- Beranda
- The Lounge
Mbak-mbak kasir ALFAMART dodol T-T - Part 3
...
TS
Cellt
Mbak-mbak kasir ALFAMART dodol T-T - Part 3
closed 

Diubah oleh Cellt 14-10-2018 07:50
0
104.7K
Kutip
3.4K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
Cellt
#2601
Spoiler for cerita6:
ini kisah waktu ane pergi ke kota x di Jawa tengah gan. Ane pergi pergi ke kota x karena mau nengok sepupu ane yang baru lahir
. Kebetulan saat itu juga ane lagi libur semester. Ane menuju kota x bersama sepupu ane ( orang yang sama di salah satu cerita di atas ). Sepupu ane ini cewek gan, dan dia itu satu tingkat angkatan di kampus ane di jurusan yang sama.
untungnya punya saudara di kampus yg sama dan di atas kita itu jadi bisa sharing2 dosen yg enak dan gak enak, bisa pinjem buku materi dengan mudah ( biasanya ya biasanya itu,, petugas perpus kampus maupun perpus apa pun itu setiap ane perhatiin ciri-ciri utamanya PASTI, cewe ---> datang bulan mode on---> jutek---> galak ---> ya salaaammm
( walaupun mungkin gak selalu,, ini cuman pandangan subjektif ane aja dari berbagai macam pengalaman ane berurusan ama petugas perpus )). Ok, kami berdua naik kereta seperti biasa. Ya,, seperti biasanya juga ane PASTI mengalami yang namanya distorsi identitas. Stage pertama datang dari pedagang makanan yang lalu lalang. beginilah kira2 kata-kata buat ane yang ane tangkap selama di perjalanan,, "..mbak sale pisang mbak.." , " ..mbak klanthingnya mbak, pedes mbak.." , " .. mbak jepet rambut mbak, ayo.." , " .. hik hik hik hik .. srooot hik hik " ( yang ini suara sepupu ane yang ngikik ngetawain ane -__- ). Bisa dibilang ane udah kebal sama kosa kata yang namanya MBAK. Kereta pun terus melaju hingga sampai di kota x. Sesampainya di sana, om ane belum dateng ngejemput kami. Pada saat itulah berbagai penawaran terjadi. Ya,, tukang ojek stasiun memberikan penawaran layaknya perusahaan go public melakukan penawaran umum saham di pasar modal. "..mbak mau ke mana mbak?.. " , " .. mbak ojek mbak.." , " .. mbak ayo silahkan mbak.." . Ane cuekin mereka.. kasian.. sayangnya ane bukan mbak,, ane mas. Setelah menunggu beberapa saat, om ane tiba. Kami pun bergegas menuju kediaman om ane di daerah Y di pinggir kota X. Sesampai di sana kami disambut tante, dan ternyata om ane telah mempekerjakan seorang pembantu buat ngurus sepupu ane yg baru lahir
. Untuk beberapa hari, ane akan menginap di rumah om ane ini. Sebelumnya pun ane pernah nginep di sini, sama sepupu ane juga tentunya. Pengalaman yg paling bikin mual pada saat itu adalah, pada suatu malam ane dan sepupu cewe ane ini pengen nyobain makan di hik. Hik itu semacam angkringan gitu ( cmiiw ),, di sana ternyata ada gerombolan bapak2 lagi pada nongkrong juga. Ane ama sepupu ane cuek aja. Eh tiba2 ada bapak2 dateng yg ternyata temennya gerombolan bapak2 tadi,, tau gak gan bapak2 itu ngapain kita. Beliau ngegodain kita berdua,, YA AMPUN,, NGEGODAIN! ane ga begitu perhatiin dia ngomong apa aja, tapi satu yg pasti, dia nyebut kami dengan kata ganti orang ---> " mbak mbak'e".
gak kuat dengan GODAAN ini, kami pun begegas dan balik.
yap itu kisah dulu waktu ane pertama nginep di rumah om ane. Kembali ke masa kini. Selama beberapa hari, kami ikut menemani adek sepupu kami yang masih bayi
. Hingga beberapa hari kemudian, Kami pulang karena sepupu ane ada urusan kuliahan yg ga bisa ditinggalkan. Pada saat pamitan, pembantu om ane ini bilang sesuatu ke ane, "..kowe ki lanang tapi ayu tenan ee.." (translate: kamu ini laki-laki tapi cantik banget ee). -___-" ane ngebayangin dia ngomong gitu kayak di film film dimana sang penjahat pada akhir cerita mengakui segala rahasianya, dan tiba2 bom meledak, serta sang tokoh utama berusaha menyelamatkan jiwa yang tersisa. Dramatis... Ane bingung mau bereaksi bagaimana. Ane pun cuma membisu seribu kata. Om kami segera mengantarkan ke stasiun. Di sana kereta yang akan membawa kami pulang belum datang. Ane dan sepupu ane pun nongkrong2 dulu,, kenapa nongkrong? soalnya bangku tunggu penumpang udah pada penuh semua. Mantap.. Beberapa saat kemudian, kereta datang. Kami bergegas mencari gerbong sesuai dengan yang tertera di tiket. Ci Luk baaa!! Gerbong yg ngumpet pun ketemu. Di pintu masuknya gerbong tersebut ada gerombolan anak punk. Waktu ane mau naik, salah satu dari mereka bilang gini ".. weh, awas, mbak e mau naik kuwi.." . chikushoooou*!!! (*siaaaal) *0* . Sepupu ane pun dengan membara mengungkit ungkit kata2 anak punk tadi saat kami sudah menempati kursi kami. Semangatnya melebihi semangat pendemo kenaikan harga BBM. ya salammm,,, ane cuman bisa tutup muka pake tangan. Gak papa deh... yg pasti, angin telah membawa kereta menuju kota kami..~~ yok semuanya,, a a angin, bawa a a lah,, jiwaku melayang,, a a angin,, denga a arlah,, bisikan ha tiku~~
. Kebetulan saat itu juga ane lagi libur semester. Ane menuju kota x bersama sepupu ane ( orang yang sama di salah satu cerita di atas ). Sepupu ane ini cewek gan, dan dia itu satu tingkat angkatan di kampus ane di jurusan yang sama.
