- Beranda
- Kendaraan Roda 4
Sharing tentang " Ground Wire " Mobil
...
TS
tazmania79
Sharing tentang " Ground Wire " Mobil
Just wanna share about Ground pada mobil...........
So, bagi yang sudah pasang " Ground Wire " tambahan di mobilnya sharing dunk pasangnya di titik mana aja dan pengaruh-nya di mobil masing2 ( plus foto-nya kalo bisa )

Quote:
Original Posted By amaraoto
Hal yang sering terjadi adalah meremehkan sistem grounding dalam sistem kelistrikan mobil. Dalam setiap sistem kelistrikan pastinya membutuhkan kabel ground agar alirannya lebih stabil dan sempurna. Terutama untuk kendaraan seperti mobil, kabel ground atau yang dikenal juga dengan sebutan kabel massa ini memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap kinerja komponen didalamnya. Komponen yang dimaksud bukan hanya yang berupa perangkat elektronik seperti audio saja, melainkan hingga ke pengapian, kinerja mesin terutama yang telah menggunakan komponen ECU yang sangat sensitif terhadap arus listrik.

Tanda pada mobil yang bisa menjadi indikator bahwa kabel grounding bermasalah adalah jika lampu, head dan rear lamp, fog lamp yang kondisinya masih bagus terlihat kurang terang saat menyala dan instrument lainnya yang menggunakan lampu menyala redup dan cenderung tidak stabil.
Akibat lainnya yang tidak boleh diremehkan dari adanya masalah pada sistem grounding, yaitu :
1. Proses kinerja ECU dalam mengatur mesin menjadi tidak sempurna, karena kestabilan arus listrik yang dibutuhkan ECU menjadi terganggu.
2. Pengisian aki (Accu) tidak sempurna, sehingga mudah terjadi arus drop akibat perputaran arusnya tidak berjalan dengan baik.
3. Audio System terganggu, seperti yang telah dibahas dalam artikel storing, bahwa grounding yang tidak benar atau bermasalah menjadi salah satu penyebab timbulnya storing.
4. Sistem pengapian juga dapat menjadi bermasalah dan kemungkinan bisa menyebabkan mogok, karena bagian ini juga membutuhkan grounding yang sempurna untuk menghasilkan pengapian yang baik agar mesin dapat menyala dan berjalan sempurna.
Sempurnakan Grounding
Menurut Henry Kings dari Arena Motorsport, agar sistem grounding mobil lebih sempurna, sebaiknya titik grounding dari kabel negatif aki dibagi lagi ke beberapa bagian mesin dengan menggunakan grounding wire kit, berikut adalah titik-titik grounding-nya :
1. Body
2. Throttle
3. Silinder Head
4. Alternator
Seiring berkembangnya inovasi teknologi mesin, berbagai parts pendukung pun turut berkembang. Salah satunya adalah telah banyak parts yang dibuat khusus untuk memaksimalkan kestabilan nilai voltase aki (accu), alat ini umumnya disebut volt stabilizer. Alat ini dapat lebih menyempurnakan sistem grounding, jadi tidak ada salahnya juga jika dalam sistem grounding diaplikasikan volt stabilizer, terlebih bagi mobil yang sudah banyak mengalami modifikasi pengapian dan penambahan aksesoris lain yang menggunakan listrik.

Jika sistem grounding mobil sudah sempurna, dapat dipastikan arus listrik yang mengalir pada mobil semakin sempurna dan stabil. Efek dari stabilnya arus listrik ini sangat besar manfaatnya positif-nya buat menjaga keawetan parts mobil, terutama yang berhubungan dengan elektrikal seperti ECU, alternator, lampu-lampu bahkan hingga bagian sistem pengapian.
Jadi jangan menganggap remeh atau sepele jika SO mania telah mengetahui ada tanda-tanda sistem grounding mobilnya mulai bermasalah. Gunakanlah kabel grounding yang memiliki kualitas baik, mulai dari bahan lapisan luarnya hingga tembaga kabelnya, agar arus listrik dapat mengalir sempurna.
Sumber
Jangan Pernah Remehkan Sistem Grounding Mobil
Hal yang sering terjadi adalah meremehkan sistem grounding dalam sistem kelistrikan mobil. Dalam setiap sistem kelistrikan pastinya membutuhkan kabel ground agar alirannya lebih stabil dan sempurna. Terutama untuk kendaraan seperti mobil, kabel ground atau yang dikenal juga dengan sebutan kabel massa ini memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap kinerja komponen didalamnya. Komponen yang dimaksud bukan hanya yang berupa perangkat elektronik seperti audio saja, melainkan hingga ke pengapian, kinerja mesin terutama yang telah menggunakan komponen ECU yang sangat sensitif terhadap arus listrik.

