- Beranda
- Supranatural
MISTERTJ Community
...
TS
mistertj
MISTERTJ Community
Selamat datang di mistertj community
TS membuka trit ini dengan maksud menampung para juragan yang ingin belajar visualisasi ( terawang ) dan yang ingin report terawang AURA, terutama buat juragan yang sudang mengunjungi trit ane di Forum Spiritual : BAKAT SUPRA MENURUT NUMEROLOGI
Bagi pengunjung yang belum pernah mengunjungi trit ane di Forsup, akan lebih pas jika menjenguk sebentar
[URL=" [url]http://kaskus.co.id/thread/000000000000000013992878/bakat-supra-menurut-numerologi/[/url] "]Bakat Supra Menurut Numerologi[/URL]
Banyaknya pengunjung trit yang ingin belajar tentang terawang ( visualisasi ), dan minta report aura membuat TS membuat aturan trit bahwa post di trit diharapkan hanya yang berkaitan dengan Numerologi Kharakter Bakat Supra saja. Sedang bagi yang bertanya perihal AURA ane suruh tanya dan jawab via PM. Kalau yang ingin belajar terawang ane tampung via YM. Ternyata yang minat terlalu banyak, tiap hari PM penuh dan belajar terawang via YM hanya mampu mengajar beberapa orang saja. Maka dari itu ane buka trit komunitas ini untuk lebih leluasa kita bicara dan belajar rame rame tentang AURA dan TERAWANG......
Pada dasarnya TS ingin membagi ilmu tentang NUMEROLOGI, KHARAKTER, AURA DAN TERAWANG. Untuk belajar supra itu tidak sesulit yang diperkirakan orang. Poin utamanya adalah PEMAHAMAN. Repotnya adalah kebanyakan guru kurang mampu memberikan / mentransfer pemahaman dasar ilmunya. Dari sisi keilmuan itu sendiri mungkin telah banyak yang mencapai kesepuhan, namun untuk mentransfer pemahaman kepada orang lain, itu tidak mudah dan butuh ketrampilan tersendiri.
YM lukmanyuyuk@yahoo.com
GAYA ASMARA MENURUT NUMEROLOGI (untuk yang lajang) ada di halaman 2
GAYA BERCINTA MENURUT NUMEROLOGI (untuk 25 tahun keatas) ada di halaman 445
TS membuka trit ini dengan maksud menampung para juragan yang ingin belajar visualisasi ( terawang ) dan yang ingin report terawang AURA, terutama buat juragan yang sudang mengunjungi trit ane di Forum Spiritual : BAKAT SUPRA MENURUT NUMEROLOGI
Bagi pengunjung yang belum pernah mengunjungi trit ane di Forsup, akan lebih pas jika menjenguk sebentar
[URL=" [url]http://kaskus.co.id/thread/000000000000000013992878/bakat-supra-menurut-numerologi/[/url] "]Bakat Supra Menurut Numerologi[/URL]
Banyaknya pengunjung trit yang ingin belajar tentang terawang ( visualisasi ), dan minta report aura membuat TS membuat aturan trit bahwa post di trit diharapkan hanya yang berkaitan dengan Numerologi Kharakter Bakat Supra saja. Sedang bagi yang bertanya perihal AURA ane suruh tanya dan jawab via PM. Kalau yang ingin belajar terawang ane tampung via YM. Ternyata yang minat terlalu banyak, tiap hari PM penuh dan belajar terawang via YM hanya mampu mengajar beberapa orang saja. Maka dari itu ane buka trit komunitas ini untuk lebih leluasa kita bicara dan belajar rame rame tentang AURA dan TERAWANG......
Pada dasarnya TS ingin membagi ilmu tentang NUMEROLOGI, KHARAKTER, AURA DAN TERAWANG. Untuk belajar supra itu tidak sesulit yang diperkirakan orang. Poin utamanya adalah PEMAHAMAN. Repotnya adalah kebanyakan guru kurang mampu memberikan / mentransfer pemahaman dasar ilmunya. Dari sisi keilmuan itu sendiri mungkin telah banyak yang mencapai kesepuhan, namun untuk mentransfer pemahaman kepada orang lain, itu tidak mudah dan butuh ketrampilan tersendiri.
YM lukmanyuyuk@yahoo.com
Okey, yukkk kita mulai....
