Kaskus

Story

sila.hadinataAvatar border
TS
sila.hadinata
♥♥♥ Sila Yang Sensasional ♥♥♥
Quote:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 39 suara
apakah cerita ini perlu di update? :D
harus dong gan, kalo perlu sampe Happy Ending :kisss
79%
nggak usah gan, cerita lo aneh :capedes
21%
Diubah oleh sila.hadinata 02-02-2013 14:17
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
15.5K
169
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33KThread54.8KAnggota
Tampilkan semua post
sila.hadinataAvatar border
TS
sila.hadinata
#82
Part 9 - Derita Kalian, Derita Gue Juga
jam 8 tepat, kuliah pun segera dimulai.

“yuk masuk” ajak Karen.
“yuk nanti kita ga boleh ikut kelas lagi gara2 telat” ajak gue juga.

Gue dan Karen berdiri dari tempat duduk, sementara Ellie masih terdiam belom beranjak. Ellie menatap gue dan Karen dengan cemas dan bersalah.

“El elo kenapa sih? Sakit perut? Cepetan dong!” kata gue.
“maaf ya…” cuma kata2 itu yang keluar dari mulut Ellie.
“kenapa sih elo? Maaf kenapa? Emang lo bikin salah apa sama bu Ira? Kok minta maafnya ke kita sih?” kali ini Karen heran melihat sikap Ellie.
“maaf, gue lupa kalo kalian berdua dapet tugas dari bu Ira gara2 bolos. Gue lupa bilang sama kalian!” Ellie menjelaskan dengan wajah menunduk.

Gue dan Karen langsung kaget dan tiba2 jadi lemes.

“ya ampuuuun, elo tega banget sih sama kita? Terus gimana dong? Masa gue bolos lagi?! Sial banget sih gue…” keluh gue.
“ya mau gimana lagi Sil! Udah lah pasrah aja, masuk yuk! Daripada bolos lagi, nanti ketauan lagi!” kata Karen sok bijak.

Ellie masih merasa bersalah sama gue dan Karen, kami bertiga pun masuk kelas dan pasrah pada hukuman yang udah menungu di depan.

“selamat siang saudara2!” bu Ira menyapa seluruh mahasiswa dengan tegas dan penuh wibawa.
“selamat siang bu” jawab semua mahasiswa kompak.
“oke, sekarang buka tugas yang saya berikan kemarin, kita review bersama. Sila, Karen, kalian sudah mengerjakan tugas kemarin kan?”

Gue dan Karen hanya diam menunduk.

“Sila, Karen! Kalian denger nggak?! Jangan bilang kalo kalian nggak ngerjain tugas dari saya!” bentak bu Ira yang langsung membuat sunyi se-isi kelas.

Semua mahasiswa jadi tegang dan ketakutan, gue dan Karen hanya bisa menunduk.

“maaf bu” kata gue.

Bu Ira menatap gue dan Karen dengan tajam.

“maaf bu, kami belum mengerjakan tugasnya” jawab Karen memberanikan diri.
“apa? Belum ngerjain tugas? Jadi kerjaan kalian dari kemarin itu apa? Kemarin udah bolos, ngumpet di kantin, sekarang nggak mengerjakan tugas dari saya. Mahasiswa macam apa kalian? Belum kapok kemarin dihukum? Kalian mau dihukum seperti itu lagi? Iya?!” bentak bu Ira.

Tiba2 Ellie berdiri.

“maaf bu, ini salah saya. Kemaren saya lupa nyampein pesan ibu ke mereka, makanya mereka belum ngerjain tugas dari ibu. Jadi yang pantes dihukum itu saya bu” Ellie yang biasanya polos dan penakut tiba2 ngebela gue dan Karen.

Gue dan Karen spontang langsung kaget melihat pemandangan yang janggal itu.

“gila! Kenapa nih anak?! Kesurupan kali ya!” kata gue dalem hati.

“oh jadi kamu biangnya? Kalian bertiga kompak banget ya! Ini nih pengaruh kebanyakan main dan gaya, jadi otaknya ga berkembang! Keluar kalian dari kelas saya!” bu Ira semakin marah.

Gue, Karen, dan Ellie pun keluar dari kelas dan langsung pergi ke kantin.

“maaf ya” kata Ellie penuh rasa bersalah.
“udahlah, nggak apa2 kok! Lagian elo juga tadi udah nebus dosa lo, jadi ikut2an disuruh keluar kelas. Iya nggak Sil?” sahut Karen.
“iya, kan kita udah biasa kaya gini. Lagian jadi enak nggak usah pusing2 mikirin angka2 gak jelas hehehe” kata gue yang malah bersyukur diusir dari kelas.
“ya udah deh, berhubung ini salah gue nanti sore kita jalan yuk ke mall. Gue traktir deh, itung2 sebagai rasa bersalah gue. Mau nggak?” Ellie mencoba menebus kesalahannya.
“boleh tuh! Kapan? Pulang kuliah? Kita kemana? Asyik kan, udah lama kita nggak jalan ke mall. Siapa tau gue ketemu soulmate gue lagi!” ujar gue girang.
“idiiiihh…Ini anak yang dipikirin soulmate terus! Eh tapi jangan pulang kuliah dong! Mending kita pulang dulu, gue pengen mandi sambil ganti baju dulu! Pulang dulu ya, pliiiiss!” minta Karen.
“ya udah, gue sih terserah aja! Tapi gue dijemput ya?!” kata Ellie.
“ya udah Ren. Entar lo jemput Ellie, baru jemput gue. Gimana? Oke?” usul gue pada Karen yang langsung diiyakan.
“oke deh! Hahaha…” kita bertiga pun tertawa bareng seolah2 lupa akan masalah yang kita punya dan malah menikmatinya.




Bersambung... emoticon-Embarrassment
Diubah oleh sila.hadinata 05-01-2013 12:58
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.