- Beranda
- Stories from the Heart
The Lady Emperor
...
TS
Gurikho
The Lady Emperor
Prolog 1
Apakah dunia ini tidak sehebat bentuknya?
Mengapa dunia ini penuh dengan penghianatan?
Atas dasar apa dia berpaling?
Atas alasan apa dia pergi meninggalkan diriku seorang diri?
Dia bukanlah seorang wanita, tetapi monster tidak berperasaan !!
Dia meninggalkan aku hanya untuk harta dan pergi untuk ketidakpastian.
Busuk mulutmu dan tawamu membuatku muak dan geli.
Tetapi itulah kamu.
Sespesial itu dirimu untuk ku.
Walau seperti itu kamu tetap menjadi pujaan hati ku.
Sepanjang hidupku.
-Aldy
Apakah dunia ini tidak sehebat bentuknya?
Mengapa dunia ini penuh dengan penghianatan?
Atas dasar apa dia berpaling?
Atas alasan apa dia pergi meninggalkan diriku seorang diri?
Dia bukanlah seorang wanita, tetapi monster tidak berperasaan !!
Dia meninggalkan aku hanya untuk harta dan pergi untuk ketidakpastian.
Busuk mulutmu dan tawamu membuatku muak dan geli.
Tetapi itulah kamu.
Sespesial itu dirimu untuk ku.
Walau seperti itu kamu tetap menjadi pujaan hati ku.
Sepanjang hidupku.
-Aldy
Spoiler for INDEX:
anasabila memberi reputasi
1
22.9K
183
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33KThread•54.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
Gurikho
#24
Wanita: Hei, sendirian nih? Ga nyari cewek? semua cowok diruangan ini mempunyai pasangan mungkin lebih dari 1 loh.. Lu kenapa sendirian?
Gerald: Hahaha, iyaa.. Gua beda dari mereka.. Ga ada yg srek dihati gua cewek-cewek disini.
Wanita: Nama gw Clara, biasanya orang sini manggil gw Rara. (ia menjulurkan tanganya ke Gerald)
Gerald: Yup, gua gerald, panggilnya aja Geral.. Trus lu ngapain disini? (Gerald merasakan sebuah getaran di hatinya)
Rara: Pertanyaan bodoh, Kikikikik.. Lu ga tau klo seluruh wanita disini kerja nyari uang? Mereka kerja disini buat cari makan. Mo halal apa engga mereka ga peduli.
Gerald: Sorry, lu juga? (Getaran di dalam hatinya semakin kuat)
Rara: Menurut lu gimana? Apa gw masuk dikategori itu?
Gerald: Mmmmmm, enggak sih, baju lu terlalu rapih untuk ukuran perek. (Ya, Rara memang canti)
Rara: Husss, jangan panggil perek sembarangan, panggil saja wanita malam. Lu jangan merendahkan martabat orang seenaknya begitu. Klo gw emang salah satu dari kata yg lu sebutin itu gmana?
Gerald: Maav.. Ooooh, mungkin gua mau lu nemenin gua malam ini (Pipi gerald tiba-tiba memerah, bukan karena alkohol yang dia pegang tapi karena godaan maut dari Rara)
Rara: Fuuuh, lu masih terlalu polos untuk hal ini. Gimana klo kita naik ke atas? Lu mo ditemenin kan? Mo melakukan permainan orang dewasa kan?
Gerald: AAAAAAHHHHHHH?? (Nyees, Nyees, Isi kepala Gerald mo pecah berkeping-keping karena perkataan Rara) Iy..Iy..Iyaa, mau Ra !! Ayo Raa..
(dengan cepat ia meneguk minuman Dry Gin lalu tiba-tiba saja Rara mengambil minuman itu dari tangan Gerald)
Rara: Fuuuuuuuhhhhh, minuman ini masih keras seperti biasa.. AAAAAAAAhhhhhhh, ini bikin gw makin panas.. Yuk kita keatas..
