Kaskus

Story

GurikhoAvatar border
TS
Gurikho
The Lady Emperor
Prolog 1

Apakah dunia ini tidak sehebat bentuknya?
Mengapa dunia ini penuh dengan penghianatan?
Atas dasar apa dia berpaling?
Atas alasan apa dia pergi meninggalkan diriku seorang diri?
Dia bukanlah seorang wanita, tetapi monster tidak berperasaan !!
Dia meninggalkan aku hanya untuk harta dan pergi untuk ketidakpastian.

Busuk mulutmu dan tawamu membuatku muak dan geli.

Tetapi itulah kamu.
Sespesial itu dirimu untuk ku.

Walau seperti itu kamu tetap menjadi pujaan hati ku.

Sepanjang hidupku.


-Aldy

Spoiler for INDEX:
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
22.9K
183
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33KThread54.4KAnggota
Tampilkan semua post
GurikhoAvatar border
TS
Gurikho
#3
Part I - 2



Pemandangan pagi yg lembut dan sinar matahari yg bersahaja di ufuk timur, mewarnai indahnya pagi ini. Suara merdu para jendral angkasa, menangkis sunyi kepagian seakan memanggil para manusia untuk bangun berkegiatan. Terlihat satu, dua bapak dan ibu yang berlari pelan dengan suara langkah kaki kecilnya beradu dengan tanah dan para manusia berbadan kekar sudah terlihat lalu lalang ditempat tersebut.

Tempat itu adalah tempat para baji-ngan beristirahat dengan santai, tempat indah dengan daya tarik kemewahan bintang lima yang penuh dengan bau busuk akan kejahatan. Dosa telah menyelimuti tempat itu. Semakin kuat dan kental, hampir membusuk. Bau semerbak bunga mawar hitam tempat dimana para jendral kejahatan, duduk bersantai dengan menikmati keindahan alam tanpa ada yg berani menjerat. Tempat itu adalah "Kerajaan" atau bisa disebut "Alamut".



Keadaan semalam membuat Aldy pusing ga karuan. Ia tidak bisa tidur dengan nyenyak. Kepalanya seperti dihajar buah melon ukuran besar dan punggungnya dihajar oleh kuda poni yg lari dari gempa. Posisi tidurnya berubah-ubah, dari serong kanan, serong kiri, hingga kaki diangkat kemana-mana, tetap saja ia tidak dapat tidur nyenyak.
Serba salah, hatinya berkata. Aldy masih berpikir tentang kejadian kemarin, dimana ia kabur melarikan diri bersama seorang wanita akibat peristiwa pemukulan itu.

Wanita itu, ya wanita itu. Hanya wanita itu didalam kepala Aldy.
Ia penasaran terhadap wanita tersebut. Siapakah dia? Mengapa ada orang yg mau melakukan tindak kekerasan terhadapnya? Cantik tapi kok dihajar? Gumamnya dalam hati.
Ada yg salah, pasti ada yg salah.

Sial !! Hatinya memprotes keadaan dirinya.
Mengapa gua diam saja? Lagi-lagi pertanyaan itu terlontar didalam kepalanya.
Kenapa gua ga berani bertanya apa yg sedang terjadi? SIAAL !! Cercaan itu terus terjadi didalam pikiranya.

Kepalanya semakin berat dan akhirnya ia terbangun dan terduduk dipinggiran kasur tidurnya yang berantakan.

Peristiwa itu membuat Aldy semakin penasaran. Ia pergi bersama wanita berparas cantik dan mengikutinya. Mereka berdua menaiki taxi berwarna kuning ke arah arus balik ke daerah sudirman. Mereka hanya terdiam dan membisu. Mulut Aldy tertutup rapat saat itu.

Ia tidak bisa berbicara, apalagi menjamah wajah cantik paras wanita tersebut.
Aldy merasakan bahwa aura tajam dari tubuh wanita tersebut, menghipnotisnya agar menutup rapat mulutnya dari pertanyaan yg mau dilontarkan dari mulutnya.

Wanita ini seperti memiliki daya hipnotis kuat didalam dirinya. Aura nya begitu luarbiasa, sehingga dapat membuat aura macan buas seorang Aldy terkubur dalam-dalam.

Pada malam itu, Aldy masih teringat ketika wanita berbody langsing montok itu berkata padanya.

Wanita cantik: Hei, nama kamu siapa?

Aldy: Gua Aldy.. salam keee...

Wanita cantik: Oh, Aldy? Thanx soal tadi. Nih, buat kamu.. (wanita itu memberikan uang sebanyak 300 ribu kepada Aldy setelah ia mengambil dari tas merahnya)

Aldy: HAH? Ini buat apa? Ga usaaa...

Wanita cantik; Take it ! it's for you.. Jangan nolak pemberian dari orang yg sudah menolong km !!

JEGEEEEEER, pikiran Aldy saat itu semakin tidak jelas?? Didalam pikiranya, bukankah Aldy yg menolongnya disaat orang arab bertubuh besar itu menamparnya dengan keras.
Seharusnya Aldy yang menolongnya bukan wanita itu kan?!

Wanita cantik: Aku tau km mau bertanya soal penamparan itu. Itu ga penting ! Sekarang kamu pergi, pulanglah ke rumah dan istirahat km terlihat lelah.

Aldy: AH, EH, Oh, Mmmm, begini mba saya mau nany..

