan yang harus dilewati seorang Dokter...
Melalui ini TS tidak bermaksud menakut2i agan yang mau menjadi Dokter, tapi cuma sekedar memberi tahu bahwa jangan hanya beranggapan enaknya saja untuk menjadi dokter, dan jangan juga menjadi dokter karena hanya ingin jadi kaya. Kalo mau kaya ya jadi pengusaha aja gan. Karena Dokter merupakan pekerjaan sosial, yang lebih mendahulukan harkat hidup insani daripada sebuah materi.
TS juga berpesan bagi agan2 yang memiliki ekonomi kurang mampu namun benar2 ingin menjadi seorang Dokter, jangan takut masuk Fakultas Kedokteran, karena seperti yang saya katakan di awal2 tadi bahwa Isu “hanya orang kaya yang bisa masuk FK” itu tidak sepenuhnya benar, karena saya sendiri pun berasal dari keluarga yang sederhana,, sebagai gambaran di saat saya kuliah di FK UNRI dulu biaya SPP hanya Rp 1,6 juta/semester. Dan jika agan berprestasi banyak tawaran Beasiswa yang bisa agan dapatkan nanti saat kuliah.
Spoiler for UPDATE:
Ringkasnya gini gan, minimal waktu yang dibutuhkan buat seorang dokter agar dia bisa buka praktek pribadi itu :::
- kuliah = 7 semester / 3,5 tahun
- koas = 3 semester / 1,5 tahun
- UKDI + ngurus administrasi = 4 bulan
- Dokter internship = 1 tahun
TOTAL WAKTU MINIMAL = 6 tahun 4 bulan
- kuliah = 7 semester / 3,5 tahun
- koas = 3 semester / 1,5 tahun
- UKDI + ngurus administrasi = 4 bulan
- Dokter internship = 1 tahun
TOTAL WAKTU MINIMAL = 6 tahun 4 bulan
Quote:
Original Posted By minigana►

Spoiler for UPDATE 2 :
Update 2 >> karena ada beberapa agan yg minta dituliskan mengenai gambaran biaya di FK..
Sebenarnya ini tergantung agan kuliah di FK mana... kalau ane sendiri dulu di FK UNRI (Univ. Riau) ::
- uang pembangunan = 15 juta (tergantung jalur masuknya,, ane masuk lewat SPMB (*istilah dulu))
- uang SPP/semester = 1,6 juta (agan cuma bayar uang SPP aja setiap semesternya,, gak ada yg lain2 lagi)
- uang buku = sekitar 1 juta (tidak harus beli,, karena di FK sendiri ada perpustakaan ataupun ebook kedokteran yg bisa kita download di Internet dengan gratis)
- jas praktikum & koas = 600 ribu
- alat2 kedokteran = min. 200 ribu (tergantung merek,, untuk merek biasa 200 ribu sudah cukup)
- laptop = 1,6 juta --- 10 juta (tergantung agan mau beli tipe apa,, bagi mahasiswa FK, laptop itu merupakan peralatan yg paling penting krn banyak tugas yg harus dikerjakan)
- biaya hidup = tergantung agan masing2,, bagi agan yg mau merantau ke Riau, disini rata2 biaya hidup yg dibutuhkan (kos+makan+dll) anggaran 1 juta/bulan.
Sebenarnya ini tergantung agan kuliah di FK mana... kalau ane sendiri dulu di FK UNRI (Univ. Riau) ::
- uang pembangunan = 15 juta (tergantung jalur masuknya,, ane masuk lewat SPMB (*istilah dulu))
- uang SPP/semester = 1,6 juta (agan cuma bayar uang SPP aja setiap semesternya,, gak ada yg lain2 lagi)
- uang buku = sekitar 1 juta (tidak harus beli,, karena di FK sendiri ada perpustakaan ataupun ebook kedokteran yg bisa kita download di Internet dengan gratis)
- jas praktikum & koas = 600 ribu
- alat2 kedokteran = min. 200 ribu (tergantung merek,, untuk merek biasa 200 ribu sudah cukup)
- laptop = 1,6 juta --- 10 juta (tergantung agan mau beli tipe apa,, bagi mahasiswa FK, laptop itu merupakan peralatan yg paling penting krn banyak tugas yg harus dikerjakan)
- biaya hidup = tergantung agan masing2,, bagi agan yg mau merantau ke Riau, disini rata2 biaya hidup yg dibutuhkan (kos+makan+dll) anggaran 1 juta/bulan.
Spoiler for UPDATE 3 :
Updated 3 >> ini ane baru dapat info gan, untuk tahun 2013 karena ada peraturan baru dari Pemerintah mengenai uang kuliah.... sekarang kita memakai istilah UKT (uang kuliah tunggal)... jadi mahasiswa cukup membayar biaya kuliah aja.... gak ada pungutan lain,, kyk uang pembangunan dll... cuma efeknya SPP nya jadi naik.... untuk kedokteran UNRI jadi 13,5 juta/semester gan....