(Rara menggandeng tangan Gerald dan menariknya ke atas)
Rara adalah salah satu kupu-kupu malam di klub ini. Ia cantik dengan tubuh mungilnya, dan manis dengan kemeja serta hot pants hitam yang dia kenakan. Walau kecil ia tetep montok dan aura wanita penggodanya pun cukup kental ia miliki. Bahasa tubuhnya seperti memanggil setiap pria berotak dekil dan jorok untuk pelarian hawa nafsu. Dalam hingar bingar pusaran lagu "i'm yours" Jason Mraz, Rara cantik nan putih itu menggandeng seorang pria gondrong berkulit coklat yg sedang menaiki tangga bersamanya. Setelah sampai dilantai 2, Gerald dan Rara segera mencari kamar setelah membayar tarif kamar di receptionist, untuk melakukan kegiatan sexual antara pria dan wanita.
Pintu deretan 5 ke kiri dari tangga di lantai 2 menjadi kamar Rara dan Gerald. Ditempat itu, kamar itu, akan menjadi saksi biksu perjalanan seorang Gerald yang polos nan plagmatis. Disinilah semua berasal, akhirnya Gerald keluar dari alam pikiranya, menuju sebuah tempat dimana sensasi dunia tidak akan pernah mati, tempat itu adalah Kenikmatan.
Gerald pernah indehoy saat SMA akhir sebelum kuliah bersama pacarnya. Tetapi itu sudah sangat lama. Setelah kuliah dan tidak memiliki pacar, Gerald tidak lagi pernah melakukan hal tersebut terhadap wanita. Padahal ia telah berasa kekeringan.
Setelah masuk kamar, Gerald duduk dipinggir kasur dan Rara berdiri didepanya. Tanpa basa-basi Rara menanggalkan kemeja dan hot pants nya. Buah dada berukuran 34c terlihat jelas didepan mata Gerald. Ia kaget dan tidak percaya akan hal tersebut. Ia hanya bisa menarik napas, tarik napas, mejemin mata, buka mata, lalu tanpa sadar memegang buah dadanya. Payudara Rara terlihat besar dan gemuk, itu dikarenekan ukuran badanya yg kecil. Bulu selangkangan nya pun terlihat mulus seperti habis dicukur oleh pisau setajam silet. Ia benar-benar mulus. Tidak ada satupun yang lecet. Dalam hati Gerald, hanya satu kata yang terkuak SEMPURNA.
Gerald terlihat cengang akan itu, didepan matanya ia melihat seonggok daging hidup dan bernapas tanpa busana yang sanggup menegangkan selangkanya yang terlindungi boxer dan jeans tebal. Laksana meteor kelas tinggi menghajar kemaluannya, tanpa sadar kemaluanya itu berdiri 90 derajat dan membuatnya merintih kesakitan karena mengenai dinding-dinding permukaan jeans yang keras. Posisi tidur pun tidak tertahan, akhirnya ia sengaja menjatuhkan tubuhnya di atas kasur kamar itu. Lalu tanpa ada basa-basi Rara menjulurkan tangan dan membuka celana jeans nya dan mulai men-shake off kemaluan gerald didalam celana jeansnya. Gerald, terperangah dan bernafas panjang menahan rasa nikmat luarbiasa. Tidak lama kemudian, Rara yang memang ahli dalam bidang sexualitas, memberanikan diri memasukan seluruh ayam jantan Gerald didalam mulutnya dan .....................................
Kegiatan itu menghabiskan waktu hampir lama 10 menit dan Rara sendiri pun mulai duduk disamping Gerald yg pada awal posisinya tertidur terlentang di atas kemaluan Gerald tersebut. Sambil memegang ayam jantan Gerald, Rara menawarkan sebuah tablet, dimana tablet itu dapat menimbulkan rasa senang tanpa henti. Menurut Rara tablet itu mampu melupakan masalah bagi penggunanya, jelas Rara.
Lalu dengan cepat Rara mengambil celana hot pantsnya dan mengeluarkan sebuah ampel plastik transparan dari kantongnya. Didalam kantong plastik transparan itu terdapat 3 buah tablet berwarna biru dan diatas tablet tersebut dihiasi sebuah gambar, gambar itu adalah gambar sebuah bintang. kalau di langit dinamakan starlight, kalau di dalam dunia kejahatan khususnya narkoba itu bernama BLUESTAR. Ya jelas, itu adalah ecstasy.
