TS
rienoir
[fanfic] RF online - the last human
cerita ori karangan ane gan... berbasis game online yang cukup fenomenal dan terdorong membuat cerita setelah membaca sebuah fanfic karya temen saya di forum sebelah dan saya putuskan untuk iseng membuat juga.
monggo di baca.
JOKE STORY
STORY LAEN KARANGAN HOPENG GW:
berkenan
kalo ada yang suka sama cerita ane.. thx before
monggo di baca.
Spoiler for "index cerita":
chapter 1-5 ada di pekiwan
chapter 6
chapter 7a,b
chapter 8a ,b ,c
chapter 9a ,b
chapter 10a ,b ,c ,d
chapter 11a ,b ,c
chapter 12a ,b ,c ,d
chapter 13a ,b ,c
chapter 14 part a1 ,a2
chapter 14 part b1 ,b2
chapter 15a ,b ,c
chapter 16a ,b ,c ,d
chapter 17a ,b ,c
chapter 18a ,b ,c
chapter 19a ,b
chapter 6
chapter 7a,b
chapter 8a ,b ,c
chapter 9a ,b
chapter 10a ,b ,c ,d
chapter 11a ,b ,c
chapter 12a ,b ,c ,d
chapter 13a ,b ,c
chapter 14 part a1 ,a2
chapter 14 part b1 ,b2
chapter 15a ,b ,c
chapter 16a ,b ,c ,d
chapter 17a ,b ,c
chapter 18a ,b ,c
chapter 19a ,b
JOKE STORY
Spoiler for JOKE:
STORY LAEN KARANGAN HOPENG GW:
Spoiler for "story of tamagochi":
chapter 1
chapter 2
chapter 3a, b
chapter 4a,b ,c
chapter 4a ,b
Chapter 5a ,b
Chapter 6a , b
chapter 7a, b
chapter 8a, b
chapter 9a, b, c >>> Tamat (?)
end a?, b?
chapter 2
chapter 3a, b
chapter 4a,b ,c
chapter 4a ,b
Chapter 5a ,b
Chapter 6a , b
chapter 7a, b
chapter 8a, b
chapter 9a, b, c >>> Tamat (?)
end a?, b?
berkenan
kalo ada yang suka sama cerita ane.. thx beforeDiubah oleh rienoir 27-12-2012 03:03
0
35K
Kutip
461
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•347Anggota
Tampilkan semua post
TS
rienoir
#426
Spoiler for chapter 8a:
The Sacrifice
Hm....
gumam gue sambil ngeliatin itu memory card, setelah melihat memory card itu gue langsung taroh memory card itu ke memory card reader gue.
Loading File. . . .
Initializing . . .
Complete . . .
Perlahan memory card itu membuka sebuah video, dan di video itu gue ngeliat semua hal yang kayanya dapat menjawab segala pertanyaan gue yang ada sekarang ini
"SEMUA KUMPUL KE SINI!!!" teriak sebuah unit kaleng yang gue enggak kenal.
"SIAP TUAN EXCELLENCY!" jawab RaVN, Caspian dan Rex serempak.
Sebuah teriakkan yang *sensor*akkan telinga keluar dari mulut kaleng yang ternyata bernama Excellency. Lalu Caspian, RaVN dan Rex pun segera berkumpul mendekat mengelilingi gue. Setelah mendekati tubuh gue, semua yang ada di sini langsung memposisikan diri untuk berjongkok supaya bisa melihat lebih jelas tentang keadaan gue. Dari posisi yang sangat dekat ini semua bisa ngeliat kalo gue hancur sangat parah. Inti core gue rusak parah, reflektor cahaya yang biasa digunakan untuk menghilang pun hancur tak berbentuk. Setelah selesai melihat kondisi gue, Excellency mulai menjelaskan situasinya. Dia bilang kalo kita semua mau gue selamat, kita harus membongkar parts yang ada di tubuh masing - masing untuk mengganti parts gue yang rusak.
Gue ngeliat ekspresi wajah Caspian dan Rex sangat kaget, tapi berbeda dengan RaVN. Dari raut wajahnya keliatan kalo dia udah tau semua ini akan terjadi. Mendengar penjelasan dari Excellency, Jendral hanya tersenyum dan mulai membuka bagian dadanya, dikeluarkannya Core System miliknya dan segera memberikannya kepada Excellency untuk segera menanamkan Core tersebut ditubuh gue. Sementara Rex juga mengorbankan Reflector Cahaya miliknya, tapi saat Rex mengeluarkan benda tersebut, semua yang ada di situ ngeliat hal yang enggak biasa dari Rex. Kali ini dia begitu lemah, kondisi tubuhnya tidak normal, badannya bergetar hebat, panas tubuhnya mencapai titik maksimum.