dan sistem UKT ini memakai 5 tingkat.... yang 13,5 juta/semester itu tingkat paling tingginya.... kalo ekonomi ortunya kurang mampu bisa dikenakan tingkat yg lebih rendah... jadi seperti subsidi silang gan..... CMIIW....
Spoiler for footnote:
Diubah oleh minigana 07-05-2014 13:59
0
447.8K
Kutip
2.7K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
minigana
#1
Continues.....
Spoiler for tambahan agan2 sejawat:
Quote:
Original Posted By mrbusybody►Gan taro atas dong, ini penting menurut ane, setau ane belum dibahas
Skrg kl mau jadi dokter harus jalanin kuliah lg kl mau praktek mandiri. Jd kl nanti udah beres internship, terserah agan mau lanjut spesialis biasa atau spesialis layanan primer (yg skrg dinamakan dokter umum) selama 2 tahun, baru boleh praktik mandiri. Selama belum ambil spesialis itu, kita praktek dgn adanya supervisi dari dokter lainnya yg sudah ditunjuk.
Jadi? Makin lama dah gan mau jadi dokter, 8tahun
Belum lagi, SJSN akan diberlakukan. Gaji dokter lebih kecil dari gaji supir busway
JANGAN JADI DOKTER KALO BUKAN MAU MENGABDI GAN
Skrg kl mau jadi dokter harus jalanin kuliah lg kl mau praktek mandiri. Jd kl nanti udah beres internship, terserah agan mau lanjut spesialis biasa atau spesialis layanan primer (yg skrg dinamakan dokter umum) selama 2 tahun, baru boleh praktik mandiri. Selama belum ambil spesialis itu, kita praktek dgn adanya supervisi dari dokter lainnya yg sudah ditunjuk.
Jadi? Makin lama dah gan mau jadi dokter, 8tahun
Belum lagi, SJSN akan diberlakukan. Gaji dokter lebih kecil dari gaji supir busway

