- Beranda
- Sejarah & Xenology
Konflik Israel-Palestina
...
TS
Hashimi
Konflik Israel-Palestina
Spoiler for peta israel-palestina:
Quote:
Maaf kalo thread saya copas semua, karena jujur tidak tahu banyak soal konflik rumit yg sudah berlangsung puluhan tahun ini.
Mari kita usahakan mengurai benang kusut ini senetral mungkin tanpa membawa sentimen agama.


Timeline (on going...)
sejarah zionisme
Keruntuhan Ottoman dan wilayah Mandat Palestina
deklarasi balfour 1 2 3
Perang Sipil daerah mandat Palestina sebelum berdirinya negara Israel
Perang Arab - Israel 1948
Perang Enam Hari 1 2 3
Perang Yom Kippur
perjanjian camp david
usaha2 untuk mendirikan palestina
Myths and Facts
awal mula istilah palestina 1 2
pengakuan kemerdekaan Indonesia dari Palestina
sekilas ttg Hamas dan Fatah
Tentang Hamas dan hubungannya dgn Israel 1 2 3
Hubungan Israel - AS 1 2 3
mengapa arab tdk mau mengalah dgn Israel?
sisi lain kota gaza 1 2
intifada
Yitzhak Rabin
Tentang tanah perjanjian
ramalan om berwin ttg kemerdekaan palestina 1 2 3
Diubah oleh Hashimi 05-12-2012 22:04
0
87.9K
450
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
6.6KThread•11.6KAnggota
Tampilkan semua post
InRealLife
#107
Quote:
Memang tiap kali Palestina dihajar Israel, banyak yang spamming informasi demikian, mengenai Amin al-Husseini dan pengakuannya terhadap kemerdekaan Indonesia. Mari kita bahas dengan semangat forum sejarah yang ilmiah dan objektif.

Amin al-Husseini
Haji Amin al-Husseini (1897-1974)
http://en.wikipedia.org/wiki/Haj_Amin_al-Husseini
Dia disebut-sebut sebagai orang pertama yang memberikan pengakuan atas kemerdekaan Indonesia. Jabatan tertinggi Amin al-Husseini adalah Mufti Agung Yerusalem (1921-1937) dan Presiden Majelis Islam Tertinggi Palestina (1922-1937). Keduanya adalah jabatan di bawah pemerintahan mandat Inggris atas Palestina. Jadi Amin al-Husseini bisa dianggap pejabat lokal Inggris untuk Mandat Palestina yang mencakup wilayah sebagai berikut.
Batas Mandat Palestina pada 1922, sumber: wikipedia
Sejak 1937 terjadi pemberontakan Arab di Palestina melawan pendudukan Inggris dan emigrasi Yahudi. Pemimpinnya adalah Amin al-Husseini, yang hendak ditangkap Inggris tapi kemudian mengungsi ke Lebanon, Irak, sampai tahun 1940-an ke Roma dan Berlin.
Amin al-Husseini sejak 1930-an dekat dengan Nazi Jerman dan Fasis Italia karena kesamaan musuh (Inggris, Yahudi, Komunis). Dia bahkan pernah bertemu dengan Mussolini dan Hitler.

Pada 1944 Amin al-Husseini menetap di Berlin dan menjadi propagandis Axis untuk dunia Arab dan Islam, lewat sarana milik Nazi seperti Radio Berlin. Dia juga berperan dalam pembentukan divisi Muslim Bosnia (Handschar) di SS dan Legiun Arab di AD Jerman.
Lewat salah satu siarannya di radio Berlin (6 September 1944) Amin al-Husseini menyiarkan ‘ucapan selamat’ kepada Alam Islami, bertepatan ‘pengakuan Jepang’ atas kemerdekaan Indonesia.
(Sumber: Zein Hassan, Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri, Penerbit Bulan Bintang Jakarta, 1980)
Namun 6 September 1944 Indonesia belum merdeka! Merujuk kepada sejarah Indonesia, pada waktu itu yang terjadi adalah Deklarasi Koiso 7 September 1944. Perdana Menteri Jepang Koiso Kuniaki mendeklarasikan di depan Diet (Parlemen) Jepang bahwa Indonesia akan diberi kemerdekaan "dalam waktu dekat".
(Sumber: Elson, The Idea of Indonesia, Serambi (terj.), 2008)
Selanjutnya kita semua tahu bahwa kemerdekaan Indonesia diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945 dan bukan karena diberi Jepang sebagaimana dinyatakan Koiso.
Husseini sendiri sesudah Jerman kalah pada 1945 berusaha mencari suaka ke Swiss namun ditolak, dan ditangkap tentara Prancis pada Mei 1945 di Konstanz, perbatasan Jerman/Swiss. Dia ditahan di Paris sampai 1946, ketika akhirnya dia kabur ke Mesir dengan menggunakan paspor palsu. Kemungkinan besar pada 17 Agustus 1945 Amin al-Husseini sedang berstatus tahanan politik Prancis di Paris.
Kesimpulannya:
- Palestina sebagai suatu negara sendiri belum ada pada 1944.
- Amin al-Husseini memang pernah menjadi Mufti Agung Yerusalem dan pejabat tinggi untuk Mandat Palestina, tapi pada 1944 dia tak lagi memegang kedua jabatan itu. Lagipula yang menunjuk dia menjabat adalah pemerintah Inggris.
- Pernyataan pengakuan dan ucapan selamat-nya adalah untuk janji Jepang memerdekakan Indonesia (September 1944) bukan proklamasi 17 Agustus 1945.
Jadi, saya kira klaim "Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia" itu keliru.
Yang benar adalah "Mantan mufti agung Yerusalem di bawah pemerintahan penjajahan Inggris di Palestina mengucapkan selamat kepada Indonesia yang dijanjikan akan dimerdekakan Jepang, pada September 1944"
Semoga bermanfaat.
0