Tanda pada mobil yang bisa menjadi indikator bahwa kabel grounding bermasalah adalah jika lampu, head dan rear lamp, fog lamp yang kondisinya masih bagus terlihat kurang terang saat menyala dan instrument lainnya yang menggunakan lampu menyala redup dan cenderung tidak stabil.
Akibat lainnya yang tidak boleh diremehkan dari adanya masalah pada sistem grounding, yaitu :
1. Proses kinerja ECU dalam mengatur mesin menjadi tidak sempurna, karena kestabilan arus listrik yang dibutuhkan ECU menjadi terganggu.
2. Pengisian aki (Accu) tidak sempurna, sehingga mudah terjadi arus drop akibat perputaran arusnya tidak berjalan dengan baik.
3. Audio System terganggu, seperti yang telah dibahas dalam artikel storing, bahwa grounding yang tidak benar atau bermasalah menjadi salah satu penyebab timbulnya storing.
4. Sistem pengapian juga dapat menjadi bermasalah dan kemungkinan bisa menyebabkan mogok, karena bagian ini juga membutuhkan grounding yang sempurna untuk menghasilkan pengapian yang baik agar mesin dapat menyala dan berjalan sempurna.
Sempurnakan Grounding
Menurut Henry Kings dari Arena Motorsport, agar sistem grounding mobil lebih sempurna, sebaiknya titik grounding dari kabel negatif aki dibagi lagi ke beberapa bagian mesin dengan menggunakan grounding wire kit, berikut adalah titik-titik grounding-nya :
1. Body
2. Throttle
3. Silinder Head
4. Alternator
Seiring berkembangnya inovasi teknologi mesin, berbagai parts pendukung pun turut berkembang. Salah satunya adalah telah banyak parts yang dibuat khusus untuk memaksimalkan kestabilan nilai voltase aki (accu), alat ini umumnya disebut volt stabilizer. Alat ini dapat lebih menyempurnakan sistem grounding, jadi tidak ada salahnya juga jika dalam sistem grounding diaplikasikan volt stabilizer, terlebih bagi mobil yang sudah banyak mengalami modifikasi pengapian dan penambahan aksesoris lain yang menggunakan listrik.

Jika sistem grounding mobil sudah sempurna, dapat dipastikan arus listrik yang mengalir pada mobil semakin sempurna dan stabil. Efek dari stabilnya arus listrik ini sangat besar manfaatnya positif-nya buat menjaga keawetan parts mobil, terutama yang berhubungan dengan elektrikal seperti ECU, alternator, lampu-lampu bahkan hingga bagian sistem pengapian.
Jadi jangan menganggap remeh atau sepele jika SO mania telah mengetahui ada tanda-tanda sistem grounding mobilnya mulai bermasalah. Gunakanlah kabel grounding yang memiliki kualitas baik, mulai dari bahan lapisan luarnya hingga tembaga kabelnya, agar arus listrik dapat mengalir sempurna.
Sumber
So, bagi yang sudah pasang " Ground Wire " tambahan di mobilnya sharing dunk pasangnya di titik mana aja dan pengaruh-nya di mobil masing2 ( plus foto-nya kalo bisa )

Spoiler for Ground Wire di Gerobak Aveo ane:

punkcommunity memberi reputasi
1
213.5K
Kutip
455
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Kendaraan Roda 4
25.1KThread•19.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
tazmania79
#3
Quote:
Original Posted By wire-kabel.blogspot.com
Setelah membaca perihal Grounding Kabel Mobil sebelumnya, maka paling tidak anda akan mengerti pentingnya fungsi vital kabel grounding tersebut. Grounding ibarat urat pembuluh darah dalam tubuh manusia yang bertugas menyalurkan oksigen dan darah. Kabel Grounding Mobil amat sangat dibutuhkan demi melancarkan tugas arus dan tegangan balik dari kutub positip batere. Semakin besar ukuran kabel biasanya akan memberikan dampak makin kecilnya resistansi kawat penghantar bahan konduktor serabut tembaga di dalam. Kecilnya resistansi kawat tembaga akan berdampak positip dalam menyalurkan/transfer arus dan tegangan yang optimal keseluruh rangkaian kelistrikan pada mobil. Selain itu kualitas koneksi pada skun/terminal akhir ground akan memegang peranan penting dalam hubungan Ground tersebut. Semakin flat/rata permukaan kontak dan bersih dari kotoran akan menjamin kesempurnaan hubungan titik kontak terminal ke bagian bodi/parts di mobil serta resistansi kontak mendekati 0 adalah yang terbaik atau dengan kata lain kontak terjalin sempurna tanpa hambatan.