JANGAN JADI DOKTER KALO BUKAN MAU MENGABDI GAN

Quote:
Original Posted By bluerie8989►weeew,,,ada juga tread seperti ini..hihihi
harusnya tambahin gan :
pas coass itu biasanya dimulai dengan follow up alias meriksa pasien (sebelum resident dan konsulennya meriksa)biasanya mulai malah jam set 5 pagi (kebayang kan klo abis jaga semaleman gimana tewasnya kita,,hihihihi,,,apalagi jaga 2 hari 2 malem)
trus kadang plg sore krn ngeberesin status bangsal atau bimbingan atau ngejar-ngejar konsulan buat dapet tanda tangan dan nilai ujian,
belum lagi pas jaga klo dapet perawat atau resident yg reseee nya setengah mati,,yah tapi itulah jalan jd dokter, sering sedih sih liat buaaanyak banget kaskuser yg nyerang profesi dokter dengan alasan yg sklh d fk itu anak orang kaya,pake duit doang,shingga banyak mall praktek lah,,pdahal di kampus ane gk gitu,,70% itu malah orang biasa aja,,makan aja masih di burjo,,ke rsud aja jalan kaki (termasuk ane,,hehehe)
klo untuk internship ama ukdi ane belom ngalamin,,baru mau berjuang buat ukdi,,
maaf ya curcol dikit,,sekalian mengenang masa-masa percoassan dlu
harusnya tambahin gan :
pas coass itu biasanya dimulai dengan follow up alias meriksa pasien (sebelum resident dan konsulennya meriksa)biasanya mulai malah jam set 5 pagi (kebayang kan klo abis jaga semaleman gimana tewasnya kita,,hihihihi,,,apalagi jaga 2 hari 2 malem)
trus kadang plg sore krn ngeberesin status bangsal atau bimbingan atau ngejar-ngejar konsulan buat dapet tanda tangan dan nilai ujian,
belum lagi pas jaga klo dapet perawat atau resident yg reseee nya setengah mati,,yah tapi itulah jalan jd dokter, sering sedih sih liat buaaanyak banget kaskuser yg nyerang profesi dokter dengan alasan yg sklh d fk itu anak orang kaya,pake duit doang,shingga banyak mall praktek lah,,pdahal di kampus ane gk gitu,,70% itu malah orang biasa aja,,makan aja masih di burjo,,ke rsud aja jalan kaki (termasuk ane,,hehehe)
klo untuk internship ama ukdi ane belom ngalamin,,baru mau berjuang buat ukdi,,
maaf ya curcol dikit,,sekalian mengenang masa-masa percoassan dlu
Quote:
Original Posted By Prodai►haha.. nice thread gan..
ane juga dari fk provinsi tetangga ente nih, Padang..
sekarang lg berjuang buat UKDI 16 Februari besok, masih aj buka kaskus ampe sekarang
klo yg ane rassain sih, sampe sekarang belum kerasa enakny jadi dokter gan.. semua susah, musti UKDI lah, internship lah.. internship apalagi, kerja setahun, gajinya cuman 1.2jt per bulan, di tempat ane malahan gajinya turun sekali 3 bulan, merana ga tuh?
curhat dikit nih, sempat nyesel ane masuk fk, kenapa dulu ga masuk STAN aj yak? adek ane aj lulusan STAN sekarang udah mapan dia
yg paling berkesan y koas nya gan, istilah kami nya "marasai"
tergantung faktor lucky bgt, ato istilahny t4 kami "sisiak".. klo pas jaga malam ada yg punya aura pembawa pasien, wah, bakalan "baralek" semalaman, tp klo ada yg aura penolak mah, bisa tidur ampe pagi..
ane pernah jaga malam, di interne gan, pas bulan puasa taon kemaren, jaga di HCU nih, dalam semalem pasien masuk ampe 24 orang, pasien ane sendiri yg meninggal 6 orang, belum lagi kita puasa siangnya, besokny dapat tidur semalam di kos, lusanya udah jaga lagi
tapi ane boleh bilang, semua capek dan susah payah ane jaga malam tu rasanya menguap, terbayar tuntas ketika ada pasien yg mo pulang paginya, nyari ane cuman buat bilang,"dok, saya udah sembuh, udah diijinin pulang.. makasih ya dok..", wah, rasany ga bisa dilukiskan kata-kata deh..
sekarang mo UKDI nih, lg berjuang ama temen2 juga, tuker2an soal ama sejawat2 dari fk laen, bahas2 soal, pas agan juga gitu kan? hehe.. cuman sialny ane UKDI taon sekarang ada OSCE nih.. ntah gimana ntar, sekarang ane fokus CBT dulu.. doain kami y gan yak..
ane juga dari fk provinsi tetangga ente nih, Padang..
sekarang lg berjuang buat UKDI 16 Februari besok, masih aj buka kaskus ampe sekarang

klo yg ane rassain sih, sampe sekarang belum kerasa enakny jadi dokter gan.. semua susah, musti UKDI lah, internship lah.. internship apalagi, kerja setahun, gajinya cuman 1.2jt per bulan, di tempat ane malahan gajinya turun sekali 3 bulan, merana ga tuh?
curhat dikit nih, sempat nyesel ane masuk fk, kenapa dulu ga masuk STAN aj yak? adek ane aj lulusan STAN sekarang udah mapan dia

yg paling berkesan y koas nya gan, istilah kami nya "marasai"

tergantung faktor lucky bgt, ato istilahny t4 kami "sisiak".. klo pas jaga malam ada yg punya aura pembawa pasien, wah, bakalan "baralek" semalaman, tp klo ada yg aura penolak mah, bisa tidur ampe pagi..
ane pernah jaga malam, di interne gan, pas bulan puasa taon kemaren, jaga di HCU nih, dalam semalem pasien masuk ampe 24 orang, pasien ane sendiri yg meninggal 6 orang, belum lagi kita puasa siangnya, besokny dapat tidur semalam di kos, lusanya udah jaga lagi