"Ini reflektor cahaya milik ku tuan Excellency, kumohon diberikan pada keponakanku ini. Saya tidak kuat lagi, tadi waktu berlari menyusuri tebing saya terlalu memaksakan menggunakan NIMBLE FOOT sehingga melewati batas waktunya. Sekarang hampir seluruh parts yang ada di diri saya rusak terbakar karena overheat." selesai memberikan reflektor cahaya miliknya kepada Excellency, Rex pun mengalami shut down secara permanen. Gue yang ngeliat kejadian itu sejenak mempause video ini dan melihat ke tubuh gue, gue ngeliat ada berbagai keanehan. Seperti tangan kanan gue yang telah diganti, core system gue yang terasa lebih bertenaga dari biasanya, dan reflektor cahaya yang berbeda dari yang biasa gue pake.
"Terima kasih paman Rex." bicara gue sambil ngeliat ke langit melalui lubang besar yang ada di atap rumah RaVN itu, selesai mengucapkan terima kasih, gue pun langsung men start kembali video tersebut..
Kali ini gue liat Caspian berusaha memberikan Core System miliknya ke RaVN. Tapi dilarang oleh Excellency, karena katanya Caspian punya tugas yang lebih penting. Yaitu segera membawa gue ke markas untuk di charger setelah operasi selesai. Karena kalo gue enggak segera di recharge maka semua operasi yang dilakuin disitu bakalan jadi sia - sia doang. Caspian pun akhirnya nurutin apa kata si Excellency itu.
"Oke, sekarang operasi sudah bisa dimulai. VEYRON!!! SIAPIN MEJA OPERASI!!" teriak Excellency dengan sangat keras.
"SIAP TUAN...." balas Veyron dengan berteriak juga.
Terlihat dari wajah Caspian setelah mendengar nama Veyron menjadi sangat kaget dan sedikit bercampur rasa marah, yang gue enggak tau sebabnya apa. Perlahan gue ngeliat tuh anak keluar juga, tampangnya asli amburadul, rambutnya gondrong sebelah, sementara bagian kepalanya yang botak terlihat sebuah bekas jahitan yang kalau dilihat - lihat jaitan itu digunakan untuk menjaga agar kepalanya tetap berbentuk bulat. Gue liat seluruh tubuh Caspian bergetar dan tangannya mengepal setelah dia melihat sosok yang bernama Veyron itu. Tapi tiba - tiba seluruh getaran di tubuhnya berhenti dan dia menghela sebuah nafas panjang. Yang kayanya dia gunakan untuk meredam emosi yang menimpa dirinya. Tampaknya Excellency tau sesuatu tentang hubungan Caspian dan orang bernama Veyron ini. Karena gue ngeliat dia menepuk pundak Caspian dan ngasih tau kalo si Veyron itu udah lupa ingetan. Sekarang kerjaan si Veyron itu cuma bersih - bersih rumah, sama macul tanah dan motong rumput supaya halaman rumah die tetap keliatan indah.
Sesaat setelah operasi dimulai, kamera langsung berganti arah. Kali ini kameranya tidak mengambil gambar diri gue. Tapi mengambil gambar papa RaVN.
"Halo Sayang, kalo kamu ngeliat video ini berarti papa udah enggak bisa buat nemenin kamu lagi untuk selamanya. Tapi kamu enggak boleh sedih, dan kamu harus terus bertahan hidup. Ingat semua orang yang pernah sayang sama kamu dan berjuang sekuat tenaga untuk mempertahankan supaya kamu tetap hidup. Papa emang udah tau kalo hal ini bakal terjadi, tapi papa enggak sangka kalo kejadian ini bakalan secepat ini tibanya. Papa udah siapin segalanya buat kamu. Kalo kamu perhatiin, sekarang di tangan kanan kamu itu merupakan tangan baru, sebuah tangan yang memiliki kemampuan untuk menteleportasi benda yang sebelumnya telah disimpan di gudang teleport. Itu adalah gudang teleportasi yang diciptakan oleh papamu Chen Hong. Dan yang membuat dia sekarat dari penyakit tanpa obat itu adalah radiasi yang dihasilkan dari teleport storage itu."