Upgrade Custom Ground Mobil dapat dilakukan pada setiap mobil pada umumnya yang telah memiliki masa usia pakai di atas 3 tahun, terlebih lagi pada kendaraan/mobil yang berasal dari negara Eropa - Amerika yang diperlengkapi banyak sensor elektrik. Hal ini mendorong kebutuhan akan koneksi terminal masa/ground yang mumpuni dalam sirkulasi arus listrik DC 12 volt maupun 5 volt yang digunakan dalam rangkaian ECU kendaraan. Kedepannya jenis-jenis sensor yang diterapkan/aplikasikan pada unit kendaraan akan makin sensitif dan canggih seiring perubahan jaman. Hal ini menuntut aplikasi kabel yang baik dalam jaringan kelistrikan mobil. Resistansi kontak terminal baik masa maupun soket-soket juga menjadi biang utama errornya pembacaan sinyal oleh ECU. Kontak pada terminal soket juga mengalami penumpukan deposit kotoran karena akumulasi debu, oli, sisa cairan pembersih dan minimnya perawatan oleh pemilik kendaraan. Sebagian besar orang akan menyangka bahwa hubungan kontak yang telah dilapisi dengan rumah plastik tertutup rapat akan aman sepanjang masa. Padahal itu pemikiran yang salah dan terjadi kebalikan pada dunia nyata. Umumnya mobil-mobil versi Eropa dan Amerika dirancang untuk iklim ekstrim pada cuaca dingin yang mendominasi rancang bangun mobil sejak awal. Contohnya sekat pelindung terminal kontak pada mobil Volvo, BMW, Mercedes dapat lumer dan hancur dipengaruhi iklim Indonesia yang panas. Ditambah oksidasi udara dapat menyebabkan timbunan deposit karbon dan partikel debu menjadikan terminal berwarna kebiruan atau kehijauan. Hal ini merugikan bagi kita dan menimbulkan hambatan dalam kontak antar kabel bahkan terjadi hubungan pendek atau disebut Short Circuit secara tidak langsung dikarenakan timbunan deposit akan menjadi media penghantar sirkuit terminal konektor yang rapat dan seharusnya terisolasi antar terminal kontak. Itulah beberapa kendala yang terjadi secara umum dikarenakan faktor usia kendaraan dan minimnya perawatan pada kontak soket terminal kelistrikan mobil. Belum lagi apabila akan melakukan pembersihan soket-soket maka pemilik kendaraan diharuskan melepaskan hubungan aki terlebih dahulu. Ini untuk mencegah terjadinya hubungan singkat/korslet dan errornya ECU dalam membaca sinyal masukan yang terjadi pada kontak di soket tersebut karena terlepas. Sesekali melepas hubungan kepala aki juga bagus untuk me-reset ECU kembali ke keadaan normal/standardnya. Yang harus anda perhatikan juga adalah mobil import biasanya memiliki suhu kerja air pendingin radiator lebih tinggi dari mobil lansiran Jepang. Umunya mobil Eropa/US memiliki suhu kerja Thermostat air pada 90 - 92 derajat celcius dibandingkan mobil Jepang yang diberi suhu kerja thermostat di 87o Celcius.
Upgrade Custom Ground Kabel Mobil dilakukan guna memperoleh hubungan kontak yang terbaik pada beberapa bagian terpenting kendaraan seperti :
1. BODY / Chassis kendaraan: untuk menyempurnakan seluruh koneksi masa kelistrikan ECU dan lampu-lampu utama (head lamp).
2. ALTERNATOR : untuk menstabilkan pengisian aki hasil pengubahan arus AC menjadi DC melalui Regulator.
3. BLOK MESIN / Silinder Head : agar sinyal dari sensor ECT (Engine Cooling Temperature), Knock Sensor, dll terbaca akurat oleh ECU.
4. FIREWALL : biasanya untuk menyempurnakan hubungan audio sistem, Climate Control, RPM sensor, distributor pengapian yang dipasang dekat firewall.