tapi ane boleh bilang, semua capek dan susah payah ane jaga malam tu rasanya menguap, terbayar tuntas ketika ada pasien yg mo pulang paginya, nyari ane cuman buat bilang,"dok, saya udah sembuh, udah diijinin pulang.. makasih ya dok..", wah, rasany ga bisa dilukiskan kata-kata deh..

sekarang mo UKDI nih, lg berjuang ama temen2 juga, tuker2an soal ama sejawat2 dari fk laen, bahas2 soal, pas agan juga gitu kan? hehe.. cuman sialny ane UKDI taon sekarang ada OSCE nih.. ntah gimana ntar, sekarang ane fokus CBT dulu.. doain kami y gan yak..

Quote:
Original Posted By muscarinic►perlu dicatat terutama buat adik2 SMA yang mau masuk FK jadi dokter itu ga gampang, siap2 ga tidur ya kalo koass di stase besar seperti bedah, anak, obgyn dan interna..oiya bagian kecil seperti anestesi juga perlu kopi sepanjang malam hahaha
mungkin masa kuliah adalah masa yang paling menyenangkan karena masih bisa SEDIKIT santai..kalo udah koass??mungkin diatas ane dah banyak yg share pengalaman pribadinya
oiya, perlu diketahui juga, jadi dokter itu ga perlu otak yang super pintar, yang diperlukan rajin dan attitude alias sopan santun harus tinggi, ada banyak koass yang di abisin ma konsulen bahkan perawat gara2 ga punya attitude
mungkin masa kuliah adalah masa yang paling menyenangkan karena masih bisa SEDIKIT santai..kalo udah koass??mungkin diatas ane dah banyak yg share pengalaman pribadinya
oiya, perlu diketahui juga, jadi dokter itu ga perlu otak yang super pintar, yang diperlukan rajin dan attitude alias sopan santun harus tinggi, ada banyak koass yang di abisin ma konsulen bahkan perawat gara2 ga punya attitude

Quote:
Original Posted By bidun27►Tetap semangat gan. Ane udah ngalamin itu semua tahapan tp dulu blm ada UKDI n internship. abis itu jadi dokter jaga klinik 24 jam (miris jg penghasilannya)。 dokter ptt ke daerah terpencil dg gaji kecil jg gan. Alhamdulillah bisa PPDS beasiswa depkes,kalo biaya sendiri ane gak kan sanggup gan,blm lg ada istri. jadi buat yg pas2an jgn patah semangat pasti ada jalan menempuh cita2.
Buat yg mau sekolah kedokteran inget yee ini sekolah seumur idup tanpa shortcut
Buat yg mau sekolah kedokteran inget yee ini sekolah seumur idup tanpa shortcut
Quote:
Original Posted By ianfandi►Wah, senang ada yang bikin trit soal perjuangan sesama TS

Iya gan, org2 kebanyakan ngejudge n nilai pas kondisi yg udah keliatan 'enak' nya aja..
Kebanyakan malah ga tau perjuangan n susah payah apa aja yg udah dialami dokter buat jadi dia yg di posisi sekarang..
Ane dari FK provinsi tetangga agan di Padang
Kalo ada yg bilang mahal bgt biaya di FK itu ga sepenuhnya bener..
Ane aja masuk biayanya kurang dari 2 juta, semesteran cuma 500 ribu..
Alhamdulillah ane udah kelar internship pertengahan tahun lalu..
Kalo mengenang2 kembali masa2 perjuangan, kadang sedih, ada lucunya, gembira, deg2an, lengkap deh semua..
Dan itu semuanya ga terasa berat karena dijalani bersama2 tmn sejawat semua yg senasib sepenanggungan..
Salam TS

Iya gan, org2 kebanyakan ngejudge n nilai pas kondisi yg udah keliatan 'enak' nya aja..
Kebanyakan malah ga tau perjuangan n susah payah apa aja yg udah dialami dokter buat jadi dia yg di posisi sekarang..
Ane dari FK provinsi tetangga agan di Padang

Kalo ada yg bilang mahal bgt biaya di FK itu ga sepenuhnya bener..
Ane aja masuk biayanya kurang dari 2 juta, semesteran cuma 500 ribu..

