- Beranda
- Sejarah & Xenology
All About Gladiator, Kill or be Killed
...
TS
level33
All About Gladiator, Kill or be Killed
Spoiler for kata pengantar:
Agan sudah menonton Hunger Games, atau agan sudah pernah melihat aksi Russel Crowe dalam film Gladiator. Semua permainan di atas mempunyai konsep yang sama, yaitu membunuh atau dibunuh.
Dahulu sudah ada kaskuser yang pernah membuat thread seperti ini di forsex, namun thread ini mati dan tidak bisa dibuka lagi. Oleh karena itu ane merekonstruksi thread lama menjadi thread baru yang lebih sistematis.
Ok gan, ini thread pertama ane dalam forum sejarah xenologi. Kali ini ane mau membahas lebih dalam semua tentang Gladiator mulai dari kehidupan, pertandingan, jenis-jenis petarung, dan sebagainya.
Spoiler for rules:
Quote:
Peraturan:
1. Di sini agan bebas men-share segala hal tentang Gladiator
2. Postingan harus sesuai dengan topik utama, yaitu Gladiator
3. Jika ada permainan lain berkonsep sama (membunuh atau dibunuh) baik dari bangsa Roma sendiri maupun bangsa lain, agan juga boleh men-sharenya di thread ini sedetail mungkin
4. Pertandingan yang di-share (sebagaimana dimaksud nomor 3) bukan pertandingan fiktif seperti Hunger Games atau Battle Royale
5. Postingan tidak berbau SARA atau keluar dari topik
1. Di sini agan bebas men-share segala hal tentang Gladiator
2. Postingan harus sesuai dengan topik utama, yaitu Gladiator
3. Jika ada permainan lain berkonsep sama (membunuh atau dibunuh) baik dari bangsa Roma sendiri maupun bangsa lain, agan juga boleh men-sharenya di thread ini sedetail mungkin
4. Pertandingan yang di-share (sebagaimana dimaksud nomor 3) bukan pertandingan fiktif seperti Hunger Games atau Battle Royale
5. Postingan tidak berbau SARA atau keluar dari topik
GLADIATOR


Quote:
Gladiator adalah orang-orang yang akan berjuang sampai mati pada masa Romawi kuno. Bangsa Romawi menikmati pertarungan ini sebagai hiburan. Jika penonton memberi mereka jempol ke bawah, itu berarti "belas kasihan pemakaman." Gladiator pertama kali dikenal sejak perang Punic pertama pada tahun 264 SM. Junius Brutus (Decimus Iunius Brutus Scaeva) seorang bangsawan dan kedua putranya, Marcus dan Decimus, menghidupkan kembali kebiasaan Etruscan memiliki budak pertarungan dalam sebuah upacara pemakaman seorang pemimpin besar. Hal itu diyakini korban akan menyenangkan para dewa. Dalam upacara, yang berlangsung di Boarium Forum, tiga pasang budak bertempur sampai mati. Gladiator Sebagian besar adalah tawanan perang, penjahat, atau budak. Mereka dilatih di sekolah, yang dimiliki oleh pemerintah Romawi. Mereka menggunakan pedang kayu untuk pelatihan. Pada perkelahian gladiator, danau buatan yang kadang-kadang digunakan. gladiator terkadang juga melawan kapal. Ketika danau buatan manusia itu tidak digunakan, mereka akan melawan binatang liar. Harimau, kerbau, singa, beruang, gajah, dan hewan apa yang bisa mereka temukan baik akan dibantai atau tukang daging seorang budak. Pertarungan berlangsung selama sekitar 700 tahun. Di jaman modern modern olahraga seperti tinju dan gulat mengambil akar dari perkelahian gladiator.