5. INTAKE MANIFOLD : agar Signal dari TPS (Throttle Position Sensor), IAC (Idle Air Control) dan MAP sensor terbaca akurat oleh ECU.
6. FUEL RAIL : semua hubungan Fuel Injector, fuel pressure regulator (FPR) maupun solenoid terkait
7. AUTOMATIC TRANSMISSION (A/T, GEAR BOX) - agar kumparan solenoid matic dapat bekerja halus dan akurat di dalam body valve.
8. DINAMO STATER : untuk mempermudah start terutama saat dingin di pagi hari
9. ABS (Automatic Brake System)
Penambahan custom kabel ground ini minimum dapat dirangkum atau dipersingkat hanya menjadi 3 titik (bagian) terpenting, yaitu :
Hubungan kutub negatip (-) Aki ke Body, Body ke Silinder Head, Silinder Head ke Alternator.
Ini adalah alternatif minimal yang dapat diaplikasikan tanpa mengurangi esensi ground di atas.
Apabila ruang dan biaya tidak menjadi masalah, maka biasanya pemasangan Custom ground cable dapat dilakukan sebanyak 5 titik (atau lebih hingga 7-9 titik), yaitu :
Aki => Body
Body => Cylinder Head
Cylinder Head => Alternator
Alternator => Intake Manifold/throttle Body
Intake => Fuel Rail (manual) atau Intake to Body Valve (matic)
Banyaknya Grounding memang tidak ada batasan, semakin banyak memang semakin baik dalam mengantisipasi resistansi kontak. Hal ini juga dengan melihat kemampuan biaya yang disanggupi pemilik (biasanya pemilik beranggapan remeh kenapa harus memasang tambahan kabel ground banyak) dan segi estetika karena berseliwerannya kabel ground.
Kombinasi hubungan titik ground dapat divariasi sepanjang masih masuk akal sehat dalam hubungan koneksi elektrikal.
Sumber
Upgrade Custom Ground Mobil
Setelah membaca perihal Grounding Kabel Mobil sebelumnya, maka paling tidak anda akan mengerti pentingnya fungsi vital kabel grounding tersebut. Grounding ibarat urat pembuluh darah dalam tubuh manusia yang bertugas menyalurkan oksigen dan darah. Kabel Grounding Mobil amat sangat dibutuhkan demi melancarkan tugas arus dan tegangan balik dari kutub positip batere. Semakin besar ukuran kabel biasanya akan memberikan dampak makin kecilnya resistansi kawat penghantar bahan konduktor serabut tembaga di dalam. Kecilnya resistansi kawat tembaga akan berdampak positip dalam menyalurkan/transfer arus dan tegangan yang optimal keseluruh rangkaian kelistrikan pada mobil. Selain itu kualitas koneksi pada skun/terminal akhir ground akan memegang peranan penting dalam hubungan Ground tersebut. Semakin flat/rata permukaan kontak dan bersih dari kotoran akan menjamin kesempurnaan hubungan titik kontak terminal ke bagian bodi/parts di mobil serta resistansi kontak mendekati 0 adalah yang terbaik atau dengan kata lain kontak terjalin sempurna tanpa hambatan.
Upgrade Custom Ground Mobil dapat dilakukan pada setiap mobil pada umumnya yang telah memiliki masa usia pakai di atas 3 tahun, terlebih lagi pada kendaraan/mobil yang berasal dari negara Eropa - Amerika yang diperlengkapi banyak sensor elektrik. Hal ini mendorong kebutuhan akan koneksi terminal masa/ground yang mumpuni dalam sirkulasi arus listrik DC 12 volt maupun 5 volt yang digunakan dalam rangkaian ECU kendaraan. Kedepannya jenis-jenis sensor yang diterapkan/aplikasikan pada unit kendaraan akan makin sensitif dan canggih seiring perubahan jaman. Hal ini menuntut aplikasi kabel yang baik dalam jaringan kelistrikan mobil. Resistansi kontak terminal baik masa maupun soket-soket juga menjadi biang utama errornya pembacaan sinyal oleh ECU. Kontak pada terminal soket juga mengalami penumpukan deposit kotoran karena akumulasi debu, oli, sisa cairan pembersih dan minimnya perawatan oleh pemilik kendaraan. Sebagian besar orang akan menyangka bahwa hubungan kontak yang telah dilapisi dengan rumah plastik tertutup rapat akan aman sepanjang masa. Padahal itu pemikiran yang salah dan terjadi kebalikan pada dunia nyata. Umumnya