"Banyak yang tersimpan di gudang itu. Kamu bisa ngeliat semua list yang ada di dalam gudang itu di folder Storage List yang telah dicopy oleh Excellency ke dalam memory kamu. Dan satu lagi, di gudang itu terdapat Judecker, jangan pernah sekalipun kamu gunakan itu launcher kalo kamu belum benar - benar menguasai launcher secara maksimal. Tapi ingat untuk perkuat kuda - kudamu menggunakan siege kit sehingga kamu bisa menggunakan Judecker itu dengan sempurna. Dan satu pesan papa yang paling penting, kamu harus merubah identitas dirimu, jangan sampai orang tau kalau kamu itu Chen Jun ataupun sebagai Tamagochi. Mulai hidupmu dari awal, karena jika ada orang jahat yang tau kalau kamu Chen Jun, maka orang tersebut akan mengejar kamu untuk mendapatkan 'MAP' yang ada di folder 'TOP SECRET' karena peta tersebut berisi jalan menuju senjata terkuat di novus yaitu Judecker. Oh iya terakhir dan paling penting... Papa akan selalu hidup di dalam hati kamu, karena sekarang papa sudah menjadi bagian dari hati kamu" lalu RaVN membuka helmnya, di dalam helm itu terlihat wajah yang lebih mengerikan daripada wajah gue. Dia tersenyum buat gue untuk yang terakhir kalinya. Sebuah senyuman yang mungkin sangat mengerikan bagi orang lain, tapi buat gue itu merupakan senyum die yang paling indah, sebuah senyuman die yang pertama dan terakhir buat gue.
"SIALLL!!! KENAPA SELALU BEGINI!!! LAGI - LAGI ORANG YANG SAYANG SAMA GUE MUSTI MATI NINGGALIN GUE DULUAN!!! PERTAMA MELATI, LALU PAMAN REX, SEKARANG PAPA RaVN!!!" tangis gue dalam hati sambil terus memukul tembok dirumah RaVN sampe gue kacapean dan jatoh terduduk.
Lalu video itu kali ini kembali merekam gue yang telah selesai dioperasi. GUBRAKKK KLONTANG !!! terdengar suara besi yang terbentur dengan keras, dan kamera pun mengikuti arah suara benturan besi tersebut. Gue ngeliat papa terlentang tak berdaya. Tapi semua yang ada di situ enggak memperlihatkan ekspresi kaget.
"Jadi efek sampingnya sudah mulai yah" sebut Excellency santai setelah ngeliat papa gue tumbang.
Gue pun mulai bertanya - tanya tentang efek samping apa yang dimaksud. Seperti video yang hidup dan mengerti maksud gue. Di video itu pun gue menemukan jawaban dari pertanyaan spontan gue tersebut.
"Aneh, padahal menurut perhitungan seharusnya robot normal yang kehilangan Core Systemnya hanya mampu bertahan selama 1jam. Tapi RaVN mampu bertahan lebih dari 1jam. Kayanya niat dia untuk melihat anak kesayangannya pulih lebih besar daripada logika matematika." ucap Excellency sambil merapihkan meja operasinya.
Gue yang kaget ngedenger penjelasan dari Excellency itu, langsung shock. Ternyata yang bikin gue hidup saat ini adalah Core System papa.
"Makasih papa, Tama akan selalu berusaha hidup sekuat mungkin dan berusaha menjadi sangat kuat. Sehingga Tama mampu melindungi diri Tama sendiri. Tama enggak akan sia - sia in pengorbanan papa dan paman Rex. Sebelum Tama kuat dan menguasai penggunaan Judecker, Tama janji akan ngerubah semua identitas Tama sehingga gak ada seorangpun yang tau kalo itu adalah Tama." ucap gue kepada diri gue sambil mengucap janji buat papa dan paman rex yang udah tiada.
Sekarang gambar di dalam kamera menujukkan ruangan operasi di dalam rumah papa. Terlihat dari kamera itu, kk Caspian sibuk menyambungkan kabel - kabel dengan tubuh gue, supaya gue bisa langsung di recharge. Saat dia memulai proses recharging energy gue. 'GUBRAKKK' terdengar suara pintu yang dibuka secara paksa. Kk Caspian pun langsung memalingkan pandangannya ke arah pintu tersebut.
