Kaskus

News

BangSaminAvatar border
TS
BangSamin
[REBORN]Romance of The 3 Kingdom
ORIGINAL THREAD : Romance of The 3 KingdomCredit : berwin

disini saya akan post ulang cerita "Romance of The 3 Kingdom" dari awal lagi. Berhubung karena transmigrasi yang di lakukan kaskus,maka thread thread di forsex sendiri banyak yang terkena imbasnya,thread thread bermutu yang tenggelam di page page belakang forsex tidak bisa ikut bertransmigrasi ke new kaskus.
Cerita ini diketik ulang oleh berwin saya hanya mengcopy paste aja kesini.

Enjoy reading and discussing

3 Kingdom Stuff


Spoiler for peta:


Quote:
Diubah oleh BangSamin 17-04-2013 12:38
0
295.2K
1.2K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
Sejarah & Xenology
KASKUS Official
6.6KThread11.6KAnggota
Tampilkan semua post
BangSaminAvatar border
TS
BangSamin
#42
Lanjutan Bab 12...

Di Xu Zhou, Penjaga kekaisaran , Tao Qian telah berumur lebih dari 60 thn. Tiba2x dia jatuh sakit dan dia memanggil Mi Zhu keruangannya untuk mengatur masa depan Xu Zhou.

Karena melihat keadaan, Penasehatnya berkat, "Cao2x telah berhenti menyerang tempat ini karena musuhnya telah menduduki Yan Zhou. Dan mereka sekarang melakukan gencatan senjata karena ada kelaparan di utara. Tetapi Cao2x pasti akan menyerang kembali pada musim semi. Ketika Liu Bei menolak mengambil tempat ini dari tanganmu, kau sedang dalam keadaan sehat. Sekarang kau sakit, Dan kau bisa membuat ini menjadi alasan pensiunum. dan dia tidak akan dapat menolak lagi."

Lalu utusan dikirm ke Xiao Pei untuk memanggil Liu Bei. Dia dan kedua saudaranya langsung dibawa ke ruangan tao qian yang sedang sakit itu. Tanpa berbasa-basi, tao qian langsung menyatakan permasalahan yg ingin dia bahas dengan Liu Bei.

"Tuan aku memintamu untuk datang karena aku tengah sakit keras dan akan mati sewaktu-waktu. Aku mohon kepada mu tuan, untuk mempertimbankan dinasti han sebagai kekaisaran lebih penting dari hal lainnya dan karena itu tolong kau ambil simbol penugasan ini dan juga simbol pemerintahan. Dengan begitu aku dapat menutup mataku dengan tenang."

"Kau mempunyai dua putra, kenapa tidak mengangkat mereka menggantikanmu ?" tanya Liu Bei.

"Keduanya kekurangan bakat. Aku percaya kau akan dapat mengajari mereka ketika aku sudah tidak ada. Tetapi jgn biarkan mereka memerintah."

"Tetapi aku tidak cocok untuk mengemban tugas ini ." Jawab Liu Bei.

"Aku akan merekomendasikan siapa yang dapat membantu tugas mu ini. Dia adalah Sun Qian dari Bei Hai."

Melihat Mi Zhu, Tao Qian berkata, "Liu Bei ini adalah orang yang paling cocok saat ini untuk memerintah daerah ini, kau harus melayaninya dengan baik."

Liu Bei masih menolak tetapi kemudian Tao Qian dengan menunjuk pada hatinya sebagai tanda ketulusan dan akhirnya dia meninggal Dunia.

Ketika upacara pemakaman berlangsung, Lambang penugasan dibawa kehadapan Liu Bei. Tetapi dia tidak mau menerimanya. Keesokan harinya seluruh penduduk dan desa disekitar berkumpul didepan istana gubernur, bersujud dan mengeluarkan air mata, memohon agar Liu Bei menerima penugasan itu.

"Jika kau tidak mau, kami tidak dapat hidup dengan tenang !" kata mereka.

Dan dengan didesak saudara2xnya akhirnya dia mau menerima tugas tersebut. Dia langsung menunjuk Sun Qian dan Mi Zhu sebagai penasehat utama dan Chen Deng sebagai sekertaris gubernur. Dia memindahkan pasukannya dari Xiao Pei ke Xu Zhou dan dia membuat proklamasi untuk menyakinkan rakyat.