Jenis-jenis Gladiator yang umum diketahui
Quote:
Spoiler for Secutor:
Spoiler for secutor:
The Secutor, juga dikenal sebagai pemburu, namanya dilihat dari teknik juangnya. Secutor mengejar lawannya di seluruh arena. Ia memakai helm bulat dengan lubang mata bulat yang sangat kecil. lengan kanannya ditutupi dengan kulit atau band metal, dan membawa sebuah pedang pendek atau belati. Dengan tangan kirinya dia membawa perisai dan di kaki kirinya, ia mengenakan kaki penjaga disebut okrea, jadi sisi kiri benar-benar dilindungi.
Spoiler for Retiarius:
Spoiler for retiarius:
The Retiarius berjuang dengan tombak tiga menunjuk disebut trisula. Ia juga menggunakan jaring. Strateginya adalah untuk menjebak lawan dengan jaring, dan kemudian menusuk dengan trisula. Jika lawan sudah mati, dia bisa menarik kembali jaruingnya karena memiliki kabel yang bisa menarik jaring kembali. Jaring yang digunakan juga dilengkapi pemberat sehingga bisa menjebak lawannya lebih mudah. Retiarius hampir tidak memiliki baju pelindiung apapun. Ia mengenakan pelindung di lengan kirinya dengan potongan logam datar.
Spoiler for Hoplomachus:
Spoiler for hoplomachus:
Hoplomachus (jamak: hoplomachi) adalah petarung budak kelas berat dengan pelindung kaki dari baja. Ia mengenakan celana pendek dan helm dengan ornamen bulu diatasnya. Hoplomachus dilengkapi dengan perisai bundar kecil dan sebuah tombak panjang yang memungkinkan dia menyerang jarak jauh. Sampai Augustus memerintah, mereka disebut Samnites, tapi setelah ia menjadi kaisar mereka disebut Hoplomachus.
Spoiler for Murmillo:
Spoiler for murmillo:
The Murmillo (jamak: murmillones) juga disebut manusia ikan. Ini diidentifikasi daro helmnya yang bersisik. Ia menggunakan pedang pendek dan membawa perisai bundar besar untuk melindungi kaki kanan yang tak berpelindung. Murmillo umumnya diadu dengan retiarius. Ini adalah jenis kebalikan, karena Retiarius 'berusaha menangkap lawan mereka dalam jaring! Meskipun ia tampak tidak dilindungi, Roma diklasifikasikan sebagai seorang budak petarung kelas berat karena perisai berukuran besar.
Spoiler for Trachian:
Spoiler for trachian:
Thracian adalah budak petarung kelas ringan yang membawa perisai kecil berukuran persegi yang disebut Parma dan pedang melengkung yang disebut dengan Sica. Helmnya memiliki puncak besar dalam bentuk griffin. Mereka menggunakan pelindung kaki yang sangat tinggi, yang sampai ke atas paha. Thracians selalu berjuang melawan gladiator kelas berat (biasanya murmillo atau hoplomachi).
