- Beranda
- Stories from the Heart
The Lady Emperor
...
TS
Gurikho
The Lady Emperor
Prolog 1
Apakah dunia ini tidak sehebat bentuknya?
Mengapa dunia ini penuh dengan penghianatan?
Atas dasar apa dia berpaling?
Atas alasan apa dia pergi meninggalkan diriku seorang diri?
Dia bukanlah seorang wanita, tetapi monster tidak berperasaan !!
Dia meninggalkan aku hanya untuk harta dan pergi untuk ketidakpastian.
Busuk mulutmu dan tawamu membuatku muak dan geli.
Tetapi itulah kamu.
Sespesial itu dirimu untuk ku.
Walau seperti itu kamu tetap menjadi pujaan hati ku.
Sepanjang hidupku.
-Aldy
Apakah dunia ini tidak sehebat bentuknya?
Mengapa dunia ini penuh dengan penghianatan?
Atas dasar apa dia berpaling?
Atas alasan apa dia pergi meninggalkan diriku seorang diri?
Dia bukanlah seorang wanita, tetapi monster tidak berperasaan !!
Dia meninggalkan aku hanya untuk harta dan pergi untuk ketidakpastian.
Busuk mulutmu dan tawamu membuatku muak dan geli.
Tetapi itulah kamu.
Sespesial itu dirimu untuk ku.
Walau seperti itu kamu tetap menjadi pujaan hati ku.
Sepanjang hidupku.
-Aldy
Spoiler for INDEX:
anasabila memberi reputasi
1
22.8K
183
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
Gurikho
#10
Part 2
Siapakah dia?
Siapakah dia?
RUMAH ALDY di daerah Jakarta Selatan
Tepat pukul 9.30 malam, keempat sohib gerombolan pemuda jomblo yg hampir menjadi maho sedang bersiap-siap untuk melesat pergi ke salah satu klub malam di daerah k***ng. Klub malam itu memang selalu didatangi oleh para anak-anak gaul Jakarta, mulai dari anak baru belajar pake BH sama celana dalam (SMA), anak yg sudah mengerti kata indehoy (kuliahan), sampai orang-orang yang mampu melahirkan daging didalam sebuah perut seorang wanita (dewasa). Klub itu telah menjadi ajang pelepas penat dan ajang pergaulan bebas.
Dikamar Aldy, Aldy terlihat sibuk memilih baju. Mulai dari kemeja, polo shirt sampai kaos-kaos bertuliskan kata-kata aneh pun ia coba. Aldy terlihat sangat ingin tampil sempurna pada malam ini, karena malam ini ia mempunyai satu harapan bahwa ia dapat bertemu dengan gadis misterius bernama Ruby. Dalam pikiranya masih saja berputar tentang wanita itu. Pikiranya tidak dapat berhenti sampai ia bisa mendapatkan apa yg dia mau, Ruby.
Ruby seakan menjadi titik kehidupanya saat ini, ia tidak sanggup melupakan atau mencoba keluar dari sosok wanita tersebut. Sekalipun ia mencoba, keberhasilanya hanya mencapai 5% saja. Hari ini menjadi hari galau baginya, kenangan bertemu Ruby pada malam itu masih terus berbekas didalam benaknya dan sulit untuk menghilang.
Reva terlihat santai dengan kemeja tangan panjang berwarna biru tua dengan celana jeans hitam dan sepatu converse kesukaanya yg berwarna putih. Dan ia masih saja memegang stik Ps3 yg memainkan game sepakbola melawan teman bebuyutanya Gerald yang menimbulkan teriakan-teriakan norak ketika bermain.
Reva: Monyeeeeeeet bispaak lu RAAALDDD !! Curang tuh sit !! Masa Messi ganteng gua di tackle dari belakang ga pelanggaran?
Gerald: Biji mata lu keselek Va, apanya yg curang? Lu nya aja yg ga bisa main?!! Pepe beruk gua, ngambil bolanya bersih !!
Reva: Eeeeeh, mata empat belalang sembah !! Tuuh lu liat wasitnya curang dia ngebelain eloo !!! Sh*t bgt nih, masa game aja masih bisa berpihak?
Gerald: Barca lu sama madrid gua, masih menangan madrid gua, dasar somplak !!
PISSS VA !!Gerald terlihat modis dengan kemeja hitam tangan pendek yg dilapisi vest berwarna coklat tua dan celana jeans hitam serta sepatu santai berwarna coklat muda. Ia sangat tampan dengan setelan itu, apalagi wangi parfum yg ia pakai mungkin dapat meluluhkan beberapa hati wanita di indahnya malam kota jakarta. Gerald yg dilahirkan dari ibu single parent, yang berjuang diri di kota keras ini sebagai pialang saham di perusahaan sekuritas itu, anak tunggal seorang diri, memiliki perawakan manis. Gerald berkulit coklat, rambut gondrong, berkacamata guess dan bersifat plagmatis tersebut menjadi bagian di persahabatan 4 sekawanan ga jelas itu
Walaupun ia bukanlah orang terkaya di tongkronganya, tetapi ia beruntung karena dia memang paling disayang oleh sohib-sohibnya, memang karena dia jarang sekali mengeluarkan pendapat, ia hanya diam dan sekali-kali berbicara, dengan Reva saja si anak konyol, Gerald selalu saja berdebat hal-hal yang kurang penting dan terkadang terbawa emosi.Reva memang sering kali memancing amarah Gerald, dan lucunya Gerald sendiri pun sering terpancing. Mereka berdua seperti pasangan jaman dahulu "Beavis and Butt-head" yang konyol dan sering bertengkar atau bisa juga layak "Tom dan Jerry" yang setiap hari selalu berperang. Walau begitu mereka berdua selalu akrab, ngobrol dan curhat soal cewek dan masalah kehidupan, paling kompak didalam tongkrongan.