Wanita cantik: Mas, saya berhenti disini dan tolong antar lelaki ini balik kerumahnya.

Supir taxi: iya mba, saya akan antar.

Kleeek, wanita itu membuka gagang pintu taxi tersebut. Ia turun didepan sebuah gedung besar yg menjulang ke langit dan tertera tulisan Bank Amendu. Lalu wanita itu berkata
kepada Aldy sebelum menutup pintu taxi itu.

Wanita cantik: Nama ku Ruby, panggil saja Ruby. We will meet again someday ! Just make sure, you cut your hair ! Byee
(Wanita tersebut mengedipkan mata tanda selamat tinggal dan Aldy semakin bingung dengan tingkah wanita yg sangat misterius itu)

Aldy memegang rambutnya, ia merasa seperti rambutnya ada yg salah.

Klooooop, pintu taxi itu ditutup rapat. Tanpa pikir panjang Aldy membuka kaca dan berkata.

Aldy: Ya, kita akan bertemu lagi tapi km mesti berjanji untuk memakai jaket waktu malam ya !! HEHEHE
(Aldy melambaikan tanganya kepada wanita itu dan wanita itu segera masuk kedalam bank Amendu dan menghilang dalam gelap)

Siapakah wanita itu gumamnya dalam hati? AAAAAAAHHHHHHHH, pusing !! Dalam perjalanan pulang Aldy terdiam dengan menyisakan gelisah didalam hatinya. Siapakah wanita tersebut?
Ia penasaran akan sikap dan sifat nya yg aneh. Ruby? Aldy mengingatnya jelas.. Ya Ruby !! Namanya Ruby.

Tetapi kenapa dia turun di gedung Amendu? Bukanya kalo sepagi ini bank itu tutup? Dan mengapa ia diperbolehkan masuk? Apakah dia orang penting? Dan lucunya para penjaga bank itu langsung mempersilahkan dia masuk.. SIAL? Ada apa sebenarnya?

Pertanyaan dan pertanyaan semakin tidak jelas dan semakin misterius. Ya, wanita itu sangat misterius.

Sepanjang jalan Aldy melamun, ia menatap kearah awan yg gelap karena malam. Ia masih terus berpikir kenapa malam ini terasa aneh untuknya..
Wanita itu seperti sudah menjadi bagian dalam hidupnya dan perlahan tapi pasti kehidupan Aldy akan semakin berubah. Perasaan nya pun menjadi aneh dan galau.

Hanya saja ia masih terbayang kecantikan wajah sang wanita serta indah lekuk tubuhnya dan ia berniat melakukan sesuatu, jika suatu saat bertemu lagi, dia akan membawakan jaket tebal untuk menutupi tubuh wanita yg indah itu dari serangan udara malam yg melekit.

Jam sudah menunjukan pukul 4.30 pagi. Dan sebuah suara keras menderu didalam taxi itu..

JREEENG, JREEENG, JREEENG.. Lantunan lagu Red Hot Chilli paper yg berjudul "give it away" yg menjadi backsound handphone Android memecahkan kesunyian.

Dan..

Reva: WOYY LU KEMANE AJE? Gua udah nyariin lu kemana-mana tapi kok lu ngilang? Kita dah keluar 15 menit yg lalu !! Lu dimana?

Aldy: Gua dijalan Va, gua pusing. Besok aja deh lu kerumah gua ntar sekalian ada yg mau gau ceritain.

Reva: AAH GILA LU !! Gua udah kawatir lu knapa-knapa juga !! Ni bentar si Alvin mau ngomong.

Alvin: OI Dy, lu dimana? Parah lu bikin kita semua kwatir !!

ALdy: Sory Vin, gua jalan balik. Besok aja lu kerumah gua, ajak si Reva sama si Gerald sekalian. Ada yg mau gua bahas juga.

Alvin: Jadi lu dah dijalan? Okay deh, gua kira lu knapa-knapa. Yaudah, besok siang gua kerumah lu sama anak-anak. Btw, td asli seru banget dah !! Lu mestinya ikut kawan. HAHAHAHAHA..

ALdy: HAHAHA, iya Vin gua seneng dengernya. Besok lu ceritain juga deh cerita lu di tempat maksiat itu. HAHAHA..

Malam itu adalah malam yg paling membingungkan bagi Aldy. Sampai dirumah ia tidak dapat tidur dan alhasil sekarang ia hanya bisa terduduk lesu di pinggir kasurnya. Sambil mengingat kembali memori seorang Ruby yang membuatnya galau hingga kini.

"Gua harus mencarinya, harus ! Karena dia masih ada utang pertanyaan yg harus gua tau". Gumam Aldy dalam hati.

DILAIN TEMPAT

Ruby terbangun dari kasurnya yg empuk. Ia sekarang berada dalam suasana kamar yg memiliki texture begitu mempesona hati. Design interior tingkat tinggi dihadirkan di dalam kamar itu. Sudah seperti didalam kerajaan rasanya. Ruby pun membuka mata, bibirnya yg lembut dengan bekas usakan lipstik masih berbekas dibibirnya, seperti ada yg menyentuh hangat bibir nya yg seksi itu. Ia membangunkan dirinya dengan memaksakan tubuhnya 180 derajat dan menyender di belakang kasur. Ia melihat sekeliling lalu tersenyum halus..

Ruby: Welcome to Alamut Ruby.. HAHAHA..

BERSAMBUNG
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.