Dimalam yg dingin ini, ketiga begundal tersebut masih menikmati kehangatan didalam pelukan para bidadari neraka. Mereka betul-betul menikmatinya, seakan berada didalam Surga. Alvin, Reva dan Gerald terjebak didalam suasana panas yang dipenuhi dengan sensasi tanpa batas. Dengan campuran Alkohol kelas berat dan belaian halus para wanita penjajak cinta high class, mereka dibetahkan oleh hawa nafsu yang tidak kunjung padam. Nyanyian-nyanyian merdu penyanyi klub tersebut menghantarkan kenikmatan dan gerombolan para iblis dari neraka melantunkan lagu menuju sebuah kebinasaan.
Bersambung
Gerald: Hahaha, iyaa.. Gua beda dari mereka.. Ga ada yg srek dihati gua cewek-cewek disini.
Wanita: Nama gw Clara, biasanya orang sini manggil gw Rara. (ia menjulurkan tanganya ke Gerald)
Gerald: Yup, gua gerald, panggilnya aja Geral.. Trus lu ngapain disini? (Gerald merasakan sebuah getaran di hatinya)
Rara: Pertanyaan bodoh, Kikikikik.. Lu ga tau klo seluruh wanita disini kerja nyari uang? Mereka kerja disini buat cari makan. Mo halal apa engga mereka ga peduli.
Gerald: Sorry, lu juga? (Getaran di dalam hatinya semakin kuat)
Rara: Menurut lu gimana? Apa gw masuk dikategori itu?
Gerald: Mmmmmm, enggak sih, baju lu terlalu rapih untuk ukuran perek. (Ya, Rara memang canti)
Rara: Husss, jangan panggil perek sembarangan, panggil saja wanita malam. Lu jangan merendahkan martabat orang seenaknya begitu. Klo gw emang salah satu dari kata yg lu sebutin itu gmana?
Gerald: Maav.. Ooooh, mungkin gua mau lu nemenin gua malam ini (Pipi gerald tiba-tiba memerah, bukan karena alkohol yang dia pegang tapi karena godaan maut dari Rara)
Rara: Fuuuh, lu masih terlalu polos untuk hal ini. Gimana klo kita naik ke atas? Lu mo ditemenin kan? Mo melakukan permainan orang dewasa kan?
Gerald: AAAAAAHHHHHHH?? (Nyees, Nyees, Isi kepala Gerald mo pecah berkeping-keping karena perkataan Rara) Iy..Iy..Iyaa, mau Ra !! Ayo Raa..
(dengan cepat ia meneguk minuman Dry Gin lalu tiba-tiba saja Rara mengambil minuman itu dari tangan Gerald)
Rara: Fuuuuuuuhhhhh, minuman ini masih keras seperti biasa.. AAAAAAAAhhhhhhh, ini bikin gw makin panas.. Yuk kita keatas..
(Rara menggandeng tangan Gerald dan menariknya ke atas)
Rara adalah salah satu kupu-kupu malam di klub ini. Ia cantik dengan tubuh mungilnya, dan manis dengan kemeja serta hot pants hitam yang dia kenakan. Walau kecil ia tetep montok dan aura wanita penggodanya pun cukup kental ia miliki. Bahasa tubuhnya seperti memanggil setiap pria berotak dekil dan jorok untuk pelarian hawa nafsu. Dalam hingar bingar pusaran lagu "i'm yours" Jason Mraz, Rara cantik nan putih itu menggandeng seorang pria gondrong berkulit coklat yg sedang menaiki tangga bersamanya. Setelah sampai dilantai 2, Gerald dan Rara segera mencari kamar setelah membayar tarif kamar di receptionist, untuk melakukan kegiatan sexual antara pria dan wanita.
