Kaskus

Story

B.A.B.Y.F.I.S.HAvatar border
TS
B.A.B.Y.F.I.S.H
-Sebuah Kisah Lama Yang Terkenang Kembali-
Quote:


Quote:

Polling
Poll ini sudah ditutup. - 150 suara
Cerita ini mau sampai Berapa part?
25 aja lah.. standar
6%
40 biar lebih asik...
2%
55 kaya cerita Lain..
3%
70 Biar makin asik...
3%
100+ biar TS pegel nulisnya..
85%
anasabilaAvatar border
junti27Avatar border
junti27 dan anasabila memberi reputasi
2
64.2K
980
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33KThread54.3KAnggota
Tampilkan semua post
B.A.B.Y.F.I.S.HAvatar border
TS
B.A.B.Y.F.I.S.H
#916
Part 46
3 Desember 2007


Pagi yang indah.... matahari tampak malu-malu menunjukan dirinya kepada dunia, burung-burung bersuara nyaring hendak membangunkanku di pagi ini.. tapi tetap saja, aku... ngga bangun juga emoticon-No Hope. sampai akhirnya, byurrr...... (sound Effect air emoticon-Stick Out Tongue) membasahi tubuhku, air itu langsung membangunkanku dari mimpi" sialanku. aku langsung membuka mata, betapa terkejutnya aku saat melihat sesosok perempuan. ya.. pasti kalian sudah bisa nebak.. siapa lagi yang biasa masuk ke kamarku tanpa mengetuk terlebih dahulu.. ya.. itu siska.

walaupun wajahnya lumayan hmmm... tapi sering membuatku kesal dengan prilakunya yang "agak" Childish. pagi itu.. pagi yang cukup dingin daripada pagi biasanya, seperti biasa setelah bangun aku selalu siap" untuk berangkat sekolah, walaupun pagi ini aku cukup kesal karna kelakuan siska yang mengguyur air ke kasurku.

aku telah siap untuk berangkat pagi ini.. walaupun pagi ini mendung dan sepertinya akan turun hujan, tapi demi untuk tidak terlambat akhirnya kupaksakan saja untuk berangkat dipagi ini, ditengah perjalan pun seperti biasa, kemacetan yang biasa dan suara klakson yang sudah biasa di kupingku.

pagi ini walaupun sudah jam 9, waktunya istirahat tapi tetap saja diluar kelihatan mendung. aku urungkan niatku untuk beristirahat sejenak di kantin. tapi keputusanku untuk tetap di kelas ternyata adalah keputusan yang salah. aku tidak menyangka kalau vani berani datang ke hadapanku untuk meminta maaf, aku bingung arief pun bingung teman sebangku-ku sekarang.

walaupun aku enggan melihat wajahnya disampingku tapi aku terpaksa melihatnya, karna aku cukup merasa bersalah ketika seorang perempuan menangis karnaku, wajah putihnya pun memerah ketika menangis. teman" sekelasku pun menatapku dengan tatap yang hmm... cukup kurang mengenakan, melihatku seakan-akan seorang pria yang sudah melukai hati seorang perempuan.

vani: ian.. mungkin kamu sekarang menatap aku dengan tatapan yang menganggap aku seorang playgirl *masih nangis emoticon-No Hope*

gw: emoticon-Cool

vani: tapi please... dengerin aku, semua yang dikatakan siska itu semuanya bohong.. aku ngga pernah jalan sama cowo selain kamu, bahkan sama teman"ku..

gw: so??? hubungannya sama gw apa?

vani: ya.. hubungannya ya itu.. aku mau ngejelasin ke kamu... aku pengen kita kaya dulu lagi..

gw: dulu?? kayanya gw udah lupa tuh...kaya gimana keadaan dulu..

0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.