- Beranda
- Berita dan Politik
Pesan dari GMRC - Gank Motor Rambut Cepak
...
TS
PenimbulSituasi
Pesan dari GMRC - Gank Motor Rambut Cepak
[quote=]
[/quote]
BERITA
[quote=]Geng Motor, Peluru di Tubuh Sugeng Diuji TNI
TEMPO.CO , Jakarta:TNI Angkatan Laut akan uji balistik proyektil yang mengenai Kelasi Sugeng Riyadi. Hasil uji balistik akan diserahkan kepada kepolisian.
"Kami memiliki kemampuan untuk melakukan uji tersebut," kata Kepala biro penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama Untung Suropati kepada Tempo, Selasa, 24 April 2012. Namun hingga kini, Untung belum memastikan jenis proyektil yang bersarang di tubung Sugeng.
Sugeng dan Prada Akbar Aldian terluka tembak saat sedang terjadi aksi balasan gerombolan bermotor di Jalan Pramuka, Jakarta Pusat, 13 April 2012. Sugeng mengalami luka tembak pada telinganya, sedangkan Akbar tertembak pada dada bagian kanan hingga tembus ke punggung. Penembakan kedua prajurit TNI ini diduga dilakukan oleh pengemudi mobil Yaris.
Selengkapnya silahkan klik disini...[/quote]
*****
*****
Hening.
*****

UPDATE:
[quote=][/quote]
[quote=]
Rangkuman cerita
GMRC
Tanggapan terhadap acara ILC di tv OON[/quote]
*********
Info dari kaskuser:
LINK Youtube
Tolong amankan yang ini pak pol
LINK Youtube

Quote:
[/QUOTE]BERITA
[quote=]Geng Motor, Peluru di Tubuh Sugeng Diuji TNI
TEMPO.CO , Jakarta:TNI Angkatan Laut akan uji balistik proyektil yang mengenai Kelasi Sugeng Riyadi. Hasil uji balistik akan diserahkan kepada kepolisian.
"Kami memiliki kemampuan untuk melakukan uji tersebut," kata Kepala biro penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama Untung Suropati kepada Tempo, Selasa, 24 April 2012. Namun hingga kini, Untung belum memastikan jenis proyektil yang bersarang di tubung Sugeng.
Sugeng dan Prada Akbar Aldian terluka tembak saat sedang terjadi aksi balasan gerombolan bermotor di Jalan Pramuka, Jakarta Pusat, 13 April 2012. Sugeng mengalami luka tembak pada telinganya, sedangkan Akbar tertembak pada dada bagian kanan hingga tembus ke punggung. Penembakan kedua prajurit TNI ini diduga dilakukan oleh pengemudi mobil Yaris.
Selengkapnya silahkan klik disini...[/quote]
*****
Pesan dari GMRC:
[quote=]1. Aksi GMRC pada awalnya adalah aksi solidaritas. Bukan untuk membalas kematian Arifin, tapi sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap kinerja polisi dalam pengusutan pengeroyokan Arifin. Tidak akan ada itu namanya GMRC jika sejak awal kasus ini terang benderang.
2. GMRC tidak mewakili institusi manapun. Gerakan ini pada awalnya tidak memiliki nama. Penggunaan nama GMRC justru diambil dari masyarakat yang melabel kami dengan "gank motor" yang anggotanya "berambut cepak". Gerakan ini lebih sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakpastian hukum. Jika seorang Arifin yang anggota TNI saja tidak mendapat kepastian hukum, lantas bagaimana dengan rakyat sipil biasa?
3. Kami tidak ingin menimbulkan keresahan, kerusuhan, atau berbagai macam huru-hara lainnya. Yang kami inginkan hanya satu: usut tuntas peristiwa pengeroyokan yang mengakibatkan meninggalnya Arifin. Jika ada pihak-pihak yang menggunakan peristiwa ini untuk hal-hal yang bersifat politis, itu urusan mereka masing-masing. Kami arus bawah tidak mau dan secara tegas menolak untuk terlibat dalam kepentingan politik lapisan atas.
4. Kami mengutuk segala macam bentuk cipta kondisi dan penggiringan opini, baik oleh media, polisi, maupun kelompok-kelompok lain, yang menempatkan GMRC sebagai "objek sasaran" dan "musuh masyarakat". Jangan mengaburkan permasalahan dan mengalihkan isu. Fokuslah pada asal muasal permasalahan ini, sebagaimana tersebut dalam butir 1.
5. Sampai kapan kita akan terus menerus bungkam?[/quote]
[quote=]1. Aksi GMRC pada awalnya adalah aksi solidaritas. Bukan untuk membalas kematian Arifin, tapi sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap kinerja polisi dalam pengusutan pengeroyokan Arifin. Tidak akan ada itu namanya GMRC jika sejak awal kasus ini terang benderang.
2. GMRC tidak mewakili institusi manapun. Gerakan ini pada awalnya tidak memiliki nama. Penggunaan nama GMRC justru diambil dari masyarakat yang melabel kami dengan "gank motor" yang anggotanya "berambut cepak". Gerakan ini lebih sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakpastian hukum. Jika seorang Arifin yang anggota TNI saja tidak mendapat kepastian hukum, lantas bagaimana dengan rakyat sipil biasa?
3. Kami tidak ingin menimbulkan keresahan, kerusuhan, atau berbagai macam huru-hara lainnya. Yang kami inginkan hanya satu: usut tuntas peristiwa pengeroyokan yang mengakibatkan meninggalnya Arifin. Jika ada pihak-pihak yang menggunakan peristiwa ini untuk hal-hal yang bersifat politis, itu urusan mereka masing-masing. Kami arus bawah tidak mau dan secara tegas menolak untuk terlibat dalam kepentingan politik lapisan atas.
4. Kami mengutuk segala macam bentuk cipta kondisi dan penggiringan opini, baik oleh media, polisi, maupun kelompok-kelompok lain, yang menempatkan GMRC sebagai "objek sasaran" dan "musuh masyarakat". Jangan mengaburkan permasalahan dan mengalihkan isu. Fokuslah pada asal muasal permasalahan ini, sebagaimana tersebut dalam butir 1.
5. Sampai kapan kita akan terus menerus bungkam?[/quote]
*****
Hening.
*****
UPDATE:
[quote=][/quote]
[quote=]
Rangkuman cerita
GMRC
Tanggapan terhadap acara ILC di tv OON[/quote]
*********
Info dari kaskuser:
Quote:
LINK Youtube
Tolong amankan yang ini pak pol