"BANGS*T!!! ITU KOZAKI!!!" ucap kk Caspian lalu mengambil kuda - kuda bertempur.
"HAHAHAHAHA... Sekarang RaVN udah mati, gue enggak perlu takut lagi buat ngambil apa yang seharusnya udah jadi milik gue sejak lama. Yaitu rangka dan memory 'MAP' yang ada di dalem tubuh itu" jawab si Kozaki sambil menunjuk ke arah gue.
Terlihat dari kamera, kalo ternyata Kozaki enggak sendirian. Die ditemani oleh beberapa temannya, yang gue enggak kenal namanya. Tapi kk Caspian kayanya sedang berbicara sama gue. Die menzoom satu persatu dari kaleng yang dateng ke tempat ini. Sambil menzoom kaleng - kaleng yang ada di situ, dia mulai menyebutkan nama mereka satu persatu Kozakill si Punisher, KozakiGirl si Striker, Kaozkaki si Mercenary, selesai menzoom kaleng - kaleng tersebut kk Caspian berbicara "Berhati - hatilah pada mereka Tama".
Hm....
gumam gue sambil ngeliatin itu memory card, setelah melihat memory card itu gue langsung taroh memory card itu ke memory card reader gue.
Loading File. . . .
Initializing . . .
Complete . . .
Perlahan memory card itu membuka sebuah video, dan di video itu gue ngeliat semua hal yang kayanya dapat menjawab segala pertanyaan gue yang ada sekarang ini
"SEMUA KUMPUL KE SINI!!!" teriak sebuah unit kaleng yang gue enggak kenal.
"SIAP TUAN EXCELLENCY!" jawab RaVN, Caspian dan Rex serempak.
Sebuah teriakkan yang *sensor*akkan telinga keluar dari mulut kaleng yang ternyata bernama Excellency. Lalu Caspian, RaVN dan Rex pun segera berkumpul mendekat mengelilingi gue. Setelah mendekati tubuh gue, semua yang ada di sini langsung memposisikan diri untuk berjongkok supaya bisa melihat lebih jelas tentang keadaan gue. Dari posisi yang sangat dekat ini semua bisa ngeliat kalo gue hancur sangat parah. Inti core gue rusak parah, reflektor cahaya yang biasa digunakan untuk menghilang pun hancur tak berbentuk. Setelah selesai melihat kondisi gue, Excellency mulai menjelaskan situasinya. Dia bilang kalo kita semua mau gue selamat, kita harus membongkar parts yang ada di tubuh masing - masing untuk mengganti parts gue yang rusak.
Gue ngeliat ekspresi wajah Caspian dan Rex sangat kaget, tapi berbeda dengan RaVN. Dari raut wajahnya keliatan kalo dia udah tau semua ini akan terjadi. Mendengar penjelasan dari Excellency, Jendral hanya tersenyum dan mulai membuka bagian dadanya, dikeluarkannya Core System miliknya dan segera memberikannya kepada Excellency untuk segera menanamkan Core tersebut ditubuh gue. Sementara Rex juga mengorbankan Reflector Cahaya miliknya, tapi saat Rex mengeluarkan benda tersebut, semua yang ada di situ ngeliat hal yang enggak biasa dari Rex. Kali ini dia begitu lemah, kondisi tubuhnya tidak normal, badannya bergetar hebat, panas tubuhnya mencapai titik maksimum.
"Ini reflektor cahaya milik ku tuan Excellency, kumohon diberikan pada keponakanku ini. Saya tidak kuat lagi, tadi waktu berlari menyusuri tebing saya terlalu memaksakan menggunakan NIMBLE FOOT sehingga melewati batas waktunya. Sekarang hampir seluruh parts yang ada di diri saya rusak terbakar karena overheat." selesai memberikan reflektor cahaya miliknya kepada Excellency, Rex pun mengalami shut down secara permanen. Gue yang ngeliat kejadian itu sejenak mempause video ini dan melihat ke tubuh gue, gue ngeliat ada berbagai keanehan. Seperti tangan kanan gue yang telah diganti, core system gue yang terasa lebih bertenaga dari biasanya, dan reflektor cahaya yang berbeda dari yang biasa gue pake.
