- Beranda
- The Lounge
MATAHARI,game PC tentang petualangan nyata agen wanita rahasia keturunan indonesia
...
TS
mulsgan
MATAHARI,game PC tentang petualangan nyata agen wanita rahasia keturunan indonesia
Quote:
MATAHARI,game PC tentang petualangan nyata agen wanita rahasia keturunan indonesia

siapa mata hari? dan mengapa kisah hidupnya di jadikan game?
sebelumnya pada tahun 2009 sebuah developer software sekaligus rumah produksi game PC "viva media" merilis sebuah game PC yang di angkat dari kisah nyata dengan judul yang femiliar dengan bahasa kita, bahasia indonesia, yang berarti pusat tata surya kita yaitu mata hari,
mata hari sebenarnya adalah nama "julukan" seorang penari keturunan jawa blesteran belanda di jaman kolonial belanda.
review game :
Quote:
judul Mata Hari (2009)
English | PC | Pengembang: 4HEAD Studios | Penerbit: Anaconda
Genre: adventure game/Petualangan
age : ADULT 17+
Adegan intro dan pembukaan game ini di mulai padan pada tahun 1963. seorang wanita, Elsbeth Schragmüller, sedang diwawancarai tentang kehidupan Mata Hari. Cerita demikian dibingkai sebagai rangkaian kilas balik, dimulai dengan malam kedatangan pertama Mata Hari di Paris pada tahun 1905. Dia belum menjadi mata-mata. lalu, ia diperkenalkan sebagai penari eksotis yang mencari ketenaran .
sampai akhirnya Mata Hari ditangkap oleh intelijen Prancis dan dituduh sebagai mata-mata Jerman.
Fitur game:
Sebuah petualangan klasik, yang diatur di era awal abad ke 20
Dalam peran utama - mata-mata,game Mata Hari memiliki beberapa ending yang berbeda., tergantung pada tindakan pemain kemana alur cerita itu dia arahkan .
geme dengan banyak mini-games bergaya spionase ini melibatkan2 orang terkenal dala industri videogame yaitu Khal Barvud (Hal Barwood) dan Falsteyn Nuh (Noah Falstein) -yang merupakan pencipta game Indiana Jones yang legendaris dan Takdir Atlantis
grafik masih standar, karna mungkn penciptanya hanya menekankan pada alur cerita, gameplay di hiasi banyak puzzle yg membutuhkan daya nalar dan naluri detektif, namun kadang di selingi dengan humor di sela2 percakapan, ruang gerak pemain terbatas, mungkin untuk menghemat data game karna alur cerita yang panjang dan berbelit
walau di anggap game yang kurang bagus dalam segi grafis , namun game ini sangat asyik di mainkan buat yang menyukai game drama petualangan penuh teka teki
sumber : http://www.adventureclassicgaming.co...e/reviews/532/
screenshoot
Spoiler for SS:
Spoiler for SS:
Spoiler for SS:
trailer
agar ketika kelak agan memutuskan untuk memainkan game ini agan lebih menjiwai alur ceritannya, ada baiknya coba agan simak dulu kisah nyata hidup si mata mata "mata hari" berikut ini :
nyambung di bawah gan
v
v
v
v
v
nona212 memberi reputasi
1
5K
Kutip
14
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•104.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
mulsgan
#1
Quote:

