Kaskus

News

IndoManiak77Avatar border
TS
IndoManiak77
Tanggapan tentang keberatan akan beberapa Paus
Diubah oleh IndoManiak77 01-12-2012 16:09
0
5.1K
17
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
Sejarah & Xenology
KASKUS Official
6.6KThread11.7KAnggota
Tampilkan semua post
IndoManiak77Avatar border
TS
IndoManiak77
#12
Paus Pius XI (1922-1939) anti komunis tapi pro NAZI?
Tanggapan ini keliru. Paus XI terkenal sebagai Paus yang menjunjung tinggi martabat manusia, menentang komunisme, dan eksploitasi kapitalisme internasional. Surat ensikliknya yang terkenal adalah Quadragesimo Anno, yang merupakan salah satu sumber ajaran sosial Gereja yang penting.

Yang benar adalah memang Paus Pius XI dan Adolf Hitler menandatangai perjanjian Concordat 1933, yang dimaksudkan terutama agar negara yang bersangkutan (dalam hal ini Jerman) mengakui dan menjamin hak-hak umat Katolik di negara itu. Namun kenyataannya kemudian Hitler melanggar perjanjian itu, dan bahkan semakin menunjukkan kekerasan terhadap umat Kristiani. Maka pada tahun 1937 Paus Pius XI menulis ensiklik, Mit Brennender Sorge, yang ngecam ideologi Nazi yaitu racisme, totalitarianisme dan pelanggaran Nazi terhadap Concordat. Ensiklik ini mengecam ideologi nasional- sosialisme yang bersifat pagan, mitos rasis dan darah kebangsawanan, dan konsep yang salah tentang Tuhan.

“Whoever exalts race, or the people, or the State, or a particular form of State, or the depositories of power, or any other fundamental value of the human community—however necessary and honorable be their function in worldly things—whoever raises these notions above their standard value and divinizes them to an idolatrous level, distorts and perverts an order of the world planned and created by God; he is far from the true faith in God and from the concept of life which that faith upholds.” (Mit Brennender Sorge 8)

Fakta selanjutnya adalah umat Katolik di Jerman yang mencetak dan menyebarkan surat ensiklik itu dipenjara atau dibuang ke kamp konsentrasi. Hanya sayangnya, hal ini tidak diberitakan oleh dunia Barat; maka Paus Pius XI mengatakan ini sebagai “a conspiracy of silence“. Paus Pius XI tetap pada pendiriannya, dan ia mengajarkan, “Mark well that in the Catholic Mass, Abraham is our Patriarch and forefather. Anti-Semitism is incompatible with the lofty thought which that fact expresses. It is a movement with which we Christians can have nothing to do. No, no, I say to you it is impossible for a Christian to take part in anti-Semitism. It is inadmissible. Through Christ and in Christ we are the spiritual progeny of Abraham. Spiritually, we [Christians] are all Semites”.

Pada dasarnya Paus Pius XI mengatakan tidaklah mungkin bagi seorang Kristiani untuk menjadi anti Yahudi. Sebab melalui Kristus dan di dalam Kristus, kita semua adalah keturunan Abraham secara spiritual. Maka secara spiritual umat Kristiani adalah orang Yahudi. Dengan demikian, tidaklah benar bahwa Paus Pius XI pro-Nazi dan anti Yahudi.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.