"Terima kasih paman Rex." bicara gue sambil ngeliat ke langit melalui lubang besar yang ada di atap rumah RaVN itu, selesai mengucapkan terima kasih, gue pun langsung men start kembali video tersebut..
Kali ini gue liat Caspian berusaha memberikan Core System miliknya ke RaVN. Tapi dilarang oleh Excellency, karena katanya Caspian punya tugas yang lebih penting. Yaitu segera membawa gue ke markas untuk di charger setelah operasi selesai. Karena kalo gue enggak segera di recharge maka semua operasi yang dilakuin disitu bakalan jadi sia - sia doang. Caspian pun akhirnya nurutin apa kata si Excellency itu.
"Oke, sekarang operasi sudah bisa dimulai. VEYRON!!! SIAPIN MEJA OPERASI!!" teriak Excellency dengan sangat keras.
"SIAP TUAN...." balas Veyron dengan berteriak juga.
Terlihat dari wajah Caspian setelah mendengar nama Veyron menjadi sangat kaget dan sedikit bercampur rasa marah, yang gue enggak tau sebabnya apa. Perlahan gue ngeliat tuh anak keluar juga, tampangnya asli amburadul, rambutnya gondrong sebelah, sementara bagian kepalanya yang botak terlihat sebuah bekas jahitan yang kalau dilihat - lihat jaitan itu digunakan untuk menjaga agar kepalanya tetap berbentuk bulat. Gue liat seluruh tubuh Caspian bergetar dan tangannya mengepal setelah dia melihat sosok yang bernama Veyron itu. Tapi tiba - tiba seluruh getaran di tubuhnya berhenti dan dia menghela sebuah nafas panjang. Yang kayanya dia gunakan untuk meredam emosi yang menimpa dirinya. Tampaknya Excellency tau sesuatu tentang hubungan Caspian dan orang bernama Veyron ini. Karena gue ngeliat dia menepuk pundak Caspian dan ngasih tau kalo si Veyron itu udah lupa ingetan. Sekarang kerjaan si Veyron itu cuma bersih - bersih rumah, sama macul tanah dan motong rumput supaya halaman rumah die tetap keliatan indah.
Sesaat setelah operasi dimulai, kamera langsung berganti arah. Kali ini kameranya tidak mengambil gambar diri gue. Tapi mengambil gambar papa RaVN.
"Halo Sayang, kalo kamu ngeliat video ini berarti papa udah enggak bisa buat nemenin kamu lagi untuk selamanya. Tapi kamu enggak boleh sedih, dan kamu harus terus bertahan hidup. Ingat semua orang yang pernah sayang sama kamu dan berjuang sekuat tenaga untuk mempertahankan supaya kamu tetap hidup. Papa emang udah tau kalo hal ini bakal terjadi, tapi papa enggak sangka kalo kejadian ini bakalan secepat ini tibanya. Papa udah siapin segalanya buat kamu. Kalo kamu perhatiin, sekarang di tangan kanan kamu itu merupakan tangan baru, sebuah tangan yang memiliki kemampuan untuk menteleportasi benda yang sebelumnya telah disimpan di gudang teleport. Itu adalah gudang teleportasi yang diciptakan oleh papamu Chen Hong. Dan yang membuat dia sekarat dari penyakit tanpa obat itu adalah radiasi yang dihasilkan dari teleport storage itu."
"Banyak yang tersimpan di gudang itu. Kamu bisa ngeliat semua list yang ada di dalam gudang itu di folder Storage List yang telah dicopy oleh Excellency ke dalam memory kamu. Dan satu lagi, di gudang itu terdapat Judecker, jangan pernah sekalipun kamu gunakan itu launcher kalo kamu belum benar - benar menguasai launcher secara maksimal. Tapi ingat untuk perkuat kuda - kudamu menggunakan siege kit sehingga kamu bisa menggunakan Judecker itu dengan sempurna. Dan satu pesan papa yang paling penting, kamu harus merubah identitas dirimu, jangan sampai orang tau kalau kamu itu Chen Jun ataupun sebagai Tamagochi. Mulai hidupmu dari awal, karena jika ada orang jahat yang tau kalau kamu Chen Jun, maka orang tersebut akan mengejar kamu untuk mendapatkan 'MAP' yang ada di folder 'TOP SECRET' karena peta tersebut berisi jalan menuju senjata terkuat di novus yaitu Judecker. Oh iya terakhir dan paling penting... Papa akan selalu hidup di dalam hati kamu, karena sekarang papa sudah menjadi bagian dari hati kamu" lalu RaVN membuka helmnya, di dalam helm itu terlihat wajah yang lebih mengerikan daripada wajah gue. Dia tersenyum buat gue untuk yang terakhir kalinya. Sebuah senyuman yang mungkin sangat mengerikan bagi orang lain, tapi buat gue itu merupakan senyum die yang paling indah, sebuah senyuman die yang pertama dan terakhir buat gue.
