Kaskus

Hobby

  • Beranda
  • ...
  • Pisau
  • Baja Damaskus Moderen, Sejarah Singkat, dan Teori Dasar Pembuatannya

jarumberputarAvatar border
TS
jarumberputar
Baja Damaskus Moderen, Sejarah Singkat, dan Teori Dasar Pembuatannya
Trit ini ditulis ulang, karena trit ketinggalan di old kaskus. Mohon masukan untuk menyempurnakan trit ini.
Damascus Steel/Baja Damaskus

(MASIH DALAM PROSES PENYELESAIAN)

Kata pengantar:
Saya bukan seorang pandai besi, apa lagi seorang yang ahli baja. Saya menyusun tulisan ini dari beberapa bacaan yang saya harap bisa membantu sebagai referensi awal bagi teman-teman nubi seperti saya yang ingin mengetahui dasar-dasar tentang baja damaskus. Khususnya baja damaskus moderen.

Tulisan ini disusun dari referensi berikut
Internet:
http://en.wikipedia.org/wiki/Damascus_steel
http://en.wikipedia.org/wiki/Wootz_steel
http://archaeology.about.com/od/anci...scus_steel.htm
http://www.minnesotafarriers.com/Damascus.htm

Sejarah singkat mengenai Baja Damaskus

Aslinya istilah Damascus Steel/Baja Damaskus adalah penamaan yang diberikan oleh dunia barat terhadap baja-baja yang digunakan pada pedang-pedang dunia Arab, yang pada masa perang salib terbukti sangat hebat, dan ditakuti.

Dengan perkembangan persenjataan perang, akhirnya penggunaan pedang makin jarang, dan perlahan-lahan pembuatan pedang jenis ini makin lama semakin jarang, sampai pada akhirnya tidak ada lagi yang tahu bagaimana persisnya caranya membuat baja, dan pedang jenis ini.

Karena ketenarannya, Sekelompok ahli metalurgi Jerman melakukan penelitian terhadap bilah-bilah pedang damaskus yang masih ada, dan menerbitkan hasil penelitian mereka pada tahun 2006. Mereka menemukan adanya struktur nanowires, dan carbon nanotubes didalam baja damaskus yang di perkirakan sebagai penyebab dari kehebatan dari pedang-pedang/baja-baja damaskus.

Konon katanya struktur baja seperti ini sampai sekarang belum pernah ada yang berhasil membuatnya.

Akhir-akhir ini sudah mulai banyak yang mengaku bisa membuatnya, dan sekarang sudah mulai banyak beredar pisau produksi Eropa Timur dengan menggunakan baja yang katanya sama dengan baja damascus. Baja ini sering juga disebut baja wootz.

Berikut foto contoh baja pada pisau damaskus dari wikipedia

Baja Damaskus Moderen, Sejarah Singkat, dan Teori Dasar Pembuatannya
Diubah oleh jarumberputar 27-07-2013 04:07
tata604Avatar border
tata604 memberi reputasi
1
67.3K
62
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Pisau
Pisau
KASKUS Official
241Thread534Anggota
Tampilkan semua post
jarumberputarAvatar border
TS
jarumberputar
#3
Dasar-dasar pembuatan baja lapis/baja damaskus moderen.
Untuk informasi: Tehnik ini adalah tehnik tempa tingkat lanjut, dimana agar dapat melakukan ini, pertama-tama, harus mahir di bidang penempaan baja terlebih dahulu.

Baja damaskus moderen/baja lapis adalah hasil dari proses penyatuan besi dengan baja, baja, dengan logam lain. Dalam proses ini permukaan baja yang akan di satukan akan hampir-hampir mencair, dan mengakibatkan menyatunya materi satu dengan lainnya.

Yang perlu diperhatikan sebelum melakukan proses tempa adalah:
  • Permukaan yang akan disatukan harus bersih (dari minyak, karat, ataupun unsur lainnya), sehingga disarankan untuk diamplas kasar terlebih dahulu.
  • Suhu tempa-nya juga harus pas (tidak boleh melebihi suhu kritis). Suhu yang pas/kritis yang dimaksud adalah suhu dimana baja hampir mencair, dan bukan suhu kritis dalam proses hardening. Suhu ini bisa berbeda sesuai dengan jenis baja.
  • Persiapkan juga flux (cairan pembersih/penyatu). Banyak jenis flux yang biasa digunakan, cuma Jenis flux yang umum digunakan adalah Borax (Anhydrous borax (Na2B4O7)). Sedikit tambahan. Knifemaker di link tambahan dari Mas Anton dibawah, menggunakan minyak tanah sebagai media flux. Penggunaannya adalah dengan cara merendam tumpukan bahan didalam minyak tanah terlebih dahulu sebelum proses tempa.
  • Siapkan Tungku yang akan digunakan. lebih disarankan menggunakan tungku tertutup karena suhu akan lebih terpelihara.
  • Persiapkan lembaran baja yang akan di satukan. Susun selang-seling sesuai jenis materi, dan pattern/motif yang diinginkan, dan kemudian diikat satu dengan kawat (alternatifnya adalah disatukan dengan cara di las salah satu ujungnya).