Agar trit ini terus bertahan jangan lupa


Siapa jadi pertamax ?
Agar trit ini terus bertahan jangan lupa


Siapa jadi pertamax ?
GAYA ASMARA MENURUT NUMEROLOGI (untuk yang lajang) ada di halaman 2
GAYA BERCINTA MENURUT NUMEROLOGI (untuk 25 tahun keatas) ada di halaman 445
Diubah oleh mistertj 07-05-2013 02:48
0
283.6K
10K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Supranatural
15.9KThread•14.9KAnggota
Tampilkan semua post
FORBIDEND
#774
Perjalanan setiap manusia akan melalui 4 fase perjalanan.
Hal ini termaktub dalam surat Al-Baqoroh: 28.
Fase pertama adalah Fase Kematian (wa kuntum amwatan), di mana manusia dalam keadaan mati. Fase ketika manusia tidak ada sampai kemudian Allah SWT. hidupkan melalui kelahiran dari perut ibu masing-masing (kecuali nabi Adam A.S.). Setelah itu manusia memasuki
fase kedua yaitu Fase Kehidupan (fa ahyakum). Di fase inilah sekarang kita semua berada. Fase perjalanan hidup di dunia yang lama perjalanannya adalah rahasia Allah SWT. Ada yang sampai lanjut usia, sampai dewasa, sampai usia remaja, sampai masa kanak-kanak, masa bayi, atau hanya sampai di dalam kandungan. Tetapi Rasulullah SAW memberikan tashowwur bahwa usia umatnya kisaran 60 70 tahun dan hanya sedikit yang melebihi itu.
عن أبي هريرة رضي الله عنه ، قال : إن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : « أعمار أمتي ما بين الستين إلى السبعين وأقلهم من يجوز ذلك »
Kemudian manusia akan memasuki fase ketiga dari perjalanannya yaitu; Fase Kematian(tsumma yumitukum). Fase yang paling berat, karena menentukan bagaimana keadaan pada fase berikutnya. Nah, bagaimana sebenarnya kematian itu dialami oleh manusia?
Kalau kita buka surat Az-Zumar ayat 42, Allah SWT berfirman;
اللَّهُ يَتَوَفَّى الأنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الأخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُون.
Ayat tersebut menggambarkan bahwa kematian mirip dengan tidur. Allah mengambil ruh dari diri manusia. Ada yang setelah Allah mengambil ruh itu kemudian Allah mengembalikan lagi kepada manusia itulah yang terjadi pada TIDUR kita. Ada pula yang setelah Allah mengambilnya, kemudian Allah menahannya dan tidak mengambalikan lagi, itulah KEMATIAN.
Dengan demikian sesungguhnya yang terjadi setiap hari dalam perjalanan kita adalah kehidupan dan kematian yang berulang-ulang. Setiap malam kita mati dan esoknya kita dibangunkan kembali, dan terus terjadi seperti itu. Hingga ada saatnya nanti di mana Allah mengambil ruh kita dan tidak mengembalikannya kembali. Dapat disimpulkan kemudian bahwa tidur adalah miniatur kematian atau kematian kecil.
Hal ini juga seiring dengan doa yang diajarkan oleh Rasulullah untuk selalu kita baca setiap kali kita bangun dari tidur, yang berbunyi;
الحَمْدُ للهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَما أماتَنا، وإلَيْهِ النُّشُورُ
Dalam doa tersebut kita mengucapkan rasa syukur kepada Allah yang menghidupkan kembali (membangunkan) setelah sebelumnya Dia mematikan kita (tidur). Inilah doa yang jika dihayati memberikan kesadaran bahwa tidur adalah kematian. Jika doa itu diucapkan dalam keseharian, akan mengingatkan bahwa setiap hari perjalanan ini adalah dari hidup, mati, hidup, mati, hidup dan seterusnya hingga sampai akhirnya kita pada mati yang tidak hidup kembali, tidur yang Allah tidak bangunkan lagi.
