Kaskus

Story

GurikhoAvatar border
TS
Gurikho
The Lady Emperor
Prolog 1

Apakah dunia ini tidak sehebat bentuknya?
Mengapa dunia ini penuh dengan penghianatan?
Atas dasar apa dia berpaling?
Atas alasan apa dia pergi meninggalkan diriku seorang diri?
Dia bukanlah seorang wanita, tetapi monster tidak berperasaan !!
Dia meninggalkan aku hanya untuk harta dan pergi untuk ketidakpastian.

Busuk mulutmu dan tawamu membuatku muak dan geli.

Tetapi itulah kamu.
Sespesial itu dirimu untuk ku.

Walau seperti itu kamu tetap menjadi pujaan hati ku.

Sepanjang hidupku.


-Aldy

Spoiler for INDEX:
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
22.9K
183
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33KThread54.5KAnggota
Tampilkan semua post
GurikhoAvatar border
TS
Gurikho
#8
Part 1 - 3

Senyuman manisnya membuat langit tersipu malu diatas wajahnya. Senyuman khas yg mampu membuat rona merah di pipi para pria. Bibirnya yg begitu lembut sanggup melelehkan bongkahan es besar para pria kaku yg tidak mengerti akan belaian wanita. Ia ahli dalam hal menggoda, semua pria dijadikanya bahan permainan. Para lelaki hidung belang dijadikanya layak permainan poker dibangku judi para iblis penguasa neraka. Wanita itu sangatlah dominan, segala bisikan-bisikan menggoda membuat hati para pria luluh dan jatuh dibawah kakinya.

Rumah dengan ukuran hampir 1 hektar besarnya itu menjadi saksi biksu tentang perjalanan kisah wanita tersebut. Rumah salah satu pria terkaya di daerah itu telah menjadi sarang baginya untuk menebar pesona, disana ia dianggap ratu. Disana ia seperti majikan, penguasa pria yg jatuh hati menjadi miliknya. Orang lain melihatnya mungkin dibilang wanita "panggilan" atau di kampus sering dipanggil "ayam", tapi di daerah Alamut yg dipenuhi nafsu dan dosa yang kental, ia menyabet gelar "penguasa".

Wanita dengan senyuman maut yg sanggup membuat Aldy si "mata elang" tidak berkutik di hadapanya. Padahal kalau cewek itu tau, Aldy adalah seorang yang paling ditakuti di kampus kawasan Salemba, yang dikenal sebagai jalur peperangan antar sekolah dan kampus=kampus beringas. Aldy menjadi kepala koordinir para mahasiswa yang gemar berkelahi dan tawuran. Mata Aldy yang begitu tajam itu pun jatuh terkapar di hadapan mata wanita buas layaknya setan Lilith dalam mitology jaman dulu.

Sekarang wanita itu sedang bersandar di kasur milik pria kaya di kawasan jakarta timur, yang dimana tempat itu dikelilingi oleh para penjahat kelas kakap yg berkecimpung dalam dunia malam yg sulit untuk terkuak.

Ruby, segera beranjak dari kasur itu, ia melangkahkan kaki menuju wc yg tidak jauh dari kasur tersebut. Didepan kaca besar yg berdiri tegap diatas wastafel, ia mulai membersihkan mukanya yg terlihat sangat berantakan. Ia mulai menyeka wajahnya. Membersihkan setiap pori-pori yg lusuh di wajah mulusnya. Ia melihat ke bagian dada dan terlihat jelas ada seperti bekas luka memar dan hampir biru disana. Kulitnya yang putih dan bersih terganggu dengan adanya bekas sedotan bibir lelaki kaya tersebut.
Orang kaya berambut gondrong dan berewok yang melakukanya, dan ia masih tertidur dikasurnya tanpa pakaian sehelaipun. Ia bergumam, dan memegang bekas cupangan itu.

Ruby: Mmmmm.. Parah.. Merah banget ini.. CKCKCK emoticon-Frown

Ia menyeka bagian dada diatas payudaranya dengan air dan mengambil tisu untuk mengeringkanya. Wanita cantik tersebut terlihat sangat berantakan, ia hanya memakai celana dalam dan bra berwarna merah padam, tetapi keadaanya sudah compang camping. Ada beberapa bekas memar merah disekitar pinggang dan punggungnya tetapi ia mencoba untuk menghiraukanya. Hampir lama ia dikamar mandi, sekitar 10 menit akhirnya ia keluar dengan keadaan rambut yang sedikit basah dan sudah didatur.