Spoiler for selang-seling:

Setelah semuanya siap, masukkan bahan baja yang sudah diikat tadi. Letakkan dengan posisi ujung mengarah ke api dengan tujuan agar api bisa melewati sela-sela lapisan baja agar panas menjadi lebih merata.
Ketika warna bahan baja berubah menjadi merah membara (cherry red) secara merata, percikkan bubuk borax secukupnya di sela-sela lapisan bahan baja. Pada saat ini borax akan mencair dan masuk disela-sela lapisan. Letakkan lagi bahan kedalam tumpu, sampai menjadi warna merah membara lagi. Teruskan sampai menjadi kuning. Segera lanjutkan dengan langkah penempaan.

Setelah lapisan baja menyatu dengan cara ditempa, lapisan baja ini bisa dibelah dua, tiga, atau empat, dan disatukan lagi/dilipat. dengan cara ini, lapisan akan semakin banyak (seumpama awalnya bahan terdiri dari 6 lapis baja, maka ketika dilipat 2 akan menjadi 6x2=12 lapis, bila kemudian dilipat 2 lagi, maka akan menjadi 24 lapis. begitu seterusnya. Kalau baja lapis 6 yang sama dibagi 3, dan ditumpuk, maka lapisan akan menjadi 6x3=18, bila kemudian dibagi 3, dan ditumpuk lagi maka lapisan akan menjadi 18x3=54 begitu seterusnya.

Untuk memudah kan proses ini, baja perlu ditempa memanjang (ini perlu tehnik tempa yang tidak disampaikan di trit ini). Begitulah seterusnya berulang-ulang sampai dirasa jumlah lapisan dianggap cukup.
Spoiler for contoh hasil baja lapis:

Hal-hal yang perlu diperhatikan :
  • Pada proses tempa, cairan borax yang panas, akan terpercik keluar dari sela-sela lapisan baja. Harap hal ini diperhatikan sehingga tidak menjadi membahayakan.
  • Sebelum menyatu, lapisan baja yang diikat kawat ini akan bergeser-geser ketika ditempa, dan ini menyulitkan proses penyatuan(welding). Perlu latihan untuk melakukannya sampai sempurna. Alternatifnya adalah menyatukan salah satu ujung/sisi-sisi tumpukan bahan dangan cara di-las (bukan dengan ikatan kawat).
  • Proses tempa ini akan mengurangi kandungan karbon (sedikit), karena karbon adalah unsur yang sangat penting dalam baja, apalagi untuk bahan pisau, maka sebaiknya proses tempa agar diselesaikan dalam waktu secepat mungkin.


Proses HT
Proses HT sama dengan proses ht biasa. utamakan proses HT sesuai standard baja terbaik yang sedang digunakan.

Proses Etching
Setelah proses HT dilakukan, lanjutkan dengan proses etching yang gunanya memunculkan motif damascus. Melalui proses ini, baja yang mengandung karbon tinggi cederung menjadi lebih gelap, dan baja kandungan karbon rendah/baja mengandung Nikel/Baja mengandung Chromium akan cenderung menjadi lebih terang.

Berikut copas dari penjelasan Master Balikmipih (bejosakti aka Mang Ako).

Dengan media Feric Chloride

Siapkan media Feric Chloride. 1 ons dicampur 200mm air panas.
bersihkan bilah bisa pake amplas kemanapun arahnya. Basuh rata permukaan baja dengan cairan feric chloride yang sudah dicampur air tersebut sampai keluar motif yang di inginkan. Cuci dengan air bersih lap kering, kemudian bilah tersebut diminyaki.

Dengan media Teh basi

Bersihkan bilah bisa pake amplas kemanapun arahnya. Basuh rata dengan cairan teh basi, bersihkan, dan lap kering, basuh rata lagi dengan teh basi, lakukan berulang-ulang sampai keluar motif yang di inginkan. Kalau sudah, kemudian minyaki.
Diubah oleh jarumberputar 13-07-2013 06:00
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.