Mata Hari terlahir dengan nama Margaretha Geertruida pada 7 Agustus 1876 di Leeuwarden Belanda. Sebagai anak kedua dari Adam Zelle dan istrinya Antje van der Meulen (keturunan Indonesia-Belanda) dan putri semata wayang dari empat anaknya Zelle yang semuanya laki-laki. Ayahnya seeorang pedagang yang berhasil. Margaretha Geertruida (Mata-Hari), semasa remaja hidupnya biasa dilayani oleh para pembantu dan hidup penuh kecukupan dan kemewahan. Biasa dipanggil dengan nama kecilnya, M'greet. Ayahnya yang biasa memanjakan dirinya, biasa memanggilnya sebagai "sebatang anggrek di antara mangkuk-mangkuk."
pada usia 18 tahun, ia mengirim surat atas sebuah iklan yang di pasang di sebuah surat kabar, seorang tentara yang sedang mencari jodoh. Maka, ia bertemu seorang pria berusia 38-tahun, Kapten Rudolph MacLeod, seorang Belanda keturunan Skotlan, dan pada 11 Juli 1895, mereka menikah.
Hidupnya akhirnya berubah juga, mereka memperoleh dua orang anak, seorang bayi laki-laki yang lahir pada 30 January 1897di Netherland diberi nama Norman. Sebungkah kegembiraan ini memberikan kebahagiaan bagi mereka berdua dan apalagi MacLeods kini selalu mendampingi, meskipun agak mengalami krisis keuangan karena pengeluaran untuk biaya pernikahan, dan bulan madu, serta biaya melahirkan pula. Seperti diungkapkannya di kemudian hari, di saat perceraiannya, Margaretha menjerit dengan pedih dan menuding bahwa saat Margaretha tengah melahirkan, John malah berhubungan sex dengan perempuan pribumi di ruangan lain rumah mereka itu. Lima bulan setelah kelahiran bayinya, akhirnya mereka memutuskan pindah ke Jawa Timur. Margaretha agak terhibur dengan perjalanan ini. Ia menginjak usia 20 tahun sementara John memasuki usia 41 tahun. Setelah pindah ke Jawa Timur, lahirlah putrinya Jeanne-Louise pada 2 May 1898 di pulau Jawa itu. Jeanne memiliki nama kecil Non, kependekan dari Nona, panggilan bagi wanita remaja. Namun, segala sesuatunya ternyata tak banyak berbeda bagi Margaretha. Hari-hari dilalui dengan banyak percekcokan dan pertikaian membuat situasi yang tak menyenangkan tetap berlanjut.
Tak lama, John ditugaskan di kota lain, di Medan. Margaretha diminta untuk menyusul kemudian, sementara ia menyiapkan tempat untuk tinggal di Medan itu. Margaretha, terpaksa menempati rumah Van Rheedes. Van Rheedes bekerja sebagai chief accountant untuk Pasukan Belanda wilayah Indonesia Timur. Inilah masa-masa dimana Margaretha mulai bisa melakukan apa yang ia sukai. Ia lalu mencoba mengenakan Sarung dan Kebaya, di Eropa semacam rok dan blus. Ia juga mencoba pakaian lain, seperti baju strip, serta korset. Ia menyukai fashion. Perhatiannya yang sungguh-sungguh membawanya ikut suatu pergelaran sendratari Jawa, dan itu terus berlanjut hari demi hari. Perlahan-lahan ia juga tertarik mendalami sejarah, bahasa dan budaya Indonesia, pelan-pelan sambil sembunyi-sembunyi ia belajar bahasa Melayu, meskipun ia tak bisa bicara secara lancar tapi sehari-harinya ia bisa mempraktikkannya dalam berbagai kesempatan berinteraksi.

Mata Hari yang menggoda
Mendalami budaya dan tarian Jawa-Hindu
Hidup terus berlanjut, Margaretha tak dapat melupakan masa-masa di Holland. Dia berulangkali minta kembali ke Holland, dan akhirnya setelah perjuangan yang panjang keinginannya dikabulkan dan pada Maret 1902, mereka berlayar menuju ke Amsterdam. Ia berpikir paling tidak mereka tidak akan terlalu terpisah bila sama-sama berada di kampung halamannya. John dan Margaretha letih dengan hidup mereka di tanah Jawa, dan banyak menyimpan kenangan sedih di sana. Meski telah sampai di Holland, pasangan itu tetap saja sering cekcok. Hingga suatu hari, ketika Margaretha pulang ke rumah, ia terguncang menyaksikan apartemennya kosong, dan John telah minggat bersama puteri mereka yang berusia empat tahun. Margaretha, berusaha mencari mereka, namun sia-sia, perpisahan telah menimpanya dengan begitu brutal. Bagaimanapun, ia memperjuangkan puterinya dan berusaha memenuhi kebutuhannya meskipun tak berhasil.
John dengan kasarnya memasang iklan di surat kabar Amsterdam: Saya minta anda semua, siapa saja tidak membantu atau memberi apapun kepada istriku yang aneh Margaretha MacLeod-Zelle. Dia juga menyebarkan perkataan bahwa Margaretha lah yang meninggalkan dirinya. Margaretha mencoba mencari pekerjaan tapi tak berhasil. Tak mampu untuk memberi makan atau pakaian untuk Non, dengan lunglai Margaretha mengembalikan puterinya kepada John.
Margaretha kini benar-benar sendiri. Ia tersingkir dan tak beruang, tak memiliki skill apapun untuk bekerja, maka tak ada lagi masa depan bagi wanita 27-tahun ini. Ia teringat, di Jawa ia sempat membaca koran Belanda yang menawarkan kehidupan yang mudah di Paris, pusat budaya dan seni. Banyak penulis yang menulis berbagai keberhasilan tentang seni dan talenta, dan mereka semua amat dihargai di sana. Masih melekat dalam ingatannya pada sebuah foto sebuah tempat yang tak pernah ia tahu dan belum pernah ia lihat sebelumnya, tapi ia yakin bahwa mungkin ia memiliki masa depan di sana, akhirnya ia memutuskan pergi ke Paris dan mencoba peruntungannya di sana.
Ia pindah ke Paris, di mana ia bekerja sebagai pemain sirkus, dengan nama 'Lady MacLeod'. Berjuang memperoleh kehidupan, ia juga menjadi model pelukis potret Antonio de La Gandara.
Sejak 1905, ia terkenal sebagai penari eksotik bergaya Oriental. Sejak itulah ia menggunakan nama panggung Mata Hari, yang diambil dari bahasa Indonesia. Ia berperan, sebagai puteri dari tanah Jawa anak pendeta kelahiran India, mengaku hidupnya telah ditakdirkan bagi seni tari suci India sejak kecil. Meskipun alasan-alasan itu hanya karangannya, namun penampilannya memberikan kesuksesan baginya karena tariannya yang erotik itu dihargai bahkan memberikan status terhormat, mendobrak aliran yang ada, dan menjadi sebuah gaya hiburan yang membuat Paris dikenal ke seluruh dunia.
Mata Hari menjadi sosok yang berhasil dan memiliki banyak hubungan dengan tokoh-tokoh militer, politisi dan berbagai tokoh berpengaruh dari berbagai negara, termasuk Perancis dan Jerman.