Pintu deretan 5 ke kiri dari tangga di lantai 2 menjadi kamar Rara dan Gerald. Ditempat itu, kamar itu, akan menjadi saksi biksu perjalanan seorang Gerald yang polos nan plagmatis. Disinilah semua berasal, akhirnya Gerald keluar dari alam pikiranya, menuju sebuah tempat dimana sensasi dunia tidak akan pernah mati, tempat itu adalah Kenikmatan.
Gerald pernah indehoy saat SMA akhir sebelum kuliah bersama pacarnya. Tetapi itu sudah sangat lama. Setelah kuliah dan tidak memiliki pacar, Gerald tidak lagi pernah melakukan hal tersebut terhadap wanita. Padahal ia telah berasa kekeringan.
Setelah masuk kamar, Gerald duduk dipinggir kasur dan Rara berdiri didepanya. Tanpa basa-basi Rara menanggalkan kemeja dan hot pants nya. Buah dada berukuran 34c terlihat jelas didepan mata Gerald. Ia kaget dan tidak percaya akan hal tersebut. Ia hanya bisa menarik napas, tarik napas, mejemin mata, buka mata, lalu tanpa sadar memegang buah dadanya. Payudara Rara terlihat besar dan gemuk, itu dikarenekan ukuran badanya yg kecil. Bulu selangkangan nya pun terlihat mulus seperti habis dicukur oleh pisau setajam silet. Ia benar-benar mulus. Tidak ada satupun yang lecet. Dalam hati Gerald, hanya satu kata yang terkuak SEMPURNA.
Gerald terlihat cengang akan itu, didepan matanya ia melihat seonggok daging hidup dan bernapas tanpa busana yang sanggup menegangkan selangkanya yang terlindungi boxer dan jeans tebal. Laksana meteor kelas tinggi menghajar kemaluannya, tanpa sadar kemaluanya itu berdiri 90 derajat dan membuatnya merintih kesakitan karena mengenai dinding-dinding permukaan jeans yang keras. Posisi tidur pun tidak tertahan, akhirnya ia sengaja menjatuhkan tubuhnya di atas kasur kamar itu. Lalu tanpa ada basa-basi Rara menjulurkan tangan dan membuka celana jeans nya dan mulai men-shake off kemaluan gerald didalam celana jeansnya. Gerald, terperangah dan bernafas panjang menahan rasa nikmat luarbiasa. Tidak lama kemudian, Rara yang memang ahli dalam bidang sexualitas, memberanikan diri memasukan seluruh ayam jantan Gerald didalam mulutnya dan .....................................
Kegiatan itu menghabiskan waktu hampir lama 10 menit dan Rara sendiri pun mulai duduk disamping Gerald yg pada awal posisinya tertidur terlentang di atas kemaluan Gerald tersebut. Sambil memegang ayam jantan Gerald, Rara menawarkan sebuah tablet, dimana tablet itu dapat menimbulkan rasa senang tanpa henti. Menurut Rara tablet itu mampu melupakan masalah bagi penggunanya, jelas Rara.
Lalu dengan cepat Rara mengambil celana hot pantsnya dan mengeluarkan sebuah ampel plastik transparan dari kantongnya. Didalam kantong plastik transparan itu terdapat 3 buah tablet berwarna biru dan diatas tablet tersebut dihiasi sebuah gambar, gambar itu adalah gambar sebuah bintang. kalau di langit dinamakan starlight, kalau di dalam dunia kejahatan khususnya narkoba itu bernama BLUESTAR. Ya jelas, itu adalah ecstasy.
Dimalam yg dingin ini, ketiga begundal tersebut masih menikmati kehangatan didalam pelukan para bidadari neraka. Mereka betul-betul menikmatinya, seakan berada didalam Surga. Alvin, Reva dan Gerald terjebak didalam suasana panas yang dipenuhi dengan sensasi tanpa batas. Dengan campuran Alkohol kelas berat dan belaian halus para wanita penjajak cinta high class, mereka dibetahkan oleh hawa nafsu yang tidak kunjung padam. Nyanyian-nyanyian merdu penyanyi klub tersebut menghantarkan kenikmatan dan gerombolan para iblis dari neraka melantunkan lagu menuju sebuah kebinasaan.
Bersambung
0