Alhamdulillah ane udah kelar internship pertengahan tahun lalu..
Kalo mengenang2 kembali masa2 perjuangan, kadang sedih, ada lucunya, gembira, deg2an, lengkap deh semua..
Dan itu semuanya ga terasa berat karena dijalani bersama2 tmn sejawat semua yg senasib sepenanggungan..
Salam TS

Quote:
Original Posted By bowokun►update gan dari aceh,ane unsyiah 06, spp ane murah gan regular cuma 1,8 jt, uang pembngunan cuma 1 juta waktu awal masuk doang, dan g da uang laenny gan smpe selesai jd dokter, beda bgt klo jalur madri,tu byarny 90 jt plus spp persmester 4 juta, ni ane lg internship bln ke 5 d aceh tengah. tambahn gan skrng tmbh 1 lagi proses, yaitu osce nasional, tu kayak ujian praktek,yg anak FK pasti atu gmna tu osce, ujianny lebih seram dari spmb ato ukdi,klo yg demam panggung bisa gemetran, tu si yg d alamin kawan2 ane. oya gan,tau forum anak intrnship g gan, seru tu cerita gmana keadaan intrnship, d aceh gan ada t4 yg uang jaga malam j g ada, malah masih d suruh bikin refrat, nyebelin bgt, tp klo t4 ane msih dapet uang jaga malam m jasa medis,lumayan gan buat tmbahan jatah hidup yg 1,2 juta tu
Quote:
Original Posted By aroseinthewind►tambah gan, lumayan buat studi banding 
ane fk unpad, masih tuyul gan preklinik semester 3
mau bandingin sama biaya disini ya gan
uang pembangunan (uang masuk gitu lah yg bayar sekali doang): 4 juta, disamaratakan untuk setiap fakultas di unpad gan, ane masuknya alhamdulillah jalur snmptn
uang semester: 2 juta, dikalikan 7 semester, jadi 14 juta+4 juta sampe sarjana
itu biaya kuliah gan. kemaren ane beli alat kesehatan ke temen ane, kebetulan om-nya supplier alkes gitu, belinya sekitar 1.1 jutaan gan, gasampe 1.5 juta. udh lumayan dapet stetoskop yg littmann, sfigmo, thermometer, tongue spaltel, hammer reflex, penlight, glove 1 kotak, masker 1 kotak.
kalo buku memang tergantung orang, kalo modal banyak ya bisa beli banyak, kalo kayak ane yg biasa2 aja campur sih gan ada yg beli bukunya ada yg ebook aja udh cukup. belum lagi disekitaran unpad jatinangor banyak bgt fotokopian yg jual buku2 kedokteran fotokopi. lumayan jauh banget ngiritnya. buku asli bisa 1jutaan disitu bisa cuma 100ribuan. jadi ane sering da beli buku fotokopian aja.
udah itu aja gan biaya di unpad sampe s.ked
kalo biaya hidup, sebulan ane dikasih ibu 1.5 juta, itu lebih banget kok gan. sebenernya pake uangnya 8ratus ribu aja juga udh cukup untuk kebutuhan primer. sisanya ya berhubung ane perempuan, dipake beli baju
abisnya kata ibu gapapa gan kalo beli baju, namanya juga perempuan ceunah