Spoiler for sumber-sumber:
http://refaldovanwijaya.blogspot.com...gladiator.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Gladiator#Origins
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of...ladiator_types
http://www.roman-empire.net/society/soc-games.html
http://www.roman-colosseum.info/glad...s/thracian.htm
berbagai situs tentang Gladiator
Jenis-jenis lain, cara permainan, dan berbagai tambahan akan ane post di postingan berikutnya
sekalian mampir juga ke thread ane yang lain
Spoiler for mampir gan ke thread ane:
Quote:
Arsitektur
Rumah Pribadinya Para Arsitek Terkenal
Alam family Residence - Arsiteknya Orang Indonesia
Jenis-Jenis Atap Bangunan Sunda
Bangunan Salah Konstruksi
Megaproyek Uni Sovyet (Tidak Pernah Dibangun)
Loji Freemason Diluar Indonesia
McDonald Paling Iconic se-Indonesia
Science
Mengenal Pondasi Cakar Ayam
'Kristal Memori Superman' Bisa Jadi Kenyataan
8 Gadget dari Star Trek yang Menjadi Nyata
11 Teknologi Cyborg Terkini
Konspirasi
Konspirasi IMF Terhadap Dunia
Konspirasi Dilenyapkannya Mobil Listrik
Mystery of Jakarta
Unik dan Aneh
Kumpulan Uang Dolar Amerika yang Langka
Foto-Foto Komunis Unik nan Aneh
Kumpulan WC Berbentuk Mulut
Furnitur dari Rambu Lalu Lintas
Silakan Makan Sekalian Sama Piringnya
Kumpulan Nomor Polisi Unik di Amerika
Dari Kartu Kredit menjadi Barang Berseni
Kumpulan Tabel Periodik Super Aneh Sedunia
Misc
Macam-Macam Aliran Desain
Apa yang Paradoks dari Bangsa Indonesia
Satrio Piningit dalam Century Nostradamus
PLANET Erra - Home of the Pleiadians / Plejarans
0
87.4K
Kutip
474
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
6.6KThread•11.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
level33
#12
Kehidupan Gladiator
Pelatihan
![kaskus-image]()
Seorang calon gladiator akan diperiksa kesehatannya oleh medici(ahli medis, setara dokter atau tabib) untuk memastikan badannya fit dan bugar. Setelah pemeriksaan fisik mereka akan ditentukan kelas apa yang pantas untuk mereka (berat atau ringan) dan keahlian apa yang cocok untuk mereka (bertahan atau menyerang).
Pelatih / Trainer yang melatih para gladiator biasanya adalah para gladiator yang sudah pensiun (veteran). Mereka disebut sebagai Doctor. Tiap-tiap Doctor memiliki keahlian yang berbeda-beda berdasarkan tipe yang mereka embani (retiarius, secutor, dsb). Doctor yang melatih calon retiarius disebut sebagai Doctores Retiarii sedangkan Doctor yang melatih calon secutor disebut sebagai Doctores Secutorum, demikian juga dengan tipe yang lain.
Para gladiator biasanya berlatih dengan pedang kayu (rudus) dan menggunakan target berupa sebilah kayu yang disebut dengan palus. Palus atau bilah kayu memiliki berat yang bervariasi yang disesuaikan dengan kekuatan (strength) tiap-tiap gladiator. Pelatihan dengan menggunakan palus memungkinkan mereka melakukan manuver bebas tanpa memaksakan lawan untuk cedera. Selain palus, ada juga tiruan kayu yang menyerupai gladiator yang dapat diayunkan atau diputar. Tiruan kayu ini juga dilengkapi senjata dan perisai sesuai dengan tipe gladiatornya. Jika perisai dipukul tiruan akan berputar dan gladiator harus menghindarinya (terkadang lengan tiruan diberi karung pasir berat agar lebih menantang). Gagang dan perisai serangan digunakan untuk kemampuan menyerang.
Pertarungan
![kaskus-image]()
Seperti yang kita ketahui, Gladiator adalah pertarungan sampai mati dimana petarung harus membunuh lawannya atau dibunuh. Namun dalam kondisi tertentu pertarungan yang dilaksanakan tidak sampai membunuh dimana lawan hanya berpura-pura menusuk. Gladiator umumnya beraksi satu lawan satu alias duel. Namun dalam pertandingan resmi terkadang bisa beregu (satu tim lawan satu tim).
Selain bertarung dengan sesama gladiator juga bertarung melawan binatang buas seperti singa, maca, atau harimau. Ada dua tipe gladiator yang bertarung melawan binatang yaitu bestiarii(bersenjatakan pedang) dan paeginarius (bersenjatakan cambuk). Terkadang orang-orang non gladiator seperti tahanan, kriminal, atau bahkan orang Kristen (karena pada masa itu orang Roma gencar mengejar orang Kristen) yang tidak terlatih pun dipertontonkan untuk diadu dengan binatang buas. Lebih parah lagi ketika kaisar Caligula dan Nero memerintah, mereka menyuruh penonton paling bawah untuk bergulat melawan singa.