Fase keempat dari perjalanan manusia adalah fase kehidupan. Fase di mana manusia berada pada akhir perjalanannya. Jika kita perhatikan istilah yang digunakan untuk membahasakan kematian adalah pulang ke rahmatullah, atau ucapan yang sering diungkapkan terkait dengan kematian dengan istilah wa innaa ilaihi rojiun (pulang). Ungkapan pulang memberikan gambaran bahwa akhirat adalah tempat manusia yang sebenarnya sementara dunia adalah tempat bepergian yang hanya sebentar.
untuk dapat mentelaah dan mengkaji tulisan atas baca terlebih dahulu tentang 9 ruh
di ambil dari web padepokan
Hal ini termaktub dalam surat Al-Baqoroh: 28.
Fase pertama adalah Fase Kematian (wa kuntum amwatan), di mana manusia dalam keadaan mati. Fase ketika manusia tidak ada sampai kemudian Allah SWT. hidupkan melalui kelahiran dari perut ibu masing-masing (kecuali nabi Adam A.S.). Setelah itu manusia memasuki
fase kedua yaitu Fase Kehidupan (fa ahyakum). Di fase inilah sekarang kita semua berada. Fase perjalanan hidup di dunia yang lama perjalanannya adalah rahasia Allah SWT. Ada yang sampai lanjut usia, sampai dewasa, sampai usia remaja, sampai masa kanak-kanak, masa bayi, atau hanya sampai di dalam kandungan. Tetapi Rasulullah SAW memberikan tashowwur bahwa usia umatnya kisaran 60 70 tahun dan hanya sedikit yang melebihi itu.
عن أبي هريرة رضي الله عنه ، قال : إن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : « أعمار أمتي ما بين الستين إلى السبعين وأقلهم من يجوز ذلك »
Kemudian manusia akan memasuki fase ketiga dari perjalanannya yaitu; Fase Kematian(tsumma yumitukum). Fase yang paling berat, karena menentukan bagaimana keadaan pada fase berikutnya. Nah, bagaimana sebenarnya kematian itu dialami oleh manusia?
Kalau kita buka surat Az-Zumar ayat 42, Allah SWT berfirman;
اللَّهُ يَتَوَفَّى الأنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ الأخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُون.
Ayat tersebut menggambarkan bahwa kematian mirip dengan tidur. Allah mengambil ruh dari diri manusia. Ada yang setelah Allah mengambil ruh itu kemudian Allah mengembalikan lagi kepada manusia itulah yang terjadi pada TIDUR kita. Ada pula yang setelah Allah mengambilnya, kemudian Allah menahannya dan tidak mengambalikan lagi, itulah KEMATIAN.
Dengan demikian sesungguhnya yang terjadi setiap hari dalam perjalanan kita adalah kehidupan dan kematian yang berulang-ulang. Setiap malam kita mati dan esoknya kita dibangunkan kembali, dan terus terjadi seperti itu. Hingga ada saatnya nanti di mana Allah mengambil ruh kita dan tidak mengembalikannya kembali. Dapat disimpulkan kemudian bahwa tidur adalah miniatur kematian atau kematian kecil.
Hal ini juga seiring dengan doa yang diajarkan oleh Rasulullah untuk selalu kita baca setiap kali kita bangun dari tidur, yang berbunyi;
الحَمْدُ للهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَما أماتَنا، وإلَيْهِ النُّشُورُ
Dalam doa tersebut kita mengucapkan rasa syukur kepada Allah yang menghidupkan kembali (membangunkan) setelah sebelumnya Dia mematikan kita (tidur). Inilah doa yang jika dihayati memberikan kesadaran bahwa tidur adalah kematian. Jika doa itu diucapkan dalam keseharian, akan mengingatkan bahwa setiap hari perjalanan ini adalah dari hidup, mati, hidup, mati, hidup dan seterusnya hingga sampai akhirnya kita pada mati yang tidak hidup kembali, tidur yang Allah tidak bangunkan lagi.
Fase keempat dari perjalanan manusia adalah fase kehidupan. Fase di mana manusia berada pada akhir perjalanannya. Jika kita perhatikan istilah yang digunakan untuk membahasakan kematian adalah pulang ke rahmatullah, atau ucapan yang sering diungkapkan terkait dengan kematian dengan istilah wa innaa ilaihi rojiun (pulang). Ungkapan pulang memberikan gambaran bahwa akhirat adalah tempat manusia yang sebenarnya sementara dunia adalah tempat bepergian yang hanya sebentar.
untuk dapat mentelaah dan mengkaji tulisan atas baca terlebih dahulu tentang 9 ruh
di ambil dari web padepokan

0