Baju putih yang sepertinya milik pria kaya itu dipakainya dan disitu pun tertulis kata-kata gila, "FU*K YOU VERY MUCH". Dengan cuek ia membiarkan sang tuan rumah tertidur pulas dikasurnya. Dengan tubuh kekar dan tatoo macan di punggungnya, Ruby tetap saja tidak mempedulikanya.

Langkah kaki nya yg lembut membawanya dibangku samping kasur depan jendela, disana ia menaruh Handphone blackberry nya dan sepertinya ia mendapat sebuah BBm. Lalu, ia segera menulis pesan dan membalasnya.

BLACKBERRY MESSAGE

DARU: By, nanti malam lo bisa dateng ke club Sandiago ga? Inget kan lo dmana?

RUBY: Iya inget, yang didaerah k**ang itu kan? Jam berapa kira-kira?

DARU: Iya daerah k**ang. Jam 11an, gue sama anak-anak ada acara soalnya. Lo dateng ya !

RUBY: Yes boss.

KLIKK


Ruby menutup BBnya dengan menekan tombol merah di blackberry itu. Lalu ia segera menaruhnya dan berjalan menuju pintu kamar dan bergegas keluar kamar.

Ia turun kebawah menuju sebuah ruangan besar setelah anak tangga terakhir. Itu seperti ruangan utama, disana terdapat TV flat besar dan ada satu meja bliyard berwarna keemasan ditaruh disana. Ruangan itu terlalu besar untuk seorang Ruby, tetapi Ruby terlihat seperti sudah hapal dan segera mencari kulkas didekat kolam ikan yg letaknya lumayan jauh dari TV dan meja bilyard tersebut.

Ruby mengambil sebuah kaleng susu dan meminumnya dengan cepat lalu datanglah seorang wanita berparas tua menyapanya.

Wanita tua: Eeeh, nona Ruby, selamat pagi menuju siang nona !! Mau makan dulu?

Ruby: Oh, si mbok. Udah nanti aja.. Perut Ruby lagi ga enak nih.. Kemarin pulang malem..

Wanita tua: Ya udah klo gitu nona.. Tapi tuan masih di kamarnya non?

Ruby: Masih tuh, masih diatas. Kayanya dia tidur pules.. Coba aja mbok bangunin klo bisa hajar aja pake palu biar bangun.. HAHAHAHA (Ruby tertawa lepas seakan omonganya itu ternilai santai)

Wanita tua: Aaah, non Ruby bisa aja, yg ada nanti mbok bukan dipecat saja, bisa-bisa mbok dihilangkan nyawanya.. Hehe (rawut muka mbok tersebut memucat tetapi sedikit santai)

Mbok itu adalah pembantu dirumah ini, ia telah mengabdi sekitar 15 tahun lamanya sebagai pengurus rumah. Nama mbok itu ialah Darsi.

Darsi: Oh iya, tadi ada titipan barang buat tuan. Sebentar ya mbok ambil dulu..

Ruby: Oh iya mbok.

Darsi lari menuju sebuah pintu yang dimana pintu tersebut jalan akses menuju dapur dan garasi yg tempatnya tidak jauh dari ruby berpijak. Rumah itu sangat besar dan begitu besar.

Rumahnya dikelilingi oleh berbagai pintu dan memiliki luas yg besar seperti didalam sebuah kantor mewah di daerah Sudirman. Tidak lama kemudian si mbok datang membawa sebuah paket besar berwarna coklat yang gemuk seperti ada sesuatu didalamnya yang berbentuk kubus. Mbok Darsy memberikanya kepada Ruby dan dengan seksama Ruby melihat sebuah tulisan yang tertulis di sebuah kertas. Tulisan itu membuat Ruby terperangah. APA INI??

TULISAN PAKET TERSEBUT

1 KG - ALL ROUND


dibawah tulisan tersebut tertulis pesan yg bertuliskan, Salam untuk Ruby.. ??!!!!!


RUMAH ALDY DAERAH JAKARTA SELATAN

Tepat pukul jam 12 siang hari sabtu, kediaman Aldy sudah berisik dengan para sohib2nya yang datang sesuai instruksi Ruby pada malam sebelumnya. Mereka terlihat sedang asik ngobrol dibalkon atas rumah. Disana terlihat mereka sedang menghembuskan asap nikotin dari rokok favorit-favorit mereka. Aldy biasa menghisap gudang garam, Alvin setia dengan rokok marlboronya, Reva palyboy sialan itu sedang asik menikmati gempuran asap dari rokok ternama indonesia Djie Sam Soe dan Gerald yg terlihat kalem masih dengan rokok berat ala djarum super. Mereka terlihat sedang terlibat dalam pembicaraan santai tetapi Aldy langsung memotong pembicaraan.