Pertarungan Gladiator diawali dengan Praegenarii sebagai petarung pembuka dimana mereka akan bertarung dengan cambuk, tongkat, atau perisai dan setelah itu barulah pertandingan Gladiator yang sesungguhnya dimulai.
Quote:
Asal Usul
Gladiator umumnya berasal dari kaum budak, kriminal, tahanan perang ataupun politik. Mereka adalah kaum-kaum yang tidak memiliki kebebasan dan mereka harus tunduk pada majikannya. Jika mereka melawan, maka mereka akan dijatuhi hukuman mati. Dua tipe hukuman mati yaitu damnati(eksekusi langsung) atau gladium (bertarung sampai mati) adalah hukuman mati yang paling umum dalam lingkungan Romawi. Mereka dijaga ketat dan dipaksa masuk ke dalam sekolah gladiator.
Gladiator umumnya berasal dari kaum budak, kriminal, tahanan perang ataupun politik. Mereka adalah kaum-kaum yang tidak memiliki kebebasan dan mereka harus tunduk pada majikannya. Jika mereka melawan, maka mereka akan dijatuhi hukuman mati. Dua tipe hukuman mati yaitu damnati(eksekusi langsung) atau gladium (bertarung sampai mati) adalah hukuman mati yang paling umum dalam lingkungan Romawi. Mereka dijaga ketat dan dipaksa masuk ke dalam sekolah gladiator.
Quote:
Pemula
Gladiator yang baru direkrut disebut dengan novicius(Inggris: novice; Indonesia: pemula). Setelah mereka menyelesaikan berbagai latihan intensif dan siap untuk bertarung mereka disebut dengan Tirones atau Tiro. Gladiator Tirone umumnya diberi tanda berupa tato di kaki, kepala, atau lengan agar mereka tidak mudah melarikan diri.
Gladiator yang baru direkrut disebut dengan novicius(Inggris: novice; Indonesia: pemula). Setelah mereka menyelesaikan berbagai latihan intensif dan siap untuk bertarung mereka disebut dengan Tirones atau Tiro. Gladiator Tirone umumnya diberi tanda berupa tato di kaki, kepala, atau lengan agar mereka tidak mudah melarikan diri.
Quote:
Pelatihan

Seorang calon gladiator akan diperiksa kesehatannya oleh medici(ahli medis, setara dokter atau tabib) untuk memastikan badannya fit dan bugar. Setelah pemeriksaan fisik mereka akan ditentukan kelas apa yang pantas untuk mereka (berat atau ringan) dan keahlian apa yang cocok untuk mereka (bertahan atau menyerang).
Pelatih / Trainer yang melatih para gladiator biasanya adalah para gladiator yang sudah pensiun (veteran). Mereka disebut sebagai Doctor. Tiap-tiap Doctor memiliki keahlian yang berbeda-beda berdasarkan tipe yang mereka embani (retiarius, secutor, dsb). Doctor yang melatih calon retiarius disebut sebagai Doctores Retiarii sedangkan Doctor yang melatih calon secutor disebut sebagai Doctores Secutorum, demikian juga dengan tipe yang lain.
Para gladiator biasanya berlatih dengan pedang kayu (rudus) dan menggunakan target berupa sebilah kayu yang disebut dengan palus. Palus atau bilah kayu memiliki berat yang bervariasi yang disesuaikan dengan kekuatan (strength) tiap-tiap gladiator. Pelatihan dengan menggunakan palus memungkinkan mereka melakukan manuver bebas tanpa memaksakan lawan untuk cedera. Selain palus, ada juga tiruan kayu yang menyerupai gladiator yang dapat diayunkan atau diputar. Tiruan kayu ini juga dilengkapi senjata dan perisai sesuai dengan tipe gladiatornya. Jika perisai dipukul tiruan akan berputar dan gladiator harus menghindarinya (terkadang lengan tiruan diberi karung pasir berat agar lebih menantang). Gagang dan perisai serangan digunakan untuk kemampuan menyerang.
