- Beranda
- Stories from the Heart
IM NOT PEDOFIL (aku hanya mencintai gadis kecil itu)
...
TS
aldy.a
IM NOT PEDOFIL (aku hanya mencintai gadis kecil itu)
Quote:
ini cerita sengaja gw share di sini supaya lo lo pada baca, gw emang bukan penulis hebat seperti penulis novel novel cinta , tapi ijinkanlah gw sedikit membeberkan ssebuah ide cerita yg ada di kepala gw 
.
maafkan bila penulisan ada yg kurang dimengerti, acak acakan ataupun ga nyambung
.
gw harap lo baca dan memberi komentarnya mengenai cerita ini, mungkin gw bisa lebih baik lagi.
dan ini hanya sebuah cerita bukan nyata tapi tentang apa yg ada di kepala yg ingin di keluarkan, gw yakinin lagi kalau ini bukan kisah nyata, namun ada beberapa yg gw ambil dalam kehidupan gw.
selamat mebaca dan di tunggu kritiknya dari teman semua.....
I'M NOT PEDOFIL
aku hanya mencintai gadis kecil itu
aku membuka sebuah kotak, kotak berwarna coklat yg sengaja aku ambil dari dalam lemari pakaianku,di dalamnya berisi sebuah kalung berbentuk liontin,di tengahnya ada satu tulisan kanji/jepang yg tidak aku mengerti sama sekali. mungkin nama seseorng.... mungkin juga tidak.... yg pasti.... indah sekali.
dan kaung itu hanya ada satu di dunia, ia di dunia. karna kalung itu spesial, ygmungkin di berikan seorang suami kepada sang istri tercinta, akkupun tidak mengerti dan tidak tau pasti, namun seperti itulah yg di katakan tanteku sewaktu aku bertanya mengenai kalung ini.
1 tahun yg lalu..............
"tan, ini kalung punya siapa??" aku menunjukan kalung itu.
"kamu dapat ini dari mana?", dia malah balik bertanya. " coba sini tante liat",dia mengambilnya sebelum aku sempat menjawabnya.
".....", aku diam.
"......".diapun ikut diam.
lama dia terdiam,seperti mengingat ngingat sesuatu ygpenting.
"hmmmmmmm.... baiklah", dia mengambil nafas dalam dalam." dulu kalung ini adalah milik ibumu, saat dia masih berstatus sebagai mahasiswi...", suaranya tertahan tapi dia menccoba untuk terus melnjutkan."ibumu hamil di luar nikah, membuat pertengkaran antara oma dan ibumu, sampai sampai oma mengusir ibu dan ayahmu saat itu...",matanya berkaca kaca seperti menahan tangis yg hendak keluar. "tapi saat kamu lahir oma melarang ibu dan ayahmu membawa kamu pergi bersamanya, meskipun ibumu menangis oma tetap tidak meperbolehkan kamu di bawa. lalu ibumu memberikan kalung ini untuk suatu saat nanti tante berikan lagi kepadamu, agarkamu dapat merasakan keberadaanya, meskipun ia tidak di sini". dia membuka telapak tannganku dan memberikan kembali kalung itu.
mataku tidak bisa menahan apa yg kurasakan saat itu, sedih yg sangat mendalam, membuatku tidak bisa menahan air mata yg mengucur. "sekaranng mereka ada di mana tan?", tanyaku parau, masihdengan air mata yg terus keluar.
"tante ga tau, selepas insiden pengusiran itu. kita lose contact", jawabnya sebari mengusap air mata di pipiku, dia menarikku kedalam peluknya.
setelah dia tau keadaanku sudah merasa tenang dia bertanya,"ekh ia kamu dapet kalung ini darimana hayo?",sambil mencubitlembut pipi kiriku."masukke gudang ya?mau nngapain hayo?",lanjutnya.
"eeeuuuhh.... tadi mau nyari selotip buat buku , ga taunya nemu kalung inideh hehehehe"
aku pernah ertanya kepada tante, bagaimana wajah ibu yg melahirkanku, dia hanya diam dan terlihat butiran air mata dipipinya.
seenarnya aku ingin sekali mlihat ibuyg melahirkan ku meskipun dalam ssebuah foto, tapi aku selalu mengurungkan niatku taku ememmbuat tante bersedih(lagi).
tante hanya memberritahu nama ibuku, nama ibuku adalah..... RANTI SUDJHONO. nama belakangnya sama seperti nama belakang tanteku SANNTI SUDJHONO.
......................................................................................................................