untungnya punya saudara di kampus yg sama dan di atas kita itu jadi bisa sharing2 dosen yg enak dan gak enak, bisa pinjem buku materi dengan mudah ( biasanya ya biasanya itu,, petugas perpus kampus maupun perpus apa pun itu setiap ane perhatiin ciri-ciri utamanya PASTI, cewe ---> datang bulan mode on---> jutek---> galak ---> ya salaaammm
( walaupun mungkin gak selalu,, ini cuman pandangan subjektif ane aja dari berbagai macam pengalaman ane berurusan ama petugas perpus )). Ok, kami berdua naik kereta seperti biasa. Ya,, seperti biasanya juga ane PASTI mengalami yang namanya distorsi identitas. Stage pertama datang dari pedagang makanan yang lalu lalang. beginilah kira2 kata-kata buat ane yang ane tangkap selama di perjalanan,, "..mbak sale pisang mbak.." , " ..mbak klanthingnya mbak, pedes mbak.." , " .. mbak jepet rambut mbak, ayo.." , " .. hik hik hik hik .. srooot hik hik " ( yang ini suara sepupu ane yang ngikik ngetawain ane -__- ). Bisa dibilang ane udah kebal sama kosa kata yang namanya MBAK. Kereta pun terus melaju hingga sampai di kota x. Sesampainya di sana, om ane belum dateng ngejemput kami. Pada saat itulah berbagai penawaran terjadi. Ya,, tukang ojek stasiun memberikan penawaran layaknya perusahaan go public melakukan penawaran umum saham di pasar modal. "..mbak mau ke mana mbak?.. " , " .. mbak ojek mbak.." , " .. mbak ayo silahkan mbak.." . Ane cuekin mereka.. kasian.. sayangnya ane bukan mbak,, ane mas. Setelah menunggu beberapa saat, om ane tiba. Kami pun bergegas menuju kediaman om ane di daerah Y di pinggir kota X. Sesampai di sana kami disambut tante, dan ternyata om ane telah mempekerjakan seorang pembantu buat ngurus sepupu ane yg baru lahir
. Untuk beberapa hari, ane akan menginap di rumah om ane ini. Sebelumnya pun ane pernah nginep di sini, sama sepupu ane juga tentunya. Pengalaman yg paling bikin mual pada saat itu adalah, pada suatu malam ane dan sepupu cewe ane ini pengen nyobain makan di hik. Hik itu semacam angkringan gitu ( cmiiw ),, di sana ternyata ada gerombolan bapak2 lagi pada nongkrong juga. Ane ama sepupu ane cuek aja. Eh tiba2 ada bapak2 dateng yg ternyata temennya gerombolan bapak2 tadi,, tau gak gan bapak2 itu ngapain kita. Beliau ngegodain kita berdua,, YA AMPUN,, NGEGODAIN! ane ga begitu perhatiin dia ngomong apa aja, tapi satu yg pasti, dia nyebut kami dengan kata ganti orang ---> " mbak mbak'e".
gak kuat dengan GODAAN ini, kami pun begegas dan balik. yap itu kisah dulu waktu ane pertama nginep di rumah om ane. Kembali ke masa kini. Selama beberapa hari, kami ikut menemani adek sepupu kami yang masih bayi
. Hingga beberapa hari kemudian, Kami pulang karena sepupu ane ada urusan kuliahan yg ga bisa ditinggalkan. Pada saat pamitan, pembantu om ane ini bilang sesuatu ke ane, "..kowe ki lanang tapi ayu tenan ee.." (translate: kamu ini laki-laki tapi cantik banget ee). -___-" ane ngebayangin dia ngomong gitu kayak di film film dimana sang penjahat pada akhir cerita mengakui segala rahasianya, dan tiba2 bom meledak, serta sang tokoh utama berusaha menyelamatkan jiwa yang tersisa. Dramatis... Ane bingung mau bereaksi bagaimana. Ane pun cuma membisu seribu kata. Om kami segera mengantarkan ke stasiun. Di sana kereta yang akan membawa kami pulang belum datang. Ane dan sepupu ane pun nongkrong2 dulu,, kenapa nongkrong? soalnya bangku tunggu penumpang udah pada penuh semua. Mantap.. Beberapa saat kemudian, kereta datang. Kami bergegas mencari gerbong sesuai dengan yang tertera di tiket. Ci Luk baaa!! Gerbong yg ngumpet pun ketemu. Di pintu masuknya gerbong tersebut ada gerombolan anak punk. Waktu ane mau naik, salah satu dari mereka bilang gini ".. weh, awas, mbak e mau naik kuwi.." . chikushoooou*!!! (*siaaaal) *0* . Sepupu ane pun dengan membara mengungkit ungkit kata2 anak punk tadi saat kami sudah menempati kursi kami. Semangatnya melebihi semangat pendemo kenaikan harga BBM. ya salammm,,, ane cuman bisa tutup muka pake tangan. Gak papa deh... yg pasti, angin telah membawa kereta menuju kota kami..~~ yok semuanya,, a a angin, bawa a a lah,, jiwaku melayang,, a a angin,, denga a arlah,, bisikan ha tiku~~
0
Kutip
Balas