- Beranda
- Mancanegara
FR: perjalanan sebulan vietnam, laos , kamboja.
...
TS
h3rl1n4
FR: perjalanan sebulan vietnam, laos , kamboja.
gan ane cuma mau bagi2 pengalaman ane backpack ke 3 negara selama sebulan.sorry gan ane bukan penulis jadinya mohon di maafkan kalo tulisannya berantakan 
thanks for reading

Spoiler for first day:
Spoiler for FR continue.....:
Spoiler for for tips:
thanks for reading

Diubah oleh h3rl1n4 07-07-2013 14:39
0
19K
183
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Mancanegara
5.9KThread•3.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
h3rl1n4
#11
Lanjut...........
hari 13
imigrasi buka jam 07.00 pagi, kita dibangunkan oleh supir yang meminta kita semua untuk mengosongkan bis. soalnya jalur pemeriksaan imigrasi untuk bis dan manusia berbeda.kita semua pada jalan ke counter departure untuk mencap paspor. cuma lucunya semua orang asing ditarik uang sebesar 1 usd untuk minta paspornya di cap (semacam uang bribery kali yach). ada bule yang ngak mau bayar ngomel2 ama petugas imigrasinya, yang akhirnya bulenya ngalah juga bayar 1 usd dari pada paspornya ngak di cap, bikin kita satu bis ngak bisa berangkat.
setelah paspor kita dicap akhirnya kita berjalan menuju jembatan perbatasan yang menghubungkan laos dan vietnam.yang menjadi batas wilayah kedua negara ini adalah sungai. pemandangan di perbatasan ini indah sekali dua sisi gunung yang di belah oleh sungai, hawa udara yang dingin diselimuti kabut. perbatasan ini berada di area pegunungan yang asri. membuat kita jalan berlama2
menuju kantor imigrasi laos untuk menikmati pemandangan sekeliling.
tiba di kantor imigrasi laos, langsung ke bagian VOA di counter ini ada tarif yang tertulis berapa biaya visa yang harus di bayar dan negara2 mana saja yang harus membuat visa, karena setiap negara tarifnya berbeda untuk indonesia biayanya 30 usd. karena kami lewat imigrasi weekend maka kita di minta lagi sebesar 3 usd.
persyaratannya mudah tinggal isi formulir plus foto, bagi yang tidak punya foto akan di foto di tempat dengan tambahan biaya.
Note: kita pergi akhir tahun 2011 dimana masih belum bebas
visa untuk WNI, denger2 awal tahun 2012 sudah bebas visa
bagi WNI.untuk kepastiannya silahkan di tanyakan ke kedutaan laos di indonesia.
setelah semua selesai kita kembali masuk ke dalam bus, dimana bus sudah menunggu kita di luar kantor imigrasi. perjalanan berlanjut ke laos, siang hari bis berhenti di sebuah rumah makan untuk beristirahat, dan kita pun menukarkan semua dong ke kip (mata uang laos).setelah menempuh perjalanan yang hampir 20 jam, sore hari jam 3 sore kita tiba di station bus pinggiran kota vientiane. kita melanjutkan perjalanan menggunakan angkot ke pusat kota vientiane (talat sao)memakan waktu sekitar kurang lebih 20-30 menit. dari sini kita berjalan kaki menuju pusat backpack vientiane nokeo khumman mencari penginapan yang sesuai dengan budget kita.
setelah mendapatkan penginapan kita langsung check in karena lelah perjalan 20 jam. malam hari kita berjalan2 melihat pasar malamnya vientiane disini banyak di jual berbagai macam pernak pernik kerajinan tangan, tepatnya pasar malam ini di pesisir sungai mekong.
hari 14
hari ini kita mulai mengunjungi tempat2 wisata di kota vientiane. di mulai dari budha park, untuk mencapai tempat ini kita dapat menggunakan tuktuk atau kendaraan umum semacam angkot dari talat sao. karena kita mau ngirit jadinya kita memutuskan untuk naik angkot dari talat sao menuju budha park yang menempuh perjalanan sekitar satu jam dari talat sao. sebelum sampai ke budha park angkot ini akan berhenti di friendship bridge yang
