TS
.Danuar.
~~ Anak Medan Masuk Disini Lae ~~

Moto: Bekerja sama dan sama- sama bekerja untuk kemajuan dan kemakmuran Kota Medan metropolitan
Sebelumnya aku ucapkan terima kasih buat RL Bang ciwang yang telah mengijinkan aku untuk buat Thread ini
Terima kasih Bang

Ok langsung saja tujuan aku buat Thread ini untuk mengobati rasa rindu aka sama kota Medan tepat di P. Siantar

Orang Medan, Batak, Karo dll semuanya masuk sini Lae

Yang punya saudara/i, nantulang (tante), tulang (om), Namboru, Amangboru masuk sini Lae

Yang punya temen, pacar, dan tetangga orang Medan masuk sini lae kita share apa suka duka kalian selama bersama orang Medan

Yang pernah tinggal di kota medan masuk sini Lae share suka duka kalian dari kota Medan dan apa yg bikin kalian kangen dari kota Medan

Yang ingin belajar logat medan dan bahasa batak, karo dll Masuk sini Lae kita belajar bersama

Yang ingin tau tentang seluk beluk kota Medan masuk sini juga Lae kita share bareng-bareng

OK semuanya masuk sini y kita BerKombur ria bareng-bareng ocey

tapi ingat sesuai rules y

Quote:
Anak Medan Pasti Pernah dengar Lagu ini

Lirik yang memotivasi
Anak medan, Anak medan, Anak medan do au, kawan
Modal pergaulan boido mangolu au,
Tarlobi dipenampilan main cantik do au, kawan
Sonang manang susah happy do diau,
Nang pe 51, solot di gontinghi,
Siap bela kawan berpartisipasi,
378 Sattabi majo disi,
Ada harga diri mengantisipasi
Reff:
Horas Pohon pinang tumbuh sendiri
Horas Tumbuhlah menantang awan
Horas Biar kambing di kampung sendiri
Horas Tapi banteng di perantauan
Anak medan, Anak medan, Anak medan do au, kawan
Susah didonganku soboi tarbereng au
Titik darah penghabisan ai rela do au, kawan
Hansur demi kawan, ido au kawan
0
16K
92
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Makassar
1.8KThread•767Anggota
Tampilkan semua post
TS
.Danuar.
#3
Kamus ala Medan
Orang Medan memiliki bahasa yang unik. Tapi jangan salah sangka, bahasa yang dimaksud di sini bukan bahasa daerah (seperti bahasa Batak). Penduduk Medan itu sangat heterogen, terdiri dari beragam suku/etnis.
Jadi, ketika kita menyebut "bahasa Medan", yang dimaksud adalah "bahasa Indonesia ala Medan", bukan bahasa daerah*).
Berikut adalah beberapa di antara bahasa Medan yang khas tersebut. Banyak di antara istilah-istilah ini yang tentu sudah sangat akrab bagi kita. Tapi di Medan, pengertiannya benar-benar berbeda!
==================
ISTILAH-ISTILAH UMUM
==================
motor = mobil
kereta = sepeda motor
(agar tidak bingung, biasanya toko-toko tidak pakai istilah "service motor", tapi "service sepeda motor". Kalau ditulis "service motor", nanti dikira service mobil, hehehehe.... Toko-toko biasanya masih menggunakan bahasa yang umum dipakai di Indonesia, seperti "motor" untuk "sepeda motor". Tapi agar pengertiannya tidak campur aduk dengan "mobil" --- yang di Medan disebut sebagai "motor" --- maka mereka menggunakan istilah yang lengkap; "sepeda motor").
honda = sepeda motor (walaupun mereknya bukan Honda, tetap aja disebut honda, hihihi.....)
pajak = pasar
pasar = jalan raya (Di Medan, ada pula daerah-daerah yang disebut "Pasar 1", "Pasar 2", dan seterusnya. Pengertiannya mungkin lebih kurang sama dengan "Blok 1", Blok 2", dan seterusnya)
limpul = lima puluh (dipakai untuk menyebut uang Rp 50 atau Rp 50.000)
limrat = lima ratus (dipakai untuk menyebut uang Rp 500 atau Rp 500.000)
limper = lima perak (dipakai untuk menyebut uang Rp 5. Sekarang uang pecahan ini sudah tidak ada, jadi istilah limper pun mungkin sudah hilang).
====>> yang disingkat biasanya hanya pecahan uang dengan angka berkepala 5. Jadi kalau Rp 400 misalnya, tidak bisa disebut patrat hihihi.....
pening = pusing
pusing = keliling
deking = beking
paten = hebat
kali = banget, sangat ("hebat kali kau!" Artinya, "lu hebat banget deh!")
BK = plat kendaraan bermotor (Plat motor di Medan memang BK. Jadi kita sering ditanya, "BK motor kau
berapa?". BK ini sudah jadi generik di sana, sama seperti Aqua atau Rinso)
=======================
SAPAAN AKRAB SEHARI-HARI
=======================