Dia juga menghadiri upaca pemakaman, dia dan seluruh pasukannya berpakaian berkabung. Tempat pemakaman Tao Qian ada didekat sungai kuning. Wasiat terakhir dari Tao Qian dibawa ke Istana.

Berita mengenai kejadian di Xu Zhou ini sampai ke telinga Cao2x di Juan Cheng.

Kata dia dengan marah, "Aku telah kehilangan kesempatan membalas dendam. Liu Bei ini dengan begitu saja dapat memperoleh komando untuk daerah itu tanpa perlu mengeluarkan 1/2 anak panah pun. Dia dapat duduk tenang dan memperoleh apa yang diinginkannya. Tetapi aku akan membunuhnya dan menggali kuburan tao qian untuk membalaskan dendam untuk ayahku !"

Perintah dikeluarkan bagi pasukan untuk bersiap-siap menyerang Xu Zhou.

Tetapi penasehat Xun Yu mencegahnya dan berkata," Liu Bang dahulu mengamankan dahulu daerahnya dan baru menempatkan tahtanya, Liu Xiu mengambil Henei sebelum menyerang ChangAn. Mereka berdua mengkonsolidasikan kekuatan mereka dahulu baru mereka dapat memerintah seluruh kekaisaran. Dengan begitu mereka dapat menyelesaikan rencana besar mereka walaupun dengan berbagai kesulitan."

"Tuan yang mulia, Yan Zhou adaalh Henei Mu dan itu adalah daerah yang strategis. Jika Kau menyerang Xu Zhou dan meninggalkan terlalu banyak tentara untuk bertahan, maka misimu tidak akan tercapai. Jika kau meninggalkan terlalu sedikit, Lu Bu akan menyerang kita dan akhirnya kau akan kehilangan daerah ini dan tidak dapat menguasai Xu Zhou. Daerah itu tidak kosong walaupu Tao Qian telah meninggal, Liu Bei ada disana dan karena rakyat mendukungnya, mereka akan bertarung mati-matian untuknya. Untuk meninggalkan tempat ini untuk hal itu adalah seperti menukarkan yang besar untuk yang kecil, untuk menukarkan batang dengan ranting. Aku harap kau mempertimbangkan hal ini baik2x."

Cao2x Menjawab, "Bukanlah suatu rencana yang baik untuk membiarkan tentara berdiam diri saja dimasa yang sulit ini."

"Jika memang begitu, akan lebih menguntungkan untuk menyerang daerah timur ChenCheng, Ying Chuan dan Ru nan dan memberi makan pasukanmu dengan hasil dari tanah2x itu. Sisa2x pemberontak Jubah kuning, He Yi dan Huang Shao, berada disana dengan persediaan pangan dan harta hasil jarahan mereka. Pemberontak macam mereka ,mudah dikalahkan. Hancurkan mereka dan kau dapat memberi makan pasukanmu. Lebih lagi, istana dan rakyat akan memujamu."

Rencana ini menyenangkan cao2x dan dia dengan cepat melakukan persiapan untuk menjalankan hal itu. Dia meninggalkan Xiahou Dun dan Cao Ren untuk menjaga Juan Cheng, sementara dia dan pasukan utamanya, dengan perintahnya maju untuk menguasai ChenCheng. Setelah berhasil mereka pergi ke Runan dan Ying Chuan.

Sekarang Para pemimpin pemberontak Jubah Kuning, He Yi dan Huang Shao, mengetahui bahwa Cao2x mendekat. Mereka keluar dengan pasukannya dan melawannya. Mereka bertermu dia "Bukit Kambing Gunung". Walaupun tentara pemberontak sangat banyak, mereka kacau balau, tidak lebih dari binatang liar yang tidak terorganisir dan tidak disiplin. Cao2x memerintahkan para pemanahnya untuk memanahi mereka.

Dian Wei dikirim untuk menantang berduel. Pemberontak itu memilih seseorang untuk keluar dan melawan. Dan hanya dalam 3 jurus, dian wei mengalahkannya. Lalu pasukan Cao2x menekan maju dan mereka berkemah dibukit itu.

Keesokan harinya , Haung Shao memimpin sendiri tetaranya dan membuat formasi melingkar. Seorang pemimpin maju untuk menantang. Dia memakai Sorban kuning dan jubah hijau dan senjatanya adalah Gada Besi.

Dia berteriak, "Aku HE MAN, setan yang menguncang langit. Siapa yang berani melawanku ?"