.maafkan bila penulisan ada yg kurang dimengerti, acak acakan ataupun ga nyambung
.gw harap lo baca dan memberi komentarnya mengenai cerita ini, mungkin gw bisa lebih baik lagi.
dan ini hanya sebuah cerita bukan nyata tapi tentang apa yg ada di kepala yg ingin di keluarkan, gw yakinin lagi kalau ini bukan kisah nyata, namun ada beberapa yg gw ambil dalam kehidupan gw.
selamat mebaca dan di tunggu kritiknya dari teman semua.....
I'M NOT PEDOFIL
aku hanya mencintai gadis kecil itu
aku membuka sebuah kotak, kotak berwarna coklat yg sengaja aku ambil dari dalam lemari pakaianku,di dalamnya berisi sebuah kalung berbentuk liontin,di tengahnya ada satu tulisan kanji/jepang yg tidak aku mengerti sama sekali. mungkin nama seseorng.... mungkin juga tidak.... yg pasti.... indah sekali.
dan kaung itu hanya ada satu di dunia, ia di dunia. karna kalung itu spesial, ygmungkin di berikan seorang suami kepada sang istri tercinta, akkupun tidak mengerti dan tidak tau pasti, namun seperti itulah yg di katakan tanteku sewaktu aku bertanya mengenai kalung ini.
1 tahun yg lalu..............
"tan, ini kalung punya siapa??" aku menunjukan kalung itu.
"kamu dapat ini dari mana?", dia malah balik bertanya. " coba sini tante liat",dia mengambilnya sebelum aku sempat menjawabnya.
".....", aku diam.
"......".diapun ikut diam.
lama dia terdiam,seperti mengingat ngingat sesuatu ygpenting.
"hmmmmmmm.... baiklah", dia mengambil nafas dalam dalam." dulu kalung ini adalah milik ibumu, saat dia masih berstatus sebagai mahasiswi...", suaranya tertahan tapi dia menccoba untuk terus melnjutkan."ibumu hamil di luar nikah, membuat pertengkaran antara oma dan ibumu, sampai sampai oma mengusir ibu dan ayahmu saat itu...",matanya berkaca kaca seperti menahan tangis yg hendak keluar. "tapi saat kamu lahir oma melarang ibu dan ayahmu membawa kamu pergi bersamanya, meskipun ibumu menangis oma tetap tidak meperbolehkan kamu di bawa. lalu ibumu memberikan kalung ini untuk suatu saat nanti tante berikan lagi kepadamu, agarkamu dapat merasakan keberadaanya, meskipun ia tidak di sini". dia membuka telapak tannganku dan memberikan kembali kalung itu.
mataku tidak bisa menahan apa yg kurasakan saat itu, sedih yg sangat mendalam, membuatku tidak bisa menahan air mata yg mengucur. "sekaranng mereka ada di mana tan?", tanyaku parau, masihdengan air mata yg terus keluar.
"tante ga tau, selepas insiden pengusiran itu. kita lose contact", jawabnya sebari mengusap air mata di pipiku, dia menarikku kedalam peluknya.
setelah dia tau keadaanku sudah merasa tenang dia bertanya,"ekh ia kamu dapet kalung ini darimana hayo?",sambil mencubitlembut pipi kiriku."masukke gudang ya?mau nngapain hayo?",lanjutnya.
"eeeuuuhh.... tadi mau nyari selotip buat buku , ga taunya nemu kalung inideh hehehehe"
aku pernah ertanya kepada tante, bagaimana wajah ibu yg melahirkanku, dia hanya diam dan terlihat butiran air mata dipipinya.
seenarnya aku ingin sekali mlihat ibuyg melahirkan ku meskipun dalam ssebuah foto, tapi aku selalu mengurungkan niatku taku ememmbuat tante bersedih(lagi).
tante hanya memberritahu nama ibuku, nama ibuku adalah..... RANTI SUDJHONO. nama belakangnya sama seperti nama belakang tanteku SANNTI SUDJHONO.
......................................................................................................................
part 1
part 2
part 3
part 4
part 5
part 6
part 7
Polling
0 suara
baguskah?
anasabila memberi reputasi
1
7.8K
Kutip
34
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
aldy.a
#27
Quote:
istirahatpun tiba.....
aku keluar dari kelas menuju kelas benji untuk sama sama pergi ke kantin, saat aku tepat berada di depan pintu kelasnya aku melihat benji sedang ngobrol dengan seorang wanita, tapi aku tidak melihat riri di kelas itu.
benjipun menengok ke arahku berada,
karna di beritahu oleh wanita yg bersamanya, diapun menghampiriku bersama wanita itu.
ekh elo al, udah lama",
sapa benji.
"engga kok baru aja nyampe",
jawabku.
"ieh ia, kenalin ni cewe gw",
lanjut benji memperkenalkan ceweknya.
"hay, gw risty",
sambil menjulurkan tangannya.
"gw, aldy eheheh",
akupun menjabat tangannya.
"elo lagi sibuk ya, tadinya mau ngajak elo ke kantin ben, tapi yaudah gw sendirian aja deh"
"engga kok, kita juga mau kekantin, barng aja gimana. ia ga ris",
tanya benji pada risty.
"ia bareng aja yuk", timpal risty.
"ga deh, ntar gw ganggu lagi",
:
:
"alah biasanya elo ganggu gw, sok sok'an takut ganggu",
kata benji sebari menarik paksa tanganku, risty hanya terlihat tersenyum
kecil melihat kelakuan aku dan benji.
sampai di kantin aku melihat, dan sepertinya risty dan bemji juga melihat riri di salah satu meja kantin.
"riri tuh, kita gabung yuk?", kata risty sebari berjalan ke arah riri.
aku dan benji mengikutinya dari belakang.
"hay ri", sapa risty. "boleh gabung", timpal benji.
"sok aja, lagian tempat umum ini hahaha",
jawab riri.
"hey, kok elo bengong gitu sih",
oceh benji sebari melempar tisu ke wajahku.
"sini duduk, bisulan ya lo hahahha",
tambahnya.
riri dan risty pun tertawa.
akupun duduk di samping benji, riri terlihat senyum senyum melihatku.
"ekh... ekh... mau pada kemana lo?",
setelah aku duduk benji dan risty malah beranjak dari tempatnya.
"gw mau muterin sekolah",
kata benji sambil meragakan lari di tempat. "olahraga gitu"
"ikhhhhh, sakit ya lo, terus gw gimana",
kataku bingung".
"ya elo di sini temenin riri, udah gede inikan masa harus di temennin sih", jawab benji tanpa bersalah sambil menuntun risty pergi. "ayo ris" dan berlalu.
"0_o", aku hanya bengong melihat benji berlalu pergi meninggalkanku