Dalam hidup pergaulan di tongkrongan itu, Reva si "penjahat kelamin" memang sering terdengar bacotnya yg besar. Setiap hari kehidupanya diisi dengan kekonyolan-kekonyolan yang ga perlu dan benernya ga penting. Isi otaknya dongkol 10cc dan terisi hanya dengan pikiran cabul yang tidak jauh dari selangkangan para wanita. Dia salah satu lelaki brengsek, kurang ajar dan...... memiliki motto "F*ck her before the sunlight rise, sh*t !!"
Reva terlahir dari bapak seorang pebisnis kelas atas yang jumlah perusahaanya lebih dari 5 buah. Ia tinggal di sebuah rumah layak istana dibilangan pondok indah. Ya, istana ! Rumahnya sudah bisa disamakan dengan para celebriti ditanah air. Mmmmmm... Ibunya seorang pensiunan salah satu bank ternama di indonesia, posisinya tinggi saat ia masih aktif sebelum pensiun. Didalam keluarganya Reva, Reva adalah anak paling kecil. Sekarang ia berumur 20 tahun, sepantaran dengan Gerald dan Aldy. Walau Reva adalah anak yg paling kecil bukan berarti paling disayang, karena ia memiliki sifat konyol dan tidak teratur, ayahnya sering kali menghukumnya dan memotong uang sakunya. Mobil sedan kebanggaanya, Honda city 2005, jadi jarang digunakan dan hanya menjadi pajangan digarasinya, itu pun karena Reva jarang megang uang untuk isi bensin dan karena itu Reva sering kali mengeluh
. Berbadan tegap, besar dan memiliki tinggi 178 cm itu, mengambil jurusan hukum yang bersama-sama dengan ketiga rekanya di kampus yg sama, sekitar daerah salemba. Disanalah mereka menjalin sebuah persahabatan manis setajam tokai ngambang, dan saling menguatkan untuk bertahan didalam kampus yang keras. Mereka sekarang masih duduk di hukum semester 2 dan terlihat bosan akan itu. Tetapi hanya Alvin yang terlihat santai dengan keadaan kampus "gila" tersebut.
Ia memang menyukai bidangnya, ia terbiasa dengan keteraturan dan hanya dia yg menjadi panutan bagi sohib-sohibnya, dialah yg paling dituakan. Sifatnya yang bijak dan tutur kata yang jarang sekali menyakitkan orang lain itu, sangat disegani. Bukan diantara tongkronganya tetapi hampir semua mahasiswa di kampusnya, tidak terkecuali senior. Wajar mungkin jika anak seorang Jendral angkatan darat memiliki sifat seperti itu. Mungkin karena bapaknya seorang Jendral, ia disegani? Atau karena ia tajir, memiliki banyak uang, ia ditakuti? Bukan, semua itu memang karena sifat dewasa dan tingkat perhatian terhadap sesamanya yg tinggi.
Tinggi sekitar 172 cm, tidak jauh tingginya dengan Reva dan Aldy, tetapi tetap lebih tinggi dari Gerald yg paling kecil, itu memang memiliki wajah yang paling ganteng diantara mereka semua. Putih, mulus, gigi teratur, berotot (mungkin karena ia gemar main basket), wangi dan pastinya Mercy S class menjadi nilai tambah baginya.
Walau ganteng, bijak dan dewasa, ia pun tetap manusia biasa seutuhnya, ia tetap doyan sama yg namanya cewek. Si "mister tajir" tersebut memang sulit jauh dari titel seorang "Penggoda", sekian banyak cewek jatuh lantah berantah diatas sawah makan cempedak terkewer kewer sampe bawel dibuatnya. Gilaaa, semua cewe gandenganya diatas rata-rata cuy, nilai 7-10 udah pernah dicobanya. Berbeda dengan Reva, kalau dia segala merk cewe dari 1-7 jadi santapanya, jauuh kelas boss !! HAHAHAHA..
Karena titel penggodanya itu selalu menjadi sorotan, para wanita di kampusnya pun segan untuk berpacaran denganya, tetapi hanya satu cewek di kampusnya yang Alvin menaruh hati padanya. Namanya, Livi atau dipanggil Epi. Hanya dia wanita yg bener-bener ia incar, mungkin bukan karena kecantikanya tetapi karena aura cewek tersebut membuatnya jatuh meleleh diatas dunia.
Harum sekitar kamar Aldy akhirnya mejalar ke setiap sudut rumah, wangi parfum mahal yg dibelikan oleh ayahnya tersebut memang sangat enak untuk dicium. Men's Pride.
0