Kak = panggilan untuk orang (perempuan) yang lebih tua atau dituakan (sama dengan Mbak di Jawa)
Bang = panggilan untuk orang (pria) yang lebih tua atau dituakan (tidak sama dengan bang becak atau abang tukang bakso, hehehee...)
Uwak = (panggilan sopan untuk orang yang sudah tua, semacam bapak/ibu, atau kakek/nenek gitu deh)
Orang medan juga jarang memanggil orang lain dengan sebutan "kamu" "Kamu" itu dianggap sebagai bahasa yang sangat halus. Mereka lebih suka pakai kata "kau"
Untuk menyebut dirinya sendiri, orang medan lebih suka pakai istilah "awak" (dari bahasa Melayu). Tapi anehnya, istilah "awak" juga sering memiliki arti "kamu" "sombong kali awak ini" artinya: "sombong banget lu"
bingung kan? hehehehe...
Lae = klo dimakassar bisa disebut cika' beda2 tipis lah hehehe...,
x = "kali" singkatan dari kata "sekali" contohnya sombong x kau
maksudnya sombong sekali kau
=================
DI ANGKUTAN UMUM
=================
Kalo dimakassar biasanya Untuk menyuruh sopir berhenti, biasanya penumpang berkata "kiri"
Tapi kalo DI Medan
Untuk menyuruh sopir berhenti, biasanya penumpang berkata "pinggir" (bukan "kiri").
"Kiri" justru biasa dipakai oleh kondektur untuk menyuruh pejalan kaki minggir. "Kiri kau!"
maksudnya: "minggir lu!"
===================
ARAH DAN MATA ANGIN
===================
Untuk menyebut arah, orang Medan hampir tak pernah menggunakan istilah-istilah mata angin (utara, barat, timur, selatan, dan sebagainya).
Jadi, jangan harap orang Medan berkata, "rumahku di sebelah utara rumahnya."
mereka akan lebih suka berkata, "rumahku di sebelah kiri rumahnya."
Untuk menunjukkan lokasi tertentu di peta pun, mereka jarang menggunakan istilah-istilah mata angin tersebut.
Jadi, untuk mengatakan "Palembang terletak di selatan Medan", merekalebih suka mengatakan, "Palembang terletak di bawah Medan."
"Medan terletak di atas Palembang" Hehehehehe.. .
==============
ALAT TRANSPORT
==============
orang siantar menyebutkan angkutan kota biasanya sesuai dengan namanya
sebab angkutan kota di siantar banyak tidak seperti dimakassar hanya satu yaitu pete'-pete'
contohnya SS (Sinar Siantar), BJ (Bandar Jaya) INTRA (Bus besar) Karya Agung (Mini Bus)
RBT = Ojek
RBT adalah singkatan dari Rakyat Banting Tulang
=========================
minyak lampu = minyak tanah
tepung roti = tepung terigu
selop = sandal (sandal yang seperti apapun disebut selop)
Balen : Minta.. ( Bagi dong?! bahasanya jadi... Balen lah...?!)
Palak : Sebel, marah.
Lasak : Banyak gerak, ga bisa diam.
Kongsi : Bagi-bagi, sama rata...
Pala : Ga seberapa ( Contoh ia ga pala jahat kali lah sama aku...)
Rupanya : ternyata... ( Contoh isini kau rupanya! aku cari-cari kemana-mana)
sudako = angkot
kede/kedai = warung
payah = susah
tenggen = mabuk karena minum minuman keras
pukimbek = kesal, kecewa.
sor = suka, contoh nya, sor kali aku lah ama cewe tu..
merepet = marah
- galon : pom bensin
- minyak makan : minyak goreng
- minyak lampu : minyak tanah
- wayar : kabel
- pajak : pasar, contoh: pajak ikan berarti pasar ikan
- pasar : jalan (aneh kan?!!)
- siap : selesai
Jadi, ketika kita menyebut "bahasa Medan", yang dimaksud adalah "bahasa Indonesia ala Medan", bukan bahasa daerah*).
Berikut adalah beberapa di antara bahasa Medan yang khas tersebut. Banyak di antara istilah-istilah ini yang tentu sudah sangat akrab bagi kita. Tapi di Medan, pengertiannya benar-benar berbeda!
==================
ISTILAH-ISTILAH UMUM
==================
motor = mobil
kereta = sepeda motor
(agar tidak bingung, biasanya toko-toko tidak pakai istilah "service motor", tapi "service sepeda motor". Kalau ditulis "service motor", nanti dikira service mobil, hehehehe.... Toko-toko biasanya masih menggunakan bahasa yang umum dipakai di Indonesia, seperti "motor" untuk "sepeda motor". Tapi agar pengertiannya tidak campur aduk dengan "mobil" --- yang di Medan disebut sebagai "motor" --- maka mereka menggunakan istilah yang lengkap; "sepeda motor").
honda = sepeda motor (walaupun mereknya bukan Honda, tetap aja disebut honda, hihihi.....)
pajak = pasar