mobil-mobil versi Eropa dan Amerika dirancang untuk iklim ekstrim pada cuaca dingin yang mendominasi rancang bangun mobil sejak awal. Contohnya sekat pelindung terminal kontak pada mobil Volvo, BMW, Mercedes dapat lumer dan hancur dipengaruhi iklim Indonesia yang panas. Ditambah oksidasi udara dapat menyebabkan timbunan deposit karbon dan partikel debu menjadikan terminal berwarna kebiruan atau kehijauan. Hal ini merugikan bagi kita dan menimbulkan hambatan dalam kontak antar kabel bahkan terjadi hubungan pendek atau disebut Short Circuit secara tidak langsung dikarenakan timbunan deposit akan menjadi media penghantar sirkuit terminal konektor yang rapat dan seharusnya terisolasi antar terminal kontak. Itulah beberapa kendala yang terjadi secara umum dikarenakan faktor usia kendaraan dan minimnya perawatan pada kontak soket terminal kelistrikan mobil. Belum lagi apabila akan melakukan pembersihan soket-soket maka pemilik kendaraan diharuskan melepaskan hubungan aki terlebih dahulu. Ini untuk mencegah terjadinya hubungan singkat/korslet dan errornya ECU dalam membaca sinyal masukan yang terjadi pada kontak di soket tersebut karena terlepas. Sesekali melepas hubungan kepala aki juga bagus untuk me-reset ECU kembali ke keadaan normal/standardnya. Yang harus anda perhatikan juga adalah mobil import biasanya memiliki suhu kerja air pendingin radiator lebih tinggi dari mobil lansiran Jepang. Umunya mobil Eropa/US memiliki suhu kerja Thermostat air pada 90 - 92 derajat celcius dibandingkan mobil Jepang yang diberi suhu kerja thermostat di 87o Celcius.
Upgrade Custom Ground Kabel Mobil dilakukan guna memperoleh hubungan kontak yang terbaik pada beberapa bagian terpenting kendaraan seperti :
1. BODY / Chassis kendaraan: untuk menyempurnakan seluruh koneksi masa kelistrikan ECU dan lampu-lampu utama (head lamp).
2. ALTERNATOR : untuk menstabilkan pengisian aki hasil pengubahan arus AC menjadi DC melalui Regulator.
3. BLOK MESIN / Silinder Head : agar sinyal dari sensor ECT (Engine Cooling Temperature), Knock Sensor, dll terbaca akurat oleh ECU.
4. FIREWALL : biasanya untuk menyempurnakan hubungan audio sistem, Climate Control, RPM sensor, distributor pengapian yang dipasang dekat firewall.
5. INTAKE MANIFOLD : agar Signal dari TPS (Throttle Position Sensor), IAC (Idle Air Control) dan MAP sensor terbaca akurat oleh ECU.
6. FUEL RAIL : semua hubungan Fuel Injector, fuel pressure regulator (FPR) maupun solenoid terkait
7. AUTOMATIC TRANSMISSION (A/T, GEAR BOX) - agar kumparan solenoid matic dapat bekerja halus dan akurat di dalam body valve.
8. DINAMO STATER : untuk mempermudah start terutama saat dingin di pagi hari
9. ABS (Automatic Brake System)
Penambahan custom kabel ground ini minimum dapat dirangkum atau dipersingkat hanya menjadi 3 titik (bagian) terpenting, yaitu :
Hubungan kutub negatip (-) Aki ke Body, Body ke Silinder Head, Silinder Head ke Alternator.
Ini adalah alternatif minimal yang dapat diaplikasikan tanpa mengurangi esensi ground di atas.
Apabila ruang dan biaya tidak menjadi masalah, maka biasanya pemasangan Custom ground cable dapat dilakukan sebanyak 5 titik (atau lebih hingga 7-9 titik), yaitu :
Aki => Body
Body => Cylinder Head
Cylinder Head => Alternator
Alternator => Intake Manifold/throttle Body
Intake => Fuel Rail (manual) atau Intake to Body Valve (matic)
Banyaknya Grounding memang tidak ada batasan, semakin banyak memang semakin baik dalam mengantisipasi resistansi kontak. Hal ini juga dengan melihat kemampuan biaya yang disanggupi pemilik (biasanya pemilik beranggapan remeh kenapa harus memasang tambahan kabel ground banyak) dan segi estetika karena berseliwerannya kabel ground.
Kombinasi hubungan titik ground dapat divariasi sepanjang masih masuk akal sehat dalam hubungan koneksi elektrikal.
Sumber
0
Kutip
Balas