Reva: Eh Dy, kemaren si Alvin parah tau ga lu? Dia bisa aja loh make 2 cewek sekaligus.. Gila !! Gua sih ga masalah soal itu, tapi itu namanya pemborosan cuy !! MAHAL !!

Alvin: Eh Va, soal uang gua ga masalah, 2 cewe itu sayang klo ga di coba. Kan lu bilang sendiri Va klo kita mesti nikmatin, ya kan?

Reva: Ahh, susah deh ngomong sama keluarga Jendral. Duitnya banyak ga terbatas, sedangkan gua kadang-kadang keliatan kadang-kadang tiada.
(Reva tertunduk lesu sambil membuang muka melihat ke awan)

Gerald: Helaaaah, lau gaya banget Va, lu kan juga orang kaya. Sayang aja lu tolol, selalu bikin masalah sama bokap lu. Makanya kan lu ga dikasih duit ! Bener ga?

Reva: Iya-iya.. Iya gua tau.. Udah bosen gua lu ngomong gitu mulu Rald..

Alvin: Udah-udah, yg penting kmaren kita have fun kan? Reva dapet 1, lu juga dapet 1 kan Ger? Udah impas kan?

Gerald: Iya emang. Gua sih dapet lumayan cantik ga secantik yg didapet Reva sama lu Vin. Tapi lumayan bikin hari gua senang kemaren. Thanx ya..

Reva: HAHAHA, makanya lu mesti pertajam mata lu lagi. Mata lu empat sih !! WKWKWKWKWWKWK, nyari cewe aja kaya nyari kolor lu !! HAHAHAHA

Gerald: ......... Cengin aja terus Va. Dasar lu lelaki bawel kaya banci.. HAHAHA

Alvin: Udah-udah, yang gini-gini yang ngebuat lu bedua berantem lagi. Ngomong-ngomong..

Aldy: EHEEEM, udah belom bicarain soal kemaren? Gua tau emang enak disana gua juga ngerti. Tapi lu bertiga mesti denger cerita gua dulu. Gmana?

Alvin, Reva dan Gerald: Okay siap !

Aldy mulai menceritakan tentang peristiwa kemaren, dari ia di circle-k sampai bertemu wanita cantik bernama Ruby dan berkelahi dengan orang Arab. Semua ia ceritakan sedetail mungkin kepada sahabat-sahabatnya. Para sohibnya itu pun mendengar dengan begitu serius dan tiba-tiba saja Reva berbicara mengejutkan hati Aldy.

Reva: Hah? Ruby? Ruby namanya? Orangnya putih ga? Rambutnya panjang, lurus? Terus badanya semok ga? baik gede?

Aldy: Kenapa jadi urusan semok sama baik sih Va? Ga ada hubunganya itu? Mang lu tau? (Aldy memasang raut muka yg tidak percaya dan sinis kepada Reva, dia pikir Reva hanya bercanda)

Reva: Ga Dy, gua serius !! Gua pernah ketemu sama cewek itu !! Serius Dy !!

Aldy: Eh Va, lu kira yg namanya Ruby itu cuman 1 di dunia ini, di Jakarta dan Indonesia ini, banyak yg pake nama itu dodol !

Reva: Yah, gua kan cuman mo bantu Dy. Gua serius, gua prnah dikenalin sama temen gua, namanya Daru. Dia temen SMA gua dan kebetulan juga dia suka main di cafe daerah k***ng. Nah, sewaktu kali gua dikenalin sama tu cw, itu cw cantik banget, cw tercantik yg pernah gua temuin. Dia punya tatapan tajem hampir sama kaya tatapan mata lu Dy !!

Aldy langsung kaget dengan omongan Reva. Ia pun seperti membuka kotak pandora dari langit yg sarat akan ilmu magis. Aldy pun tidak lagi mempedulikan benar atau tidak omongan Reva itu, ia pun langsung menyuruh Reva untuk mencari tau dimana temen nya yang bernama Daru.

Aldy: Dimana Va? Temen lu dimana? Gua mau ketemu !! Gua mesti cari tu cewe Va !!

Reva: Tenang Dy, bukan Reva namanya klo ga tau temen-temenya dimana. Nanti malam kita samperin tempat dia biasa bergaul. kawan-kawan mari kita ke Club Sandiago !

BERSAMBUNG
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.