pasar = jalan raya (Di Medan, ada pula daerah-daerah yang disebut "Pasar 1", "Pasar 2", dan seterusnya. Pengertiannya mungkin lebih kurang sama dengan "Blok 1", Blok 2", dan seterusnya)
limpul = lima puluh (dipakai untuk menyebut uang Rp 50 atau Rp 50.000)
limrat = lima ratus (dipakai untuk menyebut uang Rp 500 atau Rp 500.000)
limper = lima perak (dipakai untuk menyebut uang Rp 5. Sekarang uang pecahan ini sudah tidak ada, jadi istilah limper pun mungkin sudah hilang).
====>> yang disingkat biasanya hanya pecahan uang dengan angka berkepala 5. Jadi kalau Rp 400 misalnya, tidak bisa disebut patrat hihihi.....
pening = pusing
pusing = keliling
deking = beking
paten = hebat
kali = banget, sangat ("hebat kali kau!" Artinya, "lu hebat banget deh!")
BK = plat kendaraan bermotor (Plat motor di Medan memang BK. Jadi kita sering ditanya, "BK motor kau
berapa?". BK ini sudah jadi generik di sana, sama seperti Aqua atau Rinso)
=======================
SAPAAN AKRAB SEHARI-HARI
=======================
Kak = panggilan untuk orang (perempuan) yang lebih tua atau dituakan (sama dengan Mbak di Jawa)
Bang = panggilan untuk orang (pria) yang lebih tua atau dituakan (tidak sama dengan bang becak atau abang tukang bakso, hehehee...)
Uwak = (panggilan sopan untuk orang yang sudah tua, semacam bapak/ibu, atau kakek/nenek gitu deh)
Orang medan juga jarang memanggil orang lain dengan sebutan "kamu" "Kamu" itu dianggap sebagai bahasa yang sangat halus. Mereka lebih suka pakai kata "kau"
Untuk menyebut dirinya sendiri, orang medan lebih suka pakai istilah "awak" (dari bahasa Melayu). Tapi anehnya, istilah "awak" juga sering memiliki arti "kamu" "sombong kali awak ini" artinya: "sombong banget lu"
bingung kan? hehehehe...
Lae = klo dimakassar bisa disebut cika' beda2 tipis lah hehehe...,
x = "kali" singkatan dari kata "sekali" contohnya sombong x kau
maksudnya sombong sekali kau
=================
DI ANGKUTAN UMUM
=================
Kalo dimakassar biasanya Untuk menyuruh sopir berhenti, biasanya penumpang berkata "kiri"
Tapi kalo DI Medan
Untuk menyuruh sopir berhenti, biasanya penumpang berkata "pinggir" (bukan "kiri").
"Kiri" justru biasa dipakai oleh kondektur untuk menyuruh pejalan kaki minggir. "Kiri kau!"
maksudnya: "minggir lu!"
===================
ARAH DAN MATA ANGIN
===================
Untuk menyebut arah, orang Medan hampir tak pernah menggunakan istilah-istilah mata angin (utara, barat, timur, selatan, dan sebagainya).
Jadi, jangan harap orang Medan berkata, "rumahku di sebelah utara rumahnya."
mereka akan lebih suka berkata, "rumahku di sebelah kiri rumahnya."
Untuk menunjukkan lokasi tertentu di peta pun, mereka jarang menggunakan istilah-istilah mata angin tersebut.
Jadi, untuk mengatakan "Palembang terletak di selatan Medan", merekalebih suka mengatakan, "Palembang terletak di bawah Medan."
"Medan terletak di atas Palembang" Hehehehehe.. .
==============
ALAT TRANSPORT
==============
orang siantar menyebutkan angkutan kota biasanya sesuai dengan namanya
sebab angkutan kota di siantar banyak tidak seperti dimakassar hanya satu yaitu pete'-pete'
contohnya SS (Sinar Siantar), BJ (Bandar Jaya) INTRA (Bus besar) Karya Agung (Mini Bus)
RBT = Ojek
RBT adalah singkatan dari Rakyat Banting Tulang
=========================
minyak lampu = minyak tanah
tepung roti = tepung terigu
selop = sandal (sandal yang seperti apapun disebut selop)
Balen : Minta.. ( Bagi dong?! bahasanya jadi... Balen lah...?!)
Palak : Sebel, marah.
Lasak : Banyak gerak, ga bisa diam.
Kongsi : Bagi-bagi, sama rata...
Pala : Ga seberapa ( Contoh ia ga pala jahat kali lah sama aku...)
Rupanya : ternyata... ( Contoh isini kau rupanya! aku cari-cari kemana-mana)
sudako = angkot
kede/kedai = warung
payah = susah
tenggen = mabuk karena minum minuman keras
pukimbek = kesal, kecewa.
sor = suka, contoh nya, sor kali aku lah ama cewe tu..
merepet = marah
- galon : pom bensin
- minyak makan : minyak goreng
- minyak lampu : minyak tanah
- wayar : kabel
- pajak : pasar, contoh: pajak ikan berarti pasar ikan
- pasar : jalan (aneh kan?!!)
- siap : selesai
Spoiler for Kamus Ala Medan A-J:
0
)