Eksekusi tembak mati Mata Hari di tahun 1917
Mata Hari, sang Agen Spionase Ganda
Pada January 1917, atase militer Jerman di Madrid mengirimkan pesan radio ke Berlin menjelaskan tentang agen mata-mata Jerman yang dapat membantu, yang memiliki kode-panggilan H-21. Agen intelijen Perancis menyadap pesan itu dan, dari informasi yang mereka sadap itu, dikenali bahwa H-21 adalah Mata Hari. Sudah tentu, bahwa pesan yang dikirim oleh intelijen Jerman itu telah di tangkap oleh pihak Perancis, sebagian sejarawan menyebutkan bahwa dari pesan itu terungkap bahwa, pada saat Mata Hari bekerja untuk Perancis, rekan Perancis yang membayarnya mengidentifikasinya sebagai seorang agen ganda. Pada 13 February 1917, ia ditangkap di kamar hotelnya di Paris. Pada saat ia ditahan, Perancis tengah mengalami banyak kekalahan dalam peperangan. Ribuan tentaranya banyak yang mati, dan membutuhkan sesuatu untuk menjadi kambing hitam. Maka wanita Belanda yang tengah naik daun ini cocok untuk menjadi alasan. Ketenaran Mata Hari menjadi taruhan, ia dituduh sebagai mata-mata yang menyebabkan puluhan ribu tentara tewas. Meskipun merupakan spekulasi dan tak ada bukti nyata, tak terelakan ia dianggap bersalah dan dieksekusi di hadapan regu tembak pada 15 Oktober 1917, pada usia 41.
Dengan alasan demi keamanan negara, bukti-bukti dirahasiakan dan hingga kini, berkas-berkas tuntutannya tetap tertutup. Segala apa saja yang menjadi aktivitas Mata Hari di masa perang ituyang diungkap melalui berkas-berkas pembuktian arsip lain, begitu rancupara sejarawan tak menemukan apapun untuk membuktikan--apakah Mata Hari memberikan suatu informasi yang berarti kepada pihak lain, atau tidak. Sepertinya ia memang menerima pembayaran dari kedua pihak meski tak berhasil memuaskan para pembayarnya. Tentu saja, tuduhan yang ditimpakan saat perang tidak berpihak kepada Perancis, maka paling mudah bagi para oknum pemerintah Perancis adalah menyalahkan kegagalan perangnya kepada mata-mata yang berkhianat. Tuduhan bagi Mata Hari tersebut kemudian ternyata menjadi contoh bergengsi pula bagi publik perihal kemampuan counter-espionage Perancis.
Begitulah akhir sebuah drama. Pada 15 Oktober 1917, Mata Hari menolak diikat dan ditutup matanya, malah memberikan tiupan cium (blew a kiss) kepada regu penembak sesaat sebelum mereka menarik pelatuk. Rumor menyebutkan salah seorang penembak terpengaruh dan mengakibatkan sebuah tembakan ngawur! Apakah ia seorang mata-mata Jerman atau Peranciskah? Demikian legenda seorang mata-mata wanita yang amat terkenal yang pernah ada.
sumber : http://jogjaicon.blogspot.com/2011/0...egendaris.html
nah itu kisah hidupnya, apakah dalam game ini juga ada menyinggung tentang indonesia? silahkan agan buktikan sendiri dengan membeli dan memainkan gamenya

0
Kutip
Balas
sebelumnya kebawah sempetin rate 5 di pojok kanan atas dulu ya gan