merupakan perbatasan antara laos dan thailand. tadinya kita berencana akan ke thailand juga melalui perbatasan ini lalu kembali lagi ke laos. karena kepikiran masuk laos harus bikin visa lagi seharga 30 dolar membuat kita tidak jadi melakukannya.
setelah dari budha park kita mengunjungi patuxai dan pha that luang. setelah puas berjalan2 dalam perjalanan pulang kita mampir dulu di sebuah toko ice cream. ternyata pemilik toko ini orang rusia, kita sempat ngobrol2 dengan pemilik toko ini yang akhirnya mungkin karena pembicaraan kita asik, dia memberikan ice cream
gratis ke kita hehehehehe.........
sampai dihotel hari sudah malam dan kita pun mencari makan malam di daerah backpack serta menjelajahi area backpacker ini.
hari 15
hari ini cuaca di kota vientiane kurang bersahabat hujan deras dari pagi hingga siang. akhirnya kita keluar dari hotel jam 11 siang dimana hujan sudah berhenti dan langsung check out dari penginapan. kita memutuskan untuk ke kota berikutnya luang prabang. sebelum ke station bus untuk mengejar bus ke luang prabang, kita masih mengunjungi haw pha kaew dan wat si saket.
station bis yang kita tuju berbeda dengan station bus saat kita tiba di kota ini. vientian memiliki 3 station bus, station bus dalam kota, antar kota dan antar negara. jadi kita memutuskan untuk naik tuk tuk, dan meminta supir tuk tuk untuk mengantarkan kita ke station bus yang akan membawa kita ke luang prabang.
karena kita tidak ingin menunggu bus vip yang harus menunggu sampai 2 jam akhirnya kita memutuskan untuk naik bus ekonomi jam 04.00 dimana kita hanya cukup menunggu 15 menit.(bis untuk ke luang prabang hampir setiap jam ada).
thanks udah mampir gan
iya bro banyak tidur di bis supaya ngirit biaya penginepan, plus hemat waktu supaya bisa banyak tempat yang dikunjungi ^^
tq
to be continued Luang Prabang............
imigrasi buka jam 07.00 pagi, kita dibangunkan oleh supir yang meminta kita semua untuk mengosongkan bis. soalnya jalur pemeriksaan imigrasi untuk bis dan manusia berbeda.kita semua pada jalan ke counter departure untuk mencap paspor. cuma lucunya semua orang asing ditarik uang sebesar 1 usd untuk minta paspornya di cap (semacam uang bribery kali yach). ada bule yang ngak mau bayar ngomel2 ama petugas imigrasinya, yang akhirnya bulenya ngalah juga bayar 1 usd dari pada paspornya ngak di cap, bikin kita satu bis ngak bisa berangkat.
setelah paspor kita dicap akhirnya kita berjalan menuju jembatan perbatasan yang menghubungkan laos dan vietnam.yang menjadi batas wilayah kedua negara ini adalah sungai. pemandangan di perbatasan ini indah sekali dua sisi gunung yang di belah oleh sungai, hawa udara yang dingin diselimuti kabut. perbatasan ini berada di area pegunungan yang asri. membuat kita jalan berlama2
menuju kantor imigrasi laos untuk menikmati pemandangan sekeliling.
tiba di kantor imigrasi laos, langsung ke bagian VOA di counter ini ada tarif yang tertulis berapa biaya visa yang harus di bayar dan negara2 mana saja yang harus membuat visa, karena setiap negara tarifnya berbeda untuk indonesia biayanya 30 usd. karena kami lewat imigrasi weekend maka kita di minta lagi sebesar 3 usd.
persyaratannya mudah tinggal isi formulir plus foto, bagi yang tidak punya foto akan di foto di tempat dengan tambahan biaya.
Note: kita pergi akhir tahun 2011 dimana masih belum bebas