ane fk unpad, masih tuyul gan preklinik semester 3

mau bandingin sama biaya disini ya gan

uang pembangunan (uang masuk gitu lah yg bayar sekali doang): 4 juta, disamaratakan untuk setiap fakultas di unpad gan, ane masuknya alhamdulillah jalur snmptn
uang semester: 2 juta, dikalikan 7 semester, jadi 14 juta+4 juta sampe sarjana
itu biaya kuliah gan. kemaren ane beli alat kesehatan ke temen ane, kebetulan om-nya supplier alkes gitu, belinya sekitar 1.1 jutaan gan, gasampe 1.5 juta. udh lumayan dapet stetoskop yg littmann, sfigmo, thermometer, tongue spaltel, hammer reflex, penlight, glove 1 kotak, masker 1 kotak.
kalo buku memang tergantung orang, kalo modal banyak ya bisa beli banyak, kalo kayak ane yg biasa2 aja campur sih gan ada yg beli bukunya ada yg ebook aja udh cukup. belum lagi disekitaran unpad jatinangor banyak bgt fotokopian yg jual buku2 kedokteran fotokopi. lumayan jauh banget ngiritnya. buku asli bisa 1jutaan disitu bisa cuma 100ribuan. jadi ane sering da beli buku fotokopian aja.
udah itu aja gan biaya di unpad sampe s.ked
kalo biaya hidup, sebulan ane dikasih ibu 1.5 juta, itu lebih banget kok gan. sebenernya pake uangnya 8ratus ribu aja juga udh cukup untuk kebutuhan primer. sisanya ya berhubung ane perempuan, dipake beli baju

abisnya kata ibu gapapa gan kalo beli baju, namanya juga perempuan ceunah

Quote:
Original Posted By notemptation►ada juga trit nya 
ane baru semester 4 di fkua gan
mo nambahin juga, kata agan kan waktu yg dibutuhin untuk jadi dokter itu 6 th 4 bulan. itu buat yg lancar2 aja pendidikannya gan
kalo ada yg gak lulus blok, ya makin lama lulusnya
doain ane lancar aja ya

ane baru semester 4 di fkua gan
mo nambahin juga, kata agan kan waktu yg dibutuhin untuk jadi dokter itu 6 th 4 bulan. itu buat yg lancar2 aja pendidikannya gan
kalo ada yg gak lulus blok, ya makin lama lulusnya
doain ane lancar aja ya

Quote:
Original Posted By shevahck►ane jga udh ngerasain tahapan itu gan, paling berat ya di koas itu, bisa sampe gak tidur 2 hari full 
tapii yaa semua itu merupakan proses, proses itu yg seru dan menarik menurut ane gan

tapii yaa semua itu merupakan proses, proses itu yg seru dan menarik menurut ane gan
Quote:
Original Posted By Chibullita►Gokil dah kalo mau cerita ttg flashback masa2 hectic waktu zaman kuliah ama koas dulu. Ini ane internship dah nyampe kalimantan aja padahal kuliah dulu di padang.. Hahahaa..
Profesi ini luar biasa sih kalo menurut ane, universal banget. Bisa dibawa kmana2 ilmunya. Sebaik2 manusia kan yg bermanfaat, semoga bisa jadi tabungan amal akhirat ntar. Amin..
Profesi ini luar biasa sih kalo menurut ane, universal banget. Bisa dibawa kmana2 ilmunya. Sebaik2 manusia kan yg bermanfaat, semoga bisa jadi tabungan amal akhirat ntar. Amin..
Quote:
Original Posted By ferdiand99►Nikmatin aja prosesnya..
Klo emang itu atas dasar keinginan sendiri dan jelas tujuan utama jadi dokter itu apa.. Jangan tujuan utama mau cari uang, jadi dokter enggk selalu jadi kaya, mending kalo mau kaya jadi pengusaha..
jadi dokter itu harus belajar seumur hidup, motto dokter itu "Long life learner", karena ilmu kedokteran selalu update dan bertahan 5 tahun, jadi harus terus belajar dan belajar..
Ayo semangat teman2 yg punya tujuan mulia menjadi dokter..
Kebetulan saya di FK jakarta belum kena KBK, jadi belum kena internship, saya UKDI mei, doakan ya..
Klo emang itu atas dasar keinginan sendiri dan jelas tujuan utama jadi dokter itu apa.. Jangan tujuan utama mau cari uang, jadi dokter enggk selalu jadi kaya, mending kalo mau kaya jadi pengusaha..
jadi dokter itu harus belajar seumur hidup, motto dokter itu "Long life learner", karena ilmu kedokteran selalu update dan bertahan 5 tahun, jadi harus terus belajar dan belajar..
Ayo semangat teman2 yg punya tujuan mulia menjadi dokter..
Kebetulan saya di FK jakarta belum kena KBK, jadi belum kena internship, saya UKDI mei, doakan ya..