.
"hey bengong terus",
riri menimpuk pelan bahuku. "kebiasaan ya kamu bengong gitu",
"ekh... anu... an... anu...",
aku mulai gugup.
"nih",
kata riri sambil menyodorkan buku matematika.
"ekh ia... ia... ia... makasih ya ri',
"ia, biasa aja lagi", riri melihatku lekat lekat. "kok kamu kayak yg takut liat aku"

aku keluar dari kelas menuju kelas benji untuk sama sama pergi ke kantin, saat aku tepat berada di depan pintu kelasnya aku melihat benji sedang ngobrol dengan seorang wanita, tapi aku tidak melihat riri di kelas itu.
benjipun menengok ke arahku berada,
karna di beritahu oleh wanita yg bersamanya, diapun menghampiriku bersama wanita itu.ekh elo al, udah lama",
sapa benji."engga kok baru aja nyampe",
jawabku."ieh ia, kenalin ni cewe gw",
lanjut benji memperkenalkan ceweknya."hay, gw risty",
sambil menjulurkan tangannya."gw, aldy eheheh",
akupun menjabat tangannya."elo lagi sibuk ya, tadinya mau ngajak elo ke kantin ben, tapi yaudah gw sendirian aja deh"

"engga kok, kita juga mau kekantin, barng aja gimana. ia ga ris",
tanya benji pada risty."ia bareng aja yuk", timpal risty.
"ga deh, ntar gw ganggu lagi",
:
:"alah biasanya elo ganggu gw, sok sok'an takut ganggu",
kata benji sebari menarik paksa tanganku, risty hanya terlihat tersenyum
kecil melihat kelakuan aku dan benji.sampai di kantin aku melihat, dan sepertinya risty dan bemji juga melihat riri di salah satu meja kantin.
"riri tuh, kita gabung yuk?", kata risty sebari berjalan ke arah riri.
aku dan benji mengikutinya dari belakang.
"hay ri", sapa risty. "boleh gabung", timpal benji.
"sok aja, lagian tempat umum ini hahaha",
jawab riri."hey, kok elo bengong gitu sih",
oceh benji sebari melempar tisu ke wajahku.
"sini duduk, bisulan ya lo hahahha",
tambahnya.riri dan risty pun tertawa.
akupun duduk di samping benji, riri terlihat senyum senyum melihatku.
"ekh... ekh... mau pada kemana lo?",
setelah aku duduk benji dan risty malah beranjak dari tempatnya.
"gw mau muterin sekolah",
kata benji sambil meragakan lari di tempat. "olahraga gitu"
"ikhhhhh, sakit ya lo, terus gw gimana",
kataku bingung"."ya elo di sini temenin riri, udah gede inikan masa harus di temennin sih", jawab benji tanpa bersalah sambil menuntun risty pergi. "ayo ris" dan berlalu.
"0_o", aku hanya bengong melihat benji berlalu pergi meninggalkanku


."hey bengong terus",
riri menimpuk pelan bahuku. "kebiasaan ya kamu bengong gitu","ekh... anu... an... anu...",

aku mulai gugup."nih",
kata riri sambil menyodorkan buku matematika."ekh ia... ia... ia... makasih ya ri',

"ia, biasa aja lagi", riri melihatku lekat lekat. "kok kamu kayak yg takut liat aku"


0
Kutip
Balas