Quote:
Pertarungan
Seperti yang kita ketahui, Gladiator adalah pertarungan sampai mati dimana petarung harus membunuh lawannya atau dibunuh. Namun dalam kondisi tertentu pertarungan yang dilaksanakan tidak sampai membunuh dimana lawan hanya berpura-pura menusuk. Gladiator umumnya beraksi satu lawan satu alias duel. Namun dalam pertandingan resmi terkadang bisa beregu (satu tim lawan satu tim).
Selain bertarung dengan sesama gladiator juga bertarung melawan binatang buas seperti singa, maca, atau harimau. Ada dua tipe gladiator yang bertarung melawan binatang yaitu bestiarii(bersenjatakan pedang) dan paeginarius (bersenjatakan cambuk). Terkadang orang-orang non gladiator seperti tahanan, kriminal, atau bahkan orang Kristen (karena pada masa itu orang Roma gencar mengejar orang Kristen) yang tidak terlatih pun dipertontonkan untuk diadu dengan binatang buas. Lebih parah lagi ketika kaisar Caligula dan Nero memerintah, mereka menyuruh penonton paling bawah untuk bergulat melawan singa.
Pertarungan Gladiator diawali dengan Praegenarii sebagai petarung pembuka dimana mereka akan bertarung dengan cambuk, tongkat, atau perisai dan setelah itu barulah pertandingan Gladiator yang sesungguhnya dimulai.
Quote:
Kematian
Seorang gladiator akan menunggu aba-aba dari kaisar atau penyelenggara untuk membunuh lawannya. Jika kaisar memberi jempol ke bawah (pollice verso) maka lawan tersebut pantas untuk dibunuh. Gladiator yang mati biasanya dikubur di pemakaman sekitar kota. Namun dalam beberapa kasus mayat gladiator dibuang begitu saja ke sungai atau tempat terpencil terutama gladiator yang dipandang rendah oleh masyarakat. Bahkan konon, mayat gladiator juga bisa dijadikan pakan bagi hewan buas yang lapar, terutama para gladiator yang bertarung dengan hewan buas.
Seorang gladiator akan menunggu aba-aba dari kaisar atau penyelenggara untuk membunuh lawannya. Jika kaisar memberi jempol ke bawah (pollice verso) maka lawan tersebut pantas untuk dibunuh. Gladiator yang mati biasanya dikubur di pemakaman sekitar kota. Namun dalam beberapa kasus mayat gladiator dibuang begitu saja ke sungai atau tempat terpencil terutama gladiator yang dipandang rendah oleh masyarakat. Bahkan konon, mayat gladiator juga bisa dijadikan pakan bagi hewan buas yang lapar, terutama para gladiator yang bertarung dengan hewan buas.
Quote:
Kebebasan
Gladiator yang sudah berkali-kali menang akan diberikan pedang kayu yang digunakan untuk berlatih sebagai penghargaan dan tanda kehormatan. Selain sebagai piala untuk para gladiator, pedang kayu ini juga diberikan sebagai tanda kebebasan bagi para gladiator yang bersangkutan (liberatio). Selain mendapat hak dan kebebasan gladiator yang berpengalaman juga dipuja-puja layaknya seorang selebritis pada masa itu.
Gladiator yang sudah berkali-kali menang akan diberikan pedang kayu yang digunakan untuk berlatih sebagai penghargaan dan tanda kehormatan. Selain sebagai piala untuk para gladiator, pedang kayu ini juga diberikan sebagai tanda kebebasan bagi para gladiator yang bersangkutan (liberatio). Selain mendapat hak dan kebebasan gladiator yang berpengalaman juga dipuja-puja layaknya seorang selebritis pada masa itu.
0
Kutip
Balas