Quote:
Original Posted By schoolkid►emang berat banget gan jadi dokter, apalagi dokter yang sukses, sangat ga gampang! yah buat anak anak sma yang mau masuk FK coba dipikir ulang deh, lama loh kuliahnya dengan segala aturan ini itunya nanti setelah lulus kuliah pun, jadi dimatangkan baik baik gan
buat yang udah terlanjur masuk FK baru tau perjalanannya begini panjang dan ribet, yah mau apalagi gan, dijalanin aja! :"")
goodluck buat semua agan agan calon dokter atau yang sudah dokter!
buat yang udah terlanjur masuk FK baru tau perjalanannya begini panjang dan ribet, yah mau apalagi gan, dijalanin aja! :"")
goodluck buat semua agan agan calon dokter atau yang sudah dokter!
Quote:
Original Posted By David14►Waduh, ada abang senior nih 
Saya masih mahasiswa pre-klinik , mau masuk semester 4..
btw saya kuliah di salah satu universitas negeri di sumatera utara gan(#eh, dok)
Kalo saya baru nyadar kalo perjuangan jadi dokter itu panjang waktu semester 2, dulu kirain tamat kuliah, koas, langsung bisa praktek
Sempat juga sih mikir bisa ga ya sampe ke titik akhirnya, tapi karna memang udh terlanjur masuk ya mau diapain lagi. Tapi karna emang cita-cita dari dulu dokter, ya mau ga mau harus berusaha keras dibarengin doa.
FYI (buat agan yg lain): yang masuk FK ga mesti orang menengah ke atas (bagi yang masuk dari SNMPTN), banyak beasiswa gan, asal sering update info aja gan.
Sekian review dari saya, btw buat dokter, sukses internshipnya, mudah2an lancar2 aja sampe praktek

Saya masih mahasiswa pre-klinik , mau masuk semester 4..
btw saya kuliah di salah satu universitas negeri di sumatera utara gan(#eh, dok)

Kalo saya baru nyadar kalo perjuangan jadi dokter itu panjang waktu semester 2, dulu kirain tamat kuliah, koas, langsung bisa praktek

Sempat juga sih mikir bisa ga ya sampe ke titik akhirnya, tapi karna memang udh terlanjur masuk ya mau diapain lagi. Tapi karna emang cita-cita dari dulu dokter, ya mau ga mau harus berusaha keras dibarengin doa.
FYI (buat agan yg lain): yang masuk FK ga mesti orang menengah ke atas (bagi yang masuk dari SNMPTN), banyak beasiswa gan, asal sering update info aja gan.
Sekian review dari saya, btw buat dokter, sukses internshipnya, mudah2an lancar2 aja sampe praktek
Quote:
Original Posted By Third.Reich►ane setuju sama TS, ane juga anak FK dari kalangan menengah biasa
. di FK nggak perlu pinter tapi yg penting Tekun.
.
. di FK nggak perlu pinter tapi yg penting Tekun.
.Quote:
Original Posted By bucchaa►buat agan semua, ane cuma bisa ngasih beberapa gambaran:
1. Mau cepet kaya?
Jangan masuk FK, masuk ekonomi bisnis atau buat usaha sendiri
2. Masuk FK keren?
Siapa bilang, saat ane koas posisi kami bahkan di bawah perawat ruangan
3. Masuk FK kudu pinter?
Ngga selalu, penting ente rajin aja, dijamin bisa (padahal ane ga pinter dan ga rajin
)
4. Masuk FK kudu banyak duit?
Hmmm, relatif, di tempat ane skarang uang gedungnya bisa buat nebus Toyota Camry tahun 2003, SPPnya per semester bisa beli Honda Beat Injeksi terbaru, tapi ada beberapa tempat yang emang murah kok
Pokoknya dipikir lagi kalo mau masuk FK,
sekolahnya capek, dimarah2in terus, daaaan,
yang sering jadi keluhan:
SEKOLAHNYA LAMAAAAA.. >>>>> Sangat BENAR
1. Mau cepet kaya?
Jangan masuk FK, masuk ekonomi bisnis atau buat usaha sendiri
2. Masuk FK keren?
Siapa bilang, saat ane koas posisi kami bahkan di bawah perawat ruangan
3. Masuk FK kudu pinter?
Ngga selalu, penting ente rajin aja, dijamin bisa (padahal ane ga pinter dan ga rajin
)4. Masuk FK kudu banyak duit?
Hmmm, relatif, di tempat ane skarang uang gedungnya bisa buat nebus Toyota Camry tahun 2003, SPPnya per semester bisa beli Honda Beat Injeksi terbaru, tapi ada beberapa tempat yang emang murah kok