visa untuk WNI, denger2 awal tahun 2012 sudah bebas visa
bagi WNI.untuk kepastiannya silahkan di tanyakan ke kedutaan laos di indonesia.
setelah semua selesai kita kembali masuk ke dalam bus, dimana bus sudah menunggu kita di luar kantor imigrasi. perjalanan berlanjut ke laos, siang hari bis berhenti di sebuah rumah makan untuk beristirahat, dan kita pun menukarkan semua dong ke kip (mata uang laos).setelah menempuh perjalanan yang hampir 20 jam, sore hari jam 3 sore kita tiba di station bus pinggiran kota vientiane. kita melanjutkan perjalanan menggunakan angkot ke pusat kota vientiane (talat sao)memakan waktu sekitar kurang lebih 20-30 menit. dari sini kita berjalan kaki menuju pusat backpack vientiane nokeo khumman mencari penginapan yang sesuai dengan budget kita.
setelah mendapatkan penginapan kita langsung check in karena lelah perjalan 20 jam. malam hari kita berjalan2 melihat pasar malamnya vientiane disini banyak di jual berbagai macam pernak pernik kerajinan tangan, tepatnya pasar malam ini di pesisir sungai mekong.
hari 14
hari ini kita mulai mengunjungi tempat2 wisata di kota vientiane. di mulai dari budha park, untuk mencapai tempat ini kita dapat menggunakan tuktuk atau kendaraan umum semacam angkot dari talat sao. karena kita mau ngirit jadinya kita memutuskan untuk naik angkot dari talat sao menuju budha park yang menempuh perjalanan sekitar satu jam dari talat sao. sebelum sampai ke budha park angkot ini akan berhenti di friendship bridge yang
merupakan perbatasan antara laos dan thailand. tadinya kita berencana akan ke thailand juga melalui perbatasan ini lalu kembali lagi ke laos. karena kepikiran masuk laos harus bikin visa lagi seharga 30 dolar membuat kita tidak jadi melakukannya.
setelah dari budha park kita mengunjungi patuxai dan pha that luang. setelah puas berjalan2 dalam perjalanan pulang kita mampir dulu di sebuah toko ice cream. ternyata pemilik toko ini orang rusia, kita sempat ngobrol2 dengan pemilik toko ini yang akhirnya mungkin karena pembicaraan kita asik, dia memberikan ice cream
gratis ke kita hehehehehe.........
sampai dihotel hari sudah malam dan kita pun mencari makan malam di daerah backpack serta menjelajahi area backpacker ini.
hari 15
hari ini cuaca di kota vientiane kurang bersahabat hujan deras dari pagi hingga siang. akhirnya kita keluar dari hotel jam 11 siang dimana hujan sudah berhenti dan langsung check out dari penginapan. kita memutuskan untuk ke kota berikutnya luang prabang. sebelum ke station bus untuk mengejar bus ke luang prabang, kita masih mengunjungi haw pha kaew dan wat si saket.
station bis yang kita tuju berbeda dengan station bus saat kita tiba di kota ini. vientian memiliki 3 station bus, station bus dalam kota, antar kota dan antar negara. jadi kita memutuskan untuk naik tuk tuk, dan meminta supir tuk tuk untuk mengantarkan kita ke station bus yang akan membawa kita ke luang prabang.
karena kita tidak ingin menunggu bus vip yang harus menunggu sampai 2 jam akhirnya kita memutuskan untuk naik bus ekonomi jam 04.00 dimana kita hanya cukup menunggu 15 menit.(bis untuk ke luang prabang hampir setiap jam ada).
Spoiler for kumpulan foto:
Quote:
thanks udah mampir gan

Quote:
iya bro banyak tidur di bis supaya ngirit biaya penginepan, plus hemat waktu supaya bisa banyak tempat yang dikunjungi ^^
tq

to be continued Luang Prabang............
Diubah oleh h3rl1n4 15-01-2013 11:55
0







bikin orang ngiri aja 