Cao Hong langsung maju dan menerima tantangan itu. Dia turun dari kudanya dan mengambil pedangnya. Lalu maju dan mereka berdua bertarung dalam pertarungan yang sengit dihadapan semua pasukan. Mereka telah bertarung lebih dari 50 jurus dan tidak ada yang menang. Lalu Chao hong berpura-pura kalah dan lari. He Man mengejarnya. Ketika dia telah mendekat, Cao Hong berputar dan melukai musuhnya dan satu tusukan kemudian mencabut nyawa He Man.

Li Dian dgn segera maju membawa pasukannya menyerang pasukan pemberontak. Dan berhasil menangkap Huang Shao, Pasukan Cao2x langsung maju menyerang dan menghancurkan pemberontak. Hasil pampasan perang berupa makanan dan perhiasan sangat banyak jumlahnya.

pemimpin pemberontak yang lain He Yi, Lari dengan beberapa ratus prajurit berkuda menuju bukit GePei. Tetapi didalam perjalanan, mereka dihadang oleh seseorang bertubuh besar , gempal dan sedikit gemuk. Dengan pinggang dan pundah yang sama besarnya dai menggunakan gada besar.

Dia menghalangi jalan keluar seorang diri, He Yi mengambil tombaknya dan langsung menuju dia. Tetapi baru saja He Yi menusukan tombaknya, orang itu menarik He Yi dan langsung menangkapnya dan menjadikan He Yi tawanan. Pemberontak yang lain ketakutan dan diperintahkan untuk turun dari kuda dan mengikat diri mereka sendiri. Dan Orang itu seorang diri, mengantar mereka semua seperti seorang pengembala mengemabalakan hewan.

Dian Wei yang mengejar pemberontak itu, sampai di Bukit Gepei dan bertemu dengan orang kuat itu.

"Apakah kau juga pemberontak jubah kuning ?" Tanya Dian Wei.

"Aku punya beberapa ratus pemeberontak jubah kuning yang kujadikan tawanan ?" Kata Orang itu.

"Kau..Seorang diri ??? Jgn mempermainkan aku, kalau memang benar dimana mereka ?" Tanya Dian Wei.

"Aku akan mengatakannya kalau kau dapat merebut pedang ini dari tanganku." Jawab Orang itu.

Hal ini membaut Dian Wei kesal dan lalu menyerang dia. Mereka bertarung selama 2 jam dan belum ada yang menang. Dian Wei menyerang orang itu dengan tangan kosong dan hampi saja mengenai kepalanya dengan tinjunya, tetapi Malah mengenai batu yang berada dibelakangnya. Batu itu hancur, Orang itu bekata, "Pukulanmu kuat sekali, tetapi badanku ini lebih kuat dari pada batu itu !!". Dan mereka bertarung terus, hingga akhirnya keduanya kelelahan dan beristirahat. Orang itu yang pertama kali bangkit lagi dan menantang, Dian Wei melayaninya. Mereka berdua bertarung menggunakan tangan kosong kali ini. Orang itu mengeluarkan beberapa tinjunya dan merobohkan beberapa batang pohon dengan tangannya. Dian Wei berhasil memukulnya, tetapi bahka orang itu tidak bergerak mundur sedikitpun, melihat hal ini dia berpikir, "Badannya sekuat beruang, aku tidak mungkin mengalahkannya dengan cara ini.", Lalu Tiba2x batang pohon yang dicabut orang itu di hujamkam ke badan Dian Wei, Dian Wei dengan tinjunya menghancurkan batang pohon tersebut. Mereka berdua bertarung hingga Malam hari tiba. Sekarang karena kedua-duanya sudah sangat kelelahan maka mereka berdua berhenti.

Sementar itu ada pasukan dari dian wei yang melaporkan pertarungan yang hebat itu pada Cao2x yang lalu segera mengikuti dan menyaksikan pertarungan itu dengan terkagum-kagum. Dikuti dengan jendral2x dan penasehat lainnya untuk menyaksikan siapa yang menang.

Keesokan paginya, kedua pendekar itu keluar lagi dan cao2x juga melihat mereka. Dalam hatinya Cao2x sangat senang melihat pendekar yang hebat itu dan ingin mendapatkan jasanya untuk berkerja padanya. Lalu Cao2x meminta Dian Wei untuk pura2x kalah.

Bersambung...
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.