Pokoknya dipikir lagi kalo mau masuk FK,
sekolahnya capek, dimarah2in terus, daaaan,
yang sering jadi keluhan:
SEKOLAHNYA LAMAAAAA.. >>>>> Sangat BENAR
Quote:
Original Posted By celengepet►thread bagus neh,,
jd mengenang dulu pas koas,,
kalo jaga malam dipastikan ane tidak pernah mandi besok paginya,,
secara harus follow up jam 4 pagi,,nungguin spesialis visit,,cuma sempet sarapan doang,,
bisa dipastikan kucelnya ane pas koass

nambahin dikit :
Buruh tidak digaji / digaji dibawah standar dinamakan Perbudakan..
Dokter tidak digaji / digaji dibawah standar dinamakan Pengabdian
jd mengenang dulu pas koas,,
kalo jaga malam dipastikan ane tidak pernah mandi besok paginya,,
secara harus follow up jam 4 pagi,,nungguin spesialis visit,,cuma sempet sarapan doang,,
bisa dipastikan kucelnya ane pas koass


nambahin dikit :
Buruh tidak digaji / digaji dibawah standar dinamakan Perbudakan..
Dokter tidak digaji / digaji dibawah standar dinamakan Pengabdian
Quote:
Original Posted By icelance►Setuju gan dokter bukan buat orang berduit...ane dr keluarga pas2an dan Alhamdulillah adek ane sekarang udah tahap akhir (Internship) di Tulung Agung...mudah2an smuanya lancar soalnya dari yang ane denger internship ini bener2 'menempa' sang calon dokter...upah Rp 1,2jt/bulan dibayar tiap 6 bulan
....dari perjuangan mulai SPMB (ato apalah itu namanya sekarang) emang butuh tekad yg kuat gan...pas kuliah juga ada keringanan biaya buat yang kekurangan...ayo semangat agan2 yang mau jadi dokter...jangan lupa kalo udah jadi dokter inget selalu dan amalkan sumpahnya... 
....dari perjuangan mulai SPMB (ato apalah itu namanya sekarang) emang butuh tekad yg kuat gan...pas kuliah juga ada keringanan biaya buat yang kekurangan...ayo semangat agan2 yang mau jadi dokter...jangan lupa kalo udah jadi dokter inget selalu dan amalkan sumpahnya... 
Spoiler for :
Quote:
Original Posted By tokaisapi►saran ane nih yg mau jadi dokter umum:
1.cari tau suka duka menjadi mahasiswa kedokteran, koas, dokter.
2.pikirkan ekonomi keluarga, bbrp org tereliminasi krn biaya
3.tes psikologi minat bakat ada kearah dokter/tidak? kadang yg dipaksa ortu sering tereliminasi
4.cari tau juga tentang jurusan lain yg krna msh banyak jurusan lain yg nyuksesin
5.pastiin fakultas kedokterannya sudah sah/resmi, pernah ada kejadian 2 fakultas kedokteran di tutup karena tidak sah
beberapa saran ane gan FYI
1.cari tau suka duka menjadi mahasiswa kedokteran, koas, dokter.
2.pikirkan ekonomi keluarga, bbrp org tereliminasi krn biaya
3.tes psikologi minat bakat ada kearah dokter/tidak? kadang yg dipaksa ortu sering tereliminasi
4.cari tau juga tentang jurusan lain yg krna msh banyak jurusan lain yg nyuksesin
5.pastiin fakultas kedokterannya sudah sah/resmi, pernah ada kejadian 2 fakultas kedokteran di tutup karena tidak sah
beberapa saran ane gan FYI
Lanjut di Post #4 ya gan...

Diubah oleh minigana 24-11-2013 13:22
0
Kutip
Balas
ya gan kalo berkenan, ane nggak nolak
juga...