Quote:
LINK Youtube
Quote:
Polling
0 suara
Menurut Anda, mana yang harus diprioritaskan oleh polisi:
0
575.9K
3.9K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
694.3KThread•58.4KAnggota
Tampilkan semua post
wayangz
#3414
Final Conclusion
Quote:
Finally,
This is my first comment. Setelah mengikuti perkembangan SEJAK page-1 sampe sekarang page-160. Ternyata ini endingnya.
Mulai dari awal2 thread yg berisi diskusi penuh informasi, lalu jadi membias karena ada polisi yang kebanyakan bikin klarifikasi dan malah bikin dongeng2 tentang hukum positif, normatif dan bla bla bla...dan sekarang tambah gak karuan gara2 jadi HT... kesimpulannya udah dibisikin oleh agan di atas.
That's all..
Gak bakal ada lagi cerita2 "genap 1 purnama" , "turun gunung raden jaka", "operasi jakarta raya" dan sebagainya..
Semua cerita keadilan di negeri ini endingnya selalu sama, yang di atas akan cari "win-win" solution, civilians bingung, lalu fakta nyata akan terkaburkan dengan sendirinya.
Sepertinya, harapan besar untuk benar2 ada "gebrakan" dari tim GMRC, yang sudah direncanakan, akan tinggal harapan. Bos sudah suruh diam, kacung bawah cukup laksanakan perintah. Memang benar, kado terbesar untuk sebuah harapan adalah kekecewaan.
I'm civilian.
Saya gak peduli disini ada sesepuh Formil, Forpol, whatever.
Saya gak peduli disini ada polisi yang entah "sakit hati" atau apa, sampe bela2-in turun gunung, bikin cerita klarifikasi dan segala macam dongeng hukum, yg akhirnya thread justru hilang esensi dan substansi ---> keadilan bagi Brother Arifin.
Saya gak peduli, disini ada prajurit beneran, atau ada yang kenal prajurit beneran, bicara ngalor-ngidul, panah, inormasi A1, operasi senyap, dan bla bla bla.
My deepest condolence stay still for Soldier Arifin.
My wishes of Justice stay still for Soldier Arifin.
Saya hanya rakyat jelata, tidak banyak yg bisa saya lakukan atas kasus ini. Saya gak mudeng dengan istilah sandi, komando, bahasa aneh yg dilontarkan di thread ini.
Tapi yg jelas, beberapa hari terakhir, saya hanya bisa terus melakukan propaganda melalui akun facebook pribadi, mencoba "meneriakan" keluar fakta2 yg ada di thread ini. That's all. Cuma itu yang bisa saya lakukan. Kapasitas saya berhenti sampai di sana. Tapi beberapa orang disini, memiliki kapasitas "lebih", untuk juga bisa melakukan "lebih" dibanding atas apa yang sudah saya lakukan.
For those who are real soldier, or real POLICE (no need to say 'brownies', say them with their own real name, mean that you still respect them, and always wish they'll change to a better one) and for those who are real journalist, activist, or just civilians, whatever you are, and still watch this thread... anda, dan kita semua sudah tahu fakta2nya...
Jadi, tanya sendiri ke masing2 diri dari kita. Kontribusi apa yg bisa kita berikan atas kasus ini (atau kasus lain di masa depan yg mungkin akan terjadi lagi), sesuai porsi dan posisi?
Kebenaran tinggalah harapan. Keadilan tetaplah angan-angan.
" If a man, hasn't discovered something that he will die for. He isn't fit to live.."
- Marthin Luther King, Jr -
" Lebih baik diasingkan, daripada menyerah pada kemunafikan.."
- Soe Hok Gie -
#terus.berjuang.untuk.kebenaran
0
:

...
.....