"SIALLL!!! KENAPA SELALU BEGINI!!! LAGI - LAGI ORANG YANG SAYANG SAMA GUE MUSTI MATI NINGGALIN GUE DULUAN!!! PERTAMA MELATI, LALU PAMAN REX, SEKARANG PAPA RaVN!!!" tangis gue dalam hati sambil terus memukul tembok dirumah RaVN sampe gue kacapean dan jatoh terduduk.
Lalu video itu kali ini kembali merekam gue yang telah selesai dioperasi. GUBRAKKK KLONTANG !!! terdengar suara besi yang terbentur dengan keras, dan kamera pun mengikuti arah suara benturan besi tersebut. Gue ngeliat papa terlentang tak berdaya. Tapi semua yang ada di situ enggak memperlihatkan ekspresi kaget.
"Jadi efek sampingnya sudah mulai yah" sebut Excellency santai setelah ngeliat papa gue tumbang.
Gue pun mulai bertanya - tanya tentang efek samping apa yang dimaksud. Seperti video yang hidup dan mengerti maksud gue. Di video itu pun gue menemukan jawaban dari pertanyaan spontan gue tersebut.
"Aneh, padahal menurut perhitungan seharusnya robot normal yang kehilangan Core Systemnya hanya mampu bertahan selama 1jam. Tapi RaVN mampu bertahan lebih dari 1jam. Kayanya niat dia untuk melihat anak kesayangannya pulih lebih besar daripada logika matematika." ucap Excellency sambil merapihkan meja operasinya.
Gue yang kaget ngedenger penjelasan dari Excellency itu, langsung shock. Ternyata yang bikin gue hidup saat ini adalah Core System papa.
"Makasih papa, Tama akan selalu berusaha hidup sekuat mungkin dan berusaha menjadi sangat kuat. Sehingga Tama mampu melindungi diri Tama sendiri. Tama enggak akan sia - sia in pengorbanan papa dan paman Rex. Sebelum Tama kuat dan menguasai penggunaan Judecker, Tama janji akan ngerubah semua identitas Tama sehingga gak ada seorangpun yang tau kalo itu adalah Tama." ucap gue kepada diri gue sambil mengucap janji buat papa dan paman rex yang udah tiada.
Sekarang gambar di dalam kamera menujukkan ruangan operasi di dalam rumah papa. Terlihat dari kamera itu, kk Caspian sibuk menyambungkan kabel - kabel dengan tubuh gue, supaya gue bisa langsung di recharge. Saat dia memulai proses recharging energy gue. 'GUBRAKKK' terdengar suara pintu yang dibuka secara paksa. Kk Caspian pun langsung memalingkan pandangannya ke arah pintu tersebut.
"BANGS*T!!! ITU KOZAKI!!!" ucap kk Caspian lalu mengambil kuda - kuda bertempur.
"HAHAHAHAHA... Sekarang RaVN udah mati, gue enggak perlu takut lagi buat ngambil apa yang seharusnya udah jadi milik gue sejak lama. Yaitu rangka dan memory 'MAP' yang ada di dalem tubuh itu" jawab si Kozaki sambil menunjuk ke arah gue.
Terlihat dari kamera, kalo ternyata Kozaki enggak sendirian. Die ditemani oleh beberapa temannya, yang gue enggak kenal namanya. Tapi kk Caspian kayanya sedang berbicara sama gue. Die menzoom satu persatu dari kaleng yang dateng ke tempat ini. Sambil menzoom kaleng - kaleng yang ada di situ, dia mulai menyebutkan nama mereka satu persatu Kozakill si Punisher, KozakiGirl si Striker, Kaozkaki si Mercenary, selesai menzoom kaleng - kaleng tersebut kk Caspian berbicara "Berhati - hatilah pada mereka Tama".
0
Kutip
Balas